Satgas Yonif 112/DJ Jalin Kebersamaan Di Awal Tahun Lewat Makan Bersama Warga Papua

Puncak Jaya ( Aceh dalam berita ) Rabu 7-1-2026 Pos Nume Satgas Yonif 112/DJ menghadiri acara makan bersama diawal tahun untuk menjalin kebersamaan antara TNI dan Warga di Distrik Nume Kabupaten Puncak Jaya Provinsi Papua Tengah,

Tradisi ini merupakan adat dan budaya masyarakat Papua pegunungan untuk menjalin keakraban dan persaudaraan sesama warga, kegiatan ini berlangsung dengan penuh kehangatan, gembira dan sukacita, dalam kesempatan tersebut selain melaksanakan masak dan makan bersama, Personel Pos Nume juga berbaur dengan masyarakat untuk menghimbau warga agar tetap menjaga keamanan lingkungan kampung.

Masyarakat setempat dan Bapak Murib (50 Tahun) sebagai tokoh agama mengapresiasi kehadiran Pos Nume Satgas Yonif 112/DJ yang turut memeriahkan acara ini dan berbaur dengan masyarakat dalam menjaga harmoni serta mempererat tali silaturahmi, kegiatan ini menjadi wujud nyata sinergi dan kebersamaan antara Satgas Yonif 112/DJ dan masyarakat di wilayah Puncak Jaya.

Danpos Nume Lettu Inf Kasyif Nur Andriyana, S.Tr (Han) menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari komitmen Satgas Yonif 112/DJ untuk terus mendukung masyarakat, tidak hanya dalam keamanan tetapi juga dalam membangun kebersamaan, Kami berharap dengan momentum ini dapat memberikan semangat baru bagi masyarakat kampung Nume.

Satgas Yonif 112/DJ Jalin Kebersamaan Di Awal Tahun Lewat Makan Bersama Warga Papua

Puncak Jaya ( Aceh dalam berita ) Rabu 7-1-2026 Pos Nume Satgas Yonif 112/DJ menghadiri acara makan bersama diawal tahun untuk menjalin kebersamaan antara TNI dan Warga di Distrik Nume Kabupaten Puncak Jaya Provinsi Papua Tengah,

Tradisi ini merupakan adat dan budaya masyarakat Papua pegunungan untuk menjalin keakraban dan persaudaraan sesama warga, kegiatan ini berlangsung dengan penuh kehangatan, gembira dan sukacita, dalam kesempatan tersebut selain melaksanakan masak dan makan bersama, Personel Pos Nume juga berbaur dengan masyarakat untuk menghimbau warga agar tetap menjaga keamanan lingkungan kampung.

Masyarakat setempat dan Bapak Murib (50 Tahun) sebagai tokoh agama mengapresiasi kehadiran Pos Nume Satgas Yonif 112/DJ yang turut memeriahkan acara ini dan berbaur dengan masyarakat dalam menjaga harmoni serta mempererat tali silaturahmi, kegiatan ini menjadi wujud nyata sinergi dan kebersamaan antara Satgas Yonif 112/DJ dan masyarakat di wilayah Puncak Jaya.

Danpos Nume Lettu Inf Kasyif Nur Andriyana, S.Tr (Han) menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari komitmen Satgas Yonif 112/DJ untuk terus mendukung masyarakat, tidak hanya dalam keamanan tetapi juga dalam membangun kebersamaan, Kami berharap dengan momentum ini dapat memberikan semangat baru bagi masyarakat kampung Nume.

Jalin Keakraban dan Kebersamaan, Jajaran Satgas Puncak Jaya Adakan Pertandingan

Papua Tengah ( Aceh dalam berita ) Rabu 7-1-2026 Satuan jajaran Apkam yang bertugas di Puncak Jaya mengadakan turnamen bola volly Liga Yudha Sakti yang di selenggarakan di Pos Kotis Yonif 743/PSY Pruleme Kab. Puncak Jaya Prov. Papua Tengah.

