Polda Aceh Tandatangani Pakta Integritas dan Ambil Sumpah Panitia Penerimaan SIPSS T.A. 2026

Banda Aceh  ( Aceh dalam berita ) Kanis 22-1-2026;Polda Aceh melaksanakan penandatanganan pakta integritas dan pengambilan sumpah panitia, peserta, serta orang tua/wali dalam rangka Penerimaan Sekolah Inspektur Polisi Sumber Sarjana (SIPSS) Tahun Anggaran 2026. Kegiatan tersebut berlangsung di Gedung Machdum Sakti Polda Aceh,

Kegiatan ini dihadiri Wakapolda Aceh, para Pejabat Utama (PJU) Polda Aceh, panitia seleksi, pengawas internal dan eksternal, serta orang tua atau wali calon peserta SIPSS.

Dalam sambutan Kapolda Aceh Irjen Pol. Drs. Marzuki Ali Basyah, M.M., yang dibacakan Wakapolda Aceh, ditegaskan bahwa proses rekrutmen dan seleksi anggota Polri harus dilaksanakan secara objektif, transparan, dan berintegritas guna menghasilkan calon perwira Polri yang unggul, berkualitas, dan berkarakter.

“Seleksi yang bersih dan berintegritas merupakan fondasi utama dalam mencetak sumber daya manusia Polri yang profesional dan berdaya saing, seiring dengan tantangan tugas kepolisian yang semakin kompleks ke depan,” demikian disampaikan dalam sambutan tersebut.

Kapolda Aceh juga menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada seluruh panitia seleksi, pengawas internal dan eksternal, serta para orang tua atau wali yang telah hadir dan menunjukkan komitmen dalam mendukung proses penerimaan SIPSS di Polda Aceh.

Lebih lanjut disampaikan, Polri dituntut untuk terus berinovasi, bertransformasi, dan meningkatkan kualitas pelayanan publik yang modern, mudah, cepat, serta terintegrasi. Untuk itu, peningkatan kualitas dan kuantitas sumber daya manusia Polri menjadi faktor krusial dalam menjaga dan meningkatkan kepercayaan masyarakat.

Melalui penandatanganan pakta integritas dan pengambilan sumpah ini, diharapkan seluruh panitia seleksi, termasuk panitia daerah Polda Aceh dan Banda Aceh serta pengawas internal dan eksternal, dapat melaksanakan tugas secara profesional, bertanggung jawab, dan menjunjung tinggi prinsip keadilan pada setiap tahapan seleksi SIPSS Tahun Anggaran 2026.

Kapolda Aceh Salurkan Bantuan Pasca Bencana dan Baksos di Subulussalam

Subulussalam ( Aceh dalam berita ) Rabu 21-1-2026 Kepala Kepolisian Daerah Aceh Irjen Pol. Drs. Marzuki Ali Basyah melaksanakan kunjungan kerja ke Kota Subulussalam dalam rangka penyaluran bantuan pasca bencana banjir, kegiatan bakti sosial, serta trauma healing bagi masyarakat terdampak.

Kapolda Aceh yang didampingi Dansat Brimob Polda Aceh KBP Zuhdi Batubara, Dirresnarkoba Polda Aceh KBP Shobarmen, serta Dirlantas Polda Aceh KBP Deden Supriyatna Imhar, tiba di helipad Lapangan Desa Pegayo, Kecamatan Simpang Kiri, Kota Subulussalam.

Kapolda Aceh semoat memimpin apel siang dan memberikan arahan serta bimbingan kepada seluruh personel Polres Subulussalam, sebelum menuju Desa Binanga, Kecamatan Rundeng untuk melaksanakan bakti sosial dengan menyalurkan bantuan berupa tali asih kepada warga terdampak banjir, menyantuni anak yatim, serta ikut membersihkan Masjid Desa Binanga sebagai bentuk kepedulian dan kebersamaan.

Pada kesempatan itu, Irjen Pol. Marzuki Ali Basyah juga berinteraksi langsung dengan masyarakat untuk mendengar kendala, hambatan, dan kebutuhan mendesak yang dirasakan warga pasca banjir.

