Mualem–Dek Fadh Bawa Aceh Masuk 8 Besar Nasional Kinerja Pelayanan Publik

Banda Aceh ( Aceh dalam berita )  Selasa 13-1-2026 Pemerintah Aceh mencatatkan capaian signifikan di tingkat nasional. Dalam satu tahun kepemimpinan Gubernur Aceh H. Muzakir Manaf (Mualem) dan Wakil Gubernur Fadhlullah (Dek Fadh), Aceh berhasil menembus delapan besar nasional kinerja penyelenggaraan pelayanan publik.

Berdasarkan Keputusan Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi Republik Indonesia Nomor 3 Tahun 2026 tentang Hasil Pemantauan dan Evaluasi Kinerja Penyelenggaraan Pelayanan Publik (PEKPPP) Tahun 2025, Aceh menempati peringkat ke-8 nasional tingkat provinsi dengan indeks 4,56 dan meraih kategori A atau kinerja tertinggi.

Dalam pemeringkatan tersebut, Aceh sejajar dengan Kalimantan Selatan dan berada di antara sepuluh provinsi dengan kinerja pelayanan publik terbaik di Indonesia. Sepuluh besar nasional masing-masing ditempati oleh Jawa Timur, DKI Jakarta, Jawa Tengah, Kalimantan Barat, DI Yogyakarta, Bali, Jawa Barat, Aceh, Kalimantan Selatan, dan Gorontalo.

Capaian ini dinilai sebagai hasil konsistensi arah kebijakan Pemerintah Aceh di bawah kepemimpinan Muzakir Manaf–Fadhlullah yang sejak awal menempatkan reformasi birokrasi dan peningkatan kualitas pelayanan publik sebagai prioritas utama pemerintahan.

Sekretaris Daerah (Sekda) Aceh, M. Nasir, SIP, MPA, menegaskan bahwa prestasi tersebut merupakan buah kerja kolektif seluruh jajaran Pemerintah Aceh yang bergerak dalam satu komando kepemimpinan.

“Masuknya Aceh dalam delapan besar nasional adalah hasil kerja bersama di bawah arahan langsung Gubernur H. Muzakir Manaf dan Wakil Gubernur Fadhlullah. Fokus mereka pada tata kelola yang bersih, cepat, dan responsif mulai menunjukkan hasil yang terukur,” kata M. Nasir.

Ia menjelaskan, hasil PEKPPP 2025 ditetapkan melalui proses pengolahan data, validasi lapangan, serta penilaian akhir oleh tim evaluator independen Kementerian PANRB, sesuai amanat Undang-Undang Nomor 25 Tahun 2009 tentang Pelayanan Publik. Dengan demikian, capaian Aceh bersifat objektif dan berbasis indikator nasional.
Menurut M. Nasir, selama setahun terakhir Pemerintah Aceh melakukan pembenahan menyeluruh terhadap sistem pelayanan publik, mulai dari penyederhanaan prosedur perizinan, peningkatan disiplin dan kinerja aparatur, hingga penguatan layanan digital serta sistem pengaduan masyarakat.

“Target kami bukan sekadar mengejar angka, tetapi memastikan perubahan nyata yang dirasakan langsung oleh masyarakat. Evaluasi nasional ini mengonfirmasi bahwa kebijakan pimpinan Aceh berada di jalur yang tepat,” ujarnya.

Lebih lanjut, ia menilai keberhasilan Aceh masuk dalam jajaran elite nasional kinerja pelayanan publik mengirimkan pesan kuat bahwa daerah mampu bersaing secara kinerja apabila didukung kepemimpinan yang tegas, konsisten, dan berorientasi pada pelayanan.

“Tantangan ke depan adalah menjaga dan meningkatkan capaian ini. Gubernur dan Wakil Gubernur menegaskan bahwa pelayanan publik harus terus bertransformasi karena ekspektasi masyarakat juga terus meningkat,” kata M. Nasir.

Dalam KepmenPANRB tersebut, kategori kinerja pelayanan publik nasional dibagi berdasarkan indeks 0,10 hingga 5,00, dengan kategori tertinggi berada pada rentang 4,51–5,00 atau Kategori A.
Masuknya Aceh dalam kelompok teratas nasional menandai peningkatan signifikan kualitas pelayanan publik dan memperkuat posisi Aceh sebagai salah satu provinsi dengan kinerja pemerintahan yang kompetitif di tingkat nasional.

