Dorong Pemahaman Publik, BSI Perkuat Kolaborasi dengan Jurnalis untuk Edukasi Keuangan Syariah

Banda Aceh ( Aceh dalam berita ) Kamis 12-2-2026 PT Bank Syariah Indonesia (BSI) terus memperkuat kolaborasi dengan kalangan jurnalis dalam rangka mendorong peningkatan literasi dan pemahaman publik terhadap ekonomi dan keuangan syariah. Komitmen tersebut diwujudkan melalui kegiatan media gathering berupa edukasi keuangan syariah dan silaturrahmi bersama insan pers.

Regional CEO BSI Aceh, Imsak Ramadhan, dalam welcoming speech-nya menegaskan kolaborasi dengan insan pers merupakan langkah penting dalam memastikan informasi terkait produk, layanan, serta prinsip-prinsip perbankan syariah tersampaikan secara benar, edukatif, dan mencerahkan. Kami ingin tumbuh bersama media dalam membangun literasi keuangan syariah di Aceh.

“Kegiatan Media Gathering ini kami selenggarakan sebagai wujud komitmen BSI Aceh untuk terus mempererat silaturrahmi dan memperkuat sinergi dengan insan pers. Kami menyadari sepenuhnya bahwa media memiliki peran strategis dalam membangun opini publik, menyampaikan informasi yang akurat, serta mengedukasi masyarakat secara luas”, ujar Imsak.

“Aceh sebagai daerah yang memiliki kekhususan dalam penerapan Syariat Islam memiliki potensi besar dalam pengembangan ekonomi syariah. Dukungan dari Pemerintah Aceh melalui Dinas Syariat Islam, serta kolaborasi dengan organisasi profesi seperti PWI Aceh dan media arus utama seperti Serambi Indonesia, dan media-media lainnya menjadi kekuatan strategis dalam membangun ekosistem ekonomi syariah yang kokoh.

Kami percaya, melalui kolaborasi yang erat antara perbankan, pemerintah, dan media, kita dapat membangun narasi positif dan edukatif tentang ekonomi syariah, sehingga masyarakat tidak hanya mengenal, tetapi juga memahami dan merasakan manfaatnya secara nyata”, tambah Imsak.

Kegiatan ini turut dihadiri Ketua PWI Aceh, Nasir Nurdin, yang dalam sambutannya menyampaikan apresiasi atas inisiatif BSI dalam membuka ruang edukasi bagi jurnalis. Menurutnya, peningkatan pemahaman wartawan terhadap ekonomi syariah akan berdampak pada kualitas pemberitaan yang lebih komprehensif dan berimbang.

Sambutan mewakili media juga disampaikan oleh Pimpinan Serambi Indonesia, Muhammad Din. Ia menekankan pentingnya peran perbankan dalam perekonomian dan pembanguan suatau bangsa. Sinergi antara industri perbankan syariah dan media dalam memberikan edukasi publik secara transparan dan akuntabel sangat dibutuhkan disaat derasnya informasi saat ini.

Sementara itu, Opening Speech disampaikan oleh Kabid Bina Hukum dan Hak Asasi Manusia Dinas Syariat Islam Aceh, Husni, M.Ag. Dalam paparannya, ia menegaskan bahwa penguatan literasi muamalah sesuai syariah menjadi bagian penting dalam mendukung implementasi nilai-nilai syariat Islam dalam kehidupan sosial dan ekonomi masyarakat.

Puncak kegiatan diisi dengan keynote speech bertema “Bermuamalah Sesuai Syariah” oleh Anggota Dewan Syariah Nasional Majelis Ulama Indonesia (DSN-MUI) sekaligus Dewan Pengawas Syariah (DPS) BSI, Dr. Oni Sahroni, Lc., M.A. Dalam pemaparannya, Ustadz Oni menjelaskan prinsip-prinsip dasar muamalah dalam Islam, urgensi transaksi yang bebas riba dan serta pentingnya memahami akad dalam praktik perbankan syariah.

Ia juga mejelaskan perbedaan bank syariah dengan bank konvesional diantaranya bank syariah menunaikan zakat 2,5 % dari laba bersih perusahaan sehingga berkah bagi perusahaan dan membantu aktivitas sosial. Tata kelola perbankan syariah juga diawasi oleh Pengawas Syariah (DPS) & regulator untuk memastikan aktivitas bank syariah patuh terhadap syariah.

Ustadz Oni menekankan bahwa literasi merupakan fondasi utama dalam membangun ekosistem ekonomi syariah yang sehat dan berkeadilan. “Pemahaman yang benar tentang muamalah syariah akan mendorong masyarakat untuk bertransaksi secara aman, adil, dan sesuai dengan nilai-nilai Islam,” jelasnya.

Melalui kegiatan ini, BSI berharap kolaborasi yang terjalin dengan insan pers dapat semakin solid dan berkelanjutan. Dengan dukungan media, edukasi keuangan syariah diharapkan semakin luas menjangkau masyarakat, sehingga mendorong peningkatan literasi, inklusi, dan kepercayaan terhadap perbankan syariah di Aceh.

Sebagai bank syariah terbesar di Indonesia, BSI berkomitmen untuk terus menjadi mitra strategis dalam pembangunan ekonomi daerah melalui penguatan literasi, edukasi, dan sinergi bersama seluruh pemangku kepentingan.

