Wagub Aceh Puji Kinerja Tim PPHD dalam Melayani Jamaah Haji di Tanah Suci

Banda Aceh ( Inforakyataceh ) Wakil Gubernur Aceh, Fadhlullah, menerima silaturahmi Tim Panitia Penyelenggara Haji Daerah (PPHD) Aceh di Meuligoe Wakil Gubernur Aceh, Selasa (21/7/2026).

Pertemuan tersebut menjadi momentum mempererat silaturahmi sekaligus bentuk apresiasi Pemerintah Aceh kepada para petugas yang telah melayani jamaah haji Aceh selama berada di Tanah Suci.Wakil Gubernur menyampaikan terima kasih kepada seluruh Tim PPHD Aceh yang telah mengemban amanah dengan penuh dedikasi dan tanggung jawab.

Menurutnya, kerja keras dan kekompakan para petugas menjadi salah satu faktor penting sehingga jamaah haji Aceh dapat menunaikan seluruh rangkaian ibadah dengan baik dan lancar. “Atas nama Pemerintah Aceh, saya mengucapkan terima kasih kepada seluruh Tim PPHD Aceh yang telah memberikan pelayanan terbaik kepada jamaah haji selama berada di Tanah Suci.

Alhamdulillah, jamaah haji Aceh dapat menjalankan seluruh rangkaian ibadah haji dengan baik. Terima kasih juga atas kehadiran Bapak dan Ibu pada pagi ini untuk kembali mempererat silaturahmi,” ujar Fadhlullah.Wakil Gubernur berharap semangat pengabdian dan kebersamaan yang telah ditunjukkan Tim PPHD Aceh terus dipertahankan.

Pemerintah Aceh akan terus mendukung peningkatan kualitas pelayanan agar jamaah haji Aceh memperoleh layanan yang semakin baik pada musim haji mendatang.Mewakili Tim PPHD Aceh, Tgk. H. Muhammad Yunus, S.H. (Abon Yunus), menyampaikan terima kasih kepada Wakil Gubernur dan Pemerintah Aceh atas dukungan yang diberikan sejak proses seleksi petugas, pembekalan, pelaksanaan tugas di Tanah Suci, hingga seluruh tim kembali ke Aceh.

Menurut Abon Yunus, dukungan tersebut menjadi motivasi bagi seluruh petugas untuk memberikan pelayanan terbaik kepada para tamu Allah.

Ia berharap sinergi antara Pemerintah Aceh dan Tim PPHD terus diperkuat sehingga pelayanan kepada jamaah haji Aceh pada musim-musim haji berikutnya semakin profesional dan maksimal.Silaturahmi tersebut juga dihadiri Drs. Tgk. H. M. Daud Hasbi, M.Ag. (Abi Daud Hasbi) serta Tgk. H. Yazid Al-Yusufi (Abon Yazid), Pimpinan Dayah Madinatuddiniyah Darul Ulumuddin (MADU) Babah Lhung, Kecamatan Blangpidie, Kabupaten Aceh Barat Daya.

Dalam kesempatan tersebut, Abon Yazid memimpin doa sebagai penutup rangkaian silaturahmi.Turut hadir dalam kegiatan tersebut Wakil Wali Kota Banda Aceh, Afdhal Khalilullah, yang juga merupakan jamaah haji Kloter Banda Aceh, Kepala Biro Keistimewaan dan Kesejahteraan Rakyat (Isra) Setda Aceh, Dr. Yusrizal, Kepala Biro Administrasi Pimpinan Setda Aceh, Akkar Arafat, S.STP., M.Si., serta seluruh anggota Tim PPHD Aceh.

Silaturahmi tersebut menjadi wujud komitmen Pemerintah Aceh dalam memperkuat sinergi dengan seluruh unsur penyelenggara haji. Dengan kolaborasi yang semakin baik, Pemerintah Aceh berharap kualitas pelayanan kepada jamaah haji Aceh terus meningkat sehingga para tamu Allah dapat menunaikan ibadah dengan aman, nyaman, khusyuk, dan memperoleh pelayanan terbaik pada setiap musim haji.

Kapolda Aceh Terima Audiensi Pengurus Daerah PP Polri Aceh, Perkuat Sinergi dan Silaturahmi

Banda Aceh ( Inforakyataceh ) Kapolda Aceh, Irjen Pol. Ruddi Setiawan, S.I.K., S.H., M.K., menerima audiensi Pengurus Daerah Persatuan Purnawirawan (PP) Polri Aceh di Ruang Kerja Kapolda Aceh, Mapolda Aceh, Senin (20/7/2026).

