Polres Pidie Buka Layanan Penitipan Kendaraan untuk Warga Selama Mudik Lebaran

Mapolres sigli  ( Aceh dalam berita ) Rabu 11-3-2026 Dalam rangka memberikan rasa aman dan nyaman kepada masyarakat yang akan mudik pada momentum Idulfitri 1447 Hijriah, Polres Pidie membuka layanan penitipan kendaraan bermotor secara gratis bagi warga Kabupaten Pidie, Provinsi Aceh.

Layanan penitipan kendaraan tersebut disediakan sebagai bentuk pelayanan Polri kepada masyarakat, khususnya bagi warga yang akan meninggalkan rumah dalam waktu beberapa hari untuk melakukan perjalanan mudik maupun berlibur saat Hari Raya Idulfitri, hal tersebut disampaikan Kapolres Pidie AKBP Jaka Mulyana, SIK, MIK kepada wartawan.

“Layanan penitipan kendaraan ini kami sediakan secara gratis bagi masyarakat yang akan mudik atau bepergian selama libur Lebaran, sehingga kendaraan dapat disimpan dengan aman di lingkungan Mapolres maupun Polsek jajaran,” ujar Kapolres Pidie.

Ia menjelaskan, langkah ini merupakan bagian dari upaya Polres Pidie dalam memberikan rasa aman kepada masyarakat yang meninggalkan rumah selama perjalanan mudik. Dengan adanya fasilitas penitipan kendaraan tersebut, diharapkan masyarakat tidak perlu khawatir terhadap keamanan kendaraan yang ditinggalkan.

Selain itu, Kapolres Pidie juga mengimbau masyarakat yang akan mudik agar memastikan kondisi rumah dalam keadaan aman sebelum ditinggalkan, seperti mematikan aliran listrik yang tidak diperlukan, memastikan pintu dan jendela terkunci dengan baik, serta memberitahukan kepada tetangga atau aparat gampong setempat.

Menurutnya, Polres Pidie berkomitmen untuk terus memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat, terutama pada momen Hari Raya Idulfitri yang identik dengan meningkatnya aktivitas perjalanan masyarakat.

“Melalui layanan penitipan kendaraan ini, kami berharap masyarakat dapat melaksanakan mudik dengan lebih tenang dan nyaman, karena kendaraan mereka berada dalam pengawasan pihak kepolisian,” tutup Kapolres Pidie

Pulihkan Akses tranportasi, Prajurit TNI bersihkan Longsor di Ruas Jalan Takengon–Bintang

Aceh Tengah ( Aceh dalam berita )  Personel TNI dari Satuan Kodim 0106/Aceh Tengah bersama Personel Yonif TP 854/Dharma Kersaka bergerak cepat melakukan pembersihan material longsor yang menutupi badan jalan pada ruas Takengon–Bintang, tepatnya di Dusun Kalang, kawasan Ujung Sere, Kecamatan Lut Tawar, Kabupaten Aceh Tengah, Rabu (11/3/2026).

Kegiatan ini dilaksanakan sebagai bentuk respons cepat TNI dalam membantu penanganan dampak bencana alam sekaligus memastikan kelancaran akses transportasi masyarakat yang sempat terganggu akibat tertutupnya badan jalan oleh material longsor.

Melalui pengerahan personel di lapangan, proses pembersihan dilakukan dengan memindahkan material tanah, batu, serta puing-puing yang menutupi badan jalan agar jalur penghubung antarwilayah tersebut dapat kembali dilalui kendaraan dan aktivitas masyarakat dapat berjalan normal.

Penanganan cepat terhadap kejadian ini menjadi bagian dari komitmen TNI dalam mendukung upaya mitigasi dan penanggulangan bencana di daerah, khususnya dalam menjaga keberlangsungan konektivitas wilayah yang memiliki peran penting bagi mobilitas masyarakat dan aktivitas perekonomian.

Selain itu, keterlibatan TNI dalam kegiatan ini juga mencerminkan sinergi antara aparat negara dan masyarakat dalam menghadapi berbagai tantangan kebencanaan, sekaligus memperkuat upaya kolektif dalam menjaga ketahanan wilayah dan keselamatan masyarakat.

