Naik Kelas Jadi BUMN dengan Kinerja Solid, BSI Mengubah Peta Perbankan Indonesia

Jakarta, ( Aceh dalam berita ) Jum’at 6-2-2026 — Ditopang ekonomi makro yang kuat pada tahun 2025 dan dukungan kebijakan pemerintah terutama izin khusus sebagai bullion bank, PT Bank Syariah Indonesia (Persero) Tbk (BSI) mencatatkan kinerja yang solid pada tahun 2025. Hampir semua indikator kinerja tumbuh dobel digit jauh di atas industri.

Per posisi Desember 2025 perseroan menyalurkan pembiayaan sebesar Rp318,84 triliun, naik 14,49% (YoY), dengan distribusi mayoritas ke segmen pro-rakyat yakni SME, mikro, konsumer, komersial di bidang pendidikan dan kesehatan, ASN dan BUMN dengan total outstanding Rp285,70 triliun atau 90% dari total outstanding pembiayaan.

Direktur Utama BSI Anggoro Eko Cahyo pada pemaparan kinerja perusahaan Tahun 2025 mengatakan penyaluran pembiayaan kepada segmen ritel, UMKM, BUMN dan ASN serta komersial di bidang kesehatan dan pendidikan adalah komitmen perseroan untuk berkontribusi pada akselerasi pertumbuhan ekonomi nasional.

“Kinerja solid BSI pada tahun 2025 ditopang berbagai faktor dan berjalannya fungsi intermediasi yang didukung pendanaan yang ample serta penyaluran pembiayaan yang sehat, tepat sasaran, dan juga kontribusi dukungan pembiayaan program yang sejalan dengan Astacita Pemerintah,” ujarnya.

Dari sisi kualitas pembiayaan yang disalurkan juga terjaga dengan indikasi NPF gross di level 1,81%, lebih baik dari tahun lalu dan NPF Nett 0,47%. Perbaikan kualitas adalah hasil dari strategi pengelolaan manajemen risiko yang tepat sesuai segmentasi bisnis dan nasabah serta disiplin memonitor perkembangan industri.

Dana Pihak Ketiga (DPK) BSI juga tumbuh jauh di atas industri mencapai 16,20% (YoY) menjadi Rp380 triliun, didominasi dana murah (CASA) sebesar 61,62% atau Rp234 triliun, dengan Tabungan sebagai engine growth yang tumbuh 15,72% (YoY) mencapai Rp162,63 triliun. Pertumbuhan DPK mendorong total aset BSI naik 11,64% (YoY) menjadi Rp456 triliun.

Direktur Finance and Strategy BSI Ade Cahyo Nugroho menegaskan bahwa kinerja BSI yang solid juga hasil dari optimalisasi dual license yang dimiliki Perseroan. BSI memperoleh license sebagai bank syariah dengan unique selling proposition Islamic ecosystem di antaranya ekosistem haji dan juga izin sebagai bullion bank. ‘’Tahun ini kami melakukan sosialisasi Tabungan Haji kepada pegawai negeri di daerah dan hasilnya signifikan untuk peningkatan DPK terutama dari Tabungan Haji yang tumbuh lebih dari 10%.’’ Dari sisi jumlah rekening Tabungan Haji telah mencapai di atas 6 juta. Selain itu terdapat penambahan jumlah nasabah prioritas sebesar 17,30% (YoY).

BSI juga dipercaya mendistribusikan dana Saldo Anggaran Lebih (SAL) sebesar Rp10 triliun yang telah tersalurkan seluruhnya ke pembiayaan.

License sebagai bullion tahun ini berdampak signifikan terhadap kinerja Perseroan dan peningkatan customer base. Dalam kurun waktu kurang dari satu tahun sejak diresmikan sebagai Bank Emas, bisnis emas BSI menembus sekitar 1 juta nasabah ekosistem emas yang terdiri dari Bullion Bank, Cicil emas dan Gadai Emas.

Pembiayaan yang sehat dan sustain mendorong pertumbuhan laba perseroan mencapai Rp7,57 Triliun naik 8,02% (YoY).

*BSI Dukung Program Perekonomian Pemerintah*

Selain bullion bank dan penempatan dana SAL, BSI juga berkontribusi pada program Makan Bergizi Gratis (MBG) melalui penyediaan layanan 1350 virtual account Mitra BGN. BSI juga turut mendukung aspirasi pemerintah mewujudkan sekitar 80.000 koperasi KDMP. Selain itu, BSI telah melakukan penyaluran pembiayaan KUR sebesar Rp12,2 Triliun kepada 90 ribu nasabah. BSI juga mendukung Program 3 Juta Rumah FLPP (rumah subsidi), dimana sejak merger, BSI telah menyalurkan FLPP sebesar Rp3,5 Triliun dengan jumlah rumah 23 ribu unit.

