Lagi, TNI AD Rampungkan Dua Jembatan Bailey di Bener Meriah

Bener Meriah  ( Aceh dalam berita ) Senin 12-1-2026 Prajurit TNI kembali menunjukkan dedikasi dan komitmennya dalam membantu masyarakat dengan menuntaskan perbaikan jembatan yang terputus akibat bencana alam banjir bandang dan tanah longsor yang melanda sejumlah wilayah di Provinsi Aceh, termasuk Kabupaten Bener Meriah. Upaya pemulihan infrastruktur ini dilaksanakan sebagai langkah cepat untuk memulihkan akses transportasi dan mendukung aktivitas ekonomi masyarakat.

Dalam pelaksanaan tugas kemanusiaan tersebut, TNI berhasil menyelesaikan pembangunan dua jembatan Bailey di kawasan Jamur Ujung, Kabupaten Bener Meriah, yang berada pada ruas jalan strategis Bireuen – Bener Meriah – Takengon. Jalur ini merupakan akses vital yang menghubungkan beberapa kabupaten dan menjadi urat nadi pergerakan masyarakat serta distribusi logistik.

Jembatan Jamur Ujung 1 dibangun dengan tipe Bailey 3-1 sepanjang 36 meter atau 15 petak. Pembangunan jembatan ini menggunakan material dari Kementerian Pertahanan Republik Indonesia (Garuda) serta dukungan material dari Yonzikon 13/KE dan Yonzikon 14/SWS. Sebanyak 60 personel dari satuan Menzikon, yang terdiri dari Yonzikon 13/KE dan Yonzikon 14/SWS, dikerahkan dalam pengerjaan jembatan ini. Pembangunan jembatan tersebut ditargetkan selesai pada Januari 2026 dan berhasil dirampungkan lebih cepat dengan progres mencapai 100 persen pada 7 Januari 2026.

Sementara itu, Jembatan Jamur Ujung 2 dibangun dengan tipe Bailey 2-1 (Akropanel) dengan panjang 24 meter atau 8 petak. Material jembatan berasal dari Denzipur 3/ATD. Pengerjaan jembatan ini melibatkan personel dari Yonzikon 13/KE sebanyak 27 orang dan Yonzikon 14/SWS sebanyak 17 orang. Jembatan Jamur Ujung 2 juga berhasil diselesaikan sesuai target dengan progres 100 persen pada 11 Januari 2026.

Salah seorang warga setempat, Umar, menyampaikan rasa syukur dan terima kasih atas kerja keras prajurit TNI yang telah membangun kembali jembatan tersebut. Ia mengungkapkan bahwa sejak jembatan terputus akibat banjir bandang, aktivitas warga menjadi sangat terbatas, terutama dalam mengangkut hasil pertanian dan keperluan sehari-hari.

Ia menuturkan bahwa keberadaan jembatan ini sangat penting bagi masyarakat karena menjadi satu-satunya akses penghubung antarwilayah. Dengan rampungnya pembangunan jembatan, mobilitas warga kembali normal dan roda perekonomian perlahan dapat bergerak kembali.

Ia juga menegaskan bahwa kehadiran TNI di tengah masyarakat bukan hanya memberikan rasa aman, tetapi juga menghadirkan solusi nyata atas kesulitan yang dialami warga pasca bencana. Menurutnya, prajurit TNI telah bekerja tanpa mengenal lelah, siang dan malam, demi memastikan jembatan dapat segera digunakan.

Beliau berharap sinergi antara TNI, pemerintah, dan masyarakat dapat terus terjalin dengan baik, khususnya dalam menghadapi situasi darurat dan bencana alam di masa mendatang. Ia juga mendoakan agar seluruh prajurit TNI senantiasa diberikan kesehatan dan keselamatan dalam menjalankan tugas pengabdian kepada bangsa dan negara.

Rampungnya dua jembatan Bailey di Jamur Ujung ini menjadi bukti nyata peran aktif TNI dalam membantu percepatan pemulihan infrastruktur pasca bencana serta memperkuat kemanunggalan TNI dengan rakyat.

Lagi, TNI AD Rampungkan Dua Jembatan Bailey di Bener Meriah

Bener Meriah  ( Aceh dalam berita ) Senin 12-1-2026 Prajurit TNI kembali menunjukkan dedikasi dan komitmennya dalam membantu masyarakat dengan menuntaskan perbaikan jembatan yang terputus akibat bencana alam banjir bandang dan tanah longsor yang melanda sejumlah wilayah di Provinsi Aceh, termasuk Kabupaten Bener Meriah. Upaya pemulihan infrastruktur ini dilaksanakan sebagai langkah cepat untuk memulihkan akses transportasi dan mendukung aktivitas ekonomi masyarakat.

