‎Sosialisasi Rumoh Caroeng Percagaluh di Desa Binaan oleh Persit Kartika Chandra Kirana Cabang XXX Yonif 112 PD Iskandar Muda

Japakeh  ( Aceh dalam berita ) Sabtu 17-1-2026  Persit KCK Cabang XXX Yonif 112 PD Iskandar Muda melaksanakan Sosialisasi Rumoh Caroeng Percagaluh di Desa Binaan Yonif 112/DJ.

‎Diawali dengan pembukaan acara oleh Ketua Persit KCK Cabang XXX Yonif 112 PD Iskandar Muda Ny. Tika Fiska Bagus, kemudian memperkenalkan tim pengajar dari Rumoh Caroeng Percagaluh kemudian dilanjutkan dengan acara penyuluhan diantaranya English Fun, Kelas Nasionalisme, Kelas Keagamaan dan cara mencuci tangan yang benar yang disampaikan oleh dr. Rapidah (istri dari lettu dr. Rafis Eko S).

‎Hal ini menunjukkan kepedulian dan keberlangsungan dari anggota Persit dalam memberikan kontribusi positif bagi masyarakat sekitar, khususnya anak-anak Desa Binaan untuk belajar hal-hal baru dan meraih impian mereka di masa depan.

‎Kegiatan ini juga bertujuan untuk memberikan edukasi dan motivasi
‎dan berinteraksi langsung dengan anak-anak Desa Binaan secara santai dan menyenangkan. Mereka berbagi cerita, bermain, serta memberikan motivasi kepada anak-anak agar tetap semangat dalam belajar dan meraih impian mereka di masa depan.

‎Selain itu, kegiatan ini juga merupakan bentuk dari kepedulian Persit terhadap masyarakat sekitar kepada anak-anak Desa Binaan. Dengan semangat kebersamaan dan gotong royong, Persit 112 PD Iskandar Muda berharap dapat memberikan dampak positif bagi anak-anak Desa Binaan dan mendorong mereka untuk terus berkembang dan meraih impian mereka.

‎Kehadiran tim pengajar dari Rumoh Caroeng Percagaluh diharapkan menjadi nilai tambah dalam kegiatan ini, karena dapat memberikan wawasan dan pengetahuan baru bagi anak-anak Desa Binaan. Semangat kebersamaan dan gotong royong yang ditunjukkan oleh Persit Kartika Chandra Kirana Cabang XXX
‎Yonif 112 PD Iskandar Muda sangat diapresiasi, karena hal ini menciptakan lingkungan yang lebih baik dan berdampak positif bagi masyarakat sekitar.

‎Semoga kegiatan seperti ini dapat terus dilakukan dan memberikan manfaat yang besar bagi perkembangan dan kesejahteraan anak-anak Desa Binaan serta masyarakat sekitar.

Pulihkan Sekolah Pascabanjir Bandang, Polres Bireuen Gotong Royong Bersihkan SD Negeri 11 Kutablang

Bireuen  ( Aceh dalam berita ) Minggu 18-1-2026 Kepolisian Resor Bireuen bersama jajaran Polsek melaksanakan gotong royong pemulihan pascabencana banjir bandang di SD Negeri 11 Kutablang, Desa Keurumbok, Kecamatan Kutablang, Kabupaten Bireuen.

Kegiatan yang dimulai sejak pukul 09.00 WIB tersebut difokuskan pada pembersihan lingkungan sekolah yang terdampak banjir bandang. Personel Polres Bireuen dan Polsek jajaran bahu-membahu membersihkan lumpur di halaman sekolah, ruang kelas, serta area pendukung lainnya agar proses belajar mengajar dapat kembali berjalan dengan aman dan nyaman.

Gotong royong ini dipimpin oleh Kasat Pol Airud Polres Bireuen AKP Slamet Rizki selaku ketua tim, dengan melibatkan sejumlah pejabat dan personel Polres Bireuen, personel Polsek Peusangan, serta didukung pihak sekolah, termasuk kepala sekolah dan dewan guru SD Negeri 11 Kutablang.

Kapolres Bireuen AKBP Tuschad Cipta Herdani, S.I.K., M.Med.Kom., menyampaikan bahwa kegiatan tersebut merupakan bentuk nyata kehadiran Polri dalam membantu masyarakat bangkit pascabencana, khususnya dalam pemulihan fasilitas pendidikan.