‎Kegiatan tersebut diikuti oleh seluruh Apkam Yang bertugas di wilayah Kabupaten Puncak Jaya diantaranya Satgas Yonif 112/DJ, Satgas 743/PSY, Satgas Yonif 613/RA, Satgas Rajawali II Den 2, Satgas Mandala 5, dan Satgas Korpasgad.

‎Dalam sambutannya, Dansatgas Yonif 743/PSY Letkol Inf Heri Mujiono selaku tuan rumah menyampaikan rasa bangga kepada seluruh anggota yang telah berjuang dengan baik dalam turnamen tersebut, beliau juga mengajak untuk terus meningkatkan semangat dan kedisiplinan dalam setiap kegiatan yang dilakukan demi menjaga kekompakan dan solidaritas di antara anggota.

‎Sementara itu, Dansatgas Yonif 112/DJ Letkol Inf Fiska Bagus Tri Sunaryanto mengucapkan terima kasih kepada Personelnya yang telah menjadi Juara 1 dalam Pertandingan tersebut, dukungan dan kerjasama seluruh anggota yang telah berusaha keras dalam turnamen ini, beliau juga mengungkapkan rasa bangga atas dedikasi dan semangat juang yang ditunjukkan oleh para personel dalam mencapai kemenangan tersebut.

‎Turnamen bola volly ini tidak hanya sebagai ajang untuk meningkatkan kebugaran fisik dan keterampilan bermain bola volly, tetapi juga sebagai sarana untuk mempererat tali persaudaraan dan kebersamaan di antara satuan-satuan yang tergabung dalam Satgas Puncak Jaya, semoga prestasi yang diraih oleh Satgas Yonif 112/DJ ini dapat menjadi motivasi bagi seluruh anggota satuan untuk terus berprestasi dan berjuang dalam setiap tugas yang diemban.

‎Di sela-sela kegiatan tersebut Dansatgas Yonif 112/DJ juga menyerahkan cendera mata atau kenang-kenangan kepada Dansatgas Yonif 743/PSY Letkol Inf Heri Mujiono sebagai tanda keakraban dan kebersamaan sesama seluruh Apkam yang bertugas di wilayah Kabupaten Puncak Jaya Provinsi Papua Tengah.

BSI Gerak Cepat Pulihkan 145 Outlet di Aceh, Fasilitasi Penukaran Uang Rusak Milik Korban Banjir

Banda Aceh ( Aceh dalam berita) Rabu 7-2026 – Pasca musibah banjir yang melanda sejumlah wilayah di Aceh, PT Bank Syariah Indonesia Tbk (BSI) memastikan seluruh layanan perbankan telah kembali beroperasi normal. Tak hanya memulihkan 145 outlet, BSI kini mengemban misi khusus: membantu warga menyelamatkan harta benda mereka melalui layanan penukaran Uang Tidak Layak Edar (UTLE) atau uang rusak akibat terendam banjir.

​Dalam kurun waktu dua pekan, BSI melakukan akselerasi pemulihan yang masif. Mulai dari pembersihan sisa lumpur di kantor cabang, pengaktifan jaringan telekomunikasi, hingga penyaluran bantuan logistik lebih dari 140 ton dan pembangunan Hunian Sementara (Huntara).

​Direktur Utama BSI, Anggoro Eko Cahyo, mengungkapkan rasa empati yang mendalam atas musibah ini. Ia mencermati fenomena banyak warga yang berupaya menyelamatkan sisa-sisa harta mereka, termasuk uang tunai yang rusak terkena air dan lumpur.

​“Kami menyaksikan langsung bagaimana masyarakat berjuang mengeringkan lembaran uang yang tertimbun lumpur. Sebagai bentuk layanan sepenuh hati, kami membuka pintu di seluruh outlet BSI Aceh untuk memfasilitasi penukaran uang rusak tersebut agar dapat kembali menjadi saldo tabungan atau digunakan bertransaksi,” ujar Anggoro.

​Proses penukaran dilakukan secara transparan sesuai regulasi Bank Indonesia, mencakup verifikasi fisik dan pencatatan identitas. Bagi BSI, inisiatif ini bukan sekadar urusan perbankan, melainkan upaya mengembalikan hak finansial masyarakat dan memberikan rasa aman di tengah masa sulit.