Dalam pelaksanaan tugas kemanusiaan tersebut, TNI berhasil menyelesaikan pembangunan dua jembatan Bailey di kawasan Jamur Ujung, Kabupaten Bener Meriah, yang berada pada ruas jalan strategis Bireuen – Bener Meriah – Takengon. Jalur ini merupakan akses vital yang menghubungkan beberapa kabupaten dan menjadi urat nadi pergerakan masyarakat serta distribusi logistik.

Jembatan Jamur Ujung 1 dibangun dengan tipe Bailey 3-1 sepanjang 36 meter atau 15 petak. Pembangunan jembatan ini menggunakan material dari Kementerian Pertahanan Republik Indonesia (Garuda) serta dukungan material dari Yonzikon 13/KE dan Yonzikon 14/SWS. Sebanyak 60 personel dari satuan Menzikon, yang terdiri dari Yonzikon 13/KE dan Yonzikon 14/SWS, dikerahkan dalam pengerjaan jembatan ini. Pembangunan jembatan tersebut ditargetkan selesai pada Januari 2026 dan berhasil dirampungkan lebih cepat dengan progres mencapai 100 persen pada 7 Januari 2026.

Sementara itu, Jembatan Jamur Ujung 2 dibangun dengan tipe Bailey 2-1 (Akropanel) dengan panjang 24 meter atau 8 petak. Material jembatan berasal dari Denzipur 3/ATD. Pengerjaan jembatan ini melibatkan personel dari Yonzikon 13/KE sebanyak 27 orang dan Yonzikon 14/SWS sebanyak 17 orang. Jembatan Jamur Ujung 2 juga berhasil diselesaikan sesuai target dengan progres 100 persen pada 11 Januari 2026.

Salah seorang warga setempat, Umar, menyampaikan rasa syukur dan terima kasih atas kerja keras prajurit TNI yang telah membangun kembali jembatan tersebut. Ia mengungkapkan bahwa sejak jembatan terputus akibat banjir bandang, aktivitas warga menjadi sangat terbatas, terutama dalam mengangkut hasil pertanian dan keperluan sehari-hari.

Ia menuturkan bahwa keberadaan jembatan ini sangat penting bagi masyarakat karena menjadi satu-satunya akses penghubung antarwilayah. Dengan rampungnya pembangunan jembatan, mobilitas warga kembali normal dan roda perekonomian perlahan dapat bergerak kembali.

Ia juga menegaskan bahwa kehadiran TNI di tengah masyarakat bukan hanya memberikan rasa aman, tetapi juga menghadirkan solusi nyata atas kesulitan yang dialami warga pasca bencana. Menurutnya, prajurit TNI telah bekerja tanpa mengenal lelah, siang dan malam, demi memastikan jembatan dapat segera digunakan.

Beliau berharap sinergi antara TNI, pemerintah, dan masyarakat dapat terus terjalin dengan baik, khususnya dalam menghadapi situasi darurat dan bencana alam di masa mendatang. Ia juga mendoakan agar seluruh prajurit TNI senantiasa diberikan kesehatan dan keselamatan dalam menjalankan tugas pengabdian kepada bangsa dan negara.

Rampungnya dua jembatan Bailey di Jamur Ujung ini menjadi bukti nyata peran aktif TNI dalam membantu percepatan pemulihan infrastruktur pasca bencana serta memperkuat kemanunggalan TNI dengan rakyat.

Prajurit TNI, Guru dan Siswa Gotong Royong bersihkan SMKN 1 Kuala Simpang

Aceh Tamiang  ( Aceh dalam berita ) Sabtu 10-1-2026 Wujud kepedulian dan pengabdian kepada masyarakat kembali ditunjukkan oleh prajurit TNI Angkatan Darat dari Kodam Iskandar Muda. Puluhan prajurit Yonif 115/Macan Leuser melaksanakan kegiatan gotong royong pembersihan lingkungan Sekolah Menengah Kejuruan Negeri (SMKN) 1 Kuala Simpang, Kabupaten Aceh Tamiang, yang sebelumnya terdampak bencana alam banjir bandang dan tanah longsor.