“Sekolah adalah tempat membangun masa depan generasi muda. Karena itu, Polri hadir untuk memastikan lingkungan pendidikan segera pulih dan siap digunakan kembali. Kami ingin anak-anak bisa belajar dengan aman dan nyaman meskipun baru saja terdampak bencana,” ujar Kapolres.

Ia menegaskan, Polres Bireuen akan terus bersinergi dengan pemerintah daerah, pihak sekolah, dan masyarakat dalam mendukung proses pemulihan pascabencana, sekaligus menjaga stabilitas keamanan dan ketertiban di wilayah hukum Polres Bireuen.

“Kami mengajak seluruh elemen masyarakat untuk terus bergotong royong. Dengan kebersamaan, proses pemulihan pascabencana dapat berjalan lebih cepat dan berdampak positif bagi kehidupan masyarakat,” tambahnya.

Sementara itu, pihak sekolah menyambut baik dan mengapresiasi kepedulian jajaran kepolisian. Kehadiran Polri dinilai sangat membantu mempercepat pemulihan lingkungan sekolah yang sebelumnya tertutup lumpur akibat banjir bandang.

Selama kegiatan berlangsung, situasi terpantau aman, tertib, dan kondusif. Gotong royong ini menjadi wujud komitmen Polri sebagai pelindung, pengayom, dan pelayan masyarakat, tidak hanya dalam menjaga keamanan, tetapi juga dalam aksi kemanusiaan pascabencana.

Pulihkan Sekolah Pascabanjir Bandang, Polres Bireuen Gotong Royong Bersihkan SD Negeri 11 Kutablang

Bireuen  ( Aceh dalam berita ) Minggu 18-1-2026 Kepolisian Resor Bireuen bersama jajaran Polsek melaksanakan gotong royong pemulihan pascabencana banjir bandang di SD Negeri 11 Kutablang, Desa Keurumbok, Kecamatan Kutablang, Kabupaten Bireuen.

Kegiatan yang dimulai sejak pukul 09.00 WIB tersebut difokuskan pada pembersihan lingkungan sekolah yang terdampak banjir bandang. Personel Polres Bireuen dan Polsek jajaran bahu-membahu membersihkan lumpur di halaman sekolah, ruang kelas, serta area pendukung lainnya agar proses belajar mengajar dapat kembali berjalan dengan aman dan nyaman.

Gotong royong ini dipimpin oleh Kasat Pol Airud Polres Bireuen AKP Slamet Rizki selaku ketua tim, dengan melibatkan sejumlah pejabat dan personel Polres Bireuen, personel Polsek Peusangan, serta didukung pihak sekolah, termasuk kepala sekolah dan dewan guru SD Negeri 11 Kutablang.

Kapolres Bireuen AKBP Tuschad Cipta Herdani, S.I.K., M.Med.Kom., menyampaikan bahwa kegiatan tersebut merupakan bentuk nyata kehadiran Polri dalam membantu masyarakat bangkit pascabencana, khususnya dalam pemulihan fasilitas pendidikan.

“Sekolah adalah tempat membangun masa depan generasi muda. Karena itu, Polri hadir untuk memastikan lingkungan pendidikan segera pulih dan siap digunakan kembali. Kami ingin anak-anak bisa belajar dengan aman dan nyaman meskipun baru saja terdampak bencana,” ujar Kapolres.

Ia menegaskan, Polres Bireuen akan terus bersinergi dengan pemerintah daerah, pihak sekolah, dan masyarakat dalam mendukung proses pemulihan pascabencana, sekaligus menjaga stabilitas keamanan dan ketertiban di wilayah hukum Polres Bireuen.

“Kami mengajak seluruh elemen masyarakat untuk terus bergotong royong. Dengan kebersamaan, proses pemulihan pascabencana dapat berjalan lebih cepat dan berdampak positif bagi kehidupan masyarakat,” tambahnya.

Sementara itu, pihak sekolah menyambut baik dan mengapresiasi kepedulian jajaran kepolisian. Kehadiran Polri dinilai sangat membantu mempercepat pemulihan lingkungan sekolah yang sebelumnya tertutup lumpur akibat banjir bandang.

