*Ratusan Personel Ditpolairud Polda Aceh Laksanakan Kegiatan ASRI di Pantai Syiah Kuala Sambut Hari Bhayangkara ke-80*

Banda Aceh – Ratusan personel Direktorat Polisi Perairan dan Udara (Ditpolairud) Polda Aceh melaksanakan kegiatan ASRI (Indonesia Aman, Sehat, Resik, dan Indah) di kawasan pesisir Pantai Syiah Kuala, Gampong Deah Raya, Kecamatan Syiah Kuala, Kota Banda Aceh, Kamis (18/6/2026).

Kegiatan yang dimulai sekitar pukul 08.00 WIB tersebut merupakan bagian dari rangkaian peringatan Hari Bhayangkara ke-80 serta wujud kepedulian Polri terhadap kebersihan dan kelestarian lingkungan, khususnya di wilayah pesisir pantai.Kabid Humas Polda Aceh, Kombes Pol. Joko Krisdiyanto, S.I.K., mengatakan bahwa kegiatan ASRI dilaksanakan dalam rangka menyambut Hari Bhayangjara ke 80 dan sebagai bentuk dukungan terhadap program pemerintah dalam menciptakan lingkungan yang aman, sehat, bersih, dan indah.

“Melalui kegiatan ASRI ini, Ditpolairud Polda Aceh selain dalam rangka menyambut Hari Bhayangkara ke 80, juga menunjukkan kepedulian terhadap lingkungan sekitar pesisir pantai sekaligus mendukung program Presiden Republik Indonesia terkait kebersihan dan pelestarian lingkungan,” ujar Joko.

Kegiatan tersebut diikuti oleh Kasubdit Gakkum, Kasubdit Patroli, para perwira menengah (Pamen), perwira pertama (Pama), personel Ditpolairud Polda Aceh, serta masyarakat setempat yang turut berpartisipasi dalam aksi bersih-bersih pantai.Dengan menggunakan peralatan berupa kantong sampah dan sarung tangan, para peserta bergotong royong membersihkan area pantai dari berbagai jenis sampah yang berpotensi mencemari lingkungan dan mengganggu keindahan kawasan pesisir.

Menurut Joko, kegiatan ini tidak hanya bertujuan menjaga kebersihan lingkungan, tetapi juga untuk meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya menjaga ekosistem pantai sebagai aset bersama yang harus dilestarikan.“Kegiatan ini juga menjadi momentum untuk memperkuat sinergi antara Polri dan masyarakat dalam menjaga kebersihan lingkungan serta mewujudkan kawasan pesisir yang sehat, nyaman, dan indah,” katanya.

Kegiatan ASRI dalam rangka Hari Bhayangkara ke-80 tersebut berlangsung dengan lancar, serta berakhir sekitar pukul 08.45 WIB.Melalui kegiatan sosial dan lingkungan seperti ini, Ditpolairud Polda Aceh berharap dapat terus menumbuhkan semangat kebersamaan dan kepedulian masyarakat terhadap kelestarian lingkungan, khususnya di wilayah pesisir Aceh, pungkasnya.

Sekda Aceh M. Nasir Syamaun Raih Anugerah Tokoh Inspiratif Nasional 2026 dari SMSI

JAKARTA (Inforakyataceh) Sekretaris Daerah (Sekda) Aceh, M. Nasir Syamaun, menerima Anugerah Serikat Media Siber Indonesia (SMSI) sebagai Tokoh Inspiratif Nasional 2026 dalam acara penganugerahan yang berlangsung di Hall Dewan Pers, Jakarta Pusat, Kamis (18/6/2026) malam.

Penghargaan tersebut diberikan berdasarkan Surat Usulan Pengurus SMSI Provinsi Aceh Nomor 048/SMSI-Aceh/VI/2026 sebagai bentuk apresiasi atas dedikasi, kepemimpinan, serta kontribusi M. Nasir dalam mendorong kemajuan pemerintahan, pembangunan daerah, olahraga, dan kemitraan dengan media.Ketua Umum SMSI Pusat, Firdaus, melalui panitia pelaksana menyebutkan bahwa M. Nasir dinilai berhasil mengawal berbagai program strategis Pemerintah Aceh bersama Gubernur Aceh Muzakir Manaf dan Wakil Gubernur Fadhlullah.

Salah satu capaian yang menjadi pertimbangan pemberian penghargaan tersebut adalah keberhasilan Pemerintah Aceh meraih predikat A- dalam evaluasi Reformasi Birokrasi oleh Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PANRB).

Hasil evaluasi tahun 2025 menunjukkan Indeks Reformasi Birokrasi Aceh mencapai 82,73, meningkat dari 79,69 pada tahun sebelumnya yang masih berada pada predikat BB.Selain itu, Aceh juga mencatat prestasi membanggakan di bidang demokrasi. Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS), Aceh memperoleh skor 83,43 poin dalam Indeks Demokrasi Indonesia (IDI) Tahun 2025, menempatkan provinsi tersebut pada peringkat pertama di Sumatera dan peringkat ketujuh secara nasional.

Dedikasi M. Nasir juga terlihat dalam bidang olahraga. Ia turut membantu Gubernur Aceh Muzakir Manaf dan Wakil Gubernur Fadhlullah mempersiapkan kontingen Aceh pada Pekan Olahraga Nasional (PON) XXI Aceh-Sumut Tahun 2024 hingga berhasil membawa Aceh masuk dalam jajaran enam besar nasional.

Atas berbagai capaian tersebut, SMSI menetapkan M. Nasir sebagai salah satu penerima Anugerah Tokoh Inspiratif Nasional 2026.Dalam sambutannya, M. Nasir menyampaikan rasa syukur dan terima kasih kepada SMSI atas penghargaan yang diberikan.“Saya mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada SMSI atas penganugerahan ini.

Harapan saya, penghargaan ini menjadi motivasi bagi seluruh penerima anugerah untuk terus berkontribusi bagi kebaikan di masa depan. Masyarakat menanti kinerja nyata dari kita. Karena itu, tanggung jawab kita adalah menjaga kepercayaan ini dan menjadikannya pemacu semangat untuk terus menebar manfaat bagi masyarakat luas,” ujar Nasir.

Pada kesempatan tersebut, Sekda Aceh juga menyampaikan bahwa Pemerintah Aceh saat ini tengah mengawal proses revisi Undang-Undang Nomor 11 Tahun 2006 tentang Pemerintahan Aceh.

Karena itu, ia mengharapkan dukungan seluruh insan pers untuk bersama-sama mengawal berbagai agenda strategis pembangunan daerah.“Terima kasih kepada rekan-rekan media, khususnya SMSI Aceh, yang selama ini secara konsisten membantu Pemerintah Aceh dalam mendorong perbaikan tata kelola pemerintahan, percepatan pembangunan, pengentasan kemiskinan, peningkatan pertumbuhan ekonomi, hingga peningkatan kualitas pendidikan di Aceh,” katanya.

Nasir menegaskan bahwa penghargaan tersebut bukanlah tujuan akhir, melainkan amanah yang harus dijaga dengan kerja nyata dan pengabdian yang lebih baik kepada masyarakat.“Kami berkomitmen untuk menjaga amanah ini dengan terus meningkatkan kinerja demi mewujudkan masa depan Aceh yang lebih maju, sejahtera, dan gemilang,” tutupnya.