Connect with us

Opini

Kemudahan Informasi Kesehatan Bagi Masyarakat

Published

on

Oleh: Nurliza, S.Kes (Mahasiswi Magister Kesehatan Masyarakat Fakultas Kedokteran Universitas Syiah Kuala)

REVOLUSI Industry 4.0 (four point zero) merupakan fase yang keempat dari perjalanan revolusi industry yang dimulai pada abad ke 18, perubahan yang sangat cepat dapat dirasai dalam berbagai dimensi kehidupan yang ditandai dengan lahirnya sistem teknologi yang mampu membantu segala kegiatan manusia. Teknologi pula telah berefek positif ke sektor kesehatan.

Bagi lingkungan perkotaan yang dengan mudah mendapatkan fasilitas dan juga informasi kesehatan, tentu tingkat kesadaran akan pentingnya kesehatan relatif lebih tinggi jika dibandingkan dengan daerah pinggiran maupun pelosok.

Seperti yang kita ketahui bersama bahwa Indonesia adalah negara kepulauan dengan banyak sekali penyebaran masyarakat di beberapa wilayah dengan kondisi sosial budaya yang berbeda-beda. Sosialisasi kesehatan pada seluruh wilayah Indonesia bukan pekerjaan yang mudah. Jika hanya mengandalkan pemangku jabatan (stake holder) untuk bertindak, tentu akselerasi untuk mencapai Indonesia sehat akan sangat lama sehingga konsep jaringan komunikasi dibutuhkan untuk mewujudkan misi tersebut. Beruntungnya di Indonesia, jaringan komunikasi sudah mampu mencapai pelosok-pelosok nusantara dari Sabang sampai Merauke dengan menggunakan karya teknologi nirkabel sehingga jaringan komunikasi yang tersedia tersebut bisa dimanfaatkan untuk proses penyebaran informasi kesehatan bagi masyarakat secara aktif, mandiri, dan bertanggung jawab.

Dengan perkembangan zaman ini serasa dunia ada di genggaman kita, begitu pula di sector kesehatan. Masyarakat saat ini dengan mudahnya mendapatkan informasi tentang kesehatan, masyarakat dapat menggunakan smartphone untuk melakukan pendaftaran di rumah sakit dimanapun dan kapanpun yang dibutuhkan.

Berlimpahan data kesehatan saat ini memberikan manfaat yang banyak bagi masyarakat. Dengan penggunaan sistem informasi rumah sakit, masyarakat dengan mudahnya mengakses seputaran tentang rumah sakit yang akan dituju, mulai dari pendaftaran, dokter yang bertugas, bahkan ruang inap yang kosong pun dapat di akses dengan mudah.

Namun disayangkan, banyak masyarakat yang tidak merasakan manfaat dari kemudahan informasi. Banyak masyarakat yang masih awam tentang penggunaan teknologi untuk mengakses informasi. Tetapi ada juga yang sudah paham tentang pemanfaatan teknologi namun tidak menggunakannya juga dengan alasan sistem yang terlalu rumut bahkan alasan setelah melakukan secara online kemudian harus mendaftar kembali saat di rumah sakit. Hal seperti itu terkadang menyebabkan masyarakat lebih memilih melakukan pendaftaran secara manual di rumah sakit.

Hal seperti ini harus bisa di akomodir oleh pihak professional kesehatan untuk dapat mengambil tindakan yang diperlukan. Tindakan yang dapat dilakukan seperti meningkatkan sistem untuk mempermudah masyarakat, memberikan promosi tentang adanya teknologi yang dapat di akses, dan banyak cara lain yang dapat dilakukan.

Manfaat teknologi juga dirasakan oleh pihak internal rumah sakit. Dulu staf rekam medis melakukan pencatatan secara manual dan bahkan memakan biaya yang besar untuk kegiatan tersebut seperti membeli ATK, penyimpanan berkas bahkan hingga pemusnahan juga memerlukan biaya. Tapi dengan adanya teknologi pencatatan yang efektif dan efisien, dan menggurangi kesalahan dalam pencatatan data. Pencatatan dengan menggunakan sistem pihak manapun yang ada di rumah sakit dapat dengan mudah mengaksesnya.

Sistem informasi yang diterapkan di rumah sakit bertujun untuk menghindari terjadinya kesalahan yang tidak diinginkan seperti kesalahan input data, proses integrasi gagal, human error, dan terlambatnya penyampaian informasi.

Dengan adanya teknologi yang berbasis kesehatan kesehatan maka sangat diharapkan dapat membantu pengolahan data dan menghasilkan informasi yang cepat, tepat, akurat, dan aktual sesuai denggan kebutuhan masyarakat sebagai pihak pengguna. Begitu pula bagi pihak rumah sakit, dengan sistem informasi rumah sakit ini dapat mendukung proses perencanaan dan pengambilan keputusan secara terpadu serta meningkatkan promosi dibidang kemanjuan teknologi. Dengan penerapan sistem informasi rumah sakit, maka dapat meminimalisisr kerugian sedini mungkin.

Advertisement

Trending

Copyright © 2021 Info Rakyat Aceh | InfoTeam