​Anggoro juga menghimbau agar nasabah bisa menggunakan layanan e-channel BSI lainnya seperti BSI Call 14040, mobile banking BYOND, BSI ATM, BSI Agen, BSI Net Banking, BEWIZE maupun BSI Cash Management untuk mengoptimalkan kebutuhan transaksi yang memang bisa dilakukan tanpa harus ke kantor cabang. Hal ini dilakukan agar menghemat waktu dan transaksi nasabah di kantor cabang.

Direktur Utama PT Bank Syariah Indonesia Tbk (BSI) Anggoro Eko Cahyo menyapa nasabah terdampak banjir di salah satu outlet BSI di Aceh. Dalam rangka meringankan beban masyarakat Aceh, BSI memberikan layanan penukaran uang basah/uang kotor/uang tidak layak edar (UTLE) di seluruh cabang BSI wilayah Aceh yang berjumlah 145 outlet.

Prajurit Yonif 117/KY Bantu Pemasangan Listrik untuk Warga di Aceh Tamiang

Aceh Tamiang ( Aceh dalam berita ) Rabu 7-1-2026 Prajurit Batalyon Infanteri (Yonif) 117/KY jajaran Kodam Iskandar Muda kembali menunjukkan komitmennya dalam membantu masyarakat melalui kegiatan teritorial. Kali ini, personel Yonif 117/KY terlibat langsung dalam kegiatan pemasangan instalasi listrik bagi warga di Kecamatan Karang Baru, Kabupaten Aceh Tamiang.

Kegiatan tersebut merupakan bagian dari upaya TNI AD untuk membantu meningkatkan kesejahteraan masyarakat, khususnya dalam pemenuhan kebutuhan dasar berupa akses listrik yang aman dan layak. Dengan penuh semangat kebersamaan, prajurit Yonif 117/KY bersama masyarakat setempat bahu-membahu melaksanakan pemasangan instalasi listrik di rumah warga.

Komandan Yonif 117/KY Letkol Inf Dikdik Sukayat menyampaikan bahwa keterlibatan prajurit dalam kegiatan ini merupakan wujud nyata kemanunggalan TNI dengan rakyat. Kehadiran TNI di tengah masyarakat diharapkan dapat memberikan solusi atas berbagai kesulitan yang dihadapi warga, sekaligus mempererat hubungan emosional antara prajurit dan masyarakat.

“Melalui kegiatan ini, kami ingin membantu masyarakat agar dapat menikmati fasilitas listrik dengan aman, sekaligus memperkuat sinergi antara TNI dan rakyat,” ujarnya.

Warga Kecamatan Karang Baru menyambut baik dan mengapresiasi bantuan yang diberikan oleh personel Yonif 117/KY. Mereka mengungkapkan rasa terima kasih atas kepedulian dan kehadiran prajurit TNI yang selalu sigap membantu masyarakat, tidak hanya dalam situasi darurat, tetapi juga dalam kegiatan sosial dan kemasyarakatan.

Kodam Iskandar Muda terus mendorong satuan jajarannya untuk aktif melaksanakan kegiatan teritorial yang bermanfaat bagi masyarakat, sebagai bagian dari pengabdian TNI AD dalam menjaga stabilitas, keamanan, serta mendukung pembangunan di wilayah Aceh.

Prajurit Yonif 117/KY Bantu Pemasangan Listrik untuk Warga di Aceh Tamiang

Aceh Tamiang ( Aceh dalam berita ) Rabu 7-1-2026 Prajurit Batalyon Infanteri (Yonif) 117/KY jajaran Kodam Iskandar Muda kembali menunjukkan komitmennya dalam membantu masyarakat melalui kegiatan teritorial. Kali ini, personel Yonif 117/KY terlibat langsung dalam kegiatan pemasangan instalasi listrik bagi warga di Kecamatan Karang Baru, Kabupaten Aceh Tamiang.