“Kami dari Polda Aceh akan terus hadir memberikan pelayanan yang profesional dan membantu masyarakat dalam masa pemulihan pasca bencana, demi terciptanya rasa aman dan nyaman. Sampaikan kepada kami setiap kendala dan kebutuhan yang ada, agar kepolisian dan pemerintah dapat bersama-sama mencari solusi. Kami tidak akan pernah diam ketika masyarakat membutuhkan bantuan,” ujarnya.

Kapolda Aceh juga mengajak masyarakat untuk tetap menjaga optimisme dan memperkuat keteguhan iman dalam menghadapi musibah.

“Mari kita tetap berprasangka baik. Setiap cobaan pasti ada hikmahnya. Musibah tidak akan pernah melebihi kemampuan hamba-Nya. Kita serahkan semuanya kepada Allah SWT,” tambahnya.

Selain menyalurkan bantuan dan melaksanakan bakti sosial, Kapolda Aceh beserta rombongan dan unsur Forkopimda juga turut berziarah ke Makam Syekh Hamzah Fansuri yang berada di Desa Oboh, Kecamatan Rundeng.

Kapolda Aceh Salurkan Bantuan Pasca Bencana dan Baksos di Subulussalam

Subulussalam ( Aceh dalam berita ) Rabu 21-1-2026 Kepala Kepolisian Daerah Aceh Irjen Pol. Drs. Marzuki Ali Basyah melaksanakan kunjungan kerja ke Kota Subulussalam dalam rangka penyaluran bantuan pasca bencana banjir, kegiatan bakti sosial, serta trauma healing bagi masyarakat terdampak.

Kapolda Aceh yang didampingi Dansat Brimob Polda Aceh KBP Zuhdi Batubara, Dirresnarkoba Polda Aceh KBP Shobarmen, serta Dirlantas Polda Aceh KBP Deden Supriyatna Imhar, tiba di helipad Lapangan Desa Pegayo, Kecamatan Simpang Kiri, Kota Subulussalam.

Kapolda Aceh semoat memimpin apel siang dan memberikan arahan serta bimbingan kepada seluruh personel Polres Subulussalam, sebelum menuju Desa Binanga, Kecamatan Rundeng untuk melaksanakan bakti sosial dengan menyalurkan bantuan berupa tali asih kepada warga terdampak banjir, menyantuni anak yatim, serta ikut membersihkan Masjid Desa Binanga sebagai bentuk kepedulian dan kebersamaan.

Pada kesempatan itu, Irjen Pol. Marzuki Ali Basyah juga berinteraksi langsung dengan masyarakat untuk mendengar kendala, hambatan, dan kebutuhan mendesak yang dirasakan warga pasca banjir.

“Kami dari Polda Aceh akan terus hadir memberikan pelayanan yang profesional dan membantu masyarakat dalam masa pemulihan pasca bencana, demi terciptanya rasa aman dan nyaman. Sampaikan kepada kami setiap kendala dan kebutuhan yang ada, agar kepolisian dan pemerintah dapat bersama-sama mencari solusi. Kami tidak akan pernah diam ketika masyarakat membutuhkan bantuan,” ujarnya.

Kapolda Aceh juga mengajak masyarakat untuk tetap menjaga optimisme dan memperkuat keteguhan iman dalam menghadapi musibah.

“Mari kita tetap berprasangka baik. Setiap cobaan pasti ada hikmahnya. Musibah tidak akan pernah melebihi kemampuan hamba-Nya. Kita serahkan semuanya kepada Allah SWT,” tambahnya.

Selain menyalurkan bantuan dan melaksanakan bakti sosial, Kapolda Aceh beserta rombongan dan unsur Forkopimda juga turut berziarah ke Makam Syekh Hamzah Fansuri yang berada di Desa Oboh, Kecamatan Rundeng.