Bencana alam yang melanda wilayah Aceh Tamiang beberapa waktu lalu menyebabkan lumpur dan material banjir mengendap di sejumlah ruang kelas dan fasilitas sekolah, sehingga mengganggu proses belajar mengajar. Menyikapi kondisi tersebut, prajurit Yonif 115/ML bergerak cepat membantu pemulihan sarana pendidikan agar aktivitas sekolah dapat kembali berjalan normal.

Dalam pelaksanaannya, para prajurit Macan Leuser bergotong royong bersama para guru dan murid SMKN 1 Kuala Simpang membersihkan ruang-ruang kelas, halaman sekolah, serta fasilitas penunjang lainnya. Dengan menggunakan peralatan seadanya seperti cangkul, sekop, arco, dan alat sederhana lainnya, mereka bahu-membahu mengangkat lumpur yang telah mengering dan menumpuk di dalam ruangan.

Meski dihadapkan pada keterbatasan peralatan dan medan yang cukup berat, hal tersebut tidak menyurutkan semangat para prajurit, guru, dan siswa. Suasana penuh kebersamaan, semangat, serta keikhlasan tampak jelas selama kegiatan berlangsung, mencerminkan nilai-nilai gotong royong yang menjadi jati diri bangsa Indonesia.

Komandan Batalyon Infanteri 115/Macan Leuser, Letnan Kolonel Inf Adi Nofriadi Nata, menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan bentuk nyata kepedulian TNI terhadap masyarakat, khususnya di bidang pendidikan yang terdampak bencana alam.

“Pembersihan sekolah ini adalah bagian dari tanggung jawab moral kami sebagai prajurit TNI untuk hadir dan membantu masyarakat yang sedang mengalami kesulitan, terutama dalam upaya pemulihan pasca bencana,” ujarnya.

Beliau menambahkan, keberlangsungan pendidikan bagi generasi muda harus menjadi perhatian bersama, sehingga sarana dan prasarana sekolah perlu segera dipulihkan agar kegiatan belajar mengajar tidak terhambat terlalu lama.

Ia juga menuturkan bahwa keterlibatan langsung prajurit bersama guru dan siswa diharapkan dapat menumbuhkan semangat kebersamaan, kepedulian sosial, serta mempererat hubungan antara TNI dan masyarakat.

Danyonif 115/ML menegaskan bahwa TNI akan selalu siap membantu masyarakat dalam berbagai kondisi, tidak hanya dalam menjaga keamanan wilayah, tetapi juga dalam kegiatan kemanusiaan dan sosial.

“Kami berharap kehadiran prajurit di tengah masyarakat dapat memberikan manfaat nyata dan menjadi penyemangat bagi warga yang terdampak bencana,” tegasnya.

Lebih lanjut, Letkol Inf Adi Nofriadi Nata berharap setelah kegiatan pembersihan ini, SMKN 1 Kuala Simpang dapat segera digunakan kembali secara optimal, sehingga para siswa dapat belajar dengan aman dan nyaman.

Sementara itu, salah seorang guru SMKN 1 Kuala Simpang yang turut serta dalam kegiatan gotong royong tersebut menyampaikan ucapan terima kasih dan apresiasi kepada prajurit Yonif 115/Macan Leuser atas bantuan dan kepedulian yang diberikan.

“Kami sangat berterima kasih kepada TNI, khususnya Yonif 115/Macan Leuser, yang telah dengan tulus dan ikhlas membantu membersihkan sekolah kami. Bantuan ini sangat berarti bagi kami,” tuturnya.

Ia juga menuturkan bahwa kehadiran prajurit TNI memberikan motivasi dan semangat tersendiri bagi para guru dan siswa untuk bangkit pasca bencana.

Beliau berharap sinergi dan kebersamaan antara TNI dan masyarakat seperti ini dapat terus terjalin, serta menjadi contoh positif bagi generasi muda dalam menumbuhkan rasa kepedulian dan semangat gotong royong.

Prajurit TNI, Guru dan Siswa Gotong Royong bersihkan SMKN 1 Kuala Simpang

Aceh Tamiang  ( Aceh dalam berita ) Sabtu 10-1-2026 Wujud kepedulian dan pengabdian kepada masyarakat kembali ditunjukkan oleh prajurit TNI Angkatan Darat dari Kodam Iskandar Muda. Puluhan prajurit Yonif 115/Macan Leuser melaksanakan kegiatan gotong royong pembersihan lingkungan Sekolah Menengah Kejuruan Negeri (SMKN) 1 Kuala Simpang, Kabupaten Aceh Tamiang, yang sebelumnya terdampak bencana alam banjir bandang dan tanah longsor.

