Polres Pidie Ikuti Binrohtal Daring Biro SDM Polda Aceh, Perkuat Iman dan Integritas Personel

Mapolres Sigli  ( Aceh dalam berita ) Kamis 8-1-2026 Polres Pidie terus berkomitmen membangun karakter dan spiritualitas personel melalui kegiatan pembinaan rohani dan mental (Binrohtal).

Usai pelaksanaan apel pagi, seluruh personel Polres Pidie mengikuti kegiatan Binrohtal yang diselenggarakan oleh Biro SDM Polda Aceh secara Zoom/daring.

Kegiatan yang berlangsung di Musolla Ar-Rahim Polres Pidie dan diikuti langsung oleh Kapolres Pidie AKBP Jaka Mulyana, SIK, MIK, didampingi Wakapolres, para Pejabat Utama (PJU), perwira, brigadir, serta ASN Polres Pidie.

Binrohtal diisi dengan pembacaan Surah Yasin, tausiyah keagamaan, serta doa bersama yang bertujuan untuk meningkatkan keimanan dan ketakwaan personel kepada Allah SWT, sekaligus sebagai sarana introspeksi diri dalam pelaksanaan tugas kepolisian sehari-hari.

Kapolres Pidie AKBP Jaka Mulyana, SIK, MIK melalui Kabag SDM Kompol Immarsal, SE menyampaikan bahwa kegiatan Binrohtal merupakan bagian penting dalam membentuk karakter personel Polri yang berakhlak mulia, berintegritas, serta memiliki kepekaan sosial dalam melayani masyarakat.

“Melalui kegiatan Binrohtal ini, kita berharap seluruh personel Polres Pidie senantiasa diberikan kekuatan iman, kesehatan, dan keikhlasan dalam menjalankan tugas sebagai pelindung, pengayom, dan pelayan masyarakat,” ujar Kompol Immarsal, SE.

Seluruh rangkaian berjalan dengan khidmat dan kegiatan ini juga menjadi momentum untuk mempererat kebersamaan dan soliditas internal di lingkungan Polres Pidie, ujarnya.

Polres Pidie Ikuti Binrohtal Daring Biro SDM Polda Aceh, Perkuat Iman dan Integritas Personel

Mapolres Sigli  ( Aceh dalam berita ) Kamis 8-1-2026 Polres Pidie terus berkomitmen membangun karakter dan spiritualitas personel melalui kegiatan pembinaan rohani dan mental (Binrohtal).

Usai pelaksanaan apel pagi, seluruh personel Polres Pidie mengikuti kegiatan Binrohtal yang diselenggarakan oleh Biro SDM Polda Aceh secara Zoom/daring.

Kegiatan yang berlangsung di Musolla Ar-Rahim Polres Pidie dan diikuti langsung oleh Kapolres Pidie AKBP Jaka Mulyana, SIK, MIK, didampingi Wakapolres, para Pejabat Utama (PJU), perwira, brigadir, serta ASN Polres Pidie.

Binrohtal diisi dengan pembacaan Surah Yasin, tausiyah keagamaan, serta doa bersama yang bertujuan untuk meningkatkan keimanan dan ketakwaan personel kepada Allah SWT, sekaligus sebagai sarana introspeksi diri dalam pelaksanaan tugas kepolisian sehari-hari.

Kapolres Pidie AKBP Jaka Mulyana, SIK, MIK melalui Kabag SDM Kompol Immarsal, SE menyampaikan bahwa kegiatan Binrohtal merupakan bagian penting dalam membentuk karakter personel Polri yang berakhlak mulia, berintegritas, serta memiliki kepekaan sosial dalam melayani masyarakat.

“Melalui kegiatan Binrohtal ini, kita berharap seluruh personel Polres Pidie senantiasa diberikan kekuatan iman, kesehatan, dan keikhlasan dalam menjalankan tugas sebagai pelindung, pengayom, dan pelayan masyarakat,” ujar Kompol Immarsal, SE.

Seluruh rangkaian berjalan dengan khidmat dan kegiatan ini juga menjadi momentum untuk mempererat kebersamaan dan soliditas internal di lingkungan Polres Pidie, ujarnya.

