Sekda Aceh Hadiri Promosi Doktor T.A. Khalid di Unpad, Apresiasi Putra Terbaik Aceh Raih Gelar Doktor

Bandung (Inforakyataceh) – Sekretaris Daerah (Sekda) Aceh, M. Nasir, S.IP., MPA, menghadiri Sidang Terbuka Promosi Doktor Ilmu Administrasi Bisnis Ir. H. T.A. Khalid, M.M., yang berlangsung di Gedung Pascasarjana Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIP) Universitas Padjadjaran (Unpad), Bandung, Sabtu (27/6/2026).

Kehadiran M. Nasir mewakili Pemerintah Aceh sebagai bentuk dukungan dan apresiasi atas keberhasilan salah satu putra terbaik Aceh dalam menyelesaikan pendidikan pada jenjang doktor.

Dalam kesempatan tersebut, Sekda turut didampingi sejumlah pejabat dari Satuan Kerja Perangkat Aceh (SKPA).Pada sidang terbuka tersebut, T.A. Khalid mempertahankan disertasi berjudul “Pengaruh ESG Disclosure terhadap Kinerja Keuangan Perusahaan dengan Peran Parlemen sebagai Variabel Mediasi.” Penelitian tersebut mengkaji pengaruh penerapan prinsip Environmental, Social, and Governance (ESG) terhadap kinerja keuangan perusahaan dengan menempatkan peran parlemen sebagai variabel mediasi.

Usai sidang, Sekda Aceh menyampaikan ucapan selamat kepada Dr. T.A. Khalid atas keberhasilannya meraih gelar doktor. Menurutnya, pencapaian tersebut merupakan prestasi yang membanggakan bagi Aceh sekaligus menjadi inspirasi bagi generasi muda untuk terus meningkatkan kapasitas diri melalui pendidikan tinggi.

“Keberhasilan ini menunjukkan bahwa putra-putri Aceh mampu bersaing dan berprestasi di tingkat akademik. Semoga capaian ini menjadi motivasi bagi generasi muda Aceh untuk terus belajar dan berkarya demi kemajuan daerah,” ujar M. Nasir.

Sekda berharap ilmu dan pengalaman akademik yang diperoleh Dr. T.A. Khalid dapat memberikan kontribusi nyata bagi pembangunan Aceh, khususnya dalam penguatan tata kelola pemerintahan, pengembangan dunia usaha, serta melahirkan berbagai gagasan strategis yang mampu mendorong pembangunan daerah yang berdaya saing, berkelanjutan, dan berpihak kepada kesejahteraan masyarakat.

Pemerintah Aceh, lanjut M. Nasir, terus mendorong peningkatan kualitas sumber daya manusia sebagai salah satu fondasi utama dalam mewujudkan pembangunan Aceh yang maju, mandiri, dan berkelanjutan.[]

Polres Pidie Gelar Nobar Piala Dunia 2026, Pererat Kebersamaan dengan Masyarakat

SIGLI (Inforakyataceh) – Dalam upaya mempererat hubungan antara Polri dan masyarakat, Polres Pidie menggelar kegiatan nonton bareng (nobar) pertandingan Piala Dunia FIFA 2026 melalui program “Bola Gembira” Polri di Aula Wira Satya Polres Pidie, Sabtu (20/6/2026).

Kegiatan tersebut dihadiri Wakapolres Pidie Kompol Firdaus Jufrida, S.T., M.Si, para Kabag, Kasat, perwira, personel Polres Pidie, serta sejumlah mahasiswa yang turut memeriahkan suasana nobar.Pada kesempatan itu, peserta menyaksikan pertandingan Grup D antara Turki dan Paraguay. Laga berlangsung sengit dan menarik hingga akhirnya Paraguay berhasil meraih kemenangan tipis 1-0 atas Turki.

Kapolres Pidie AKBP Jaka Mulyana, S.I.K., M.I.K., melalui Wakapolres Kompol Firdaus Jufrida mengatakan bahwa kegiatan nobar tidak hanya menjadi sarana hiburan bagi personel dan masyarakat, tetapi juga menjadi wadah untuk memperkuat silaturahmi dan kebersamaan.“Kegiatan ini menjadi momentum yang baik untuk membangun kedekatan antara Polri dan masyarakat dalam suasana yang santai dan penuh keakraban,” ujar Firdaus.

Menurutnya, suasana kekeluargaan sangat terasa selama kegiatan berlangsung. Para peserta tampak antusias mengikuti jalannya pertandingan sambil berinteraksi dan menjalin komunikasi yang lebih erat.Piala Dunia FIFA 2026 merupakan edisi ke-23 turnamen sepak bola terbesar di dunia yang berlangsung sejak 11 Juni hingga 19 Juli 2026.