Dalam pertemuan tersebut, Kapolda Aceh didampingi Wakapolda Aceh Brigjen Pol. Ari Wahyu Widodo, S.I.K., Karo SDM Polda Aceh, serta Kabid Humas Polda Aceh Sementara itu, rombongan Pengurus Daerah PP Polri Aceh dipimpin oleh Kombes Pol. (Purn.) Ridwan Usman bersama para pengurus, yakni AKBP (Purn.) Nazaruddin, AKBP (Purn.) Masik, AKBP (Purn.) Muliyadi, dan AKBP (Purn.) Sulaiman.

Kabid Humas Polda Aceh Kombes Pol. Joko Krisdiyanto, S. I. K, menjelaskan bahwa audiensi tersebut dilaksanakan dalam rangka mempererat silaturahmi sekaligus memperkuat hubungan kelembagaan antara Polda Aceh dengan Pengurus Daerah PP Polri Aceh.”Pertemuan ini menjadi momentum untuk memperkuat sinergi dan komunikasi antara Polda Aceh dengan para purnawirawan Polri yang telah memberikan pengabdian terbaiknya kepada institusi. Dukungan dan pengalaman para purnawirawan sangat bernilai dalam mendukung pelaksanaan tugas-tugas kepolisian,” ujar Joko.

Ia menambahkan, melalui audiensi tersebut kedua belah pihak berkomitmen untuk terus membangun kerja sama yang harmonis dalam mendukung terwujudnya situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) yang aman, damai, dan kondusif di seluruh wilayah Aceh.”Sinergi yang terjalin antara Polda Aceh dan PP Polri Daerah Aceh diharapkan semakin kuat, sehingga dapat memberikan kontribusi positif dalam menjaga stabilitas keamanan serta mendukung pelaksanaan tugas-tugas Kepolisian di Aceh,” pungkasnya.

Lantik 22 Kepala Sekolah dan Dua Pejabat Pengawas Sekolah, Illiza Dorong Penguatan Pendidikan Berkarakter

Banda Aceh ( Inforakyataceh ) Wali Kota Banda Aceh Illiza Sa’aduddin Djamal melantik dan mengambil sumpah jabatan 22 kepala sekolah serta dua pejabat pengawas sekolah di lingkungan Pemerintah Kota Banda Aceh. Prosesi pelantikan berlangsung di Aula Lantai IV Gedung Mawardy Nurdin, Balai Kota Banda Aceh, Senin (20/7/2026).

Kegiatan tersebut turut dihadiri Asisten Administrasi Umum Setda Kota Banda Aceh, Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM), serta Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kota Banda Aceh.Dalam sambutannya, wali kota mengucapkan selamat kepada seluruh kepala sekolah dan pejabat pengawas yang baru dilantik.

Ia juga menitipkan sejumlah pesan sederhana namun mendasar kepada para kepala sekolah.“Seorang pemimpin harus mampu membahagiakan dirinya terlebih dahulu agar dapat menghadirkan suasana yang nyaman dan menyenangkan bagi peserta didik maupun warga sekolah,” ucap Illiza.

Khusus kepada para kepala sekolah jenjang taman kanak-kanak, ia menekankan pentingnya membentuk karakter anak sejak usia dini. “Selama ini kita hanya sekadar menyelesaikan tugas sehingga karakter sulit terbentuk, bangunlah hubungan emosional yang baik dengan peserta didik,” tambahnya.

Kata Illiza, pendidikan karakter membutuhkan keteladanan, kepedulian, serta komitmen yang kuat dari seluruh warga sekolah. Karena itu, tanggung jawab sebagai kepala sekolah harus ditempatkan sebagai prioritas utama dalam menjalankan amanah.