Kapolda Aceh Kunjungi Aceh Singkil Pasca Bencana, Disambut Kapolres dan Forkopimda

Singkil  ( Aceh dalam berita ) Rabu 21-1-2026 Kapolda Aceh Irjen Pol. Drs. Marzuki Ali Basyah, melakukan asistensi Ke polres Aceh Singkil pasca bencana, Asistensi tersebut bertujuan untuk meninjau langsung kondisi keamanan, masyarakat, serta kesiapsiagaan personel Polri dalam memberikan pelayanan dan bantuan kemanusiaan kepada masyarakat terdampak.

Dalam kunjungan tersebut, Kapolda Aceh didampingi oleh Dansat Brimob Polda Aceh KBP Zuhdi Batubara, Dirlantas Polda Aceh KBP Deden Supriyatna Imhar, serta Dirresnarkoba Polda Aceh KBP Shobarmen. Rombongan tiba di Bandar Udara Syekh Hamzah Fansyuri Aceh Singkil dan disambut langsung oleh Kapolres Aceh Singkil AKBP Joko Triyono beserta unsur Forkopimda.

Dalam kesempatan itu, Kapolda Aceh menyampaikan apresiasi kepada jajaran Polres Aceh Singkil dan seluruh unsur Forkopimda atas sinergi dan kerja sama yang baik dalam penanganan pasca bencana alam.

Ia menekankan pentingnya kehadiran Polri di tengah masyarakat, khususnya dalam memberikan rasa aman, pelayanan, serta bantuan kepada warga yang terdampak.

Kunjungan ini diharapkan dapat memberikan motivasi kepada seluruh Personel Polres Aceh Singkil, Pemerintah Aceh Singkil dan Masyarakat sekaligus memastikan bahwa upaya penanganan pasca bencana di Kabupaten Aceh Singkil berjalan dengan baik dan optimal.

Beko Polri Dikerahkan Bersihkan Bahu Jalan di Dusun Bidari, Cegah Air Masuk Gorong-gorong

Aceh Utara ( Aceh dalam berita ) Selasa 20-1-2026 Satu unit alat berat Beko milik Polri dikerahkan untuk membersihkan bahu jalan di Dusun Bidari, tepatnya di depan Klaster D 1, Kecamatan Langkahan, Kabupaten Aceh Utara,

Pengerahan alat berat tersebut dilakukan sekitar pukul 09.40 WIB sebagai upaya penanganan dampak pascabanjir yang menyebabkan bahu jalan dipenuhi rumput liar dan material endapan.

Kabid Humas Polda Aceh, Kombes Pol Joko Krisdiyanto, S.I.K., mengatakan bahwa kegiatan pembersihan ini bertujuan untuk memperlancar sistem drainase dan mencegah terjadinya genangan air di kawasan tersebut.

Menurutnya, selama ini bahu jalan yang tertutup material sisa banjir menghambat aliran air dan berpotensi menyebabkan air masuk ke gorong-gorong di samping jalan.

“Beko Polri membersihkan bahu jalan di depan Klaster D 1 Dusun Bidari dengan tujuan mencegah masuknya aliran air ke gorong-gorong yang berada di sisi bahu jalan,” ujar Kabid Humas.

Ia menjelaskan, apabila gorong-gorong tersumbat, dikhawatirkan akan menimbulkan genangan bahkan banjir ulang yang dapat merusak badan jalan serta mengganggu aktivitas masyarakat.

Kegiatan pembersihan tersebut melibatkan personel Polri, instansi terkait, serta partisipasi aktif masyarakat setempat yang turut membantu proses pembersihan di lokasi.

Dengan dibersihkannya bahu jalan tersebut, aliran air kini dapat mengalir dengan lancar dan tidak lagi masuk ke gorong-gorong, sehingga diharapkan dapat mencegah terjadinya genangan air di wilayah Dusun Bidari, tutup Kabid Humas.