Diharapkan dengan langkah cepat yang dilakukan tersebut, akses jalan pada ruas Takengon–Bintang dapat segera pulih sepenuhnya sehingga mobilitas masyarakat di Kabupaten Aceh Tengah kembali berjalan dengan aman dan lancar.

Pulihkan Akses tranportasi, Prajurit TNI bersihkan Longsor di Ruas Jalan Takengon–Bintang

Aceh Tengah ( Aceh dalam berita )  Personel TNI dari Satuan Kodim 0106/Aceh Tengah bersama Personel Yonif TP 854/Dharma Kersaka bergerak cepat melakukan pembersihan material longsor yang menutupi badan jalan pada ruas Takengon–Bintang, tepatnya di Dusun Kalang, kawasan Ujung Sere, Kecamatan Lut Tawar, Kabupaten Aceh Tengah, Rabu (11/3/2026).

Kegiatan ini dilaksanakan sebagai bentuk respons cepat TNI dalam membantu penanganan dampak bencana alam sekaligus memastikan kelancaran akses transportasi masyarakat yang sempat terganggu akibat tertutupnya badan jalan oleh material longsor.

Melalui pengerahan personel di lapangan, proses pembersihan dilakukan dengan memindahkan material tanah, batu, serta puing-puing yang menutupi badan jalan agar jalur penghubung antarwilayah tersebut dapat kembali dilalui kendaraan dan aktivitas masyarakat dapat berjalan normal.

Penanganan cepat terhadap kejadian ini menjadi bagian dari komitmen TNI dalam mendukung upaya mitigasi dan penanggulangan bencana di daerah, khususnya dalam menjaga keberlangsungan konektivitas wilayah yang memiliki peran penting bagi mobilitas masyarakat dan aktivitas perekonomian.

Selain itu, keterlibatan TNI dalam kegiatan ini juga mencerminkan sinergi antara aparat negara dan masyarakat dalam menghadapi berbagai tantangan kebencanaan, sekaligus memperkuat upaya kolektif dalam menjaga ketahanan wilayah dan keselamatan masyarakat.

Diharapkan dengan langkah cepat yang dilakukan tersebut, akses jalan pada ruas Takengon–Bintang dapat segera pulih sepenuhnya sehingga mobilitas masyarakat di Kabupaten Aceh Tengah kembali berjalan dengan aman dan lancar.

Di Bulan Ramadan, Kapolda Aceh Bersilaturahmi dengan Wali Nanggroe Aceh

Aceh Besar  ( Aceh dalam berita ) Selasa 10-3-2026 Dalam suasana bulan Ramadan yang penuh berkah, Kapolda Aceh Irjen Pol. Drs. Marzuki Ali Basyah, M. M, melakukan silaturahmi dengan Wali Nanggroe Aceh Teungku Malik Mahmud Al-Haythar.

Pertemuan tersebut berlangsung di Kantor Lembaga Wali Nanggroe Aceh di Aceh Besar dalam suasana hangat dan penuh keakraban.

Kabid Humas Polda Aceh Kombes Pol. Joko Krisdiyanto, S. I. K, mengatakan, silaturahmi itu merupakan bagian dari upaya mempererat hubungan kelembagaan serta memperkuat sinergitas antara Polda Aceh dan Lembaga Wali Nanggroe Aceh sebagai unsur pimpinan adat yang memiliki peran penting dalam mempersatukan masyarakat Aceh.

Dalam pertemuan tersebut, Kapolda Aceh turut didampingi Wakapolda Aceh, Irwasda Polda Aceh, serta Dirintelkam Polda Aceh.

Menurut Kabid Humas, dalam kesempatan itu juga disampaikan perkembangan situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) di wilayah Aceh yang hingga saat ini relatif kondusif.

Selain itu, turut dibahas keberhasilan Polda Aceh dalam pelaksanaan penanganan bencana hidrometeorologi yang terjadi di sejumlah wilayah Aceh beberapa waktu lalu.

“Pertemuan berlangsung dalam suasana penuh keakraban dengan komitmen bersama untuk terus menjaga koordinasi serta kerja sama yang harmonis antara kepolisian dan lembaga adat demi menjaga stabilitas dan keamanan di Aceh,” tutup Kabid Humas.