Polres Pidie Serahkan Bantuan Sumur Bor Kapolda Aceh untuk Warga Lamkawe

Mapolres Sigli  ( Aceh dalam berita ) Kepolisian Selasa 13-1-2026; Resor (Polres) Pidie melaksanakan penyerahan bantuan dari Kapolda Aceh berupa satu unit sumur bor beserta kelengkapannya kepada masyarakat Dusun Sukamulya, Gampong Lamkawe, Kecamatan Kembang Tanjong, Kabupaten Pidie.

Kapolres Pidie AKBP Jaka Mulyana, SIK, MIK menyebutkan bahwa bantuan sumur bor tersebut merupakan bentuk kepedulian Kapolda Aceh Irjen Pol. Drs. Marzuki Ali Basyah, MM., terhadap masyarakat yang terdampak bencana banjir, khususnya dalam pemenuhan kebutuhan air bersih.

Ditambahkannya, sumur bor dengan kedalaman 35 meter ini diharapkan dapat dimanfaatkan untuk keperluan wudhu, kebutuhan rumah tangga, serta aktivitas masyarakat sehari-hari.

Bantuan tersebut diterima langsung oleh Keuchik Gampong Lamkawe, Fauzi, (43) sebagai perwakilan masyarakat setempat.

Pasca bencana banjir yang berdampak pada keterbatasan akses air bersih. Kapolres Pidie berharap agar masyarakat gampong setempat, agar sumur bor yang telah dibangun dapat dirawat dengan baik dan dimanfaatkan secara maksimal untuk kepentingan bersama.

“Bantuan sumur bor ini merupakan amanah dari Bapak Kapolda Aceh sebagai bentuk kepedulian Polri kepada masyarakat yang terdampak banjir. Kami berharap fasilitas ini dapat dimanfaatkan sebaik-baiknya oleh warga Gampong Lamkawe untuk memenuhi kebutuhan air bersih, khususnya untuk ibadah dan kebutuhan sehari-hari,” ujar Kapolres Pidie AKBP Jaka Mulyana, SIK, MIK

Sementara itu Keuchik Gampong Lamkawe atas nama masyarakat mengucapkan rasa syukur dan terima kepada Kapolda Aceh dan Kapolres Pidie atas kepedulian jajaran kepada masyarakat Gampong Lamkawe.

“Kami mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada Bapak Kapolda Aceh dan Kapolres Pidie beserta jajarannya atas bantuan sumur bor ini. Bantuan ini sangat bermanfaat bagi masyarakat kami pasca banjir.

Insya Allah akan kami jaga dan rawat agar dapat digunakan dalam jangka panjang oleh seluruh warga,” ungkap Fauzi, Keuchik Gampong Lamkawe.

Polres Pidie Serahkan Bantuan Sumur Bor Kapolda Aceh untuk Warga Lamkawe

Mapolres Sigli  ( Aceh dalam berita ) Kepolisian Selasa 13-1-2026; Resor (Polres) Pidie melaksanakan penyerahan bantuan dari Kapolda Aceh berupa satu unit sumur bor beserta kelengkapannya kepada masyarakat Dusun Sukamulya, Gampong Lamkawe, Kecamatan Kembang Tanjong, Kabupaten Pidie.

Kapolres Pidie AKBP Jaka Mulyana, SIK, MIK menyebutkan bahwa bantuan sumur bor tersebut merupakan bentuk kepedulian Kapolda Aceh Irjen Pol. Drs. Marzuki Ali Basyah, MM., terhadap masyarakat yang terdampak bencana banjir, khususnya dalam pemenuhan kebutuhan air bersih.

Ditambahkannya, sumur bor dengan kedalaman 35 meter ini diharapkan dapat dimanfaatkan untuk keperluan wudhu, kebutuhan rumah tangga, serta aktivitas masyarakat sehari-hari.

Bantuan tersebut diterima langsung oleh Keuchik Gampong Lamkawe, Fauzi, (43) sebagai perwakilan masyarakat setempat.

Pasca bencana banjir yang berdampak pada keterbatasan akses air bersih. Kapolres Pidie berharap agar masyarakat gampong setempat, agar sumur bor yang telah dibangun dapat dirawat dengan baik dan dimanfaatkan secara maksimal untuk kepentingan bersama.