Kapolda Aceh Serahkan 300 Kasur dan Dana Tunggu Hunian untuk Korban Bencana di Ketambe

Kutacane ( Aceh dalam berita ) Selasa 20-1-2026; Kapolda Aceh Irjen Pol. Drs. Marzuki Ali Basyah menyerahkan bantuan kemanusiaan berupa 300 unit kasur tidur, sembako, dan Dana Tunggu Hunian (DTH) kepada korban bencana banjir bandang yang rumahnya hanyut di Kecamatan Ketambe, Kabupaten Aceh Tenggara,

Ratusan kasur tersebut merupakan bantuan dari Kapolda Aceh bersama Yayasan PT Mapanbumi, Paramitha Foundation, serta Yayasan HOPE. Selain kasur, Kapolda Aceh juga menyerahkan secara simbolis Dana Tunggu Hunian sebesar Rp1,8 juta untuk jangka waktu tiga bulan kepada para korban.

Seluruh bantuan tersebut diantar langsung oleh Kapolda Aceh ke lokasi terdampak banjir bandang di Kecamatan Ketambe. Hal itu merupakan wujud kepedulian serta kehadiran negara di tengah masyarakat yang sedang mengalami musibah.

Dalam kesempatan tersebut, Kapolda Aceh juga bertemu dan berinteraksi langsung dengan para korban banjir bandang. Abituren Akabri 1991 itu ingin melihat secara langsung kondisi warga sekaligus menanyakan kebutuhan mendesak yang diperlukan para korban, terutama dalam menyambut bulan suci Ramadan pada Februari mendatang.

“Saya bersama pejabat utama Polda Aceh, didampingi Kapolres Aceh Tenggara beserta unsur Forkopimda, mengantar langsung bantuan kasur dan Dana Tunggu Hunian untuk korban banjir bandang di Ketambe. Sekaligus ingin menanyakan langsung apa saja kebutuhan mendesak para korban, khususnya menjelang bulan suci Ramadan,” ujar Irjen Pol. Marzuki Ali Basyah di sela-sela kunjungannya.

Jenderal bintang dua asal Tangse itu juga mengajak seluruh pihak untuk bersama-sama memberikan dukungan serta perhatian secara berkelanjutan terhadap kebutuhan para korban bencana banjir bandang, terutama menjelang bulan suci Ramadan.

Sementara itu, dalam kunjungan kerjanya, Kapolda Aceh turut menyampaikan apresiasi dan rasa bangga kepada Kapolres Aceh Tenggara AKBP Yulhendri, unsur Forkopimda, serta seluruh masyarakat atas berbagai upaya penanggulangan bencana banjir bandang yang melanda wilayah tersebut pada 27 November 2025 lalu.

Berkat sinergi dan kerja sama yang solid dari seluruh pihak, kata Kapolda Aceh, Kabupaten Aceh Tenggara tercatat sebagai daerah pertama yang berhasil menurunkan status dari tanggap darurat bencana ke tahap pemulihan pascabencana.

Marzuki juga menilai, kekompakan dan semangat kebersamaan yang ditunjukkan oleh seluruh elemen masyarakat tersebut sejalan dengan moto “sepakat segenep” yang menjadi identitas dan karakter Kabupaten Aceh Tenggara.

Kapolda Aceh Serahkan 300 Kasur dan Dana Tunggu Hunian untuk Korban Bencana di Ketambe

Kutacane ( Aceh dalam berita ) Selasa 20-1-2026; Kapolda Aceh Irjen Pol. Drs. Marzuki Ali Basyah menyerahkan bantuan kemanusiaan berupa 300 unit kasur tidur, sembako, dan Dana Tunggu Hunian (DTH) kepada korban bencana banjir bandang yang rumahnya hanyut di Kecamatan Ketambe, Kabupaten Aceh Tenggara,

Ratusan kasur tersebut merupakan bantuan dari Kapolda Aceh bersama Yayasan PT Mapanbumi, Paramitha Foundation, serta Yayasan HOPE. Selain kasur, Kapolda Aceh juga menyerahkan secara simbolis Dana Tunggu Hunian sebesar Rp1,8 juta untuk jangka waktu tiga bulan kepada para korban.