Pergub Disabilitas Aceh Disusun, Dinsos Dorong Kebijakan Inklusif dan Implementatif

Program Skala ( Aceh dalam berita ) Kamis 8-1-2026 Pemerintah Aceh bersama Program SKALA menggelar konsultasi publik Rancangan Peraturan Gubernur (Pergub) Aceh tentang Pelaksanaan Qanun Pemenuhan Hak Penyandang Disabilitas di Banda Aceh, Penyusunan Pergub ini menjadi langkah strategis untuk memastikan kebijakan pemenuhan hak penyandang disabilitas berjalan nyata, terukur, dan berkeadilan, sejalan dengan visi dan misi Gubernur Aceh dalam mewujudkan Aceh yang inklusif, sejahtera, dan bermartabat.

Pelaksana Tugas Kepala Dinas Sosial Aceh, Chaidir, menegaskan bahwa Pergub tersebut dirancang sebagai regulasi teknis yang operasional dan mudah diimplementasikan di lapangan. Regulasi ini akan diperkuat dengan sistem data terpadu sebagai fondasi utama dalam perumusan dan pelaksanaan kebijakan.

“Kebijakan yang inklusif harus bertumpu pada data yang valid dan terintegrasi dalam satu pintu. Dengan begitu, seluruh program pemerintah dapat tepat sasaran, efektif, dan berkelanjutan,” ujar Chaidir.

Kegiatan konsultasi publik ini diselenggarakan Lead Program SKALA Aceh sebagai bagian dari penguatan kolaborasi lintas sektor, sejalan dengan arah pembangunan Pemerintah Aceh yang menempatkan inklusivitas sebagai prioritas.

Chaidir menjelaskan, Pergub tersebut merupakan tindak lanjut dari Qanun Aceh Nomor 2 Tahun 2025 tentang Pemenuhan Hak Penyandang Disabilitas. Pergub ini akan memuat norma, standar, prosedur, dan kriteria (NSPK) sebagai pedoman bagi seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD) dalam perencanaan, penganggaran, dan pelaksanaan program pembangunan yang inklusif dan berkeadilan sosial.

“Melalui Pergub ini, koordinasi lintas sektor dan lintas kabupaten/kota diharapkan semakin kuat, sehingga pemenuhan hak penyandang disabilitas dapat terlaksana secara konsisten di seluruh wilayah Aceh,” katanya.

Ruang lingkup pengaturan meliputi perencanaan dan penganggaran inklusif, pendataan dan pemutakhiran data penyandang disabilitas, akses terhadap layanan dasar seperti pendidikan, kesehatan, dan sosial, pemberdayaan ekonomi, perlindungan dari diskriminasi, serta penyediaan aksesibilitas yang ramah disabilitas.

Dalam implementasinya, Dinas Sosial Aceh berperan sebagai koordinator pemenuhan hak sosial penyandang disabilitas, pelaksana rehabilitasi sosial, penyedia alat bantu, penguatan keluarga dan komunitas, serta perlindungan sosial, termasuk dalam situasi darurat dan kebencanaan.

Sepanjang tahun anggaran 2025, Dinas Sosial Aceh telah melaksanakan berbagai program pemberdayaan, antara lain pelatihan kewirausahaan dan bantuan modal usaha, penyediaan alat bantu disabilitas, serta pelatihan keterampilan seperti barbershop dan tata rias yang bekerja sama dengan mitra terkait.

Melalui integrasi lintas sektor, sinkronisasi data terpadu, serta pelibatan aktif organisasi penyandang disabilitas dan pilar-pilar sosial Aceh, Pemerintah Aceh menargetkan terwujudnya Aceh yang inklusif, adil, dan ramah bagi seluruh warga.

“Pergub ini membutuhkan komitmen bersama seluruh pemangku kepentingan, baik aparatur negara maupun elemen masyarakat, agar pemenuhan hak penyandang disabilitas benar-benar terwujud tanpa diskriminasi, sesuai visi dan misi Pemerintah Aceh Mualem–Dek Fadh,” tutup Chaidir.

