Polda Aceh Gelar Pasar Murah Gerakan Pangan Murah Polri Serentak

Banda Aceh ( Aceh dalam berita ) Jum’at 13-2-2026 Polda Aceh menggelar kegiatan pasar murah dalam rangka Gerakan Pangan Murah Polri Serentak di halaman Masjid Baitusshalihin Ulee Kareng.

Kegiatan tersebut diawali dengan zoom meeting yang dipimpin Wakapolri dari Jakarta dan diikuti secara serentak oleh seluruh jajaran kepolisian di daerah termasuk pejabat yang hadir di Masjid Ulee Kareng. Di lokasi kegiatan acara tersebut dihadiri Wakapolda Aceh Brigjen Pol. Ari Wahyu Widodo, S.I.K., Irwasda Polda Aceh, Ketua DPRA, Pamen Ahli Kodam Iskandar Muda, Pejabat Utama Polda Aceh, Danlanal Sabang, Kepala Biro Organisasi, SDM dan Hukum Bapanas, Ketua MPU Aceh, Direktur Utama Perum BULOG, Kepala Dinas Pangan, Kepala Dinas Perdagangan, Kepala Dinas Pertanian, Kapolresta Banda Aceh, serta sejumlah pejabat terkait lainnya.

Selain itu, kegiatan juga diikuti secara virtual oleh para Kapolres/ta jajaran yang melaksanakan kegiatan serupa di wilayah masing-masing.

Kabid Humas Polda Aceh Kombes Pol. Joko Krisdiyanto, S.I.K., mengatakan kegiatan tersebut dilaksanakan untuk mendukung program pemerintah dalam menjaga stabilitas pasokan dan harga pangan di tengah masyarakat.

Menurutnya, melalui pelaksanaan bazar atau pasar murah Gerakan Pangan Murah Polri, masyarakat dapat memperoleh kebutuhan pokok dengan harga yang lebih terjangkau.

“Polda Aceh bersama Polres/ta jajaran melaksanakan penyaluran bahan pangan berupa beras SPHP dan minyak goreng kepada masyarakat melalui kegiatan bazar atau pasar murah,” ujarnya.

Ia menjelaskan, pada kegiatan yang dipusatkan di halaman Masjid Baitusshalihin Ulee Kareng tersebut disalurkan sebanyak 5 ton beras SPHP dan 50 liter minyak goreng kepada 500 orang penerima manfaat.

Selain kegiatan terpusat tersebut, Direktorat Binmas Polda Aceh juga melaksanakan penyaluran secara mobiling sebanyak 20 ton beras kepada masyarakat. Sementara itu, Polres jajaran turut menyalurkan 32 ton beras SPHP dan 100 liter minyak goreng kepada sekitar 3.300 orang penerima manfaat di wilayah masing-masing.

“Kegiatan ini merupakan bentuk kepedulian Polda Aceh kepada masyarakat, sekaligus memperkuat sinergitas antara Polri dan pemerintah daerah dalam menjaga ketahanan pangan serta stabilitas harga bahan pokok di wilayah Aceh,” tutup Kabid Humas.

Tekankan Pentingnya Kearifan Lokal, Kapolda Perkuat Sinergi Polda Aceh dan KPP Pratama Banda Aceh

BANDA ACEH  ( Aceh dalam berita ) Jum’at 13-2-2026 Kepolda Aceh Irjen Pol Drs Marzuki Ali Basyah MM memberi pengarahan kepada para pegawai di Kantor Pelayanan Pajak Pratama Banda Aceh, Lampriet.

Penekannya tentang pentingnya pemahaman aparatur negara terhadap karakteristik sosial dan budaya masyarakat Aceh, sekaligus mempererat sinergi kelembagaan antara Polda Aceh dan instansi perpajakan.

Kapolda Aceh menegaskan pemahaman kearifan lokal merupakan faktor penting dalam mendukung kelancaran pelaksanaan tugas pelayanan kepada masyarakat, termasuk dalam bidang perpajakan.

“Pendekatan yang menghargai nilai budaya, adat istiadat, serta norma sosial masyarakat Aceh akan memudahkan aparatur negara membangun komunikasi dan kepercayaan publik,” katanya.

Kapolda menjelaskan bahwa sebagian besar pegawai pajak yang bertugas di Aceh berasal dari luar daerah. Karena itu, pemahaman mengenai karakter masyarakat Aceh menjadi bekal penting agar aparatur dapat menjalankan tugas secara efektif sekaligus diterima dengan baik oleh masyarakat.

Sebagai putra daerah Aceh, Kapolda juga menyampaikan bahwa masyarakat Aceh dikenal memiliki karakter religius, menjunjung tinggi adat istiadat, serta memiliki sensitivitas yang kuat terhadap norma sosial dan budaya.

Oleh karena itu, katanya, pendekatan yang humanis, komunikatif, serta menghargai nilai-nilai lokal menjadi kunci dalam membangun hubungan yang baik dengan masyarakat.

Selain memberikan pemahaman mengenai karakteristik masyarakat Aceh, kegiatan tersebut juga menegaskan adanya kerja sama yang baik antara Polda Aceh dan Kantor Pelayanan Pajak Pratama Banda Aceh dalam mendukung pelaksanaan tugas-tugas negara di daerah.

Kapolda menyampaikan bahwa pihak kepolisian siap memberikan dukungan penuh terhadap upaya peningkatan pelayanan dan kepatuhan perpajakan di Aceh, terutama dalam menjaga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat yang kondusif.

