Personel Polres Simeulue Kibarkan Bendera Merah Putih di Bawah Laut pada Hari Kemerdekaan

Simeulue ( Inforakyataceh ) Personel Polres Simeulue bersama personel Pos SAR dan LSM Ecosistem Impact mengibarkan Bendera Merah Putih di bawah laut dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia, Senin, 17 Agustus 2026.

Pengibaran Bendera Merah Putih tersebut berlangsung di perairan Simeulue, tepatnya pada titik koordinat 2°32’02″N 96°23’11″E. Kegiatan yang dipimpin Kapolsek Teluk Dalam Ipda Wardika Saputra ini menjadi simbol nasionalisme sekaligus bentuk kecintaan terhadap Negara Kesatuan Republik Indonesia.

Kapolres Simeulue AKBP Hendry Ferdinand Kennedy mengatakan, pengibaran Bendera Merah Putih di bawah laut bukan sekadar kegiatan untuk memperingati hari kemerdekaan, tetapi juga membawa pesan tentang pentingnya menjaga laut sebagai bagian dari wilayah kedaulatan Indonesia.”Ini merupakan wujud rasa nasionalisme sekaligus memperkuat simbol kedaulatan Indonesia sebagai bangsa maritim. Laut bukan hanya bagian dari wilayah negara, tetapi juga memiliki potensi besar yang harus kita jaga dan lestarikan bersama,” kata Hendry.

Selain itu, kata Hendry, kegiatan tersebut juga merupakan bagian dari dukungan terhadap Program ASRI yang dicanangkan Presiden RI, dengan semangat membangun lingkungan yang bersih, sehat, lestari, dan berkelanjutan, sekaligus sebagai upaya menjaga ekosistem laut serta kelestarian terumbu karang.”Pengibaran Bendera Merah Putih di bawah laut ini merupakan wujud dukungan terhadap Program ASRI Presiden RI, sekaligus menunjukkan bahwa semangat kemerdekaan dapat diwujudkan dalam berbagai bentuk, baik di daratan maupun lautan,” tutupnya.

Kak Na dan Satu Cup Eskrim untuk Para Siswa Tangguh Bireuen

BIREUEN ( Inforakyataceh ) Ada saja cara Marlina Muzakir untuk menghadirkan keceriaan untuk para bocah. Sesaat sebelum meninggalkan MIN 9 Bireuen usai menyalurkan bantuan tas dan alat tulis serta seragam sekolah, Kak Na mentraktir satu cup Eskrim untuk masing-masing siswa.Pemandangan penuh keceriaan tersebut berlangsung di halaman depan MIN 9 Bireuen, tepatnya di Gampong Dayah Masjid Kecamatan Kuta Blang, Selasa (11/8/2026).

“Siapa mau eskrim?” Tanya Kak Na kepada para siswa, sontak saja jawaban “Saya, saya, saya bunda,” riuh reda menjawab pertanyaan dari first lady Aceh itu.“Yok, Bunda traktir tapi antri yang tertib ya,” ucap Kak Na mengingatkan para siswa.Untuk diketahui bersama.

Kehadiran istri Gubernur Aceh itu ke Kota Juang adalah untuk menyerahkan bantuan paket alat sekolah, seragam sekolah serta paket makanan olahan serba ikan untuk siswa PAUD RA Darussunnah dan siswa MIN 9 Bireuen.Pada kesempatan tersebut, Kak Na mengajak para guru dan siswa untuk bersyukur, karena proses belajar mengajar di MIN 9 sudah mulai normal dan seluruh kelas sudah bisa dimanfaatkan seperti sedia kala.

“Mari kita syukuri keadaan saat ini yang telah mulai normal, karena di beberapa Gampong lain di wilayah terdampak, sebahagian besar masih harus belajar di sekolah darurat, yang diselenggarakan seadanya di Masjid Gampong maupun di tenda-tenda,” ucap Kak Na.

“Tetap semangat belajar ya anak-anak bunda semua, selalu patuhi orang tua ananda dan hormati para guru. Jangan lupa do’akan teman-teman kalian di lokasi terimbas bencana lainnya di Aceh, agar bisa segera bersekolah secara normal seperti yang ananda rasakan sekarang. Tetap jadi Aceh yang hebat dan tangguh ya anak-anak bunda semua,” imbau Kak Na.

