Skandal Kuota Haji Terbongkar, KPK Seret Mantan Menag Yaqut ke Meja Tersangka

Jakarta | Jumat, 9 Januari 2026( Aceh dalam berita.com)— Tabir gelap pengelolaan kuota haji akhirnya tersibak. Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) resmi menetapkan mantan Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas sebagai tersangka dalam perkara dugaan korupsi kuota dan penyelenggaraan ibadah haji tahun 2023–2024. Kasus ini disebut-sebut sebagai salah satu skandal terbesar dalam sejarah pengelolaan haji Indonesia.

Penetapan tersangka diumumkan langsung oleh Wakil Ketua KPK Fitroh Rohcahyanto di Gedung Merah Putih KPK, Jumat (9/1/2026). KPK menegaskan langkah hukum ini diambil setelah penyidik mengantongi bukti yang dinilai cukup kuat.

“Kami pastikan proses ini dilakukan berdasarkan alat bukti yang sah,” ujar Fitroh.

Kasus ini menyentak publik lantaran menyangkut ibadah umat Islam yang selama ini selalu dibungkus dengan dalih pelayanan dan amanah. Namun di balik itu, KPK menduga terjadi permainan kuota yang berpotensi merugikan negara hingga lebih dari Rp1 triliun.

Juru Bicara KPK Budi Prasetyo membenarkan adanya penetapan tersangka, meski belum membuka secara gamblang konstruksi perkara maupun kemungkinan menyeret aktor lain. “Penyidikan masih berjalan,” katanya singkat.

Kuota Tambahan Diduga Disulap, Regulasi Dilanggar

Perkara ini bermula dari kuota haji tambahan 20.000 jemaah yang diberikan Pemerintah Arab Saudi kepada Indonesia. Alih-alih dikelola sesuai aturan, penyidik KPK menduga kuota tersebut dibagi tidak sesuai undang-undang.

Padahal, Pasal 64 UU Nomor 8 Tahun 2019 dengan tegas mengatur kuota haji khusus hanya 8 persen, sementara 92 persen dialokasikan untuk haji reguler. Namun dalam praktiknya, kuota tambahan itu justru dibagi rata 50 persen untuk haji reguler dan 50 persen untuk haji khusus—sebuah kebijakan yang kini disorot tajam penyidik.

KPK menduga pembagian menyimpang tersebut membuka ruang keuntungan bagi pihak tertentu, termasuk biro perjalanan haji, sekaligus memangkas hak jemaah reguler yang telah antre bertahun-tahun.

Lingkaran Dalam Ikut Terseret

Tak hanya Yaqut, KPK juga menetapkan Ishfah Abidal Aziz alias Gus Alex, mantan staf khusus Menteri Agama, sebagai tersangka. Keduanya diduga memiliki peran strategis dalam pengambilan keputusan terkait pengelolaan kuota haji.

Sebelumnya, KPK juga telah mencegah tiga orang ke luar negeri, yakni Yaqut Cholil Qoumas, Gus Alex, serta Fuad Hasan Masyhur, pemilik biro haji Maktour—menandakan perkara ini tidak berdiri sendiri.

Atas perbuatannya, para tersangka dijerat Pasal 2 dan/atau Pasal 3 UU Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi, dengan ancaman pidana berat.

Ujian Moral Pengelolaan Ibadah

Kasus ini menjadi tamparan keras bagi negara, khususnya Kementerian Agama. Ibadah haji yang semestinya dijaga kesuciannya justru diduga dijadikan ladang transaksi kekuasaan dan kepentingan.

Publik kini menunggu langkah lanjutan KPK:

apakah kasus ini akan berhenti pada dua nama, atau justru membuka borok sistemik pengelolaan haji yang selama ini tertutup rapat.