Turnamen tahun ini mencatat sejarah baru karena untuk pertama kalinya digelar di tiga negara tuan rumah sekaligus, yakni Amerika Serikat, Kanada, dan Meksiko, serta diikuti oleh 48 negara peserta.

Firdaus menambahkan, Polres Pidie akan terus melakukan monitoring terhadap pelaksanaan kegiatan nobar Piala Dunia 2026 dan melaporkan setiap perkembangan situasi kepada pimpinan.

Melalui program “Bola Gembira” Polri, Polres Pidie berharap dapat terus menghadirkan kegiatan-kegiatan positif yang edukatif dan rekreatif, sekaligus memperkuat semangat kebersamaan serta kedekatan antara Polri dan masyarakat.***

Sekda Aceh Hadiri Munas PB IKASI 2026, Agus Suparmanto Kembali Pimpin Organisasi Anggar Nasional

YOGYAKARTA (Inforakyataceh) Sekretaris Daerah (Sekda) Aceh, M. Nasir, S.IP., MPA, menghadiri Musyawarah Nasional (Munas) Pengurus Besar Ikatan Anggar Seluruh Indonesia (PB IKASI) Tahun 2026 yang berlangsung di Hotel Swiss-Belboutique Yogyakarta, Sabtu (13/6/2026).

Dalam forum tersebut, M. Nasir hadir sebagai Wakil Ketua Umum I PB IKASI.Munas PB IKASI merupakan forum tertinggi organisasi yang menjadi ajang evaluasi program kerja sekaligus penyusunan arah kebijakan pembinaan olahraga anggar di Indonesia.

Kegiatan ini juga menjadi sarana konsolidasi nasional guna memperkuat sinergi antar pengurus dalam meningkatkan prestasi atlet anggar di tingkat nasional maupun internasional.Dalam sidang Munas, H. Agus Suparmanto kembali dipercaya memimpin PB IKASI sebagai Ketua Umum untuk periode berikutnya.

Mantan Menteri Perdagangan Republik Indonesia pada Kabinet Indonesia Maju tersebut terpilih kembali untuk keempat kalinya memimpin organisasi olahraga anggar nasional.M. Nasir menyampaikan bahwa keberlanjutan kepemimpinan di tubuh PB IKASI menjadi modal penting dalam menjaga kesinambungan program pembinaan atlet dan penguatan organisasi.

Menurutnya, kolaborasi yang solid antara pengurus pusat, pengurus daerah, serta seluruh pemangku kepentingan merupakan kunci dalam mencetak atlet-atlet anggar yang mampu bersaing di level internasional.“Sinergi dan konsistensi pembinaan harus terus diperkuat agar prestasi olahraga anggar Indonesia semakin meningkat dan mampu bersaing di berbagai kejuaraan dunia,” ujar M. Nasir.

Ia juga berharap hasil Munas PB IKASI Tahun 2026 dapat semakin memperkuat koordinasi antara pengurus pusat dan seluruh pengurus provinsi dalam menjalankan program pembinaan yang terarah, berkelanjutan, dan merata di seluruh daerah.Menurutnya, langkah tersebut tidak hanya akan mendorong peningkatan prestasi olahraga anggar nasional, tetapi juga membuka ruang yang lebih luas bagi pembinaan atlet muda berbakat di berbagai wilayah, termasuk Aceh.

Dengan terpilihnya kembali Agus Suparmanto sebagai Ketua Umum, PB IKASI diharapkan mampu melanjutkan berbagai program strategis yang telah berjalan serta memperkuat upaya pembinaan olahraga anggar menuju prestasi yang lebih tinggi di masa mendatang.[]

Kadisdikbud Bireuen Ngopi Bareng Wartawan, Perkuat Sinergi untuk Kemajuan Pendidikan

BIREUEN (Inforakyataceh) Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Bireuen, Dr. Muslim Cut Hasan, M.Si, menggelar silaturahmi santai bersama para wartawan di Warkop Prima, samping kantor Bireuen Post, Jumat (12/6/2026) sore.

Pertemuan yang berlangsung dalam suasana akrab dan penuh kehangatan itu dihadiri sejumlah pimpinan organisasi wartawan serta insan pers yang bertugas meliput aktivitas Pemerintah Kabupaten Bireuen. Meski berlangsung di warung kopi sederhana, diskusi yang terbangun berjalan terbuka dan produktif.