Dorong Pemahaman Publik, BSI Perkuat Kolaborasi dengan Jurnalis untuk Edukasi Keuangan Syariah

Banda Aceh ( Aceh dalam berita ) Kamis 12-2-2026 PT Bank Syariah Indonesia (BSI) terus memperkuat kolaborasi dengan kalangan jurnalis dalam rangka mendorong peningkatan literasi dan pemahaman publik terhadap ekonomi dan keuangan syariah. Komitmen tersebut diwujudkan melalui kegiatan media gathering berupa edukasi keuangan syariah dan silaturrahmi bersama insan pers.

Regional CEO BSI Aceh, Imsak Ramadhan, dalam welcoming speech-nya menegaskan kolaborasi dengan insan pers merupakan langkah penting dalam memastikan informasi terkait produk, layanan, serta prinsip-prinsip perbankan syariah tersampaikan secara benar, edukatif, dan mencerahkan. Kami ingin tumbuh bersama media dalam membangun literasi keuangan syariah di Aceh.

“Kegiatan Media Gathering ini kami selenggarakan sebagai wujud komitmen BSI Aceh untuk terus mempererat silaturrahmi dan memperkuat sinergi dengan insan pers. Kami menyadari sepenuhnya bahwa media memiliki peran strategis dalam membangun opini publik, menyampaikan informasi yang akurat, serta mengedukasi masyarakat secara luas”, ujar Imsak.

“Aceh sebagai daerah yang memiliki kekhususan dalam penerapan Syariat Islam memiliki potensi besar dalam pengembangan ekonomi syariah. Dukungan dari Pemerintah Aceh melalui Dinas Syariat Islam, serta kolaborasi dengan organisasi profesi seperti PWI Aceh dan media arus utama seperti Serambi Indonesia, dan media-media lainnya menjadi kekuatan strategis dalam membangun ekosistem ekonomi syariah yang kokoh.

Kami percaya, melalui kolaborasi yang erat antara perbankan, pemerintah, dan media, kita dapat membangun narasi positif dan edukatif tentang ekonomi syariah, sehingga masyarakat tidak hanya mengenal, tetapi juga memahami dan merasakan manfaatnya secara nyata”, tambah Imsak.

Kegiatan ini turut dihadiri Ketua PWI Aceh, Nasir Nurdin, yang dalam sambutannya menyampaikan apresiasi atas inisiatif BSI dalam membuka ruang edukasi bagi jurnalis. Menurutnya, peningkatan pemahaman wartawan terhadap ekonomi syariah akan berdampak pada kualitas pemberitaan yang lebih komprehensif dan berimbang.

Sambutan mewakili media juga disampaikan oleh Pimpinan Serambi Indonesia, Muhammad Din. Ia menekankan pentingnya peran perbankan dalam perekonomian dan pembanguan suatau bangsa. Sinergi antara industri perbankan syariah dan media dalam memberikan edukasi publik secara transparan dan akuntabel sangat dibutuhkan disaat derasnya informasi saat ini.

Sementara itu, Opening Speech disampaikan oleh Kabid Bina Hukum dan Hak Asasi Manusia Dinas Syariat Islam Aceh, Husni, M.Ag. Dalam paparannya, ia menegaskan bahwa penguatan literasi muamalah sesuai syariah menjadi bagian penting dalam mendukung implementasi nilai-nilai syariat Islam dalam kehidupan sosial dan ekonomi masyarakat.

Puncak kegiatan diisi dengan keynote speech bertema “Bermuamalah Sesuai Syariah” oleh Anggota Dewan Syariah Nasional Majelis Ulama Indonesia (DSN-MUI) sekaligus Dewan Pengawas Syariah (DPS) BSI, Dr. Oni Sahroni, Lc., M.A. Dalam pemaparannya, Ustadz Oni menjelaskan prinsip-prinsip dasar muamalah dalam Islam, urgensi transaksi yang bebas riba dan serta pentingnya memahami akad dalam praktik perbankan syariah.

Ia juga mejelaskan perbedaan bank syariah dengan bank konvesional diantaranya bank syariah menunaikan zakat 2,5 % dari laba bersih perusahaan sehingga berkah bagi perusahaan dan membantu aktivitas sosial. Tata kelola perbankan syariah juga diawasi oleh Pengawas Syariah (DPS) & regulator untuk memastikan aktivitas bank syariah patuh terhadap syariah.

Ustadz Oni menekankan bahwa literasi merupakan fondasi utama dalam membangun ekosistem ekonomi syariah yang sehat dan berkeadilan. “Pemahaman yang benar tentang muamalah syariah akan mendorong masyarakat untuk bertransaksi secara aman, adil, dan sesuai dengan nilai-nilai Islam,” jelasnya.

Melalui kegiatan ini, BSI berharap kolaborasi yang terjalin dengan insan pers dapat semakin solid dan berkelanjutan. Dengan dukungan media, edukasi keuangan syariah diharapkan semakin luas menjangkau masyarakat, sehingga mendorong peningkatan literasi, inklusi, dan kepercayaan terhadap perbankan syariah di Aceh.

Sebagai bank syariah terbesar di Indonesia, BSI berkomitmen untuk terus menjadi mitra strategis dalam pembangunan ekonomi daerah melalui penguatan literasi, edukasi, dan sinergi bersama seluruh pemangku kepentingan.

