Personel Polres Pidie Bersihkan Halaman Meunasah di Gampong Ulee Tutue Pasca Banjir

Mapolres Sigli ( Aceh dalam berita ) Selasa 13-1-2026  Sebagai wujud kepedulian terhadap lingkungan dan sarana ibadah masyarakat pasca bencana banjir, personel Kepolisian Resor (Polres) Pidie melaksanakan kegiatan pembersihan halaman Meunasah Dusun Habib Cut, Gampong Ulee Tutue, Kecamatan Mutiara Timur, Kabupaten Pidie.

Kegiatan tersebut difokuskan pada pembersihan lumpur dan material tanah yang menutupi halaman meunasah akibat dampak banjir.

Dengan menggunakan peralatan manual seperti sekop, cangkul, dan gerobak dorong, personel Polres Pidie bergotong royong membersihkan area sekitar tempat ibadah agar dapat kembali digunakan dengan nyaman oleh masyarakat.

Pembersihan ini dilakukan sebagai bagian dari upaya pemulihan fasilitas umum serta untuk menjaga kebersihan dan kesehatan lingkungan warga pasca bencana. Kehadiran personel Polri di tengah masyarakat mendapat sambutan positif, mengingat meunasah merupakan pusat kegiatan ibadah dan sosial warga setempat.

Kapolres Pidie AKBP Jaka Mulyana, SIK, MIK melalui Kasi Humas AKP Anwar, S.Ag menyampaikan bahwa kegiatan tersebut merupakan bentuk pengabdian Polri kepada masyarakat, khususnya dalam membantu pemulihan pasca bencana alam.

“Pembersihan halaman meunasah ini kami lakukan agar masyarakat dapat kembali melaksanakan ibadah dengan nyaman dan aman. Sejumlah Personel Polres Pidie Polri hadir membantu pemulihan lingkungan dan fasilitas umum pasca banjir,” ujar AKP Anwar, S.Ag.

Lebih lanjut, Kasi Humas menegaskan bahwa Polres Pidie akan terus berupaya hadir dan berperan aktif dalam setiap kondisi yang dihadapi masyarakat.

“Kami ingin memastikan kehadiran Polri benar-benar dirasakan manfaatnya oleh masyarakat. Semangat gotong royong ini adalah wujud nyata Polri untuk Masyarakat,” tambahnya.

Personel Polres Pidie Bersihkan Halaman Meunasah di Gampong Ulee Tutue Pasca Banjir

Mapolres Sigli ( Aceh dalam berita ) Selasa 13-1-2026  Sebagai wujud kepedulian terhadap lingkungan dan sarana ibadah masyarakat pasca bencana banjir, personel Kepolisian Resor (Polres) Pidie melaksanakan kegiatan pembersihan halaman Meunasah Dusun Habib Cut, Gampong Ulee Tutue, Kecamatan Mutiara Timur, Kabupaten Pidie.

Kegiatan tersebut difokuskan pada pembersihan lumpur dan material tanah yang menutupi halaman meunasah akibat dampak banjir.

Dengan menggunakan peralatan manual seperti sekop, cangkul, dan gerobak dorong, personel Polres Pidie bergotong royong membersihkan area sekitar tempat ibadah agar dapat kembali digunakan dengan nyaman oleh masyarakat.

Pembersihan ini dilakukan sebagai bagian dari upaya pemulihan fasilitas umum serta untuk menjaga kebersihan dan kesehatan lingkungan warga pasca bencana. Kehadiran personel Polri di tengah masyarakat mendapat sambutan positif, mengingat meunasah merupakan pusat kegiatan ibadah dan sosial warga setempat.

Kapolres Pidie AKBP Jaka Mulyana, SIK, MIK melalui Kasi Humas AKP Anwar, S.Ag menyampaikan bahwa kegiatan tersebut merupakan bentuk pengabdian Polri kepada masyarakat, khususnya dalam membantu pemulihan pasca bencana alam.

“Pembersihan halaman meunasah ini kami lakukan agar masyarakat dapat kembali melaksanakan ibadah dengan nyaman dan aman. Sejumlah Personel Polres Pidie Polri hadir membantu pemulihan lingkungan dan fasilitas umum pasca banjir,” ujar AKP Anwar, S.Ag.

Lebih lanjut, Kasi Humas menegaskan bahwa Polres Pidie akan terus berupaya hadir dan berperan aktif dalam setiap kondisi yang dihadapi masyarakat.