Seluruh bantuan tersebut diantar langsung oleh Kapolda Aceh ke lokasi terdampak banjir bandang di Kecamatan Ketambe. Hal itu merupakan wujud kepedulian serta kehadiran negara di tengah masyarakat yang sedang mengalami musibah.

Dalam kesempatan tersebut, Kapolda Aceh juga bertemu dan berinteraksi langsung dengan para korban banjir bandang. Abituren Akabri 1991 itu ingin melihat secara langsung kondisi warga sekaligus menanyakan kebutuhan mendesak yang diperlukan para korban, terutama dalam menyambut bulan suci Ramadan pada Februari mendatang.

“Saya bersama pejabat utama Polda Aceh, didampingi Kapolres Aceh Tenggara beserta unsur Forkopimda, mengantar langsung bantuan kasur dan Dana Tunggu Hunian untuk korban banjir bandang di Ketambe. Sekaligus ingin menanyakan langsung apa saja kebutuhan mendesak para korban, khususnya menjelang bulan suci Ramadan,” ujar Irjen Pol. Marzuki Ali Basyah di sela-sela kunjungannya.

Jenderal bintang dua asal Tangse itu juga mengajak seluruh pihak untuk bersama-sama memberikan dukungan serta perhatian secara berkelanjutan terhadap kebutuhan para korban bencana banjir bandang, terutama menjelang bulan suci Ramadan.

Sementara itu, dalam kunjungan kerjanya, Kapolda Aceh turut menyampaikan apresiasi dan rasa bangga kepada Kapolres Aceh Tenggara AKBP Yulhendri, unsur Forkopimda, serta seluruh masyarakat atas berbagai upaya penanggulangan bencana banjir bandang yang melanda wilayah tersebut pada 27 November 2025 lalu.

Berkat sinergi dan kerja sama yang solid dari seluruh pihak, kata Kapolda Aceh, Kabupaten Aceh Tenggara tercatat sebagai daerah pertama yang berhasil menurunkan status dari tanggap darurat bencana ke tahap pemulihan pascabencana.

Marzuki juga menilai, kekompakan dan semangat kebersamaan yang ditunjukkan oleh seluruh elemen masyarakat tersebut sejalan dengan moto “sepakat segenep” yang menjadi identitas dan karakter Kabupaten Aceh Tenggara.

Kapolda Aceh Serahkan 300 Kasur dan Dana Tunggu Hunian untuk Korban Bencana di Ketambe

Kutacane ( Aceh dalam berita ) Selasa 20-1-2026; Kapolda Aceh Irjen Pol. Drs. Marzuki Ali Basyah menyerahkan bantuan kemanusiaan berupa 300 unit kasur tidur, sembako, dan Dana Tunggu Hunian (DTH) kepada korban bencana banjir bandang yang rumahnya hanyut di Kecamatan Ketambe, Kabupaten Aceh Tenggara,

Ratusan kasur tersebut merupakan bantuan dari Kapolda Aceh bersama Yayasan PT Mapanbumi, Paramitha Foundation, serta Yayasan HOPE. Selain kasur, Kapolda Aceh juga menyerahkan secara simbolis Dana Tunggu Hunian sebesar Rp1,8 juta untuk jangka waktu tiga bulan kepada para korban.

Seluruh bantuan tersebut diantar langsung oleh Kapolda Aceh ke lokasi terdampak banjir bandang di Kecamatan Ketambe. Hal itu merupakan wujud kepedulian serta kehadiran negara di tengah masyarakat yang sedang mengalami musibah.

Dalam kesempatan tersebut, Kapolda Aceh juga bertemu dan berinteraksi langsung dengan para korban banjir bandang. Abituren Akabri 1991 itu ingin melihat secara langsung kondisi warga sekaligus menanyakan kebutuhan mendesak yang diperlukan para korban, terutama dalam menyambut bulan suci Ramadan pada Februari mendatang.

