Prajurit Kodim 0113/Gayo Lues, Persit Dan Relawan tembus medan sulit Pining untuk antar Bantuan bagi Warga

Gayo Lues ( Aceh dalam berita ) Senin 12-1-2026 Bencana alam yang melanda Kecamatan Pining, Kabupaten Gayo Lues, menyisakan duka mendalam serta keprihatinan bagi masyarakat setempat. Kondisi sulit yang dialami warga terdampak membutuhkan perhatian dan penanganan cepat dari berbagai pihak. Di tengah keterbatasan tersebut, kehadiran negara melalui Tentara Nasional Indonesia (TNI) bersama unsur terkait menjadi secercah harapan sekaligus penguat semangat bagi masyarakat yang sedang berjuang memulihkan kehidupan pascabencana.

Sebagai wujud kepedulian dan tanggung jawab sosial, Komandan Kodim (Dandim) 0113/Gayo Lues, Letkol Arm Fran Desiafan Eka Saputra, S.H., turun langsung memimpin kegiatan penyaluran bantuan kemanusiaan serta pelayanan kesehatan bagi masyarakat Kecamatan Pining, Kehadiran Dandim di lokasi terdampak menunjukkan komitmen nyata TNI untuk selalu hadir di tengah-tengah rakyat dalam setiap situasi, khususnya saat masyarakat menghadapi musibah.

Kegiatan kemanusiaan tersebut turut didampingi oleh Pasi Pers Kodim 0113/Gayo Lues Kapten Kav Parji, Danramil Pining Lettu Inf Yusuf, Bati Tuud Koramil 05/Pining, Bati Tuud Koramil 08/Blangpegayon, serta para Babinsa yang selama ini aktif melakukan pendampingan dan membantu masyarakat di wilayah binaannya.

Tidak hanya dari unsur TNI, kegiatan ini juga dihadiri oleh Ketua Persit Kartika Chandra Kirana Cabang XXVI Dim 0113 Gayo Lues, Ny. Dhantie Fran, beserta jajaran pengurus Persit. Di antaranya Sekretaris yang juga Ibu Danramil Blangjerango Ny. Ayu Parji, Ketua Seksi Kebudayaan yang juga Ibu Danramil 10/Pantan Cuaca Ny. Papit Andrianto, Ketua Seksi Penerangan dan Redaksi sekaligus Ketua Seksi Sosial Ny. Mia Satar, Urusan Penerangan Ny. Dewi Hasan, serta Urusan Ekonomi Ny. Mahdi. Kehadiran Persit membawa nuansa kehangatan dan sentuhan keibuan yang memberikan penguatan moril bagi warga, khususnya kaum ibu dan anak-anak korban bencana.

Kegiatan kemanusiaan ini juga melibatkan tenaga kesehatan dari Ikatan Dokter Indonesia (IDI), Ikatan Bidan Indonesia (IBI), serta Relawan BUMN Mandiri. Seluruh unsur tersebut bersinergi memberikan pelayanan terbaik bagi masyarakat, mulai dari pendirian dapur umum, makan bersama warga, penyerahan bantuan sembako, alas tidur, bantal, selimut, hingga pakaian layak pakai untuk memenuhi kebutuhan dasar warga terdampak.

Selain penyaluran bantuan logistik, pelayanan kesehatan gratis juga menjadi salah satu fokus utama kegiatan ini. Tim medis memberikan pemeriksaan kesehatan kepada masyarakat dari berbagai kalangan. Dalam pelaksanaannya, ditemukan seorang anak dengan kondisi telinga terinfeksi hingga mengalami pendarahan. Melihat kondisi tersebut, dokter anak segera merujuk pasien ke RS Ali Kasim guna mendapatkan penanganan medis lanjutan, sebagai bentuk kepedulian terhadap keselamatan dan kesehatan generasi penerus bangsa.

Untuk menambah pemenuhan kebutuhan pangan, masyarakat juga menerima bantuan bahan makanan berupa sayur-mayur dan kebutuhan dapur, seperti cabai merah, bawang merah, bawang putih, tomat, jipang, wortel, kentang, terong, jagung, serta makanan siap saji berupa risol dan donat. Bantuan tersebut diharapkan dapat meringankan beban warga sekaligus membantu memenuhi kebutuhan harian mereka.

Dalam keterangannya, Dandim 0113/Gayo Lues Letkol Arm Fran Desiafan Eka Saputra, S.H., menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan bentuk nyata kepedulian TNI bersama seluruh elemen bangsa terhadap penderitaan masyarakat akibat bencana alam.

“Kami hadir untuk membantu, mendampingi, serta memastikan masyarakat tidak merasa sendiri dalam menghadapi musibah ini. TNI akan terus berupaya memberikan yang terbaik bagi rakyat,” tegasnya.

