Pangdam Iskandar Muda Hadiri Peringatan Isra Mikraj Nabi Muhammad SAW 1447 H/2026 M

Banda Aceh ( Aceh dalam berita ) Kamis 22-1-2026 Panglima Komando Daerah Militer Iskandar Muda (Pangdam IM) Mayor Jenderal TNI Joko Hadi Susilo, S.I.P, menghadiri peringatan Isra Mikraj Nabi Besar Muhammad SAW Tahun 1447 Hijriah/2026 M yang diselenggarakan oleh Kodam Iskandar Muda di Masjid Baabul Mawaddah, Kegiatan ini berlangsung dengan penuh khidmat, religius, dan sarat makna spiritual, serta diikuti oleh seluruh prajurit dan Pegawai Negeri Sipil (PNS) di lingkungan Kodam Iskandar Muda.

Peringatan Isra Mikraj tahun ini mengusung tema “Isra Mikraj dengan Meneladani Akhlak Mulia Rasulullah SAW Membentuk Karakter Prajurit yang Prima Guna Menuju Indonesia Maju.” Tema tersebut mencerminkan komitmen Kodam Iskandar Muda dalam membangun prajurit yang tidak hanya unggul secara fisik dan profesional dalam tugas, tetapi juga kuat secara mental dan spiritual, serta berakhlak mulia dalam kehidupan bermasyarakat, berbangsa, dan bernegara.

Dalam sambutannya, Pangdam IM menegaskan bahwa peringatan Isra Mikraj Nabi Besar Muhammad SAW merupakan salah satu hari besar umat Islam yang senantiasa diperingati setiap tahun dan telah menjadi tradisi yang membudaya, termasuk di lingkungan keluarga besar Kodam Iskandar Muda. Menurutnya, peristiwa Isra Mikraj mengandung nilai-nilai luhur yang sangat relevan untuk dijadikan pedoman dalam kehidupan sehari-hari, baik sebagai pribadi maupun sebagai prajurit TNI.

“Peringatan Isra Mikraj Nabi Besar Muhammad SAW ini hendaknya kita jadikan sebagai momentum untuk meningkatkan keimanan dan ketakwaan kepada Allah SWT, serta memperbaiki kualitas ibadah dalam kehidupan sehari-hari maupun dalam pelaksanaan tugas,” ujar Pangdam IM.

Sejalan dengan tema yang diusung, Pangdam IM menekankan pentingnya meneladani akhlak mulia Rasulullah SAW sebagai sumber nilai dalam membentuk karakter prajurit yang profesional, disiplin, berintegritas, dan berakhlak mulia. Ia menegaskan bahwa nilai-nilai keteladanan Rasulullah SAW seperti jujur, amanah, istiqamah, rendah hati, serta penuh tanggung jawab harus tertanam kuat dalam diri setiap prajurit Kodam Iskandar Muda.

“Nilai-nilai tersebut akan memperkuat jati diri prajurit sebagai tentara rakyat, tentara pejuang, tentara nasional, dan tentara profesional yang senantiasa dicintai rakyat. Dengan akhlak yang baik dan sikap yang santun, prajurit TNI akan semakin dipercaya dan dihormati oleh masyarakat,” tegasnya.

Lebih lanjut, Pangdam IM menyampaikan bahwa sebagai prajurit penjaga kedaulatan dan keutuhan wilayah Negara Kesatuan Republik Indonesia, setiap prajurit tidak hanya dituntut memiliki kemampuan fisik dan keterampilan militer yang prima, tetapi juga ketangguhan mental dan spiritual. Dengan landasan iman dan takwa yang kuat, prajurit diyakini mampu melaksanakan tugas dengan penuh keikhlasan, loyalitas, dan tanggung jawab, serta menjauhi berbagai bentuk pelanggaran yang dapat merugikan diri sendiri, keluarga, dan institusi.

“Dengan iman dan takwa yang kuat, kita akan mampu menghadapi berbagai tantangan tugas yang semakin kompleks, serta tetap teguh dalam menjaga persatuan dan kesatuan bangsa demi terwujudnya Indonesia yang maju, berdaulat, dan bermartabat,” ungkap Pangdam IM.