Dalam kesempatan tersebut, Muslim Cut Hasan menegaskan bahwa media memiliki peran penting sebagai mitra pemerintah dalam mengawal pembangunan, khususnya di sektor pendidikan. Menurutnya, kritik, saran, dan masukan dari wartawan sangat dibutuhkan untuk meningkatkan kualitas layanan pendidikan di Kabupaten Bireuen.

“Di tempat seperti warung kopi ini, kita bisa berdiskusi secara terbuka dan apa adanya. Kami menyadari masih ada berbagai kekurangan yang perlu diperbaiki. Karena itu, kritik dan saran dari rekan-rekan media selalu kami terima demi kemajuan pendidikan di Bireuen,” ujar Muslim.

Ia juga menyinggung kebijakan efisiensi anggaran tahun 2026 yang berdampak pada berbagai program daerah akibat berkurangnya dana Transfer ke Daerah. Namun demikian, pihaknya memastikan program prioritas pendidikan tetap berjalan dengan melakukan penyesuaian dan pengelolaan anggaran secara lebih efektif.

“Efisiensi anggaran ini justru menjadi momentum bagi kami untuk lebih cermat dalam menentukan prioritas. Anggaran yang tersedia harus benar-benar digunakan untuk kebutuhan yang mendesak dan memberikan manfaat langsung kepada masyarakat,” katanya.

Muslim berharap komunikasi yang baik antara pemerintah dan media terus terjalin, sehingga informasi terkait program pendidikan dapat tersampaikan secara akurat kepada masyarakat. Selain itu, berbagai persoalan yang muncul di lapangan juga dapat segera diketahui dan dicarikan solusi bersama.Sementara itu, para wartawan yang hadir menyambut positif pertemuan tersebut.

Mereka menilai keterbukaan pemerintah, khususnya Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Bireuen, menjadi modal penting dalam membangun kolaborasi yang sehat antara media dan pemerintah daerah.Pertemuan yang berlangsung hingga sore hari itu ditutup dengan suasana penuh keakraban, mencerminkan komitmen bersama untuk terus mendukung kemajuan dunia pendidikan di Kabupaten Bireuen.

Sekda Aceh Bertemu Delegasi Rusia, Buka Peluang Investasi di Sektor Energi hingga Pariwisata

JAKARTA ( Inforakyataceh ) Pemerintah Provinsi Aceh terus bergerak aktif dalam memacu pertumbuhan ekonomi dan menarik investasi asing ke Tanah Rencong.Langkah strategis ini terlihat dari pertemuan yang dilakukan oleh Sekretaris Daerah (Sekda) Aceh, M. Nasir, bersama perwakilan Business Council Federasi Rusia, Mikhail Kuritsyn.Pertemuan penting tersebut berlangsung di Keraton At The Plaza, Jalan MH Thamrin, Menteng, Jakarta Pusat, pada Sabtu (6/6/2026).

Dalam diskusi tersebut, kedua belah pihak secara mendalam membahas sejumlah rencana kerja sama strategis. Fokus utama dari agenda ini adalah merumuskan program-program konkret yang dapat mendongkrak roda perekonomian serta memperluas peluang investasi demi kesejahteraan masyarakat Aceh.Sekda Aceh, M. Nasir, menegaskan bahwa Aceh memiliki komitmen penuh untuk menciptakan iklim investasi yang aman dan kondusif bagi para investor global, termasuk dari Rusia.

“Pertemuan ini merupakan langkah maju untuk membuka pintu sinergi yang lebih luas. Kami membahas beberapa rencana kerja konkret. Fokus utama Pemerintah Aceh adalah memastikan setiap investasi yang masuk nantinya bisa langsung berdampak pada peningkatan ekonomi masyarakat bawah,” ujar M. Nasir seusai pertemuan.

Ia juga menambahkan bahwa Aceh memiliki potensi yang sangat melimpah, mulai dari sektor energi, infrastruktur, hingga pariwisata yang sangat terbuka untuk dikerjasamakan dengan pihak Rusia.Di sisi lain, perwakilan Business Council Federasi Rusia, Mikhail Kuritsyn, menyambut baik keterbukaan dan rencana kerja yang dipaparkan oleh Pemerintah Aceh.

Pihaknya menyatakan berkomitmen untuk menjajaki sinergi ini lebih jauh agar implementasinya bisa segera terwujud.Melalui pertemuan ini, kedua pihak sepakat untuk segera menindaklanjuti poin-poin kerja sama tersebut ke dalam langkah yang lebih teknis, sehingga realisasi investasi di Aceh dapat dipercepat.(*)

Ketua PSI Aceh Temui Kapolda, Bahas Ekonomi Rakyat hingga Kolaborasi Bangun Aceh

Banda Aceh – Ketua DPW Partai Solidaritas Indonesia (PSI) Aceh, T Rival Amiruddin, melakukan kunjungan silaturahmi dengan Kapolda Aceh, Marzuki Ali Basyah, di Polda Aceh pada Selasa (2/6/2026)kemarin.