Sementara itu, Ibu Halimah, salah seorang warga Kecamatan Pining yang menerima manfaat bantuan, mengungkapkan rasa terima kasih dan haru atas perhatian yang diberikan. Ia menuturkan bahwa bantuan tersebut sangat berarti bagi keluarganya dan masyarakat sekitar yang terdampak bencana.

“Kami sangat bersyukur dan berterima kasih kepada bapak-bapak TNI, Persit, dan semua pihak yang telah peduli kepada kami. Bantuan ini sangat membantu di saat kami sedang kesulitan,” ujarnya.

Ibu Halimah juga berharap agar kepedulian dan kebersamaan seperti ini terus terjalin. Ia berharap kondisi segera pulih dan masyarakat dapat kembali menjalani aktivitas seperti sediakala.

“Semoga kami diberi kekuatan dan bencana ini segera berlalu. Kami berharap perhatian dan kebersamaan seperti ini terus ada untuk masyarakat kecil seperti kami,” tuturnya penuh harap.

Melalui semangat kebersamaan, kepedulian, dan gotong royong, diharapkan masyarakat Kecamatan Pining dapat bangkit kembali serta menata kehidupan dengan optimisme baru. TNI bersama seluruh komponen bangsa akan senantiasa berada di garda terdepan dalam setiap upaya kemanusiaan demi kesejahteraan dan keselamatan rakyat.

Prajurit Kodim 0113/Gayo Lues, Persit Dan Relawan tembus medan sulit Pining untuk antar Bantuan bagi Warga

Gayo Lues ( Aceh dalam berita ) Senin 12-1-2026 Bencana alam yang melanda Kecamatan Pining, Kabupaten Gayo Lues, menyisakan duka mendalam serta keprihatinan bagi masyarakat setempat. Kondisi sulit yang dialami warga terdampak membutuhkan perhatian dan penanganan cepat dari berbagai pihak. Di tengah keterbatasan tersebut, kehadiran negara melalui Tentara Nasional Indonesia (TNI) bersama unsur terkait menjadi secercah harapan sekaligus penguat semangat bagi masyarakat yang sedang berjuang memulihkan kehidupan pascabencana.

Sebagai wujud kepedulian dan tanggung jawab sosial, Komandan Kodim (Dandim) 0113/Gayo Lues, Letkol Arm Fran Desiafan Eka Saputra, S.H., turun langsung memimpin kegiatan penyaluran bantuan kemanusiaan serta pelayanan kesehatan bagi masyarakat Kecamatan Pining, Kehadiran Dandim di lokasi terdampak menunjukkan komitmen nyata TNI untuk selalu hadir di tengah-tengah rakyat dalam setiap situasi, khususnya saat masyarakat menghadapi musibah.

Kegiatan kemanusiaan tersebut turut didampingi oleh Pasi Pers Kodim 0113/Gayo Lues Kapten Kav Parji, Danramil Pining Lettu Inf Yusuf, Bati Tuud Koramil 05/Pining, Bati Tuud Koramil 08/Blangpegayon, serta para Babinsa yang selama ini aktif melakukan pendampingan dan membantu masyarakat di wilayah binaannya.

Tidak hanya dari unsur TNI, kegiatan ini juga dihadiri oleh Ketua Persit Kartika Chandra Kirana Cabang XXVI Dim 0113 Gayo Lues, Ny. Dhantie Fran, beserta jajaran pengurus Persit. Di antaranya Sekretaris yang juga Ibu Danramil Blangjerango Ny. Ayu Parji, Ketua Seksi Kebudayaan yang juga Ibu Danramil 10/Pantan Cuaca Ny. Papit Andrianto, Ketua Seksi Penerangan dan Redaksi sekaligus Ketua Seksi Sosial Ny. Mia Satar, Urusan Penerangan Ny. Dewi Hasan, serta Urusan Ekonomi Ny. Mahdi. Kehadiran Persit membawa nuansa kehangatan dan sentuhan keibuan yang memberikan penguatan moril bagi warga, khususnya kaum ibu dan anak-anak korban bencana.

Kegiatan kemanusiaan ini juga melibatkan tenaga kesehatan dari Ikatan Dokter Indonesia (IDI), Ikatan Bidan Indonesia (IBI), serta Relawan BUMN Mandiri. Seluruh unsur tersebut bersinergi memberikan pelayanan terbaik bagi masyarakat, mulai dari pendirian dapur umum, makan bersama warga, penyerahan bantuan sembako, alas tidur, bantal, selimut, hingga pakaian layak pakai untuk memenuhi kebutuhan dasar warga terdampak.