PIKABAS Bank Aceh Salurkan Bantuan Kemanusiaan dan Layanan Kesehatan Spesialis bagi Korban Banjir Aceh

Pikabas ( Aceh dalam berita ) Kamis 8-1-2026 Perkumpulan Istri Karyawan Bank Aceh Syariah (PIKABAS) menunjukkan komitmen sosialnya dengan menggelar aksi kemanusiaan untuk membantu warga terdampak banjir di beberapa wilayah Aceh. Aksi bertajuk “PIKABAS Peduli” ini tidak hanya menyasar kebutuhan logistik dasar, tetapi juga menghadirkan layanan kesehatan gratis dengan melibatkan tenaga dokter spesialis.

​Rangkaian kegiatan ini dimulai pada Kamis, 08 Januari 2026, ditandai dengan pelepasan rombongan bantuan oleh Direktur Utama Bank Aceh Syariah, Bapak Fadhil Ilyas, bertempat di area UMKM Expo, Lampineung, Banda Aceh.

​Ketua Umum PIKABAS, Ibu Ernita Fadhil Ilyas, menjelaskan bahwa penyaluran bantuan dilakukan secara maraton menyisir titik-titik terdampak di Aceh Timur, Aceh Tamiang, hingga Panton Labu. Bantuan yang disalurkan dirancang untuk memenuhi berbagai aspek kebutuhan warga, mulai dari pangan, sandang, hingga pendidikan.

​“Kami membawa amanah berupa paket sembako, perlengkapan sholat, perlengkapan tidur (kasur dan selimut), hingga kebutuhan khusus untuk anak-anak seperti snack dan perlengkapan sekolah agar mereka tetap semangat belajar meski di tengah kondisi sulit,” ujar Ibu Ernita di sela-sela kegiatan.

​Salah satu pembeda utama dalam aksi kali ini adalah hadirnya Layanan Pemeriksaan dan Pengobatan Gratis yang dilakukan langsung oleh anggota PIKABAS yang berprofesi sebagai dokter spesialis. PIKABAS memboyong dokter spesialis untuk memberikan konsultasi medis langsung kepada warga di lokasi pengungsian.

​”Kami menyadari bahwa pasca-banjir, masalah kesehatan seringkali muncul. Oleh karena itu, selain memberikan obat-obatan, kami juga menyediakan layanan cek kesehatan gratis dengan dokter spesialis. Kami ingin memastikan warga tidak hanya cukup pangan, tetapi juga kembali bugar untuk beraktivitas,” tambah Ibu Ernita.

​Dalam sambutan pelepasannya, Direktur Utama Bank Aceh Syariah, Bapak Fadhil Ilyas, memberikan apresiasi tinggi atas inisiatif yang diambil oleh PIKABAS. Beliau menekankan pentingnya peran keluarga besar Bank Aceh untuk selalu hadir di tengah kesulitan masyarakat.

​“Saya berpesan kepada ibu-ibu PIKABAS, jadikan perjalanan ini bukan sekadar tugas organisasi, melainkan bentuk pengabdian yang tulus. Bank Aceh tumbuh bersama masyarakat, maka saat masyarakat berduka, kita wajib hadir memberikan solusi. Saya berharap bantuan ini dapat meringankan beban saudara-saudara kita dan menjadi penyemangat bagi mereka untuk bangkit kembali,” pesan Fadhil Ilyas.

​Rombongan PIKABAS bergerak dari Banda Aceh menuju Panton Labu melakukan penyerahan bantuan tahap awal bagi warga sekitar. Selanjutnya menuju Pondok Pesantren Islam Terpadu (PPIT) Darul Mukhlisin di Karang Baru dan Desa Alur Cucur di Kecamatan Rantau Aceh Tamiang dan berakhir di Idie Rayeuk dan Desa Sahraja (Pante Bidari) untuk penyaluran bantuan dan silaturahmi dengan pengurus cabang setempat.

​Kegiatan ini diharapkan menjadi pemantik bagi pihak-pihak lain untuk turut berkolaborasi dalam pemulihan wilayah-wilayah terdampak banjir di Aceh, sejalan dengan semangat syariah yang menjunjung tinggi nilai tolong-menolong.

