Kapolda Aceh Hadiri Penyerahan Bantuan oleh Mendagri dan Mensos bagi Korban Banjir di Aceh Timur

Aceh Timur ( Aceh dalam berita ) Senin 16-3-2026 Kapolda Aceh Irjen Pol. Drs. Marzuki Ali Basyah, M.M., menghadiri kegiatan penyerahan bantuan bagi masyarakat terdampak banjir di Kabupaten Aceh Timur yang disalurkan oleh Kementerian Sosial dan Kementerian Dalam Negeri. Kegiatan tersebut berlangsung di Pendopo Idi Rayeuk, Kabupaten Aceh Timur.

Kegiatan penyerahan bantuan itu turut dihadiri Menteri Sosial Saifullah Yusuf (Gus Ipul), Menteri Dalam Negeri Muhammad Tito Karnavian, Wakil Gubernur Aceh Fadhlullah (Dek Fadh), Bupati Aceh Timur Iskandar Usman Al-Farlaky, serta Dirjen Bina Administrasi Kewilayahan Kemendagri Safrizal ZA.

Kabid Humas Polda Aceh Kombes Pol. Joko Krisdiyanto, S. I. K, mengatakan, dalam kesempatan tersebut, Menteri Sosial Saifullah Yusuf menyampaikan bahwa pemerintah menyalurkan bantuan senilai Rp100.935.850.000 atau sekitar Rp100,9 miliar bagi masyarakat yang terdampak banjir di Aceh Timur. Bantuan tersebut meliputi santunan bagi ahli waris korban meninggal dunia, jaminan hidup (jadup), bantuan isi hunian, serta bantuan stimulan sosial ekonomi bagi masyarakat terdampak.

Ia menegaskan bahwa proses pendataan penerima bantuan harus dilakukan secara transparan dan akuntabel agar seluruh bantuan dapat disalurkan tepat sasaran. Selain itu, setiap bantuan yang disalurkan akan melalui proses audit guna memastikan pemanfaatannya sesuai dengan peruntukan, kutip Kabid Humas

Sementara itu, Menteri Dalam Negeri Muhammad Tito Karnavian menjelaskan bahwa mekanisme penyaluran bantuan dilakukan langsung oleh kementerian melalui PT Pos Indonesia. Langkah tersebut dilakukan untuk memastikan bantuan dapat diterima langsung oleh masyarakat yang berhak tanpa melalui perantara pemerintah daerah, jelas Kabid Humas.

Bantuan tersebut diserahkan secara simbolis kepada perwakilan korban banjir bandang Aceh Timur di Pendopo Idi Rayeuk. Adapun bantuan yang diberikan diperuntukkan bagi para korban terdampak bencana, baik korban jiwa maupun masyarakat yang mengalami kerugian materil akibat banjir.

Untuk korban meninggal dunia, pemerintah memberikan santunan kepada ahli waris sebesar Rp15 juta. Selain itu, pemerintah juga menyalurkan bantuan jaminan hidup sebesar Rp15 ribu per jiwa per hari yang diberikan untuk periode tiga bulan.

Dalam kegiatan itu turut disalurkan 200 paket peralatan rumah tangga kepada Pemerintah Kabupaten Aceh Timur untuk selanjutnya didistribusikan kepada masyarakat terdampak bencana.

Penyaluran bantuan dilakukan secara langsung kepada masyarakat terdampak melalui mekanisme yang telah ditetapkan, guna memastikan bantuan tepat sasaran serta mendukung percepatan pemulihan kondisi sosial dan ekonomi masyarakat menjelang Hari Raya Idul Fitri.

Kehadiran Kapolda Aceh dalam kegiatan tersebut merupakan bentuk dukungan Polri terhadap upaya pemerintah dalam penanganan bencana serta percepatan pemulihan kondisi masyarakat yang terdampak, khususnya di wilayah Aceh Timur, jelas Kabid Humas lagi

Polri juga terus bersinergi dengan pemerintah daerah dan seluruh pemangku kepentingan guna memastikan proses penanganan bencana dan penyaluran bantuan kepada masyarakat dapat berjalan dengan baik, transparan, dan tepat sasaran, pungkas Kabid Humas.

