Dukung Program Pemerintah, Kinerja BSI Solid Awal 2026

Jakarta ( Inforakyataceh ) 26 Maret 2026 Kinerja PT Bank Syariah Indonesia (Persero) Tbk (BSI) menunjukkan kinerja solid pada awal 2026. Langkah Perseroan mengakselerasi digital, memperluas layanan bisnis emas, memperkuat segmen konsumer serta fokus pada dukungan terhadap program Pemerintah pada sektor produktif dan UMKM terbukti efektif dalam menjaga tren pertumbuhan kinerja Perseroan yang positif dan berkelanjutan.

BSI terus memperkuat komitmen dukungan terhadap program Astacita Pemerintah terutama penyaluran pembiayaan segmen ritel untuk mengakserasi pertumbuhan ekonomi nasional.

Melalui dukungan pembiayaan ekosistem MBG melalui penyediaan SPPG, penyaluran pembiayaan mikro, SME maupun KUR Syariah. Langkah ini terbukti efektif, tercermin dari rasio keuangan BSI solid serta fungsi intermediasi yang baik antara dana pihak ketiga dan pembiayaan.

Secara umum, kinerja BSI (unaudited) per Februari 2026 menunjukkan pertumbuhan yang solid di berbagai indikator utama. Pembiayaan tumbuh 14,32% menjadi Rp323 triliun secara YoY, dengan kontribusi terbesar berasal dari segmen konsumer, khususnya bisnis emas.

Selain itu, pertumbuhan pembiayaan juga diperkuat melalui kontribusi pembiayaan ritel termasuk UMKM mencapai Rp52,43 triliun naik 6,10% (YoY).

Perseroan berkomitmen kuat mendukung UMKM naik kelas mulai dari pendampingan, pelatihan, pembiayaan, business matching hingga penyediaan layanan BSI UMKM Center.Pertumbuhan pembiayaan juga ditopang dari strategi Perseroan dalam memperkuat diferensiasi melalui bisnis bulion bank yang menjadi salah satu keunggulan BSI.

Sejak memperoleh izin bulion bank, bisnis emas BSI menunjukkan pertumbuhan signifikan dan menjadi salah satu pendorong utama kinerja Perseroan.

Kinerja ini turut diperkuat oleh peningkatan kelolaan emas yang telah mencapai sekitar 22,5 ton serta basis nasabah yang terus berkembang hingga 23 juta dalam empat tahun terakhir.

Dari sisi profitabilitas, BSI juga mencatat laba sebesar Rp1,36 triliun, tumbuh sekitar 17% (YoY), melanjutkan tren pertumbuhan berkelanjutan dalam beberapa tahun terakhir.  

Di sisi lain, pendapatan berbasis komisi (fee based income) meningkat menjadi Rp1,47 triliun, atau tumbuh 30% (YoY). Kontributor utama pertumbuhan FBI berasal dari layanan bank emas yang mencatat lonjakan tertinggi sebesar 136,55% menjadi Rp463 miliar.

Selain itu, kinerja FBI juga didukung oleh bisnis treasury dan layanan e-channel, mencerminkan efektivitas strategi digitalisasi dan diversifikasi layanan BSI. Hingga Februari 2026, jumlah pengguna superapps BYOND by BSI mencapai 6,3 juta dengan jumlah transaksi mencapai 125,4 juta transaksi.  Dari sisi intermediasi, Dana Pihak Ketiga (DPK) tumbuh 14,76% (YoY) menjadi Rp366 triliun.

Pertumbuhan ini didorong oleh peningkatan tabungan sebesar 16,06% (YoY) menjadi Rp154 triliun, yang mencerminkan semakin tingginya kepercayaan masyarakat terhadap layanan perbankan syariah.

Likuiditas Perseroan tetap terjaga dengan Financing to Deposit Ratio (FDR) di level 88,20%. Sementara itu, kontribusi fee based income terhadap total pendapatan juga semakin meningkat, tercermin dari kenaikan fee based ratio menjadi 24,59% secara tahunan. 

