16 KPM Gampong Seuneubok Barat Idi Timur Terima BLT Extrim Menjelang Hari Raya Idul Fitri

Aceh Timur ( Aceh dalam berita ) Kamis 12-3-226 Sebanyak 16 KPM penerima BLT Extrim anggaran yang bersumber dari Dana Desa Tahun 2026 telah tersalurkan dengan lancar dan sukses,adapun masing masing penerima mendapat Rp. 200.000 (Dua Ratus Ribu Rupiah) per bulan,dengan total yang disalurakan Rp.600.000;(Enam Ratus Ribu Rupiah) dari bulan Januari-maret.

Bantuan Langsung Tunai Dana Desa adalah kegiatan pemberian bantuan langsung berupa dana tunai yang bersumber dari Dana Desa kepada keluarga penerima manfaat dan diputuskan melalui musyawarah Desa sesuai dengan kriteria yang ditetapkan dalam peratuan perundang-undangan. Bantuan Langsung Tunai Dana Desa untuk mendukung percepatan penghapusan kemiskinan ekstrem,penurunan persentase BLT dana desa tersebut secara otomatis membuat jumlah Uang yang diterima juga menurun. Berkurangnya jumlah anggaran dikarenakan adanya pemotongan anggaran Dana Desa dari Pusat dikarenakan Implementasi PMK Nomor 7 Tahun 2026, di mana 58,03% dana desa wajib untuk Koperasi Desa Merah Putih.

Otomatis pembangunan infrastruktur desa tertunda/batal, program pemberdayaan berkurang, dan operasional desa terbatas.

Keuchik Seneubok Barat Hasbi Afifuddin menjelaskan kepada awak media bahwa tahun 2026 ini ada pemangkasan anggaran secara Drastis,dengan rata rata alokasi per desa turun dari kisaran 1 Milyar menjadi dibawah Rp.400 Juta per desa

“Tahun 2025 kemarin kami dari Aparat Pemerintah Gampong Seuneubok Barat masih menyalurkan Rp.300 Ribu per bulanya akan tetapi di tahun 2026 ini terpaksa di kurangi menjadi Rp.200 Ribu per bulannya dikarenakan adanya pemotongan Dana Desa dari pusat.”pungkas Geuchik Hasbi

Dalam penyaluran BLT Extrim tersebut selain Geuchik turut di dampingi Aparat Gampong Seneubok Barat,Anggota Bhabinsa Koramil Idi

16 KPM Gampong Seuneubok Barat Idi Timur Terima BLT Extrim Menjelang Hari Raya Idul Fitri

Aceh Timur ( Aceh dalam berita ) Kamis 12-3-226 Sebanyak 16 KPM penerima BLT Extrim anggaran yang bersumber dari Dana Desa Tahun 2026 telah tersalurkan dengan lancar dan sukses,adapun masing masing penerima mendapat Rp. 200.000 (Dua Ratus Ribu Rupiah) per bulan,dengan total yang disalurakan Rp.600.000;(Enam Ratus Ribu Rupiah) dari bulan Januari-maret.

Bantuan Langsung Tunai Dana Desa adalah kegiatan pemberian bantuan langsung berupa dana tunai yang bersumber dari Dana Desa kepada keluarga penerima manfaat dan diputuskan melalui musyawarah Desa sesuai dengan kriteria yang ditetapkan dalam peratuan perundang-undangan. Bantuan Langsung Tunai Dana Desa untuk mendukung percepatan penghapusan kemiskinan ekstrem,penurunan persentase BLT dana desa tersebut secara otomatis membuat jumlah Uang yang diterima juga menurun. Berkurangnya jumlah anggaran dikarenakan adanya pemotongan anggaran Dana Desa dari Pusat dikarenakan Implementasi PMK Nomor 7 Tahun 2026, di mana 58,03% dana desa wajib untuk Koperasi Desa Merah Putih.

Otomatis pembangunan infrastruktur desa tertunda/batal, program pemberdayaan berkurang, dan operasional desa terbatas.

Keuchik Seneubok Barat Hasbi Afifuddin menjelaskan kepada awak media bahwa tahun 2026 ini ada pemangkasan anggaran secara Drastis,dengan rata rata alokasi per desa turun dari kisaran 1 Milyar menjadi dibawah Rp.400 Juta per desa

“Tahun 2025 kemarin kami dari Aparat Pemerintah Gampong Seuneubok Barat masih menyalurkan Rp.300 Ribu per bulanya akan tetapi di tahun 2026 ini terpaksa di kurangi menjadi Rp.200 Ribu per bulannya dikarenakan adanya pemotongan Dana Desa dari pusat.”pungkas Geuchik Hasbi

Dalam penyaluran BLT Extrim tersebut selain Geuchik turut di dampingi Aparat Gampong Seneubok Barat,Anggota Bhabinsa Koramil Idi

Wali Kota Banda Aceh Resmi Buka BSI Fest Ramadhan 1447 H di Masjid Raya Baiturrahman

Banda Aceh ( Aceh dalam berita ) Kamis 12-3-2026 Wali Kota Banda Aceh Illiza Saaduddin Djamal, didampingi oleh RCEO BSI Aceh, Ketua DPRK Banda Aceh, OJK dan BI Aceh serta Imam Besar Mesjid secara resmi membuka BSI Fest Ramadhan 1447 H yang diselenggarakan oleh PT Bank Syariah Indonesia Tbk (BSI) Regional Aceh di kawasan Masjid Raya Baiturrahman, Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya menyemarakkan bulan suci Ramadhan sekaligus memperkuat nilai spiritual, sosial, dan ekonomi masyarakat.