Pertemuan tersebut berlangsung hangat dan membahas berbagai isu strategis, termasuk perekonomian masyarakat serta sinergi membangun Aceh yang lebih maju.

Dalam pertemuan itu, T Rival Amiruddin menegaskan bahwa PSI memiliki perhatian besar terhadap kondisi ekonomi masyarakat Aceh.

Menurut Rival, peningkatan kesejahteraan rakyat harus menjadi fokus bersama seluruh elemen di daerah.

“PSI sangat peduli terhadap perekonomian rakyat Aceh. Kami ingin hadir dan berkontribusi untuk mendorong kesejahteraan masyarakat melalui berbagai program dan kolaborasi yang konstruktif,” ujar Amiruddin.

Amiruddin juga menyampaikan komitmennya setelah dipercaya memimpin DPW PSI Aceh. Ia menegaskan akan merangkul seluruh elemen masyarakat tanpa membedakan latar belakang maupun pilihan politik.

“Dengan terpilihnya saya sebagai Ketua DPW PSI Aceh, saya ingin merangkul seluruh elemen masyarakat.

Tidak perlu ada kekhawatiran, saya bukan ancaman bagi siapa pun. Kita semua memiliki tujuan yang sama, yaitu membangun Aceh menjadi lebih baik,” kata Rival

Sementara itu, Kapolda Aceh, Marzuki Ali Basyah, menyampaikan ucapan selamat kepada Amiruddin atas amanah barunya sebagai Ketua DPW PSI Aceh.

Kapolda berharap kepemimpinan baru tersebut dapat membawa energi positif bagi pembangunan daerah.

Kapolda juga mengajak PSI Aceh untuk menjalin kolaborasi dan komunikasi yang baik dalam mendukung berbagai program pembangunan serta menjaga situasi yang kondusif di Aceh.

“Selamat atas terpilihnya Saudara T Rival Amiruddin sebagai Ketua DPW PSI Aceh. Mari kita berkolaborasi dan bersinergi demi kemajuan Aceh serta kesejahteraan masyarakat,” ujar Marzuki.

Pertemuan tersebut menjadi momentum awal untuk memperkuat sinergi antara unsur kepolisian dan partai politik dalam mendukung pembangunan daerah, menjaga stabilitas, serta mendorong pertumbuhan ekonomi yang berdampak langsung bagi masyarakat Aceh.

Dukung Program Pemerintah, Kinerja BSI Solid Awal 2026

Jakarta ( Inforakyataceh ) 26 Maret 2026 Kinerja PT Bank Syariah Indonesia (Persero) Tbk (BSI) menunjukkan kinerja solid pada awal 2026. Langkah Perseroan mengakselerasi digital, memperluas layanan bisnis emas, memperkuat segmen konsumer serta fokus pada dukungan terhadap program Pemerintah pada sektor produktif dan UMKM terbukti efektif dalam menjaga tren pertumbuhan kinerja Perseroan yang positif dan berkelanjutan.

BSI terus memperkuat komitmen dukungan terhadap program Astacita Pemerintah terutama penyaluran pembiayaan segmen ritel untuk mengakserasi pertumbuhan ekonomi nasional.

Melalui dukungan pembiayaan ekosistem MBG melalui penyediaan SPPG, penyaluran pembiayaan mikro, SME maupun KUR Syariah. Langkah ini terbukti efektif, tercermin dari rasio keuangan BSI solid serta fungsi intermediasi yang baik antara dana pihak ketiga dan pembiayaan.

Secara umum, kinerja BSI (unaudited) per Februari 2026 menunjukkan pertumbuhan yang solid di berbagai indikator utama. Pembiayaan tumbuh 14,32% menjadi Rp323 triliun secara YoY, dengan kontribusi terbesar berasal dari segmen konsumer, khususnya bisnis emas.

Selain itu, pertumbuhan pembiayaan juga diperkuat melalui kontribusi pembiayaan ritel termasuk UMKM mencapai Rp52,43 triliun naik 6,10% (YoY).

Perseroan berkomitmen kuat mendukung UMKM naik kelas mulai dari pendampingan, pelatihan, pembiayaan, business matching hingga penyediaan layanan BSI UMKM Center.Pertumbuhan pembiayaan juga ditopang dari strategi Perseroan dalam memperkuat diferensiasi melalui bisnis bulion bank yang menjadi salah satu keunggulan BSI.