“Kami ingin memastikan kehadiran Polri benar-benar dirasakan manfaatnya oleh masyarakat. Semangat gotong royong ini adalah wujud nyata Polri untuk Masyarakat,” tambahnya.

Polres Pidie Serahkan Bantuan Sumur Bor Kapolda Aceh untuk Warga Lamkawe

Mapolres Sigli  ( Aceh dalam berita ) Kepolisian Selasa 13-1-2026; Resor (Polres) Pidie melaksanakan penyerahan bantuan dari Kapolda Aceh berupa satu unit sumur bor beserta kelengkapannya kepada masyarakat Dusun Sukamulya, Gampong Lamkawe, Kecamatan Kembang Tanjong, Kabupaten Pidie.

Kapolres Pidie AKBP Jaka Mulyana, SIK, MIK menyebutkan bahwa bantuan sumur bor tersebut merupakan bentuk kepedulian Kapolda Aceh Irjen Pol. Drs. Marzuki Ali Basyah, MM., terhadap masyarakat yang terdampak bencana banjir, khususnya dalam pemenuhan kebutuhan air bersih.

Ditambahkannya, sumur bor dengan kedalaman 35 meter ini diharapkan dapat dimanfaatkan untuk keperluan wudhu, kebutuhan rumah tangga, serta aktivitas masyarakat sehari-hari.

Bantuan tersebut diterima langsung oleh Keuchik Gampong Lamkawe, Fauzi, (43) sebagai perwakilan masyarakat setempat.

Pasca bencana banjir yang berdampak pada keterbatasan akses air bersih. Kapolres Pidie berharap agar masyarakat gampong setempat, agar sumur bor yang telah dibangun dapat dirawat dengan baik dan dimanfaatkan secara maksimal untuk kepentingan bersama.

“Bantuan sumur bor ini merupakan amanah dari Bapak Kapolda Aceh sebagai bentuk kepedulian Polri kepada masyarakat yang terdampak banjir. Kami berharap fasilitas ini dapat dimanfaatkan sebaik-baiknya oleh warga Gampong Lamkawe untuk memenuhi kebutuhan air bersih, khususnya untuk ibadah dan kebutuhan sehari-hari,” ujar Kapolres Pidie AKBP Jaka Mulyana, SIK, MIK

Sementara itu Keuchik Gampong Lamkawe atas nama masyarakat mengucapkan rasa syukur dan terima kepada Kapolda Aceh dan Kapolres Pidie atas kepedulian jajaran kepada masyarakat Gampong Lamkawe.

“Kami mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada Bapak Kapolda Aceh dan Kapolres Pidie beserta jajarannya atas bantuan sumur bor ini. Bantuan ini sangat bermanfaat bagi masyarakat kami pasca banjir.

Insya Allah akan kami jaga dan rawat agar dapat digunakan dalam jangka panjang oleh seluruh warga,” ungkap Fauzi, Keuchik Gampong Lamkawe.

Polres Pidie Serahkan Bantuan Sumur Bor Kapolda Aceh untuk Warga Lamkawe

Mapolres Sigli  ( Aceh dalam berita ) Kepolisian Selasa 13-1-2026; Resor (Polres) Pidie melaksanakan penyerahan bantuan dari Kapolda Aceh berupa satu unit sumur bor beserta kelengkapannya kepada masyarakat Dusun Sukamulya, Gampong Lamkawe, Kecamatan Kembang Tanjong, Kabupaten Pidie.

Kapolres Pidie AKBP Jaka Mulyana, SIK, MIK menyebutkan bahwa bantuan sumur bor tersebut merupakan bentuk kepedulian Kapolda Aceh Irjen Pol. Drs. Marzuki Ali Basyah, MM., terhadap masyarakat yang terdampak bencana banjir, khususnya dalam pemenuhan kebutuhan air bersih.

Ditambahkannya, sumur bor dengan kedalaman 35 meter ini diharapkan dapat dimanfaatkan untuk keperluan wudhu, kebutuhan rumah tangga, serta aktivitas masyarakat sehari-hari.

Bantuan tersebut diterima langsung oleh Keuchik Gampong Lamkawe, Fauzi, (43) sebagai perwakilan masyarakat setempat.

Pasca bencana banjir yang berdampak pada keterbatasan akses air bersih. Kapolres Pidie berharap agar masyarakat gampong setempat, agar sumur bor yang telah dibangun dapat dirawat dengan baik dan dimanfaatkan secara maksimal untuk kepentingan bersama.