Dalam sambutannya, Regional CEO BSI Aceh Imsak Ramadhan menyampaikan bahwa penyelenggaraan BSI Fest Ramadhan merupakan bagian dari komitmen BSI untuk terus hadir memberikan manfaat bagi masyarakat, khususnya dalam momentum bulan suci Ramadhan yang penuh keberkahan.

“Melalui BSI Fest Ramadhan, kami ingin menghadirkan ruang bagi masyarakat untuk memperkuat spiritualitas, mempererat silaturahmi, sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi melalui pemberdayaan UMKM lokal,” ujar Imsak Ramadhan.

Sementara itu, Imam Besar Masjid Raya Baiturrahman dalam sambutannya menyampaikan apresiasi atas pelaksanaan kegiatan yang memadukan nilai ibadah, dakwah, dan kepedulian sosial. Menurutnya, kegiatan seperti ini sangat positif dalam menghidupkan syiar Islam serta memperkuat ukhuwah di tengah masyarakat.

Wali Kota Banda Aceh, Illiza Saaduddin Djamal dalam sambutannya juga menyampaikan dukungan terhadap kegiatan BSI Fest Ramadhan yang dinilai mampu menghadirkan aktivitas bermanfaat bagi masyarakat selama bulan suci.

“BSI Fest Ramadhan menjadi wadah yang sangat baik untuk meningkatkan pemahaman keagamaan sekaligus mendukung pengembangan ekonomi masyarakat melalui partisipasi UMKM,” Langkah ini selaras dengan program Pemerintah Kota Banda Aceh yang terus mendorong pemberdayaan ekonomi masyarakat guna menekan laju inflasi, di antaranya melalui penyelenggaraan pasar murah, serta penguatan sektor UMKM,” ujarnya.

BSI Fest Ramadhan 1447 H menghadirkan berbagai rangkaian kegiatan yang dapat dinikmati masyarakat selama bulan Ramadhan, di antaranya Kajian Ramadhan sebagai sarana menambah ilmu dan memperkuat spiritualitas, Bazar UMKM yang menghadirkan berbagai produk pelaku usaha lokal sebagai bentuk dukungan terhadap pengembangan ekonomi masyarakat, serta Kuliner Ramadhan yang menjadi momen bagi masyarakat untuk menikmati hidangan berbuka puasa.

Selain itu, kegiatan ini juga dimeriahkan dengan aneka lomba Ramadhan yang melibatkan berbagai kalangan masyarakat serta santunan kepada anak yatim sebagai bentuk kepedulian sosial di bulan yang penuh berkah.

Melalui BSI Fest Ramadhan 1447 H, BSI berharap dapat menghadirkan kegiatan yang tidak hanya menyemarakkan suasana Ramadhan, tetapi juga memberikan manfaat spiritual, sosial, dan ekonomi bagi masyarakat Aceh.

Wali Kota Banda Aceh Resmi Buka BSI Fest Ramadhan 1447 H di Masjid Raya Baiturrahman

Banda Aceh ( Aceh dalam berita ) Kamis 12-3-2026 Wali Kota Banda Aceh Illiza Saaduddin Djamal, didampingi oleh RCEO BSI Aceh, Ketua DPRK Banda Aceh, OJK dan BI Aceh serta Imam Besar Mesjid secara resmi membuka BSI Fest Ramadhan 1447 H yang diselenggarakan oleh PT Bank Syariah Indonesia Tbk (BSI) Regional Aceh di kawasan Masjid Raya Baiturrahman, Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya menyemarakkan bulan suci Ramadhan sekaligus memperkuat nilai spiritual, sosial, dan ekonomi masyarakat.

Dalam sambutannya, Regional CEO BSI Aceh Imsak Ramadhan menyampaikan bahwa penyelenggaraan BSI Fest Ramadhan merupakan bagian dari komitmen BSI untuk terus hadir memberikan manfaat bagi masyarakat, khususnya dalam momentum bulan suci Ramadhan yang penuh keberkahan.

“Melalui BSI Fest Ramadhan, kami ingin menghadirkan ruang bagi masyarakat untuk memperkuat spiritualitas, mempererat silaturahmi, sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi melalui pemberdayaan UMKM lokal,” ujar Imsak Ramadhan.

Sementara itu, Imam Besar Masjid Raya Baiturrahman dalam sambutannya menyampaikan apresiasi atas pelaksanaan kegiatan yang memadukan nilai ibadah, dakwah, dan kepedulian sosial. Menurutnya, kegiatan seperti ini sangat positif dalam menghidupkan syiar Islam serta memperkuat ukhuwah di tengah masyarakat.

Wali Kota Banda Aceh, Illiza Saaduddin Djamal dalam sambutannya juga menyampaikan dukungan terhadap kegiatan BSI Fest Ramadhan yang dinilai mampu menghadirkan aktivitas bermanfaat bagi masyarakat selama bulan suci.