Ia juga mendorong sekolah memperluas proses pembelajaran di luar ruang kelas melalui kolaborasi dengan berbagai pihak, sehingga peserta didik dapat mengembangkan kemampuan sosial dan soft skill.Di akhir sambutannya, wali kota berharap para kepala sekolah dan pejabat pengawas yang baru dilantik mampu membawa perubahan besar bagi dunia pendidikan di Banda Aceh yang mampu melahirkan generasi yang terdidik dengan baik dan berkarakter. (Zie)

Wawalko Afdhal: Pembangunan Banda Aceh Dimulai dari Pembangunan Karakter Generasi Muda

BANDA ACEH (Inforakyataceh) – Wakil Wali Kota Banda Aceh, Afdhal Khalilullah, menegaskan bahwa pembangunan Kota Banda Aceh tidak hanya berfokus pada pembangunan fisik dan pertumbuhan ekonomi, tetapi harus diawali dengan pembangunan kualitas sumber daya manusia melalui pembinaan karakter generasi muda.

Hal tersebut disampaikan Afdhal saat menjadi pembina upacara pada Perkemahan Pemusatan Latihan Kontingen Jambore Nasional XII sekaligus Pelantikan Pramuka Garuda Penggalang dan Pramuka Garuda Penegak Kwartir Cabang Gerakan Pramuka Kota Banda Aceh Tahun 2026 di SMP Negeri 6 Banda Aceh, Sabtu (18/7/2026).

Kegiatan itu turut dihadiri Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Banda Aceh Sulaiman, Ketua Harian Kwartir Cabang Gerakan Pramuka Kota Banda Aceh Khairuddin, Camat Kuta Alam, Camat Lueng Bata, para kepala sekolah, pembina Pramuka, orang tua peserta, serta tamu undangan lainnya.

Dalam amanatnya, Afdhal menyebut Gerakan Pramuka merupakan wadah penting dalam membentuk karakter, kepemimpinan, kedisiplinan, kepedulian sosial, dan semangat gotong royong. Menurutnya, kualitas generasi muda saat ini akan menentukan masa depan Kota Banda Aceh.”Kesuksesan sebuah kota tidak hanya diukur dari megahnya bangunan atau tingginya pertumbuhan ekonomi, tetapi dari kualitas manusianya. Pramuka adalah investasi terbaik dalam membangun karakter generasi muda,” ujar Afdhal.

Ia mengatakan, tantangan yang dihadapi generasi muda semakin kompleks seiring perkembangan teknologi dan derasnya arus informasi. Karena itu, diperlukan sinergi antara keluarga, sekolah, pemerintah, dan Gerakan Pramuka untuk memperkuat pembinaan karakter agar generasi muda tumbuh menjadi pribadi yang berakhlak, disiplin, dan peduli terhadap sesama.

Afdhal juga berharap anggota Pramuka tidak hanya aktif dalam kegiatan seremonial maupun perlombaan, tetapi mampu menjadi pelopor di tengah masyarakat melalui berbagai aksi sosial, kepedulian terhadap lingkungan, serta memberikan manfaat bagi masyarakat di tingkat gampong.

Menurutnya, pembangunan Banda Aceh harus dimulai dari manusianya dengan melahirkan generasi yang berakhlak, disiplin, peduli, dan siap menjadi pemimpin di masa depan.Pada kesempatan itu, ia mengajak seluruh peserta untuk senantiasa menghormati orang tua dan guru sebagai kunci keberhasilan dalam meraih masa depanIa

Ia meyakini doa dan ridha orang tua menjadi fondasi utama kesuksesan generasi muda.Selain itu, Afdhal mengajak seluruh elemen masyarakat untuk terus bersinergi mewujudkan Banda Aceh yang aman, nyaman, maju, dan sejahtera, termasuk melalui upaya meningkatkan kualitas sumber daya manusia dan menekan angka kemiskinan.

Dalam waktu dekat, Pemerintah Kota Banda Aceh akan memberangkatkan 32 Pramuka Penggalang terbaik hasil seleksi Kwartir Cabang Gerakan Pramuka Kota Banda Aceh untuk mengikuti Jambore Nasional XII di Bumi Perkemahan Cibubur pada 14 Agustus 2026, bertepatan dengan peringatan Hari Pramuka.

Kontingen tersebut merupakan perwakilan dari seluruh SMP di Banda Aceh yang dibagi dalam empat regu, masing-masing beranggotakan delapan peserta. Mereka akan didampingi empat pembina serta empat unsur Kwartir Cabang.