Direktur Distribution and Sales BSI Anton Sukarna mengungkap BSI terus meningkatkan layanan kepada nasabah yang saat ini berjumlah 23,1 juta nasabah naik 2,03 juta nasabah dibandingkan tahun sebelumnya yang mana pertambahan customer base antara lain dari sosialisasi produk haji, emas, nasabah prioritas dan payroll. ‘’Ini pertumbuhan nasabah tertinggi bagi BSI. Kami harus terus melakukan perluasan akses baik melalui organik penambahan layanan operasional di wilayah strategis termasuk pasar, dan juga melalui BSI Agen.’’

BSI juga terus memperkuat transformasi IT dan digital transaction termasuk meningkatkan performance IT untuk menghasilkan layanan yang cepat, aman dan reliable dalam rangka menjangkau masyarakat lebih luas hingga pelosok negeri.

BSI memiliki 1.049 kantor cabang, 6 ribu unit ATM/CRM, 126 ribu layanan laku pandai (BSI Agen), kerjasama mesin EDC sebanyak 21 ribu merchant dan QRIS sebanyak 563 ribu merchant. BSI mencatat pengguna mobile banking BYOND by BSI sebanyak 5,9 juta dan aplikasi BEWIZE mencapai 43 ribu user.

Sepanjang 2025, BSI juga secara konsisten terus memberikan kontribusi untuk masyarakat melalui penyaluran zakat melalui program beasiswa pendidikan siswa berprestasi, program kemanusiaan, pemberdayaan masyarakat, pendidikan, ekonomi, kesehatan dengan lebih dari 10 ribu penerima beasiswa, 4.900 UMKM binaan, pengelolaan 77 Desa BSI (Bangun Sejahtera Indonesia) dan bantuan kebencanaan khusus Aceh diantaranya bantuan Huntara, logistik mencapai lebih dari 200 ton, alat komunikasi starlink dan HP satelit, pendirian dapur umum, posko trauma healing dan posko kesehatan dan dukungan restrukturisasi pembiayaan bagi nasabah terdampak.

*PT BANK SYARIAH INDONESIA (PERSERO) TBK*
*CORPORATE SECRETARY GROUP*

Rangkaian Milad ke-5, BSI Aceh Laksanakan Donor Darah di Banda Aceh, Lhokseumawe, dan Sabang

Banda Aceh ( Aceh dalam berita ) Kamis 05-02-2026 Dalam rangka memperingati Milad PT. Bank Syariah Indonesia (Persero) Tbk ke 5 tahun, BSI Regional Aceh melaksanakan kegiatan donor darah di Kota Banda Aceh, Lhokseumawe, dan Sabang. Kegiatan ini menjadi bagian dari rangkaian program sosial BSI sebagai wujud kepedulian terhadap kesehatan masyarakat serta komitmen perusahaan dalam mendukung aksi kemanusiaan.

Kegiatan donor darah tersebut melibatkan pegawai BSI, mitra, serta masyarakat umum. Pelaksanaan kegiatan ini bekerja sama dengan Palang Merah Indonesia (PMI) Kota Banda Aceh dan Kota Lhokseumawe guna memastikan proses donor darah berjalan aman, tertib, dan sesuai standar kesehatan.

Regional CEO BSI Aceh, Imsak Ramadhan menyampaikan bahwa donor darah ini merupakan salah satu bentuk nyata kontribusi BSI kepada Nasabah dan masyarakat. “Momentum Milad ke-5 BSI tidak hanya kami jadikan sebagai perayaan, tetapi juga sebagai ajakan untuk berbagi dan peduli terhadap sesama. Melalui kegiatan donor darah ini kami harap dapat membantu memenuhi kebutuhan stok darah serta memberikan manfaat bagi masyarakat yang membutuhkan,” ujar Imsak.

Ia menambahkan bahwa kegiatan sosial tersebut sejalan dengan nilai-nilai syariah yang menjadi landasan BSI, khususnya dalam menumbuhkan semangat solidaritas, kemaslahatan, dan kebermanfaatan. Selain berdampak bagi penerima donor, kegiatan ini juga mendorong kesadaran masyarakat akan pentingnya menjaga kesehatan melalui donor darah secara rutin.

Antusiasme peserta terlihat dari tingginya partisipasi para pendonor yang berasal dari berbagai kalangan. Kegiatan ini diharapkan dapat memberikan kontribusi positif dalam mendukung ketersediaan darah di Kota Banda Aceh, Lhokseumawe, dan Sabang. Pada kegiatan donor darah ini menghasilkan 412 kantong di Aceh dari total 5.000 kantong lebih secara nasional.

Melalui rangkaian Milad ke-5 ini, BSI Aceh berkomitmen untuk terus memperkuat peran sebagai lembaga keuangan syariah yang tidak hanya berfokus pada kinerja bisnis, tetapi juga konsisten dalam menjalankan tanggung jawab sosial dan memberikan manfaat berkelanjutan bagi masyarakat Aceh.