“BSI Fest Ramadhan menjadi wadah yang sangat baik untuk meningkatkan pemahaman keagamaan sekaligus mendukung pengembangan ekonomi masyarakat melalui partisipasi UMKM,” Langkah ini selaras dengan program Pemerintah Kota Banda Aceh yang terus mendorong pemberdayaan ekonomi masyarakat guna menekan laju inflasi, di antaranya melalui penyelenggaraan pasar murah, serta penguatan sektor UMKM,” ujarnya.

BSI Fest Ramadhan 1447 H menghadirkan berbagai rangkaian kegiatan yang dapat dinikmati masyarakat selama bulan Ramadhan, di antaranya Kajian Ramadhan sebagai sarana menambah ilmu dan memperkuat spiritualitas, Bazar UMKM yang menghadirkan berbagai produk pelaku usaha lokal sebagai bentuk dukungan terhadap pengembangan ekonomi masyarakat, serta Kuliner Ramadhan yang menjadi momen bagi masyarakat untuk menikmati hidangan berbuka puasa.

Selain itu, kegiatan ini juga dimeriahkan dengan aneka lomba Ramadhan yang melibatkan berbagai kalangan masyarakat serta santunan kepada anak yatim sebagai bentuk kepedulian sosial di bulan yang penuh berkah.

Melalui BSI Fest Ramadhan 1447 H, BSI berharap dapat menghadirkan kegiatan yang tidak hanya menyemarakkan suasana Ramadhan, tetapi juga memberikan manfaat spiritual, sosial, dan ekonomi bagi masyarakat Aceh.

BSI Aceh Hadirkan BSI Fest Ramadhan 1447 H di Masjid Raya Baiturrahman Banda Aceh

Banda Aceh ( Aceh dalam berita ) Kamis 12-3-2026 — Dalam rangka menyemarakkan bulan suci Ramadhan 1447 Hijriah, Bank Syariah Indonesia (Persero), Tbk Regional Aceh menyelenggarakan kegiatan BSI Fest Ramadhan 1447 H yang berlangsung pada 12–15 Maret 2026 di kawasan Masjid Raya Baiturrahman.

Kegiatan ini menghadirkan berbagai agenda bernuansa religius, sosial, dan pemberdayaan ekonomi masyarakat. BSI Fest Ramadhan menjadi wadah bagi masyarakat untuk memperkuat spiritualitas, mempererat kebersamaan, sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi umat melalui dukungan terhadap pelaku usaha lokal selama bulan suci Ramadhan.

Regional CEO BSI Aceh, **Imsak Ramadhan**, menyampaikan bahwa BSI Fest Ramadhan merupakan bagian dari komitmen BSI dalam menghadirkan manfaat yang lebih luas bagi masyarakat, tidak hanya melalui layanan perbankan syariah, tetapi juga melalui kegiatan sosial, edukasi keislaman, serta pemberdayaan ekonomi umat.

Menurutnya, bulan Ramadhan merupakan momentum yang tepat untuk memperkuat hubungan spiritual kepada Allah SWT sekaligus mempererat silaturahmi dan solidaritas sosial di tengah masyarakat.

“Melalui BSI Fest Ramadhan ini, kami ingin menghadirkan ruang kebersamaan bagi masyarakat Aceh untuk meningkatkan ibadah, memperluas wawasan keislaman melalui kajian Ramadhan, sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat melalui bazar UMKM. Kami berharap kegiatan ini dapat memberikan manfaat yang luas bagi masyarakat,” ujar Imsak Ramadhan.

Berbagai kegiatan akan meramaikan **BSI Fest Ramadhan 1447 H**, di antaranya:

* **Kajian Ramadhan**, sebagai sarana menambah ilmu dan memperkuat spiritualitas di bulan suci.
* **Bazar UMKM**, yang menghadirkan berbagai produk pelaku usaha lokal sebagai bentuk dukungan terhadap pengembangan ekonomi masyarakat.
* **Festival Kuliner Ramadhan**, yang menyajikan beragam makanan dan minuman khas untuk menemani momen berbuka puasa.
* **Aneka Lomba Ramadhan**, yang menghadirkan kegiatan edukatif dan inspiratif bagi masyarakat.
* **Santunan Anak Yatim**, sebagai wujud kepedulian sosial serta komitmen BSI dalam berbagi kebahagiaan di bulan penuh berkah.

Imsak menambahkan bahwa melalui kegiatan ini BSI juga ingin memperkuat perannya sebagai **sahabat finansial, sahabat sosial, dan sahabat spiritual** bagi masyarakat Aceh.

“Ramadhan adalah momentum untuk memperkuat ibadah, berbagi kebaikan, dan mempererat silaturahmi. Kami berharap BSI Fest Ramadhan dapat menjadi ruang kebersamaan yang membawa keberkahan serta memberikan dampak positif bagi masyarakat dan pelaku UMKM di Aceh,” tutupnya.

Melalui kegiatan ini, BSI mengajak seluruh masyarakat untuk turut merasakan semarak Ramadhan dalam suasana kebersamaan, keberkahan, dan kepedulian sosial.