‎Plt. Sekda Aceh Hadiri Upacara HUT ke-81 TNI di Banda Aceh


‎BANDA ACEH ( Inforakyataceh ) Pelaksana Tugas (Plt.) Sekretaris Daerah Aceh, Taufiq, ST., M.Si., menghadiri Upacara Peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Tentara Nasional Indonesia (TNI) yang digelar di Lapangan Blang Padang, Banda Aceh, Senin (5/10/2026).
‎
‎Upacara yang dipimpin langsung oleh Kepala Staf Komando Daerah Militer Iskandar Muda (Kasdam IM) Brigjen TNI Dwi Sasongko selaku inspektur upacara tersebut berlangsung khidmat dan sederhana.
‎
‎Berbeda dari tahun-tahun sebelumnya, peringatan kali ini tidak dimeriahkan dengan defile pasukan, pameran alat utama sistem persenjataan (alutsista), maupun atraksi personel.
‎
‎Kasdam IM Brigjen TNI Dwi Sasongko menjelaskan bahwa kesederhanaan prosesi upacara tahun ini merupakan bentuk penyesuaian atas instruksi pimpinan.
‎
‎Hal ini disebabkan fokus utama prajurit yang saat ini masih dialokasikan untuk misi kemanusiaan dan penanganan bencana di berbagai wilayah di Aceh.
‎
‎Kasdam mengatakan, personel gabungan dari jajaran Kodam Iskandar Muda, TNI Angkatan Laut (TNI AL), dan TNI Angkatan Udara (TNI AU) hingga kini terus dikerahkan di lapangan untuk membantu proses rehabilitasi serta rekonstruksi pascabencana di daerah-daerah terdampak.
‎
‎Kehadiran Plt. Sekda Aceh dalam agenda ini menegaskan komitmen Pemerintah Aceh untuk terus memperkuat sinergi dengan jajaran TNI, termasuk dalam mendukung upaya penanggulangan bencana dan pemulihan daerah demi kesejahteraan masyarakat Aceh. []
‎

Samsat Batoh Banda Aceh Ingatkan Warga Tertib Bayar Pajak Kendaraan

BANDA ACEH ( Inforakyataceh ) Kantor Bersama Sistem Administrasi Manunggal Satu Atap (Samsat) Banda Aceh atau Samsat Batoh terus memberikan berbagai layanan administrasi kendaraan bermotor bagi masyarakat.

Berbagai layanan tersebut meliputi pembayaran Pajak Kendaraan Bermotor (PKB), pengesahan Surat Tanda Nomor Kendaraan (STNK), perpanjangan STNK lima tahunan, pencetakan STNK, hingga penggantian Tanda Nomor Kendaraan Bermotor (TNKB) atau pelat nomor.

Selain itu, masyarakat juga dapat mengurus Bea Balik Nama Kendaraan Bermotor (BBNKB), khususnya untuk proses perubahan kepemilikan kendaraan sesuai dengan ketentuan dan persyaratan yang berlaku.

Dalam pelayanan PKB, Samsat Batoh melayani pembayaran pajak kendaraan tahunan maupun lima tahunan. Untuk pembayaran pajak lima tahunan, kendaraan wajib menjalani pemeriksaan fisik sebagai bagian dari proses penerbitan STNK dan TNKB baru.

Masyarakat juga diwajibkan membayarkan Sumbangan Wajib Dana Kecelakaan Lalu Lintas Jalan (SWDKLLJ) sesuai dengan ketentuan yang berlaku.

Kepala UPTD/Samsat Banda Aceh, Rahmat Syahreza, S.STP, mengimbau masyarakat agar tidak menunda pembayaran pajak kendaraan dan segera mengurus administrasi sebelum masa berlaku pajak maupun STNK berakhir.

“Kami mengajak masyarakat untuk memanfaatkan layanan Samsat dengan tertib dan tidak menunggu sampai jatuh tempo. Dengan membayar pajak tepat waktu dan melengkapi administrasi kendaraan, masyarakat turut mendukung tertib administrasi kendaraan bermotor,” ujarnya, 7 September 2026.