Kegiatan tersebut merupakan bagian dari upaya TNI AD untuk membantu meningkatkan kesejahteraan masyarakat, khususnya dalam pemenuhan kebutuhan dasar berupa akses listrik yang aman dan layak. Dengan penuh semangat kebersamaan, prajurit Yonif 117/KY bersama masyarakat setempat bahu-membahu melaksanakan pemasangan instalasi listrik di rumah warga.

Komandan Yonif 117/KY Letkol Inf Dikdik Sukayat menyampaikan bahwa keterlibatan prajurit dalam kegiatan ini merupakan wujud nyata kemanunggalan TNI dengan rakyat. Kehadiran TNI di tengah masyarakat diharapkan dapat memberikan solusi atas berbagai kesulitan yang dihadapi warga, sekaligus mempererat hubungan emosional antara prajurit dan masyarakat.

“Melalui kegiatan ini, kami ingin membantu masyarakat agar dapat menikmati fasilitas listrik dengan aman, sekaligus memperkuat sinergi antara TNI dan rakyat,” ujarnya.

Warga Kecamatan Karang Baru menyambut baik dan mengapresiasi bantuan yang diberikan oleh personel Yonif 117/KY. Mereka mengungkapkan rasa terima kasih atas kepedulian dan kehadiran prajurit TNI yang selalu sigap membantu masyarakat, tidak hanya dalam situasi darurat, tetapi juga dalam kegiatan sosial dan kemasyarakatan.

Kodam Iskandar Muda terus mendorong satuan jajarannya untuk aktif melaksanakan kegiatan teritorial yang bermanfaat bagi masyarakat, sebagai bagian dari pengabdian TNI AD dalam menjaga stabilitas, keamanan, serta mendukung pembangunan di wilayah Aceh.

Wagub Fadhlullah Dampingi Menko Polkam Tinjau Kesiapan Huntap di Aceh Utara

Aceh Utara ( Aceh dalam berita ) Rabu 7-1-2026 Wakil Gubernur Aceh Fadhlullah mendampingi Menteri Koordinator Bidang Politik dan Keamanan Republik Indonesia (Menko Polkam RI) Jenderal (Purn) Djamari Chaniago meninjau kesiapan pembangunan hunian tetap (huntap) bagi masyarakat terdampak bencana hidrometeorologi di Kabupaten Aceh Utara.

Dalam kunjungan kerja tersebut, Wagub Fadhlullah turut didampingi Kapolda Aceh Irjen Pol Marzuki Ali Basyah. Rombongan disambut langsung di Bandara Malikussaleh sebelum bergerak menuju lokasi utama peninjauan di Gampong Kuala Cangkoy, Kecamatan Lapang, Aceh Utara.
Pada kesempatan itu, Menko Polkam RI melakukan penyerahan hunian tetap secara simbolis kepada warga terdampak bencana sebagai bagian dari rangkaian program pemulihan pascabencana di wilayah tersebut.

Wagub Fadhlullah menyampaikan apresiasi atas langkah konkret Kemenko Polkam RI yang dinilainya responsif dalam mendukung percepatan pemulihan masyarakat. Ia menegaskan, Kemenko Polkam menjadi instansi pemerintah pusat pertama yang merealisasikan pembangunan huntap di Aceh Utara.

“Kami mengapresiasi komitmen Kemenko Polkam yang telah bergerak cepat membantu masyarakat terdampak. Harapan kami, dukungan seperti ini juga dapat diperluas ke daerah lain di Aceh yang masih membutuhkan penanganan pascabencana,” ujar Fadhlullah.

Selain pembangunan hunian, Wagub juga menekankan urgensi percepatan renovasi fasilitas rumah ibadah yang rusak akibat banjir. Menurutnya, hal tersebut penting mengingat bulan suci Ramadan yang kian dekat.

“Ramadan sudah semakin dekat. Kami berharap renovasi masjid dan mushala dapat menjadi prioritas agar masyarakat dapat beribadah dengan aman dan nyaman,” katanya.

Usai penyerahan simbolis, Wagub Fadhlullah bersama Menko Polkam RI dan rombongan meninjau langsung kondisi lapangan di Gampong Kuala Cangkoy. Dalam peninjauan tersebut, Fadhlullah memaparkan kesiapan lahan, kondisi infrastruktur pendukung, serta kebutuhan riil masyarakat terdampak kepada jajaran pemerintah pusat.