BSI Aceh Hadirkan BSI Fest Ramadhan 1447 H di Masjid Raya Baiturrahman Banda Aceh

Banda Aceh ( Aceh dalam berita ) Kamis 12-3-2026 — Dalam rangka menyemarakkan bulan suci Ramadhan 1447 Hijriah, Bank Syariah Indonesia (Persero), Tbk Regional Aceh menyelenggarakan kegiatan BSI Fest Ramadhan 1447 H yang berlangsung pada 12–15 Maret 2026 di kawasan Masjid Raya Baiturrahman.

Kegiatan ini menghadirkan berbagai agenda bernuansa religius, sosial, dan pemberdayaan ekonomi masyarakat. BSI Fest Ramadhan menjadi wadah bagi masyarakat untuk memperkuat spiritualitas, mempererat kebersamaan, sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi umat melalui dukungan terhadap pelaku usaha lokal selama bulan suci Ramadhan.

Regional CEO BSI Aceh, **Imsak Ramadhan**, menyampaikan bahwa BSI Fest Ramadhan merupakan bagian dari komitmen BSI dalam menghadirkan manfaat yang lebih luas bagi masyarakat, tidak hanya melalui layanan perbankan syariah, tetapi juga melalui kegiatan sosial, edukasi keislaman, serta pemberdayaan ekonomi umat.

Menurutnya, bulan Ramadhan merupakan momentum yang tepat untuk memperkuat hubungan spiritual kepada Allah SWT sekaligus mempererat silaturahmi dan solidaritas sosial di tengah masyarakat.

“Melalui BSI Fest Ramadhan ini, kami ingin menghadirkan ruang kebersamaan bagi masyarakat Aceh untuk meningkatkan ibadah, memperluas wawasan keislaman melalui kajian Ramadhan, sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat melalui bazar UMKM. Kami berharap kegiatan ini dapat memberikan manfaat yang luas bagi masyarakat,” ujar Imsak Ramadhan.

Berbagai kegiatan akan meramaikan **BSI Fest Ramadhan 1447 H**, di antaranya:

* **Kajian Ramadhan**, sebagai sarana menambah ilmu dan memperkuat spiritualitas di bulan suci.
* **Bazar UMKM**, yang menghadirkan berbagai produk pelaku usaha lokal sebagai bentuk dukungan terhadap pengembangan ekonomi masyarakat.
* **Festival Kuliner Ramadhan**, yang menyajikan beragam makanan dan minuman khas untuk menemani momen berbuka puasa.
* **Aneka Lomba Ramadhan**, yang menghadirkan kegiatan edukatif dan inspiratif bagi masyarakat.
* **Santunan Anak Yatim**, sebagai wujud kepedulian sosial serta komitmen BSI dalam berbagi kebahagiaan di bulan penuh berkah.

Imsak menambahkan bahwa melalui kegiatan ini BSI juga ingin memperkuat perannya sebagai **sahabat finansial, sahabat sosial, dan sahabat spiritual** bagi masyarakat Aceh.

“Ramadhan adalah momentum untuk memperkuat ibadah, berbagi kebaikan, dan mempererat silaturahmi. Kami berharap BSI Fest Ramadhan dapat menjadi ruang kebersamaan yang membawa keberkahan serta memberikan dampak positif bagi masyarakat dan pelaku UMKM di Aceh,” tutupnya.

Melalui kegiatan ini, BSI mengajak seluruh masyarakat untuk turut merasakan semarak Ramadhan dalam suasana kebersamaan, keberkahan, dan kepedulian sosial.

BSI Aceh Hadirkan BSI Fest Ramadhan 1447 H di Masjid Raya Baiturrahman Banda Aceh

Banda Aceh ( Aceh dalam berita ) Kamis 12-3-2026 — Dalam rangka menyemarakkan bulan suci Ramadhan 1447 Hijriah, Bank Syariah Indonesia (Persero), Tbk Regional Aceh menyelenggarakan kegiatan BSI Fest Ramadhan 1447 H yang berlangsung pada 12–15 Maret 2026 di kawasan Masjid Raya Baiturrahman.

Kegiatan ini menghadirkan berbagai agenda bernuansa religius, sosial, dan pemberdayaan ekonomi masyarakat. BSI Fest Ramadhan menjadi wadah bagi masyarakat untuk memperkuat spiritualitas, mempererat kebersamaan, sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi umat melalui dukungan terhadap pelaku usaha lokal selama bulan suci Ramadhan.

Regional CEO BSI Aceh, **Imsak Ramadhan**, menyampaikan bahwa BSI Fest Ramadhan merupakan bagian dari komitmen BSI dalam menghadirkan manfaat yang lebih luas bagi masyarakat, tidak hanya melalui layanan perbankan syariah, tetapi juga melalui kegiatan sosial, edukasi keislaman, serta pemberdayaan ekonomi umat.

Menurutnya, bulan Ramadhan merupakan momentum yang tepat untuk memperkuat hubungan spiritual kepada Allah SWT sekaligus mempererat silaturahmi dan solidaritas sosial di tengah masyarakat.