“Bantuan sumur bor ini merupakan amanah dari Bapak Kapolda Aceh sebagai bentuk kepedulian Polri kepada masyarakat yang terdampak banjir. Kami berharap fasilitas ini dapat dimanfaatkan sebaik-baiknya oleh warga Gampong Lamkawe untuk memenuhi kebutuhan air bersih, khususnya untuk ibadah dan kebutuhan sehari-hari,” ujar Kapolres Pidie AKBP Jaka Mulyana, SIK, MIK

Sementara itu Keuchik Gampong Lamkawe atas nama masyarakat mengucapkan rasa syukur dan terima kepada Kapolda Aceh dan Kapolres Pidie atas kepedulian jajaran kepada masyarakat Gampong Lamkawe.

“Kami mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada Bapak Kapolda Aceh dan Kapolres Pidie beserta jajarannya atas bantuan sumur bor ini. Bantuan ini sangat bermanfaat bagi masyarakat kami pasca banjir.

Insya Allah akan kami jaga dan rawat agar dapat digunakan dalam jangka panjang oleh seluruh warga,” ungkap Fauzi, Keuchik Gampong Lamkawe.

Polres Pidie Serahkan Bantuan Sumur Bor Kapolda Aceh untuk Warga Lamkawe

Mapolres Sigli  ( Aceh dalam berita ) Kepolisian Selasa 13-1-2026; Resor (Polres) Pidie melaksanakan penyerahan bantuan dari Kapolda Aceh berupa satu unit sumur bor beserta kelengkapannya kepada masyarakat Dusun Sukamulya, Gampong Lamkawe, Kecamatan Kembang Tanjong, Kabupaten Pidie.

Kapolres Pidie AKBP Jaka Mulyana, SIK, MIK menyebutkan bahwa bantuan sumur bor tersebut merupakan bentuk kepedulian Kapolda Aceh Irjen Pol. Drs. Marzuki Ali Basyah, MM., terhadap masyarakat yang terdampak bencana banjir, khususnya dalam pemenuhan kebutuhan air bersih.

Ditambahkannya, sumur bor dengan kedalaman 35 meter ini diharapkan dapat dimanfaatkan untuk keperluan wudhu, kebutuhan rumah tangga, serta aktivitas masyarakat sehari-hari.

Bantuan tersebut diterima langsung oleh Keuchik Gampong Lamkawe, Fauzi, (43) sebagai perwakilan masyarakat setempat.

Pasca bencana banjir yang berdampak pada keterbatasan akses air bersih. Kapolres Pidie berharap agar masyarakat gampong setempat, agar sumur bor yang telah dibangun dapat dirawat dengan baik dan dimanfaatkan secara maksimal untuk kepentingan bersama.

“Bantuan sumur bor ini merupakan amanah dari Bapak Kapolda Aceh sebagai bentuk kepedulian Polri kepada masyarakat yang terdampak banjir. Kami berharap fasilitas ini dapat dimanfaatkan sebaik-baiknya oleh warga Gampong Lamkawe untuk memenuhi kebutuhan air bersih, khususnya untuk ibadah dan kebutuhan sehari-hari,” ujar Kapolres Pidie AKBP Jaka Mulyana, SIK, MIK

Sementara itu Keuchik Gampong Lamkawe atas nama masyarakat mengucapkan rasa syukur dan terima kepada Kapolda Aceh dan Kapolres Pidie atas kepedulian jajaran kepada masyarakat Gampong Lamkawe.

“Kami mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada Bapak Kapolda Aceh dan Kapolres Pidie beserta jajarannya atas bantuan sumur bor ini. Bantuan ini sangat bermanfaat bagi masyarakat kami pasca banjir.

Insya Allah akan kami jaga dan rawat agar dapat digunakan dalam jangka panjang oleh seluruh warga,” ungkap Fauzi, Keuchik Gampong Lamkawe.

Beko Bantuan Polri Dikerahkan untuk Pembuatan Parit di Jalan Len Pipa Aceh Utara

Aceh Utara  ( Aceh dalam berita ) Selasa 13-1-2026 Satu unit alat berat berupa beko bantuan Polri dikerahkan untuk pembuatan parit di Jalan Len Pipa, Kabupaten Aceh Utara.

Kabid Humas Polda Aceh Kombes Pol. Joko Krisdiyanto, S.I.K., mengatakan bahwa pembuatan parit tersebut dilakukan di ruas Jalan Len Pipa yang berlokasi di Gampong Lubok Pusaka, mulai dari Simpang Lima hingga menuju Dusun Bidari, Kabupaten Aceh Utara.