Pada kesempatan tersebut, Pangdam IM juga menyampaikan ucapan terima kasih dan apresiasi kepada Ustadz Umar Ismail, S.Ag. yang berkenan hadir memberikan tausiyah dan pencerahan rohani kepada seluruh peserta. Ia berharap ilmu, nasihat, serta hikmah yang disampaikan dapat meningkatkan kualitas keimanan, ketakwaan, dan akhlak seluruh prajurit dan PNS Kodam Iskandar Muda dalam menjalani kehidupan dan pengabdian kepada bangsa dan negara.

“Akhir kata, marilah kita jadikan peringatan Isra Mikraj ini sebagai sarana introspeksi diri untuk terus memperbaiki kualitas ibadah, meningkatkan akhlak mulia, serta memperkokoh soliditas dan profesionalisme prajurit Kodam Iskandar Muda,” pungkasnya.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut Kasdam Iskandar Muda, Kapoksahli Pangdam IM, para Asisten Kasdam IM, para Kepala Badan Pelaksana Kodam IM (Kabalakdam IM), serta seluruh prajurit dan PNS di lingkungan Kodam Iskandar Muda yang mengikuti rangkaian acara dengan penuh kekhusyukan hingga selesai.

Pangdam Iskandar Muda Hadiri Peringatan Isra Mikraj Nabi Muhammad SAW 1447 H/2026 M

Banda Aceh ( Aceh dalam berita ) Kamis 22-1-2026 Panglima Komando Daerah Militer Iskandar Muda (Pangdam IM) Mayor Jenderal TNI Joko Hadi Susilo, S.I.P, menghadiri peringatan Isra Mikraj Nabi Besar Muhammad SAW Tahun 1447 Hijriah/2026 M yang diselenggarakan oleh Kodam Iskandar Muda di Masjid Baabul Mawaddah, Kegiatan ini berlangsung dengan penuh khidmat, religius, dan sarat makna spiritual, serta diikuti oleh seluruh prajurit dan Pegawai Negeri Sipil (PNS) di lingkungan Kodam Iskandar Muda.

Peringatan Isra Mikraj tahun ini mengusung tema “Isra Mikraj dengan Meneladani Akhlak Mulia Rasulullah SAW Membentuk Karakter Prajurit yang Prima Guna Menuju Indonesia Maju.” Tema tersebut mencerminkan komitmen Kodam Iskandar Muda dalam membangun prajurit yang tidak hanya unggul secara fisik dan profesional dalam tugas, tetapi juga kuat secara mental dan spiritual, serta berakhlak mulia dalam kehidupan bermasyarakat, berbangsa, dan bernegara.

Dalam sambutannya, Pangdam IM menegaskan bahwa peringatan Isra Mikraj Nabi Besar Muhammad SAW merupakan salah satu hari besar umat Islam yang senantiasa diperingati setiap tahun dan telah menjadi tradisi yang membudaya, termasuk di lingkungan keluarga besar Kodam Iskandar Muda. Menurutnya, peristiwa Isra Mikraj mengandung nilai-nilai luhur yang sangat relevan untuk dijadikan pedoman dalam kehidupan sehari-hari, baik sebagai pribadi maupun sebagai prajurit TNI.

“Peringatan Isra Mikraj Nabi Besar Muhammad SAW ini hendaknya kita jadikan sebagai momentum untuk meningkatkan keimanan dan ketakwaan kepada Allah SWT, serta memperbaiki kualitas ibadah dalam kehidupan sehari-hari maupun dalam pelaksanaan tugas,” ujar Pangdam IM.

Sejalan dengan tema yang diusung, Pangdam IM menekankan pentingnya meneladani akhlak mulia Rasulullah SAW sebagai sumber nilai dalam membentuk karakter prajurit yang profesional, disiplin, berintegritas, dan berakhlak mulia. Ia menegaskan bahwa nilai-nilai keteladanan Rasulullah SAW seperti jujur, amanah, istiqamah, rendah hati, serta penuh tanggung jawab harus tertanam kuat dalam diri setiap prajurit Kodam Iskandar Muda.

“Nilai-nilai tersebut akan memperkuat jati diri prajurit sebagai tentara rakyat, tentara pejuang, tentara nasional, dan tentara profesional yang senantiasa dicintai rakyat. Dengan akhlak yang baik dan sikap yang santun, prajurit TNI akan semakin dipercaya dan dihormati oleh masyarakat,” tegasnya.