Untuk diketahui bersama, MIN 9 Bireuen merupakan salah satu sekolah ini terimbas banjir, yang terjadi pada penghujung Oktober 2025 lalu.Pada kunjungan tersebut, Kak Na turut didampingi oleh Ketua TP PKK Kabupaten Bireuen Sadriah Mukhlis serta sejumlah tamu undangan lainnya. []

𝗪𝗮𝗴𝘂𝗯 𝗔𝗰𝗲𝗵 𝗦𝗮𝗳𝗮𝗿𝗶 𝗸𝗲 𝗦𝗲𝗷𝘂𝗺𝗹𝗮𝗵 𝗗𝗮𝘆𝗮𝗵, 𝗣𝗲𝗿𝗸𝘂𝗮𝘁 𝗦𝗶𝗹𝗮𝘁𝘂𝗿𝗮𝗵𝗺𝗶 𝗱𝗲𝗻𝗴𝗮𝗻 𝗨𝗹𝗮𝗺𝗮

PIDIE JAYA ( Inforakyataceh ) Wakil Gubernur Aceh, H. Fadhlullah, SE melaksanakan safari silaturahmi ke sejumlah dayah di Kabupaten Pidie Jaya dan Kabupaten Bireuen, Rabu (29/7/2026), sebagai bagian dari upaya mempererat hubungan Pemerintah Aceh dengan ulama dan lembaga pendidikan Islam.

Dalam rangkaian safari tersebut, Wakil Gubernur Aceh turut didampingi Kepala Biro Administrasi Pimpinan Setda Aceh, Akkar Arafat, S.STP., M.Si.Rangkaian safari diawali dengan silaturahmi bersama Pimpinan Ma’had Aly Darul Munawarah Kuta Krueng, Dr. H. Anwar Usman, S.Pd.I., M.M. (Abiya Kuta Krueng), di Kabupaten Pidie Jaya.

Pertemuan berlangsung hangat dan penuh kekeluargaan sebagai wujud mempererat ukhuwah antara umara dan ulama.Selain mempererat silaturahmi, kunjungan tersebut menjadi momentum untuk bertukar pandangan mengenai penguatan peran dayah dalam membina generasi muda yang berakhlak, berilmu, serta mampu berkontribusi bagi pembangunan Aceh.

Usai dari Kabupaten Pidie Jaya, Wakil Gubernur Aceh melanjutkan safari ke Lembaga Pendidikan Islami (LPI) Dayah Tauthiatuth Thullab (D.T.B) di Gampong Arongan, Kecamatan Simpang Mamplam, Kabupaten Bireuen. Kehadiran Wagub Aceh beserta rombongan disambut langsung oleh Pimpinan Dayah, Tgk. H. Sofyan Mahdi (Abon Arongan), serta para santri.

Kunjungan tersebut dirangkaikan dengan silaturahmi bersama keluarga besar dayah dan menghadiri pelepasan alumni Ikatan Alumni Dayah Arongan (IKADA) yang akan menunaikan ibadah umrah.

Dalam kesempatan tersebut, Wakil Gubernur Aceh menyampaikan apresiasi atas peran Dayah Tauthiatuth Thullab dalam mencetak generasi yang berilmu, berakhlak, serta berkontribusi bagi pembangunan Aceh.

Menurutnya, dayah merupakan salah satu pilar penting dalam menjaga syariat Islam, memperkuat pendidikan keagamaan, serta membentuk karakter generasi muda Aceh.

Selain bersilaturahmi, Wagub Aceh juga meninjau sejumlah fasilitas pendidikan yang saat ini sedang dalam proses pembangunan. Peninjauan tersebut dilakukan untuk melihat secara langsung perkembangan sarana dan prasarana yang akan mendukung peningkatan kualitas proses belajar mengajar di lingkungan dayah.

Rangkaian safari tersebut menjadi bagian dari komitmen Pemerintah Aceh untuk terus memperkuat silaturahmi dengan para ulama dan pimpinan dayah sebagai mitra strategis dalam pembangunan Aceh.

Melalui komunikasi dan sinergi yang terus terjalin, Pemerintah Aceh berharap penguatan pendidikan dayah dapat berjalan seiring dengan upaya membangun sumber daya manusia yang unggul, berakhlak, dan berlandaskan nilai-nilai keislaman.

Kak Na Rayakan Peringati Hari Anak Nasional Bersama Anak-Anak Spesial di SLB Negeri Pembina

ACEH TAMIANG ( Inforakyataceh ) Ketua TP PKK Aceh Marlina Muzakir, merayakan Peringatan Hari Anak Nasional 2026, di SLB Negeri Pembina Aceh Tamiang, Kamis (23/7/2026).

Tiba di lokasi, perempuan yang akrab disapa Kak Na itu disambut puluhan bocah yang berjajar rapi. Kak Na menyalami satu persatu anak-anak spesial tersebut, membelai sembari menanyakan kabar dan di kelas berapa mereka bersekolah.