Rangkaian Milad ke-5, BSI Aceh Laksanakan Donor Darah di Banda Aceh, Lhokseumawe, dan Sabang

Banda Aceh ( Aceh dalam berita ) Kamis 05-02-2026 Dalam rangka memperingati Milad PT. Bank Syariah Indonesia (Persero) Tbk ke 5 tahun, BSI Regional Aceh melaksanakan kegiatan donor darah di Kota Banda Aceh, Lhokseumawe, dan Sabang. Kegiatan ini menjadi bagian dari rangkaian program sosial BSI sebagai wujud kepedulian terhadap kesehatan masyarakat serta komitmen perusahaan dalam mendukung aksi kemanusiaan.

Kegiatan donor darah tersebut melibatkan pegawai BSI, mitra, serta masyarakat umum. Pelaksanaan kegiatan ini bekerja sama dengan Palang Merah Indonesia (PMI) Kota Banda Aceh dan Kota Lhokseumawe guna memastikan proses donor darah berjalan aman, tertib, dan sesuai standar kesehatan.

Regional CEO BSI Aceh, Imsak Ramadhan menyampaikan bahwa donor darah ini merupakan salah satu bentuk nyata kontribusi BSI kepada Nasabah dan masyarakat. “Momentum Milad ke-5 BSI tidak hanya kami jadikan sebagai perayaan, tetapi juga sebagai ajakan untuk berbagi dan peduli terhadap sesama. Melalui kegiatan donor darah ini kami harap dapat membantu memenuhi kebutuhan stok darah serta memberikan manfaat bagi masyarakat yang membutuhkan,” ujar Imsak.

Ia menambahkan bahwa kegiatan sosial tersebut sejalan dengan nilai-nilai syariah yang menjadi landasan BSI, khususnya dalam menumbuhkan semangat solidaritas, kemaslahatan, dan kebermanfaatan. Selain berdampak bagi penerima donor, kegiatan ini juga mendorong kesadaran masyarakat akan pentingnya menjaga kesehatan melalui donor darah secara rutin.

Antusiasme peserta terlihat dari tingginya partisipasi para pendonor yang berasal dari berbagai kalangan. Kegiatan ini diharapkan dapat memberikan kontribusi positif dalam mendukung ketersediaan darah di Kota Banda Aceh, Lhokseumawe, dan Sabang. Pada kegiatan donor darah ini menghasilkan 412 kantong di Aceh dari total 5.000 kantong lebih secara nasional.

Melalui rangkaian Milad ke-5 ini, BSI Aceh berkomitmen untuk terus memperkuat peran sebagai lembaga keuangan syariah yang tidak hanya berfokus pada kinerja bisnis, tetapi juga konsisten dalam menjalankan tanggung jawab sosial dan memberikan manfaat berkelanjutan bagi masyarakat Aceh.

Rayakan HUT ke-5,KCP BSI Idi Sampaikan Pesan untuk Nasabah.

Aceh Timur  ( Aceh dalam berita ) Senin 22-2-2026 Bank Syariah Indonesia (BSI), merayakan Hari Jadinya atau Hari Ulang Tahun (HUT) ke-5 tahun Peringatan HUT juga dirayakan KCP BSI Idi Rayeuk kabupaten Aceh Timur.

“Alhamdullilah, PT Bank Syariah Indonesia (BSI) merayakan perjalanan lima tahun dengan tema bertajukMengusung tema “Langkah Emas Generasi Emas”, Spesial Milad 5 Tahun BSI”.

Kepala KCP BSI Idi Rayeuk Fakhrul Razi saat di konfirmasi media ini mengucapkan terima kasih kepada masyarakat dan nasabah yang telah mendukung BSI selama ini”, ucapnya.

Fakrul Razi juga mengapresiasi masyarakat Nasabah yang telah bertransaksi maupun menggunakan berbagai produk Perbankan Syariah yang ditawarkan BSI.

“Komitmen kami ke depan, dapat selalu memberikan yang terbaik kepada masyarakat Aceh Timur.

Masih lanjutnya juga mengatakan Mengingat bulan suci Ramadhan 2026 akan segera tiba, BSI mengajak masyarakat mempersiapkan diri, termasuk perencanaan ibadah haji sejak dini melalui Tabungan Haji. BSI juga memperkenalkan fitur komprehensif dalam aplikasi BYOND by BSI yang menjadi sahabat finansial, sosial, dan spiritual dalam satu genggaman.pungkasnya.

Sementara itu, salah seorang Nasabah BSI di Aceh Timur berkata, awal kehadiran BSI di Aceh, penuh dengan permasalahan.

“Banyak yang bertanya tentang sistemnya, bahkan banyak terjadi permasalahan”,ujar nasabah yang namanya tidak mau disebutkan menanggapi HUT BSI tahun 2026.

Tetapi seiring waktu berjalan, kini BSI menurutnya, telah memperbaiki kekurangan yang terjadi. Sehingga saat ini, Trust masyarakat kepada BSI mulai meningkat.