BSI Aceh Laksanakan Tarhib Ramadhan di Masjid Raya Baiturrahman, Salurkan 500 Paket Sembako untuk Yatim dan Dhuafa

BSI Aceh Laksanakan Tarhib Ramadhan di Masjid Raya Baiturrahman, Salurkan 500 Paket Sembako untuk Yatim dan Dhuafa

Banda Aceh ( Aceh dalam berita ) Rabu 11-2-2026 Bank Syariah Indonesia (BSI) Regional Aceh melaksanakan kegiatan Tarhib Ramadhan di Masjid Raya Baiturrahman (MRB) Banda Aceh Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya BSI Aceh dalam menyemarakkan datangnya bulan suci Ramadhan sekaligus memperkuat nilai kebersamaan dan kepedulian sosial di tengah masyarakat.

Acara yang berlangsung khidmat tersebut dihadiri oleh jajaran manajemen dan Pegawai BSI Aceh, tokoh agama, serta jamaah Masjid Raya Baiturrahman. Dalam rangkaian kegiatan tersebut, BSI Aceh juga menyerahkan sebanyak 500 paket sembako kepada anak yatim dan dhuafa sebagai bentuk kepedulian sosial sesama.

Regional CEO BSI Aceh, *Imsak Ramadhan*, dalam sambutannya menyampaikan bahwa bulan Ramadhan adalah momentum untuk memperkuat keimanan, mempererat ukhuwah, dan meningkatkan kepedulian terhadap sesama.

“Ramadhan merupakan bulan penuh keberkahan dan ampunan. Di tengah berbagai ujian yang kita hadapi, termasuk musibah yang melanda sebagian wilayah Aceh, kita diajak untuk tetap optimis, saling menguatkan, dan memperbanyak amal kebaikan,” ujar Imsak Ramadhan.

Ia menambahkan, BSI sebagai sahabat finansial, sosial, dan spiritual masyarakat berkomitmen untuk terus hadir dan memberi manfaat nyata, khususnya bagi masyarakat yang membutuhkan.

Sementara itu, Wakil Imam Besar Masjid Raya Baiturrahman, *Abuya Habibie Wali*, mengapresiasi langkah BSI Aceh dalam menyelenggarakan Tarhib Ramadhan sekaligus menyalurkan bantuan sosial di masjid kebanggaan masyarakat Aceh tersebut.

“Kegiatan ini bukan hanya seremonial menyambut Ramadhan, tetapi juga wujud nyata kepedulian terhadap umat. Semoga kolaborasi antara lembaga keuangan syariah dan institusi keagamaan terus terjalin dalam membangun masyarakat yang religius dan berdaya,” ungkapnya.

Kegiatan Tarhib Ramadhan ini turut menghadirkan tausiyah oleh *Tgk. H. Akmal Abzal, SHI., MH.* Dalam ceramahnya, ia mengajak masyarakat untuk menyambut Ramadhan dengan penuh kegembiraan dan harapan, meskipun Aceh baru saja menghadapi bencana hidrometeorologi.

“Ramadhan adalah bulan harapan dan kebangkitan. Ujian yang datang hendaknya semakin mendekatkan kita kepada Allah SWT dan memperkuat solidaritas sosial. Mari kita sambut Ramadhan dengan hati yang lapang, penuh syukur, dan semangat berbagi,” tuturnya.

Melalui kegiatan ini, BSI Aceh berharap semangat Ramadhan dapat dirasakan secara luas oleh masyarakat, sekaligus menjadi penguat solidaritas dan optimisme dalam membangun Aceh yang lebih tangguh dan penuh keberkahan.

BSI Aceh Laksanakan Tarhib Ramadhan di Masjid Raya Baiturrahman, Salurkan 500 Paket Sembako untuk Yatim dan Dhuafa

BSI Aceh Laksanakan Tarhib Ramadhan di Masjid Raya Baiturrahman, Salurkan 500 Paket Sembako untuk Yatim dan Dhuafa

Banda Aceh ( Aceh dalam berita ) Rabu 11-2-2026 Bank Syariah Indonesia (BSI) Regional Aceh melaksanakan kegiatan Tarhib Ramadhan di Masjid Raya Baiturrahman (MRB) Banda Aceh Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya BSI Aceh dalam menyemarakkan datangnya bulan suci Ramadhan sekaligus memperkuat nilai kebersamaan dan kepedulian sosial di tengah masyarakat.

Acara yang berlangsung khidmat tersebut dihadiri oleh jajaran manajemen dan Pegawai BSI Aceh, tokoh agama, serta jamaah Masjid Raya Baiturrahman. Dalam rangkaian kegiatan tersebut, BSI Aceh juga menyerahkan sebanyak 500 paket sembako kepada anak yatim dan dhuafa sebagai bentuk kepedulian sosial sesama.

Regional CEO BSI Aceh, *Imsak Ramadhan*, dalam sambutannya menyampaikan bahwa bulan Ramadhan adalah momentum untuk memperkuat keimanan, mempererat ukhuwah, dan meningkatkan kepedulian terhadap sesama.

“Ramadhan merupakan bulan penuh keberkahan dan ampunan. Di tengah berbagai ujian yang kita hadapi, termasuk musibah yang melanda sebagian wilayah Aceh, kita diajak untuk tetap optimis, saling menguatkan, dan memperbanyak amal kebaikan,” ujar Imsak Ramadhan.