Lebih lanjut, Pangdam IM menyampaikan bahwa sebagai prajurit penjaga kedaulatan dan keutuhan wilayah Negara Kesatuan Republik Indonesia, setiap prajurit tidak hanya dituntut memiliki kemampuan fisik dan keterampilan militer yang prima, tetapi juga ketangguhan mental dan spiritual. Dengan landasan iman dan takwa yang kuat, prajurit diyakini mampu melaksanakan tugas dengan penuh keikhlasan, loyalitas, dan tanggung jawab, serta menjauhi berbagai bentuk pelanggaran yang dapat merugikan diri sendiri, keluarga, dan institusi.

“Dengan iman dan takwa yang kuat, kita akan mampu menghadapi berbagai tantangan tugas yang semakin kompleks, serta tetap teguh dalam menjaga persatuan dan kesatuan bangsa demi terwujudnya Indonesia yang maju, berdaulat, dan bermartabat,” ungkap Pangdam IM.

Pada kesempatan tersebut, Pangdam IM juga menyampaikan ucapan terima kasih dan apresiasi kepada Ustadz Umar Ismail, S.Ag. yang berkenan hadir memberikan tausiyah dan pencerahan rohani kepada seluruh peserta. Ia berharap ilmu, nasihat, serta hikmah yang disampaikan dapat meningkatkan kualitas keimanan, ketakwaan, dan akhlak seluruh prajurit dan PNS Kodam Iskandar Muda dalam menjalani kehidupan dan pengabdian kepada bangsa dan negara.

“Akhir kata, marilah kita jadikan peringatan Isra Mikraj ini sebagai sarana introspeksi diri untuk terus memperbaiki kualitas ibadah, meningkatkan akhlak mulia, serta memperkokoh soliditas dan profesionalisme prajurit Kodam Iskandar Muda,” pungkasnya.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut Kasdam Iskandar Muda, Kapoksahli Pangdam IM, para Asisten Kasdam IM, para Kepala Badan Pelaksana Kodam IM (Kabalakdam IM), serta seluruh prajurit dan PNS di lingkungan Kodam Iskandar Muda yang mengikuti rangkaian acara dengan penuh kekhusyukan hingga selesai.

Satgas Yonif 112/DJ Dorong Program Ketahanan Pangan Nasional Di Papua

Puncak Jaya ( Aceh dalam berita ) Kamis 22-1-2026 Satgas Yonif 112/DJ Pos Tinggi Nambut terus menggalakkan dan berupaya memperkuat ketahanan pangan nasional di daerah penugasan dengan menanam segala jenis tanaman kebutuhan pokok di Distrik Tinggi Nambut Kabupaten Puncak Jaya Provinsi Papua Tengah.

Kegiatan ketahanan pangan ini dilaksanakan bersama kelompok warga setempat disekitar Pos diatas lahan masyarakat dan menjadi tonggak penting bagi ekonomi masyarakat dalam mengembangkan sektor pertanian, sekaligus sebagai bentuk nyata dukungan TNI terhadap Program Ketahanan Pangan Nasional.

Personel Satgas Yonif 112/DJ Pos Tinggi Nambut dari sejak awal turut serta dalam memproses pengolahan lahan, mulai dari pembibitan, penanaman perawatan tanaman, pemberian pupuk, sampai menjelang panen raya.

Dengan memanfaatkan lahan tanah milik masyarakat sehingga menjadi berguna untuk upaya mendukung ketahanan pangan nasional yang sejalan dengan program pemerintah yang harus kita sukseskan bersama.

Satgas Yonif 112/DJ Dorong Program Ketahanan Pangan Nasional Di Papua

Puncak Jaya ( Aceh dalam berita ) Kamis 22-1-2026 Satgas Yonif 112/DJ Pos Tinggi Nambut terus menggalakkan dan berupaya memperkuat ketahanan pangan nasional di daerah penugasan dengan menanam segala jenis tanaman kebutuhan pokok di Distrik Tinggi Nambut Kabupaten Puncak Jaya Provinsi Papua Tengah.