Kinerja ini menegaskan keberhasilan strategi BSI dalam memperkuat struktur pendapatan yang lebih seimbang antara margin dan fee based, sekaligus meningkatkan ketahanan bisnis di tengah dinamika industri keuangan.

Sejalan dengan itu, Perseroan optimistis dapat menjaga pertumbuhan yang sehat dan berkelanjutan sepanjang 2026, didukung oleh penguatan ekosistem syariah, transformasi digital, serta pengembangan bisnis emas sebagai salah satu pilar utama pertumbuhan.

*BSI Dukung Program Astacita Pemerintah*Selain bullion bank dan penempatan dana SAL, BSI juga berkontribusi pada program Makan Bergizi Gratis (MBG) melalui penyediaan layanan 1520 virtual account Mitra BGN dan pembiayaan pembangunan Dapur SPPG MBG mencapai Rp194,50 Miliar untuk 145 dapur.

BSI juga turut mendukung aspirasi pemerintah mewujudkan sekitar 80.000 koperasi KDMP. Selain itu YtD Februari 2026, BSI telah melakukan penyaluran pembiayaan KUR sebesar Rp1,65 Triliun. BSI juga mendukung Program 3 Juta Rumah FLPP (rumah subsidi) secara YtD Februari 2026 sebesar Rp94,82 Miliar dengan jumlah 582 unit rumah dan penyaluran KPP secara YtD Februari 2026 sebesar Rp259 Miliar.

Apresiasi Kinerja Polda Aceh, Dek Gam: Pengamanan Mudik hingga Penanganan Bencana Berjalan Optimal

Banda Aceh ( Inforakyataceh ) Ketua Mahkamah Kehormatan Dewan sekaligus Anggota Komisi III DPR RI, H. Nazarudin atau yang dikenal Dek Gam menyampaikan apresiasi tinggi kepada Polda Aceh beserta seluruh jajaran atas kinerja mereka dalam menjaga keamanan dan ketertiban di Aceh.Menurut Dek Gam, pengamanan arus mudik tahun ini berjalan dengan sangat baik.

Hal tersebut terlihat dari menurunnya angka kecelakaan lalu lintas serta meningkatnya tingkat kepuasan masyarakat. Ia menilai keberhasilan ini sangat berarti, mengingat Aceh sebelumnya sempat dilanda bencana.

“Alhamdulillah, secara umum situasi tetap aman dan kondusif. Arus lalu lintas, termasuk di kawasan Jembatan Kutablang dan wilayah terdampak banjir, terpantau lancar. Masyarakat dapat menjalankan aktivitas mudik serta merayakan Lebaran dengan aman dan nyaman,” ujar Dek Gam, Selasa, 24 Maret 2026.Sebagai perwakilan masyarakat Aceh di DPR RI, Dek Gam mengaku bangga atas dedikasi seluruh personel di lapangan.

Ia menegaskan bahwa kerja keras aparat kepolisian telah memberikan rasa aman dan kebahagiaan bagi masyarakat dalam merayakan Hari Raya.

“Berkat upaya tersebut, suasana Lebaran di Aceh benar-benar dapat dirasakan oleh seluruh lapisan masyarakat dengan penuh rasa aman,” tambahnya.

Di akhir pernyataannya, Dek Gam kembali menyampaikan penghargaan kepada Kapolda Aceh dan seluruh jajaran atas kinerja yang dinilai luar biasa dalam menangani berbagai situasi, mulai dari bencana hingga pengamanan arus mudik.

Tinjau Pospam Ops Ketupat Seulawah Ulee Lheue, Kapolda Aceh Pastikan Arus Balik Lebaran Lancar dan Masyarakat Terlayani dengan Baik

Banda Aceh ( Inforakyataceh ) Kapolda Aceh Irjen Pol. Drs. Marzuki Ali Basyah, M. M, memastikan arus mudik dan arus balik pasca-Lebaran berjalan aman dan lancar serta masyarakat mendapatkan pelayanan terbaik.