Sinergi antara aparat kepolisian dan instansi perpajakan dinilai penting untuk memastikan seluruh program pelayanan publik dapat berjalan optimal serta mendapatkan dukungan dari masyarakat.

Melalui kegiatan ini diharapkan para pegawai pajak semakin memahami dinamika sosial masyarakat Aceh dan mampu menjalankan tugas pelayanan secara lebih adaptif, sehingga upaya peningkatan kesadaran dan kepatuhan perpajakan masyarakat dapat terus ditingkatkan sejalan dengan terjaganya stabilitas keamanan di daerah.[]

Kodam Iskandar Muda Gelar Bazar Ramadhan di Blang Padang.

Banda Aceh  ( Aceh dalam berita ) Jum’at 13-3-2026 Dalam rangka menyambut Hari Raya Idul Fitri 1447 Hijriah/2026 Masehi, Tentara Nasional Indonesia (TNI) menggelar kegiatan Bazar Ramadhan secara serentak di seluruh wilayah Indonesia, Kegiatan tersebut merupakan bentuk kepedulian TNI dalam membantu masyarakat memperoleh berbagai kebutuhan pokok dengan harga yang lebih terjangkau menjelang perayaan Hari Raya Idul Fitri.

Di wilayah Provinsi Aceh, kegiatan bazar tersebut diselenggarakan oleh Kodam Iskandar Muda dan dipusatkan di Lapangan Blang Padang, Kota Banda Aceh. Sejak pagi hari, masyarakat terlihat antusias memadati lokasi kegiatan untuk berbelanja berbagai kebutuhan rumah tangga yang dijual dengan harga lebih murah dibandingkan harga pasar.

Berbagai stand bazar disediakan oleh panitia yang menjual kebutuhan pokok seperti beras, minyak goreng, gula pasir, telur, serta berbagai produk makanan dan minuman lainnya yang sangat dibutuhkan masyarakat menjelang Hari Raya Idul Fitri. Harga yang lebih terjangkau menjadi daya tarik tersendiri bagi masyarakat yang datang untuk memanfaatkan kesempatan tersebut.

Selain menyediakan kebutuhan pokok, kegiatan bazar ini juga melibatkan para pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) yang turut memasarkan berbagai produk lokal seperti aneka makanan olahan, kue kering, minuman tradisional, serta berbagai produk kreatif lainnya. Keterlibatan UMKM ini diharapkan tidak hanya membantu masyarakat mendapatkan kebutuhan dengan harga yang lebih terjangkau, tetapi juga mampu mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat serta memperkenalkan produk-produk lokal kepada masyarakat luas.

Kegiatan bazar tersebut melibatkan berbagai unsur, mulai dari personel TNI, Pegawai Negeri Sipil (PNS) TNI, hingga masyarakat umum yang turut berpartisipasi baik sebagai peserta maupun pengunjung. Antusiasme masyarakat terlihat jelas dari ramainya warga yang datang sejak pagi untuk berbelanja kebutuhan Ramadhan dan Idul Fitri.

Melalui kegiatan ini, Kodam Iskandar Muda berharap dapat memberikan manfaat nyata bagi masyarakat, khususnya dalam membantu meringankan beban ekonomi keluarga dalam memenuhi kebutuhan pokok menjelang Hari Raya Idul Fitri yang biasanya mengalami peningkatan harga di pasaran.

Selain itu, kegiatan bazar ini juga menjadi sarana untuk mempererat hubungan antara TNI dengan masyarakat di wilayah Provinsi Aceh. Kehadiran TNI di tengah masyarakat tidak hanya dalam menjalankan tugas pertahanan dan keamanan negara, tetapi juga sebagai bagian dari komponen bangsa yang senantiasa hadir membantu dan memberikan manfaat bagi masyarakat.

Bazar Ramadhan ini juga menjadi momentum penting dalam memperkuat nilai kebersamaan, solidaritas, serta kepedulian sosial antara TNI dan masyarakat. Melalui kegiatan seperti ini, diharapkan hubungan harmonis antara TNI dan masyarakat dapat terus terjalin dengan baik.

Pada kesempatan tersebut, Panglima Kodam Iskandar Muda (Pangdam IM) Mayor Jenderal TNI Joko Hadi Susilo, S.I.P., yang didampingi oleh Ketua Persit Kartika Chandra Kirana (KCK) Daerah Iskandar Muda Ny. Tri Joko Hadi Susilo, turut meninjau langsung pelaksanaan bazar sekaligus berinteraksi dengan masyarakat dan para pelaku UMKM yang berpartisipasi dalam kegiatan tersebut.

Dalam kegiatan itu pula, Pangdam IM berkesempatan berdialog secara langsung melalui video conference dengan Ketua Umum Dharma Pertiwi Ny. Evi Agus Subiyanto, yang memantau pelaksanaan bazar Ramadhan TNI di berbagai wilayah Indonesia.

Dalam kesempatan tersebut, Ny. Evi Agus Subiyanto menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya kegiatan bazar Ramadhan yang dilaksanakan secara serentak oleh TNI di seluruh wilayah Indonesia. Menurutnya, kegiatan ini merupakan bentuk nyata kepedulian TNI dalam membantu masyarakat, khususnya dalam memenuhi kebutuhan pokok menjelang Hari Raya Idul Fitri.

Beliau menuturkan bahwa kegiatan bazar Ramadhan ini diharapkan dapat memberikan manfaat yang besar bagi masyarakat, sekaligus menjadi sarana mempererat kebersamaan antara TNI, keluarga besar TNI, serta masyarakat di berbagai daerah.