PIKABAS Bank Aceh Salurkan Bantuan Kemanusiaan dan Layanan Kesehatan Spesialis bagi Korban Banjir Aceh

Pikabas ( Aceh dalam berita ) Kamis 8-1-2026 Perkumpulan Istri Karyawan Bank Aceh Syariah (PIKABAS) menunjukkan komitmen sosialnya dengan menggelar aksi kemanusiaan untuk membantu warga terdampak banjir di beberapa wilayah Aceh. Aksi bertajuk “PIKABAS Peduli” ini tidak hanya menyasar kebutuhan logistik dasar, tetapi juga menghadirkan layanan kesehatan gratis dengan melibatkan tenaga dokter spesialis.

​Rangkaian kegiatan ini dimulai pada Kamis, 08 Januari 2026, ditandai dengan pelepasan rombongan bantuan oleh Direktur Utama Bank Aceh Syariah, Bapak Fadhil Ilyas, bertempat di area UMKM Expo, Lampineung, Banda Aceh.

​Ketua Umum PIKABAS, Ibu Ernita Fadhil Ilyas, menjelaskan bahwa penyaluran bantuan dilakukan secara maraton menyisir titik-titik terdampak di Aceh Timur, Aceh Tamiang, hingga Panton Labu. Bantuan yang disalurkan dirancang untuk memenuhi berbagai aspek kebutuhan warga, mulai dari pangan, sandang, hingga pendidikan.

​“Kami membawa amanah berupa paket sembako, perlengkapan sholat, perlengkapan tidur (kasur dan selimut), hingga kebutuhan khusus untuk anak-anak seperti snack dan perlengkapan sekolah agar mereka tetap semangat belajar meski di tengah kondisi sulit,” ujar Ibu Ernita di sela-sela kegiatan.

​Salah satu pembeda utama dalam aksi kali ini adalah hadirnya Layanan Pemeriksaan dan Pengobatan Gratis yang dilakukan langsung oleh anggota PIKABAS yang berprofesi sebagai dokter spesialis. PIKABAS memboyong dokter spesialis untuk memberikan konsultasi medis langsung kepada warga di lokasi pengungsian.

​”Kami menyadari bahwa pasca-banjir, masalah kesehatan seringkali muncul. Oleh karena itu, selain memberikan obat-obatan, kami juga menyediakan layanan cek kesehatan gratis dengan dokter spesialis. Kami ingin memastikan warga tidak hanya cukup pangan, tetapi juga kembali bugar untuk beraktivitas,” tambah Ibu Ernita.

​Dalam sambutan pelepasannya, Direktur Utama Bank Aceh Syariah, Bapak Fadhil Ilyas, memberikan apresiasi tinggi atas inisiatif yang diambil oleh PIKABAS. Beliau menekankan pentingnya peran keluarga besar Bank Aceh untuk selalu hadir di tengah kesulitan masyarakat.

​“Saya berpesan kepada ibu-ibu PIKABAS, jadikan perjalanan ini bukan sekadar tugas organisasi, melainkan bentuk pengabdian yang tulus. Bank Aceh tumbuh bersama masyarakat, maka saat masyarakat berduka, kita wajib hadir memberikan solusi. Saya berharap bantuan ini dapat meringankan beban saudara-saudara kita dan menjadi penyemangat bagi mereka untuk bangkit kembali,” pesan Fadhil Ilyas.

​Rombongan PIKABAS bergerak dari Banda Aceh menuju Panton Labu melakukan penyerahan bantuan tahap awal bagi warga sekitar. Selanjutnya menuju Pondok Pesantren Islam Terpadu (PPIT) Darul Mukhlisin di Karang Baru dan Desa Alur Cucur di Kecamatan Rantau Aceh Tamiang dan berakhir di Idie Rayeuk dan Desa Sahraja (Pante Bidari) untuk penyaluran bantuan dan silaturahmi dengan pengurus cabang setempat.

​Kegiatan ini diharapkan menjadi pemantik bagi pihak-pihak lain untuk turut berkolaborasi dalam pemulihan wilayah-wilayah terdampak banjir di Aceh, sejalan dengan semangat syariah yang menjunjung tinggi nilai tolong-menolong.

Wagub Aceh Dorong Huntara Ramah Anak dan Fasilitas Ibadah

Banda Aceh ( Aceh dalam berita ) Kamis 8-1-2026 Wakil Gubernur Aceh, Fadhlullah, membahas penanganan bencana serta rencana pembangunan hunian sementara (huntara) bersama Wakil Kepala Badan Pengaturan BUMN, Tedi Bharata, dalam pertemuan di rumah dinas Wakil Gubernur Aceh.