“Saya sendiri Nasabah BSI totalitas. Mulai dari Tabungan, Deposito, Investasi Anak, dan Tabungan Haji”, ungkapnya

Dia berharap, di hari ulang tahun yang ke 5 ini, BSI terus memperbaiki semua kekurangan dan mengupdate sistem-sistem perbankan lainnya. Sehingga praktik sistem Keuangan Syari’ah yang dijalankannya semakin menambah rasa percaya masyarakat, pungkasnya.

Penulis: Mahmuddin

Rayakan HUT ke-5,KCP BSI Idi Sampaikan Pesan untuk Nasabah.

Aceh Timur  ( Aceh dalam berita ) Senin 22-2-2026 Bank Syariah Indonesia (BSI), merayakan Hari Jadinya atau Hari Ulang Tahun (HUT) ke-5 tahun Peringatan HUT juga dirayakan KCP BSI Idi Rayeuk kabupaten Aceh Timur.

“Alhamdullilah, PT Bank Syariah Indonesia (BSI) merayakan perjalanan lima tahun dengan tema bertajukMengusung tema “Langkah Emas Generasi Emas”, Spesial Milad 5 Tahun BSI”.

Kepala KCP BSI Idi Rayeuk Fakhrul Razi saat di konfirmasi media ini mengucapkan terima kasih kepada masyarakat dan nasabah yang telah mendukung BSI selama ini”, ucapnya.

Fakrul Razi juga mengapresiasi masyarakat Nasabah yang telah bertransaksi maupun menggunakan berbagai produk Perbankan Syariah yang ditawarkan BSI.

“Komitmen kami ke depan, dapat selalu memberikan yang terbaik kepada masyarakat Aceh Timur.

Masih lanjutnya juga mengatakan Mengingat bulan suci Ramadhan 2026 akan segera tiba, BSI mengajak masyarakat mempersiapkan diri, termasuk perencanaan ibadah haji sejak dini melalui Tabungan Haji. BSI juga memperkenalkan fitur komprehensif dalam aplikasi BYOND by BSI yang menjadi sahabat finansial, sosial, dan spiritual dalam satu genggaman.pungkasnya.

Sementara itu, salah seorang Nasabah BSI di Aceh Timur berkata, awal kehadiran BSI di Aceh, penuh dengan permasalahan.

“Banyak yang bertanya tentang sistemnya, bahkan banyak terjadi permasalahan”,ujar nasabah yang namanya tidak mau disebutkan menanggapi HUT BSI tahun 2026.

Tetapi seiring waktu berjalan, kini BSI menurutnya, telah memperbaiki kekurangan yang terjadi. Sehingga saat ini, Trust masyarakat kepada BSI mulai meningkat.

“Saya sendiri Nasabah BSI totalitas. Mulai dari Tabungan, Deposito, Investasi Anak, dan Tabungan Haji”, ungkapnya

Dia berharap, di hari ulang tahun yang ke 5 ini, BSI terus memperbaiki semua kekurangan dan mengupdate sistem-sistem perbankan lainnya. Sehingga praktik sistem Keuangan Syari’ah yang dijalankannya semakin menambah rasa percaya masyarakat, pungkasnya.

Penulis: Mahmuddin

Rayakan HUT ke-5,KCP BSI Idi Sampaikan Pesan untuk Nasabah.

Aceh Timur  ( Aceh dalam berita ) Senin 22-2-2026 Bank Syariah Indonesia (BSI), merayakan Hari Jadinya atau Hari Ulang Tahun (HUT) ke-5 tahun Peringatan HUT juga dirayakan KCP BSI Idi Rayeuk kabupaten Aceh Timur.

“Alhamdullilah, PT Bank Syariah Indonesia (BSI) merayakan perjalanan lima tahun dengan tema bertajukMengusung tema “Langkah Emas Generasi Emas”, Spesial Milad 5 Tahun BSI”.

Kepala KCP BSI Idi Rayeuk Fakhrul Razi saat di konfirmasi media ini mengucapkan terima kasih kepada masyarakat dan nasabah yang telah mendukung BSI selama ini”, ucapnya.

Fakrul Razi juga mengapresiasi masyarakat Nasabah yang telah bertransaksi maupun menggunakan berbagai produk Perbankan Syariah yang ditawarkan BSI.

“Komitmen kami ke depan, dapat selalu memberikan yang terbaik kepada masyarakat Aceh Timur.

Masih lanjutnya juga mengatakan Mengingat bulan suci Ramadhan 2026 akan segera tiba, BSI mengajak masyarakat mempersiapkan diri, termasuk perencanaan ibadah haji sejak dini melalui Tabungan Haji. BSI juga memperkenalkan fitur komprehensif dalam aplikasi BYOND by BSI yang menjadi sahabat finansial, sosial, dan spiritual dalam satu genggaman.pungkasnya.

Sementara itu, salah seorang Nasabah BSI di Aceh Timur berkata, awal kehadiran BSI di Aceh, penuh dengan permasalahan.