Ia juga berharap kegiatan seperti ini dapat terus dilaksanakan secara berkelanjutan sebagai wujud kepedulian sosial serta kontribusi nyata TNI dalam membantu meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

Dengan terselenggaranya kegiatan bazar Ramadhan ini, diharapkan masyarakat dapat terbantu dalam memenuhi kebutuhan pokok menjelang Hari Raya Idul Fitri, sekaligus semakin mempererat hubungan kebersamaan antara TNI dan masyarakat di Provinsi Aceh.

Kodam Iskandar Muda Gelar Bazar Ramadhan di Blang Padang.

Banda Aceh  ( Aceh dalam berita ) Jum’at 13-3-2026 Dalam rangka menyambut Hari Raya Idul Fitri 1447 Hijriah/2026 Masehi, Tentara Nasional Indonesia (TNI) menggelar kegiatan Bazar Ramadhan secara serentak di seluruh wilayah Indonesia, Kegiatan tersebut merupakan bentuk kepedulian TNI dalam membantu masyarakat memperoleh berbagai kebutuhan pokok dengan harga yang lebih terjangkau menjelang perayaan Hari Raya Idul Fitri.

Di wilayah Provinsi Aceh, kegiatan bazar tersebut diselenggarakan oleh Kodam Iskandar Muda dan dipusatkan di Lapangan Blang Padang, Kota Banda Aceh. Sejak pagi hari, masyarakat terlihat antusias memadati lokasi kegiatan untuk berbelanja berbagai kebutuhan rumah tangga yang dijual dengan harga lebih murah dibandingkan harga pasar.

Berbagai stand bazar disediakan oleh panitia yang menjual kebutuhan pokok seperti beras, minyak goreng, gula pasir, telur, serta berbagai produk makanan dan minuman lainnya yang sangat dibutuhkan masyarakat menjelang Hari Raya Idul Fitri. Harga yang lebih terjangkau menjadi daya tarik tersendiri bagi masyarakat yang datang untuk memanfaatkan kesempatan tersebut.

Selain menyediakan kebutuhan pokok, kegiatan bazar ini juga melibatkan para pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) yang turut memasarkan berbagai produk lokal seperti aneka makanan olahan, kue kering, minuman tradisional, serta berbagai produk kreatif lainnya. Keterlibatan UMKM ini diharapkan tidak hanya membantu masyarakat mendapatkan kebutuhan dengan harga yang lebih terjangkau, tetapi juga mampu mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat serta memperkenalkan produk-produk lokal kepada masyarakat luas.

Kegiatan bazar tersebut melibatkan berbagai unsur, mulai dari personel TNI, Pegawai Negeri Sipil (PNS) TNI, hingga masyarakat umum yang turut berpartisipasi baik sebagai peserta maupun pengunjung. Antusiasme masyarakat terlihat jelas dari ramainya warga yang datang sejak pagi untuk berbelanja kebutuhan Ramadhan dan Idul Fitri.

Melalui kegiatan ini, Kodam Iskandar Muda berharap dapat memberikan manfaat nyata bagi masyarakat, khususnya dalam membantu meringankan beban ekonomi keluarga dalam memenuhi kebutuhan pokok menjelang Hari Raya Idul Fitri yang biasanya mengalami peningkatan harga di pasaran.

Selain itu, kegiatan bazar ini juga menjadi sarana untuk mempererat hubungan antara TNI dengan masyarakat di wilayah Provinsi Aceh. Kehadiran TNI di tengah masyarakat tidak hanya dalam menjalankan tugas pertahanan dan keamanan negara, tetapi juga sebagai bagian dari komponen bangsa yang senantiasa hadir membantu dan memberikan manfaat bagi masyarakat.

Bazar Ramadhan ini juga menjadi momentum penting dalam memperkuat nilai kebersamaan, solidaritas, serta kepedulian sosial antara TNI dan masyarakat. Melalui kegiatan seperti ini, diharapkan hubungan harmonis antara TNI dan masyarakat dapat terus terjalin dengan baik.

Pada kesempatan tersebut, Panglima Kodam Iskandar Muda (Pangdam IM) Mayor Jenderal TNI Joko Hadi Susilo, S.I.P., yang didampingi oleh Ketua Persit Kartika Chandra Kirana (KCK) Daerah Iskandar Muda Ny. Tri Joko Hadi Susilo, turut meninjau langsung pelaksanaan bazar sekaligus berinteraksi dengan masyarakat dan para pelaku UMKM yang berpartisipasi dalam kegiatan tersebut.

Dalam kegiatan itu pula, Pangdam IM berkesempatan berdialog secara langsung melalui video conference dengan Ketua Umum Dharma Pertiwi Ny. Evi Agus Subiyanto, yang memantau pelaksanaan bazar Ramadhan TNI di berbagai wilayah Indonesia.

Dalam kesempatan tersebut, Ny. Evi Agus Subiyanto menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya kegiatan bazar Ramadhan yang dilaksanakan secara serentak oleh TNI di seluruh wilayah Indonesia. Menurutnya, kegiatan ini merupakan bentuk nyata kepedulian TNI dalam membantu masyarakat, khususnya dalam memenuhi kebutuhan pokok menjelang Hari Raya Idul Fitri.

Beliau menuturkan bahwa kegiatan bazar Ramadhan ini diharapkan dapat memberikan manfaat yang besar bagi masyarakat, sekaligus menjadi sarana mempererat kebersamaan antara TNI, keluarga besar TNI, serta masyarakat di berbagai daerah.