“Melalui BSI Fest Ramadhan ini, kami ingin menghadirkan ruang kebersamaan bagi masyarakat Aceh untuk meningkatkan ibadah, memperluas wawasan keislaman melalui kajian Ramadhan, sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat melalui bazar UMKM. Kami berharap kegiatan ini dapat memberikan manfaat yang luas bagi masyarakat,” ujar Imsak Ramadhan.

Berbagai kegiatan akan meramaikan **BSI Fest Ramadhan 1447 H**, di antaranya:

* **Kajian Ramadhan**, sebagai sarana menambah ilmu dan memperkuat spiritualitas di bulan suci.
* **Bazar UMKM**, yang menghadirkan berbagai produk pelaku usaha lokal sebagai bentuk dukungan terhadap pengembangan ekonomi masyarakat.
* **Festival Kuliner Ramadhan**, yang menyajikan beragam makanan dan minuman khas untuk menemani momen berbuka puasa.
* **Aneka Lomba Ramadhan**, yang menghadirkan kegiatan edukatif dan inspiratif bagi masyarakat.
* **Santunan Anak Yatim**, sebagai wujud kepedulian sosial serta komitmen BSI dalam berbagi kebahagiaan di bulan penuh berkah.

Imsak menambahkan bahwa melalui kegiatan ini BSI juga ingin memperkuat perannya sebagai **sahabat finansial, sahabat sosial, dan sahabat spiritual** bagi masyarakat Aceh.

“Ramadhan adalah momentum untuk memperkuat ibadah, berbagi kebaikan, dan mempererat silaturahmi. Kami berharap BSI Fest Ramadhan dapat menjadi ruang kebersamaan yang membawa keberkahan serta memberikan dampak positif bagi masyarakat dan pelaku UMKM di Aceh,” tutupnya.

Melalui kegiatan ini, BSI mengajak seluruh masyarakat untuk turut merasakan semarak Ramadhan dalam suasana kebersamaan, keberkahan, dan kepedulian sosial.

Bank Aceh Kembali Dipercaya sebagai Bank Penyalur Bantuan Stimulan Perumahan Swadaya (BSPS)Program BSPS Tahun 2026

Banda Aceh ( Aceh dalam berita ) Kamis 12-3-2026 Bank Aceh kembali mengukuhkan posisinya sebagai lembaga keuangan terpercaya dalam mendukung program-program strategis nasional. Untuk tahun anggaran 2026, Bank Aceh kembali ditetapkan sebagai Bank Penyalur Bantuan Stimulan Perumahan Swadaya (BSPS) untuk wilayah Provinsi Aceh oleh Kementerian Perumahan dan Kawasan Permukiman Republik Indonesia melalui Satuan Kerja (Satker) Perumahan dan Kawasan Permukiman Provinsi Aceh, Balai Pelaksana Penyediaan Perumahan (BP2P) Sumatera I.

Penunjukan ini ditandai dengan Penandatanganan Perjanjian Kerja Sama tentang Penyaluran Bantuan Stimulan Perumahan Swadaya (BSPS) Provinsi Aceh Tahun 2026 tanggal 12 Maret 2026 di Bank Aceh Kantor Pusat yang dilakukan oleh Direktur Dana dan Jasa Bank Aceh, M. Hendra Supardi, bersama Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) Rumah Swadaya dan Pengembangan Kawasan Permukiman Delineasi Kawasan Permukiman, Perdesaan dan Perkotaan, Lukman Hakim. Sinergi ini menjadi bukti nyata atas komitmen dan kapabilitas Bank Aceh dalam menyalurkan dana bantuan sosial secara transparan, akuntabel, dan tepat sasaran bagi masyarakat prasejahtera di Bumi Serambi Mekkah.

M. Hendra Supardi memberikan apresiasi setinggi-tingginya kepada kementerian terkait atas kepercayaan yang terus diberikan kepada Bank Aceh. “Alhamdulillah, melalui proses seleksi yang ketat, Bank Aceh kembali terpilih menjadi mitra penyalur dana BSPS tahun anggaran 2026. Ini adalah sebuah tanggung jawab besar bagi kami. Fokus utama kami bukan hanya sekadar menyalurkan dana, tetapi memastikan bahwa setiap rupiah dari program pemerintah ini sampai ke tangan yang berhak tanpa kendala teknis sedikitpun,” ujar M. Hendra Supardi.

Beliau menambahkan bahwa keberhasilan Bank Aceh memenangkan kepercayaan ini tidak lepas dari infrastruktur kantor cabang yang tersebar luas hingga ke pelosok Aceh, sehingga memudahkan akses bagi penerima bantuan di 23 Kabupaten/Kota.

Kepala Balai Pelaksana Pemyediaan Perumahan dan Kawasan Permukiman Sumatera I Iswanto, ST, M.Si mengatakan bahwa semoga kerjasama ini dapat berjalan sebagaimana harapan kita bersama. “Kami mengucapkan terima kasih kepada Bank Aceh atas dukungannya dalam membantu kami untuk penyaluran bantuan stimulant perumahan swadaya ini,” ujar Iswanto.

Sejak pertama kali terlibat dalam program BSPS pada tahun 2018, Bank Aceh telah menunjukkan performa yang konsisten. Hingga akhir tahun 2025, total dana yang telah difasilitasi penyalurannya oleh Bank Aceh mencapai angka fantastis, yakni Rp964.780.000.000,- (Sembilan ratus enam puluh empat miliar tujuh ratus delapan puluh juta rupiah).