Dalam pertemuan tersebut, Wagub Fadhlullah memaparkan kondisi terkini sejumlah wilayah terdampak bencana di Aceh, sekaligus menjelaskan langkah-langkah penanganan darurat yang telah dijalankan Pemerintah Aceh. Ia menegaskan, percepatan pemulihan pascabencana membutuhkan sinergi konkret antara pemerintah daerah dan BUMN, terutama dalam penyediaan hunian yang layak bagi masyarakat terdampak.

Fadhlullah juga mengusulkan agar huntara yang dibangun oleh BUMN tidak hanya bersifat fungsional, tetapi turut dilengkapi fasilitas ibadah serta ruang bermain anak. Menurutnya, fasilitas tersebut penting untuk menjaga kenyamanan pengungsi sekaligus mendukung proses pemulihan psikologis, khususnya bagi anak-anak korban bencana.

Selain membahas pembangunan huntara, Wagub Aceh memberikan arahan serta rekomendasi sejumlah daerah yang dinilai strategis untuk dikunjungi langsung oleh Wakil Kepala Badan Pengaturan BUMN. Kunjungan lapangan tersebut diharapkan dapat memberikan gambaran riil kondisi pascabencana dan memperkuat dukungan BUMN dalam tahap rehabilitasi dan rekonstruksi.

Dalam kesempatan itu, Fadhlullah juga menyampaikan pengalamannya turun langsung ke lokasi bencana, bertemu warga terdampak, serta meninjau kerusakan infrastruktur. Ia menekankan bahwa kehadiran pemerintah di lapangan menjadi faktor penting untuk membangun kepercayaan publik dan memastikan bantuan disalurkan secara tepat sasaran.

Pertemuan ini diharapkan menjadi momentum penguatan kolaborasi antara Pemerintah Aceh dan BUMN dalam mempercepat penanganan bencana serta pemulihan kehidupan masyarakat di wilayah terdampak. []

Kasad Kunjungi Sekolah Terdampak Banjir di Bener Meriah dan Bagikan Perlengkapan bagi Murid

Bener Meriah ( Aceh dalam berita ) Kamis 8-1-2026 Kepala Staf Angkatan Darat (Kasad) Jenderal TNI Maruli Simanjuntak, M.Sc., kembali menunjukkan kepedulian dan perhatian nyata terhadap masyarakat, khususnya anak-anak korban bencana alam, dengan membagikan perlengkapan sekolah kepada para murid Madrasah Ibtidaiyah Negeri (MIN) 8 Timang Gajah, Kecamatan Timang Gajah, Kabupaten Bener Meriah,

Para murid penerima bantuan tersebut merupakan anak-anak yang sebelumnya terdampak bencana alam banjir bandang dan tanah longsor yang melanda wilayah Kecamatan Timang Gajah beberapa waktu lalu. Bencana tersebut tidak hanya mengakibatkan kerusakan infrastruktur dan permukiman warga, tetapi juga berdampak pada aktivitas pendidikan, termasuk hilangnya perlengkapan belajar milik para siswa.

Dalam kegiatan tersebut, Kasad menyerahkan secara langsung kepada anak-anak berbagai perlengkapan sekolah berupa tas, buku tulis, alat tulis, serta kebutuhan penunjang belajar lainnya. Bantuan ini diharapkan dapat membantu memulihkan semangat belajar para murid serta meringankan beban orang tua dalam memenuhi kebutuhan pendidikan anak-anak mereka pascabencana.

Jenderal TNI Maruli Simanjuntak, M.Sc., dalam keterangannya menyampaikan bahwa perhatian terhadap pendidikan anak-anak di daerah terdampak bencana merupakan bagian dari tanggung jawab bersama. Menurutnya, keberlangsungan pendidikan harus tetap menjadi prioritas meskipun masyarakat tengah menghadapi situasi sulit akibat musibah alam.

“Anak-anak tidak boleh kehilangan masa depan hanya karena bencana. Melalui bantuan perlengkapan sekolah ini, kami berharap mereka dapat kembali bersekolah dengan semangat dan optimisme yang baru,” ungkap Kasad.