Kegiatan ketahanan pangan ini dilaksanakan bersama kelompok warga setempat disekitar Pos diatas lahan masyarakat dan menjadi tonggak penting bagi ekonomi masyarakat dalam mengembangkan sektor pertanian, sekaligus sebagai bentuk nyata dukungan TNI terhadap Program Ketahanan Pangan Nasional.

Personel Satgas Yonif 112/DJ Pos Tinggi Nambut dari sejak awal turut serta dalam memproses pengolahan lahan, mulai dari pembibitan, penanaman perawatan tanaman, pemberian pupuk, sampai menjelang panen raya.

Dengan memanfaatkan lahan tanah milik masyarakat sehingga menjadi berguna untuk upaya mendukung ketahanan pangan nasional yang sejalan dengan program pemerintah yang harus kita sukseskan bersama.

Krisis Air Bersih Pasca Banjir Bandang, TNI AD Bangun Sumur Bor di Aceh 

Banda Aceh ( Aceh dalam berita ) Rabu 21-1-2026 Akibat bencana hidrometeorologi yang melanda sebagian wilayah kabupaten di Provinsi Aceh, Tentara Nasional Indonesia Angkatan Darat (TNI AD) terus menunjukkan komitmen kuat dalam membantu masyarakat yang terdampak. Melalui program TNI AD Manunggal Air yang digagas oleh Kepala Staf Angkatan Darat (Kasad) Jenderal TNI Maruli Simanjuntak, M.Sc., TNI AD berupaya menghadirkan solusi nyata atas persoalan krisis air bersih yang muncul pascabanjir bandang dan tanah longsor

Program Manunggal Air ini menjadi salah satu wujud kepedulian TNI AD dalam memenuhi kebutuhan dasar masyarakat, khususnya akses terhadap air bersih yang layak, aman, dan berkelanjutan. Kehadiran air bersih dinilai sangat vital bagi warga yang sumber airnya rusak, tercemar, atau terputus akibat terjangan bencana alam beberapa waktu lalu.

Dalam pelaksanaannya, Satuan Paldam Iskandar Muda dipercaya untuk membangun sebanyak 105 titik sumur bor yang tersebar di sejumlah kabupaten terdampak, yakni Kabupaten Pidie, Kabupaten Pidie Jaya, Kabupaten Bireuen, Kabupaten Aceh Utara, Kabupaten Aceh Timur, dan Kabupaten Aceh Tamiang. Hingga saat ini, dari total tersebut, 76 titik sumur bor telah selesai dibangun dan sudah dapat dimanfaatkan langsung oleh masyarakat untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari, seperti mandi, mencuci, memasak, serta keperluan sanitasi lainnya.

Para prajurit TNI terus mempercepat proses pembangunan sumur bor tersebut guna memastikan seluruh titik yang direncanakan dapat segera difungsikan. Upaya ini dilakukan sebagai bentuk tanggung jawab moral dan sosial TNI AD agar masyarakat tidak lagi mengalami kesulitan mendapatkan air bersih, terutama di daerah-daerah yang terdampak paling parah oleh banjir bandang dan longsor.

Dalam pembangunan sumur bor ini, TNI AD menerapkan spesifikasi teknis yang matang dan terukur. Setiap titik sumur dilengkapi dengan tempat mencuci serta fasilitas MCK (Mandi, Cuci, Kakus) yang dibangun sesuai standar sanitasi yang aman dan ramah lingkungan. Jenis sumur yang diprioritaskan adalah sumur bor dalam dengan kedalaman ideal berkisar antara 30 hingga 40 meter, guna memperoleh kualitas air yang lebih jernih serta meminimalkan risiko kontaminasi dari air permukaan.

Untuk mendukung pengaliran air ke permukaan, digunakan pompa submersible (pompa celup) yang memiliki efisiensi tinggi dan daya tahan kuat. Pompa jenis ini bekerja dengan prinsip tekanan dari dalam air yang mendorong cairan ke atas, sehingga tidak memerlukan daya hisap seperti pada pompa permukaan. Penggunaan pompa submersible dinilai sangat tepat untuk aplikasi pemompaan air dari kedalaman tertentu, termasuk untuk sistem drainase bawah tanah dan distribusi air bersih di wilayah rawan bencana.