Bencana alam yang melanda wilayah Aceh Tamiang beberapa waktu lalu menyebabkan lumpur dan material banjir mengendap di sejumlah ruang kelas dan fasilitas sekolah, sehingga mengganggu proses belajar mengajar. Menyikapi kondisi tersebut, prajurit Yonif 115/ML bergerak cepat membantu pemulihan sarana pendidikan agar aktivitas sekolah dapat kembali berjalan normal.

Dalam pelaksanaannya, para prajurit Macan Leuser bergotong royong bersama para guru dan murid SMKN 1 Kuala Simpang membersihkan ruang-ruang kelas, halaman sekolah, serta fasilitas penunjang lainnya. Dengan menggunakan peralatan seadanya seperti cangkul, sekop, arco, dan alat sederhana lainnya, mereka bahu-membahu mengangkat lumpur yang telah mengering dan menumpuk di dalam ruangan.

Meski dihadapkan pada keterbatasan peralatan dan medan yang cukup berat, hal tersebut tidak menyurutkan semangat para prajurit, guru, dan siswa. Suasana penuh kebersamaan, semangat, serta keikhlasan tampak jelas selama kegiatan berlangsung, mencerminkan nilai-nilai gotong royong yang menjadi jati diri bangsa Indonesia.

Komandan Batalyon Infanteri 115/Macan Leuser, Letnan Kolonel Inf Adi Nofriadi Nata, menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan bentuk nyata kepedulian TNI terhadap masyarakat, khususnya di bidang pendidikan yang terdampak bencana alam.

“Pembersihan sekolah ini adalah bagian dari tanggung jawab moral kami sebagai prajurit TNI untuk hadir dan membantu masyarakat yang sedang mengalami kesulitan, terutama dalam upaya pemulihan pasca bencana,” ujarnya.

Beliau menambahkan, keberlangsungan pendidikan bagi generasi muda harus menjadi perhatian bersama, sehingga sarana dan prasarana sekolah perlu segera dipulihkan agar kegiatan belajar mengajar tidak terhambat terlalu lama.

Ia juga menuturkan bahwa keterlibatan langsung prajurit bersama guru dan siswa diharapkan dapat menumbuhkan semangat kebersamaan, kepedulian sosial, serta mempererat hubungan antara TNI dan masyarakat.

Danyonif 115/ML menegaskan bahwa TNI akan selalu siap membantu masyarakat dalam berbagai kondisi, tidak hanya dalam menjaga keamanan wilayah, tetapi juga dalam kegiatan kemanusiaan dan sosial.

“Kami berharap kehadiran prajurit di tengah masyarakat dapat memberikan manfaat nyata dan menjadi penyemangat bagi warga yang terdampak bencana,” tegasnya.

Lebih lanjut, Letkol Inf Adi Nofriadi Nata berharap setelah kegiatan pembersihan ini, SMKN 1 Kuala Simpang dapat segera digunakan kembali secara optimal, sehingga para siswa dapat belajar dengan aman dan nyaman.

Sementara itu, salah seorang guru SMKN 1 Kuala Simpang yang turut serta dalam kegiatan gotong royong tersebut menyampaikan ucapan terima kasih dan apresiasi kepada prajurit Yonif 115/Macan Leuser atas bantuan dan kepedulian yang diberikan.

“Kami sangat berterima kasih kepada TNI, khususnya Yonif 115/Macan Leuser, yang telah dengan tulus dan ikhlas membantu membersihkan sekolah kami. Bantuan ini sangat berarti bagi kami,” tuturnya.

Ia juga menuturkan bahwa kehadiran prajurit TNI memberikan motivasi dan semangat tersendiri bagi para guru dan siswa untuk bangkit pasca bencana.

Beliau berharap sinergi dan kebersamaan antara TNI dan masyarakat seperti ini dapat terus terjalin, serta menjadi contoh positif bagi generasi muda dalam menumbuhkan rasa kepedulian dan semangat gotong royong.