Sejak memperoleh izin bulion bank, bisnis emas BSI menunjukkan pertumbuhan signifikan dan menjadi salah satu pendorong utama kinerja Perseroan.

Kinerja ini turut diperkuat oleh peningkatan kelolaan emas yang telah mencapai sekitar 22,5 ton serta basis nasabah yang terus berkembang hingga 23 juta dalam empat tahun terakhir.

Dari sisi profitabilitas, BSI juga mencatat laba sebesar Rp1,36 triliun, tumbuh sekitar 17% (YoY), melanjutkan tren pertumbuhan berkelanjutan dalam beberapa tahun terakhir.  

Di sisi lain, pendapatan berbasis komisi (fee based income) meningkat menjadi Rp1,47 triliun, atau tumbuh 30% (YoY). Kontributor utama pertumbuhan FBI berasal dari layanan bank emas yang mencatat lonjakan tertinggi sebesar 136,55% menjadi Rp463 miliar.

Selain itu, kinerja FBI juga didukung oleh bisnis treasury dan layanan e-channel, mencerminkan efektivitas strategi digitalisasi dan diversifikasi layanan BSI. Hingga Februari 2026, jumlah pengguna superapps BYOND by BSI mencapai 6,3 juta dengan jumlah transaksi mencapai 125,4 juta transaksi.  Dari sisi intermediasi, Dana Pihak Ketiga (DPK) tumbuh 14,76% (YoY) menjadi Rp366 triliun.

Pertumbuhan ini didorong oleh peningkatan tabungan sebesar 16,06% (YoY) menjadi Rp154 triliun, yang mencerminkan semakin tingginya kepercayaan masyarakat terhadap layanan perbankan syariah.

Likuiditas Perseroan tetap terjaga dengan Financing to Deposit Ratio (FDR) di level 88,20%. Sementara itu, kontribusi fee based income terhadap total pendapatan juga semakin meningkat, tercermin dari kenaikan fee based ratio menjadi 24,59% secara tahunan. 

Kinerja ini menegaskan keberhasilan strategi BSI dalam memperkuat struktur pendapatan yang lebih seimbang antara margin dan fee based, sekaligus meningkatkan ketahanan bisnis di tengah dinamika industri keuangan.

Sejalan dengan itu, Perseroan optimistis dapat menjaga pertumbuhan yang sehat dan berkelanjutan sepanjang 2026, didukung oleh penguatan ekosistem syariah, transformasi digital, serta pengembangan bisnis emas sebagai salah satu pilar utama pertumbuhan.

*BSI Dukung Program Astacita Pemerintah*Selain bullion bank dan penempatan dana SAL, BSI juga berkontribusi pada program Makan Bergizi Gratis (MBG) melalui penyediaan layanan 1520 virtual account Mitra BGN dan pembiayaan pembangunan Dapur SPPG MBG mencapai Rp194,50 Miliar untuk 145 dapur.

BSI juga turut mendukung aspirasi pemerintah mewujudkan sekitar 80.000 koperasi KDMP. Selain itu YtD Februari 2026, BSI telah melakukan penyaluran pembiayaan KUR sebesar Rp1,65 Triliun. BSI juga mendukung Program 3 Juta Rumah FLPP (rumah subsidi) secara YtD Februari 2026 sebesar Rp94,82 Miliar dengan jumlah 582 unit rumah dan penyaluran KPP secara YtD Februari 2026 sebesar Rp259 Miliar.

SPS Aceh Gelar Buka Puasa Bersama dan Santuni Anak Yatim

Banda Aceh  ( Aceh dalam berita ) Sabtu 14-3-2026  Serikat Perusahaan Pers (SPS) Aceh menggelar kegiatan buka puasa bersama yang dirangkaikan dengan santunan kepada anak yatim sebagai agenda rutin setiap bulan suci Ramadan. Kegiatan tersebut berlangsung di Warung Dek Gam, Lampineng, Banda Aceh,

Ketua SPS Aceh, Muktarrudin Usman, dalam sambutannya di sela-sela menunggu waktu berbuka puasa menyampaikan perkembangan organisasi SPS di Aceh yang terus menunjukkan kemajuan signifikan.

Menurutnya, dalam beberapa tahun terakhir jumlah anggota SPS Aceh mengalami peningkatan pesat. Dari sebelumnya hanya lima perusahaan pers, kini telah berkembang menjadi 34 anggota.