Kapolres Pidie dan Ketua Bhayangkari Cabang Pidie Kunjungi Pos Pam, Pos Yan dan Pos Pantau, Serahkan Bingkisan untuk Personel Pengamanan

Mapolres Sigli  ( Aceh dalam berita ) Minggu sore 15-3-2026 Dalam rangka memberikan dukungan moril serta memastikan kesiapsiagaan personel dalam pelaksanaan pengamanan arus mudik dan perayaan Idulfitri 1447 H, Kapolres Pidie AKBP Jaka Mulyana, SIK, MIK didampingi Ketua Bhayangkari Cabang Pidie Ny. Ruri Jaka melakukan kunjungan ke sejumlah Pos Pengamanan (Pos Pam), Pos Pelayanan (Pos Yan) dan Pos Pantau di wilayah hukum Polres Pidie.

Kunjungan tersebut dilakukan untuk meninjau secara langsung kesiapan personel yang bertugas dalam Operasi Ketupat Seulawah 2026 sekaligus memberikan motivasi kepada petugas yang melaksanakan pengamanan saat arus mudik lebaran.

Dalam kesempatan tersebut, Kapolres Pidie bersama Ketua Bhayangkari Cabang Pidie juga menyerahkan bingkisan kepada para personel yang bertugas di Pos Pam, Pos Yan dan Pos Pantau sebagai bentuk perhatian dan apresiasi atas dedikasi mereka dalam memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat.

Kapolres Pidie AKBP Jaka Mulyana mengatakan bahwa kunjungan tersebut merupakan bentuk dukungan pimpinan kepada seluruh personel yang tetap siaga menjalankan tugas pengamanan selama perayaan Idulfitri.

“Kami ingin memastikan seluruh personel yang bertugas di Pos Pengamanan di Kecamatan Mutiara, Pos Pelayanan di Terminal Kota Sigli maupun Pos Pantau di gerbang pintu tol Padang Tiji dalam kondisi siap serta memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat.

Bingkisan ini sebagai bentuk perhatian dan dukungan moril kepada anggota yang bertugas di lapangan,” ujar Kapolres Pidie.

Kapolres Pidie juga mengingatkan kepada seluruh personel agar tetap menjaga kesehatan, meningkatkan kewaspadaan serta memberikan pelayanan yang humanis kepada masyarakat, khususnya para pemudik yang melintas di wilayah Kabupaten Pidie.

Sementara itu, Ketua Bhayangkari Cabang Pidie Ny. Ruri Jaka menyampaikan bahwa Bhayangkari turut memberikan dukungan kepada para personel yang sedang melaksanakan tugas pengamanan dengan harapan dapat menambah semangat dalam menjalankan tugas.

“Kami dari pengurus Bhayangkari Cabang Pidie memberikan dukungan moril kepada para personel yang sedang bertugas agar tetap semangat dalam memberikan pengabdian terbaik kepada masyarakat,” ungkapnya.

Melalui kegiatan tersebut diharapkan pelaksanaan pengamanan arus mudik dan perayaan Idulfitri di wilayah Kabupaten Pidie dapat berjalan dengan aman, tertib dan lancar, serta masyarakat dapat merasakan kehadiran Polri dalam memberikan rasa aman dan nyaman.

Kapolres Pidie dan Ketua Bhayangkari Cabang Pidie Kunjungi Pos Pam, Pos Yan dan Pos Pantau, Serahkan Bingkisan untuk Personel Pengamanan

Mapolres Sigli  ( Aceh dalam berita ) Minggu sore 15-3-2026 Dalam rangka memberikan dukungan moril serta memastikan kesiapsiagaan personel dalam pelaksanaan pengamanan arus mudik dan perayaan Idulfitri 1447 H, Kapolres Pidie AKBP Jaka Mulyana, SIK, MIK didampingi Ketua Bhayangkari Cabang Pidie Ny. Ruri Jaka melakukan kunjungan ke sejumlah Pos Pengamanan (Pos Pam), Pos Pelayanan (Pos Yan) dan Pos Pantau di wilayah hukum Polres Pidie.

Kunjungan tersebut dilakukan untuk meninjau secara langsung kesiapan personel yang bertugas dalam Operasi Ketupat Seulawah 2026 sekaligus memberikan motivasi kepada petugas yang melaksanakan pengamanan saat arus mudik lebaran.

Dalam kesempatan tersebut, Kapolres Pidie bersama Ketua Bhayangkari Cabang Pidie juga menyerahkan bingkisan kepada para personel yang bertugas di Pos Pam, Pos Yan dan Pos Pantau sebagai bentuk perhatian dan apresiasi atas dedikasi mereka dalam memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat.