Ia menambahkan, BSI sebagai sahabat finansial, sosial, dan spiritual masyarakat berkomitmen untuk terus hadir dan memberi manfaat nyata, khususnya bagi masyarakat yang membutuhkan.

Sementara itu, Wakil Imam Besar Masjid Raya Baiturrahman, *Abuya Habibie Wali*, mengapresiasi langkah BSI Aceh dalam menyelenggarakan Tarhib Ramadhan sekaligus menyalurkan bantuan sosial di masjid kebanggaan masyarakat Aceh tersebut.

“Kegiatan ini bukan hanya seremonial menyambut Ramadhan, tetapi juga wujud nyata kepedulian terhadap umat. Semoga kolaborasi antara lembaga keuangan syariah dan institusi keagamaan terus terjalin dalam membangun masyarakat yang religius dan berdaya,” ungkapnya.

Kegiatan Tarhib Ramadhan ini turut menghadirkan tausiyah oleh *Tgk. H. Akmal Abzal, SHI., MH.* Dalam ceramahnya, ia mengajak masyarakat untuk menyambut Ramadhan dengan penuh kegembiraan dan harapan, meskipun Aceh baru saja menghadapi bencana hidrometeorologi.

“Ramadhan adalah bulan harapan dan kebangkitan. Ujian yang datang hendaknya semakin mendekatkan kita kepada Allah SWT dan memperkuat solidaritas sosial. Mari kita sambut Ramadhan dengan hati yang lapang, penuh syukur, dan semangat berbagi,” tuturnya.

Melalui kegiatan ini, BSI Aceh berharap semangat Ramadhan dapat dirasakan secara luas oleh masyarakat, sekaligus menjadi penguat solidaritas dan optimisme dalam membangun Aceh yang lebih tangguh dan penuh keberkahan.

Naik Kelas Jadi BUMN dengan Kinerja Solid, BSI Mengubah Peta Perbankan Indonesia

Jakarta, ( Aceh dalam berita ) Jum’at 6-2-2026 — Ditopang ekonomi makro yang kuat pada tahun 2025 dan dukungan kebijakan pemerintah terutama izin khusus sebagai bullion bank, PT Bank Syariah Indonesia (Persero) Tbk (BSI) mencatatkan kinerja yang solid pada tahun 2025. Hampir semua indikator kinerja tumbuh dobel digit jauh di atas industri.

Per posisi Desember 2025 perseroan menyalurkan pembiayaan sebesar Rp318,84 triliun, naik 14,49% (YoY), dengan distribusi mayoritas ke segmen pro-rakyat yakni SME, mikro, konsumer, komersial di bidang pendidikan dan kesehatan, ASN dan BUMN dengan total outstanding Rp285,70 triliun atau 90% dari total outstanding pembiayaan.

Direktur Utama BSI Anggoro Eko Cahyo pada pemaparan kinerja perusahaan Tahun 2025 mengatakan penyaluran pembiayaan kepada segmen ritel, UMKM, BUMN dan ASN serta komersial di bidang kesehatan dan pendidikan adalah komitmen perseroan untuk berkontribusi pada akselerasi pertumbuhan ekonomi nasional.

“Kinerja solid BSI pada tahun 2025 ditopang berbagai faktor dan berjalannya fungsi intermediasi yang didukung pendanaan yang ample serta penyaluran pembiayaan yang sehat, tepat sasaran, dan juga kontribusi dukungan pembiayaan program yang sejalan dengan Astacita Pemerintah,” ujarnya.

Dari sisi kualitas pembiayaan yang disalurkan juga terjaga dengan indikasi NPF gross di level 1,81%, lebih baik dari tahun lalu dan NPF Nett 0,47%. Perbaikan kualitas adalah hasil dari strategi pengelolaan manajemen risiko yang tepat sesuai segmentasi bisnis dan nasabah serta disiplin memonitor perkembangan industri.

Dana Pihak Ketiga (DPK) BSI juga tumbuh jauh di atas industri mencapai 16,20% (YoY) menjadi Rp380 triliun, didominasi dana murah (CASA) sebesar 61,62% atau Rp234 triliun, dengan Tabungan sebagai engine growth yang tumbuh 15,72% (YoY) mencapai Rp162,63 triliun. Pertumbuhan DPK mendorong total aset BSI naik 11,64% (YoY) menjadi Rp456 triliun.

Direktur Finance and Strategy BSI Ade Cahyo Nugroho menegaskan bahwa kinerja BSI yang solid juga hasil dari optimalisasi dual license yang dimiliki Perseroan. BSI memperoleh license sebagai bank syariah dengan unique selling proposition Islamic ecosystem di antaranya ekosistem haji dan juga izin sebagai bullion bank. ‘’Tahun ini kami melakukan sosialisasi Tabungan Haji kepada pegawai negeri di daerah dan hasilnya signifikan untuk peningkatan DPK terutama dari Tabungan Haji yang tumbuh lebih dari 10%.’’ Dari sisi jumlah rekening Tabungan Haji telah mencapai di atas 6 juta. Selain itu terdapat penambahan jumlah nasabah prioritas sebesar 17,30% (YoY).

BSI juga dipercaya mendistribusikan dana Saldo Anggaran Lebih (SAL) sebesar Rp10 triliun yang telah tersalurkan seluruhnya ke pembiayaan.