Sebagian besar sumur yang dibangun merupakan sumur bor dalam, karena dinilai paling sesuai dengan kondisi geografis Aceh serta mampu menghasilkan debit air yang stabil, bahkan pada musim kemarau. Di beberapa titik, metode pengerjaan dan kedalaman sumur juga disesuaikan dengan karakteristik tanah setempat, sehingga setiap sumur dapat berfungsi optimal dan berkelanjutan dalam jangka panjang.

Dengan dibangunnya sumur-sumur bor ini, diharapkan masyarakat yang terdampak bencana dapat kembali menjalani aktivitas sehari-hari dengan lebih layak dan sehat. Akses terhadap air bersih yang memadai juga diyakini mampu menekan potensi munculnya penyakit, meningkatkan kualitas kesehatan lingkungan, serta mendukung pemulihan kehidupan sosial dan ekonomi warga pascabencana.

Pembangunan sumur bor melalui program TNI AD Manunggal Air ini menjadi bukti nyata bakti TNI kepada rakyat. Tidak hanya hadir dalam menjaga kedaulatan dan keamanan negara, TNI AD juga terus berperan aktif dalam misi kemanusiaan dan pembangunan, khususnya saat masyarakat menghadapi situasi sulit akibat bencana alam. TNI AD berkomitmen untuk terus mendampingi rakyat dan menjadi bagian dari solusi dalam setiap permasalahan yang dihadapi bangsa, demi terwujudnya kesejahteraan masyarakat yang lebih baik.

Satgas Yonif 112/DJ Laksanakan Jalan Sehat Dan Senam Bersama Warga Papua

Puncak Jaya  (Aceh dalam berita ) Rabu 21-1-2026 Satgas Pamtas RI-PNG Kewilayahan Yonif 112/DJ Pos Ilu mengikuti jalan sehat dan senam bersama aparat setempat dan warga di Distrik Ilu Kabupaten Puncak Jaya Provinsi Puncak Jaya.

Kegiatan jalan sehat dan senam bersama dilaksanakan oleh Pos Ilu dipimpin langsung oleh Danpos Ilu Lettu Inf M. Deni Ramadhan sebagai bentuk kepedulian Satgas Yonif 112/DJ Pos Ilu terhadap kesehatan warga yang ada Distrik Ilu.

Kegiatan acara dimulai dengan sambutan yang dibuka langsung oleh Asisten 2 Bapak Esau Karoba mewakili Bapak Bupati Puncak Jaya.

Kegiatan yang diawali dengan jalan sehat, kemudian senam dan pembagian doorprize ini berlangsung aman, lancar dan penuh antusias dari seluruh warga yang terlibat dalam Kegiatan ini.

Salah satu warga yang bernama Joni Walker (27 Tahun) yang ikut serta dalam kegiatan ini juga mengungkapkan rasa terima kasihnya atas segala kebaikan dan kepedulian dari Personel TNI khususnya Pos Ilu,
“Kami berterima kasih atas segala kepedulian dan kebaikan dari bapak TNI Pos Ilu Kepada kami semoga kegiatan ini dapat mencegah warga Distrik Ilu dari segala penyakit”.

Melalui Acara ini Kami TNI khususnya Satgas Yonif 112/DJ Pos Ilu, akan terus berusaha untuk mengajak warga yang ada di sekitaran Distrik Ilu agar mereka selalu menjaga kesehatan dan pola makan serta agar berolahraga agar terhindar dari segala penyakit.

Demi Pelayanan Kepolisian Berjalan Maksimal, Polsek Karang Baru Buka Pos Pelayanan Sementara di Ruko

Aceh Tamiang ( Aceh dalam berita ) Selasa 20-1-2026; Bencana banjir yang melanda wilayah Aceh Tamiang, mengakibatkan Markas Polsek Karang Baru mengalami kerusakan parah. Bangunan, kendaraan, instalasi listrik hingga peralatan elektronik pendukung pelaksanaan tugas Polsek mengalami kerusakan parah, bahkan sudah tidak dapat digunakan kembali. Menyikapi hal ini, demi tetap memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat, Polsek Karang Baru yang saat ini masih dalam tahap perbaikan dan pembersihan Pascabanjir, membuka Layanan Kepolisian di sebuah Ruko.