“Pengerahan beko ini bertujuan untuk membuat parit agar aliran air dapat mengalir dengan lancar dan tidak lagi menggenangi badan jalan maupun permukiman warga,” ujar Kabid Humas.

Ia menjelaskan, kegiatan tersebut melibatkan personel Polri serta stakeholder terkait sebagai bagian dari upaya percepatan pemulihan wilayah pascabanjir yang melanda kawasan tersebut beberapa waktu lalu.

“Langkah ini merupakan wujud kepedulian dan sinergi Polri bersama unsur terkait dalam membantu masyarakat, khususnya dalam memperlancar akses aliran air dan meminimalisir potensi banjir susulan,” tutup Kabid Humas.

Beko Bantuan Polri Dikerahkan untuk Pembuatan Parit di Jalan Len Pipa Aceh Utara

Aceh Utara  ( Aceh dalam berita ) Selasa 13-1-2026 Satu unit alat berat berupa beko bantuan Polri dikerahkan untuk pembuatan parit di Jalan Len Pipa, Kabupaten Aceh Utara.

Kabid Humas Polda Aceh Kombes Pol. Joko Krisdiyanto, S.I.K., mengatakan bahwa pembuatan parit tersebut dilakukan di ruas Jalan Len Pipa yang berlokasi di Gampong Lubok Pusaka, mulai dari Simpang Lima hingga menuju Dusun Bidari, Kabupaten Aceh Utara.

“Pengerahan beko ini bertujuan untuk membuat parit agar aliran air dapat mengalir dengan lancar dan tidak lagi menggenangi badan jalan maupun permukiman warga,” ujar Kabid Humas.

Ia menjelaskan, kegiatan tersebut melibatkan personel Polri serta stakeholder terkait sebagai bagian dari upaya percepatan pemulihan wilayah pascabanjir yang melanda kawasan tersebut beberapa waktu lalu.

“Langkah ini merupakan wujud kepedulian dan sinergi Polri bersama unsur terkait dalam membantu masyarakat, khususnya dalam memperlancar akses aliran air dan meminimalisir potensi banjir susulan,” tutup Kabid Humas.

Beko Bantuan Polri Dikerahkan untuk Pembuatan Parit di Jalan Len Pipa Aceh Utara

Aceh Utara  ( Aceh dalam berita ) Selasa 13-1-2026 Satu unit alat berat berupa beko bantuan Polri dikerahkan untuk pembuatan parit di Jalan Len Pipa, Kabupaten Aceh Utara.

Kabid Humas Polda Aceh Kombes Pol. Joko Krisdiyanto, S.I.K., mengatakan bahwa pembuatan parit tersebut dilakukan di ruas Jalan Len Pipa yang berlokasi di Gampong Lubok Pusaka, mulai dari Simpang Lima hingga menuju Dusun Bidari, Kabupaten Aceh Utara.

“Pengerahan beko ini bertujuan untuk membuat parit agar aliran air dapat mengalir dengan lancar dan tidak lagi menggenangi badan jalan maupun permukiman warga,” ujar Kabid Humas.

Ia menjelaskan, kegiatan tersebut melibatkan personel Polri serta stakeholder terkait sebagai bagian dari upaya percepatan pemulihan wilayah pascabanjir yang melanda kawasan tersebut beberapa waktu lalu.

“Langkah ini merupakan wujud kepedulian dan sinergi Polri bersama unsur terkait dalam membantu masyarakat, khususnya dalam memperlancar akses aliran air dan meminimalisir potensi banjir susulan,” tutup Kabid Humas.

Kapolda Aceh Menuju Aceh Tamiang Hadiri Doa Bersama Dalam Rangka Pematangan Lahan Huntap

Banda Aceh ( Aceh dalam berita ) Selasa 13-1-2026 Kapolda Aceh Irjen Pol. Drs. Marzuki Alibasyah, M.M., bertolak menuju Kabupaten Aceh Tamiang menggunakan Helikopter Polri AW 169.

Keberangkatan Kapolda Aceh dilakukan melalui Bandara Sultan Iskandar Muda (SIM), Blang Bintang, Kabupaten Aceh Besar. Hal tersebut disampaikan oleh Kabid Humas Polda Aceh Kombes Pol. Joko Krisdiyanto, S.I.K.