License sebagai bullion tahun ini berdampak signifikan terhadap kinerja Perseroan dan peningkatan customer base. Dalam kurun waktu kurang dari satu tahun sejak diresmikan sebagai Bank Emas, bisnis emas BSI menembus sekitar 1 juta nasabah ekosistem emas yang terdiri dari Bullion Bank, Cicil emas dan Gadai Emas.

Pembiayaan yang sehat dan sustain mendorong pertumbuhan laba perseroan mencapai Rp7,57 Triliun naik 8,02% (YoY).

*BSI Dukung Program Perekonomian Pemerintah*

Selain bullion bank dan penempatan dana SAL, BSI juga berkontribusi pada program Makan Bergizi Gratis (MBG) melalui penyediaan layanan 1350 virtual account Mitra BGN. BSI juga turut mendukung aspirasi pemerintah mewujudkan sekitar 80.000 koperasi KDMP. Selain itu, BSI telah melakukan penyaluran pembiayaan KUR sebesar Rp12,2 Triliun kepada 90 ribu nasabah. BSI juga mendukung Program 3 Juta Rumah FLPP (rumah subsidi), dimana sejak merger, BSI telah menyalurkan FLPP sebesar Rp3,5 Triliun dengan jumlah rumah 23 ribu unit.

Direktur Distribution and Sales BSI Anton Sukarna mengungkap BSI terus meningkatkan layanan kepada nasabah yang saat ini berjumlah 23,1 juta nasabah naik 2,03 juta nasabah dibandingkan tahun sebelumnya yang mana pertambahan customer base antara lain dari sosialisasi produk haji, emas, nasabah prioritas dan payroll. ‘’Ini pertumbuhan nasabah tertinggi bagi BSI. Kami harus terus melakukan perluasan akses baik melalui organik penambahan layanan operasional di wilayah strategis termasuk pasar, dan juga melalui BSI Agen.’’

BSI juga terus memperkuat transformasi IT dan digital transaction termasuk meningkatkan performance IT untuk menghasilkan layanan yang cepat, aman dan reliable dalam rangka menjangkau masyarakat lebih luas hingga pelosok negeri.

BSI memiliki 1.049 kantor cabang, 6 ribu unit ATM/CRM, 126 ribu layanan laku pandai (BSI Agen), kerjasama mesin EDC sebanyak 21 ribu merchant dan QRIS sebanyak 563 ribu merchant. BSI mencatat pengguna mobile banking BYOND by BSI sebanyak 5,9 juta dan aplikasi BEWIZE mencapai 43 ribu user.

Sepanjang 2025, BSI juga secara konsisten terus memberikan kontribusi untuk masyarakat melalui penyaluran zakat melalui program beasiswa pendidikan siswa berprestasi, program kemanusiaan, pemberdayaan masyarakat, pendidikan, ekonomi, kesehatan dengan lebih dari 10 ribu penerima beasiswa, 4.900 UMKM binaan, pengelolaan 77 Desa BSI (Bangun Sejahtera Indonesia) dan bantuan kebencanaan khusus Aceh diantaranya bantuan Huntara, logistik mencapai lebih dari 200 ton, alat komunikasi starlink dan HP satelit, pendirian dapur umum, posko trauma healing dan posko kesehatan dan dukungan restrukturisasi pembiayaan bagi nasabah terdampak.

*PT BANK SYARIAH INDONESIA (PERSERO) TBK*
*CORPORATE SECRETARY GROUP*

Naik Kelas Jadi BUMN dengan Kinerja Solid, BSI Mengubah Peta Perbankan Indonesia

Jakarta, ( Aceh dalam berita ) Jum’at 6-2-2026 — Ditopang ekonomi makro yang kuat pada tahun 2025 dan dukungan kebijakan pemerintah terutama izin khusus sebagai bullion bank, PT Bank Syariah Indonesia (Persero) Tbk (BSI) mencatatkan kinerja yang solid pada tahun 2025. Hampir semua indikator kinerja tumbuh dobel digit jauh di atas industri.

Per posisi Desember 2025 perseroan menyalurkan pembiayaan sebesar Rp318,84 triliun, naik 14,49% (YoY), dengan distribusi mayoritas ke segmen pro-rakyat yakni SME, mikro, konsumer, komersial di bidang pendidikan dan kesehatan, ASN dan BUMN dengan total outstanding Rp285,70 triliun atau 90% dari total outstanding pembiayaan.

Direktur Utama BSI Anggoro Eko Cahyo pada pemaparan kinerja perusahaan Tahun 2025 mengatakan penyaluran pembiayaan kepada segmen ritel, UMKM, BUMN dan ASN serta komersial di bidang kesehatan dan pendidikan adalah komitmen perseroan untuk berkontribusi pada akselerasi pertumbuhan ekonomi nasional.

“Kinerja solid BSI pada tahun 2025 ditopang berbagai faktor dan berjalannya fungsi intermediasi yang didukung pendanaan yang ample serta penyaluran pembiayaan yang sehat, tepat sasaran, dan juga kontribusi dukungan pembiayaan program yang sejalan dengan Astacita Pemerintah,” ujarnya.

Dari sisi kualitas pembiayaan yang disalurkan juga terjaga dengan indikasi NPF gross di level 1,81%, lebih baik dari tahun lalu dan NPF Nett 0,47%. Perbaikan kualitas adalah hasil dari strategi pengelolaan manajemen risiko yang tepat sesuai segmentasi bisnis dan nasabah serta disiplin memonitor perkembangan industri.