Kepada para guru dan orang tua siswa yang hadir, Kak Na juga berbagi pengalaman tentang merawat dan membesarkan anak berkebutuhan khusus.“Sama seperti ibu-ibu semua, Allah juga menitipkan seorang anak surga pada saya, tapi sudah Almarhum di usianya yang ke-23. Jadi, saya sangat memahami kondisi ibu-ibu semua karena saya juga guru bagi anak saya di rumah,” ucap Kak Na.

“Sangat bahagia bisa merayakan merayakan Peringatan Hari Anak Nasional di SLB Negeri Pembina. Bisa menyaksikan kreatifitas dan pentas seni yang ditampilkan para siswa, luar biasa. Dibalik kebolehan dan kepercayaan diri ananda kita tadi, tentu ada keuletan dan kesabaran para Guru yang membimbing. Apresiasi kami untuk para guru semua,” ucap Kak Na.

Sebelum meninggalkan SLB Negeri Pembina, Kak Na membagikan seragam sekolah kepada para siswa serta menyempatkan diri melihat penampilan Fashion Show bocah-bocah down syndrom di sekolah tersebut.

Sayed Rahmad Tuikram, bocah disabilitas Netra mempersembahkan lagu “You are the reason’, yang dipopulerkan oleh Calum Scott. You are the reason benar-benar menjadi alasan bagi Kak Na untuk terus berada di SLB Negeri Pembina.Sayed Rahmad Tuikram merupakan Juara 1 kategori vokal solo pria pada ajang FLS3N tingkat Provinsi tahun 2026.

Ketua TP PKK Aceh dan para hadirin benar-benar dibuat terpesona dengan merdu suara dan penguasaan bahasa inggris yang apik. Tak hanya jago bernyanyi. Sayed juga cakap dalam melantunkan ayat-ayat suci Al-Qur’an.

Sebelumnya, Kak Na juga menyaksikan penampilan tari yang dipersembahkan oleh murid-murid disabilitas rungu dan wicara. Meski tak mampu mendengar dan berbicara, namun gerakan tari para bocah sangat selaras dengan alunan musik.

WAGUB ACEH DAN KOMISI VI DPR RI PERCEPAT REHABILITASI HUNTARA, BUMN KARYA DIMINTA SEGERA TINDAK LANJUTI KENDALA DI LAPANGAN

Aceh Tamiang ( Inforakyataceh ) Wakil Gubernur Aceh, Fadhlullah, S.E., mendampingi Wakil Ketua Komisi VI DPR RI, H. Andre Rosiade, S.E., bersama rombongan Komisi VI DPR RI melakukan peninjauan lapangan dan evaluasi peran BUMN Karya terhadap penyediaan hunian sementara (huntara) bagi masyarakat terdampak bencana di Kabupaten Aceh Tamiang, Rabu (22/7/2026).

Peninjauan tersebut dilakukan untuk memastikan percepatan rehabilitasi huntara sekaligus mengevaluasi kondisi fasilitas yang masih membutuhkan perbaikan. Dalam kesempatan itu, H. Andre Rosiade, S.E. meminta BUMN Karya yang menangani huntara segera mempercepat proses rehabilitasi agar masyarakat dapat menempati hunian yang lebih layak, aman, dan nyaman.

Wakil Ketua Komisi VI DPR RI juga mengarahkan agar BUMN Karya membangun komunikasi dan koordinasi secara langsung dengan Wakil Gubernur Aceh, sehingga setiap kendala yang ditemukan di lapangan dapat segera ditindaklanjuti tanpa harus menunggu proses yang berlarut-larut.

Menanggapi hal tersebut, Wakil Gubernur Aceh, Fadhlullah, S.E., menegaskan Pemerintah Aceh siap memperkuat koordinasi dengan pemerintah pusat, BUMN Karya, dan seluruh instansi terkait untuk mempercepat penyelesaian berbagai persoalan di huntara.”Pemerintah Aceh akan terus mengawal proses rehabilitasi huntara melalui koordinasi yang intensif dengan seluruh pihak. Harapan kita, masyarakat terdampak bencana segera memperoleh hunian yang lebih layak, aman, dan nyaman,” ujar Fadhlullah.

Menurut Wakil Gubernur, percepatan rehabilitasi huntara merupakan bentuk komitmen Pemerintah Aceh dalam memastikan kebutuhan dasar masyarakat terdampak bencana terpenuhi selama proses menuju hunian tetap.

Usai meninjau huntara, Wakil Gubernur bersama Wakil Ketua Komisi VI DPR RI, H. Andre Rosiade, S.E., dan rombongan mengikuti pemaparan profil Jalan Tol Binjai–Langsa serta rencana trase pembangunan Jalan Tol Langsa–Aceh Tamiang di Rest Area KM 41B Tol Binjai–Langsa.

Pemaparan tersebut membahas perkembangan proyek strategis nasional yang diharapkan mampu memperkuat konektivitas antarwilayah, memperlancar distribusi logistik, serta mendorong pertumbuhan ekonomi di kawasan timur Aceh.