Kapolres Pidie AKBP Jaka Mulyana mengatakan bahwa kunjungan tersebut merupakan bentuk dukungan pimpinan kepada seluruh personel yang tetap siaga menjalankan tugas pengamanan selama perayaan Idulfitri.

“Kami ingin memastikan seluruh personel yang bertugas di Pos Pengamanan di Kecamatan Mutiara, Pos Pelayanan di Terminal Kota Sigli maupun Pos Pantau di gerbang pintu tol Padang Tiji dalam kondisi siap serta memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat.

Bingkisan ini sebagai bentuk perhatian dan dukungan moril kepada anggota yang bertugas di lapangan,” ujar Kapolres Pidie.

Kapolres Pidie juga mengingatkan kepada seluruh personel agar tetap menjaga kesehatan, meningkatkan kewaspadaan serta memberikan pelayanan yang humanis kepada masyarakat, khususnya para pemudik yang melintas di wilayah Kabupaten Pidie.

Sementara itu, Ketua Bhayangkari Cabang Pidie Ny. Ruri Jaka menyampaikan bahwa Bhayangkari turut memberikan dukungan kepada para personel yang sedang melaksanakan tugas pengamanan dengan harapan dapat menambah semangat dalam menjalankan tugas.

“Kami dari pengurus Bhayangkari Cabang Pidie memberikan dukungan moril kepada para personel yang sedang bertugas agar tetap semangat dalam memberikan pengabdian terbaik kepada masyarakat,” ungkapnya.

Melalui kegiatan tersebut diharapkan pelaksanaan pengamanan arus mudik dan perayaan Idulfitri di wilayah Kabupaten Pidie dapat berjalan dengan aman, tertib dan lancar, serta masyarakat dapat merasakan kehadiran Polri dalam memberikan rasa aman dan nyaman.

Tinjau Posyan Ops Ketupat Seulawah 2026 di Pidie Jaya, Kapolda Aceh Ingatkan Pemudik Hati-hati dan Tidak Terburu-buru Demi Keselamatan Bersama

Meureudu  ( Aceh dalam berita ) Sabtu 14-3-2026 Kapolda Aceh Irjen Pol. Drs. Marzuki Ali Basyah, M.M, meninjau langsung Pos Pelayanan (Posyan) Operasi Ketupat Seulawah 2026 di Jalan Banda Aceh–Medan, Gampong Sagoe, Kecamatan Trienggadeng, Kabupaten Pidie Jaya, malam sekitar pukul 21.00 WIB.

Dalam kunjungan tersebut, Kapolda Aceh didampingi Dansat Brimob Polda Aceh Kombes Pol. Zuhdi Batubara beserta rombongan dan disambut langsung oleh Kapolres Pidie Jaya AKBP Ahmad Faisal Pasaribu.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut Wakapolres Pidie Jaya Kompol Iswahyudi, Kasat Intelkam AKP Rusdiono, Kasat Lantas AKP Endang Sulastri, Kasat Reskrim IPTU Fauzi Atmaja, Pawas Polres Pidie Jaya AKP Faisal, serta sejumlah personel yang melaksanakan pengamanan di Posyan Ops Ketupat Seulawah 2026.

Kunjungan Kapolda Aceh tersebut bertujuan untuk mengecek secara langsung kesiapan Pos Pelayanan Ops Ketupat Seulawah 2026 sekaligus memastikan kesiapsiagaan personel yang bertugas dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat menjelang arus mudik Idul Fitri 1447 Hijriah.

Dalam arahannya kepada personel yang bertugas, Kapolda Aceh menekankan pentingnya menjaga kekompakan serta memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat dengan penuh keikhlasan.

Ia juga mengingatkan agar petugas meningkatkan patroli di sejumlah titik rawan, baik rawan kriminalitas seperti curas, curat, dan curanmor, maupun potensi gangguan kamtibmas lainnya seperti balap liar dan kawasan wisata yang diperkirakan ramai pengunjung.

Selain itu, Kapolda Aceh menyampaikan bahwa kondisi arus lalu lintas di jalur Banda Aceh–Medan, khususnya di wilayah Kabupaten Pidie Jaya, terpantau cukup baik. Ia berharap keberadaan Pos Pelayanan Ops Ketupat Seulawah dapat memberikan rasa aman dan nyaman bagi masyarakat, khususnya para pemudik yang melintas di wilayah tersebut.