Dana Pihak Ketiga (DPK) BSI juga tumbuh jauh di atas industri mencapai 16,20% (YoY) menjadi Rp380 triliun, didominasi dana murah (CASA) sebesar 61,62% atau Rp234 triliun, dengan Tabungan sebagai engine growth yang tumbuh 15,72% (YoY) mencapai Rp162,63 triliun. Pertumbuhan DPK mendorong total aset BSI naik 11,64% (YoY) menjadi Rp456 triliun.

Direktur Finance and Strategy BSI Ade Cahyo Nugroho menegaskan bahwa kinerja BSI yang solid juga hasil dari optimalisasi dual license yang dimiliki Perseroan. BSI memperoleh license sebagai bank syariah dengan unique selling proposition Islamic ecosystem di antaranya ekosistem haji dan juga izin sebagai bullion bank. ‘’Tahun ini kami melakukan sosialisasi Tabungan Haji kepada pegawai negeri di daerah dan hasilnya signifikan untuk peningkatan DPK terutama dari Tabungan Haji yang tumbuh lebih dari 10%.’’ Dari sisi jumlah rekening Tabungan Haji telah mencapai di atas 6 juta. Selain itu terdapat penambahan jumlah nasabah prioritas sebesar 17,30% (YoY).

BSI juga dipercaya mendistribusikan dana Saldo Anggaran Lebih (SAL) sebesar Rp10 triliun yang telah tersalurkan seluruhnya ke pembiayaan.

License sebagai bullion tahun ini berdampak signifikan terhadap kinerja Perseroan dan peningkatan customer base. Dalam kurun waktu kurang dari satu tahun sejak diresmikan sebagai Bank Emas, bisnis emas BSI menembus sekitar 1 juta nasabah ekosistem emas yang terdiri dari Bullion Bank, Cicil emas dan Gadai Emas.

Pembiayaan yang sehat dan sustain mendorong pertumbuhan laba perseroan mencapai Rp7,57 Triliun naik 8,02% (YoY).

*BSI Dukung Program Perekonomian Pemerintah*

Selain bullion bank dan penempatan dana SAL, BSI juga berkontribusi pada program Makan Bergizi Gratis (MBG) melalui penyediaan layanan 1350 virtual account Mitra BGN. BSI juga turut mendukung aspirasi pemerintah mewujudkan sekitar 80.000 koperasi KDMP. Selain itu, BSI telah melakukan penyaluran pembiayaan KUR sebesar Rp12,2 Triliun kepada 90 ribu nasabah. BSI juga mendukung Program 3 Juta Rumah FLPP (rumah subsidi), dimana sejak merger, BSI telah menyalurkan FLPP sebesar Rp3,5 Triliun dengan jumlah rumah 23 ribu unit.

Direktur Distribution and Sales BSI Anton Sukarna mengungkap BSI terus meningkatkan layanan kepada nasabah yang saat ini berjumlah 23,1 juta nasabah naik 2,03 juta nasabah dibandingkan tahun sebelumnya yang mana pertambahan customer base antara lain dari sosialisasi produk haji, emas, nasabah prioritas dan payroll. ‘’Ini pertumbuhan nasabah tertinggi bagi BSI. Kami harus terus melakukan perluasan akses baik melalui organik penambahan layanan operasional di wilayah strategis termasuk pasar, dan juga melalui BSI Agen.’’

BSI juga terus memperkuat transformasi IT dan digital transaction termasuk meningkatkan performance IT untuk menghasilkan layanan yang cepat, aman dan reliable dalam rangka menjangkau masyarakat lebih luas hingga pelosok negeri.

BSI memiliki 1.049 kantor cabang, 6 ribu unit ATM/CRM, 126 ribu layanan laku pandai (BSI Agen), kerjasama mesin EDC sebanyak 21 ribu merchant dan QRIS sebanyak 563 ribu merchant. BSI mencatat pengguna mobile banking BYOND by BSI sebanyak 5,9 juta dan aplikasi BEWIZE mencapai 43 ribu user.

Sepanjang 2025, BSI juga secara konsisten terus memberikan kontribusi untuk masyarakat melalui penyaluran zakat melalui program beasiswa pendidikan siswa berprestasi, program kemanusiaan, pemberdayaan masyarakat, pendidikan, ekonomi, kesehatan dengan lebih dari 10 ribu penerima beasiswa, 4.900 UMKM binaan, pengelolaan 77 Desa BSI (Bangun Sejahtera Indonesia) dan bantuan kebencanaan khusus Aceh diantaranya bantuan Huntara, logistik mencapai lebih dari 200 ton, alat komunikasi starlink dan HP satelit, pendirian dapur umum, posko trauma healing dan posko kesehatan dan dukungan restrukturisasi pembiayaan bagi nasabah terdampak.

*PT BANK SYARIAH INDONESIA (PERSERO) TBK*
*CORPORATE SECRETARY GROUP*

Rangkaian Milad ke-5, BSI Aceh Laksanakan Donor Darah di Banda Aceh, Lhokseumawe, dan Sabang

Banda Aceh ( Aceh dalam berita ) Kamis 05-02-2026 Dalam rangka memperingati Milad PT. Bank Syariah Indonesia (Persero) Tbk ke 5 tahun, BSI Regional Aceh melaksanakan kegiatan donor darah di Kota Banda Aceh, Lhokseumawe, dan Sabang. Kegiatan ini menjadi bagian dari rangkaian program sosial BSI sebagai wujud kepedulian terhadap kesehatan masyarakat serta komitmen perusahaan dalam mendukung aksi kemanusiaan.