Rahmat juga mengingatkan masyarakat untuk memastikan seluruh dokumen persyaratan telah dipersiapkan sebelum datang ke Samsat, sesuai dengan jenis pelayanan yang dibutuhkan.

“Persyaratan yang lengkap tentu akan memudahkan dan mempercepat proses pelayanan. Kami berupaya memberikan pelayanan yang mudah, transparan dan sebaik mungkin kepada masyarakat,” katanya.

Menurut Rahmat, kepatuhan dalam membayar pajak kendaraan tidak hanya berkaitan dengan kewajiban administrasi, tetapi juga menjadi bagian dari upaya meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap pentingnya tertib berlalu lintas dan kepatuhan terhadap peraturan.

Dengan berbagai layanan yang tersedia, Samsat Batoh diharapkan dapat terus memberikan kemudahan bagi masyarakat dalam memenuhi kewajiban administrasi kendaraan bermotor.

Masyarakat juga diimbau memastikan kendaraan yang digunakan memiliki dokumen lengkap dan sah serta melakukan pembayaran pajak sesuai jadwal yang telah ditentukan.

Adapun layanan utama Samsat Batoh meliputi pembayaran PKB tahunan dan lima tahunan, pengesahan dan pencetakan STNK, penggantian pelat nomor, BBNKB, serta pembayaran SWDKLLJ.

Plt Sekda Aceh Hadiri Peringatan Maulid Nabi di Kantor PWI Aceh

BANDA ACEH ( Inforakyataceh ) Pelaksana Tugas (Plt) Sekretaris Daerah Aceh, Taufik, menghadiri peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW yang digelar Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Aceh di Kantor PWI Aceh, Sabtu (3/10/2026).

Kehadiran Taufik menjadi bagian dari silaturahmi Pemerintah Aceh bersama insan pers dalam momentum peringatan kelahiran Nabi Muhammad SAW. Kegiatan tersebut juga menjadi ruang untuk mempererat hubungan antara pemerintah dan organisasi kewartawanan di Aceh.

Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW diisi dengan tausiah dan doa bersama.

Taufik menyampaikan bahwa momentum Maulid Nabi tidak hanya menjadi kegiatan seremonial, tetapi juga kesempatan untuk memperkuat nilai-nilai keteladanan, persaudaraan, dan kepedulian dalam kehidupan bermasyarakat.

Sementara itu, Ketua PWI Aceh bersama jajaran pengurus dan anggota turut mengikuti rangkaian kegiatan hingga selesai. Peringatan tersebut berlangsung dalam suasana penuh kekeluargaan dan kebersamaan.[]

Kapolda Aceh Terima Silaturahmi Tim Kejagung RI

Banda Aceh ( Inforakyataceh ) Kapolda Aceh Irjen Pol. Ruddi Setiawan menerima kunjungan silaturahmi Tim Kejaksaan Agung (Kejagung) RI di ruang kerjanya, Mapolda Aceh, Kamis, 1 Oktober 2026.

Pertemuan tersebut menjadi bagian dari upaya memperkuat komunikasi dan sinergi antarlembaga dalam mendukung pelaksanaan tugas penegakan hukum di Aceh.

Kabid Humas Polda Aceh Kombes Pol. Joko Krisdiyanto mengatakan, silaturahmi tersebut berlangsung dalam suasana hangat dan menjadi momentum untuk mempererat hubungan kelembagaan antara Polda Aceh dan Kejaksaan Agung RI.

“Silaturahmi ini merupakan bagian dari upaya memperkuat koordinasi dan sinergi antarlembaga, khususnya dalam mendukung pelaksanaan tugas penegakan hukum,” kata Joko.

Ia menambahkan, komunikasi dan koordinasi yang baik antarlembaga penegak hukum penting untuk menjaga efektivitas pelaksanaan tugas serta memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat.