Masih tertutup lumpur, Prajurit Yonif TP 857/GG Bersihkan MTsN 2 Pidie Jaya

Pidie Jaya ( Aceh dalam berita ) Sabtu 10-1-2026 Sebagai bentuk kepedulian terhadap pemulihan fasilitas pendidikan dan dukungan kepada masyarakat pasca bencana alam, personel Yonif TP 857/GG melaksanakan kegiatan karya bakti berupa pembersihan lingkungan Sekolah Madrasah Tsanawiyah Negeri (MTsN) 2 Pidie Jaya, Provinsi Aceh.

Banjir yang melanda sejumlah wilayah di Kabupaten Pidie Jaya beberapa waktu lalu mengakibatkan lumpur dan material sisa banjir menggenangi halaman sekolah, ruang kelas, serta saluran drainase di lingkungan MTsN 2 Pidie Jaya. Kondisi tersebut berdampak langsung pada terhambatnya aktivitas belajar mengajar, sehingga diperlukan upaya cepat untuk memulihkan sarana dan prasarana pendidikan.

Kegiatan karya bakti ini dihadiri langsung oleh Komandan Yonif TP 857/GG, Letnan Kolonel Inf Hervin Rahadian Jannat, S.H., serta Pasi Intel Yonif TP 857/GG, Letda Inf Rizal Aprianto. Sebanyak 1 SST atau 22 prajurit Yonif TP 857/GG diterjunkan dalam kegiatan tersebut dan dipimpin oleh Dpp Letda Inf Muhammad Yuspi.

Setibanya di lokasi, personel Yonif TP 857/GG langsung melaksanakan pembersihan lumpur sisa banjir yang mengendap di halaman sekolah, ruang-ruang kelas, hingga saluran drainase. Dengan semangat kebersamaan dan gotong royong, para prajurit bekerja bahu-membahu menggunakan peralatan sederhana seperti cangkul, sekop, dan gerobak dorong guna mempercepat proses pembersihan.

Komandan Yonif TP 857/GG, Letkol Inf Hervin Rahadian Jannat, S.H., menyampaikan bahwa kegiatan karya bakti ini merupakan wujud nyata kehadiran TNI di tengah masyarakat, khususnya dalam membantu pemulihan pasca bencana alam.

“Kegiatan ini adalah bentuk kepedulian kami terhadap masyarakat dan dunia pendidikan. Kami berharap, melalui karya bakti ini, sekolah dapat segera kembali digunakan sehingga proses belajar mengajar dapat berjalan normal,” ujarnya.

Ia menambahkan bahwa keterlibatan prajurit TNI dalam kegiatan sosial dan kemanusiaan merupakan bagian dari tugas pembinaan teritorial serta implementasi kemanunggalan TNI dengan rakyat.

Sementara itu, Kepala Sekolah MTsN 2 Pidie Jaya, Dr. Erianti, S.Ag., NPD., menyampaikan apresiasi dan ucapan terima kasih kepada jajaran Yonif TP 857/GG atas bantuan dan kepedulian yang telah diberikan.

“Kami sangat berterima kasih kepada Yonif TP 857/GG yang telah membantu membersihkan lingkungan sekolah kami. Kehadiran TNI sangat membantu dan meringankan beban kami dalam upaya pemulihan pasca banjir,” tuturnya.

Ia juga berharap sinergi antara TNI dan masyarakat, khususnya lembaga pendidikan, dapat terus terjalin dengan baik di masa mendatang.

Melalui kegiatan karya bakti ini, Yonif TP 857/GG menegaskan komitmennya untuk selalu hadir dan membantu masyarakat, terutama dalam situasi darurat dan pasca bencana, sebagai wujud nyata pengabdian TNI kepada rakyat serta upaya memperkuat kemanunggalan TNI dan rakyat.

Masih tertutup lumpur, Prajurit Yonif TP 857/GG Bersihkan MTsN 2 Pidie Jaya

Pidie Jaya ( Aceh dalam berita ) Sabtu 10-1-2026 Sebagai bentuk kepedulian terhadap pemulihan fasilitas pendidikan dan dukungan kepada masyarakat pasca bencana alam, personel Yonif TP 857/GG melaksanakan kegiatan karya bakti berupa pembersihan lingkungan Sekolah Madrasah Tsanawiyah Negeri (MTsN) 2 Pidie Jaya, Provinsi Aceh.

Banjir yang melanda sejumlah wilayah di Kabupaten Pidie Jaya beberapa waktu lalu mengakibatkan lumpur dan material sisa banjir menggenangi halaman sekolah, ruang kelas, serta saluran drainase di lingkungan MTsN 2 Pidie Jaya. Kondisi tersebut berdampak langsung pada terhambatnya aktivitas belajar mengajar, sehingga diperlukan upaya cepat untuk memulihkan sarana dan prasarana pendidikan.