Sementara itu, Menko Polkam RI Djamari Chaniago menegaskan bahwa kunjungan ini bertujuan memastikan seluruh aspek persiapan pembangunan huntap telah siap, baik secara teknis maupun administratif. Ia menargetkan pembangunan 104 unit huntap, termasuk fasilitas mushala, dapat diselesaikan sebelum bulan Ramadan.

“Kita memastikan pembangunan hunian tetap ini berjalan sesuai rencana. Targetnya, sebelum Ramadan masyarakat sudah dapat menempati hunian dan menjalankan ibadah dengan layak,” ujarnya.

Lebih lanjut, Djamari Chaniago menyampaikan bahwa Presiden RI telah menetapkan Menteri Dalam Negeri sebagai Ketua Satuan Tugas Rehabilitasi dan Rekonstruksi di tiga provinsi terdampak bencana, termasuk Aceh. Program rehabilitasi dan rekonstruksi tersebut, kata dia, tidak hanya mencakup pembangunan hunian, tetapi juga perbaikan jalan, jembatan, serta pemulihan fasilitas publik lainnya.

Wagub Fadhlullah Dampingi Menko Polkam Tinjau Kesiapan Huntap di Aceh Utara

Aceh Utara ( Aceh dalam berita ) Rabu 7-1-2026 Wakil Gubernur Aceh Fadhlullah mendampingi Menteri Koordinator Bidang Politik dan Keamanan Republik Indonesia (Menko Polkam RI) Jenderal (Purn) Djamari Chaniago meninjau kesiapan pembangunan hunian tetap (huntap) bagi masyarakat terdampak bencana hidrometeorologi di Kabupaten Aceh Utara.

Dalam kunjungan kerja tersebut, Wagub Fadhlullah turut didampingi Kapolda Aceh Irjen Pol Marzuki Ali Basyah. Rombongan disambut langsung di Bandara Malikussaleh sebelum bergerak menuju lokasi utama peninjauan di Gampong Kuala Cangkoy, Kecamatan Lapang, Aceh Utara.
Pada kesempatan itu, Menko Polkam RI melakukan penyerahan hunian tetap secara simbolis kepada warga terdampak bencana sebagai bagian dari rangkaian program pemulihan pascabencana di wilayah tersebut.

Wagub Fadhlullah menyampaikan apresiasi atas langkah konkret Kemenko Polkam RI yang dinilainya responsif dalam mendukung percepatan pemulihan masyarakat. Ia menegaskan, Kemenko Polkam menjadi instansi pemerintah pusat pertama yang merealisasikan pembangunan huntap di Aceh Utara.

“Kami mengapresiasi komitmen Kemenko Polkam yang telah bergerak cepat membantu masyarakat terdampak. Harapan kami, dukungan seperti ini juga dapat diperluas ke daerah lain di Aceh yang masih membutuhkan penanganan pascabencana,” ujar Fadhlullah.

Selain pembangunan hunian, Wagub juga menekankan urgensi percepatan renovasi fasilitas rumah ibadah yang rusak akibat banjir. Menurutnya, hal tersebut penting mengingat bulan suci Ramadan yang kian dekat.

“Ramadan sudah semakin dekat. Kami berharap renovasi masjid dan mushala dapat menjadi prioritas agar masyarakat dapat beribadah dengan aman dan nyaman,” katanya.

Usai penyerahan simbolis, Wagub Fadhlullah bersama Menko Polkam RI dan rombongan meninjau langsung kondisi lapangan di Gampong Kuala Cangkoy. Dalam peninjauan tersebut, Fadhlullah memaparkan kesiapan lahan, kondisi infrastruktur pendukung, serta kebutuhan riil masyarakat terdampak kepada jajaran pemerintah pusat.