Ia juga berharap kegiatan seperti ini dapat terus dilaksanakan secara berkelanjutan sebagai wujud kepedulian sosial serta kontribusi nyata TNI dalam membantu meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

Dengan terselenggaranya kegiatan bazar Ramadhan ini, diharapkan masyarakat dapat terbantu dalam memenuhi kebutuhan pokok menjelang Hari Raya Idul Fitri, sekaligus semakin mempererat hubungan kebersamaan antara TNI dan masyarakat di Provinsi Aceh.

Pangdam IM Pimpin Sidang Penentuan Akhir Calon Tamtama TNI AD Gelombang I 2026

Banda Aceh ( Aceh dalam berita ) Jum’at 13-3-2026  Panglima Komando Daerah Militer Iskandar Muda (Pangdam IM) Mayjen TNI Joko Hadi Susilo, S.I.P. memimpin Sidang Penentuan Akhir (Pantukhir) Tingkat Pusat atau Sub Panitia Pusat (Sub Panpus) dalam rangka penerimaan Calon Tamtama Prajurit Karier (Cata PK) TNI Angkatan Darat Gelombang I Tahun Anggaran 2026 di jajaran Kodam Iskandar Muda. Kegiatan tersebut berlangsung di Aula Gedung Malahayati Makodam Iskandar Muda,

Sidang Pantukhir tingkat pusat ini merupakan tahapan akhir dalam rangkaian proses seleksi penerimaan calon prajurit TNI Angkatan Darat yang sebelumnya telah melalui berbagai tahapan seleksi secara ketat dan berlapis. Para peserta telah menjalani sejumlah tahapan seleksi mulai dari pemeriksaan administrasi, kesehatan, kesamaptaan jasmani, psikologi, hingga berbagai aspek penilaian lainnya yang menjadi standar dalam proses rekrutmen prajurit TNI AD.

Seluruh tahapan seleksi tersebut dilaksanakan secara profesional dengan mengedepankan prinsip objektivitas, transparansi, dan akuntabilitas guna menjaring calon-calon prajurit terbaik yang memiliki kualitas fisik, mental, dan intelektual yang memadai untuk mengabdi kepada bangsa dan negara melalui TNI Angkatan Darat.

Dalam sambutannya, Pangdam Iskandar Muda menegaskan bahwa sidang Pantukhir Sub Panpus merupakan momentum yang sangat penting dalam menentukan para calon prajurit yang benar-benar memenuhi standar kualitas yang telah ditetapkan oleh TNI Angkatan Darat. Oleh karena itu, ia menekankan kepada seluruh panitia seleksi agar melaksanakan tugas dengan penuh tanggung jawab, profesionalisme, serta berpegang teguh pada aturan dan ketentuan yang berlaku.

“Seleksi ini dilaksanakan secara terbuka dan tidak dipungut biaya. Tidak ada praktik percaloan maupun titipan. Penentuan kelulusan sepenuhnya didasarkan pada hasil yang diperoleh oleh masing-masing peserta selama mengikuti seluruh tahapan seleksi,” tegas Pangdam.

Ia juga mengingatkan bahwa TNI Angkatan Darat membutuhkan generasi muda yang tidak hanya memiliki kemampuan fisik yang prima, tetapi juga memiliki mental yang kuat, disiplin tinggi, berintegritas, serta memiliki semangat juang dan loyalitas yang tinggi terhadap Negara Kesatuan Republik Indonesia.

Peserta yang mengikuti sidang Pantukhir Sub Panpus tersebut merupakan putra-putra terbaik dari berbagai kabupaten dan kota di Provinsi Aceh yang sebelumnya telah menunjukkan kemampuan serta potensi terbaiknya selama mengikuti seluruh rangkaian proses seleksi.

Pelaksanaan sidang dilakukan secara terbuka dengan menampilkan hasil nilai seleksi di hadapan para peserta serta pengawas internal sebagai bentuk komitmen Kodam Iskandar Muda dalam mewujudkan proses penerimaan prajurit yang bersih, transparan, dan akuntabel. Langkah ini juga merupakan bagian dari upaya untuk meningkatkan kepercayaan masyarakat terhadap proses rekrutmen prajurit TNI Angkatan Darat.

Pangdam IM juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh panitia seleksi yang telah bekerja secara maksimal dan penuh dedikasi dalam menyelenggarakan seluruh tahapan seleksi. Ia menilai bahwa kerja keras dan integritas panitia menjadi faktor penting dalam memastikan proses seleksi berjalan secara adil dan profesional.

Selain itu, Pangdam turut memberikan motivasi kepada para peserta yang telah mengikuti seluruh rangkaian seleksi dengan penuh semangat dan disiplin. Ia juga berpesan kepada peserta yang belum berhasil agar tidak berkecil hati dan tetap mempersiapkan diri dengan lebih baik untuk mengikuti seleksi pada kesempatan berikutnya.

“Jadikan pengalaman ini sebagai motivasi untuk terus memperbaiki diri. Masih banyak kesempatan di masa yang akan datang bagi generasi muda yang memiliki tekad kuat untuk mengabdikan diri kepada bangsa dan negara melalui TNI,” pesannya.