Di Bulan Ramadan, Kapolda Aceh Bersilaturahmi dengan Wali Nanggroe Aceh

Aceh Besar  ( Aceh dalam berita ) Selasa 10-3-2026 Dalam suasana bulan Ramadan yang penuh berkah, Kapolda Aceh Irjen Pol. Drs. Marzuki Ali Basyah, M. M, melakukan silaturahmi dengan Wali Nanggroe Aceh Teungku Malik Mahmud Al-Haythar.

Pertemuan tersebut berlangsung di Kantor Lembaga Wali Nanggroe Aceh di Aceh Besar dalam suasana hangat dan penuh keakraban.

Kabid Humas Polda Aceh Kombes Pol. Joko Krisdiyanto, S. I. K, mengatakan, silaturahmi itu merupakan bagian dari upaya mempererat hubungan kelembagaan serta memperkuat sinergitas antara Polda Aceh dan Lembaga Wali Nanggroe Aceh sebagai unsur pimpinan adat yang memiliki peran penting dalam mempersatukan masyarakat Aceh.

Dalam pertemuan tersebut, Kapolda Aceh turut didampingi Wakapolda Aceh, Irwasda Polda Aceh, serta Dirintelkam Polda Aceh.

Menurut Kabid Humas, dalam kesempatan itu juga disampaikan perkembangan situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) di wilayah Aceh yang hingga saat ini relatif kondusif.

Selain itu, turut dibahas keberhasilan Polda Aceh dalam pelaksanaan penanganan bencana hidrometeorologi yang terjadi di sejumlah wilayah Aceh beberapa waktu lalu.

“Pertemuan berlangsung dalam suasana penuh keakraban dengan komitmen bersama untuk terus menjaga koordinasi serta kerja sama yang harmonis antara kepolisian dan lembaga adat demi menjaga stabilitas dan keamanan di Aceh,” tutup Kabid Humas.

Penyegaran Organisasi, Kapolres Aceh Timur Pimpin Sertijab Kasat Lantas, Kapolsek hingga Kasi Humas

Idi Rayeuk ( Aceh dalam berita ) Selasa 10-3-2026 Kapolres Aceh Timur AKBP Irwan Kurniadi, S.I.K. memimpin upacara serah terima jabatan (sertijab) sejumlah pejabat utama dan kapolsek di jajaran Polres Aceh Timur. Pergantian jabatan tersebut meliputi posisi Kasat Lantas, sejumlah Kapolsek, serta Kasihumas Polres Aceh Timur.

Upacara yang berlangsung di Aula Bhara Daksa Polres Aceh Timur dan diikuti para pejabat utama, perwira staf, kapolsek jajaran, serta perwakilan personel Polres Aceh Timur. Hadir pula Wakapolres Aceh Timur Kompol Abdul Muin, S.H.,M.M. dan Ketua Bhayangkari Cabang Aceh Timur Ny. Zilka Irwan Kurniadi beserta pengurus.

Dalam upacara tersebut dibacakan keputusan Kapolda Aceh Nomor ST/123/III/KEP.3/2026 dan ST/124/III/KEP.3/2026 tertanggal 2 Maret 2026 tentang pemberhentian dari dan pengangkatan dalam jabatan di lingkungan Polda Aceh.

Melalui keputusan tersebut, AKP Hardi, S.H. yang sebelumnya menjabat Kasat Lantas Polres Aceh Timur diangkat menjadi Kasihumas Polres Aceh Timur. Jabatan Kasat Lantas kemudian diisi AKP Aditya Hadmanto, S.Tr.K.,S.I.K.,M.H. yang sebelumnya bertugas sebagai Kasat Lantas Polres Bireuen.

Selain itu, AKP Rahmad Syah yang sebelumnya menjabat Kapolsek Idi Rayeuk dipercaya mengemban tugas baru sebagai Kasubbagbinkar Bag SDM Polres Aceh Timur. Posisi Kapolsek Idi Rayeuk selanjutnya dijabat AKP JM Tambunan, S.H. yang sebelumnya menjabat Kasikum Polres Aceh Timur.

Pergantian juga terjadi di sejumlah polsek. AKP Muslim Siregar, S.H. yang sebelumnya menjabat Kapolsek Peureulak kini dipercaya sebagai Kasikum Polres Aceh Timur. Posisi Kapolsek Peureulak dijabat AKP Syamsul Bahri, S.H. yang sebelumnya menjabat Kapolsek Darul Aman.