Selama kegiatan berlangsung, situasi terpantau aman, tertib, dan kondusif. Gotong royong ini menjadi wujud komitmen Polri sebagai pelindung, pengayom, dan pelayan masyarakat, tidak hanya dalam menjaga keamanan, tetapi juga dalam aksi kemanusiaan pascabencana.

Pulihkan Sekolah Pascabanjir Bandang, Polres Bireuen Gotong Royong Bersihkan SD Negeri 11 Kutablang

Bireuen  ( Aceh dalam berita ) Minggu 18-1-2026 Kepolisian Resor Bireuen bersama jajaran Polsek melaksanakan gotong royong pemulihan pascabencana banjir bandang di SD Negeri 11 Kutablang, Desa Keurumbok, Kecamatan Kutablang, Kabupaten Bireuen.

Kegiatan yang dimulai sejak pukul 09.00 WIB tersebut difokuskan pada pembersihan lingkungan sekolah yang terdampak banjir bandang. Personel Polres Bireuen dan Polsek jajaran bahu-membahu membersihkan lumpur di halaman sekolah, ruang kelas, serta area pendukung lainnya agar proses belajar mengajar dapat kembali berjalan dengan aman dan nyaman.

Gotong royong ini dipimpin oleh Kasat Pol Airud Polres Bireuen AKP Slamet Rizki selaku ketua tim, dengan melibatkan sejumlah pejabat dan personel Polres Bireuen, personel Polsek Peusangan, serta didukung pihak sekolah, termasuk kepala sekolah dan dewan guru SD Negeri 11 Kutablang.

Kapolres Bireuen AKBP Tuschad Cipta Herdani, S.I.K., M.Med.Kom., menyampaikan bahwa kegiatan tersebut merupakan bentuk nyata kehadiran Polri dalam membantu masyarakat bangkit pascabencana, khususnya dalam pemulihan fasilitas pendidikan.

“Sekolah adalah tempat membangun masa depan generasi muda. Karena itu, Polri hadir untuk memastikan lingkungan pendidikan segera pulih dan siap digunakan kembali. Kami ingin anak-anak bisa belajar dengan aman dan nyaman meskipun baru saja terdampak bencana,” ujar Kapolres.

Ia menegaskan, Polres Bireuen akan terus bersinergi dengan pemerintah daerah, pihak sekolah, dan masyarakat dalam mendukung proses pemulihan pascabencana, sekaligus menjaga stabilitas keamanan dan ketertiban di wilayah hukum Polres Bireuen.

“Kami mengajak seluruh elemen masyarakat untuk terus bergotong royong. Dengan kebersamaan, proses pemulihan pascabencana dapat berjalan lebih cepat dan berdampak positif bagi kehidupan masyarakat,” tambahnya.

Sementara itu, pihak sekolah menyambut baik dan mengapresiasi kepedulian jajaran kepolisian. Kehadiran Polri dinilai sangat membantu mempercepat pemulihan lingkungan sekolah yang sebelumnya tertutup lumpur akibat banjir bandang.

Selama kegiatan berlangsung, situasi terpantau aman, tertib, dan kondusif. Gotong royong ini menjadi wujud komitmen Polri sebagai pelindung, pengayom, dan pelayan masyarakat, tidak hanya dalam menjaga keamanan, tetapi juga dalam aksi kemanusiaan pascabencana.

Polres Aceh Tenggara Berhasil Ungkap 119 Kasus Narkoba Sepanjang Tahun 2025

LKutacane ( Aceh dalam berita ) Minggu 18-1-2026 Kinerja Polres Aceh Tenggara, khususnya dalam pengungkapan dan penanganan kasus tindak pidana narkotika, menunjukkan tren peningkatan sepanjang tahun 2025. Hal tersebut menegaskan bahwa Polres Aceh Tenggara tidak pernah memberi ruang bagi peredaran gelap narkoba.

Kapolres Aceh Tenggara AKBP Yulhendri menyampaikan bahwa, selama tahun 2025 pihaknya berhasil mengungkap sebanyak 119 kasus narkotika dengan total 206 tersangka. Jumlah tersebut meningkat dibandingkan tahun 2024 yang mencatat 113 kasus dengan 192 tersangka.