“Bantuan sumur bor ini merupakan amanah dari Bapak Kapolda Aceh sebagai bentuk kepedulian Polri kepada masyarakat yang terdampak banjir. Kami berharap fasilitas ini dapat dimanfaatkan sebaik-baiknya oleh warga Gampong Lamkawe untuk memenuhi kebutuhan air bersih, khususnya untuk ibadah dan kebutuhan sehari-hari,” ujar Kapolres Pidie AKBP Jaka Mulyana, SIK, MIK

Sementara itu Keuchik Gampong Lamkawe atas nama masyarakat mengucapkan rasa syukur dan terima kepada Kapolda Aceh dan Kapolres Pidie atas kepedulian jajaran kepada masyarakat Gampong Lamkawe.

“Kami mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada Bapak Kapolda Aceh dan Kapolres Pidie beserta jajarannya atas bantuan sumur bor ini. Bantuan ini sangat bermanfaat bagi masyarakat kami pasca banjir.

Insya Allah akan kami jaga dan rawat agar dapat digunakan dalam jangka panjang oleh seluruh warga,” ungkap Fauzi, Keuchik Gampong Lamkawe.

Polres Pidie Serahkan Bantuan Sumur Bor Kapolda Aceh untuk Warga Lamkawe

Mapolres Sigli  ( Aceh dalam berita ) Kepolisian Selasa 13-1-2026; Resor (Polres) Pidie melaksanakan penyerahan bantuan dari Kapolda Aceh berupa satu unit sumur bor beserta kelengkapannya kepada masyarakat Dusun Sukamulya, Gampong Lamkawe, Kecamatan Kembang Tanjong, Kabupaten Pidie.

Kapolres Pidie AKBP Jaka Mulyana, SIK, MIK menyebutkan bahwa bantuan sumur bor tersebut merupakan bentuk kepedulian Kapolda Aceh Irjen Pol. Drs. Marzuki Ali Basyah, MM., terhadap masyarakat yang terdampak bencana banjir, khususnya dalam pemenuhan kebutuhan air bersih.

Ditambahkannya, sumur bor dengan kedalaman 35 meter ini diharapkan dapat dimanfaatkan untuk keperluan wudhu, kebutuhan rumah tangga, serta aktivitas masyarakat sehari-hari.

Bantuan tersebut diterima langsung oleh Keuchik Gampong Lamkawe, Fauzi, (43) sebagai perwakilan masyarakat setempat.

Pasca bencana banjir yang berdampak pada keterbatasan akses air bersih. Kapolres Pidie berharap agar masyarakat gampong setempat, agar sumur bor yang telah dibangun dapat dirawat dengan baik dan dimanfaatkan secara maksimal untuk kepentingan bersama.

“Bantuan sumur bor ini merupakan amanah dari Bapak Kapolda Aceh sebagai bentuk kepedulian Polri kepada masyarakat yang terdampak banjir. Kami berharap fasilitas ini dapat dimanfaatkan sebaik-baiknya oleh warga Gampong Lamkawe untuk memenuhi kebutuhan air bersih, khususnya untuk ibadah dan kebutuhan sehari-hari,” ujar Kapolres Pidie AKBP Jaka Mulyana, SIK, MIK

Sementara itu Keuchik Gampong Lamkawe atas nama masyarakat mengucapkan rasa syukur dan terima kepada Kapolda Aceh dan Kapolres Pidie atas kepedulian jajaran kepada masyarakat Gampong Lamkawe.

“Kami mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada Bapak Kapolda Aceh dan Kapolres Pidie beserta jajarannya atas bantuan sumur bor ini. Bantuan ini sangat bermanfaat bagi masyarakat kami pasca banjir.

Insya Allah akan kami jaga dan rawat agar dapat digunakan dalam jangka panjang oleh seluruh warga,” ungkap Fauzi, Keuchik Gampong Lamkawe.

Polres Pidie Salurkan Sumur Bor Bantuan Kapolda Aceh untuk Warga Gampong Tanjong

Mapolres Sigli ( Aceh dalam berita ) Minggu 11-1-2026 Kepolisian Republik Indonesia kembali menunjukkan kepeduliannya terhadap masyarakat terdampak bencana. Melalui program Polri Untuk Masyarakat, Polres Pidie menyalurkan bantuan berupa pembuatan sumur bor bantuan Kapolda Aceh kepada warga Gampong Tanjong, Kecamatan Kembang Tanjong, Kabupaten Pidie, pasca bencana banjir.