Sementara itu, jabatan Kapolsek Darul Aman kini dipercayakan kepada Iptu Muhammad Kadar yang sebelumnya bertugas sebagai Paur Subbagkerma Bagops Polres Aceh Timur.

Untuk jabatan Kapolsek Peudawa kini diemban Ipda Jamaluddin, S.H. menggantikan Iptu Syahril yang mendapat tugas baru sebagai Ps. Kasubbagdalpers Bag SDM Polres Aceh Timur.

Selain serah terima jabatan, pada kesempatan tersebut juga dilaksanakan pelantikan jabatan Kapolsek Peureulak Timur yang kini dijabat Ipda Maulizar Rahmadi, S.H. yang sebelumnya bertugas sebagai Kaurbinopsnal Satreskrim Polres Aceh Timur.

Kapolres Aceh Timur dalam kesempatan tersebut menegaskan bahwa rotasi jabatan di lingkungan Polri merupakan bagian dari dinamika organisasi serta upaya penyegaran untuk meningkatkan kinerja dan pelayanan kepada masyarakat.

“Mutasi jabatan adalah hal yang biasa dalam organisasi Polri. Ini merupakan bentuk kepercayaan pimpinan sekaligus bagian dari pembinaan karier untuk meningkatkan profesionalitas dalam pelaksanaan tugas.” Ungkap Kapolres Aceh Timur AKBP Irwan Kurniadi, S.I.K.

Penyegaran Organisasi, Kapolres Aceh Timur Pimpin Sertijab Kasat Lantas, Kapolsek hingga Kasi Humas

Idi Rayeuk ( Aceh dalam berita ) Selasa 10-3-2026 Kapolres Aceh Timur AKBP Irwan Kurniadi, S.I.K. memimpin upacara serah terima jabatan (sertijab) sejumlah pejabat utama dan kapolsek di jajaran Polres Aceh Timur. Pergantian jabatan tersebut meliputi posisi Kasat Lantas, sejumlah Kapolsek, serta Kasihumas Polres Aceh Timur.

Upacara yang berlangsung di Aula Bhara Daksa Polres Aceh Timur dan diikuti para pejabat utama, perwira staf, kapolsek jajaran, serta perwakilan personel Polres Aceh Timur. Hadir pula Wakapolres Aceh Timur Kompol Abdul Muin, S.H.,M.M. dan Ketua Bhayangkari Cabang Aceh Timur Ny. Zilka Irwan Kurniadi beserta pengurus.

Dalam upacara tersebut dibacakan keputusan Kapolda Aceh Nomor ST/123/III/KEP.3/2026 dan ST/124/III/KEP.3/2026 tertanggal 2 Maret 2026 tentang pemberhentian dari dan pengangkatan dalam jabatan di lingkungan Polda Aceh.

Melalui keputusan tersebut, AKP Hardi, S.H. yang sebelumnya menjabat Kasat Lantas Polres Aceh Timur diangkat menjadi Kasihumas Polres Aceh Timur. Jabatan Kasat Lantas kemudian diisi AKP Aditya Hadmanto, S.Tr.K.,S.I.K.,M.H. yang sebelumnya bertugas sebagai Kasat Lantas Polres Bireuen.

Selain itu, AKP Rahmad Syah yang sebelumnya menjabat Kapolsek Idi Rayeuk dipercaya mengemban tugas baru sebagai Kasubbagbinkar Bag SDM Polres Aceh Timur. Posisi Kapolsek Idi Rayeuk selanjutnya dijabat AKP JM Tambunan, S.H. yang sebelumnya menjabat Kasikum Polres Aceh Timur.

Pergantian juga terjadi di sejumlah polsek. AKP Muslim Siregar, S.H. yang sebelumnya menjabat Kapolsek Peureulak kini dipercaya sebagai Kasikum Polres Aceh Timur. Posisi Kapolsek Peureulak dijabat AKP Syamsul Bahri, S.H. yang sebelumnya menjabat Kapolsek Darul Aman.

Sementara itu, jabatan Kapolsek Darul Aman kini dipercayakan kepada Iptu Muhammad Kadar yang sebelumnya bertugas sebagai Paur Subbagkerma Bagops Polres Aceh Timur.