Kegiatan sidang Pantukhir Sub Panpus tersebut berlangsung dengan tertib, lancar, dan penuh rasa tanggung jawab. Momentum ini menjadi wujud komitmen TNI Angkatan Darat, khususnya Kodam Iskandar Muda, dalam mencetak prajurit-prajurit masa depan yang profesional, tangguh, dan berintegritas serta siap menjaga kedaulatan dan keutuhan wilayah Negara Kesatuan Republik Indonesia, khususnya di wilayah Aceh.

Polres Pidie Gelar Apel Operasi Ketupat Seulawah 2026, Personel Gabungan Siap Amankan Mudik Lebaran

Mapolres sigli ( Aceh dalam berita ) Kamis 12-3-2026 Kapolres Pidie AKBP Jaka Mulyana, SIK, MIK., didampingi Bupati Pidie H. Sarjani Abdullah, SH., bertindak selaku inspektur apel pada Apel Gelar Pasukan Operasi Ketupat Seulawah Tahun 2026 yang dilaksanakan di Lapangan Apel Mapolres Pidie.

Apel yang diikuti ratusan personel gabungan dari unsur TNI, Polri, pemerintah daerah serta instansi terkait lainnya. Kegiatan ini merupakan bentuk kesiapan lintas sektor dalam rangka pengamanan arus mudik dan perayaan Hari Raya Idulfitri 1447 Hijriah di wilayah hukum Polres Pidie.

Adapun peserta apel terdiri dari unsur TNI, personel Polri, Dinas Perhubungan, Satpol PP, BPBD, Dinas Kesehatan, pemadam kebakaran serta unsur terkait lainnya.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut Bupati Pidie H. Sarjani Abdullah, SH bersama unsur Forkopimda Kabupaten Pidie, Wakapolres Pidie, para pejabat utama Polres Pidie serta para Kapolsek jajaran.

Rangkaian kegiatan apel diawali dengan laporan komandan apel, dilanjutkan dengan penyematan pita tanda operasi kepada perwakilan personel sebagai simbol dimulainya Operasi Ketupat Seulawah 2026.

Dalam amanatnya, Kapolres Pidie AKBP Jaka Mulyana, SIK, MIK., menyampaikan bahwa pelaksanaan Operasi Ketupat Seulawah 2026 bertujuan untuk memastikan keamanan, keselamatan serta kelancaran arus mudik dan arus balik Lebaran, sekaligus memberikan rasa aman dan nyaman kepada masyarakat yang merayakan Hari Raya Idulfitri.

Kapolres Pidie juga menjelaskan bahwa dalam operasi tahun ini pihaknya menyiapkan sejumlah pos pengamanan, pos pelayanan serta pos pantau di titik-titik strategis guna memberikan pelayanan optimal kepada masyarakat, khususnya para pemudik yang melintasi wilayah Kabupaten Pidie.

Selain itu, seluruh personel yang terlibat dalam operasi diharapkan dapat melaksanakan tugas secara maksimal dengan tetap mengedepankan pendekatan humanis kepada masyarakat. Kapolres juga mengimbau agar fasilitas seperti Mapolsek maupun kantor instansi terkait dapat dimanfaatkan sebagai tempat istirahat bagi para pemudik yang kelelahan di perjalanan.

“Kami mengajak seluruh personel yang terlibat dalam Operasi Ketupat Seulawah 2026 untuk melaksanakan tugas dengan penuh tanggung jawab, menjaga sinergitas antarinstansi serta memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat,” ujar AKBP Jaka Mulyana, SIK, MIK.

Kapolres Pidie juga mengimbau masyarakat untuk tetap menjaga ketertiban, mematuhi aturan lalu lintas serta memastikan kondisi kendaraan dalam keadaan baik sebelum melakukan perjalanan mudik.

Apel gelar pasukan ini menjadi wujud kesiapan seluruh unsur pengamanan dalam memastikan situasi kamtibmas tetap aman dan kondusif selama pelaksanaan Operasi Ketupat Seulawah 2026 di wilayah Kabupaten Pidie.

Polres Pidie Gelar Apel Operasi Ketupat Seulawah 2026, Personel Gabungan Siap Amankan Mudik Lebaran

Mapolres sigli ( Aceh dalam berita ) Kamis 12-3-2026 Kapolres Pidie AKBP Jaka Mulyana, SIK, MIK., didampingi Bupati Pidie H. Sarjani Abdullah, SH., bertindak selaku inspektur apel pada Apel Gelar Pasukan Operasi Ketupat Seulawah Tahun 2026 yang dilaksanakan di Lapangan Apel Mapolres Pidie.

Apel yang diikuti ratusan personel gabungan dari unsur TNI, Polri, pemerintah daerah serta instansi terkait lainnya. Kegiatan ini merupakan bentuk kesiapan lintas sektor dalam rangka pengamanan arus mudik dan perayaan Hari Raya Idulfitri 1447 Hijriah di wilayah hukum Polres Pidie.

Adapun peserta apel terdiri dari unsur TNI, personel Polri, Dinas Perhubungan, Satpol PP, BPBD, Dinas Kesehatan, pemadam kebakaran serta unsur terkait lainnya.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut Bupati Pidie H. Sarjani Abdullah, SH bersama unsur Forkopimda Kabupaten Pidie, Wakapolres Pidie, para pejabat utama Polres Pidie serta para Kapolsek jajaran.

Rangkaian kegiatan apel diawali dengan laporan komandan apel, dilanjutkan dengan penyematan pita tanda operasi kepada perwakilan personel sebagai simbol dimulainya Operasi Ketupat Seulawah 2026.