Menutup sambutannya, Afdhal berpesan agar seluruh peserta menjaga disiplin, kekompakan, kesehatan, serta nama baik Kota Banda Aceh selama mengikuti Jambore Nasional. Ia juga mengucapkan selamat kepada para Pramuka Garuda yang baru dilantik dan berharap mereka menjadi teladan bagi generasi muda di lingkungan masing-masing. (Riz)

Wagub Aceh Lepas 4 Pelajar Penerima Beasiswa ke Tiongkok, Disiapkan Jadi Penggerak Hilirisasi

Banda Aceh ( Inforakyataceh ) Pemerintah Aceh terus berkomitmen menyiapkan sumber daya manusia yang unggul dan berdaya saing global. Salah satunya melalui pemberian beasiswa kepada empat pelajar Aceh untuk melanjutkan pendidikan di Sichuan Vocational College of Chemical Technology, Provinsi Sichuan, Republik Rakyat Tiongkok.

Wakil Gubernur Aceh, Fadhlullah, mengatakan keberhasilan tersebut menjadi kebanggaan bagi masyarakat Aceh sekaligus investasi jangka panjang dalam menyiapkan generasi muda yang mampu menjawab tantangan pembangunan daerah.”Keberhasilan ini bukan hanya menjadi kebanggaan bagi keluarga dan sekolah, tetapi juga bagi seluruh masyarakat Aceh. Kami berharap mereka dapat menyelesaikan pendidikan dengan baik dan kembali mengabdikan ilmunya untuk daerah,” ujar Fadhlullah.

Empat pelajar penerima beasiswa tersebut adalah Enver Maula Aufasyah Putra dari SMAN 3 Banda Aceh, Maxalmina Mughayatsyah dari MAS Jeumala Amal Lueng Putu, Kabupaten Pidie Jaya, serta Muhammad Izyan Azhar dan Muhammad Badawi Fadillah dari SMKN 2 Banda Aceh.Sebelum berangkat ke Tiongkok, mereka akan mengikuti pelatihan intensif Bahasa Mandarin selama tiga bulan di Morowali, Sulawesi Tengah. Pelatihan tersebut menjadi bekal sebelum memulai perkuliahan pada September 2026.

Menurut Fadhlullah, Aceh membutuhkan generasi muda yang memiliki kompetensi global dan siap mengambil peran dalam pengembangan industri serta hilirisasi sumber daya alam di daerah.”Putra-putri Aceh jangan hanya menjadi penonton dalam proses hilirisasi. Mereka harus menjadi pelaku utama yang mampu mengelola, mengembangkan, dan mengambil peran strategis dalam pembangunan industri di daerah sendiri,” tegasnya.

Keberangkatan para penerima beasiswa dilepas oleh Kepala Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BPSDM) Aceh, Marthunis, S.T., D.E.A., di Bandara Internasional Sultan Iskandar Muda, Aceh Besar, Minggu (19/7/2026).

Marthunis berharap para penerima beasiswa memanfaatkan kesempatan tersebut dengan sebaik-baiknya, menjaga nama baik Aceh dan Indonesia, serta kembali membawa ilmu dan pengalaman untuk mendukung pembangunan daerah.Pemerintah Aceh meyakini program beasiswa ini akan melahirkan generasi muda yang unggul, berwawasan global, dan mampu menjadi penggerak pembangunan Aceh, khususnya dalam mendukung agenda industrialisasi dan hilirisasi di masa depan.

Kapolda Aceh Kunjungi Ditlantas Polda Aceh, Tekankan Peningkatan Pelayanan kepada Masyarakat

Banda Aceh ( Inforakyataceh ) Kapolda Aceh Irjen Pol. Ruddi Setiawan, S.I.K., S.H., M.H., melaksanakan kunjungan sekaligus bersilaturahmi ke Direktorat Lalu Lintas (Ditlantas) Polda Aceh yang berlokasi di Lamteumen, Banda Aceh, Kamis (16/7/2026).

Kabid Humas Polda Aceh Kombes Pol. Joko Krisdiyanto, S.I.K., mengatakan, Kapolda Aceh tiba di kantor Ditlantas Polda Aceh sekitar pukul 17.20 WIB. Kedatangannya disambut langsung oleh Dirlantas Polda Aceh Kombes Pol. Deden Supriyatna Imhar, S.I.K., M.H., di ruang kerjanya, didampingi Wadirlantas Polda Aceh AKBP Sabri, S.E., M.M., serta para pejabat utama (PJU) Ditlantas Polda Aceh.Dalam suasana penuh keakraban, Kapolda Aceh berdialog dengan Dirlantas, Wadirlantas, dan para pejabat utama Ditlantas Polda Aceh.