“Banyak yang bertanya tentang sistemnya, bahkan banyak terjadi permasalahan”,ujar nasabah yang namanya tidak mau disebutkan menanggapi HUT BSI tahun 2026.

Tetapi seiring waktu berjalan, kini BSI menurutnya, telah memperbaiki kekurangan yang terjadi. Sehingga saat ini, Trust masyarakat kepada BSI mulai meningkat.

“Saya sendiri Nasabah BSI totalitas. Mulai dari Tabungan, Deposito, Investasi Anak, dan Tabungan Haji”, ungkapnya

Dia berharap, di hari ulang tahun yang ke 5 ini, BSI terus memperbaiki semua kekurangan dan mengupdate sistem-sistem perbankan lainnya. Sehingga praktik sistem Keuangan Syari’ah yang dijalankannya semakin menambah rasa percaya masyarakat, pungkasnya.

Penulis: Mahmuddin

BSI Resmi Naik Kelas Sebagai Persero, Mayoritas Pembiayaan ke Segmen Konsumer dan Ritel

Jakarta ( Aceh dalam berita ) Selasa 2-2-2026. Pada tanggal 23 Januari 2026 PT Bank Syariah Indonesia Tbk (BSI) secara administratif telah menyandang status sebagai perusahaan Persero. Perubahan status ini merupakan konsekwensi dari putusan pemegang saham pada RUPSLB tgl 22 Desember 2025 terkait perubahan Anggaran Dasar Perseroan yg kemudian memperoleh persetujuan Kementerian Hukum pada 23 Januari 2026 dan juga telah disampaikan dalam Keterbukaan Informasi pada situs IDX. Untuk itu maka selanjutnya penulisan nama BSI disesuaikan menjadi PT Bank Syariah Indonesia (Persero) Tbk.

Dalam rangka peresmian status sebagai Persero tersebut, pada tanggal 2 Februari 2026 dilakukan Tasyakuran Milad BSI ke-5 di BSI Tower Jakarta. Pada acara tersebut, BSI juga me-launching campaign ‘Langkah Emas Generasi Emas’ sebuah milestone baru yang diimplementasikan dalam wujud kampanye gerakan menyosialisasikan produk dan layanan BSI yang sejalan dengan status BSI sebagai satu-satunya bank emas di Indonesia.

Direktur Utama PT Bank Syariah Indonesia (Persero) Tbk Anggoro Eko Cahyo mengungkap manajemen BSI siap mendukung langkah strategis yang ditetapkan Pemerintah RI yang selaras dengan arah kebijakan nasional dalam rangka penguatan ekosistem keuangan syariah nasional.

Amanah pemegang saham yang telah diputuskan di dalam RUPSLB, kata dia, akan memperkuat kapasitas dan kapabilitas BSI sebagai bank syariah terbesar di Indonesia sehingga akan semakin lincah, solid dan mampu mendorong ekonomi syariah sebagai arus baru pertumbuhan ekonomi nasional selain mendorong pengembangan industri dan ekosistem halal di Indonesia.

Selanjutnya, BSI menegaskan komitmen untuk menjalankan mandat tersebut dengan tetap mengedepankan governance dan kepatuhan terhadap ketentuan terkait.

Manajemen BSI, tutur Anggoro, optimistis penyesuaian status sebagai Persero dapat mendukung penguatan ekosistem Danantara, khususnya sektor keuangan, serta selaras dengan implementasi ketentuan Undang-Undang BUMN yang menegaskan peran BPI Danantara sebagai pengelola aset dan investasi BUMN.

BSI juga akan terus memperkuat kapasitas dan kapabilitas sumber daya manusia, IT dan infrastruktur, serta terus memperbaiki layanan dalam rangka Melayani Sepenuh Hati untuk dapat memberikan kontribusi bagi masyarakat luas. Terutama, dalam kedudukan Bank sebagai motor penggerak pengembangan industri dan ekosistem halal di Indonesia.

‘’BSI telah menapaki lima tahun sebagai milestone pertama dengan sangat baik, dan sekarang siap untuk milestone selanjutnya.’’ Sebagai bank yang baru lahir sebagai hasil merger dari tiga bank syariah pada 2021, BSI terus mengokohkan dirinya sebagai bank dengan kinerja yang solid dan kuat dan mengantarkan ke posisi pemimpin di level middle Top 10 Bank.

*Pembiayaan untuk Masyarakat Luas*

Sejak awal merger BSI fokus menjalankan fungsi intermediasi dengan fokus penyaluran pembiayaan yang memberikan manfaat langsung kepada masyarakat luas. Mayoritas pembiayaan BSI disalurkan pada pada bisnis ritel dan konsumer terutama di ekosistem halal. Kondisi tersebut membawa dampak terhadap kinerja Perseroan yang cukup solid hingga tutup buku tahun 2025. Tercatat sembilan puluh persen penyaluran pembiayaan BSI didistribusikan kepada segmen Ritel, Konsumer UMKM dan Komersial skala kecil dengan lingkup ekosistem Pendidikan dan Lembaga Kesehatan. Pembiayaan tersebut diberikan pegawai, pengusaha mikro, kecil dan menengah dan ekosistem BUMN.