Untuk jabatan Kapolsek Peudawa kini diemban Ipda Jamaluddin, S.H. menggantikan Iptu Syahril yang mendapat tugas baru sebagai Ps. Kasubbagdalpers Bag SDM Polres Aceh Timur.

Selain serah terima jabatan, pada kesempatan tersebut juga dilaksanakan pelantikan jabatan Kapolsek Peureulak Timur yang kini dijabat Ipda Maulizar Rahmadi, S.H. yang sebelumnya bertugas sebagai Kaurbinopsnal Satreskrim Polres Aceh Timur.

Kapolres Aceh Timur dalam kesempatan tersebut menegaskan bahwa rotasi jabatan di lingkungan Polri merupakan bagian dari dinamika organisasi serta upaya penyegaran untuk meningkatkan kinerja dan pelayanan kepada masyarakat.

“Mutasi jabatan adalah hal yang biasa dalam organisasi Polri. Ini merupakan bentuk kepercayaan pimpinan sekaligus bagian dari pembinaan karier untuk meningkatkan profesionalitas dalam pelaksanaan tugas.” Ungkap Kapolres Aceh Timur AKBP Irwan Kurniadi, S.I.K.

Penyegaran Organisasi, Kapolres Aceh Timur Pimpin Sertijab Kasat Lantas, Kapolsek hingga Kasi Humas

Idi Rayeuk ( Aceh dalam berita ) Selasa 10-3-2026 Kapolres Aceh Timur AKBP Irwan Kurniadi, S.I.K. memimpin upacara serah terima jabatan (sertijab) sejumlah pejabat utama dan kapolsek di jajaran Polres Aceh Timur. Pergantian jabatan tersebut meliputi posisi Kasat Lantas, sejumlah Kapolsek, serta Kasihumas Polres Aceh Timur.

Upacara yang berlangsung di Aula Bhara Daksa Polres Aceh Timur dan diikuti para pejabat utama, perwira staf, kapolsek jajaran, serta perwakilan personel Polres Aceh Timur. Hadir pula Wakapolres Aceh Timur Kompol Abdul Muin, S.H.,M.M. dan Ketua Bhayangkari Cabang Aceh Timur Ny. Zilka Irwan Kurniadi beserta pengurus.

Dalam upacara tersebut dibacakan keputusan Kapolda Aceh Nomor ST/123/III/KEP.3/2026 dan ST/124/III/KEP.3/2026 tertanggal 2 Maret 2026 tentang pemberhentian dari dan pengangkatan dalam jabatan di lingkungan Polda Aceh.

Melalui keputusan tersebut, AKP Hardi, S.H. yang sebelumnya menjabat Kasat Lantas Polres Aceh Timur diangkat menjadi Kasihumas Polres Aceh Timur. Jabatan Kasat Lantas kemudian diisi AKP Aditya Hadmanto, S.Tr.K.,S.I.K.,M.H. yang sebelumnya bertugas sebagai Kasat Lantas Polres Bireuen.

Selain itu, AKP Rahmad Syah yang sebelumnya menjabat Kapolsek Idi Rayeuk dipercaya mengemban tugas baru sebagai Kasubbagbinkar Bag SDM Polres Aceh Timur. Posisi Kapolsek Idi Rayeuk selanjutnya dijabat AKP JM Tambunan, S.H. yang sebelumnya menjabat Kasikum Polres Aceh Timur.

Pergantian juga terjadi di sejumlah polsek. AKP Muslim Siregar, S.H. yang sebelumnya menjabat Kapolsek Peureulak kini dipercaya sebagai Kasikum Polres Aceh Timur. Posisi Kapolsek Peureulak dijabat AKP Syamsul Bahri, S.H. yang sebelumnya menjabat Kapolsek Darul Aman.

Sementara itu, jabatan Kapolsek Darul Aman kini dipercayakan kepada Iptu Muhammad Kadar yang sebelumnya bertugas sebagai Paur Subbagkerma Bagops Polres Aceh Timur.

Untuk jabatan Kapolsek Peudawa kini diemban Ipda Jamaluddin, S.H. menggantikan Iptu Syahril yang mendapat tugas baru sebagai Ps. Kasubbagdalpers Bag SDM Polres Aceh Timur.