Pihak sekolah, para guru, serta orang tua murid menyampaikan apresiasi dan rasa terima kasih atas perhatian dan kepedulian yang diberikan oleh pimpinan TNI Angkatan Darat. Bantuan tersebut dinilai sangat membantu, terutama bagi keluarga yang masih berupaya bangkit dari dampak bencana alam.

Kegiatan ini sekaligus menjadi wujud nyata komitmen TNI Angkatan Darat dalam mendukung pemulihan sosial dan pendidikan masyarakat di wilayah terdampak bencana. Melalui sinergi dan kepedulian bersama, diharapkan proses pemulihan di Kabupaten Bener Meriah dapat berjalan dengan baik, serta generasi muda tetap memiliki harapan dan kesempatan untuk meraih masa depan yang lebih baik.

Kasad Kunjungi Sekolah Terdampak Banjir di Bener Meriah dan Bagikan Perlengkapan bagi Murid

Bener Meriah ( Aceh dalam berita ) Kamis 8-1-2026 Kepala Staf Angkatan Darat (Kasad) Jenderal TNI Maruli Simanjuntak, M.Sc., kembali menunjukkan kepedulian dan perhatian nyata terhadap masyarakat, khususnya anak-anak korban bencana alam, dengan membagikan perlengkapan sekolah kepada para murid Madrasah Ibtidaiyah Negeri (MIN) 8 Timang Gajah, Kecamatan Timang Gajah, Kabupaten Bener Meriah,

Para murid penerima bantuan tersebut merupakan anak-anak yang sebelumnya terdampak bencana alam banjir bandang dan tanah longsor yang melanda wilayah Kecamatan Timang Gajah beberapa waktu lalu. Bencana tersebut tidak hanya mengakibatkan kerusakan infrastruktur dan permukiman warga, tetapi juga berdampak pada aktivitas pendidikan, termasuk hilangnya perlengkapan belajar milik para siswa.

Dalam kegiatan tersebut, Kasad menyerahkan secara langsung kepada anak-anak berbagai perlengkapan sekolah berupa tas, buku tulis, alat tulis, serta kebutuhan penunjang belajar lainnya. Bantuan ini diharapkan dapat membantu memulihkan semangat belajar para murid serta meringankan beban orang tua dalam memenuhi kebutuhan pendidikan anak-anak mereka pascabencana.

Jenderal TNI Maruli Simanjuntak, M.Sc., dalam keterangannya menyampaikan bahwa perhatian terhadap pendidikan anak-anak di daerah terdampak bencana merupakan bagian dari tanggung jawab bersama. Menurutnya, keberlangsungan pendidikan harus tetap menjadi prioritas meskipun masyarakat tengah menghadapi situasi sulit akibat musibah alam.

“Anak-anak tidak boleh kehilangan masa depan hanya karena bencana. Melalui bantuan perlengkapan sekolah ini, kami berharap mereka dapat kembali bersekolah dengan semangat dan optimisme yang baru,” ungkap Kasad.

Pihak sekolah, para guru, serta orang tua murid menyampaikan apresiasi dan rasa terima kasih atas perhatian dan kepedulian yang diberikan oleh pimpinan TNI Angkatan Darat. Bantuan tersebut dinilai sangat membantu, terutama bagi keluarga yang masih berupaya bangkit dari dampak bencana alam.

Kegiatan ini sekaligus menjadi wujud nyata komitmen TNI Angkatan Darat dalam mendukung pemulihan sosial dan pendidikan masyarakat di wilayah terdampak bencana. Melalui sinergi dan kepedulian bersama, diharapkan proses pemulihan di Kabupaten Bener Meriah dapat berjalan dengan baik, serta generasi muda tetap memiliki harapan dan kesempatan untuk meraih masa depan yang lebih baik.