Dalam amanatnya, Kapolres Pidie AKBP Jaka Mulyana, SIK, MIK., menyampaikan bahwa pelaksanaan Operasi Ketupat Seulawah 2026 bertujuan untuk memastikan keamanan, keselamatan serta kelancaran arus mudik dan arus balik Lebaran, sekaligus memberikan rasa aman dan nyaman kepada masyarakat yang merayakan Hari Raya Idulfitri.

Kapolres Pidie juga menjelaskan bahwa dalam operasi tahun ini pihaknya menyiapkan sejumlah pos pengamanan, pos pelayanan serta pos pantau di titik-titik strategis guna memberikan pelayanan optimal kepada masyarakat, khususnya para pemudik yang melintasi wilayah Kabupaten Pidie.

Selain itu, seluruh personel yang terlibat dalam operasi diharapkan dapat melaksanakan tugas secara maksimal dengan tetap mengedepankan pendekatan humanis kepada masyarakat. Kapolres juga mengimbau agar fasilitas seperti Mapolsek maupun kantor instansi terkait dapat dimanfaatkan sebagai tempat istirahat bagi para pemudik yang kelelahan di perjalanan.

“Kami mengajak seluruh personel yang terlibat dalam Operasi Ketupat Seulawah 2026 untuk melaksanakan tugas dengan penuh tanggung jawab, menjaga sinergitas antarinstansi serta memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat,” ujar AKBP Jaka Mulyana, SIK, MIK.

Kapolres Pidie juga mengimbau masyarakat untuk tetap menjaga ketertiban, mematuhi aturan lalu lintas serta memastikan kondisi kendaraan dalam keadaan baik sebelum melakukan perjalanan mudik.

Apel gelar pasukan ini menjadi wujud kesiapan seluruh unsur pengamanan dalam memastikan situasi kamtibmas tetap aman dan kondusif selama pelaksanaan Operasi Ketupat Seulawah 2026 di wilayah Kabupaten Pidie.

Polres Pidie Gelar Apel Operasi Ketupat Seulawah 2026, Personel Gabungan Siap Amankan Mudik Lebaran

Mapolres sigli ( Aceh dalam berita ) Kamis 12-3-2026 Kapolres Pidie AKBP Jaka Mulyana, SIK, MIK., didampingi Bupati Pidie H. Sarjani Abdullah, SH., bertindak selaku inspektur apel pada Apel Gelar Pasukan Operasi Ketupat Seulawah Tahun 2026 yang dilaksanakan di Lapangan Apel Mapolres Pidie.

Apel yang diikuti ratusan personel gabungan dari unsur TNI, Polri, pemerintah daerah serta instansi terkait lainnya. Kegiatan ini merupakan bentuk kesiapan lintas sektor dalam rangka pengamanan arus mudik dan perayaan Hari Raya Idulfitri 1447 Hijriah di wilayah hukum Polres Pidie.

Adapun peserta apel terdiri dari unsur TNI, personel Polri, Dinas Perhubungan, Satpol PP, BPBD, Dinas Kesehatan, pemadam kebakaran serta unsur terkait lainnya.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut Bupati Pidie H. Sarjani Abdullah, SH bersama unsur Forkopimda Kabupaten Pidie, Wakapolres Pidie, para pejabat utama Polres Pidie serta para Kapolsek jajaran.

Rangkaian kegiatan apel diawali dengan laporan komandan apel, dilanjutkan dengan penyematan pita tanda operasi kepada perwakilan personel sebagai simbol dimulainya Operasi Ketupat Seulawah 2026.

Dalam amanatnya, Kapolres Pidie AKBP Jaka Mulyana, SIK, MIK., menyampaikan bahwa pelaksanaan Operasi Ketupat Seulawah 2026 bertujuan untuk memastikan keamanan, keselamatan serta kelancaran arus mudik dan arus balik Lebaran, sekaligus memberikan rasa aman dan nyaman kepada masyarakat yang merayakan Hari Raya Idulfitri.

Kapolres Pidie juga menjelaskan bahwa dalam operasi tahun ini pihaknya menyiapkan sejumlah pos pengamanan, pos pelayanan serta pos pantau di titik-titik strategis guna memberikan pelayanan optimal kepada masyarakat, khususnya para pemudik yang melintasi wilayah Kabupaten Pidie.

Selain itu, seluruh personel yang terlibat dalam operasi diharapkan dapat melaksanakan tugas secara maksimal dengan tetap mengedepankan pendekatan humanis kepada masyarakat. Kapolres juga mengimbau agar fasilitas seperti Mapolsek maupun kantor instansi terkait dapat dimanfaatkan sebagai tempat istirahat bagi para pemudik yang kelelahan di perjalanan.

“Kami mengajak seluruh personel yang terlibat dalam Operasi Ketupat Seulawah 2026 untuk melaksanakan tugas dengan penuh tanggung jawab, menjaga sinergitas antarinstansi serta memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat,” ujar AKBP Jaka Mulyana, SIK, MIK.

Kapolres Pidie juga mengimbau masyarakat untuk tetap menjaga ketertiban, mematuhi aturan lalu lintas serta memastikan kondisi kendaraan dalam keadaan baik sebelum melakukan perjalanan mudik.

Apel gelar pasukan ini menjadi wujud kesiapan seluruh unsur pengamanan dalam memastikan situasi kamtibmas tetap aman dan kondusif selama pelaksanaan Operasi Ketupat Seulawah 2026 di wilayah Kabupaten Pidie.