“Polda Aceh terus membuka ruang komunikasi dan kolaborasi dengan seluruh mitra penegak hukum dalam rangka mewujudkan penegakan hukum yang profesional, berkeadilan, dan humanis,” ujarnya.

Wagub Aceh Dek Fadh Hadiri Haul ke-38 Abu Tanoh Mirah di Bireuen

BIREUEN ( Inforakyataceh ) Wakil Gubernur Aceh, Fadhlullah, SE, (Dek Fadh) menghadiri peringatan Haul ke-38 Abu H. Abdullah Hanafie atau yang lebih dikenal dengan Abu Tanoh Mirah, di Kompleks Dayah Darul Ulum Tanoh Mirah, Kecamatan Peusangan, Kabupaten Bireuen, Kamis (1/10/2026).

Peringatan haul tersebut turut dihadiri Abon Arongan serta sejumlah ulama kharismatik Aceh. Kegiatan berlangsung dalam suasana khidmat dan diikuti oleh masyarakat serta para santri.

Haul Abu Tanoh Mirah menjadi momentum untuk mengenang kembali sosok ulama yang memiliki peran dalam pendidikan dan pengembangan syiar Islam di Aceh.

Keteladanan dan pengabdian beliau terus dikenang oleh masyarakat dan menjadi bagian penting dari sejarah perkembangan pendidikan dayah di Aceh.

Kehadiran Dek Fadh pada kegiatan tersebut juga menjadi bentuk penghormatan Pemerintah Aceh terhadap ulama dan tradisi keilmuan Islam yang telah tumbuh serta berkembang di tengah masyarakat Aceh.

Peringatan haul diisi dengan rangkaian kegiatan keagamaan dan doa bersama untuk mengenang jasa serta mendoakan Abu H. Abdullah Hanafie, sekaligus memperkuat silaturahmi antara ulama, pemerintah, santri, dan masyarakat.

Plt Sekda Aceh Pimpin Upacara Hari Kesaktian Pancasila

BANDA ACEH ( Inforakyataceh ) Pelaksana Tugas (Plt) Sekretaris Daerah Aceh, Taufik, bertindak sebagai Inspektur Upacara (Irup) Peringatan Hari Kesaktian Pancasila Tahun 2026 di Halaman Kantor Gubernur Aceh, Kamis (1/10/2026).

Rangkaian upacara diawali penghormatan umum kepada inspektur upacara, laporan komandan upacara, mengheningkan cipta, pembacaan Teks Pancasila, serta Pembukaan Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945.

Selanjutnya, dilakukan pembacaan Naskah Ikrar dan Naskah Doa sebelum rangkaian upacara ditutup dengan laporan komandan upacara dan penghormatan umum kepada inspektur upacara.

Peringatan Hari Kesaktian Pancasila 2026 mengusung tema “Pancasila Pemersatu Bangsa Menuju Indonesia Berdaulat, Adil, dan Makmur.”

Dalam kesempatan tersebut, Taufik mengingatkan jajaran Pemerintah Aceh agar nilai-nilai Pancasila tidak berhenti pada seremoni, tetapi diterapkan dalam pelaksanaan tugas pemerintahan dan pelayanan kepada masyarakat.

“Pancasila harus menjadi landasan dalam menjalankan tugas dan memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat,” ujar Taufik.

Peringatan ini menjadi momentum bagi jajaran pemerintah untuk kembali meneguhkan komitmen terhadap Pancasila sebagai dasar negara sekaligus memperkuat persatuan dalam menjalankan pemerintahan dan pembangunan di Aceh.[]

Plt Sekda Aceh Terima Audiensi Terkait Pengembangan KEK Arun

BANDA ACEH ( Inforakyataceh ) Pelaksana Tugas (Plt) Sekretaris Daerah Aceh Taufik menerima audiensi Kepala Administrator Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Arun Lhokseumawe, Direktur PT Patriot Nusantara Aceh, dan Direktur Utama PT Pembangunan Aceh (PEMA), di Ruang Rapat Sekda Aceh, Selasa (29/9/2026).