Pada kesempatan tersebut, Kapolda memberikan arahan agar seluruh personel terus meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat, khususnya dalam memberikan pelayanan lalu lintas yang profesional, humanis, dan berorientasi pada kepentingan publik.

Selain itu, Kapolda juga menekankan pentingnya menjaga soliditas, disiplin, dan integritas dalam pelaksanaan tugas, sehingga kehadiran Polri semakin dirasakan manfaatnya oleh masyarakat.”Kunjungan ini merupakan bagian dari silaturahmi sekaligus mempererat komunikasi antara pimpinan dan jajaran Ditlantas Polda Aceh, serta memberikan motivasi kepada personel agar terus memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat,” pungkas Kabid Humas.

Kapolda Aceh Paparkan Commander Wish sebagai Pedoman Penguatan Kinerja dan Pelayanan Kepolisian

Banda Aceh ( Inforakyataceh ) Kapolda Aceh Irjen Pol. Ruddi Setiawan, S.I.K., S.H., M.H. memaparkan Commander Wish yang akan menjadi pedoman arah kebijakan dan pelaksanaan tugas bagi seluruh personel Polda Aceh dan jajaran Polres. Penyampaian pedoman tersebut dilakukan dalam kegiatan yang berlangsung di Gedung Presisi Polda Aceh, Banda Aceh, Kamis (16/7/2026).Kegiatan diikuti oleh Wakapolda Aceh, Irwasda Polda Aceh, para pejabat utama, Kapolres/ta jajaran, serta perwakilan satuan kerja. Sementara personel Polda Aceh dan Polres di seluruh wilayah mengikuti kegiatan secara virtual.

Dalam arahannya, Kapolda Aceh menegaskan bahwa Commander Wish disusun sebagai pedoman untuk menyatukan visi, meningkatkan profesionalisme, serta memperkuat kualitas pelayanan kepolisian kepada masyarakat di seluruh wilayah Aceh.Kapolda memperkenalkan visi Polda Aceh, yaitu “Mewujudkan Kepolisian yang Presisi, Humanis, dan Berintegritas guna membangun Aceh yang Aman, Damai, dan Bermartabat untuk mendukung Indonesia Maju dalam rangka memperkuat Ketahanan Nasional.”Menurutnya, visi tersebut dibangun di atas tiga nilai utama, yakni Presisi, Humanis, dan Integritas.

Ketiga nilai tersebut diharapkan menjadi landasan setiap personel dalam memberikan perlindungan, pengayoman, pelayanan kepada masyarakat, serta penegakan hukum yang profesional dan berkeadilan.

Untuk mewujudkan visi tersebut, Kapolda menetapkan 10 Commander Wish yang menjadi fokus pelaksanaan tugas seluruh jajaran, meliputi pembentukan karakter personel yang religius, penegakan hukum yang profesional dan berkeadilan, pemberantasan narkoba, penguatan toleransi dan kebhinekaan, peningkatan kemampuan menghadapi berbagai bentuk kejahatan, penguatan kemitraan dengan masyarakat, peningkatan kualitas pelayanan publik, penguatan komunikasi publik, reformasi internal, serta peningkatan kesiapsiagaan menghadapi bencana alam dan kebakaran hutan dan lahan.Kapolda juga menekankan pentingnya kehadiran anggota Polri di tengah masyarakat sebagai wujud pelayanan yang nyata.

Menurutnya, kehadiran personel di lapangan akan semakin memperkuat rasa aman, mempererat hubungan dengan masyarakat, sekaligus meningkatkan kepercayaan publik terhadap Polri.Selain itu, Kapolda mengajak seluruh personel untuk terus meningkatkan kompetensi dan kualitas diri agar mampu menjawab tantangan tugas yang semakin kompleks serta memberikan pelayanan yang semakin profesional kepada masyarakat.

Mengakhiri arahannya, Kapolda mengajak seluruh jajaran menjadikan Commander Wish sebagai komitmen bersama dalam pelaksanaan tugas sehari-hari.”Dengan semangat kebersamaan, integritas, dan profesionalisme, saya yakin Polda Aceh akan semakin mampu memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat serta mewujudkan Polri yang Presisi, tegas, adil, dan bermartabat,” ujar Kapolda.