Wakapolda Aceh Pimpin Apel Gelar Pasukan Operasi Ketupat Seulawah 2026

Banda Aceh ( Aceh dalam berita ) Kamis 12-3-2026 Wakapolda Aceh Brigjen Pol.Ari Wahyu Widodo, S. I. K, memimpin apel gelar pasukan Operasi Ketupat Seulawah 2026 yang digelar di lapangan apel Mapolda Aceh.

Operasi tersebut dilaksanakan selama 13 hari, mulai 13 hingga 25 Maret 2026, dalam rangka pengamanan dan pelayanan kepada masyarakat pada perayaan Idulfitri 1447 Hijriah.

Apel gelar pasukan tersebut dihadiri unsur Forkopimda dan instansi terkait, di antaranya perwakilan Gubernur Aceh, perwakilan Pangdam Iskandar Muda, perwakilan Kajati Aceh, Kabinda Aceh Bambang Sulistyo Hery, Ketua DPRA Zulfadli, Kepala BNNP Aceh Dedy Tabrani, Kalak BPBA Fadmi Ridwan, Danlanud Sultan Iskandar Muda Air Force Base Kolonel Pnb Suryo Anggoro, Kadishub Aceh Teuku Faisal, Ketua MPU Aceh Faisal Ali, Kasatpol PP/WH Aceh Tarmizi, serta perwakilan PT PLN dan PT Pertamina wilayah Aceh.

Pejabat Polda Aceh yang hadir terdiri dari Irwasda, para PJU dan Pamen Polda Aceh lainnya.

Sedangkan peserta upacara terdiri Polri, TNI, Dishub, Satpol PP dan instansi stakeholder lainnya.

Kegiatan apel ditandai dengan penyematan pita operasi kepada perwakilan personel sebagai tanda dimulainya Operasi Ketupat Seulawah 2026.

Dalam kesempatan tersebut, Wakapolda Aceh membacakan amanat tertulis Kapolri Listyo Sigit Prabowo yang menyampaikan bahwa situasi global saat ini menunjukkan eskalasi yang meningkat, termasuk konflik di kawasan Timur Tengah yang berdampak pada stabilitas ekonomi dunia.

Menurut Kapolri, dinamika global tersebut berpotensi memengaruhi stabilitas ekonomi, termasuk gejolak harga minyak dunia yang dapat berdampak pada nilai tukar rupiah, inflasi, serta daya beli masyarakat. Oleh karena itu, berbagai langkah strategis terus dilakukan pemerintah, baik melalui diplomasi internasional maupun kebijakan ekonomi nasional guna menjaga stabilitas nasional.

Kapolri juga menyampaikan bahwa perayaan Idulfitri merupakan agenda nasional yang setiap tahunnya diikuti dengan meningkatnya mobilitas masyarakat. Berdasarkan survei Kementerian Perhubungan RI, potensi pergerakan masyarakat pada Lebaran 2026 diperkirakan mencapai 143,9 juta orang.

Untuk menjamin keamanan dan kelancaran arus mudik dan arus balik Lebaran, Polri bersama TNI dan instansi terkait menyelenggarakan operasi terpusat dengan sandi Operasi Ketupat 2026 selama 13 hari dengan melibatkan 161.243 personel gabungan.

Dalam operasi tersebut, Polri menyiapkan 2.746 pos yang terdiri dari 1.624 pos pengamanan, 779 pos pelayanan, dan 343 pos terpadu yang akan difungsikan sebagai pusat informasi serta pelayanan bagi masyarakat yang melakukan perjalanan mudik.

Selain itu, pengamanan juga difokuskan pada 185.607 objek penting, di antaranya masjid, lokasi pelaksanaan Salat Idulfitri, objek wisata, pusat perbelanjaan, terminal, pelabuhan, stasiun kereta api, dan bandara.

Kapolri juga menekankan pentingnya langkah antisipasi terhadap berbagai potensi gangguan kamtibmas selama periode mudik Lebaran, seperti kejahatan konvensional, aksi premanisme, balap liar, hingga konflik antar kelompok. Oleh karena itu, patroli rutin perlu ditingkatkan, terutama pada titik-titik rawan.

Selain itu, jajaran kepolisian juga diminta melakukan pendataan rumah kosong yang ditinggalkan pemudik serta menyediakan layanan penitipan kendaraan di kantor kepolisian guna memberikan rasa aman kepada masyarakat.

Kapolri juga mengingatkan pentingnya strategi komunikasi publik yang efektif, termasuk penyampaian informasi layanan kepolisian, pesan-pesan kamtibmas, serta rekayasa lalu lintas kepada masyarakat. Layanan kepolisian melalui call center 110 juga diminta untuk dioptimalkan agar dapat memberikan pelayanan yang cepat dan responsif.

Di akhir amanatnya, Kapolri menyampaikan apresiasi kepada seluruh personel gabungan dari TNI-Polri, kementerian terkait, serta berbagai instansi dan mitra kamtibmas yang terlibat dalam Operasi Ketupat 2026.

“Terus tingkatkan soliditas dan sinergisitas dalam pelaksanaan tugas sehingga kita dapat mewujudkan mudik yang aman dan nyaman bagi masyarakat dengan tema ‘Mudik Aman, Keluarga Bahagia’,” demikian amanat Kapolri yang dibacakan Wakapolda Aceh.