“Saya bersama pejabat utama Polda Aceh, didampingi Kapolres Aceh Tenggara beserta unsur Forkopimda, mengantar langsung bantuan kasur dan Dana Tunggu Hunian untuk korban banjir bandang di Ketambe. Sekaligus ingin menanyakan langsung apa saja kebutuhan mendesak para korban, khususnya menjelang bulan suci Ramadan,” ujar Irjen Pol. Marzuki Ali Basyah di sela-sela kunjungannya.

Jenderal bintang dua asal Tangse itu juga mengajak seluruh pihak untuk bersama-sama memberikan dukungan serta perhatian secara berkelanjutan terhadap kebutuhan para korban bencana banjir bandang, terutama menjelang bulan suci Ramadan.

Sementara itu, dalam kunjungan kerjanya, Kapolda Aceh turut menyampaikan apresiasi dan rasa bangga kepada Kapolres Aceh Tenggara AKBP Yulhendri, unsur Forkopimda, serta seluruh masyarakat atas berbagai upaya penanggulangan bencana banjir bandang yang melanda wilayah tersebut pada 27 November 2025 lalu.

Berkat sinergi dan kerja sama yang solid dari seluruh pihak, kata Kapolda Aceh, Kabupaten Aceh Tenggara tercatat sebagai daerah pertama yang berhasil menurunkan status dari tanggap darurat bencana ke tahap pemulihan pascabencana.

Marzuki juga menilai, kekompakan dan semangat kebersamaan yang ditunjukkan oleh seluruh elemen masyarakat tersebut sejalan dengan moto “sepakat segenep” yang menjadi identitas dan karakter Kabupaten Aceh Tenggara.

Kapolda Aceh Serahkan 300 Kasur dan Dana Tunggu Hunian untuk Korban Bencana di Ketambe

Kutacane  ( Aceh dalam berita ) Selasa 20-1-2026 Kapolda Aceh Irjen Pol. Drs. Marzuki Ali Basyah menyerahkan bantuan kemanusiaan berupa 300 unit kasur tidur, sembako, dan Dana Tunggu Hunian (DTH) kepada korban bencana banjir bandang yang rumahnya hanyut di Kecamatan Ketambe, Kabupaten Aceh Tenggara,

Ratusan kasur tersebut merupakan bantuan dari Kapolda Aceh bersama Yayasan PT Mapanbumi, Paramitha Foundation, serta Yayasan HOPE. Selain kasur, Kapolda Aceh juga menyerahkan secara simbolis Dana Tunggu Hunian sebesar Rp1,8 juta untuk jangka waktu tiga bulan kepada para korban.

Seluruh bantuan tersebut diantar langsung oleh Kapolda Aceh ke lokasi terdampak banjir bandang di Kecamatan Ketambe. Hal itu merupakan wujud kepedulian serta kehadiran negara di tengah masyarakat yang sedang mengalami musibah.

Dalam kesempatan tersebut, Kapolda Aceh juga bertemu dan berinteraksi langsung dengan para korban banjir bandang. Abituren Akabri 1991 itu ingin melihat secara langsung kondisi warga sekaligus menanyakan kebutuhan mendesak yang diperlukan para korban, terutama dalam menyambut bulan suci Ramadan pada Februari mendatang.

“Saya bersama pejabat utama Polda Aceh, didampingi Kapolres Aceh Tenggara beserta unsur Forkopimda, mengantar langsung bantuan kasur dan Dana Tunggu Hunian untuk korban banjir bandang di Ketambe. Sekaligus ingin menanyakan langsung apa saja kebutuhan mendesak para korban, khususnya menjelang bulan suci Ramadan,” ujar Irjen Pol. Marzuki Ali Basyah di sela-sela kunjungannya.

Jenderal bintang dua asal Tangse itu juga mengajak seluruh pihak untuk bersama-sama memberikan dukungan serta perhatian secara berkelanjutan terhadap kebutuhan para korban bencana banjir bandang, terutama menjelang bulan suci Ramadan.