‘’Kami bersyukur BSI hadir dan melayani umat dengan sepenuh hati melalui penyaluran pembiayaan yang berfokus pada segmen Konsumer & Retail untuk memberikan manfaat langsung bagi masyarakat luas,’’ tegas Anggoro lagi.

Hal ini masih menjadi fokus pengembangan Perseroan ke depan ditambah dengan amanah yang baru tahun lalu disematkan kepada BSI sebagai bank pertama dan satu-satunya yang memiliki izin sebagai bank bulion.

Izin sebagai bank bulion telah mengantarkan kinerja BSI juga makin kuat dengan total pembelian emas melalui aplikasi BYOND mencapai di atas 2,1 ton sejak awal peluncuran hingga akhir Desember 2025. Layanan bulion juga memperluas customer base menjadi lebih inklusif dengan total jumlah nasabah lebih dari 23 juta.

Layanan bulion hadir sebagai bentuk demokratisasi investasi emas kepada seluruh lapisan masyarakat dengan cara yang mudah karena cukup lewat aplikasi BYOND yang dapat diakses 24 jam dan harga yang sangat murah karena bisa dimulai dengan harga sekitar Rp50.000. Selain itu, sejalan Amanah pemerintah bulion ditujukan sebagai optimalisasi ekonomi nasional melalui penguasaan ekonomi dari hulu hingga hilir untuk meningkatkan kesejahteraan rakyat Indonesia.

Anggoro mengungkap selain layanan bulion, BSI juga aktif mensupport program pemerintah melalui program rumah bersubsidi FLPP, pembiayaan mikro KUR, Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih dan program Makan Bergizi Gratis (MBG).

Dalam konteks corporate social responsibility BSI juga aktif berkontribusi dalam recovery musibah pascabencana hidrometeorologi di Sumatera khususnya Aceh, dengan total bantuan di atas 210 ton.

*Corporate Secretary and Communication Group PT Bank Syariah Indonesia (Persero) Tbk*

BSI Resmi Naik Kelas Sebagai Persero, Mayoritas Pembiayaan ke Segmen Konsumer dan Ritel

Jakarta ( Aceh dalam berita ) Selasa 2-2-2026. Pada tanggal 23 Januari 2026 PT Bank Syariah Indonesia Tbk (BSI) secara administratif telah menyandang status sebagai perusahaan Persero. Perubahan status ini merupakan konsekwensi dari putusan pemegang saham pada RUPSLB tgl 22 Desember 2025 terkait perubahan Anggaran Dasar Perseroan yg kemudian memperoleh persetujuan Kementerian Hukum pada 23 Januari 2026 dan juga telah disampaikan dalam Keterbukaan Informasi pada situs IDX. Untuk itu maka selanjutnya penulisan nama BSI disesuaikan menjadi PT Bank Syariah Indonesia (Persero) Tbk.

Dalam rangka peresmian status sebagai Persero tersebut, pada tanggal 2 Februari 2026 dilakukan Tasyakuran Milad BSI ke-5 di BSI Tower Jakarta. Pada acara tersebut, BSI juga me-launching campaign ‘Langkah Emas Generasi Emas’ sebuah milestone baru yang diimplementasikan dalam wujud kampanye gerakan menyosialisasikan produk dan layanan BSI yang sejalan dengan status BSI sebagai satu-satunya bank emas di Indonesia.

Direktur Utama PT Bank Syariah Indonesia (Persero) Tbk Anggoro Eko Cahyo mengungkap manajemen BSI siap mendukung langkah strategis yang ditetapkan Pemerintah RI yang selaras dengan arah kebijakan nasional dalam rangka penguatan ekosistem keuangan syariah nasional.

Amanah pemegang saham yang telah diputuskan di dalam RUPSLB, kata dia, akan memperkuat kapasitas dan kapabilitas BSI sebagai bank syariah terbesar di Indonesia sehingga akan semakin lincah, solid dan mampu mendorong ekonomi syariah sebagai arus baru pertumbuhan ekonomi nasional selain mendorong pengembangan industri dan ekosistem halal di Indonesia.

Selanjutnya, BSI menegaskan komitmen untuk menjalankan mandat tersebut dengan tetap mengedepankan governance dan kepatuhan terhadap ketentuan terkait.

Manajemen BSI, tutur Anggoro, optimistis penyesuaian status sebagai Persero dapat mendukung penguatan ekosistem Danantara, khususnya sektor keuangan, serta selaras dengan implementasi ketentuan Undang-Undang BUMN yang menegaskan peran BPI Danantara sebagai pengelola aset dan investasi BUMN.