Kegiatan donor darah tersebut melibatkan pegawai BSI, mitra, serta masyarakat umum. Pelaksanaan kegiatan ini bekerja sama dengan Palang Merah Indonesia (PMI) Kota Banda Aceh dan Kota Lhokseumawe guna memastikan proses donor darah berjalan aman, tertib, dan sesuai standar kesehatan.

Regional CEO BSI Aceh, Imsak Ramadhan menyampaikan bahwa donor darah ini merupakan salah satu bentuk nyata kontribusi BSI kepada Nasabah dan masyarakat. “Momentum Milad ke-5 BSI tidak hanya kami jadikan sebagai perayaan, tetapi juga sebagai ajakan untuk berbagi dan peduli terhadap sesama. Melalui kegiatan donor darah ini kami harap dapat membantu memenuhi kebutuhan stok darah serta memberikan manfaat bagi masyarakat yang membutuhkan,” ujar Imsak.

Ia menambahkan bahwa kegiatan sosial tersebut sejalan dengan nilai-nilai syariah yang menjadi landasan BSI, khususnya dalam menumbuhkan semangat solidaritas, kemaslahatan, dan kebermanfaatan. Selain berdampak bagi penerima donor, kegiatan ini juga mendorong kesadaran masyarakat akan pentingnya menjaga kesehatan melalui donor darah secara rutin.

Antusiasme peserta terlihat dari tingginya partisipasi para pendonor yang berasal dari berbagai kalangan. Kegiatan ini diharapkan dapat memberikan kontribusi positif dalam mendukung ketersediaan darah di Kota Banda Aceh, Lhokseumawe, dan Sabang. Pada kegiatan donor darah ini menghasilkan 412 kantong di Aceh dari total 5.000 kantong lebih secara nasional.

Melalui rangkaian Milad ke-5 ini, BSI Aceh berkomitmen untuk terus memperkuat peran sebagai lembaga keuangan syariah yang tidak hanya berfokus pada kinerja bisnis, tetapi juga konsisten dalam menjalankan tanggung jawab sosial dan memberikan manfaat berkelanjutan bagi masyarakat Aceh.

Rangkaian Milad ke-5, BSI Aceh Laksanakan Donor Darah di Banda Aceh, Lhokseumawe, dan Sabang

Banda Aceh ( Aceh dalam berita ) Kamis 05-02-2026 Dalam rangka memperingati Milad PT. Bank Syariah Indonesia (Persero) Tbk ke 5 tahun, BSI Regional Aceh melaksanakan kegiatan donor darah di Kota Banda Aceh, Lhokseumawe, dan Sabang. Kegiatan ini menjadi bagian dari rangkaian program sosial BSI sebagai wujud kepedulian terhadap kesehatan masyarakat serta komitmen perusahaan dalam mendukung aksi kemanusiaan.

Kegiatan donor darah tersebut melibatkan pegawai BSI, mitra, serta masyarakat umum. Pelaksanaan kegiatan ini bekerja sama dengan Palang Merah Indonesia (PMI) Kota Banda Aceh dan Kota Lhokseumawe guna memastikan proses donor darah berjalan aman, tertib, dan sesuai standar kesehatan.

Regional CEO BSI Aceh, Imsak Ramadhan menyampaikan bahwa donor darah ini merupakan salah satu bentuk nyata kontribusi BSI kepada Nasabah dan masyarakat. “Momentum Milad ke-5 BSI tidak hanya kami jadikan sebagai perayaan, tetapi juga sebagai ajakan untuk berbagi dan peduli terhadap sesama. Melalui kegiatan donor darah ini kami harap dapat membantu memenuhi kebutuhan stok darah serta memberikan manfaat bagi masyarakat yang membutuhkan,” ujar Imsak.

Ia menambahkan bahwa kegiatan sosial tersebut sejalan dengan nilai-nilai syariah yang menjadi landasan BSI, khususnya dalam menumbuhkan semangat solidaritas, kemaslahatan, dan kebermanfaatan. Selain berdampak bagi penerima donor, kegiatan ini juga mendorong kesadaran masyarakat akan pentingnya menjaga kesehatan melalui donor darah secara rutin.

Antusiasme peserta terlihat dari tingginya partisipasi para pendonor yang berasal dari berbagai kalangan. Kegiatan ini diharapkan dapat memberikan kontribusi positif dalam mendukung ketersediaan darah di Kota Banda Aceh, Lhokseumawe, dan Sabang. Pada kegiatan donor darah ini menghasilkan 412 kantong di Aceh dari total 5.000 kantong lebih secara nasional.

Melalui rangkaian Milad ke-5 ini, BSI Aceh berkomitmen untuk terus memperkuat peran sebagai lembaga keuangan syariah yang tidak hanya berfokus pada kinerja bisnis, tetapi juga konsisten dalam menjalankan tanggung jawab sosial dan memberikan manfaat berkelanjutan bagi masyarakat Aceh.