Kapolda Aceh juga mengimbau masyarakat agar tidak ragu meminta bantuan kepada petugas apabila mengalami kendala selama perjalanan mudik. Masyarakat dapat memanfaatkan layanan Call Center Polri 110 yang aktif selama 24 jam dan tidak dipungut biaya apabila menemukan gangguan keamanan, kecelakaan lalu lintas, maupun membutuhkan bantuan kepolisian di jalan.

“Jika masyarakat membutuhkan bantuan selama perjalanan mudik, silakan menghubungi Call Center Polri 110. Layanan ini aktif 24 jam dan bebas pulsa sehingga kami dapat memberikan pelayanan secara cepat,” ujarnya.

Kapolda juga mengingatkan para pemudik agar tetap berhati-hati selama perjalanan, tidak terburu-buru di jalan, serta selalu mematuhi arahan petugas di lapangan demi keselamatan bersama.

“Jangan terburu-buru di jalan dan patuhi arahan petugas. Mudik aman, keluarga bahagia,” pungkasnya.

Tinjau Posyan Ops Ketupat Seulawah 2026 di Pidie Jaya, Kapolda Aceh Ingatkan Pemudik Hati-hati dan Tidak Terburu-buru Demi Keselamatan Bersama

Meureudu  ( Aceh dalam berita ) Sabtu 14-3-2026 Kapolda Aceh Irjen Pol. Drs. Marzuki Ali Basyah, M.M, meninjau langsung Pos Pelayanan (Posyan) Operasi Ketupat Seulawah 2026 di Jalan Banda Aceh–Medan, Gampong Sagoe, Kecamatan Trienggadeng, Kabupaten Pidie Jaya, malam sekitar pukul 21.00 WIB.

Dalam kunjungan tersebut, Kapolda Aceh didampingi Dansat Brimob Polda Aceh Kombes Pol. Zuhdi Batubara beserta rombongan dan disambut langsung oleh Kapolres Pidie Jaya AKBP Ahmad Faisal Pasaribu.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut Wakapolres Pidie Jaya Kompol Iswahyudi, Kasat Intelkam AKP Rusdiono, Kasat Lantas AKP Endang Sulastri, Kasat Reskrim IPTU Fauzi Atmaja, Pawas Polres Pidie Jaya AKP Faisal, serta sejumlah personel yang melaksanakan pengamanan di Posyan Ops Ketupat Seulawah 2026.

Kunjungan Kapolda Aceh tersebut bertujuan untuk mengecek secara langsung kesiapan Pos Pelayanan Ops Ketupat Seulawah 2026 sekaligus memastikan kesiapsiagaan personel yang bertugas dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat menjelang arus mudik Idul Fitri 1447 Hijriah.

Dalam arahannya kepada personel yang bertugas, Kapolda Aceh menekankan pentingnya menjaga kekompakan serta memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat dengan penuh keikhlasan.

Ia juga mengingatkan agar petugas meningkatkan patroli di sejumlah titik rawan, baik rawan kriminalitas seperti curas, curat, dan curanmor, maupun potensi gangguan kamtibmas lainnya seperti balap liar dan kawasan wisata yang diperkirakan ramai pengunjung.

Selain itu, Kapolda Aceh menyampaikan bahwa kondisi arus lalu lintas di jalur Banda Aceh–Medan, khususnya di wilayah Kabupaten Pidie Jaya, terpantau cukup baik. Ia berharap keberadaan Pos Pelayanan Ops Ketupat Seulawah dapat memberikan rasa aman dan nyaman bagi masyarakat, khususnya para pemudik yang melintas di wilayah tersebut.

Kapolda Aceh juga mengimbau masyarakat agar tidak ragu meminta bantuan kepada petugas apabila mengalami kendala selama perjalanan mudik. Masyarakat dapat memanfaatkan layanan Call Center Polri 110 yang aktif selama 24 jam dan tidak dipungut biaya apabila menemukan gangguan keamanan, kecelakaan lalu lintas, maupun membutuhkan bantuan kepolisian di jalan.

“Jika masyarakat membutuhkan bantuan selama perjalanan mudik, silakan menghubungi Call Center Polri 110. Layanan ini aktif 24 jam dan bebas pulsa sehingga kami dapat memberikan pelayanan secara cepat,” ujarnya.