Hal itu disampaikannya saat meninjau Pos Pengamanan Operasi Ketupat Seulawah 2026 di Pelabuhan Ulee Lheue, Kota Banda Aceh, Selasa, 24 Maret 2026.

Dalam peninjauan tersebut, jenderal asal Tangse itu ingin memastikan kesiapan personel serta optimalisasi pelayanan kepada masyarakat, khususnya yang akan menyeberang ke Sabang melalui Pelabuhan Ulee Lheue, dalam momentum arus mudik-balik dan libur Lebaran.

Ia juga menekankan pentingnya sinergi antara aparat keamanan, pemerintah daerah, serta seluruh pemangku kepentingan, termasuk otoritas pelabuhan, dalam memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat, terutama pada arus balik pasca-Lebaran, termasuk pelayanan bagi masyarakat yang akan berwisata ke Sabang.

“Yang paling penting adalah memastikan arus balik lancar dan aman serta masyarakat terlayani dengan baik, termasuk bagi masyarakat yang akan berwisata ke Sabang dalam momentum lebaran ini,” ujar abituren Akabri 1991 itu.

Kapolda Aceh juga mengingatkan potensi lonjakan wisatawan ke Sabang pasca-Lebaran yang kerap terjadi secara tiba-tiba. Menurutnya, kondisi tersebut perlu diantisipasi agar tidak menimbulkan kendala di lapangan, seperti keterbatasan transportasi maupun akomodasi.

“Kita juga perlu mengantisipasi agar tidak terjadi chaos akibat lonjakan wisatawan. Jangan sampai masyarakat sudah sampai di sana, tetapi tidak mendapatkan kendaraan atau penginapan. Hal seperti ini bisa menimbulkan masalah di lapangan,” katanya.

Ia juga mengimbau masyarakat yang akan berlibur ke Sabang untuk mempersiapkan perjalanan dengan matang, termasuk memastikan ketersediaan tiket penyeberangan dan tempat penginapan sebelum berangkat.

Masyarakat juga dapat menghubungi call center 110 yang siap melayani 24 jam secara gratis. Ini adalah jalur cepat bagi masyarakat untuk melaporkan setiap bentuk kejadian atau gangguan kamtibmas yang membutuhkan penanganan segera.

“Akomodasi dan transportasi ke Sabang sangat terbatas. Untuk itu, kami mengimbau masyarakat agar memastikan semuanya terlebih dahulu, minimal sehari sebelum keberangkatan. Jangan langsung berangkat tanpa persiapan karena dapat membebani diri sendiri. Kami akan terus melakukan pemantauan, termasuk rencana kunjungan lanjutan ke Sabang untuk meyakinkan masyarakat serta memastikan seluruh pelayanan berjalan optimal,” tuturnya.

Kapolda Aceh juga berharap seluruh rangkaian pengamanan dan pelayanan selama masa mudik dan arus balik Lebaran dapat berjalan aman dan lancar, sehingga masyarakat dapat merasakan perjalanan yang nyaman dan tertib.

Arus Mudik di Bandara Soekarno-Hatta lancar, Polri Pastikan Pelayanan Optimal bagi Masyarakat

Jakarta ( Inforakyataceh )Kasatgas Humas Operasi Ketupat 2026 bersama jajaran melaksanakan peninjauan langsung arus mudik di Bandara Internasional Soekarno-Hatta, Kamis (19/3/2026).

Peninjauan dilakukan di Terminal 1, 2, dan 3 guna memastikan kelancaran operasional serta kualitas pelayanan kepada masyarakat.

Kegiatan tersebut dihadiri oleh Brigjen Pol Tjahyono Saputro selaku Karo PID Divhumas Polri yang dalam hal ini Kasatgas Humas Ops Ketupat 2026,.

Didampingi Brigjen Pol M. Ngajib, Direktur Samapta Korsabhara Baharkam Polri dalam hal ini selaku Kasatgas Preventif Ops Ketupat 2026 dan Kapolresta Bandara Soekarno-Hatta Kombes Pol Wisnu Wardana.