“Pengungkapan ini merupakan hasil kerja keras dan komitmen jajaran Polres Aceh Tenggara dalam memberantas narkoba hingga ke akar-akarnya, tanpa pandang bulu. Siapa pun yang terlibat akan kami tindak tegas sesuai hukum yang berlaku,” kata AKBP Yulhendri.

Seluruh pengungkapan tersebut dilakukan melalui proses penyelidikan dan penyidikan yang berlapis, baik berdasarkan laporan masyarakat maupun hasil pengembangan kasus.

Mantan Kasubdit Tipidter Ditreskrimsus Polda Aceh itu juga menjelaskan bahwa dari total perkara narkoba yang ditangani pihaknya, sebanyak 81 kasus telah dinyatakan lengkap atau P21 dan dilimpahkan ke kejaksaan. Sementara 38 kasus masih dalam tahap penyidikan.

“Dari data yang kami rangkum, sebagian besar kasus yang ditangani Satresnarkoba telah P21. Tentunya juga saya tegaskan bahwa, seluruh proses penanganan dilakukan secara profesional dan sesuai dengan ketentuan hukum yang berlaku,” ujar Yulhendri.

Menurutnya, capaian tersebut sekaligus menjadi jawaban dan bukti bahwa Polres Aceh Tenggara tidak pernah berkompromi dengan pelaku kejahatan narkotika. Selain itu, hal ini juga wujud komitmen untuk terus memperkuat upaya pencegahan dan penindakan narkotika secara berkelanjutan, demi menciptakan lingkungan yang aman, sehat, dan bebas dari ancaman narkoba.

“Tidak ada toleransi bagi narkoba. Siapa pun yang terlibat akan kami tindak tegas sesuai hukum. Kami bekerja berdasarkan data, bukti, dan proses hukum, bukan opini ataupun intervensi,” tegasnya.

Dalam kesempatan itu, AKBP Yulhendri juga mengajak masyarakat untuk terus berperan aktif dalam memberikan informasi kepada kepolisian. Sebab, sinergi antara aparat penegak hukum dan masyarakat menjadi kunci utama dalam menekan peredaran narkoba yang merusak generasi bangsa.

Polres Aceh Tenggara Berhasil Ungkap 119 Kasus Narkoba Sepanjang Tahun 2025

LKutacane ( Aceh dalam berita ) Minggu 18-1-2026 Kinerja Polres Aceh Tenggara, khususnya dalam pengungkapan dan penanganan kasus tindak pidana narkotika, menunjukkan tren peningkatan sepanjang tahun 2025. Hal tersebut menegaskan bahwa Polres Aceh Tenggara tidak pernah memberi ruang bagi peredaran gelap narkoba.

Kapolres Aceh Tenggara AKBP Yulhendri menyampaikan bahwa, selama tahun 2025 pihaknya berhasil mengungkap sebanyak 119 kasus narkotika dengan total 206 tersangka. Jumlah tersebut meningkat dibandingkan tahun 2024 yang mencatat 113 kasus dengan 192 tersangka.

“Pengungkapan ini merupakan hasil kerja keras dan komitmen jajaran Polres Aceh Tenggara dalam memberantas narkoba hingga ke akar-akarnya, tanpa pandang bulu. Siapa pun yang terlibat akan kami tindak tegas sesuai hukum yang berlaku,” kata AKBP Yulhendri.

Seluruh pengungkapan tersebut dilakukan melalui proses penyelidikan dan penyidikan yang berlapis, baik berdasarkan laporan masyarakat maupun hasil pengembangan kasus.

Mantan Kasubdit Tipidter Ditreskrimsus Polda Aceh itu juga menjelaskan bahwa dari total perkara narkoba yang ditangani pihaknya, sebanyak 81 kasus telah dinyatakan lengkap atau P21 dan dilimpahkan ke kejaksaan. Sementara 38 kasus masih dalam tahap penyidikan.

“Dari data yang kami rangkum, sebagian besar kasus yang ditangani Satresnarkoba telah P21. Tentunya juga saya tegaskan bahwa, seluruh proses penanganan dilakukan secara profesional dan sesuai dengan ketentuan hukum yang berlaku,” ujar Yulhendri.