BSI juga akan terus memperkuat kapasitas dan kapabilitas sumber daya manusia, IT dan infrastruktur, serta terus memperbaiki layanan dalam rangka Melayani Sepenuh Hati untuk dapat memberikan kontribusi bagi masyarakat luas. Terutama, dalam kedudukan Bank sebagai motor penggerak pengembangan industri dan ekosistem halal di Indonesia.

‘’BSI telah menapaki lima tahun sebagai milestone pertama dengan sangat baik, dan sekarang siap untuk milestone selanjutnya.’’ Sebagai bank yang baru lahir sebagai hasil merger dari tiga bank syariah pada 2021, BSI terus mengokohkan dirinya sebagai bank dengan kinerja yang solid dan kuat dan mengantarkan ke posisi pemimpin di level middle Top 10 Bank.

*Pembiayaan untuk Masyarakat Luas*

Sejak awal merger BSI fokus menjalankan fungsi intermediasi dengan fokus penyaluran pembiayaan yang memberikan manfaat langsung kepada masyarakat luas. Mayoritas pembiayaan BSI disalurkan pada pada bisnis ritel dan konsumer terutama di ekosistem halal. Kondisi tersebut membawa dampak terhadap kinerja Perseroan yang cukup solid hingga tutup buku tahun 2025. Tercatat sembilan puluh persen penyaluran pembiayaan BSI didistribusikan kepada segmen Ritel, Konsumer UMKM dan Komersial skala kecil dengan lingkup ekosistem Pendidikan dan Lembaga Kesehatan. Pembiayaan tersebut diberikan pegawai, pengusaha mikro, kecil dan menengah dan ekosistem BUMN.

‘’Kami bersyukur BSI hadir dan melayani umat dengan sepenuh hati melalui penyaluran pembiayaan yang berfokus pada segmen Konsumer & Retail untuk memberikan manfaat langsung bagi masyarakat luas,’’ tegas Anggoro lagi.

Hal ini masih menjadi fokus pengembangan Perseroan ke depan ditambah dengan amanah yang baru tahun lalu disematkan kepada BSI sebagai bank pertama dan satu-satunya yang memiliki izin sebagai bank bulion.

Izin sebagai bank bulion telah mengantarkan kinerja BSI juga makin kuat dengan total pembelian emas melalui aplikasi BYOND mencapai di atas 2,1 ton sejak awal peluncuran hingga akhir Desember 2025. Layanan bulion juga memperluas customer base menjadi lebih inklusif dengan total jumlah nasabah lebih dari 23 juta.

Layanan bulion hadir sebagai bentuk demokratisasi investasi emas kepada seluruh lapisan masyarakat dengan cara yang mudah karena cukup lewat aplikasi BYOND yang dapat diakses 24 jam dan harga yang sangat murah karena bisa dimulai dengan harga sekitar Rp50.000. Selain itu, sejalan Amanah pemerintah bulion ditujukan sebagai optimalisasi ekonomi nasional melalui penguasaan ekonomi dari hulu hingga hilir untuk meningkatkan kesejahteraan rakyat Indonesia.

Anggoro mengungkap selain layanan bulion, BSI juga aktif mensupport program pemerintah melalui program rumah bersubsidi FLPP, pembiayaan mikro KUR, Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih dan program Makan Bergizi Gratis (MBG).

Dalam konteks corporate social responsibility BSI juga aktif berkontribusi dalam recovery musibah pascabencana hidrometeorologi di Sumatera khususnya Aceh, dengan total bantuan di atas 210 ton.

*Corporate Secretary and Communication Group PT Bank Syariah Indonesia (Persero) Tbk*

Milad ke-5, BSI Aceh Gelar “Langkah Emas” Ajak Masyarakat Bangun Generasi Sehat dan Merdeka Finansial

Banda Aceh ( Aceh dalam berita ) Minggu 1-2-2026 – PT Bank Syariah Indonesia (Persero) Tbk (BSI) hari ini merayakan perjalanan lima tahun dengan menggelar acara besar bertajuk “Langkah Emas CFD Spesial Milad 5 Tahun BSI”.

Pusat perayaan berlangsung meriah di halaman Gedung Lanmark BSI Aceh yang menjadi titik kumpul (meeting point) ratusan pelari dan masyarakat yang menikmati Car Free Day (CFD).

Mengusung tema besar di tahun 2026, yakni “Langkah Emas Generasi Emas”, BSI tidak hanya mengajak masyarakat untuk menjaga kesehatan fisik melalui olahraga lari, tetapi juga membangun kesehatan finansial jangka panjang melalui investasi emas.

Regional CEO BSI Aceh Imsak Ramadhan di lokasi acara menyampaikan bahwa usia ke-5 ini menjadi momentum bagi BSI untuk mempertegas peranannya lebih dari sekadar tempat menabung.

“Hari ini di tahun 2026, semangat ‘Langkah Emas Generasi Emas’ menjadi nafas baru BSI. Kami melihat adanya kebutuhan mendesak akan ekosistem finansial yang mampu menjaga nilai aset masyarakat di tengah dinamika ekonomi. Karena itu, melalui event ini kami mengajak masyarakat memulai langkah kecil yang berdampak besar: Langkah sehat dengan berolahraga, dan langkah mapan dengan berinvestasi emas,” ujar Imsak.