“Kapolda Aceh berangkat ke Kabupaten Aceh Tamiang untuk menghadiri kegiatan doa bersama dalam rangka pematangan lahan hunian tetap (Huntap) bagi korban bencana hidrometeorologi di Kabupaten Aceh Tamiang,” ujar Kabid Humas.

Ia menjelaskan, lokasi pematangan lahan Huntap tersebut berada di area Perkebunan PTPN I, Dusun Kelapa Sari, Desa Simpang Kanan, Kecamatan Kejuruan Muda, Kabupaten Aceh Tamiang.

Dalam keberangkatannya menuju Aceh Tamiang, Kapolda Aceh turut didampingi oleh Irwasda Polda Aceh serta sejumlah pejabat utama (PJU) Polda Aceh.

“Kegiatan ini merupakan bentuk kepedulian dan dukungan Polri terhadap masyarakat yang terdampak bencana, khususnya dalam penyediaan hunian yang layak dan aman,” tutup Kabid Humas.

Satgas Yonif 112/DJ Laksanakan Anjangsana Kedalam Honai Warga Papua

Puncak Jaya  ( Aceh dalam berita ) Selasa 13-1-2026 Prajurit Satgas Yonif 112/DJ Pos Ilu melaksanakan Anjangsana ke dalam Honai warga sebagai wujud Pembinaan Teritorial di Kampung Dolinggame Distrik Ilu Kabupaten Puncak Jaya Provinsi Papua Tengah,

Kegiatan Anjangsana ini dipimpin langsung oleh Danton Kes Ilu Letda Ckm Rivan Arbianto S.Gz sebagai bentuk kepedulian Satgas Yonif 112/DJ Pos Ilu terhadap warga Distrik Ilu supaya terjalin keakraban dan kebersamaan TNI dan Rakyat yang ada di pedalaman Papua.

Dalam kegiatan tersebut Pos Ilu memberikan makanan ringan dan minum kopi bersama didalam Honai, kami berharap sedikit banyaknya apa yang telah kami berikan dapat membantu warga sekitaran serta dapat meringankan beban warga sekitar Distrik Ilu.

Salah satu Warga yang bernama Mono Kogoya (47) Tahun yang mempunyai Honai tempat dilaksanakan Anjangsana menggungkapkan rasa terima kasihnya atas segala kebaikan dan kepedulian dari personel TNI khususnya Pos Ilu.

“Kami berterima kasih atas segala kepedulian dan kebaikan dari bapak TNI Pos Ilu Kepada kami semoga kegiatan ini dapat berjalan hingga akhir tugas bapa TNI yang ada di Pos Ilu.,” pungkasnya.

Satgas Yonif 112/DJ Laksanakan Anjangsana Kedalam Honai Warga Papua

Puncak Jaya  ( Aceh dalam berita ) Selasa 13-1-2026 Prajurit Satgas Yonif 112/DJ Pos Ilu melaksanakan Anjangsana ke dalam Honai warga sebagai wujud Pembinaan Teritorial di Kampung Dolinggame Distrik Ilu Kabupaten Puncak Jaya Provinsi Papua Tengah,

Kegiatan Anjangsana ini dipimpin langsung oleh Danton Kes Ilu Letda Ckm Rivan Arbianto S.Gz sebagai bentuk kepedulian Satgas Yonif 112/DJ Pos Ilu terhadap warga Distrik Ilu supaya terjalin keakraban dan kebersamaan TNI dan Rakyat yang ada di pedalaman Papua.

Dalam kegiatan tersebut Pos Ilu memberikan makanan ringan dan minum kopi bersama didalam Honai, kami berharap sedikit banyaknya apa yang telah kami berikan dapat membantu warga sekitaran serta dapat meringankan beban warga sekitar Distrik Ilu.

Salah satu Warga yang bernama Mono Kogoya (47) Tahun yang mempunyai Honai tempat dilaksanakan Anjangsana menggungkapkan rasa terima kasihnya atas segala kebaikan dan kepedulian dari personel TNI khususnya Pos Ilu.

“Kami berterima kasih atas segala kepedulian dan kebaikan dari bapak TNI Pos Ilu Kepada kami semoga kegiatan ini dapat berjalan hingga akhir tugas bapa TNI yang ada di Pos Ilu.,” pungkasnya.