Menurutnya, capaian tersebut sekaligus menjadi jawaban dan bukti bahwa Polres Aceh Tenggara tidak pernah berkompromi dengan pelaku kejahatan narkotika. Selain itu, hal ini juga wujud komitmen untuk terus memperkuat upaya pencegahan dan penindakan narkotika secara berkelanjutan, demi menciptakan lingkungan yang aman, sehat, dan bebas dari ancaman narkoba.

“Tidak ada toleransi bagi narkoba. Siapa pun yang terlibat akan kami tindak tegas sesuai hukum. Kami bekerja berdasarkan data, bukti, dan proses hukum, bukan opini ataupun intervensi,” tegasnya.

Dalam kesempatan itu, AKBP Yulhendri juga mengajak masyarakat untuk terus berperan aktif dalam memberikan informasi kepada kepolisian. Sebab, sinergi antara aparat penegak hukum dan masyarakat menjadi kunci utama dalam menekan peredaran narkoba yang merusak generasi bangsa.

Puluhan Personel Polres Bireuen Bersihkan Sampah dan Lumpur di SD Negeri 2 Kuta Blang Pasca Banjir

Bireuen ( Aceh dalam berita ) Minggu 18-1-2026 Puluhan personel Polres Bireuen dikerahkan ke SD Negeri 2 Kuta Blang, Kabupaten Bireuen, untuk membersihkan sampah dan lumpur sisa banjir yang masih menutupi lingkungan sekolah tersebut.

Kegiatan pembersihan ini dilakukan sebagai bentuk kepedulian Polri terhadap dunia pendidikan, sekaligus membantu mempercepat pemulihan fasilitas sekolah agar dapat kembali digunakan untuk proses belajar mengajar.

Kabid Humas Polda Aceh Kombes Pol. Joko Krisdiyanto, S.I.K., menyampaikan bahwa kegiatan pembersihan tersebut.

Dikatakannya, puluhan personel Polres Bireuen turun langsung ke lokasi dengan bergotong royong mengangkat sampah, membersihkan lumpur, serta merapikan area sekolah yang terdampak banjir.

“Puluhan personel Polres Bireuen bergotong royong mengangkat sampah dan membersihkan lumpur di SD Negeri 2 Kuta Blang, Bireuen, untuk membantu percepatan agar sekolah tersebut kembali berfungsi sebagai tempat belajar mengajar,” ujar Kabid Humas

Menurutnya, banjir yang melanda kawasan tersebut sebelumnya menyebabkan aktivitas belajar mengajar terganggu akibat kondisi lingkungan sekolah yang tidak layak digunakan.

Dengan adanya kegiatan pembersihan ini, diharapkan para siswa dan tenaga pendidik dapat segera kembali melaksanakan kegiatan pendidikan dalam lingkungan yang bersih, aman, dan nyaman.

Ia menambahkan, kehadiran Polri dalam kegiatan tersebut merupakan wujud nyata kepedulian dan pengabdian Polri dalam melayani serta melindungi masyarakat.

“Polri berkomitmen mendukung proses pendidikan di daerah, guna mewujudkan generasi penerus bangsa yang sehat, cerdas, dan berkarakter,” tutup Kabid Humas Polda Aceh.

Pulihkan Sekolah Pascabanjir Bandang, Polres Bireuen Gotong Royong Bersihkan SD Negeri 11 Kutablang

Bireuen ( Aceh dalam berita ) Minggu Minggu 18-1-2026 Kepolisian Resor Bireuen bersama jajaran Polsek melaksanakan gotong royong pemulihan pascabencana banjir bandang di SD Negeri 11 Kutablang, Desa Keurumbok, Kecamatan Kutablang, Kabupaten Bireuen.

Kegiatan yang dimulai sejak pukul 09.00 WIB tersebut difokuskan pada pembersihan lingkungan sekolah yang terdampak banjir bandang. Personel Polres Bireuen dan Polsek jajaran bahu-membahu membersihkan lumpur di halaman sekolah, ruang kelas, serta area pendukung lainnya agar proses belajar mengajar dapat kembali berjalan dengan aman dan nyaman.

Gotong royong ini dipimpin oleh Kasat Pol Airud Polres Bireuen AKP Slamet Rizki selaku ketua tim, dengan melibatkan sejumlah pejabat dan personel Polres Bireuen, personel Polsek Peusangan, serta didukung pihak sekolah, termasuk kepala sekolah dan dewan guru SD Negeri 11 Kutablang.