Sementara itu, dalam kunjungan kerjanya, Kapolda Aceh turut menyampaikan apresiasi dan rasa bangga kepada Kapolres Aceh Tenggara AKBP Yulhendri, unsur Forkopimda, serta seluruh masyarakat atas berbagai upaya penanggulangan bencana banjir bandang yang melanda wilayah tersebut pada 27 November 2025 lalu.

Berkat sinergi dan kerja sama yang solid dari seluruh pihak, kata Kapolda Aceh, Kabupaten Aceh Tenggara tercatat sebagai daerah pertama yang berhasil menurunkan status dari tanggap darurat bencana ke tahap pemulihan pascabencana.

Marzuki juga menilai, kekompakan dan semangat kebersamaan yang ditunjukkan oleh seluruh elemen masyarakat tersebut sejalan dengan moto “sepakat segenep” yang menjadi identitas dan karakter Kabupaten Aceh Tenggara.

Kapolda Aceh Serahkan 300 Kasur dan Dana Tunggu Hunian untuk Korban Bencana di Ketambe

Kutacane  ( Aceh dalam berita ) Selasa 20-1-2026 Kapolda Aceh Irjen Pol. Drs. Marzuki Ali Basyah menyerahkan bantuan kemanusiaan berupa 300 unit kasur tidur, sembako, dan Dana Tunggu Hunian (DTH) kepada korban bencana banjir bandang yang rumahnya hanyut di Kecamatan Ketambe, Kabupaten Aceh Tenggara,

Ratusan kasur tersebut merupakan bantuan dari Kapolda Aceh bersama Yayasan PT Mapanbumi, Paramitha Foundation, serta Yayasan HOPE. Selain kasur, Kapolda Aceh juga menyerahkan secara simbolis Dana Tunggu Hunian sebesar Rp1,8 juta untuk jangka waktu tiga bulan kepada para korban.

Seluruh bantuan tersebut diantar langsung oleh Kapolda Aceh ke lokasi terdampak banjir bandang di Kecamatan Ketambe. Hal itu merupakan wujud kepedulian serta kehadiran negara di tengah masyarakat yang sedang mengalami musibah.

Dalam kesempatan tersebut, Kapolda Aceh juga bertemu dan berinteraksi langsung dengan para korban banjir bandang. Abituren Akabri 1991 itu ingin melihat secara langsung kondisi warga sekaligus menanyakan kebutuhan mendesak yang diperlukan para korban, terutama dalam menyambut bulan suci Ramadan pada Februari mendatang.

“Saya bersama pejabat utama Polda Aceh, didampingi Kapolres Aceh Tenggara beserta unsur Forkopimda, mengantar langsung bantuan kasur dan Dana Tunggu Hunian untuk korban banjir bandang di Ketambe. Sekaligus ingin menanyakan langsung apa saja kebutuhan mendesak para korban, khususnya menjelang bulan suci Ramadan,” ujar Irjen Pol. Marzuki Ali Basyah di sela-sela kunjungannya.

Jenderal bintang dua asal Tangse itu juga mengajak seluruh pihak untuk bersama-sama memberikan dukungan serta perhatian secara berkelanjutan terhadap kebutuhan para korban bencana banjir bandang, terutama menjelang bulan suci Ramadan.

Sementara itu, dalam kunjungan kerjanya, Kapolda Aceh turut menyampaikan apresiasi dan rasa bangga kepada Kapolres Aceh Tenggara AKBP Yulhendri, unsur Forkopimda, serta seluruh masyarakat atas berbagai upaya penanggulangan bencana banjir bandang yang melanda wilayah tersebut pada 27 November 2025 lalu.

Berkat sinergi dan kerja sama yang solid dari seluruh pihak, kata Kapolda Aceh, Kabupaten Aceh Tenggara tercatat sebagai daerah pertama yang berhasil menurunkan status dari tanggap darurat bencana ke tahap pemulihan pascabencana.

Marzuki juga menilai, kekompakan dan semangat kebersamaan yang ditunjukkan oleh seluruh elemen masyarakat tersebut sejalan dengan moto “sepakat segenep” yang menjadi identitas dan karakter Kabupaten Aceh Tenggara.