Kegiatan karya bakti ini dihadiri langsung oleh Komandan Yonif TP 857/GG, Letnan Kolonel Inf Hervin Rahadian Jannat, S.H., serta Pasi Intel Yonif TP 857/GG, Letda Inf Rizal Aprianto. Sebanyak 1 SST atau 22 prajurit Yonif TP 857/GG diterjunkan dalam kegiatan tersebut dan dipimpin oleh Dpp Letda Inf Muhammad Yuspi.

Setibanya di lokasi, personel Yonif TP 857/GG langsung melaksanakan pembersihan lumpur sisa banjir yang mengendap di halaman sekolah, ruang-ruang kelas, hingga saluran drainase. Dengan semangat kebersamaan dan gotong royong, para prajurit bekerja bahu-membahu menggunakan peralatan sederhana seperti cangkul, sekop, dan gerobak dorong guna mempercepat proses pembersihan.

Komandan Yonif TP 857/GG, Letkol Inf Hervin Rahadian Jannat, S.H., menyampaikan bahwa kegiatan karya bakti ini merupakan wujud nyata kehadiran TNI di tengah masyarakat, khususnya dalam membantu pemulihan pasca bencana alam.

“Kegiatan ini adalah bentuk kepedulian kami terhadap masyarakat dan dunia pendidikan. Kami berharap, melalui karya bakti ini, sekolah dapat segera kembali digunakan sehingga proses belajar mengajar dapat berjalan normal,” ujarnya.

Ia menambahkan bahwa keterlibatan prajurit TNI dalam kegiatan sosial dan kemanusiaan merupakan bagian dari tugas pembinaan teritorial serta implementasi kemanunggalan TNI dengan rakyat.

Sementara itu, Kepala Sekolah MTsN 2 Pidie Jaya, Dr. Erianti, S.Ag., NPD., menyampaikan apresiasi dan ucapan terima kasih kepada jajaran Yonif TP 857/GG atas bantuan dan kepedulian yang telah diberikan.

“Kami sangat berterima kasih kepada Yonif TP 857/GG yang telah membantu membersihkan lingkungan sekolah kami. Kehadiran TNI sangat membantu dan meringankan beban kami dalam upaya pemulihan pasca banjir,” tuturnya.

Ia juga berharap sinergi antara TNI dan masyarakat, khususnya lembaga pendidikan, dapat terus terjalin dengan baik di masa mendatang.

Melalui kegiatan karya bakti ini, Yonif TP 857/GG menegaskan komitmennya untuk selalu hadir dan membantu masyarakat, terutama dalam situasi darurat dan pasca bencana, sebagai wujud nyata pengabdian TNI kepada rakyat serta upaya memperkuat kemanunggalan TNI dan rakyat.

Hadiri Acara Bakar Batu, Satgas Yonif 112/DJ Jalin Kebersamaan Warga Puncak Jaya

Papua Tengah ( Aceh dalam berita ) Sabtu 10-1-2025 Satgas Yonif 112/DJ Pos Puncak Senyum kembali hadir di pedalaman Papua dengan menjalin kebersamaan bersama warga lewat Acara Bakar Batu di Kampung Yarmukum Distrik Puncak Senyum Kab. Puncak Jaya Prov. Papua Tengah.

Kehadiran TNI dan Keterlibatan Personel Satgas Yonif 112/DJ dirasakan hangat oleh masyarakat, dalam kegiatan adat tersebut menjadi wujud nyata kepedulian sekaligus upaya mempererat hubungan kebersamaan dengan masyarakat setempat, sejak awal kegiatan Personel Satgas bersama warga bahu-membahu mempersiapkan seluruh rangkaian acara.

Kegiatan ini dipimpin langsung oleh Danpos Puncak Senyum Lettu Inf Afdan Bachtila dan diikuti Personel Pos melaksanakan acara adat bakar batu dan makan bersama warga sebagai bentuk dukungan TNI terhadap kearifan lokal masyarakat Papua.

Tradisi Acara Bakar Batu ini sendiri merupakan simbol rasa syukur, kebersamaan dan persatuan masyarakat Papua, dengah hadirnya langsung TNI ditengah-tengah masyarakat, menunjukkan bahwa TNI tidak hanya menjalankan tugas pengamanan, tetapi juga menjadi bagian dari kehidupan sosial masyarakat Papua.