Kapolres Bireuen AKBP Tuschad Cipta Herdani, S.I.K., M.Med.Kom., menyampaikan bahwa kegiatan tersebut merupakan bentuk nyata kehadiran Polri dalam membantu masyarakat bangkit pascabencana, khususnya dalam pemulihan fasilitas pendidikan.

“Sekolah adalah tempat membangun masa depan generasi muda. Karena itu, Polri hadir untuk memastikan lingkungan pendidikan segera pulih dan siap digunakan kembali. Kami ingin anak-anak bisa belajar dengan aman dan nyaman meskipun baru saja terdampak bencana,” ujar Kapolres.

Ia menegaskan, Polres Bireuen akan terus bersinergi dengan pemerintah daerah, pihak sekolah, dan masyarakat dalam mendukung proses pemulihan pascabencana, sekaligus menjaga stabilitas keamanan dan ketertiban di wilayah hukum Polres Bireuen.

“Kami mengajak seluruh elemen masyarakat untuk terus bergotong royong. Dengan kebersamaan, proses pemulihan pascabencana dapat berjalan lebih cepat dan berdampak positif bagi kehidupan masyarakat,” tambahnya.

Sementara itu, pihak sekolah menyambut baik dan mengapresiasi kepedulian jajaran kepolisian. Kehadiran Polri dinilai sangat membantu mempercepat pemulihan lingkungan sekolah yang sebelumnya tertutup lumpur akibat banjir bandang.

Selama kegiatan berlangsung, situasi terpantau aman, tertib, dan kondusif. Gotong royong ini menjadi wujud komitmen Polri sebagai pelindung, pengayom, dan pelayan masyarakat, tidak hanya dalam menjaga keamanan, tetapi juga dalam aksi kemanusiaan pascabencana.

Tertutup lumpur, Prajurit Yonif 117/KY Bersihkan SDN 2 Kuala Simpang, Aceh Tamiang.

Aceh Tamiang  ( Aceh dalam berita ) Minggu 18-1-2026 Sebagai wujud kepedulian terhadap kebersihan lingkungan sekaligus dukungan nyata terhadap dunia pendidikan, prajurit Yonif 117/Ksatria Yudha melaksanakan kegiatan pembersihan lingkungan di SD Negeri 2 Kuala Simpang, Desa Landuh, Kecamatan Rantau, Kabupaten Aceh Tamiang.

Kegiatan gotong royong tersebut difokuskan pada pembersihan ruang-ruang kelas, halaman sekolah, serta sejumlah fasilitas pendukung lainnya. Dengan penuh semangat kebersamaan, para prajurit membersihkan sampah, merapikan area sekitar sekolah, dan menata lingkungan agar terlihat lebih bersih dan rapi. Upaya ini dilakukan untuk menciptakan suasana belajar yang sehat, nyaman, dan kondusif bagi para siswa dalam melaksanakan kegiatan belajar mengajar.

Melalui kegiatan ini, Yonif 117/Ksatria Yudha menunjukkan komitmennya dalam mendukung terciptanya lingkungan pendidikan yang layak dan berkualitas. Selain memberikan manfaat langsung bagi pihak sekolah, kegiatan pembersihan ini juga diharapkan dapat menumbuhkan kesadaran dan kepedulian seluruh warga sekolah, khususnya para siswa, terhadap pentingnya menjaga kebersihan lingkungan sejak dini.

Komandan Yonif 117/Ksatria Yudha, Letkol Inf Dikdik Sukayat, S.I.P., M.I.P., menyampaikan bahwa kegiatan tersebut merupakan bagian dari pengabdian prajurit TNI kepada masyarakat, khususnya dalam mendukung sektor pendidikan. Menurutnya, lingkungan sekolah yang bersih dan sehat sangat berpengaruh terhadap kenyamanan serta semangat belajar para siswa.

Beliau menambahkan, melalui kegiatan gotong royong seperti ini diharapkan dapat mempererat hubungan silaturahmi antara prajurit TNI dengan masyarakat, sekaligus menanamkan nilai-nilai kebersamaan, kepedulian, dan tanggung jawab sosial.
Ia juga menegaskan bahwa TNI tidak hanya bertugas menjaga kedaulatan dan keamanan negara, tetapi juga memiliki peran penting dalam membantu mengatasi kesulitan masyarakat serta mendukung program pembangunan di daerah, termasuk di bidang pendidikan.