Bantuan sumur bor ini merupakan dukungan langsung dari Kapolda Aceh guna membantu pemenuhan kebutuhan air bersih masyarakat.

Kapolres Pidie AKBP Jaka Mulyana SIK, SIK menyampaikan bahwa dengan melibatkan sejumlah personel Satlantas Polres Pidie serta personel Polsek Kembang Tanjong.
Sumur bor bantuan Kapolda Aceh dengan kedalaman kurang lebih 30 meter tersebut dibangun di area Meunasah Gampong Tanjong dan diperuntukkan bagi kepentingan umum, khususnya untuk kebutuhan air bersih pasca banjir, seperti keperluan wudhu dan aktivitas masyarakat sehari-hari.

“Bantuan sumur bor ini diharapkan dapat memberikan manfaat jangka panjang bagi warga serta meningkatkan kualitas air bersih untuk masyarakat Gampong Tanjong pasca bencana banjir,” ujar Kapolres Pidie.

Penyaluran bantuan ini disambut antusias oleh masyarakat setempat dalam situasi saat ini pasca bencana.

Sekretaris Gampong Tanjong, Muhammad Hafidillah (45) saat menerima bantuan sumur bor tersebut menyampaikan apresiasi dan rasa terima kasih kepada Kapolri, Kapolda Aceh dan jajaran Polres Pidie atas bantuan yang diberikan.

“Kami mewakili seluruh masyarakat Gampong Tanjong mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada Bapak Kapolri, Kapolda Aceh dan Kapolres Pidie dan jajarannya.

Bantuan sumur bor ini sangat bermanfaat bagi warga kami, terutama pasca banjir, karena kebutuhan air bersih menjadi sangat penting untuk ibadah dan kebutuhan sehari-hari,” ujarnya.

Ia berharap bantuan tersebut dapat dimanfaatkan dan dijaga bersama oleh masyarakat serta menjadi keberkahan bagi semua pihak.

Kapolres Pidie Turun Langsung Pimpin Gotong Royong Bersihkan Lapangan Voli Pasca Banjir

Mapolres Sigli  ( Aceh dalam berita ) Sabtu 10-1-2026 Kapolres Pidie AKBP Jaka Mulyana, SIK, MIK, turun langsung memimpin kegiatan gotong royong pembersihan lapangan voli pasca bencana banjir di Gampong Dayah Adan, Kecamatan Mutiara Timur.

Didampingi sejumlah perwira Polres Pidie dengan melibatkan 31 personel Posko Pemulihan Pasca bencana Polres Pidie, Kapolres Pidie ikut membersihkan lumpur dan sampah yang menutupi lapangan voli akibat banjir beberapa waktu yang lalu.

Dengan menggunakan peralatan seperti mesin apung pompa air, cangkul, sekop, dan gerobak dorong, Kapolres Pidie bersama personel bahu-membahu memulihkan fasilitas olahraga milik masyarakat tersebut.

Kapolres Pidie AKBP Jaka Mulyana, SIK, MIK menyampaikan bahwa kehadirannya secara langsung di lokasi merupakan bentuk tanggung jawab moral dan komitmen Polri dalam membantu masyarakat terdampak bencana.

“Kami ingin memastikan bahwa Polri benar-benar hadir dan dirasakan manfaatnya oleh masyarakat. Dengan kegiatan tersebut, kami berharap proses pemulihan pasca bencana dapat berjalan lebih cepat dan fasilitas umum segera dapat digunakan kembali,” ujar Kapolres Pidie.

Dikatannya, setelah lapangan voli ball dibersihkan dari lumpur dan sampah, permukaan lapangan voli ball kembali rata, serta aman digunakan untuk aktivitas olahraga dan kegiatan masyarakat.

Sementara itu, masyarakat Gampong Dayah Adan menyampaikan apresiasi dan terima kasih atas kepedulian Kapolres Pidie beserta jajaran yang turun langsung membersihkan lapangan voli pascabencana banjir.
Salah seorang warga setempat, Usman (45), mengaku sangat terbantu dengan kehadiran Polres Pidie di Gampongnya.

Menurutnya, lumpur sisa banjir cukup tebal dan sulit dibersihkan secara mandiri oleh warga.
“Kami sangat berterima kasih kepada Bapak Kapolres Pidie dan seluruh personel Polres Pidie yang sudah turun langsung membantu. Lapangan ini sangat penting bagi kami sebagai tempat olahraga dan kegiatan pemuda. Alhamdulillah sekarang sudah bersih dan bisa digunakan kembali,” ungkapnya.