Adapun rincian historis keberhasilan penyaluran tersebut adalah sebagai berikut:
• Tahun 2018: Mengawali langkah dengan penyaluran sebesar Rp51,9 Miliar bagi 3.458 keluarga penerima manfaat di 19 Kabupaten/Kota.
• Tahun 2022: Mengalami lonjakan signifikan dengan realisasi Rp343 Miliar untuk 17.150 penerima di 13 Kabupaten/Kota.
• Tahun 2023: Berhasil menuntaskan penyaluran Rp247,8 Miliar bagi 12.392 penerima yang tersebar merata di 23 Kabupaten/Kota.
• Tahun 2024: Menyalurkan Rp270 Miliar kepada 13.501 penerima di 13 Kabupaten/Kota.
• Tahun 2025: Menutup tahun dengan penyaluran Rp54 Miliar bagi 2.602 penerima di 14 Kabupaten/Kota.

Sebagai bank syariah, Bank Aceh memastikan bahwa proses administrasi penyaluran dana BSPS tetap selaras dengan nilai-nilai syariah. Seluruh penerima bantuan akan menggunakan produk Tabungan Aneka Guna dengan pola Akad Wadiah.

Keunggulan skema ini adalah para penerima manfaat tidak dibebankan biaya administrasi bulanan dan tidak dikenakan biaya apapun saat penutupan rekening. Hal ini dilakukan agar dana bantuan yang diterima masyarakat tetap utuh dan dapat digunakan sepenuhnya untuk perbaikan kualitas hunian mereka.

Kepercayaan Pemerintah Pusat kepada Bank Aceh tidak hanya terbatas pada sektor perumahan. Bank Aceh juga tercatat sukses mengelola berbagai program bantuan nasional lainnya, seperti:
1. Sektor UMKM: Penyaluran BPUM tahun 2021 kepada 291.778 pelaku usaha.
2. Infrastruktur Nasional: Penyaluran Uang Ganti Rugi (UGR) untuk PSN Jalan Tol Sigli-Banda Aceh dan Tol Binjai-Langsa.
3. Pembangunan Wilayah: Penyaluran dana PISEW (2022-2024) dan program KOTAKU (2024).
4. Pendidikan & Sosial: Penyaluran Dana BOS, Bantuan Sosial Jaring Pengaman Sosial, hingga insentif guru non-PNS bagi 114.922 penerima.
5. Ketahanan Pangan: Penyaluran dana Peremajaan Sawit Rakyat (BPDPKS) bagi petani kelapa sawit periode 2020-2025.

“Harapan kami, program BSPS tahun 2026 ini dapat menjadi stimulus yang kuat bagi peningkatan kualitas hidup masyarakat Aceh. Memiliki rumah yang layak huni adalah langkah awal menuju keluarga yang lebih sejahtera dan sehat,” tutup M. Hendra Supardi.

Bank Aceh Kembali Dipercaya sebagai Bank Penyalur Bantuan Stimulan Perumahan Swadaya (BSPS)Program BSPS Tahun 2026

Banda Aceh ( Aceh dalam berita ) Kamis 12-3-2026 Bank Aceh kembali mengukuhkan posisinya sebagai lembaga keuangan terpercaya dalam mendukung program-program strategis nasional. Untuk tahun anggaran 2026, Bank Aceh kembali ditetapkan sebagai Bank Penyalur Bantuan Stimulan Perumahan Swadaya (BSPS) untuk wilayah Provinsi Aceh oleh Kementerian Perumahan dan Kawasan Permukiman Republik Indonesia melalui Satuan Kerja (Satker) Perumahan dan Kawasan Permukiman Provinsi Aceh, Balai Pelaksana Penyediaan Perumahan (BP2P) Sumatera I.

Penunjukan ini ditandai dengan Penandatanganan Perjanjian Kerja Sama tentang Penyaluran Bantuan Stimulan Perumahan Swadaya (BSPS) Provinsi Aceh Tahun 2026 tanggal 12 Maret 2026 di Bank Aceh Kantor Pusat yang dilakukan oleh Direktur Dana dan Jasa Bank Aceh, M. Hendra Supardi, bersama Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) Rumah Swadaya dan Pengembangan Kawasan Permukiman Delineasi Kawasan Permukiman, Perdesaan dan Perkotaan, Lukman Hakim. Sinergi ini menjadi bukti nyata atas komitmen dan kapabilitas Bank Aceh dalam menyalurkan dana bantuan sosial secara transparan, akuntabel, dan tepat sasaran bagi masyarakat prasejahtera di Bumi Serambi Mekkah.

M. Hendra Supardi memberikan apresiasi setinggi-tingginya kepada kementerian terkait atas kepercayaan yang terus diberikan kepada Bank Aceh. “Alhamdulillah, melalui proses seleksi yang ketat, Bank Aceh kembali terpilih menjadi mitra penyalur dana BSPS tahun anggaran 2026. Ini adalah sebuah tanggung jawab besar bagi kami. Fokus utama kami bukan hanya sekadar menyalurkan dana, tetapi memastikan bahwa setiap rupiah dari program pemerintah ini sampai ke tangan yang berhak tanpa kendala teknis sedikitpun,” ujar M. Hendra Supardi.