Lebih lanjut, Letkol Inf Dikdik Sukayat berharap kegiatan positif ini dapat memberikan contoh kepada para siswa untuk selalu menjaga kebersihan lingkungan sekolah dan sekitarnya, sehingga tercipta generasi muda yang sehat, disiplin, dan berkarakter.

Sementara itu, Rosma, salah seorang warga setempat, menyampaikan apresiasi dan rasa terima kasih kepada prajurit Yonif 117/Ksatria Yudha atas kepedulian yang diberikan kepada sekolah di wilayahnya. Ia menuturkan bahwa kehadiran prajurit TNI sangat membantu pihak sekolah dan memberikan motivasi bagi masyarakat sekitar.

Ia juga berharap kegiatan seperti ini dapat terus berlanjut di masa mendatang, tidak hanya di sekolah tetapi juga di lingkungan masyarakat, sehingga tercipta suasana yang bersih, aman, dan harmonis.

Kehadiran prajurit TNI di tengah-tengah lingkungan sekolah mendapat sambutan positif dari pihak sekolah dan masyarakat setempat. Diharapkan, sinergi dan kepedulian seperti ini dapat terus terjalin sebagai bagian dari upaya bersama dalam membangun generasi muda yang sehat, disiplin, dan berkarakter, sekaligus mempererat hubungan harmonis antara TNI dan masyarakat.

Brigif TP 90/YGD Bagikan Tas Sekolah Bagi Murid SDN 10 Rusip Antara, Aceh Tengah

Aceh Tengah  ( Aceh dalam berita ) Minggu 18-1-2026 Sebagai bentuk kepedulian nyata terhadap dunia pendidikan dan masa depan generasi muda, personel Brigade Infanteri Tempur (Brigif TP) 90/Yudha Gatra Dharma (YGD) melaksanakan kegiatan sosial dengan membagikan ransel sekolah kepada siswa-siswi SD Negeri 10 Rusip Antara, Kabupaten Aceh Tengah,

Kegiatan tersebut merupakan wujud perhatian TNI terhadap anak-anak usia sekolah, khususnya yang berada di wilayah terdampak bencana banjir dan masih menghadapi berbagai keterbatasan dalam memenuhi kebutuhan pendidikan. Bantuan ransel sekolah ini diharapkan dapat menunjang kegiatan belajar para siswa serta memberikan motivasi agar mereka tetap semangat menuntut ilmu meskipun berada dalam kondisi yang tidak mudah.

Raut wajah ceria dan senyum tulus tampak jelas dari para siswa saat menerima ransel baru yang diserahkan langsung oleh personel Brigif TP 90/YGD. Bagi anak-anak tersebut, bantuan ini bukan sekadar perlengkapan sekolah, melainkan juga menjadi penyemangat dan bentuk perhatian yang memberikan harapan untuk terus belajar dan meraih cita-cita di masa depan.

Kehadiran personel TNI di lingkungan sekolah mendapat sambutan hangat dari pihak sekolah, para guru, serta orang tua murid. Mereka mengapresiasi kepedulian Brigif TP 90/YGD yang telah meluangkan waktu dan tenaga untuk hadir langsung membantu anak-anak di wilayah Rusip Antara.

Melalui kegiatan ini, Brigif TP 90/YGD berharap dapat meringankan beban orang tua siswa sekaligus menumbuhkan kembali semangat belajar anak-anak pascabanjir yang melanda daerah tersebut. Pendidikan dipandang sebagai pondasi utama dalam membangun sumber daya manusia yang unggul, sehingga perlu mendapatkan perhatian dan dukungan dari semua pihak.

Di balik seragam loreng yang dikenakan, tersimpan kepedulian, empati, dan kasih sayang terhadap generasi penerus bangsa. Brigif TP 90/YGD menegaskan komitmennya untuk terus hadir di tengah masyarakat dan berkontribusi secara positif, tidak hanya dalam menjalankan tugas pokok pertahanan negara, tetapi juga dalam mendukung kemajuan pendidikan serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat di wilayah tugasnya.