Selain serah terima jabatan, pada kesempatan tersebut juga dilaksanakan pelantikan jabatan Kapolsek Peureulak Timur yang kini dijabat Ipda Maulizar Rahmadi, S.H. yang sebelumnya bertugas sebagai Kaurbinopsnal Satreskrim Polres Aceh Timur.

Kapolres Aceh Timur dalam kesempatan tersebut menegaskan bahwa rotasi jabatan di lingkungan Polri merupakan bagian dari dinamika organisasi serta upaya penyegaran untuk meningkatkan kinerja dan pelayanan kepada masyarakat.

“Mutasi jabatan adalah hal yang biasa dalam organisasi Polri. Ini merupakan bentuk kepercayaan pimpinan sekaligus bagian dari pembinaan karier untuk meningkatkan profesionalitas dalam pelaksanaan tugas.” Ungkap Kapolres Aceh Timur AKBP Irwan Kurniadi, S.I.K.

Kasad Resmikan Pembangunan Jembatan ARMCO Garuda di Ace

Lhokseumawe ( Aceh dalam berita ) Senin 9-3-2026 Kepala Staf Angkatan Darat (Kasad) Jenderal TNI Maruli Simanjuntak, M.Sc., meresmikan pembangunan Jembatan ARMCO dalam Program Jembatan Garuda yang diluncurkan dari Provinsi Aceh sebagai bagian dari pembangunan ratusan jembatan di berbagai wilayah Indonesia. Program tersebut merupakan langkah strategis TNI Angkatan Darat dalam mendukung percepatan pembangunan infrastruktur sekaligus membantu pemulihan wilayah yang terdampak bencana alam

Kegiatan launching program tersebut dipusatkan di Desa Lhok Kuyun, Kecamatan Sawang, Kabupaten Aceh Utara. Acara tersebut dihadiri oleh Panglima Komando Daerah Militer Iskandar Muda (Pangdam IM) Mayor Jenderal TNI Joko Hadi Susilo, unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Aceh, pejabat TNI-Polri, pemerintah daerah, serta masyarakat setempat yang turut menyaksikan peresmian pembangunan jembatan tersebut.

Dalam sambutannya, Kasad menjelaskan bahwa Jembatan ARMCO merupakan salah satu jenis jembatan yang dirancang untuk memperkuat infrastruktur jalan di wilayah yang memiliki aliran sungai kecil, saluran air besar, maupun drainase yang membutuhkan struktur jembatan yang kokoh dan mampu menahan arus air. Konstruksi ARMCO menggunakan material baja bergelombang yang memiliki daya tahan tinggi, sehingga sangat efektif digunakan pada wilayah yang sering mengalami peningkatan debit air maupun kondisi tanah yang menantang.

Kasad menegaskan bahwa pembangunan jembatan tersebut tidak hanya bertujuan memperbaiki infrastruktur yang rusak akibat bencana, tetapi juga untuk membuka konektivitas antarwilayah yang sebelumnya terhambat. Dengan tersedianya jembatan yang kuat dan aman, mobilitas masyarakat akan semakin lancar, distribusi logistik dapat berjalan lebih efektif, serta aktivitas ekonomi masyarakat di berbagai daerah dapat meningkat secara signifikan.

Di Provinsi Aceh, pembangunan Jembatan ARMCO Garuda tersebar di sejumlah kabupaten yang membutuhkan penguatan infrastruktur jalan, khususnya di daerah yang memiliki aliran sungai kecil maupun jalur drainase besar. Di Kabupaten Aceh Tamiang, pembangunan jembatan dilakukan di kawasan Alue Gadeng Dua, Alue Sentang, Terban, serta Blang Kandis. Sementara itu di Kabupaten Aceh Timur, pembangunan tersebar di berbagai titik seperti Buket Kuta, Alue Buloh, Paya Biliesa, Blang Gleum, Buket Makmur, Lhok Seuntang, Gampong Baroh, Alur Pinrang, Alue Itam, Peunaron Lama, Alue Siwah, hingga Keudongdong.

Pembangunan jembatan juga dilaksanakan di Kabupaten Bireuen yang meliputi wilayah Batee Raya, Juli Tambo, Krueng Juli, Alue Limeng, serta Salah Sirong Jaya. Di Kabupaten Aceh Utara, pembangunan dilakukan di kawasan Buket Linteueng, Masjid Meuraksa, serta Bangka Jaya. Selain itu, sejumlah pembangunan Jembatan ARMCO juga dilaksanakan di beberapa titik wilayah pedalaman Kabupaten Bener Meriah yang selama ini membutuhkan penguatan akses transportasi bagi masyarakat.