Dalam peninjauan tersebut, rombongan mengecek langsung kondisi arus penumpang di masing-masing terminal, sekaligus memastikan kesiapan personel dalam memberikan pelayanan dan pengamanan selama periode mudik. Selain itu, jajaran juga meninjau posko pelayanan yang tersedia di tiap terminal.

Petugas turut memastikan bahwa fasilitas pendukung di posko sangat baik berjalan optimal, termasuk sistem pusat data yang mampu menyajikan informasi secara cepat dan akurat guna mendukung pengambilan keputusan di lapangan.

Hal ini menjadi bagian penting dalam menjaga kelancaran arus mudik serta meningkatkan respons terhadap potensi gangguan.

Tidak hanya itu, rombongan juga berinteraksi langsung dengan para penumpang untuk menyerap aspirasi serta memastikan bahwa pelayanan yang diberikan oleh petugas, baik dari Kepolisian maupun stakeholder terkait, berjalan dengan baik dan dirasakan langsung manfaatnya oleh masyarakat.

Brigjen Pol Tjahyono Saputro menyampaikan bahwa secara umum kondisi arus mudik di Bandara Soekarno-Hatta berjalan lancar dan terkendali.

“Alhamdulillah, dari hasil pemantauan kami di Terminal 1, 2, dan 3, arus mudik berjalan dengan baik. Tercatat sekitar 191 ribu penumpang telah diberangkatkan melalui kurang lebih 1.200 penerbangan.

Pelayanan yang diberikan petugas juga sudah cukup optimal sehingga masyarakat dapat terlayani dengan baik,” ujarnya.

Ia juga mengapresiasi berbagai inovasi layanan yang dihadirkan, termasuk dukungan mobil antar terminal bagi penumpang yang membutuhkan.

“Ini menjadi bentuk pelayanan tambahan yang sangat membantu masyarakat, khususnya bagi penumpang yang harus berpindah terminal. Kami melihat ini mendapat respons positif dari masyarakat,” tambahnya.

Polri berharap seluruh rangkaian Operasi Ketupat 2026, khususnya di sektor transportasi udara, dapat terus berjalan aman dan lancar hingga akhir masa operasi.

“Mudah-mudahan sampai dengan selesainya operasi ini, seluruh pelayanan penerbangan dapat berjalan dengan baik, sehingga masyarakat bisa melaksanakan mudik dengan aman, nyaman, dan penuh kebahagiaan bersama keluarga,” tutupnya.*Mudik Aman, Keluarga Bahagia*

Kapolda Aceh Tinjau Progres Huntap dan Rencanakan Berlebaran di Aceh Tamiang

Aceh Tamiang ( Inforakyataceh ) Kapolda Aceh Irjen Pol. Drs. Marzuki Ali Basyah, M.M., meninjau langsung progres pembangunan hunian tetap (huntap) yang dibangun oleh Polri di Dusun Kelapa Sari, Desa Simpang Kanan, Kecamatan Kejuruan Muda, Kabupaten Aceh Tamiang, Kamis (19/3/2026).

Dalam kunjungan tersebut, Kapolda didampingi sejumlah Pejabat Utama (PJU) Polda Aceh, di antaranya Karo Ops, Dirlantas, Dirintelkam, dan Kabid Propam.Peninjauan ini dilakukan guna memastikan pembangunan berjalan sesuai rencana.

Proyek huntap tersebut mencakup total 150 unit rumah, yang terdiri atas 50 unit rumah berbahan kayu, 50 unit rumah tipe RUSPIN, serta 50 unit rumah berbahan precast.

Kapolda Aceh menyampaikan bahwa secara umum progres pembangunan menunjukkan perkembangan yang positif dan berjalan lancar.

Ia berharap seluruh tahapan pembangunan dapat diselesaikan tepat waktu agar segera dapat dimanfaatkan oleh personel yang membutuhkan.