Selain penyaluran bantuan logistik, pelayanan kesehatan gratis juga menjadi salah satu fokus utama kegiatan ini. Tim medis memberikan pemeriksaan kesehatan kepada masyarakat dari berbagai kalangan. Dalam pelaksanaannya, ditemukan seorang anak dengan kondisi telinga terinfeksi hingga mengalami pendarahan. Melihat kondisi tersebut, dokter anak segera merujuk pasien ke RS Ali Kasim guna mendapatkan penanganan medis lanjutan, sebagai bentuk kepedulian terhadap keselamatan dan kesehatan generasi penerus bangsa.

Untuk menambah pemenuhan kebutuhan pangan, masyarakat juga menerima bantuan bahan makanan berupa sayur-mayur dan kebutuhan dapur, seperti cabai merah, bawang merah, bawang putih, tomat, jipang, wortel, kentang, terong, jagung, serta makanan siap saji berupa risol dan donat. Bantuan tersebut diharapkan dapat meringankan beban warga sekaligus membantu memenuhi kebutuhan harian mereka.

Dalam keterangannya, Dandim 0113/Gayo Lues Letkol Arm Fran Desiafan Eka Saputra, S.H., menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan bentuk nyata kepedulian TNI bersama seluruh elemen bangsa terhadap penderitaan masyarakat akibat bencana alam.

“Kami hadir untuk membantu, mendampingi, serta memastikan masyarakat tidak merasa sendiri dalam menghadapi musibah ini. TNI akan terus berupaya memberikan yang terbaik bagi rakyat,” tegasnya.

Sementara itu, Ibu Halimah, salah seorang warga Kecamatan Pining yang menerima manfaat bantuan, mengungkapkan rasa terima kasih dan haru atas perhatian yang diberikan. Ia menuturkan bahwa bantuan tersebut sangat berarti bagi keluarganya dan masyarakat sekitar yang terdampak bencana.

“Kami sangat bersyukur dan berterima kasih kepada bapak-bapak TNI, Persit, dan semua pihak yang telah peduli kepada kami. Bantuan ini sangat membantu di saat kami sedang kesulitan,” ujarnya.

Ibu Halimah juga berharap agar kepedulian dan kebersamaan seperti ini terus terjalin. Ia berharap kondisi segera pulih dan masyarakat dapat kembali menjalani aktivitas seperti sediakala.

“Semoga kami diberi kekuatan dan bencana ini segera berlalu. Kami berharap perhatian dan kebersamaan seperti ini terus ada untuk masyarakat kecil seperti kami,” tuturnya penuh harap.

Melalui semangat kebersamaan, kepedulian, dan gotong royong, diharapkan masyarakat Kecamatan Pining dapat bangkit kembali serta menata kehidupan dengan optimisme baru. TNI bersama seluruh komponen bangsa akan senantiasa berada di garda terdepan dalam setiap upaya kemanusiaan demi kesejahteraan dan keselamatan rakyat.

Prajurit Kodim 0113/Gayo Lues, Persit Dan Relawan tembus medan sulit Pining untuk antar Bantuan bagi Warga

Gayo Lues ( Aceh dalam berita ) Senin 12-1-2026 Bencana alam yang melanda Kecamatan Pining, Kabupaten Gayo Lues, menyisakan duka mendalam serta keprihatinan bagi masyarakat setempat. Kondisi sulit yang dialami warga terdampak membutuhkan perhatian dan penanganan cepat dari berbagai pihak. Di tengah keterbatasan tersebut, kehadiran negara melalui Tentara Nasional Indonesia (TNI) bersama unsur terkait menjadi secercah harapan sekaligus penguat semangat bagi masyarakat yang sedang berjuang memulihkan kehidupan pascabencana.

Sebagai wujud kepedulian dan tanggung jawab sosial, Komandan Kodim (Dandim) 0113/Gayo Lues, Letkol Arm Fran Desiafan Eka Saputra, S.H., turun langsung memimpin kegiatan penyaluran bantuan kemanusiaan serta pelayanan kesehatan bagi masyarakat Kecamatan Pining, Kehadiran Dandim di lokasi terdampak menunjukkan komitmen nyata TNI untuk selalu hadir di tengah-tengah rakyat dalam setiap situasi, khususnya saat masyarakat menghadapi musibah.

Kegiatan kemanusiaan tersebut turut didampingi oleh Pasi Pers Kodim 0113/Gayo Lues Kapten Kav Parji, Danramil Pining Lettu Inf Yusuf, Bati Tuud Koramil 05/Pining, Bati Tuud Koramil 08/Blangpegayon, serta para Babinsa yang selama ini aktif melakukan pendampingan dan membantu masyarakat di wilayah binaannya.