“Dulu anggota kita hanya lima perusahaan pers, sekarang sudah berkembang menjadi 34 anggota. Target kita ke depan tentu semakin banyak perusahaan pers yang bergabung dengan SPS,” ujar Muktarrudin.

Ia juga mengajak pimpinan perusahaan pers di Aceh yang belum bergabung agar dapat menjadi bagian dari SPS sebagai wadah berhimpun dan memperkuat industri pers di daerah.

Selain pertumbuhan jumlah anggota, Muktarrudin juga mengungkapkan sejumlah capaian yang berhasil diraih SPS Aceh dalam beberapa tahun terakhir. Menurutnya, SPS Aceh telah memperoleh pengakuan dari pengurus pusat sebagai SPS terbaik tingkat nasional pada tahun 2024 dan 2025.

“Kita juga berhasil menyelenggarakan Rapat Kerja Nasional (Rakernas) serta menjadi tuan rumah peringatan Hari Ulang Tahun SPS ke-79. Sejak SPS berdiri, baru sekali Aceh dipercaya menjadi tuan rumah agenda nasional tersebut,” ungkapnya.

Ia menambahkan, SPS Aceh juga aktif mengikuti berbagai agenda organisasi yang diselenggarakan di berbagai daerah di Indonesia. Bahkan dalam empat tahun terakhir, SPS Aceh tidak pernah absen menghadiri peringatan Hari Pers Nasional (HPN).

Selain itu, berbagai kegiatan lain juga dilaksanakan oleh SPS Aceh, seperti studi banding serta kunjungan ke sejumlah lokasi bersejarah di Aceh, salah satunya ke Radio Rimba Raya di Kabupaten Bener Meriah yang memiliki nilai sejarah penting bagi perjuangan bangsa.

Di sisi lain, pembinaan keanggotaan juga terus dilakukan dengan mendorong anggota untuk memperbaiki legalitas perusahaan pers, meningkatkan kualitas media, serta memperkuat manajemen keredaksian.
Langkah tersebut, menurut Muktarrudin, merupakan bagian dari upaya SPS Aceh dalam mewujudkan praktik jurnalisme yang profesional dan berkualitas di Aceh yang dikenal sebagai Serambi Mekkah.

Ia juga menyampaikan bahwa kegiatan buka puasa bersama ini bertujuan mempererat ukhuwah dan silaturahmi antar sesama pengelola industri pers di Aceh, sekaligus memperkuat hubungan dengan berbagai mitra.

Selain menjadi ajang silaturahmi, kegiatan tersebut juga menjadi wujud kepedulian sosial SPS Aceh melalui pemberian santunan kepada anak yatim di bulan suci Ramadan.

Dalam kegiatan buka puasa bersama itu turut hadir sejumlah pengurus SPS Aceh, pimpinan dan perwakilan media anggota SPS, serta tamu undangan lainnya. Di antara tamu yang hadir terlihat pula Humas PT Solusi Bangun Andalas (SBA), Faraby Azwany, yang ikut berbaur dalam suasana kebersamaan tersebut. (R)

SPS Aceh Gelar Buka Puasa Bersama dan Santuni Anak Yatim

Banda Aceh  ( Aceh dalam berita ) Sabtu 14-3-2026  Serikat Perusahaan Pers (SPS) Aceh menggelar kegiatan buka puasa bersama yang dirangkaikan dengan santunan kepada anak yatim sebagai agenda rutin setiap bulan suci Ramadan. Kegiatan tersebut berlangsung di Warung Dek Gam, Lampineng, Banda Aceh,

Ketua SPS Aceh, Muktarrudin Usman, dalam sambutannya di sela-sela menunggu waktu berbuka puasa menyampaikan perkembangan organisasi SPS di Aceh yang terus menunjukkan kemajuan signifikan.

Menurutnya, dalam beberapa tahun terakhir jumlah anggota SPS Aceh mengalami peningkatan pesat. Dari sebelumnya hanya lima perusahaan pers, kini telah berkembang menjadi 34 anggota.

“Dulu anggota kita hanya lima perusahaan pers, sekarang sudah berkembang menjadi 34 anggota. Target kita ke depan tentu semakin banyak perusahaan pers yang bergabung dengan SPS,” ujar Muktarrudin.

Ia juga mengajak pimpinan perusahaan pers di Aceh yang belum bergabung agar dapat menjadi bagian dari SPS sebagai wadah berhimpun dan memperkuat industri pers di daerah.