“Alhamdulillah, progres pembangunan berjalan dengan baik. Kami berharap seluruh pekerjaan dapat rampung sesuai target sehingga fasilitas ini bisa segera digunakan,” ujar Kapolda.

Selain meninjau pembangunan, Kapolda juga mengungkapkan rencananya untuk merayakan Hari Raya Idulfitri tahun ini di Kabupaten Aceh Tamiang.

Hal tersebut dilakukan sebagai bentuk kedekatan Polri dengan masyarakat, khususnya di wilayah yang menjadi fokus pembangunan.

Ia menegaskan komitmen Polda Aceh dalam memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat, terutama menjelang perayaan Idulfitri.

Kapolda memastikan kesiapan pengamanan serta pelayanan publik, termasuk dukungan terhadap kelancaran arus transportasi dan pelaksanaan ibadah Salat Idulfitri.

“Kami memastikan pelaksanaan Idulfitri tahun ini dapat berlangsung aman dan tertib.

Kami juga siap memberikan pelayanan maksimal kepada masyarakat, baik dalam hal pengamanan, transportasi, maupun pelaksanaan Salat Idulfitri,” tambahnya.

Dengan adanya peninjauan ini, diharapkan pembangunan hunian tetap Polri dapat segera rampung dan memberikan manfaat optimal bagi personel.

Selain itu, langkah ini juga menjadi bagian dari upaya memperkuat kesiapan Polda Aceh dalam menjaga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) agar tetap kondusif selama perayaan Idulfitri.

BSI Aceh Tetap Beroperasi pada Libur Panjang Idul Fitri 1447 H, 22 Outlet Siap Layani Nasabah pada tanggal 18, 19, 23, dan 24 Maret 2026*

Banda Aceh ( Inforakyataceh ) Dalam rangka memberikan pelayanan optimal kepada masyarakat pada momen libur panjang Idul Fitri 1447 H, Bank Syariah Indonesia (BSI) Regional Aceh memastikan tetap membuka layanan operasional terbatas di sejumlah outlet.

Sebanyak 22 outlet BSI di wilayah Aceh akan tetap beroperasi guna melayani kebutuhan transaksi nasabah pada tanggal 18, 19, 23, dan 24 Maret 2026.

Langkah ini merupakan bentuk komitmen BSI dalam menjaga kenyamanan serta kemudahan akses layanan perbankan bagi masyarakat, khususnya di tengah meningkatnya aktivitas keuangan selama periode Hari Raya.

Regional CEO BSI Aceh, Imsak Ramadhan, mengatakan bahwa kehadiran layanan operasional terbatas ini merupakan bagian dari komitmen BSI dalam memberikan pelayanan terbaik kepada nasabah di setiap momen penting, termasuk Hari Raya Idul Fitri.

“Kami ingin memastikan kebutuhan transaksi masyarakat tetap terpenuhi dengan baik selama libur Idul Fitri. BSI akan terus hadir memberikan layanan yang optimal, baik melalui jaringan kantor maupun layanan digital,” ujarnya.

Ia juga menambahkan bahwa BSI tidak hanya berfokus pada layanan finansial, tetapi juga terus berupaya memberikan nilai tambah secara spiritual dan sosial bagi masyarakat.

Selain layanan di kantor cabang, BSI juga mengimbau nasabah untuk memanfaatkan layanan digital melalui BSI Mobile guna mendukung kemudahan transaksi yang aman dan praktis, kapan saja dan di mana saja.

Di sisi lain, BSI juga mengingatkan nasabah untuk selalu waspada terhadap berbagai modus penipuan yang marak terjadi, terutama selama periode libur panjang.

Nasabah diimbau untuk tidak memberikan data pribadi, PIN, password, maupun kode OTP kepada pihak mana pun, serta memastikan hanya mengakses layanan melalui kanal resmi BSI. Call Center 14040; Whatsapp 0815-8411-4040 atau klik www.bankbsi.co.id.

Dengan semangat melayani, BSI hadir sebagai sahabat finansial, spiritual, dan sosial bagi masyarakat, termasuk dalam momen spesial Idul Fitri.