Kasad Kunjungi Sekolah Terdampak Banjir di Bener Meriah dan Bagikan Perlengkapan bagi Murid

Bener Meriah ( Aceh dalam berita ) Kamis 8-1-2026 Kepala Staf Angkatan Darat (Kasad) Jenderal TNI Maruli Simanjuntak, M.Sc., kembali menunjukkan kepedulian dan perhatian nyata terhadap masyarakat, khususnya anak-anak korban bencana alam, dengan membagikan perlengkapan sekolah kepada para murid Madrasah Ibtidaiyah Negeri (MIN) 8 Timang Gajah, Kecamatan Timang Gajah, Kabupaten Bener Meriah,

Para murid penerima bantuan tersebut merupakan anak-anak yang sebelumnya terdampak bencana alam banjir bandang dan tanah longsor yang melanda wilayah Kecamatan Timang Gajah beberapa waktu lalu. Bencana tersebut tidak hanya mengakibatkan kerusakan infrastruktur dan permukiman warga, tetapi juga berdampak pada aktivitas pendidikan, termasuk hilangnya perlengkapan belajar milik para siswa.

Dalam kegiatan tersebut, Kasad menyerahkan secara langsung kepada anak-anak berbagai perlengkapan sekolah berupa tas, buku tulis, alat tulis, serta kebutuhan penunjang belajar lainnya. Bantuan ini diharapkan dapat membantu memulihkan semangat belajar para murid serta meringankan beban orang tua dalam memenuhi kebutuhan pendidikan anak-anak mereka pascabencana.

Jenderal TNI Maruli Simanjuntak, M.Sc., dalam keterangannya menyampaikan bahwa perhatian terhadap pendidikan anak-anak di daerah terdampak bencana merupakan bagian dari tanggung jawab bersama. Menurutnya, keberlangsungan pendidikan harus tetap menjadi prioritas meskipun masyarakat tengah menghadapi situasi sulit akibat musibah alam.

“Anak-anak tidak boleh kehilangan masa depan hanya karena bencana. Melalui bantuan perlengkapan sekolah ini, kami berharap mereka dapat kembali bersekolah dengan semangat dan optimisme yang baru,” ungkap Kasad.

Pihak sekolah, para guru, serta orang tua murid menyampaikan apresiasi dan rasa terima kasih atas perhatian dan kepedulian yang diberikan oleh pimpinan TNI Angkatan Darat. Bantuan tersebut dinilai sangat membantu, terutama bagi keluarga yang masih berupaya bangkit dari dampak bencana alam.

Kegiatan ini sekaligus menjadi wujud nyata komitmen TNI Angkatan Darat dalam mendukung pemulihan sosial dan pendidikan masyarakat di wilayah terdampak bencana. Melalui sinergi dan kepedulian bersama, diharapkan proses pemulihan di Kabupaten Bener Meriah dapat berjalan dengan baik, serta generasi muda tetap memiliki harapan dan kesempatan untuk meraih masa depan yang lebih baik.

Satgas Yonif 112/DJ Jalin Kebersamaan Di Awal Tahun Lewat Makan Bersama Warga Papua

Puncak Jaya ( Aceh dalam berita ) Rabu 7-1-2026 Pos Nume Satgas Yonif 112/DJ menghadiri acara makan bersama diawal tahun untuk menjalin kebersamaan antara TNI dan Warga di Distrik Nume Kabupaten Puncak Jaya Provinsi Papua Tengah,

Tradisi ini merupakan adat dan budaya masyarakat Papua pegunungan untuk menjalin keakraban dan persaudaraan sesama warga, kegiatan ini berlangsung dengan penuh kehangatan, gembira dan sukacita, dalam kesempatan tersebut selain melaksanakan masak dan makan bersama, Personel Pos Nume juga berbaur dengan masyarakat untuk menghimbau warga agar tetap menjaga keamanan lingkungan kampung.

Masyarakat setempat dan Bapak Murib (50 Tahun) sebagai tokoh agama mengapresiasi kehadiran Pos Nume Satgas Yonif 112/DJ yang turut memeriahkan acara ini dan berbaur dengan masyarakat dalam menjaga harmoni serta mempererat tali silaturahmi, kegiatan ini menjadi wujud nyata sinergi dan kebersamaan antara Satgas Yonif 112/DJ dan masyarakat di wilayah Puncak Jaya.

Danpos Nume Lettu Inf Kasyif Nur Andriyana, S.Tr (Han) menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari komitmen Satgas Yonif 112/DJ untuk terus mendukung masyarakat, tidak hanya dalam keamanan tetapi juga dalam membangun kebersamaan, Kami berharap dengan momentum ini dapat memberikan semangat baru bagi masyarakat kampung Nume.