Beliau menambahkan bahwa keberhasilan Bank Aceh memenangkan kepercayaan ini tidak lepas dari infrastruktur kantor cabang yang tersebar luas hingga ke pelosok Aceh, sehingga memudahkan akses bagi penerima bantuan di 23 Kabupaten/Kota.

Kepala Balai Pelaksana Pemyediaan Perumahan dan Kawasan Permukiman Sumatera I Iswanto, ST, M.Si mengatakan bahwa semoga kerjasama ini dapat berjalan sebagaimana harapan kita bersama. “Kami mengucapkan terima kasih kepada Bank Aceh atas dukungannya dalam membantu kami untuk penyaluran bantuan stimulant perumahan swadaya ini,” ujar Iswanto.

Sejak pertama kali terlibat dalam program BSPS pada tahun 2018, Bank Aceh telah menunjukkan performa yang konsisten. Hingga akhir tahun 2025, total dana yang telah difasilitasi penyalurannya oleh Bank Aceh mencapai angka fantastis, yakni Rp964.780.000.000,- (Sembilan ratus enam puluh empat miliar tujuh ratus delapan puluh juta rupiah).

Adapun rincian historis keberhasilan penyaluran tersebut adalah sebagai berikut:
• Tahun 2018: Mengawali langkah dengan penyaluran sebesar Rp51,9 Miliar bagi 3.458 keluarga penerima manfaat di 19 Kabupaten/Kota.
• Tahun 2022: Mengalami lonjakan signifikan dengan realisasi Rp343 Miliar untuk 17.150 penerima di 13 Kabupaten/Kota.
• Tahun 2023: Berhasil menuntaskan penyaluran Rp247,8 Miliar bagi 12.392 penerima yang tersebar merata di 23 Kabupaten/Kota.
• Tahun 2024: Menyalurkan Rp270 Miliar kepada 13.501 penerima di 13 Kabupaten/Kota.
• Tahun 2025: Menutup tahun dengan penyaluran Rp54 Miliar bagi 2.602 penerima di 14 Kabupaten/Kota.

Sebagai bank syariah, Bank Aceh memastikan bahwa proses administrasi penyaluran dana BSPS tetap selaras dengan nilai-nilai syariah. Seluruh penerima bantuan akan menggunakan produk Tabungan Aneka Guna dengan pola Akad Wadiah.

Keunggulan skema ini adalah para penerima manfaat tidak dibebankan biaya administrasi bulanan dan tidak dikenakan biaya apapun saat penutupan rekening. Hal ini dilakukan agar dana bantuan yang diterima masyarakat tetap utuh dan dapat digunakan sepenuhnya untuk perbaikan kualitas hunian mereka.

Kepercayaan Pemerintah Pusat kepada Bank Aceh tidak hanya terbatas pada sektor perumahan. Bank Aceh juga tercatat sukses mengelola berbagai program bantuan nasional lainnya, seperti:
1. Sektor UMKM: Penyaluran BPUM tahun 2021 kepada 291.778 pelaku usaha.
2. Infrastruktur Nasional: Penyaluran Uang Ganti Rugi (UGR) untuk PSN Jalan Tol Sigli-Banda Aceh dan Tol Binjai-Langsa.
3. Pembangunan Wilayah: Penyaluran dana PISEW (2022-2024) dan program KOTAKU (2024).
4. Pendidikan & Sosial: Penyaluran Dana BOS, Bantuan Sosial Jaring Pengaman Sosial, hingga insentif guru non-PNS bagi 114.922 penerima.
5. Ketahanan Pangan: Penyaluran dana Peremajaan Sawit Rakyat (BPDPKS) bagi petani kelapa sawit periode 2020-2025.

“Harapan kami, program BSPS tahun 2026 ini dapat menjadi stimulus yang kuat bagi peningkatan kualitas hidup masyarakat Aceh. Memiliki rumah yang layak huni adalah langkah awal menuju keluarga yang lebih sejahtera dan sehat,” tutup M. Hendra Supardi.

Bank Aceh Kembali Dipercaya sebagai Bank Penyalur Bantuan Stimulan Perumahan Swadaya (BSPS)Program BSPS Tahun 2026

Banda Aceh ( Aceh dalam berita ) Kamis 12-3-2026 Bank Aceh kembali mengukuhkan posisinya sebagai lembaga keuangan terpercaya dalam mendukung program-program strategis nasional. Untuk tahun anggaran 2026, Bank Aceh kembali ditetapkan sebagai Bank Penyalur Bantuan Stimulan Perumahan Swadaya (BSPS) untuk wilayah Provinsi Aceh oleh Kementerian Perumahan dan Kawasan Permukiman Republik Indonesia melalui Satuan Kerja (Satker) Perumahan dan Kawasan Permukiman Provinsi Aceh, Balai Pelaksana Penyediaan Perumahan (BP2P) Sumatera I.