Selain pertumbuhan jumlah anggota, Muktarrudin juga mengungkapkan sejumlah capaian yang berhasil diraih SPS Aceh dalam beberapa tahun terakhir. Menurutnya, SPS Aceh telah memperoleh pengakuan dari pengurus pusat sebagai SPS terbaik tingkat nasional pada tahun 2024 dan 2025.

“Kita juga berhasil menyelenggarakan Rapat Kerja Nasional (Rakernas) serta menjadi tuan rumah peringatan Hari Ulang Tahun SPS ke-79. Sejak SPS berdiri, baru sekali Aceh dipercaya menjadi tuan rumah agenda nasional tersebut,” ungkapnya.

Ia menambahkan, SPS Aceh juga aktif mengikuti berbagai agenda organisasi yang diselenggarakan di berbagai daerah di Indonesia. Bahkan dalam empat tahun terakhir, SPS Aceh tidak pernah absen menghadiri peringatan Hari Pers Nasional (HPN).

Selain itu, berbagai kegiatan lain juga dilaksanakan oleh SPS Aceh, seperti studi banding serta kunjungan ke sejumlah lokasi bersejarah di Aceh, salah satunya ke Radio Rimba Raya di Kabupaten Bener Meriah yang memiliki nilai sejarah penting bagi perjuangan bangsa.

Di sisi lain, pembinaan keanggotaan juga terus dilakukan dengan mendorong anggota untuk memperbaiki legalitas perusahaan pers, meningkatkan kualitas media, serta memperkuat manajemen keredaksian.
Langkah tersebut, menurut Muktarrudin, merupakan bagian dari upaya SPS Aceh dalam mewujudkan praktik jurnalisme yang profesional dan berkualitas di Aceh yang dikenal sebagai Serambi Mekkah.

Ia juga menyampaikan bahwa kegiatan buka puasa bersama ini bertujuan mempererat ukhuwah dan silaturahmi antar sesama pengelola industri pers di Aceh, sekaligus memperkuat hubungan dengan berbagai mitra.

Selain menjadi ajang silaturahmi, kegiatan tersebut juga menjadi wujud kepedulian sosial SPS Aceh melalui pemberian santunan kepada anak yatim di bulan suci Ramadan.

Dalam kegiatan buka puasa bersama itu turut hadir sejumlah pengurus SPS Aceh, pimpinan dan perwakilan media anggota SPS, serta tamu undangan lainnya. Di antara tamu yang hadir terlihat pula Humas PT Solusi Bangun Andalas (SBA), Faraby Azwany, yang ikut berbaur dalam suasana kebersamaan tersebut. (R)

JMS 2026 Di Mulai, Kajati Aceh Berikan Penyuluhan Hukum Di SMAN 7
Banda Aceh  ( Aceh dalam berita ) Senin 9-2-2026 Kejaksaan Tinggi (Kejati) Aceh kembali menggelar kegiatanpenyuluhan dan penerangan hukum melalui program Jaksa Masuk Sekolah (JMS) sebagai upaya meningkatkan kesadaran hukum sejak dini di kalangan pelajar.

Pelaksanaan JMS Tahun 2026 diawali di SMA Negeri 7 Banda Aceh dengan mengusung semboyan “Kenali Hukum, Jauhi Hukuman”. Program ini bertujuan membekali pelajar tingkat SMA dengan pemahaman hukum yang komprehensif agar terhindar dari berbagai perilaku menyimpang, seperti tawuran, perundungan (bullying), penyalahgunaan narkoba, judi online, serta tindak pidana lainnya.

Dalam kegiatan tersebut, tim JMS Kejati Aceh menghadirkan Kepala Seksi Penerangan Hukum (Kasi Penkum) Kejati Aceh, Ali Rasab Lubis, S.H., bersama Verayanti Artega, S.H., M.H.

Ali Rasab Lubis memaparkan secara rinci mengenai Kejaksaan Republik Indonesia, termasuk tugas dan kewenangan jaksa sebagaimana diatur dalam UndangUndang Republik Indonesia Nomor 11 Tahun 2021 tentang Perubahan atas UndangUndang Nomor 16 Tahun 2004 tentang Kejaksaan RI. Ia menegaskan bahwa jaksa memiliki peran strategis dalam sistem peradilan pidana.

“Peran jaksa tidak semata-mata sebagai penuntut umum di persidangan, tetapi juga mengawal perkara sejak tahap penyidikan hingga pelaksanaan putusan pengadilan yang telah berkekuatan hukum tetap,” ujar Ali Rasab Lubis.