Secara keseluruhan, sebanyak empat puluh unit Jembatan ARMCO telah berhasil diselesaikan pembangunannya di berbagai wilayah di Provinsi Aceh. Pembangunan tersebut merupakan bagian dari upaya percepatan pembangunan infrastruktur pascabencana yang dilaksanakan oleh TNI Angkatan Darat melalui program Jembatan Garuda.

Keberadaan jembatan-jembatan tersebut diharapkan mampu meningkatkan konektivitas antarwilayah, memperlancar mobilitas masyarakat, serta mendukung distribusi hasil pertanian, perkebunan, dan berbagai komoditas lainnya dari daerah pedalaman menuju pusat-pusat ekonomi. Selain itu, pembangunan jembatan ini juga menjadi faktor penting dalam mendukung pemerataan pembangunan serta mempercepat pertumbuhan ekonomi daerah.

Kasad menegaskan bahwa pembangunan jembatan tersebut merupakan wujud nyata komitmen TNI Angkatan Darat dalam membantu pemerintah daerah mempercepat pemulihan wilayah terdampak bencana serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Menurutnya, sinergi antara TNI, pemerintah daerah, dan masyarakat menjadi kunci utama dalam mewujudkan pembangunan yang berkelanjutan dan memberikan manfaat langsung bagi rakyat.
“TNI AD akan terus hadir membantu pemerintah daerah dan masyarakat dalam mengatasi berbagai kesulitan serta mempercepat proses pemulihan pascabencana,” tegas Kasad.

Melalui Program Jembatan Garuda ini, TNI Angkatan Darat kembali menegaskan perannya sebagai bagian dari solusi dalam pembangunan nasional. Kehadiran jembatan-jembatan tersebut diharapkan tidak hanya memperkuat infrastruktur daerah, tetapi juga semakin mempererat kemanunggalan TNI dengan rakyat dalam membangun Indonesia yang lebih maju dan sejahtera.

Mewakili Kapolda,Dua PJU Polda Aceh Hadiri Pelantikan Rektor USK Prof. Mirza Tabrani

Banda Aceh ( Aceh dalam berita ) Senin 9-3-2026 Mewakili Kapolda Aceh Irjen Pol. Drs. Marzuki Ali Basyah, M. M, dua Pejabat Utama (PJU) Polda Aceh menghadiri pelantikan Rektor Universitas Syiah Kuala (USK) periode 2026–203, Prof. Dr Mirza Tabrani, S. E., M. B. A., D. B.A, yang berlangsung di Gedung AAC Dayan Dawood.

Kapolda Aceh diwakili oleh Karo SDM Polda Aceh Kombes Pol. Ricky Purnama Kertapati, S. I. K., M. Si dan Kabid Humas Polda Aceh Kombes Pol. Joko Krisdiyanto, S. I. K menghadiri prosesi pelantikan Rektor baru tersebut.

Pelantikan tersebut menandai dimulainya masa jabatan Prof.Mirza Tabrani sebagai Rektor Universitas Syiah Kuala untuk periode 2026–2031. Kegiatan berlangsung khidmat dan dihadiri berbagai unsur pimpinan daerah, akademisi, serta tamu undangan lainnya.

Kabid Humas Polda Aceh menyampaikan bahwa kehadiran perwakilan Polda Aceh dalam kegiatan tersebut merupakan bentuk dukungan Polri terhadap kemajuan dunia pendidikan di Aceh.

Menurutnya, sinergi antara kepolisian dan institusi pendidikan sangat penting dalam membangun sumber daya manusia yang unggul serta menciptakan lingkungan akademik yang aman dan kondusif.

“Keikutsertaan Polda Aceh dalam kegiatan ini juga menjadi wujud kolaborasi antara Polri dan kalangan akademisi dalam mendukung pembangunan daerah, khususnya di bidang pendidikan,” ujarnya.

Ia berharap kepemimpinan rektor yang baru dapat membawa Universitas Syiah Kuala semakin maju dan berkontribusi besar dalam mencetak generasi unggul yang mampu bersaing di tingkat nasional maupun internasional.