Tidak hanya dari unsur TNI, kegiatan ini juga dihadiri oleh Ketua Persit Kartika Chandra Kirana Cabang XXVI Dim 0113 Gayo Lues, Ny. Dhantie Fran, beserta jajaran pengurus Persit. Di antaranya Sekretaris yang juga Ibu Danramil Blangjerango Ny. Ayu Parji, Ketua Seksi Kebudayaan yang juga Ibu Danramil 10/Pantan Cuaca Ny. Papit Andrianto, Ketua Seksi Penerangan dan Redaksi sekaligus Ketua Seksi Sosial Ny. Mia Satar, Urusan Penerangan Ny. Dewi Hasan, serta Urusan Ekonomi Ny. Mahdi. Kehadiran Persit membawa nuansa kehangatan dan sentuhan keibuan yang memberikan penguatan moril bagi warga, khususnya kaum ibu dan anak-anak korban bencana.

Kegiatan kemanusiaan ini juga melibatkan tenaga kesehatan dari Ikatan Dokter Indonesia (IDI), Ikatan Bidan Indonesia (IBI), serta Relawan BUMN Mandiri. Seluruh unsur tersebut bersinergi memberikan pelayanan terbaik bagi masyarakat, mulai dari pendirian dapur umum, makan bersama warga, penyerahan bantuan sembako, alas tidur, bantal, selimut, hingga pakaian layak pakai untuk memenuhi kebutuhan dasar warga terdampak.

Selain penyaluran bantuan logistik, pelayanan kesehatan gratis juga menjadi salah satu fokus utama kegiatan ini. Tim medis memberikan pemeriksaan kesehatan kepada masyarakat dari berbagai kalangan. Dalam pelaksanaannya, ditemukan seorang anak dengan kondisi telinga terinfeksi hingga mengalami pendarahan. Melihat kondisi tersebut, dokter anak segera merujuk pasien ke RS Ali Kasim guna mendapatkan penanganan medis lanjutan, sebagai bentuk kepedulian terhadap keselamatan dan kesehatan generasi penerus bangsa.

Untuk menambah pemenuhan kebutuhan pangan, masyarakat juga menerima bantuan bahan makanan berupa sayur-mayur dan kebutuhan dapur, seperti cabai merah, bawang merah, bawang putih, tomat, jipang, wortel, kentang, terong, jagung, serta makanan siap saji berupa risol dan donat. Bantuan tersebut diharapkan dapat meringankan beban warga sekaligus membantu memenuhi kebutuhan harian mereka.

Dalam keterangannya, Dandim 0113/Gayo Lues Letkol Arm Fran Desiafan Eka Saputra, S.H., menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan bentuk nyata kepedulian TNI bersama seluruh elemen bangsa terhadap penderitaan masyarakat akibat bencana alam.

“Kami hadir untuk membantu, mendampingi, serta memastikan masyarakat tidak merasa sendiri dalam menghadapi musibah ini. TNI akan terus berupaya memberikan yang terbaik bagi rakyat,” tegasnya.

Sementara itu, Ibu Halimah, salah seorang warga Kecamatan Pining yang menerima manfaat bantuan, mengungkapkan rasa terima kasih dan haru atas perhatian yang diberikan. Ia menuturkan bahwa bantuan tersebut sangat berarti bagi keluarganya dan masyarakat sekitar yang terdampak bencana.

“Kami sangat bersyukur dan berterima kasih kepada bapak-bapak TNI, Persit, dan semua pihak yang telah peduli kepada kami. Bantuan ini sangat membantu di saat kami sedang kesulitan,” ujarnya.

Ibu Halimah juga berharap agar kepedulian dan kebersamaan seperti ini terus terjalin. Ia berharap kondisi segera pulih dan masyarakat dapat kembali menjalani aktivitas seperti sediakala.

“Semoga kami diberi kekuatan dan bencana ini segera berlalu. Kami berharap perhatian dan kebersamaan seperti ini terus ada untuk masyarakat kecil seperti kami,” tuturnya penuh harap.

Melalui semangat kebersamaan, kepedulian, dan gotong royong, diharapkan masyarakat Kecamatan Pining dapat bangkit kembali serta menata kehidupan dengan optimisme baru. TNI bersama seluruh komponen bangsa akan senantiasa berada di garda terdepan dalam setiap upaya kemanusiaan demi kesejahteraan dan keselamatan rakyat.

Dinsos Aceh Gelar Dzikir dan Doa Bersama untuk Korban Bencana Hidrometeorologi Aceh–Sumatera

Banda Aceh ( Aceh dalam berita ) Senin 12-1-2026 Dinas Sosial Aceh menggelar kegiatan Dzikir dan Doa Bersama untuk korban bencana hidrometeorologi yang melanda wilayah Aceh dan sejumlah daerah di Sumatera. Kegiatan ini dilaksanakan di lingkungan Dinas Sosial Aceh, sebagai bentuk ikhtiar batin dan solidaritas kemanusiaan bagi masyarakat terdampak.