Sementara itu, Menko Polkam RI Djamari Chaniago menegaskan bahwa kunjungan ini bertujuan memastikan seluruh aspek persiapan pembangunan huntap telah siap, baik secara teknis maupun administratif. Ia menargetkan pembangunan 104 unit huntap, termasuk fasilitas mushala, dapat diselesaikan sebelum bulan Ramadan.

“Kita memastikan pembangunan hunian tetap ini berjalan sesuai rencana. Targetnya, sebelum Ramadan masyarakat sudah dapat menempati hunian dan menjalankan ibadah dengan layak,” ujarnya.

Lebih lanjut, Djamari Chaniago menyampaikan bahwa Presiden RI telah menetapkan Menteri Dalam Negeri sebagai Ketua Satuan Tugas Rehabilitasi dan Rekonstruksi di tiga provinsi terdampak bencana, termasuk Aceh. Program rehabilitasi dan rekonstruksi tersebut, kata dia, tidak hanya mencakup pembangunan hunian, tetapi juga perbaikan jalan, jembatan, serta pemulihan fasilitas publik lainnya.

Wagub Fadhlullah Dampingi Menko Polkam Tinjau Kesiapan Huntap di Aceh Utara

Aceh Utara ( Aceh dalam berita ) Rabu 7-1-2026 Wakil Gubernur Aceh Fadhlullah mendampingi Menteri Koordinator Bidang Politik dan Keamanan Republik Indonesia (Menko Polkam RI) Jenderal (Purn) Djamari Chaniago meninjau kesiapan pembangunan hunian tetap (huntap) bagi masyarakat terdampak bencana hidrometeorologi di Kabupaten Aceh Utara.

Dalam kunjungan kerja tersebut, Wagub Fadhlullah turut didampingi Kapolda Aceh Irjen Pol Marzuki Ali Basyah. Rombongan disambut langsung di Bandara Malikussaleh sebelum bergerak menuju lokasi utama peninjauan di Gampong Kuala Cangkoy, Kecamatan Lapang, Aceh Utara.
Pada kesempatan itu, Menko Polkam RI melakukan penyerahan hunian tetap secara simbolis kepada warga terdampak bencana sebagai bagian dari rangkaian program pemulihan pascabencana di wilayah tersebut.

Wagub Fadhlullah menyampaikan apresiasi atas langkah konkret Kemenko Polkam RI yang dinilainya responsif dalam mendukung percepatan pemulihan masyarakat. Ia menegaskan, Kemenko Polkam menjadi instansi pemerintah pusat pertama yang merealisasikan pembangunan huntap di Aceh Utara.

“Kami mengapresiasi komitmen Kemenko Polkam yang telah bergerak cepat membantu masyarakat terdampak. Harapan kami, dukungan seperti ini juga dapat diperluas ke daerah lain di Aceh yang masih membutuhkan penanganan pascabencana,” ujar Fadhlullah.

Selain pembangunan hunian, Wagub juga menekankan urgensi percepatan renovasi fasilitas rumah ibadah yang rusak akibat banjir. Menurutnya, hal tersebut penting mengingat bulan suci Ramadan yang kian dekat.

“Ramadan sudah semakin dekat. Kami berharap renovasi masjid dan mushala dapat menjadi prioritas agar masyarakat dapat beribadah dengan aman dan nyaman,” katanya.

Usai penyerahan simbolis, Wagub Fadhlullah bersama Menko Polkam RI dan rombongan meninjau langsung kondisi lapangan di Gampong Kuala Cangkoy. Dalam peninjauan tersebut, Fadhlullah memaparkan kesiapan lahan, kondisi infrastruktur pendukung, serta kebutuhan riil masyarakat terdampak kepada jajaran pemerintah pusat.

Sementara itu, Menko Polkam RI Djamari Chaniago menegaskan bahwa kunjungan ini bertujuan memastikan seluruh aspek persiapan pembangunan huntap telah siap, baik secara teknis maupun administratif. Ia menargetkan pembangunan 104 unit huntap, termasuk fasilitas mushala, dapat diselesaikan sebelum bulan Ramadan.

“Kita memastikan pembangunan hunian tetap ini berjalan sesuai rencana. Targetnya, sebelum Ramadan masyarakat sudah dapat menempati hunian dan menjalankan ibadah dengan layak,” ujarnya.