Hal senada disampaikan Keuchik Gampong Dayah Adan, yang menilai kehadiran Polri tidak hanya membantu secara fisik, tetapi juga memberikan semangat dan motivasi kepada masyarakat pascabencana.

“Kehadiran Kapolres dan jajaran yang ikut bekerja bersama warga menjadi penyemangat bagi kami. Ini menunjukkan bahwa Polri benar-benar dekat dengan masyarakat dan peduli terhadap kondisi warga yang terdampak banjir,” ujarnya.

Berbagi Rasa Syukur di Awal Tahun, Satgas Yonif 112/DJ Tebar kebahagiaan di Puncak Jaya

Papua Tengah ( Aceh dalam berita ) Jum’at 9-1-2026 Dalam rangka mempererat hubungan dengan masyarakat, Satgas Yonif 112/DJ Pos

Tinggi Nambut hadir ditengah tengah masyarakat untuk berbagi rasa syukur di Distrik Tinggi Nambut Kabupaten Puncak Jaya Provinsi Papua Tengah.

Di awal tahun 2026 ini Pos Tinggi Nambut Satgas Yonif 112/DJ Melaksanakan Binter melalui metode berbagi sembako dan sargal berupa baju layak pakai ini menjadi sarana penting untuk menjalin hubungan dan komunikasi sosial secara langsung, para Prajurit tidak hanya berbagi sembako dan Sargal Baju Layak Pakai, tetapi juga ikut serta dalam acara Adat Bakar Batu bersama Masyarakat guna membangun hubungan lebih erat dan kebersamaan.

Wadanpos Tinggi Nambut, Letda Inf S Tanjung, menegaskan bahwa Pos berkomitmen dengan Moto “DHAMARA” Dharma Jaya Mengayomi Rakyat, TNI akan selalu Bersama Rakyat dan menjadikan Pos bukan hanya sekadar tempat ngobrol, tetapi juga tempat mendengarkan, memberi solusi, dan memastikan masyarakat merasa diperhatikan, Pos Tinggi Nambut selalu terbuka untuk warga,” ujarnya.

Masyarakat pun menyambut hangat kehadiran TNI, Bapak Moro (55 Th), salah satu Tokoh Tinggi Nambut, mengaku senang dengan kehadiran TNI, Ia merasa TNI tidak hanya menjaga keamanan, tetapi juga selalu hadir membantu ditengah tengah kami, ” ucapnya penuh syukur.

Satgas Yonif 112/DJ membuktikan bahwa Kegiatan Teritorial dan Komunikasi sosial merupakan kunci mempererat ikatan antara masyarakat dan aparat keamanan, dengan adanya kebersamaan, setiap tantangan dapat dihadapi bersama, sehingga tercipta suasana yang aman, harmonis, dan penuh keakraban di wilayah Papua.

Berbagi Rasa Syukur di Awal Tahun, Satgas Yonif 112/DJ Tebar kebahagiaan di Puncak Jaya

Papua Tengah ( Aceh dalam berita ) Jum’at 9-1-2026 Dalam rangka mempererat hubungan dengan masyarakat, Satgas Yonif 112/DJ Pos

Tinggi Nambut hadir ditengah tengah masyarakat untuk berbagi rasa syukur di Distrik Tinggi Nambut Kabupaten Puncak Jaya Provinsi Papua Tengah.

Di awal tahun 2026 ini Pos Tinggi Nambut Satgas Yonif 112/DJ Melaksanakan Binter melalui metode berbagi sembako dan sargal berupa baju layak pakai ini menjadi sarana penting untuk menjalin hubungan dan komunikasi sosial secara langsung, para Prajurit tidak hanya berbagi sembako dan Sargal Baju Layak Pakai, tetapi juga ikut serta dalam acara Adat Bakar Batu bersama Masyarakat guna membangun hubungan lebih erat dan kebersamaan.

Wadanpos Tinggi Nambut, Letda Inf S Tanjung, menegaskan bahwa Pos berkomitmen dengan Moto “DHAMARA” Dharma Jaya Mengayomi Rakyat, TNI akan selalu Bersama Rakyat dan menjadikan Pos bukan hanya sekadar tempat ngobrol, tetapi juga tempat mendengarkan, memberi solusi, dan memastikan masyarakat merasa diperhatikan, Pos Tinggi Nambut selalu terbuka untuk warga,” ujarnya.