Acara yang berlangsung khidmat ini dipimpin oleh Ustadz H. Zul Arafah, Pimpinan Majelis Dzikir Arafah, serta diikuti oleh seluruh pegawai Dinas Sosial Aceh yang berjumlah 246 orang, bersama relawan sosial dan mitra kebencanaan.

Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Sosial Aceh, Chaidir, SE, MM, menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari pendekatan sosial dan spiritual dalam penanganan bencana.

“Bencana bukan hanya soal kerusakan fisik, tapi juga luka batin dan beban psikologis masyarakat. Melalui dzikir dan doa bersama ini, kita ingin menguatkan mereka secara rohani, sekaligus menguatkan diri kita agar tetap ikhlas dan tangguh dalam melayani,” ujar Chaidir.

Ia menegaskan, Dinas Sosial Aceh terus berkomitmen hadir di tengah masyarakat terdampak, baik melalui bantuan logistik, layanan psikososial, maupun pendampingan sosial.

“Sesuai dengan semangat Dinsos Hadir Melayani Aceh, kami tidak hanya bergerak dalam bantuan materi, tetapi juga memberi dukungan moral dan spiritual. Kita ingin masyarakat tahu bahwa mereka tidak sendiri,” tambahnya.

Chaidir juga mengajak seluruh elemen masyarakat untuk terus memperkuat kepedulian dan gotong royong dalam menghadapi musibah.

“Musibah ini adalah ujian bagi kita semua. Dengan kebersamaan, solidaritas, dan doa, insya Allah Aceh dan Sumatera akan bangkit lebih kuat,” tuturnya.

Kegiatan dzikir dan doa bersama ini menjadi simbol kepedulian dan empati, sekaligus pengingat bahwa dalam setiap ikhtiar kemanusiaan, doa tetap menjadi kekuatan utama untuk memohon perlindungan dan pertolongan Allah SWT bagi seluruh masyarakat terdampak bencana.

Dinsos Aceh Gelar Dzikir dan Doa Bersama untuk Korban Bencana Hidrometeorologi Aceh–Sumatera

Banda Aceh ( Aceh dalam berita ) Senin 12-1-2026 Dinas Sosial Aceh menggelar kegiatan Dzikir dan Doa Bersama untuk korban bencana hidrometeorologi yang melanda wilayah Aceh dan sejumlah daerah di Sumatera. Kegiatan ini dilaksanakan di lingkungan Dinas Sosial Aceh, sebagai bentuk ikhtiar batin dan solidaritas kemanusiaan bagi masyarakat terdampak.

Acara yang berlangsung khidmat ini dipimpin oleh Ustadz H. Zul Arafah, Pimpinan Majelis Dzikir Arafah, serta diikuti oleh seluruh pegawai Dinas Sosial Aceh yang berjumlah 246 orang, bersama relawan sosial dan mitra kebencanaan.

Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Sosial Aceh, Chaidir, SE, MM, menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari pendekatan sosial dan spiritual dalam penanganan bencana.

“Bencana bukan hanya soal kerusakan fisik, tapi juga luka batin dan beban psikologis masyarakat. Melalui dzikir dan doa bersama ini, kita ingin menguatkan mereka secara rohani, sekaligus menguatkan diri kita agar tetap ikhlas dan tangguh dalam melayani,” ujar Chaidir.

Ia menegaskan, Dinas Sosial Aceh terus berkomitmen hadir di tengah masyarakat terdampak, baik melalui bantuan logistik, layanan psikososial, maupun pendampingan sosial.

“Sesuai dengan semangat Dinsos Hadir Melayani Aceh, kami tidak hanya bergerak dalam bantuan materi, tetapi juga memberi dukungan moral dan spiritual. Kita ingin masyarakat tahu bahwa mereka tidak sendiri,” tambahnya.

Chaidir juga mengajak seluruh elemen masyarakat untuk terus memperkuat kepedulian dan gotong royong dalam menghadapi musibah.

“Musibah ini adalah ujian bagi kita semua. Dengan kebersamaan, solidaritas, dan doa, insya Allah Aceh dan Sumatera akan bangkit lebih kuat,” tuturnya.

Kegiatan dzikir dan doa bersama ini menjadi simbol kepedulian dan empati, sekaligus pengingat bahwa dalam setiap ikhtiar kemanusiaan, doa tetap menjadi kekuatan utama untuk memohon perlindungan dan pertolongan Allah SWT bagi seluruh masyarakat terdampak bencana.

Dinsos Aceh Gelar Dzikir dan Doa Bersama untuk Korban Bencana Hidrometeorologi Aceh–Sumatera

Banda Aceh ( Aceh dalam berita ) Senin 12-1-2026 Dinas Sosial Aceh menggelar kegiatan Dzikir dan Doa Bersama untuk korban bencana hidrometeorologi yang melanda wilayah Aceh dan sejumlah daerah di Sumatera. Kegiatan ini dilaksanakan di lingkungan Dinas Sosial Aceh, sebagai bentuk ikhtiar batin dan solidaritas kemanusiaan bagi masyarakat terdampak.