Lebih lanjut, Djamari Chaniago menyampaikan bahwa Presiden RI telah menetapkan Menteri Dalam Negeri sebagai Ketua Satuan Tugas Rehabilitasi dan Rekonstruksi di tiga provinsi terdampak bencana, termasuk Aceh. Program rehabilitasi dan rekonstruksi tersebut, kata dia, tidak hanya mencakup pembangunan hunian, tetapi juga perbaikan jalan, jembatan, serta pemulihan fasilitas publik lainnya.

Prajurit Yonif 117/KY Bersihkan Lumpur Pasca Banjir di SD Swasta Dharma Patria Aceh Tamian

Aceh Tamiang  ( Aceh dalam berita ) Rabu 7-1-2026 Sebagai wujud kepedulian terhadap masyarakat dan dunia pendidikan yang terdampak bencana alam, sebanyak 18 orang prajurit Batalyon Infanteri 117/Ksatria Yudha (KY) melaksanakan kegiatan pembersihan lumpur pascabanjir bandang dan tanah longsor di SD Swasta Dharma Patria, Kecamatan Rantau, Kabupaten Aceh Tamiang.

Bencana banjir bandang dan tanah longsor yang melanda wilayah tersebut mengakibatkan sejumlah fasilitas sekolah tertutup lumpur dan sisa material, sehingga menghambat aktivitas belajar mengajar. Menyikapi kondisi tersebut, prajurit Yonif 117/KY turun langsung ke lokasi untuk membantu percepatan pemulihan lingkungan sekolah agar dapat kembali digunakan secara normal.

Kegiatan pembersihan difokuskan pada ruang-ruang kelas, halaman sekolah, serta fasilitas penunjang lainnya yang terdampak lumpur. Dengan semangat kebersamaan dan gotong royong, para prajurit bekerja bahu-membahu bersama pihak sekolah membersihkan sisa material banjir, mengangkat lumpur, serta menata kembali lingkungan sekolah agar lebih aman dan layak digunakan.

Komandan Batalyon Infanteri 117/KY, Letkol Inf Dikdik Sukayat, menyampaikan bahwa keterlibatan prajurit dalam kegiatan tersebut merupakan bagian dari pelaksanaan tugas TNI Angkatan Darat dalam Operasi Militer Selain Perang (OMSP), khususnya membantu pemerintah daerah dan masyarakat dalam penanggulangan serta pemulihan pascabencana alam.

“Kehadiran prajurit TNI di tengah masyarakat diharapkan dapat memberikan manfaat nyata serta membantu meringankan beban warga, terutama dalam mempercepat pemulihan fasilitas umum yang sangat penting seperti sarana pendidikan,” ujar Danyon.

Ia menambahkan bahwa sekolah merupakan tempat strategis dalam mencetak generasi penerus bangsa, sehingga perlu mendapat perhatian bersama agar proses pendidikan tidak terhenti terlalu lama akibat bencana alam. Oleh karena itu, Yonif 117/KY berupaya memberikan kontribusi terbaik sesuai kemampuan yang dimiliki.

Pihak SD Swasta Dharma Patria menyambut baik serta mengapresiasi bantuan yang diberikan oleh prajurit Yonif 117/KY. Mereka menilai kehadiran TNI sangat membantu, mengingat keterbatasan tenaga dan peralatan yang dimiliki pihak sekolah dalam menangani dampak bencana tersebut.

Dengan dilaksanakannya kegiatan pembersihan ini, diharapkan aktivitas belajar mengajar di SD Swasta Dharma Patria dapat kembali berjalan normal dalam waktu dekat, sehingga para siswa dapat melanjutkan proses pendidikan dengan aman dan nyaman.

Melalui kegiatan kemanusiaan tersebut, Yonif 117/KY menegaskan komitmennya untuk senantiasa hadir dan berperan aktif di tengah masyarakat, sejalan dengan semangat kemanunggalan TNI dengan rakyat serta pengabdian tanpa batas dalam setiap kondisi, termasuk pada masa pemulihan pascabencana alam..