Masyarakat pun menyambut hangat kehadiran TNI, Bapak Moro (55 Th), salah satu Tokoh Tinggi Nambut, mengaku senang dengan kehadiran TNI, Ia merasa TNI tidak hanya menjaga keamanan, tetapi juga selalu hadir membantu ditengah tengah kami, ” ucapnya penuh syukur.

Satgas Yonif 112/DJ membuktikan bahwa Kegiatan Teritorial dan Komunikasi sosial merupakan kunci mempererat ikatan antara masyarakat dan aparat keamanan, dengan adanya kebersamaan, setiap tantangan dapat dihadapi bersama, sehingga tercipta suasana yang aman, harmonis, dan penuh keakraban di wilayah Papua.

Kapolres Pidie Hadiri Syukuran HUT Satpam ke-45

Mapolres Sigli ( Aceh dalam berita ) Kamis 8-1-2025 Polres Pidie menggelar kegiatan syukuran Hari Ulang Tahun (HUT) Satuan Pengamanan (Satpam) ke-45 Tahun 2025 yang berlangsung khidmat dan penuh kebersamaan di Aula Wira Satya Polres Pidie.

Kegiatan tersebut turut dihadiri oleh Kapolres Pidie AKBP Jaka Mulyana, SIK, MIK bersama unsur Forkopimda Kabupaten Pidie, Wakapolres Pidie, para Pejabat Utama (PJU) Polres Pidie, serta perwakilan Satpam sebanyak 25 orang.

Syukuran HUT Satpam ke-45 tahun ini mengusung tema “Satpam Bersatu, Berdaulat, Berdedikasi, dan Profesional”, yang menjadi refleksi komitmen Satpam sebagai mitra strategis Polri dalam menjaga keamanan dan ketertiban di lingkungan kerja masing-masing.

Dalam sambutannya, Kapolres Pidie AKBP Jaka Mulyana, SIK, MIK menyampaikan bahwa tema HUT Satpam Ke -45 tersebut memiliki makna mendalam dan harus menjadi pedoman bagi seluruh Satpam dalam menjalankan tugas.

Kapolres Pidie menjelaskan, “Bersatu” dimaknai sebagai soliditas dan kebersamaan antar Satpam, serta sinergi yang kuat dengan Polri, TNI, pemerintah daerah, dan seluruh pemangku kepentingan dalam menjaga stabilitas keamanan.

“Berdaulat” berarti Satpam memiliki jati diri, kewibawaan, dan kemandirian dalam melaksanakan tugas pengamanan sesuai aturan dan standar operasional prosedur yang berlaku.

“Berdedikasi” mencerminkan sikap pengabdian, loyalitas, dan keikhlasan Satpam dalam memberikan perlindungan dan rasa aman di lingkungan kerja tanpa pamrih.

Sementara “Profesional” menuntut Satpam untuk memiliki kompetensi, disiplin, integritas, serta kemampuan yang terus ditingkatkan melalui pelatihan dan pembinaan berkelanjutan.

“Satpam merupakan garda terdepan dalam sistem pengamanan swakarsa. Oleh karena itu, saya berharap seluruh Satpam senantiasa menjunjung tinggi etika profesi, meningkatkan kapasitas diri, serta mampu beradaptasi dengan perkembangan dan tantangan keamanan yang semakin kompleks,” ujar Kapolres Pidie AKBP Jaka Mulyana, SIK, MIK.

Melalui peringatan HUT Satpam ke-45 ini, diharapkan dapat semakin meningkatkan kinerja, disiplin, dan profesionalisme Satpam, sekaligus memperkuat sinergi dalam menciptakan situasi kamtibmas yang aman, tertib, dan kondusif di wilayah Kabupaten Pidie.

Rangkaian kegiatan syukuran diawali pembacaan doa bersama dan sambutan dari Kapolres Pidie, dilanjutkan dengan prosesi pemotongan tumpeng oleh Kapolres Pidie AKBP Jaka Mulyana, SIK, MIM yang kemudian diserahkan kepada Satpam tertua dan Satpam termuda sebagai simbol penghargaan, kebersamaan, dan regenerasi.

Kegiatan dilanjutkan dengan foto bersama serta ramah tamah antara unsur Forkopimda, jajaran Polres Pidie, dan para Satpam.