Wagub Aceh Minta Baitul Mal Kelola Zakat dan Sedekah Secara Transparan agar Dipercaya Masyarakat

Banda Aceh ( Inforakyataceh ) Wakil Gubernur Aceh Fadhlullah atau yang akrab disapa Dek Fadh mengingatkan pentingnya transparansi dalam pengelolaan zakat, infak, sedekah, dan wakaf oleh Baitul Mal. Menurutnya, kepercayaan masyarakat menjadi kunci utama untuk meningkatkan penghimpunan dana umat di Aceh.

Hal tersebut disampaikan Wagub Aceh saat membuka Rapat Koordinasi (Rakor) Baitul Mal se-Aceh di Aula Hotel Rasamala, Banda Aceh, Rabu (15/7/2026). Kegiatan itu dihadiri seluruh komisioner Baitul Mal kabupaten dan kota se-Aceh.

“Dalam pengelolaan zakat, sedekah dan wakaf, transparansi adalah hal yang paling penting. Insya Allah kalau transparan, rakyat pasti percaya kepada Baitul Mal. Ini salah satu kuncinya,” kata Dek Fadh.

Ia menegaskan, Baitul Mal merupakan salah satu lembaga yang lahir dari amanat perdamaian Aceh melalui MoU Helsinki sehingga harus mampu menunjukkan tata kelola yang baik dan profesional.

Dek Fadh mencontohkan pengelolaan Wakaf Baitul Asyi di Arab Saudi yang hingga kini tetap konsisten menyalurkan manfaat wakaf untuk masyarakat Aceh sesuai dengan ikrar wakaf yang telah ditetapkan.

“Walaupun pernah ada keinginan agar hasil wakaf itu bisa dialihkan untuk seluruh masyarakat Indonesia, tetapi tidak bisa karena dalam ikrar wakaf sudah sangat jelas diperuntukkan bagi masyarakat Aceh. Nazirnya tetap teguh menjalankan amanah tersebut,” ujarnya.

Selain menekankan transparansi, Wagub juga mengungkapkan Pemerintah Aceh telah mengusulkan ketentuan mengenai zakat sebagai pengurang pajak dalam revisi Undang-Undang Pemerintahan Aceh (UUPA). Usulan itu diharapkan dapat mendorong lebih banyak perusahaan di Aceh menunaikan kewajiban zakat melalui Baitul Mal.

“Insya Allah usulan ini disetujui. Jika zakat menjadi pengurang pajak, otomatis akan meningkatkan pendapatan Baitul Mal sehingga manfaatnya juga semakin besar untuk masyarakat,” katanya.

Sementara itu, Ketua Baitul Mal Aceh, Tgk. Muhammad Yunus mengatakan Rakor Baitul Mal se-Aceh digelar untuk memperkuat komunikasi dan kerja sama antara Baitul Mal Aceh dengan Baitul Mal kabupaten dan kota.

Ia mengakui berbagai tantangan yang dihadapi Baitul Mal di seluruh Aceh relatif sama, salah satunya belum optimalnya dukungan dari para pemangku kebijakan di daerah.

“Masalah yang kita hadapi hampir sama. Bila tidak ada dorongan dari pimpinan daerah, maka program-program Baitul Mal tidak dapat berjalan secara optimal,” ujarnya.

Muhammad Yunus menyebutkan, hingga saat ini sumber pendapatan Baitul Mal masih didominasi oleh zakat profesi yang berasal dari pemotongan gaji aparatur sipil negara (ASN). Karena itu, pihaknya berharap Pemerintah Aceh dapat mendorong perusahaan-perusahaan yang beroperasi di Aceh untuk menyalurkan zakat melalui Baitul Mal.

“Kami berharap Pak Wagub dapat memanggil perusahaan-perusahaan yang ada di Aceh agar membayarkan zakatnya melalui Baitul Mal. Potensinya sangat besar untuk membantu masyarakat yang membutuhkan,” katanya.

Rakor tersebut diharapkan menjadi momentum memperkuat sinergi antar-Baitul Mal di Aceh sekaligus meningkatkan tata kelola lembaga yang transparan dan akuntabel demi menumbuhkan kepercayaan publik dalam pengelolaan dana umat.

Illiza Serahkan Bantuan Rumah kepada Masyarakat Berpenghasilan Rendah

Banda Aceh – Dalam memenuhi kebutuhan perumahan bagi masyarakat berpenghasiln rendah (MBR), Wali Kota Banda Aceh Illiza Sa’aduddin Djamal kembali menyerahkan bantuan rumah layak huni kepada tiga warga dalam Kecamatan Ulee Kareng, Rabu (15/7/2026).