Rayakan HUT ke-5,KCP BSI Idi Sampaikan Pesan untuk Nasabah.

Aceh Timur  ( Aceh dalam berita ) Senin 22-2-2026 Bank Syariah Indonesia (BSI), merayakan Hari Jadinya atau Hari Ulang Tahun (HUT) ke-5 tahun Peringatan HUT juga dirayakan KCP BSI Idi Rayeuk kabupaten Aceh Timur.

“Alhamdullilah, PT Bank Syariah Indonesia (BSI) merayakan perjalanan lima tahun dengan tema bertajukMengusung tema “Langkah Emas Generasi Emas”, Spesial Milad 5 Tahun BSI”.

Kepala KCP BSI Idi Rayeuk Fakhrul Razi saat di konfirmasi media ini mengucapkan terima kasih kepada masyarakat dan nasabah yang telah mendukung BSI selama ini”, ucapnya.

Fakrul Razi juga mengapresiasi masyarakat Nasabah yang telah bertransaksi maupun menggunakan berbagai produk Perbankan Syariah yang ditawarkan BSI.

“Komitmen kami ke depan, dapat selalu memberikan yang terbaik kepada masyarakat Aceh Timur.

Masih lanjutnya juga mengatakan Mengingat bulan suci Ramadhan 2026 akan segera tiba, BSI mengajak masyarakat mempersiapkan diri, termasuk perencanaan ibadah haji sejak dini melalui Tabungan Haji. BSI juga memperkenalkan fitur komprehensif dalam aplikasi BYOND by BSI yang menjadi sahabat finansial, sosial, dan spiritual dalam satu genggaman.pungkasnya.

Sementara itu, salah seorang Nasabah BSI di Aceh Timur berkata, awal kehadiran BSI di Aceh, penuh dengan permasalahan.

“Banyak yang bertanya tentang sistemnya, bahkan banyak terjadi permasalahan”,ujar nasabah yang namanya tidak mau disebutkan menanggapi HUT BSI tahun 2026.

Tetapi seiring waktu berjalan, kini BSI menurutnya, telah memperbaiki kekurangan yang terjadi. Sehingga saat ini, Trust masyarakat kepada BSI mulai meningkat.

“Saya sendiri Nasabah BSI totalitas. Mulai dari Tabungan, Deposito, Investasi Anak, dan Tabungan Haji”, ungkapnya

Dia berharap, di hari ulang tahun yang ke 5 ini, BSI terus memperbaiki semua kekurangan dan mengupdate sistem-sistem perbankan lainnya. Sehingga praktik sistem Keuangan Syari’ah yang dijalankannya semakin menambah rasa percaya masyarakat, pungkasnya.

Penulis: Mahmuddin

Rayakan HUT ke-5,KCP BSI Idi Sampaikan Pesan untuk Nasabah.

Aceh Timur  ( Aceh dalam berita ) Senin 22-2-2026 Bank Syariah Indonesia (BSI), merayakan Hari Jadinya atau Hari Ulang Tahun (HUT) ke-5 tahun Peringatan HUT juga dirayakan KCP BSI Idi Rayeuk kabupaten Aceh Timur.

“Alhamdullilah, PT Bank Syariah Indonesia (BSI) merayakan perjalanan lima tahun dengan tema bertajukMengusung tema “Langkah Emas Generasi Emas”, Spesial Milad 5 Tahun BSI”.

Kepala KCP BSI Idi Rayeuk Fakhrul Razi saat di konfirmasi media ini mengucapkan terima kasih kepada masyarakat dan nasabah yang telah mendukung BSI selama ini”, ucapnya.

Fakrul Razi juga mengapresiasi masyarakat Nasabah yang telah bertransaksi maupun menggunakan berbagai produk Perbankan Syariah yang ditawarkan BSI.

“Komitmen kami ke depan, dapat selalu memberikan yang terbaik kepada masyarakat Aceh Timur.

Masih lanjutnya juga mengatakan Mengingat bulan suci Ramadhan 2026 akan segera tiba, BSI mengajak masyarakat mempersiapkan diri, termasuk perencanaan ibadah haji sejak dini melalui Tabungan Haji. BSI juga memperkenalkan fitur komprehensif dalam aplikasi BYOND by BSI yang menjadi sahabat finansial, sosial, dan spiritual dalam satu genggaman.pungkasnya.

Sementara itu, salah seorang Nasabah BSI di Aceh Timur berkata, awal kehadiran BSI di Aceh, penuh dengan permasalahan.

“Banyak yang bertanya tentang sistemnya, bahkan banyak terjadi permasalahan”,ujar nasabah yang namanya tidak mau disebutkan menanggapi HUT BSI tahun 2026.

Tetapi seiring waktu berjalan, kini BSI menurutnya, telah memperbaiki kekurangan yang terjadi. Sehingga saat ini, Trust masyarakat kepada BSI mulai meningkat.

“Saya sendiri Nasabah BSI totalitas. Mulai dari Tabungan, Deposito, Investasi Anak, dan Tabungan Haji”, ungkapnya

Dia berharap, di hari ulang tahun yang ke 5 ini, BSI terus memperbaiki semua kekurangan dan mengupdate sistem-sistem perbankan lainnya. Sehingga praktik sistem Keuangan Syari’ah yang dijalankannya semakin menambah rasa percaya masyarakat, pungkasnya.

Penulis: Mahmuddin