Pertemuan tersebut menjadi bagian dari koordinasi Pemerintah Aceh bersama pihak-pihak terkait dalam membahas perkembangan dan pemanfaatan lahan di dalam kawasan pengembangan KEK Arun Lhokseumawe.

Dalam audiensi itu, sejumlah hal yang berkaitan dengan pemanfaatan lahan di kawasan KEK Arun turut dibahas, termasuk beberapa kendala yang selama ini masih dihadapi dalam mendukung pengembangan kawasan tersebut.

Taufik mengatakan, Pemerintah Aceh akan terus melakukan koordinasi dengan pihak-pihak terkait agar berbagai persoalan yang berkaitan dengan pengembangan kawasan dapat dibahas sesuai dengan kewenangan masing-masing.

“Hal-hal yang berkaitan dengan pemanfaatan lahan dan pengembangan KEK Arun perlu kita koordinasikan bersama, termasuk dengan pemerintah pusat, sehingga setiap persoalan dapat dibahas dan ditindaklanjuti sesuai ketentuan yang berlaku,” ujar Taufik.

Pembahasan juga diarahkan pada perlunya koordinasi lebih lanjut antara Pemerintah Aceh dengan pemerintah pusat, khususnya kementerian dan lembaga terkait di Jakarta, untuk membahas aspek pemanfaatan lahan yang tersedia di kawasan KEK Arun.

Koordinasi tersebut dinilai penting agar berbagai persoalan yang berkaitan dengan pemanfaatan lahan dapat dibahas bersama sesuai dengan kewenangan masing-masing pihak.

Plt Sekda Aceh Taufik dalam pertemuan tersebut didampingi Asisten II Sekda Aceh serta sejumlah kepala Satuan Kerja Perangkat Aceh (SKPA) dan kepala biro terkait.

Plt Sekda Aceh Hadiri Peringatan Maulid Nabi di Dayah Darul Musthafa

Aceh Besar ( Inforakyataceh ) Pelaksana Tugas (Plt) Sekretaris Daerah Aceh, Taufik, menghadiri peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW 1448 Hijriah/2026 Masehi yang digelar di Dayah Darul Musthafa Cot Madhi, Kecamatan Blang Bintang, Aceh Besar, Senin (28/9/2026).

Kehadiran Taufik disambut oleh Disambut okeh Brigjen Pol. Dr. Dedy Tabrani, S.I.K., M.Si., Kepala BNNP Aceh sekaligus Pembina Yayasan, serta Tengku Nasruddin H. Abdul Hanan, selaku Pimpinan Dayah Darul Musthafa.Acara tersebut turut dihadiri sejumlah tokoh Aceh dan pimpinan lembaga.

Peringatan Maulid di Dayah tersebut berlangsung dalam suasana penuh kekhidmatan dengan diikuti masyarakat dan para undangan. Plt Sekda Aceh, Taufik, mengatakan, peringatan maulid Nabi SAW menjadi momentum untuk setiap elemen yang ada di Aceh untuk mempererat silaturahmi sekaligus mengingat kembali keteladanan Rasulullah SAW dalam kehidupan bermasyarakat.”Bagi kami Pemerintah Aceh momentum seperti ini menjadi wadah untuk memperkuat silaturahmi dengan ulama, pimpinan dayah, tokoh masyarakat, serta berbagai unsur lembaga di Aceh,” kata Taufik.

Sebagaimana diketahui, peringatan maulid Nabi SAW di Aceh berlangsung hingga tiga bulan lamanya dari sejak tanggal 12 Rabiul Awal Tahun Hijriah. Dalam kurun waktu 3 bulan tersebut maulid terus digelar secara bergilir dari satu desa ke desa yang lain. Hal tersebut sudah menjadi tradisi masyarakat Aceh sejak era kesultanan.[]

Plt. Sekda Aceh Perkuat Sinergi dengan BMKG untuk Kesiapsiagaan Bencana

Banda Aceh ( Inforakyataceh ) Plt. Sekretaris Daerah (Sekda) Aceh, Taufik, S.T., M.Si., menerima audiensi jajaran Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) di Ruang Kerja Sekda Aceh, Senin (28/9).