Menindaklanjuti arahan Kapolda Aceh, Irjen Pol. Drs. Marzuki Ali Basyah, M.M., yang menegaskan bahwa pelayanan kepada masyarakat harus tetap berjalan cepat dan maksimal meskipun dalam kondisi keterbatasan, Kapolsek Karang Baru, Polres Aceh Tamiang IPTU Charlie Yudha Virajati, mengambil langkah cepat dengan membuka posko pelayanan kepolisian disebuah ruko demi demi pelayanan kepada masyarakat.

“Untuk kondisi Polsek saat ini masih dalam tahap perbaikan dan pembersihan, sehingga belum layak untuk dilakukan pelayanan. Jika dipaksakan, akan berisiko terhadap keselamatan karena masih terdapat atap yang rusak serta instalasi listrik yang belum normal,” ujar IPTU Charlie.

Ia menjelaskan, pemindahan pos pelayanan ke ruko ini dilakukan atas perintah langsung Kapolda Aceh, Mengingat kebutuhan pelayanan Kepolisian kepada masyarakat pascabencana cukup tinggi.

“Pelayanan masyarakat harus segera dilakukan karena banyak warga yang membutuhkan layanan kepolisian,” tambahnya.

Di pos pelayanan sementara ini, masyarakat dapat mengakses berbagai layanan kepolisian, di antaranya pembuatan laporan polisi, laporan kehilangan, serta pengajuan rekomendasi keramaian yang selanjutnya akan diproses ke Polres Aceh Tamiang.

IPTU Charlie juga mengajak seluruh masyarakat Karang Baru untuk memanfaatkan pos pelayanan terbaru tersebut. “Kami mengajak masyarakat yang membutuhkan pelayanan Polsek untuk datang ke pos pelayanan yang telah kami sediakan. Insya Allah kami akan mengupayakan operasional dan pelayanan sebaik-baiknya,” ajaknya.

Muhammad Dahlan, yang merupakan masyarakat Kampung Baru adalah salah satu masyarakat yang sudah menggunakan pos pelayanan sementara dari Polsek Karang Baru ini.

Dirinya datang ke Pos Pelayanan ini untuk membuat Laporan kehilangan sebagai syaratnya untuk mengurus administrasi di sebuah bank.

“Buat surat kehilangan dari kantor polisi. Alhamdulillah walau kondisi terbatas, Alhamdulillah pelayanannya bagus” ungkapnya

Langkah ini menjadi bukti nyata kehadiran Polri yang tetap melayani, beradaptasi, dan mengutamakan keselamatan serta kepentingan masyarakat di tengah kondisi pascabencana.

Demi Pelayanan Kepolisian Berjalan Maksimal, Polsek Karang Baru Buka Pos Pelayanan Sementara di Ruko

Aceh Tamiang ( Aceh dalam berita ) Selasa 20-1-2026; Bencana banjir yang melanda wilayah Aceh Tamiang, mengakibatkan Markas Polsek Karang Baru mengalami kerusakan parah. Bangunan, kendaraan, instalasi listrik hingga peralatan elektronik pendukung pelaksanaan tugas Polsek mengalami kerusakan parah, bahkan sudah tidak dapat digunakan kembali. Menyikapi hal ini, demi tetap memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat, Polsek Karang Baru yang saat ini masih dalam tahap perbaikan dan pembersihan Pascabanjir, membuka Layanan Kepolisian di sebuah Ruko.

Menindaklanjuti arahan Kapolda Aceh, Irjen Pol. Drs. Marzuki Ali Basyah, M.M., yang menegaskan bahwa pelayanan kepada masyarakat harus tetap berjalan cepat dan maksimal meskipun dalam kondisi keterbatasan, Kapolsek Karang Baru, Polres Aceh Tamiang IPTU Charlie Yudha Virajati, mengambil langkah cepat dengan membuka posko pelayanan kepolisian disebuah ruko demi demi pelayanan kepada masyarakat.

“Untuk kondisi Polsek saat ini masih dalam tahap perbaikan dan pembersihan, sehingga belum layak untuk dilakukan pelayanan. Jika dipaksakan, akan berisiko terhadap keselamatan karena masih terdapat atap yang rusak serta instalasi listrik yang belum normal,” ujar IPTU Charlie.

Ia menjelaskan, pemindahan pos pelayanan ke ruko ini dilakukan atas perintah langsung Kapolda Aceh, Mengingat kebutuhan pelayanan Kepolisian kepada masyarakat pascabencana cukup tinggi.