Acara yang berlangsung khidmat ini dipimpin oleh Ustadz H. Zul Arafah, Pimpinan Majelis Dzikir Arafah, serta diikuti oleh seluruh pegawai Dinas Sosial Aceh yang berjumlah 246 orang, bersama relawan sosial dan mitra kebencanaan.

Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Sosial Aceh, Chaidir, SE, MM, menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari pendekatan sosial dan spiritual dalam penanganan bencana.

“Bencana bukan hanya soal kerusakan fisik, tapi juga luka batin dan beban psikologis masyarakat. Melalui dzikir dan doa bersama ini, kita ingin menguatkan mereka secara rohani, sekaligus menguatkan diri kita agar tetap ikhlas dan tangguh dalam melayani,” ujar Chaidir.

Ia menegaskan, Dinas Sosial Aceh terus berkomitmen hadir di tengah masyarakat terdampak, baik melalui bantuan logistik, layanan psikososial, maupun pendampingan sosial.

“Sesuai dengan semangat Dinsos Hadir Melayani Aceh, kami tidak hanya bergerak dalam bantuan materi, tetapi juga memberi dukungan moral dan spiritual. Kita ingin masyarakat tahu bahwa mereka tidak sendiri,” tambahnya.

Chaidir juga mengajak seluruh elemen masyarakat untuk terus memperkuat kepedulian dan gotong royong dalam menghadapi musibah.

“Musibah ini adalah ujian bagi kita semua. Dengan kebersamaan, solidaritas, dan doa, insya Allah Aceh dan Sumatera akan bangkit lebih kuat,” tuturnya.

Kegiatan dzikir dan doa bersama ini menjadi simbol kepedulian dan empati, sekaligus pengingat bahwa dalam setiap ikhtiar kemanusiaan, doa tetap menjadi kekuatan utama untuk memohon perlindungan dan pertolongan Allah SWT bagi seluruh masyarakat terdampak bencana.

Plt Kadinsos Aceh Pimpin Apel Senin Gabungan, Teguhkan Semangat Kerja dan Integritas

Banda Aceh ( Aceh dalam berita ) Senin 12-1-2026 — Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Sosial Aceh memimpin Apel Senin Gabungan yang diikuti oleh seluruh jajaran sekretariat dan UPTD Dinas Sosial Aceh. Kegiatan ini menjadi momentum penting untuk memperkuat semangat kerja, meningkatkan motivasi, serta meneguhkan nilai kekompakan, disiplin, dan integritas di lingkungan kerja.

Dalam arahannya, Plt Kadinsos Aceh menekankan bahwa apel bukan sekadar rutinitas, melainkan sarana membangun mental dan karakter aparatur agar selalu siap melayani masyarakat dengan sepenuh hati. Ia mengajak seluruh pegawai untuk bekerja dengan penuh tanggung jawab, menjaga etos kerja, serta menanamkan rasa bangga sebagai pelayan publik.

“Keberhasilan organisasi tidak hanya ditentukan oleh program, tetapi oleh semangat, kekompakan, dan integritas orang-orang di dalamnya. Jika kita solid, disiplin, dan jujur dalam bekerja, maka pelayanan kepada masyarakat akan semakin baik,” tegasnya.

Ia juga mengingatkan pentingnya saling mendukung antarbidang dan unit kerja, menghilangkan sekat-sekat yang dapat menghambat kolaborasi. Menurutnya, kekompakan adalah kunci dalam menghadapi berbagai tantangan sosial yang semakin kompleks.

Selain itu, disiplin waktu, disiplin kerja, dan disiplin dalam menjalankan aturan menjadi poin utama yang ditekankan. Aparatur diminta untuk menjadi teladan, baik di kantor maupun di tengah masyarakat, dengan menunjukkan sikap profesional dan berintegritas.

Apel gabungan ini disambut antusias oleh para pegawai. Suasana penuh semangat terlihat dari kesiapan peserta mengikuti apel dan menyimak arahan pimpinan. Kegiatan ini diharapkan mampu menjadi penyemangat baru untuk meningkatkan kinerja, memperkuat kebersamaan, serta menghadirkan pelayanan sosial yang lebih humanis dan berkualitas bagi masyarakat Aceh.

Dengan semangat kerja yang tinggi, motivasi yang kuat, serta komitmen pada nilai kekompakan, disiplin, dan integritas, Dinas Sosial Aceh terus bertekad hadir melayani dan memberi manfaat nyata bagi masyarakat.