Kapolda juga mengingatkan para pemudik agar tetap berhati-hati selama perjalanan, tidak terburu-buru di jalan, serta selalu mematuhi arahan petugas di lapangan demi keselamatan bersama.

“Jangan terburu-buru di jalan dan patuhi arahan petugas. Mudik aman, keluarga bahagia,” pungkasnya.

Tinjau Posyan Ops Ketupat Seulawah 2026 di Pidie Jaya, Kapolda Aceh Ingatkan Pemudik Hati-hati dan Tidak Terburu-buru Demi Keselamatan Bersama

Meureudu  ( Aceh dalam berita ) Sabtu 14-3-2026 Kapolda Aceh Irjen Pol. Drs. Marzuki Ali Basyah, M.M, meninjau langsung Pos Pelayanan (Posyan) Operasi Ketupat Seulawah 2026 di Jalan Banda Aceh–Medan, Gampong Sagoe, Kecamatan Trienggadeng, Kabupaten Pidie Jaya, malam sekitar pukul 21.00 WIB.

Dalam kunjungan tersebut, Kapolda Aceh didampingi Dansat Brimob Polda Aceh Kombes Pol. Zuhdi Batubara beserta rombongan dan disambut langsung oleh Kapolres Pidie Jaya AKBP Ahmad Faisal Pasaribu.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut Wakapolres Pidie Jaya Kompol Iswahyudi, Kasat Intelkam AKP Rusdiono, Kasat Lantas AKP Endang Sulastri, Kasat Reskrim IPTU Fauzi Atmaja, Pawas Polres Pidie Jaya AKP Faisal, serta sejumlah personel yang melaksanakan pengamanan di Posyan Ops Ketupat Seulawah 2026.

Kunjungan Kapolda Aceh tersebut bertujuan untuk mengecek secara langsung kesiapan Pos Pelayanan Ops Ketupat Seulawah 2026 sekaligus memastikan kesiapsiagaan personel yang bertugas dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat menjelang arus mudik Idul Fitri 1447 Hijriah.

Dalam arahannya kepada personel yang bertugas, Kapolda Aceh menekankan pentingnya menjaga kekompakan serta memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat dengan penuh keikhlasan.

Ia juga mengingatkan agar petugas meningkatkan patroli di sejumlah titik rawan, baik rawan kriminalitas seperti curas, curat, dan curanmor, maupun potensi gangguan kamtibmas lainnya seperti balap liar dan kawasan wisata yang diperkirakan ramai pengunjung.

Selain itu, Kapolda Aceh menyampaikan bahwa kondisi arus lalu lintas di jalur Banda Aceh–Medan, khususnya di wilayah Kabupaten Pidie Jaya, terpantau cukup baik. Ia berharap keberadaan Pos Pelayanan Ops Ketupat Seulawah dapat memberikan rasa aman dan nyaman bagi masyarakat, khususnya para pemudik yang melintas di wilayah tersebut.

Kapolda Aceh juga mengimbau masyarakat agar tidak ragu meminta bantuan kepada petugas apabila mengalami kendala selama perjalanan mudik. Masyarakat dapat memanfaatkan layanan Call Center Polri 110 yang aktif selama 24 jam dan tidak dipungut biaya apabila menemukan gangguan keamanan, kecelakaan lalu lintas, maupun membutuhkan bantuan kepolisian di jalan.

“Jika masyarakat membutuhkan bantuan selama perjalanan mudik, silakan menghubungi Call Center Polri 110. Layanan ini aktif 24 jam dan bebas pulsa sehingga kami dapat memberikan pelayanan secara cepat,” ujarnya.

Kapolda juga mengingatkan para pemudik agar tetap berhati-hati selama perjalanan, tidak terburu-buru di jalan, serta selalu mematuhi arahan petugas di lapangan demi keselamatan bersama.

“Jangan terburu-buru di jalan dan patuhi arahan petugas. Mudik aman, keluarga bahagia,” pungkasnya.

Polda Aceh Gelar Pasar Murah Gerakan Pangan Murah Polri Serentak

Banda Aceh ( Aceh dalam berita ) Jum’at 13-2-2026 Polda Aceh menggelar kegiatan pasar murah dalam rangka Gerakan Pangan Murah Polri Serentak di halaman Masjid Baitusshalihin Ulee Kareng.