Penunjukan ini ditandai dengan Penandatanganan Perjanjian Kerja Sama tentang Penyaluran Bantuan Stimulan Perumahan Swadaya (BSPS) Provinsi Aceh Tahun 2026 tanggal 12 Maret 2026 di Bank Aceh Kantor Pusat yang dilakukan oleh Direktur Dana dan Jasa Bank Aceh, M. Hendra Supardi, bersama Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) Rumah Swadaya dan Pengembangan Kawasan Permukiman Delineasi Kawasan Permukiman, Perdesaan dan Perkotaan, Lukman Hakim. Sinergi ini menjadi bukti nyata atas komitmen dan kapabilitas Bank Aceh dalam menyalurkan dana bantuan sosial secara transparan, akuntabel, dan tepat sasaran bagi masyarakat prasejahtera di Bumi Serambi Mekkah.

M. Hendra Supardi memberikan apresiasi setinggi-tingginya kepada kementerian terkait atas kepercayaan yang terus diberikan kepada Bank Aceh. “Alhamdulillah, melalui proses seleksi yang ketat, Bank Aceh kembali terpilih menjadi mitra penyalur dana BSPS tahun anggaran 2026. Ini adalah sebuah tanggung jawab besar bagi kami. Fokus utama kami bukan hanya sekadar menyalurkan dana, tetapi memastikan bahwa setiap rupiah dari program pemerintah ini sampai ke tangan yang berhak tanpa kendala teknis sedikitpun,” ujar M. Hendra Supardi.

Beliau menambahkan bahwa keberhasilan Bank Aceh memenangkan kepercayaan ini tidak lepas dari infrastruktur kantor cabang yang tersebar luas hingga ke pelosok Aceh, sehingga memudahkan akses bagi penerima bantuan di 23 Kabupaten/Kota.

Kepala Balai Pelaksana Pemyediaan Perumahan dan Kawasan Permukiman Sumatera I Iswanto, ST, M.Si mengatakan bahwa semoga kerjasama ini dapat berjalan sebagaimana harapan kita bersama. “Kami mengucapkan terima kasih kepada Bank Aceh atas dukungannya dalam membantu kami untuk penyaluran bantuan stimulant perumahan swadaya ini,” ujar Iswanto.

Sejak pertama kali terlibat dalam program BSPS pada tahun 2018, Bank Aceh telah menunjukkan performa yang konsisten. Hingga akhir tahun 2025, total dana yang telah difasilitasi penyalurannya oleh Bank Aceh mencapai angka fantastis, yakni Rp964.780.000.000,- (Sembilan ratus enam puluh empat miliar tujuh ratus delapan puluh juta rupiah).

Adapun rincian historis keberhasilan penyaluran tersebut adalah sebagai berikut:
• Tahun 2018: Mengawali langkah dengan penyaluran sebesar Rp51,9 Miliar bagi 3.458 keluarga penerima manfaat di 19 Kabupaten/Kota.
• Tahun 2022: Mengalami lonjakan signifikan dengan realisasi Rp343 Miliar untuk 17.150 penerima di 13 Kabupaten/Kota.
• Tahun 2023: Berhasil menuntaskan penyaluran Rp247,8 Miliar bagi 12.392 penerima yang tersebar merata di 23 Kabupaten/Kota.
• Tahun 2024: Menyalurkan Rp270 Miliar kepada 13.501 penerima di 13 Kabupaten/Kota.
• Tahun 2025: Menutup tahun dengan penyaluran Rp54 Miliar bagi 2.602 penerima di 14 Kabupaten/Kota.

Sebagai bank syariah, Bank Aceh memastikan bahwa proses administrasi penyaluran dana BSPS tetap selaras dengan nilai-nilai syariah. Seluruh penerima bantuan akan menggunakan produk Tabungan Aneka Guna dengan pola Akad Wadiah.

Keunggulan skema ini adalah para penerima manfaat tidak dibebankan biaya administrasi bulanan dan tidak dikenakan biaya apapun saat penutupan rekening. Hal ini dilakukan agar dana bantuan yang diterima masyarakat tetap utuh dan dapat digunakan sepenuhnya untuk perbaikan kualitas hunian mereka.

Kepercayaan Pemerintah Pusat kepada Bank Aceh tidak hanya terbatas pada sektor perumahan. Bank Aceh juga tercatat sukses mengelola berbagai program bantuan nasional lainnya, seperti:
1. Sektor UMKM: Penyaluran BPUM tahun 2021 kepada 291.778 pelaku usaha.
2. Infrastruktur Nasional: Penyaluran Uang Ganti Rugi (UGR) untuk PSN Jalan Tol Sigli-Banda Aceh dan Tol Binjai-Langsa.
3. Pembangunan Wilayah: Penyaluran dana PISEW (2022-2024) dan program KOTAKU (2024).
4. Pendidikan & Sosial: Penyaluran Dana BOS, Bantuan Sosial Jaring Pengaman Sosial, hingga insentif guru non-PNS bagi 114.922 penerima.
5. Ketahanan Pangan: Penyaluran dana Peremajaan Sawit Rakyat (BPDPKS) bagi petani kelapa sawit periode 2020-2025.

“Harapan kami, program BSPS tahun 2026 ini dapat menjadi stimulus yang kuat bagi peningkatan kualitas hidup masyarakat Aceh. Memiliki rumah yang layak huni adalah langkah awal menuju keluarga yang lebih sejahtera dan sehat,” tutup M. Hendra Supardi.