Kapolri juga mengucapkan selamat menunaikan ibadah puasa Ramadan dan selamat merayakan Idulfitri 1447 Hijriah kepada seluruh umat Islam, dengan harapan momentum tersebut membawa keberkahan serta keselamatan bagi seluruh masyarakat

Bank Aceh Salurkan Zakat Karyawan Rp1,43 Miliar Melalui Baitul Mal

Banda Aceh ( Aceh dalam berita )  kamis 12-3-2026 Sebagai bentuk komitmen nyata dalam mengimplementasikan nilai-nilai syariah dan tanggung jawab sosial, PT Bank Aceh Syariah (BAS) melalui Unit Pengumpul Zakat (UPZ) secara resmi menyerahkan zakat karyawan tahun 2026 M/1447 H. Acara penyerahan ini berlangsung khidmat di Kantor Pusat Bank Aceh, Banda Aceh, pada

Total zakat yang dihimpun dari seluruh unit kerja Bank Aceh di berbagai wilayah mencapai angka Rp1.437.212.825 (Satu Miliar Empat Ratus Tiga Puluh Tujuh Juta Dua Ratus Dua Belas Ribu Delapan Ratus Dua Puluh Lima Rupiah). Dana tersebut disalurkan secara strategis melalui lembaga Baitul Mal guna memastikan pendistribusian yang tepat sasaran bagi para mustahik (penerima zakat). Alokasi dana zakat tersebut didistribusikan ke Baitul Mal Provinsi Aceh sebesar Rp450.000.000, Baitul Mal Kota Banda Aceh sebesar Rp200.000.000 dan sisanya sebesar Rp787.212.825 diserahakan kepada Baitul Mal Kabupaten/Kota di Provinsi Aceh melalui Kantor Cabang Bank Aceh di masing-masing Kabupaten/Kota untuk menyentuh langsung masyarakat di daerah-daerah operasional bank.

Fadhil Ilyas Direktur Utama Bank Aceh dalam sambutannya menekankan bahwa penyaluran zakat ini bukan sekadar rutinitas administratif, melainkan manifestasi dari semangat ketaatan seluruh karyawan Bank Aceh terhadap rukun Islam.

“Alhamdulillah, hari ini kami kembali menunaikan amanah dari seluruh karyawan Bank Aceh. Kami berharap sinergi dengan Baitul Mal ini dapat menjadi katalisator dalam upaya pengentasan kemiskinan dan peningkatan kesejahteraan umat di Aceh maupun luar Aceh,” ujar Fadhil.

Zakat yang terkumpul mencakup kontribusi dari Kantor Pusat, Kantor Cabang, hingga kantor cabang di luar wilayah Aceh seperti Medan dan Jakarta. Hal ini menunjukkan bahwa meskipun Bank Aceh terus berekspansi secara nasional, akar nilai-nilai keislaman dan kepedulian terhadap daerah asal tetap menjadi prioritas utama.

Melalui penyerahan zakat ini, PT Bank Aceh Syariah berharap dapat mempererat hubungan harmonis antara institusi perbankan dengan lembaga pengelola zakat resmi pemerintah. Ke depannya, Bank Aceh berkomitmen untuk terus menjadi motor penggerak ekonomi syariah yang tidak hanya fokus pada profitabilitas, tetapi juga pada aspek kebermanfaatan sosial (social impact) yang berkelanjutan.

Sejalan dengan semangat transparansi dan kemudahan dalam beribadah, Bank Aceh juga terus mendorong masyarakat dan nasabah setia untuk menunaikan kewajiban zakat, infak, dan sedekah melalui fitur-fitur digital unggulan.

Fadhil menjelaskan bahwa masyarakat kini tidak perlu lagi datang ke kantor bank atau lembaga terkait untuk menyetorkan zakatnya.
“Kami telah menyediakan fitur khusus di aplikasi Action Mobile Banking yang memungkinkan nasabah untuk menyalurkan zakat, infak, maupun sedekah secara langsung dari ponsel. Prosesnya sangat cepat, aman, dan langsung terhubung dengan rekening Baitul Mal yang telah bekerja sama dengan kami,” jelas Fadhil.

Melalui fitur ini, nasabah cukup masuk ke menu Layanan di aplikasi Action Mobile, memilih menu ZIS, dan memasukkan nominal yang ingin disetorkan. Langkah ini merupakan bagian dari upaya Bank Aceh untuk mendigitalisasi ekosistem syariah di Aceh.

Penyaluran zakat karyawan ini diharapkan dapat membantu Baitul Mal dalam menjalankan berbagai program sosial dan pemberdayaan ekonomi masyarakat prasejahtera. Bank Aceh memandang bahwa keberadaan zakat adalah instrumen vital dalam menciptakan keadilan sosial dan pertumbuhan ekonomi yang inklusif.
“Kami ingin memastikan bahwa setiap rupiah yang disalurkan, baik dari zakat karyawan maupun dari nasabah, dapat memberikan dampak nyata (impact) bagi saudara-saudara kita yang membutuhkan,” pungkas Fadhil.

Sementara itu Ketua Baitul Mal Aceh Tgk. Muhammad Yunus M. Yusuf, SH mengucapkan alhamdulillah dan terimakasih kepada seluruh karyawan Bank Aceh yang telah menyalurkan zakatnya kepada Baitul Mal Provinsi Aceh dan Baitul Mal Kabupaten/Kota dalam Provinsi Aceh.

Hal senada juga di sampaikan oleh Ketua Baitu Mal Kota Banda Aceh M. Yusuf Al Qardhawy, MH mengucapkan terimakasih kepada Bank Aceh yang telah menyalurkan zakat karyawan kepada Baitul Mal Kota Band Aceh untuk disalurkan kepada masyarakat yang berhak.