Pertemuan tersebut membahas penguatan sinergi dalam penyediaan informasi cuaca, iklim, dan kebencanaan guna mendukung kesiapsiagaan Pemerintah Aceh dan masyarakat.

Dalam arahannya, Taufik mengatakan kolaborasi dengan BMKG perlu terus diperkuat agar informasi terkait perkembangan cuaca dan potensi bencana dapat menjadi dasar dalam melakukan langkah antisipasi. Ia menyebutkan, informasi tersebut sangat dibutuhkan masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap berbagai kemungkinan bencana, khususnya bencana hidrometeorologi.

“Informasi seperti ini sangat penting, terutama bagi masyarakat. Kami juga terus memberikan informasi kesiapsiagaan kepada kabupaten/kota karena ini merupakan bagian dari tugas kita. Untuk itu, kami membutuhkan saran dan masukan dari pihak-pihak terkait,” ujar Taufik.

Dalam kesempatan tersebut, Kepala Stasiun Meteorologi Kelas I Sultan Iskandar Muda sekaligus Koordinator UPT BMKG Provinsi Aceh, Cucu Kusmanyancu, menyampaikan perkembangan kondisi cuaca Aceh ke depan, termasuk potensi memasuki musim hujan. Ia juga mengapresiasi langkah Pemerintah Aceh yang telah mengeluarkan surat kesiapsiagaan untuk tiga bulan ke depan sebagai bagian dari upaya mengantisipasi potensi bencana hidrometeorologi.

Selain perkembangan cuaca, BMKG turut menyampaikan sejumlah program penguatan sistem pengamatan dan kesiapsiagaan kebencanaan di Aceh. Di antaranya peresmian High Frequency (HF) Radar untuk mengamati tinggi gelombang, arus, angin, dan potensi tsunami di Selat Sabang, serta pembangunan radar cuaca dan peralatan pendukung lainnya yang menjadi bagian dari program prioritas nasional dalam percepatan rehabilitasi dan rekonstruksi pascabencana tahun 2025.

BMKG juga merencanakan pelaksanaan Sekolah Lapang Gabungan di lima lokasi yang meliputi Sekolah Lapang Cuaca Nelayan (SLCN), Sekolah Lapang Iklim (SLI), serta Sekolah Lapang Gempabumi dan Tsunami (SLG). Program tersebut diharapkan turut memperkuat pemahaman dan kesiapsiagaan masyarakat dalam menghadapi risiko bencana yang berkaitan dengan cuaca, iklim, gempabumi, dan tsunami. []

‎Cegah Karhutla, Polres Pidie Gelar Apel Kesiapan dan Perkuat Sinergi Lintas Sektor‎‎

Sigli ( Inforakyataceh ) Memasuki periode yang berpotensi terjadi kebakaran hutan dan lahan (karhutla), Polres Pidie menunjukkan keseriusannya dalam memastikan kesiapan personel dan sarana prasarana menghadapi setiap potensi bencana karhutla di wilayah Kabupaten Pidie.‎‎Kesiapan tersebut ditandai dengan Apel Gelar Pasukan Kesiapan Penanganan Karhutla Tahun 2026 yang digelar di Lapangan Apel Mapolres Pidie, Kamis (3/9/2026) pagi.