Ia menjelaskan, setelah proses penyidikan oleh kepolisian selesai, berkas perkara diserahkan kepada jaksa penuntut umum untuk diteliti secara formil dan materiil. Apabila berkas dinyatakan lengkap, jaksa menerbitkan surat P-21 dan melimpahkan perkara ke pengadilan. Namun jika belum lengkap, berkas dikembalikan kepada penyidik untuk dilengkapi sesuai petunjuk jaksa.

Dalam persidangan, jaksa bertindak mewakili negara untuk menuntut terdakwa berdasarkan alat bukti dan fakta hukum yang terungkap. Setelah putusan hakim berkekuatan hukum tetap, jaksa kembali berperan sebagai eksekutor yang melaksanakan putusan pengadilan.

Selain itu, Ali Rasab Lubis juga menjelaskan kewenangan kejaksaan di bidang lain, seperti penanganan tindak pidana korupsi, pelanggaran hak asasi manusia (HAM) berat, perdata dan tata usaha negara, serta peran kejaksaan dalam penerangan dan penyuluhan hukum kepada masyarakat.

Pada kesempatan yang sama, Verayanti Artega, S.H., M.H. menyampaikan materi mengenai bahaya judi online yang saat ini semakin marak dan menyasar generasi muda. Ia menjelaskan bahwa perjudian, termasuk yang dilakukan secara daring, merupakan perbuatan melawan hukum yang dapat menimbulkan dampak serius, baik secara psikologis, sosial, maupun ekonomi.

Verayanti menerangkan bahwa tindak pidana perjudian diatur dalam UndangUndang Nomor 1 Tahun 2023 tentang Kitab Undang-Undang Hukum Pidana (KUHP). Dalam Pasal 426, setiap orang yang menawarkan, memberi kesempatan, atau menjadikan perjudian sebagai mata pencaharian dapat dipidana penjara paling lama 9 tahun atau denda paling banyak kategori VI. Sementara dalam Pasal 427, setiap orang yang turut serta menggunakan kesempatan bermain judi tanpa izin dapat dipidana penjara paling lama 3 tahun atau denda.

Terkait perjudian berbasis internet, Verayanti menjelaskan bahwa judi online juga diatur dalam Pasal 27 ayat (2) Undang-Undang Informasi dan Transaksi Elektronik (UU ITE) yang melarang setiap orang dengan sengaja dan tanpa hak mendistribusikan, mentransmisikan, atau membuat dapat diaksesnya informasi elektronik yang memiliki muatan perjudian. Pelanggaran terhadap ketentuan tersebut dapat dikenakan sanksi pidana sebagaimana diatur dalam Pasal 45 ayat (2) UU ITE.

Khusus di Aceh, ia menambahkan bahwa perjudian termasuk Jarimah Maisir yang diatur dalam Qanun Aceh Nomor 6 Tahun 2014 tentang Hukum Jinayat. Qanun tersebut mengatur sanksi berupa uqubat ta’zir cambuk, denda emas, atau pidana penjara, tergantung pada nilai taruhan dan peran pelaku, baik sebagai pemain maupun penyelenggara.

Selain aspek hukum, Verayanti juga mengingatkan pelajar mengenai dampak negatif judi online, seperti kecanduan, gangguan kesehatan mental, kerugian finansial, terlilit utang dan pinjaman online, hingga mendorong terjadinya tindak kriminal lainnya. “Judi online bukan solusi untuk mendapatkan uang secara instan. Sebaliknya, justru dapat merusak masa depan. Budaya menabung, berinvestasi, dan mengelola keuangan sejak dini jauh lebih bermanfaat bagi kehidupan ke depan,” ujarnya.

Sementara itu, Ali Rasab Lubis turut mengingatkan pelajar agar bijak dalam menggunakan media sosial. Ia menegaskan bahwa tindakan seperti cyberbullying, penghinaan, pencemaran nama baik, pemerasan, dan pengancaman di ruang digital dapat berujung pada permasalahan hukum sesuai ketentuan peraturan perundangundangan yang berlaku. “Gunakan media sosial secara bijak. Jangan sampai hanya karena bercanda, saling mengejek, atau mengirim konten tertentu justru berujung pada masalah hukum,” tegasnya.

Di akhir kegiatan, Ali Rasab Lubis mengajak para siswa untuk berpartisipasi dalam pemilihan Duta Pelajar Sadar Hukum yang direncanakan akan digelar oleh kejaksaan pada tahun ini.

“Mudah-mudahan kegiatan ini dapat terlaksana. Saya berharap ada siswa dari SMA Negeri 7 Banda Aceh yang ikut serta dan nantinya menjadi panutan bagi pelajar lainnya dalam menaati aturan sekolah dan hukum yang berlaku,” pungkasnya.