“Pelayanan masyarakat harus segera dilakukan karena banyak warga yang membutuhkan layanan kepolisian,” tambahnya.

Di pos pelayanan sementara ini, masyarakat dapat mengakses berbagai layanan kepolisian, di antaranya pembuatan laporan polisi, laporan kehilangan, serta pengajuan rekomendasi keramaian yang selanjutnya akan diproses ke Polres Aceh Tamiang.

IPTU Charlie juga mengajak seluruh masyarakat Karang Baru untuk memanfaatkan pos pelayanan terbaru tersebut. “Kami mengajak masyarakat yang membutuhkan pelayanan Polsek untuk datang ke pos pelayanan yang telah kami sediakan. Insya Allah kami akan mengupayakan operasional dan pelayanan sebaik-baiknya,” ajaknya.

Muhammad Dahlan, yang merupakan masyarakat Kampung Baru adalah salah satu masyarakat yang sudah menggunakan pos pelayanan sementara dari Polsek Karang Baru ini.

Dirinya datang ke Pos Pelayanan ini untuk membuat Laporan kehilangan sebagai syaratnya untuk mengurus administrasi di sebuah bank.

“Buat surat kehilangan dari kantor polisi. Alhamdulillah walau kondisi terbatas, Alhamdulillah pelayanannya bagus” ungkapnya

Langkah ini menjadi bukti nyata kehadiran Polri yang tetap melayani, beradaptasi, dan mengutamakan keselamatan serta kepentingan masyarakat di tengah kondisi pascabencana.

Cegah Luapan Air, Kodim 0119/Bener Meriah bersihkan Parit di Puskesmas Lampahan Bener Meriah

Bener Meriah  ( Aceh dalam berita ) Senin 19-1-2926  Guna mencegah terjadinya luapan air pascabanjir serta menjaga kebersihan fasilitas umum, personel Koramil 03/TG, Kodim 0119/Bener Meriah melaksanakan kegiatan pembersihan lumpur dan pasir yang menyumbat parit di sekitar Puskesmas Lampahan, Kecamatan Timang Gajah, Kabupaten Bener Meriah,

Kegiatan ini dilakukan sebagai bentuk kepedulian TNI terhadap kebersihan lingkungan dan kesehatan masyarakat, khususnya setelah banjir yang melanda wilayah tersebut dan meninggalkan endapan lumpur serta pasir di sejumlah titik, termasuk di area puskesmas yang merupakan fasilitas vital bagi warga.

Danramil 03/TG, Kapten Inf Takdir Anur, mengatakan bahwa pihaknya mengerahkan personel Koramil untuk membantu membersihkan lumpur dan pasir yang menumpuk di saluran air sekitar Puskesmas Lampahan agar fungsi drainase kembali normal.
“Sebagai bentuk kepedulian TNI terhadap kebersihan lingkungan serta kesehatan masyarakat, khususnya pascabanjir yang meninggalkan endapan lumpur dan pasir di sekitar Puskesmas Lampahan, para personel Koramil kami kerahkan untuk membersihkan lumpur tersebut,” ujar Kapten Inf Takdir Anur.

Ia menjelaskan bahwa pembersihan parit ini bertujuan untuk memperlancar aliran air, sehingga tidak terjadi luapan yang dapat menggenangi badan jalan maupun permukiman masyarakat di sekitarnya.
“Pembersihan parit ini bertujuan untuk memperlancar aliran air, sehingga tidak meluap ke badan jalan serta permukiman masyarakat,” lanjutnya.

Menurut Danramil, Puskesmas Lampahan merupakan fasilitas pelayanan kesehatan yang sangat vital bagi masyarakat Kecamatan Timang Gajah dan sekitarnya. Oleh karena itu, kebersihan lingkungan dan kelancaran saluran air di sekitar puskesmas harus menjadi perhatian bersama demi menciptakan lingkungan yang sehat dan aman.
“Puskesmas merupakan fasilitas vital bagi masyarakat, sehingga kebersihan dan kelancaran saluran air harus kita perhatikan bersama. Dengan lingkungan yang bersih, masyarakat yang datang berobat pun akan merasa lebih nyaman,” ungkapnya.