‎‎Kegiatan ini dipimpin langsung oleh Kapolres Pidie AKBP Jaka Mulyana, S.I.K., M.I.K. selaku Inspektur Apel. Bertindak sebagai Perwira Apel Kasat Samapta Polres Pidie Mahruzar Hariadi, sementara Komandan Apel dijabat Kanit Pamapta Polres Pidie Bagus Miranda, S.H., M.H.‎‎Dalam rangkaian turut dihadiri unsur Forkopimda dan stakeholder terkait, di antaranya perwakilan Bupati Pidie, Dandim 0102/Pidie, Pengadilan Negeri Sigli, Kejaksaan Negeri Pidie, Subdenpom Pidie, Dinas Kesehatan, RSUD Tgk Chik Ditiro Sigli, Satpol PP, BPBD Pidie serta para pejabat utama Polres Pidie.

‎‎Tak hanya seremoni, apel ini menjadi momentum untuk mengecek secara langsung kesiapan kekuatan personel yang akan terlibat dalam penanganan karhutla. Puluhan personel dari berbagai satuan dan instansi mengikuti apel, mulai dari jajaran Polsek, Sat Samapta, Sat Lantas, Sat Reskrim, Sat Intelkam, Sat Narkoba, Bhabinkamtibmas, Satpol PP, tim pemadam kebakaran BPBD hingga tenaga kesehatan.‎‎

Dalam amanatnya, Kapolres Pidie AKBP Jaka Mulyana, S.I.K., M.I.K. menegaskan bahwa apel gelar pasukan bukan sekadar kegiatan seremonial, tetapi merupakan bentuk komitmen, kesiapsiagaan dan keseriusan bersama dalam menghadapi potensi karhutla.‎‎“Prinsip utama dalam penanganan karhutla adalah mencegah sebelum terjadi, mendeteksi sedini mungkin apabila terjadi, dan melakukan pemadaman secara cepat sebelum api meluas,” tegas Kapolres.

‎‎Menurutnya, karhutla dapat menimbulkan dampak serius, bukan hanya terhadap lingkungan dan ekosistem, tetapi juga kesehatan serta aktivitas masyarakat. Asap kebakaran dapat mengganggu kualitas udara, mobilitas, pendidikan, perekonomian hingga merusak lahan pertanian dan perkebunan.‎‎Karena itu, Kapolres meminta seluruh personel dan stakeholder tidak menunggu api membesar untuk bertindak.‎‎“Kita tidak boleh menunggu kebakaran menjadi besar baru kemudian bergerak. Setiap informasi mengenai adanya asap, titik api maupun indikasi kebakaran harus segera ditindaklanjuti,” ujarnya.‎‎

Kapolres juga menekankan pentingnya meningkatkan patroli dan deteksi dini di wilayah rawan, melakukan sosialisasi kepada masyarakat agar tidak membuka lahan dengan cara membakar, serta memastikan seluruh kendaraan, peralatan pemadaman, sarana komunikasi, ambulans dan perlengkapan pendukung dalam kondisi siap digunakan.‎‎Sinergitas lintas sektor juga menjadi perhatian utama. TNI-Polri bersama BPBD, Damkar, Satpol PP, Dinas Kesehatan, RSUD, PMI, SAR serta stakeholder lainnya diminta memahami tugas dan peran masing-masing sehingga penanganan di lapangan dapat dilakukan secara cepat, terpadu dan profesional.

‎‎Selain mengutamakan keselamatan masyarakat dan personel, setiap kejadian karhutla juga diminta didata dan didokumentasikan dengan baik. Apabila ditemukan adanya dugaan tindak pidana, proses penegakan hukum akan dilakukan secara profesional, objektif dan sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan.‎‎“Mari kita bersama-sama menjaga Kabupaten Pidie agar tetap aman, nyaman, sehat dan terbebas dari ancaman kebakaran hutan dan lahan. Jaga kekompakan, jaga keselamatan dan utamakan kepentingan masyarakat,” pesan Kapolres.‎‎

Melalui kesiapan dan sinergi lintas sektor tersebut, Polres Pidie berkomitmen untuk terus hadir bersama masyarakat dalam upaya mencegah karhutla sejak dini, merespons setiap kejadian dengan cepat, serta menjaga lingkungan dan keselamatan masyarakat Kabupaten Pidie.