Plt Kadinsos Aceh Pimpin Apel Senin Gabungan, Teguhkan Semangat Kerja dan Integritas

Banda Aceh ( Aceh dalam berita ) Senin 12-1-2026 — Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Sosial Aceh memimpin Apel Senin Gabungan yang diikuti oleh seluruh jajaran sekretariat dan UPTD Dinas Sosial Aceh. Kegiatan ini menjadi momentum penting untuk memperkuat semangat kerja, meningkatkan motivasi, serta meneguhkan nilai kekompakan, disiplin, dan integritas di lingkungan kerja.

Dalam arahannya, Plt Kadinsos Aceh menekankan bahwa apel bukan sekadar rutinitas, melainkan sarana membangun mental dan karakter aparatur agar selalu siap melayani masyarakat dengan sepenuh hati. Ia mengajak seluruh pegawai untuk bekerja dengan penuh tanggung jawab, menjaga etos kerja, serta menanamkan rasa bangga sebagai pelayan publik.

“Keberhasilan organisasi tidak hanya ditentukan oleh program, tetapi oleh semangat, kekompakan, dan integritas orang-orang di dalamnya. Jika kita solid, disiplin, dan jujur dalam bekerja, maka pelayanan kepada masyarakat akan semakin baik,” tegasnya.

Ia juga mengingatkan pentingnya saling mendukung antarbidang dan unit kerja, menghilangkan sekat-sekat yang dapat menghambat kolaborasi. Menurutnya, kekompakan adalah kunci dalam menghadapi berbagai tantangan sosial yang semakin kompleks.

Selain itu, disiplin waktu, disiplin kerja, dan disiplin dalam menjalankan aturan menjadi poin utama yang ditekankan. Aparatur diminta untuk menjadi teladan, baik di kantor maupun di tengah masyarakat, dengan menunjukkan sikap profesional dan berintegritas.

Apel gabungan ini disambut antusias oleh para pegawai. Suasana penuh semangat terlihat dari kesiapan peserta mengikuti apel dan menyimak arahan pimpinan. Kegiatan ini diharapkan mampu menjadi penyemangat baru untuk meningkatkan kinerja, memperkuat kebersamaan, serta menghadirkan pelayanan sosial yang lebih humanis dan berkualitas bagi masyarakat Aceh.

Dengan semangat kerja yang tinggi, motivasi yang kuat, serta komitmen pada nilai kekompakan, disiplin, dan integritas, Dinas Sosial Aceh terus bertekad hadir melayani dan memberi manfaat nyata bagi masyarakat.

Satgas Gulbencal TNI Laksankan Pembersihan PAUD Alfia Pidie Jaya, Pascabanjir Bandang

Pidie Jaya  ( Aceh dalam berita ) Senin 12-1-2026 Satuan Tugas Penanggulangan Bencana Alam (Satgas Gulbencal) TNI dari Kodim 0102/Pidie bersama Yonif TP 836/Brahma Yudha melaksanakan pembersihan fasilitas pendidikan PAUD Alfia di Desa Blang Cut Meurah Dua, Kabupaten Pidie Jaya, yang terdampak banjir bandang dan tanah longsor. Kegiatan tersebut.

Akai ini merupakan wujud kepedualian dan Komitmen TNI sebagai bagian dari upaya percepatan pemulihan pasca bencana, khususnya di sektor pendidikan.

PAUD Alfia merupakan salah satu sarana pendidikan yang mengalami kerusakan cukup berat akibat bencana alam tersebut. Bangunan sekolah tertutup lumpur tebal, sampah, serta material sisa banjir yang mengakibatkan terhentinya kegiatan belajar mengajar.

Sejumlah personel TNI yang tergabung dalam satgas penanggulangan bencana alam di dikerahkan untuk melaksanakan pembersihan ruang kelas, halaman sekolah, dan fasilitas pendukung dengan menggunakan peralatan manual serta dukungan alat berat.

Komandan Kodim 0102/Pidie, Letkol Inf Abdul Hadi, S.Sos., menyampaikan bahwa pembersihan PAUD Alfia menjadi prioritas utama karena berkaitan langsung dengan keberlangsungan pendidikan anak-anak usia dini pasca bencana.

“Kami memprioritaskan pembersihan fasilitas pendidikan yang mengalami kerusakan berat, termasuk PAUD Alfia, agar proses belajar mengajar di wilayah terdampak dapat segera kembali berjalan dalam kondisi yang aman, bersih, dan layak,” tegas Dandim 0102/Pidie.

Lebih lanjut disampaikan bahwa pengerahan personel, alat berat, serta peralatan manual seperti cangkul dan sekop dilakukan untuk mempercepat pengangkatan material lumpur yang mengendap cukup tebal di dalam ruangan maupun area sekolah, sehingga sarana pendidikan dapat segera difungsikan kembali.