Hadiri Acara Bakar Batu, Satgas Yonif 112/DJ Jalin Kebersamaan Warga Puncak Jaya

Papua Tengah ( Aceh dalam berita ) Sabtu 10-1-2025 Satgas Yonif 112/DJ Pos Puncak Senyum kembali hadir di pedalaman Papua dengan menjalin kebersamaan bersama warga lewat Acara Bakar Batu di Kampung Yarmukum Distrik Puncak Senyum Kab. Puncak Jaya Prov. Papua Tengah.

Kehadiran TNI dan Keterlibatan Personel Satgas Yonif 112/DJ dirasakan hangat oleh masyarakat, dalam kegiatan adat tersebut menjadi wujud nyata kepedulian sekaligus upaya mempererat hubungan kebersamaan dengan masyarakat setempat, sejak awal kegiatan Personel Satgas bersama warga bahu-membahu mempersiapkan seluruh rangkaian acara.

Kegiatan ini dipimpin langsung oleh Danpos Puncak Senyum Lettu Inf Afdan Bachtila dan diikuti Personel Pos melaksanakan acara adat bakar batu dan makan bersama warga sebagai bentuk dukungan TNI terhadap kearifan lokal masyarakat Papua.

Tradisi Acara Bakar Batu ini sendiri merupakan simbol rasa syukur, kebersamaan dan persatuan masyarakat Papua, dengah hadirnya langsung TNI ditengah-tengah masyarakat, menunjukkan bahwa TNI tidak hanya menjalankan tugas pengamanan, tetapi juga menjadi bagian dari kehidupan sosial masyarakat Papua.

Prajurit TNI dan Warga besihkan Polindes Toweren Uken Aceh Tengah

Takengon ( Aceh dalam berita ) Sabtu 10-1-2026 Sebagai bentuk kepedulian terhadap pemulihan fasilitas kesehatan pascabencana alam, Satuan Tugas Penanggulangan Bencana Alam dari Kodim 0106/Aceh Tengah bersama personel YTP 856/SBS melaksanakan kegiatan pembersihan Pusat Layanan Kesehatan Desa (Polindes) di Desa Toweren Uken, Kecamatan Lut Tawar, Kabupaten Aceh Tengah.

Kegiatan pembersihan ini difokuskan pada bagian dalam dan luar bangunan Polindes yang terdampak material lumpur dan batu akibat bencana alam. Lumpur yang mengendap dan mengeras terlihat memenuhi beberapa ruangan, halaman sekitar bangunan, hingga menutup saluran drainase, sehingga menghambat aktivitas pelayanan kesehatan bagi masyarakat setempat.

Dengan penuh semangat gotong royong, personel Kodim 0106/Aceh Tengah, personel YTP 856/SBS, serta masyarakat setempat turun langsung ke lokasi untuk membersihkan lumpur, mengangkat batu, dan menormalisasi saluran drainase. Upaya ini dilakukan guna mempercepat pemulihan fungsi Polindes agar dapat kembali digunakan sebagai sarana pelayanan kesehatan masyarakat.

Pasi Ops Kodim 0106/Aceh Tengah, Kapten Inf Supriadi, menyampaikan bahwa kegiatan tersebut merupakan bentuk nyata komitmen TNI dalam membantu pemerintah daerah dan masyarakat dalam penanggulangan serta pemulihan pascabencana.

“Seluruh personel Kodim 0106/Aceh Tengah bersama jajaran terkait akan terus bersinergi dan hadir membantu proses pemulihan hingga kondisi benar-benar pulih sepenuhnya. Kami siap memberikan perbantuan kepada Pemerintah Daerah dalam penanggulangan bencana, baik dukungan tenaga, moral, maupun material,” ujarnya.

Ia juga berharap kehadiran TNI bersama instansi terkait dapat meringankan beban masyarakat yang tengah menghadapi musibah, serta Polindes di Desa Toweren Uken dapat segera kembali aktif memberikan pelayanan kesehatan kepada warga.

“Semoga dengan kerja sama ini, fasilitas kesehatan desa dapat segera difungsikan kembali sehingga kebutuhan layanan kesehatan masyarakat tetap terpenuhi,” tutup Kapten Inf Supriadi.

Sementara itu, Sutrisno, salah seorang warga Desa Toweren Uken, menyampaikan rasa terima kasih dan apresiasi kepada TNI yang telah turun langsung membantu warga membersihkan Polindes.