Adapun penerima pertama yaitu Nurmalawati warga Gampong Lamteh, kemudian Cut Asna warga Gampong Illie dan Syahrial warga Gampong Pango Deah. Pembangunan dilaksanakan melalui dana APBK yang diusulkan oleh DPRK, lalu Pemko melakukan verifikasi dan ke tiga warga tersebut memenuhi kriteria sebagai penerima bantuan.

Wali Kota Banda Aceh Illiza Sa’aduddin Djamal mengatakan bahwa untuk tahun 2026 ini ada 71 rumah yang dibangun dan diperbaiki, saat ini baru selesai 21 rumah.

“Mudah-mudahan rumah layak huni yang kita serahkan ini bisa dimanfaatkan sebaik-baiknya dan memberikan kenyamanan beribadah dan keluarga bisa lebih bahagia,” harap Illiza.

Pembangunan rumah layak huni ini juga sejalan dengan asta cita Presiden RI untuk memperbaiki kualitas keluarga.

Adapun rumah yang dibangun dengan tipe 36 dengan fasilitas dasar mecakup 2 kamar tidur, 1 kamar mandi, ruang tamu/keluarga dan dapur serta dilengkapi dengan utilitas yang memadai. (Hus)

Wali Kota Illiza Resmikan Sarana WASH Ramah Anak di SMPN 9 Banda Aceh

BANDA ACEH (Inforakyataceh) Lingkungan sekolah yang bersih, sehat, aman, dan nyaman menjadi salah satu faktor penting dalam mendukung proses belajar mengajar. Untuk mendukung hal tersebut, Wali Kota Banda Aceh, Illiza Sa’aduddin Djamal, meresmikan sekaligus menyerahkan sarana Air, Sanitasi, dan Hygiene (WASH) di SMP Negeri 9 Banda Aceh, Rabu (15/7/2026).

Sarana WASH yang dibangun tersebut dirancang aman, inklusif, serta berketahanan terhadap perubahan iklim. Fasilitas itu merupakan hasil kerja sama antara UNICEF Indonesia, Yayasan Aceh Hijau, PT Wings Indonesia, Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah, serta Pemerintah Kota Banda Aceh.

Dalam kesempatan tersebut, Illiza menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah berkontribusi dalam menghadirkan fasilitas pendukung kesehatan dan kenyamanan bagi warga sekolah.

Ia berharap pembangunan fasilitas tersebut dapat menjadi awal dari semakin banyaknya sekolah di Banda Aceh yang memiliki sarana sanitasi dan air bersih yang layak.“Semoga ini menjadi langkah awal bagi banyak sekolah di Banda Aceh untuk memiliki lingkungan belajar yang bersih, sehat, dan nyaman, demi mencetak generasi masa depan yang cerdas dan peduli terhadap lingkungan,” ujar Illiza.

Selain meresmikan fasilitas WASH, Illiza juga mengajak para siswa untuk turut berperan dalam menjaga kelestarian lingkungan. Salah satunya dengan mengurangi penggunaan plastik sekali pakai.Ia mendorong para siswa membiasakan diri membawa botol minum dari rumah sebagai bagian dari penerapan gaya hidup yang lebih ramah lingkungan.

Sementara itu, Kepala SMP Negeri 9 Banda Aceh, Nurdin, mengatakan sekolahnya mendapatkan dua fasilitas utama melalui program tersebut.Fasilitas itu meliputi pembangunan toilet yang layak dan ramah anak serta penyediaan air minum siap saji dengan menggunakan teknologi Reverse Osmosis (RO).Menurut Nurdin, keberadaan sarana tersebut sangat membantu memenuhi kebutuhan dasar siswa maupun tenaga pendidik di lingkungan sekolah.

Ia menyebutkan, fasilitas air bersih dan sanitasi yang layak selama ini menjadi salah satu kebutuhan penting dalam menciptakan lingkungan pendidikan yang sehat dan mendukung aktivitas belajar mengajar.Dengan adanya fasilitas WASH tersebut, SMP Negeri 9 Banda Aceh diharapkan dapat menjadi salah satu contoh penerapan sarana sanitasi dan air bersih yang aman, inklusif, serta ramah lingkungan di lingkungan sekolah.(TM)