Kepala Sekolah PAUD Alfia, Rizki Maydia, menyampaikan apresiasi dan terima kasih atas bantuan yang diberikan oleh TNI. Ia menjelaskan bahwa kondisi sekolah sebelum dilakukan pembersihan sangat tidak memungkinkan untuk digunakan, sehingga kegiatan belajar mengajar sementara waktu dilaksanakan di bawah tenda darurat.

“Material lumpur menumpuk hingga hampir setinggi tiga meter dan tidak dapat kami tangani secara mandiri. Kehadiran dan bantuan TNI sangat membantu serta menjadi harapan besar bagi para guru, peserta didik, dan wali murid agar anak anak dapat kembali belajar dengan nyaman dan normal,” ujarnya.

Kegiatan pembersihan PAUD Alfia ini merupakan bagian dari rangkaian upaya pemulihan pascabencana yang dilaksanakan oleh Satgas Gulbencal Kodam Iskandar Muda.

Selain mempercepat pemulihan sarana pendidikan, kegiatan tersebut juga mencerminkan komitmen TNI dalam mendukung pemulihan kehidupan masyarakat serta memperkuat kemanunggalan TNI dengan rakyat di wilayah terdampak bencana alam.

Satgas Gulbencal TNI Laksankan Pembersihan PAUD Alfia Pidie Jaya, Pascabanjir Bandang

Pidie Jaya  ( Aceh dalam berita ) Senin 12-1-2026 Satuan Tugas Penanggulangan Bencana Alam (Satgas Gulbencal) TNI dari Kodim 0102/Pidie bersama Yonif TP 836/Brahma Yudha melaksanakan pembersihan fasilitas pendidikan PAUD Alfia di Desa Blang Cut Meurah Dua, Kabupaten Pidie Jaya, yang terdampak banjir bandang dan tanah longsor. Kegiatan tersebut.

Akai ini merupakan wujud kepedualian dan Komitmen TNI sebagai bagian dari upaya percepatan pemulihan pasca bencana, khususnya di sektor pendidikan.

PAUD Alfia merupakan salah satu sarana pendidikan yang mengalami kerusakan cukup berat akibat bencana alam tersebut. Bangunan sekolah tertutup lumpur tebal, sampah, serta material sisa banjir yang mengakibatkan terhentinya kegiatan belajar mengajar.

Sejumlah personel TNI yang tergabung dalam satgas penanggulangan bencana alam di dikerahkan untuk melaksanakan pembersihan ruang kelas, halaman sekolah, dan fasilitas pendukung dengan menggunakan peralatan manual serta dukungan alat berat.

Komandan Kodim 0102/Pidie, Letkol Inf Abdul Hadi, S.Sos., menyampaikan bahwa pembersihan PAUD Alfia menjadi prioritas utama karena berkaitan langsung dengan keberlangsungan pendidikan anak-anak usia dini pasca bencana.

“Kami memprioritaskan pembersihan fasilitas pendidikan yang mengalami kerusakan berat, termasuk PAUD Alfia, agar proses belajar mengajar di wilayah terdampak dapat segera kembali berjalan dalam kondisi yang aman, bersih, dan layak,” tegas Dandim 0102/Pidie.

Lebih lanjut disampaikan bahwa pengerahan personel, alat berat, serta peralatan manual seperti cangkul dan sekop dilakukan untuk mempercepat pengangkatan material lumpur yang mengendap cukup tebal di dalam ruangan maupun area sekolah, sehingga sarana pendidikan dapat segera difungsikan kembali.

Kepala Sekolah PAUD Alfia, Rizki Maydia, menyampaikan apresiasi dan terima kasih atas bantuan yang diberikan oleh TNI. Ia menjelaskan bahwa kondisi sekolah sebelum dilakukan pembersihan sangat tidak memungkinkan untuk digunakan, sehingga kegiatan belajar mengajar sementara waktu dilaksanakan di bawah tenda darurat.

“Material lumpur menumpuk hingga hampir setinggi tiga meter dan tidak dapat kami tangani secara mandiri. Kehadiran dan bantuan TNI sangat membantu serta menjadi harapan besar bagi para guru, peserta didik, dan wali murid agar anak anak dapat kembali belajar dengan nyaman dan normal,” ujarnya.

Kegiatan pembersihan PAUD Alfia ini merupakan bagian dari rangkaian upaya pemulihan pascabencana yang dilaksanakan oleh Satgas Gulbencal Kodam Iskandar Muda.

Selain mempercepat pemulihan sarana pendidikan, kegiatan tersebut juga mencerminkan komitmen TNI dalam mendukung pemulihan kehidupan masyarakat serta memperkuat kemanunggalan TNI dengan rakyat di wilayah terdampak bencana alam.