Kegiatan gotong royong tersebut melibatkan seluruh personel Koramil 03/TG dengan menggunakan peralatan seadanya. Lumpur dan pasir yang menumpuk di dalam parit diangkat secara manual dan dibersihkan agar saluran air dapat kembali berfungsi secara normal serta mampu menampung aliran air saat hujan turun.

Kapten Inf Takdir Anur berharap, melalui kegiatan ini risiko terjadinya luapan air dapat diminimalisir, sekaligus kebersihan lingkungan pascabencana tetap terjaga sehingga dapat mencegah timbulnya berbagai penyakit menular.
“Kami berharap melalui kegiatan ini, risiko luapan air dapat ditekan dan kebersihan lingkungan pascabencana selalu terjaga untuk menghindari segala penyakit yang menular,” pungkasnya.

Kegiatan pembersihan ini juga menjadi wujud nyata sinergi TNI dengan masyarakat dalam menjaga fasilitas umum dan lingkungan, sekaligus memperkuat semangat gotong royong dalam menghadapi dampak bencana alam di wilayah Kabupaten Bener Meriah.

Karya Bakti TNI Pulihkan Lingkungan SMPN 1 Samudera

Aceh Utara  ( Aceh dalam berita ) Senin 19-1-2026 Dalam rangka membantu pemulihan sarana pendidikan yang terdampak bencana banjir, jajaran TNI bersama pihak sekolah melaksanakan kegiatan Karya Bakti pembersihan di SMP Negeri 1 Samudera, Kecamatan Samudera, Kabupaten Aceh Utara.

Kegiatan sosial tersebut dilakukan oleh personel Koramil 06/Samudera, Kodim 0103/Aceh Utara, serta Batalyon Zeni Tempur 17/Ananta Dharma (Yonzipur 17/AD), yang bersinergi dengan para dewan guru SMPN 1 Samudera. Karya bakti ini merupakan bentuk kepedulian TNI terhadap dunia pendidikan sekaligus wujud nyata pengabdian kepada masyarakat dalam membantu percepatan pemulihan pasca bencana.

Sejak pagi hari, para prajurit TNI bersama para guru bahu-membahu membersihkan sisa-sisa lumpur dan material yang terbawa banjir. Fokus pembersihan diarahkan pada sejumlah titik penting yang belum terjangkau oleh alat berat, sehingga masih memerlukan tenaga manual.

Adapun sasaran utama dalam kegiatan karya bakti ini meliputi pembersihan halaman sekolah yang tidak dapat dijangkau alat berat, pembersihan area mushala, serta halaman di seputaran mushala SMP Negeri 1 Samudera. Area-area tersebut diprioritaskan karena merupakan fasilitas vital yang sering digunakan oleh siswa dan guru dalam kegiatan sehari-hari, baik untuk proses belajar mengajar maupun kegiatan ibadah.

Hingga pelaksanaan kegiatan berlangsung, progres pengerjaan pembersihan telah mencapai sekitar ±70 persen. Diharapkan, dalam waktu dekat seluruh area sekolah dapat kembali bersih dan siap digunakan secara optimal oleh para siswa dan tenaga pendidik.

Komandan Koramil 06/Samudera Kapten Inf Irwan menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan wujud sinergi TNI dengan instansi pendidikan dan masyarakat dalam menghadapi dampak bencana alam. “Kami ingin memastikan lingkungan sekolah kembali bersih, aman, dan nyaman, sehingga kegiatan belajar mengajar dapat segera berjalan lancar tanpa hambatan,” ujarnya.

Sementara itu, pihak sekolah menyampaikan apresiasi dan rasa terima kasih kepada seluruh personel TNI yang telah membantu proses pembersihan. Salah seorang guru SMPN 1 Samudera mengungkapkan bahwa bantuan tersebut sangat berarti bagi sekolah. “Kami sangat terbantu dengan kehadiran bapak-bapak TNI. Dengan lingkungan yang kembali bersih, kami berharap para siswa dapat segera kembali belajar dengan nyaman dan semangat,” tuturnya.

Melalui kegiatan karya bakti ini, diharapkan tidak hanya mempercepat pemulihan fasilitas pendidikan yang terdampak banjir, tetapi juga semakin mempererat hubungan antara TNI dan masyarakat dalam semangat gotong royong membangun daerah, khususnya di Kabupaten Aceh Utara.