Kegiatan tersebut diawali dengan zoom meeting yang dipimpin Wakapolri dari Jakarta dan diikuti secara serentak oleh seluruh jajaran kepolisian di daerah termasuk pejabat yang hadir di Masjid Ulee Kareng. Di lokasi kegiatan acara tersebut dihadiri Wakapolda Aceh Brigjen Pol. Ari Wahyu Widodo, S.I.K., Irwasda Polda Aceh, Ketua DPRA, Pamen Ahli Kodam Iskandar Muda, Pejabat Utama Polda Aceh, Danlanal Sabang, Kepala Biro Organisasi, SDM dan Hukum Bapanas, Ketua MPU Aceh, Direktur Utama Perum BULOG, Kepala Dinas Pangan, Kepala Dinas Perdagangan, Kepala Dinas Pertanian, Kapolresta Banda Aceh, serta sejumlah pejabat terkait lainnya.

Selain itu, kegiatan juga diikuti secara virtual oleh para Kapolres/ta jajaran yang melaksanakan kegiatan serupa di wilayah masing-masing.

Kabid Humas Polda Aceh Kombes Pol. Joko Krisdiyanto, S.I.K., mengatakan kegiatan tersebut dilaksanakan untuk mendukung program pemerintah dalam menjaga stabilitas pasokan dan harga pangan di tengah masyarakat.

Menurutnya, melalui pelaksanaan bazar atau pasar murah Gerakan Pangan Murah Polri, masyarakat dapat memperoleh kebutuhan pokok dengan harga yang lebih terjangkau.

“Polda Aceh bersama Polres/ta jajaran melaksanakan penyaluran bahan pangan berupa beras SPHP dan minyak goreng kepada masyarakat melalui kegiatan bazar atau pasar murah,” ujarnya.

Ia menjelaskan, pada kegiatan yang dipusatkan di halaman Masjid Baitusshalihin Ulee Kareng tersebut disalurkan sebanyak 5 ton beras SPHP dan 50 liter minyak goreng kepada 500 orang penerima manfaat.

Selain kegiatan terpusat tersebut, Direktorat Binmas Polda Aceh juga melaksanakan penyaluran secara mobiling sebanyak 20 ton beras kepada masyarakat. Sementara itu, Polres jajaran turut menyalurkan 32 ton beras SPHP dan 100 liter minyak goreng kepada sekitar 3.300 orang penerima manfaat di wilayah masing-masing.

“Kegiatan ini merupakan bentuk kepedulian Polda Aceh kepada masyarakat, sekaligus memperkuat sinergitas antara Polri dan pemerintah daerah dalam menjaga ketahanan pangan serta stabilitas harga bahan pokok di wilayah Aceh,” tutup Kabid Humas.

Tekankan Pentingnya Kearifan Lokal, Kapolda Perkuat Sinergi Polda Aceh dan KPP Pratama Banda Aceh

BANDA ACEH  ( Aceh dalam berita ) Jum’at 13-2-2026 Kepolda Aceh Irjen Pol Drs Marzuki Ali Basyah MM memberi pengarahan kepada para pegawai di Kantor Pelayanan Pajak Pratama Banda Aceh, Lampriet.

Penekannya tentang pentingnya pemahaman aparatur negara terhadap karakteristik sosial dan budaya masyarakat Aceh, sekaligus mempererat sinergi kelembagaan antara Polda Aceh dan instansi perpajakan.

Kapolda Aceh menegaskan pemahaman kearifan lokal merupakan faktor penting dalam mendukung kelancaran pelaksanaan tugas pelayanan kepada masyarakat, termasuk dalam bidang perpajakan.

“Pendekatan yang menghargai nilai budaya, adat istiadat, serta norma sosial masyarakat Aceh akan memudahkan aparatur negara membangun komunikasi dan kepercayaan publik,” katanya.

Kapolda menjelaskan bahwa sebagian besar pegawai pajak yang bertugas di Aceh berasal dari luar daerah. Karena itu, pemahaman mengenai karakter masyarakat Aceh menjadi bekal penting agar aparatur dapat menjalankan tugas secara efektif sekaligus diterima dengan baik oleh masyarakat.

Sebagai putra daerah Aceh, Kapolda juga menyampaikan bahwa masyarakat Aceh dikenal memiliki karakter religius, menjunjung tinggi adat istiadat, serta memiliki sensitivitas yang kuat terhadap norma sosial dan budaya.