“Kami sangat berterima kasih kepada bapak-bapak TNI yang sudah membantu tanpa pamrih. Kehadiran mereka sangat berarti bagi kami, terutama dalam mempercepat pemulihan Polindes,” ungkapnya.

Ia menambahkan, dengan keterbatasan tenaga dan peralatan yang dimiliki warga, bantuan dari TNI sangat membantu mempercepat proses pembersihan pascabencana.

Sutrisno juga berharap sinergi dan kepedulian seperti ini terus terjalin, sehingga masyarakat merasa tidak sendiri saat menghadapi musibah.

“Kami berharap kebersamaan dan kepedulian TNI kepada masyarakat terus berlanjut. Semoga Polindes ini segera beroperasi kembali dan kondisi desa kami cepat pulih,” pungkasnya.

Prajurit TNI dan Warga besihkan Polindes Toweren Uken Aceh Tengah

Takengon ( Aceh dalam berita ) Sabtu 10-1-2026 Sebagai bentuk kepedulian terhadap pemulihan fasilitas kesehatan pascabencana alam, Satuan Tugas Penanggulangan Bencana Alam dari Kodim 0106/Aceh Tengah bersama personel YTP 856/SBS melaksanakan kegiatan pembersihan Pusat Layanan Kesehatan Desa (Polindes) di Desa Toweren Uken, Kecamatan Lut Tawar, Kabupaten Aceh Tengah.

Kegiatan pembersihan ini difokuskan pada bagian dalam dan luar bangunan Polindes yang terdampak material lumpur dan batu akibat bencana alam. Lumpur yang mengendap dan mengeras terlihat memenuhi beberapa ruangan, halaman sekitar bangunan, hingga menutup saluran drainase, sehingga menghambat aktivitas pelayanan kesehatan bagi masyarakat setempat.

Dengan penuh semangat gotong royong, personel Kodim 0106/Aceh Tengah, personel YTP 856/SBS, serta masyarakat setempat turun langsung ke lokasi untuk membersihkan lumpur, mengangkat batu, dan menormalisasi saluran drainase. Upaya ini dilakukan guna mempercepat pemulihan fungsi Polindes agar dapat kembali digunakan sebagai sarana pelayanan kesehatan masyarakat.

Pasi Ops Kodim 0106/Aceh Tengah, Kapten Inf Supriadi, menyampaikan bahwa kegiatan tersebut merupakan bentuk nyata komitmen TNI dalam membantu pemerintah daerah dan masyarakat dalam penanggulangan serta pemulihan pascabencana.

“Seluruh personel Kodim 0106/Aceh Tengah bersama jajaran terkait akan terus bersinergi dan hadir membantu proses pemulihan hingga kondisi benar-benar pulih sepenuhnya. Kami siap memberikan perbantuan kepada Pemerintah Daerah dalam penanggulangan bencana, baik dukungan tenaga, moral, maupun material,” ujarnya.

Ia juga berharap kehadiran TNI bersama instansi terkait dapat meringankan beban masyarakat yang tengah menghadapi musibah, serta Polindes di Desa Toweren Uken dapat segera kembali aktif memberikan pelayanan kesehatan kepada warga.

“Semoga dengan kerja sama ini, fasilitas kesehatan desa dapat segera difungsikan kembali sehingga kebutuhan layanan kesehatan masyarakat tetap terpenuhi,” tutup Kapten Inf Supriadi.

Sementara itu, Sutrisno, salah seorang warga Desa Toweren Uken, menyampaikan rasa terima kasih dan apresiasi kepada TNI yang telah turun langsung membantu warga membersihkan Polindes.

“Kami sangat berterima kasih kepada bapak-bapak TNI yang sudah membantu tanpa pamrih. Kehadiran mereka sangat berarti bagi kami, terutama dalam mempercepat pemulihan Polindes,” ungkapnya.

Ia menambahkan, dengan keterbatasan tenaga dan peralatan yang dimiliki warga, bantuan dari TNI sangat membantu mempercepat proses pembersihan pascabencana.

Sutrisno juga berharap sinergi dan kepedulian seperti ini terus terjalin, sehingga masyarakat merasa tidak sendiri saat menghadapi musibah.

“Kami berharap kebersamaan dan kepedulian TNI kepada masyarakat terus berlanjut. Semoga Polindes ini segera beroperasi kembali dan kondisi desa kami cepat pulih,” pungkasnya.