*Ekosistem Emas Pertama di Indonesia*

Sebagai Bank Emas (Bullion Bank) Syariah pertama di Indonesia, BSI menjadikan momen Milad ke-5 ini untuk mengedukasi masyarakat tentang pentingnya emas sebagai instrumen lindung nilai (hedging) yang berkelanjutan.

“Kami membangun ekosistem di mana emas bukan sekadar komoditas, tapi narasi jangka panjang untuk kemandirian ekonomi umat. Ini adalah solusi bagi masyarakat yang ingin mempersiapkan masa depan, mulai dari dana pendidikan hingga porsi Haji,” tambah Imsak.

*Integrasi Spiritual, Sosial, dan Digital*

Selain fokus pada kesehatan fisik dan finansial, acara ini juga menonjolkan sisi spiritual dan sosial. Mengingat bulan suci Ramadan 2026 yang akan segera tiba, BSI mengajak masyarakat mempersiapkan diri, termasuk perencanaan ibadah haji sejak dini melalui Tabungan Haji.

BSI juga memperkenalkan fitur-fitur komprehensif dalam aplikasi BYOND by BSI, yang menjadi “sahabat finansial, sosial, dan spiritual” dalam satu genggaman.

Acara Langkah Emas BSI di Banda Aceh ini diharapkan menjadi pemantik bagi masyarakat Aceh untuk memiliki gaya hidup yang seimbang: sehat jasmani, kuat secara finansial dengan investasi emas, serta kaya hati dengan berbagi dan beribadah.

Milad ke-5, BSI Aceh Gelar “Langkah Emas” Ajak Masyarakat Bangun Generasi Sehat dan Merdeka Finansial

Banda Aceh ( Aceh dalam berita ) Minggu 1-2-2026 – PT Bank Syariah Indonesia (Persero) Tbk (BSI) hari ini merayakan perjalanan lima tahun dengan menggelar acara besar bertajuk “Langkah Emas CFD Spesial Milad 5 Tahun BSI”.

Pusat perayaan berlangsung meriah di halaman Gedung Lanmark BSI Aceh yang menjadi titik kumpul (meeting point) ratusan pelari dan masyarakat yang menikmati Car Free Day (CFD).

Mengusung tema besar di tahun 2026, yakni “Langkah Emas Generasi Emas”, BSI tidak hanya mengajak masyarakat untuk menjaga kesehatan fisik melalui olahraga lari, tetapi juga membangun kesehatan finansial jangka panjang melalui investasi emas.

Regional CEO BSI Aceh Imsak Ramadhan di lokasi acara menyampaikan bahwa usia ke-5 ini menjadi momentum bagi BSI untuk mempertegas peranannya lebih dari sekadar tempat menabung.

“Hari ini di tahun 2026, semangat ‘Langkah Emas Generasi Emas’ menjadi nafas baru BSI. Kami melihat adanya kebutuhan mendesak akan ekosistem finansial yang mampu menjaga nilai aset masyarakat di tengah dinamika ekonomi. Karena itu, melalui event ini kami mengajak masyarakat memulai langkah kecil yang berdampak besar: Langkah sehat dengan berolahraga, dan langkah mapan dengan berinvestasi emas,” ujar Imsak.

*Ekosistem Emas Pertama di Indonesia*

Sebagai Bank Emas (Bullion Bank) Syariah pertama di Indonesia, BSI menjadikan momen Milad ke-5 ini untuk mengedukasi masyarakat tentang pentingnya emas sebagai instrumen lindung nilai (hedging) yang berkelanjutan.

“Kami membangun ekosistem di mana emas bukan sekadar komoditas, tapi narasi jangka panjang untuk kemandirian ekonomi umat. Ini adalah solusi bagi masyarakat yang ingin mempersiapkan masa depan, mulai dari dana pendidikan hingga porsi Haji,” tambah Imsak.

*Integrasi Spiritual, Sosial, dan Digital*

Selain fokus pada kesehatan fisik dan finansial, acara ini juga menonjolkan sisi spiritual dan sosial. Mengingat bulan suci Ramadan 2026 yang akan segera tiba, BSI mengajak masyarakat mempersiapkan diri, termasuk perencanaan ibadah haji sejak dini melalui Tabungan Haji.

BSI juga memperkenalkan fitur-fitur komprehensif dalam aplikasi BYOND by BSI, yang menjadi “sahabat finansial, sosial, dan spiritual” dalam satu genggaman.

Acara Langkah Emas BSI di Banda Aceh ini diharapkan menjadi pemantik bagi masyarakat Aceh untuk memiliki gaya hidup yang seimbang: sehat jasmani, kuat secara finansial dengan investasi emas, serta kaya hati dengan berbagi dan beribadah.