Oleh karena itu, katanya, pendekatan yang humanis, komunikatif, serta menghargai nilai-nilai lokal menjadi kunci dalam membangun hubungan yang baik dengan masyarakat.

Selain memberikan pemahaman mengenai karakteristik masyarakat Aceh, kegiatan tersebut juga menegaskan adanya kerja sama yang baik antara Polda Aceh dan Kantor Pelayanan Pajak Pratama Banda Aceh dalam mendukung pelaksanaan tugas-tugas negara di daerah.

Kapolda menyampaikan bahwa pihak kepolisian siap memberikan dukungan penuh terhadap upaya peningkatan pelayanan dan kepatuhan perpajakan di Aceh, terutama dalam menjaga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat yang kondusif.

Sinergi antara aparat kepolisian dan instansi perpajakan dinilai penting untuk memastikan seluruh program pelayanan publik dapat berjalan optimal serta mendapatkan dukungan dari masyarakat.

Melalui kegiatan ini diharapkan para pegawai pajak semakin memahami dinamika sosial masyarakat Aceh dan mampu menjalankan tugas pelayanan secara lebih adaptif, sehingga upaya peningkatan kesadaran dan kepatuhan perpajakan masyarakat dapat terus ditingkatkan sejalan dengan terjaganya stabilitas keamanan di daerah.[]

Wakapolda Aceh Pimpin Apel Gelar Pasukan Operasi Ketupat Seulawah 2026

Banda Aceh ( Aceh dalam berita ) Kamis 12-3-2026 Wakapolda Aceh Brigjen Pol.Ari Wahyu Widodo, S. I. K, memimpin apel gelar pasukan Operasi Ketupat Seulawah 2026 yang digelar di lapangan apel Mapolda Aceh.

Operasi tersebut dilaksanakan selama 13 hari, mulai 13 hingga 25 Maret 2026, dalam rangka pengamanan dan pelayanan kepada masyarakat pada perayaan Idulfitri 1447 Hijriah.

Apel gelar pasukan tersebut dihadiri unsur Forkopimda dan instansi terkait, di antaranya perwakilan Gubernur Aceh, perwakilan Pangdam Iskandar Muda, perwakilan Kajati Aceh, Kabinda Aceh Bambang Sulistyo Hery, Ketua DPRA Zulfadli, Kepala BNNP Aceh Dedy Tabrani, Kalak BPBA Fadmi Ridwan, Danlanud Sultan Iskandar Muda Air Force Base Kolonel Pnb Suryo Anggoro, Kadishub Aceh Teuku Faisal, Ketua MPU Aceh Faisal Ali, Kasatpol PP/WH Aceh Tarmizi, serta perwakilan PT PLN dan PT Pertamina wilayah Aceh.

Pejabat Polda Aceh yang hadir terdiri dari Irwasda, para PJU dan Pamen Polda Aceh lainnya.

Sedangkan peserta upacara terdiri Polri, TNI, Dishub, Satpol PP dan instansi stakeholder lainnya.

Kegiatan apel ditandai dengan penyematan pita operasi kepada perwakilan personel sebagai tanda dimulainya Operasi Ketupat Seulawah 2026.

Dalam kesempatan tersebut, Wakapolda Aceh membacakan amanat tertulis Kapolri Listyo Sigit Prabowo yang menyampaikan bahwa situasi global saat ini menunjukkan eskalasi yang meningkat, termasuk konflik di kawasan Timur Tengah yang berdampak pada stabilitas ekonomi dunia.

Menurut Kapolri, dinamika global tersebut berpotensi memengaruhi stabilitas ekonomi, termasuk gejolak harga minyak dunia yang dapat berdampak pada nilai tukar rupiah, inflasi, serta daya beli masyarakat. Oleh karena itu, berbagai langkah strategis terus dilakukan pemerintah, baik melalui diplomasi internasional maupun kebijakan ekonomi nasional guna menjaga stabilitas nasional.

Kapolri juga menyampaikan bahwa perayaan Idulfitri merupakan agenda nasional yang setiap tahunnya diikuti dengan meningkatnya mobilitas masyarakat. Berdasarkan survei Kementerian Perhubungan RI, potensi pergerakan masyarakat pada Lebaran 2026 diperkirakan mencapai 143,9 juta orang.

Untuk menjamin keamanan dan kelancaran arus mudik dan arus balik Lebaran, Polri bersama TNI dan instansi terkait menyelenggarakan operasi terpusat dengan sandi Operasi Ketupat 2026 selama 13 hari dengan melibatkan 161.243 personel gabungan.

Dalam operasi tersebut, Polri menyiapkan 2.746 pos yang terdiri dari 1.624 pos pengamanan, 779 pos pelayanan, dan 343 pos terpadu yang akan difungsikan sebagai pusat informasi serta pelayanan bagi masyarakat yang melakukan perjalanan mudik.

Selain itu, pengamanan juga difokuskan pada 185.607 objek penting, di antaranya masjid, lokasi pelaksanaan Salat Idulfitri, objek wisata, pusat perbelanjaan, terminal, pelabuhan, stasiun kereta api, dan bandara.

Kapolri juga menekankan pentingnya langkah antisipasi terhadap berbagai potensi gangguan kamtibmas selama periode mudik Lebaran, seperti kejahatan konvensional, aksi premanisme, balap liar, hingga konflik antar kelompok. Oleh karena itu, patroli rutin perlu ditingkatkan, terutama pada titik-titik rawan.

Selain itu, jajaran kepolisian juga diminta melakukan pendataan rumah kosong yang ditinggalkan pemudik serta menyediakan layanan penitipan kendaraan di kantor kepolisian guna memberikan rasa aman kepada masyarakat.

Kapolri juga mengingatkan pentingnya strategi komunikasi publik yang efektif, termasuk penyampaian informasi layanan kepolisian, pesan-pesan kamtibmas, serta rekayasa lalu lintas kepada masyarakat. Layanan kepolisian melalui call center 110 juga diminta untuk dioptimalkan agar dapat memberikan pelayanan yang cepat dan responsif.

Di akhir amanatnya, Kapolri menyampaikan apresiasi kepada seluruh personel gabungan dari TNI-Polri, kementerian terkait, serta berbagai instansi dan mitra kamtibmas yang terlibat dalam Operasi Ketupat 2026.

“Terus tingkatkan soliditas dan sinergisitas dalam pelaksanaan tugas sehingga kita dapat mewujudkan mudik yang aman dan nyaman bagi masyarakat dengan tema ‘Mudik Aman, Keluarga Bahagia’,” demikian amanat Kapolri yang dibacakan Wakapolda Aceh.

Kapolri juga mengucapkan selamat menunaikan ibadah puasa Ramadan dan selamat merayakan Idulfitri 1447 Hijriah kepada seluruh umat Islam, dengan harapan momentum tersebut membawa keberkahan serta keselamatan bagi seluruh masyarakat

Di Bulan Ramadan, Kapolda Aceh Bersilaturahmi dengan Wali Nanggroe Aceh

Aceh Besar  ( Aceh dalam berita ) Selasa 10-3-2026 Dalam suasana bulan Ramadan yang penuh berkah, Kapolda Aceh Irjen Pol. Drs. Marzuki Ali Basyah, M. M, melakukan silaturahmi dengan Wali Nanggroe Aceh Teungku Malik Mahmud Al-Haythar.

Pertemuan tersebut berlangsung di Kantor Lembaga Wali Nanggroe Aceh di Aceh Besar dalam suasana hangat dan penuh keakraban.

Kabid Humas Polda Aceh Kombes Pol. Joko Krisdiyanto, S. I. K, mengatakan, silaturahmi itu merupakan bagian dari upaya mempererat hubungan kelembagaan serta memperkuat sinergitas antara Polda Aceh dan Lembaga Wali Nanggroe Aceh sebagai unsur pimpinan adat yang memiliki peran penting dalam mempersatukan masyarakat Aceh.

Dalam pertemuan tersebut, Kapolda Aceh turut didampingi Wakapolda Aceh, Irwasda Polda Aceh, serta Dirintelkam Polda Aceh.

Menurut Kabid Humas, dalam kesempatan itu juga disampaikan perkembangan situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) di wilayah Aceh yang hingga saat ini relatif kondusif.

Selain itu, turut dibahas keberhasilan Polda Aceh dalam pelaksanaan penanganan bencana hidrometeorologi yang terjadi di sejumlah wilayah Aceh beberapa waktu lalu.

“Pertemuan berlangsung dalam suasana penuh keakraban dengan komitmen bersama untuk terus menjaga koordinasi serta kerja sama yang harmonis antara kepolisian dan lembaga adat demi menjaga stabilitas dan keamanan di Aceh,” tutup Kabid Humas.