Turut mendampingi dalam kegiatan tersebut Bupati Aceh Tamiang, Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Aceh (BPBA), Ir. Bahron Bakti, S.T., M.T., jajaran Komisi VI DPR RI, perwakilan kementerian terkait, BUMN Karya, serta unsur Pemerintah Kabupaten Aceh Tamiang.

Wakil Gubernur menegaskan, Pemerintah Aceh akan terus memperkuat sinergi dengan DPR RI, pemerintah pusat, pemerintah kabupaten, dan seluruh pemangku kepentingan untuk mempercepat pemulihan pascabencana serta memastikan pembangunan infrastruktur strategis berjalan optimal demi kesejahteraan masyarakat Aceh.

Kak Na Berbagi Seragam di Sekolah Darurat Pantan Nangka

ACEH TENGAH ( Inforakyataceh ) Ketua TP PKK Aceh Marlina Muzakir, berkunjung dan membagikan seragam sekolah kepada para siswa yang masih mengikuti proses belajar mengajar di Sekolah Darurat, di Masjid Baitul Hamdi Desa Pantan Nangka Kecamatan Linge, Rabu (22/7/2026).

Meski prihatin dengan kondisi sekolah darurat, istri Gubernur Aceh itu mengaku berbahagia bisa berkunjung dan berkumpul bersama para siswa di sekolah darurat tersebut.“Apa kabar anak-anak Bunda semua? Maaf Bunda baru bisa berkunjung sekarang, padahal sudah kami jadwalkan sejak lama untuk berkunjung ke sini. Tapi Alhamdulillah, hari ini kita bisa bersilaturrahmi,” ujar Kak Na.

Kejadian menggelitik justru terjadi di tengah suasana pertemuan, karena ternyata Kak Na tidak mengingat bahwa dirinya pernah berkunjung ke Pantan Nangka di awal masa bencana.Dirinya bahkan telah mengutus tim untuk mengantarkan genset dan Starlink, untuk mempermudah warga dalam menginformasikan daerah yang di awal bencana sempat terisolir, baik jalur transportasi maupun informasinya, karena listrik dan internet yang putus total serta jalan yang tergerus dan tertimbun material banjir.“Terima kasih Pak Reje yang sudah mengingatkan.

Saya audah sedikit bisa mengingat bahwa di awal bencana pernah ke sini, tapi via udara waktu itu saya ke sini,” ucap Kak Na.Untuk diketahui bersama, sekolah darurat diMasjid Baitul Hamdi Desa Pantan Nangka Kecamatan Linge menampung sebanyak 18 murid TK Negeri Pantan Nangka, 91 murid SD Negeri 11 Linge dan 42 murid SMP Negeri 39 Takengon.

Meski Badan Penanggulangan Bencana Aceh telah mendirikan tenda besar untuk dimanfaatkan sebagai ruang sekolah darurat, namun para guru memilih melakukan proses belajar mengajar ke dalam Masjid, karena jika siang tenda akan terasa sangat panas dan jika hujan tenda eraebut mengalami kebocoran.

Pada kesempatan tersebut Kak Na meminta para guru dan siswa serta masyarakat Desa Pantan Nangka untuk bersabar, karena saat ini pemerintah sedang dan terus mempercepat proses pembangunan kembali maupun renovasi sekolah-sekolah yang rusak di seluruh lokasi terdampak rencana di Aceh.“Sabar ya ananda semua, Insya Allah proses pembangunan dan renovasi saat ini terus dilakukan oleh Pemerintah.

Mari kita berdo’a bersama agar semua bisa segera selesai dan Insya Allah di akhir 2027 ananda semua bisa bersekolah di gedung baru dan mengikuti proses belajar mengajar seperti biasa.

Semangat ya ananda semua,” imbau Kak Na menyemangati.Usai bersilaturrahmi dengan para siswa, Kepala Sekolah, Reje dan masyarakat. Kak Na sempat meninjau lokasi sekolah yang porak poranda dihantam material bandang. []

Kabupaten Pertama Gelar Rakor, Kak Na Apresiasi Pembina Posyandu Pidie

PIDIE ( Inforakyataceh ) Pembina Posyandu Aceh Marlina Muzakir, mengapresiasi Pembina Posyandu Pidie Rohana Razali Sarjani, yang telah menggelar Rapat Koordinasi Posyandu di daerah yang terkenal dengan kerupuk mulieng tersebut.

Hal tersebut disampaikan oleh Marlina, dalam sambutannya pada Rapat Koordinasi Posyandu Kabupaten Pidie tahun 2026, di Pidie Convention Center, Selasa (21/7/2026).

“Apresiasi yang tinggi kami sampaikan kepada Ibu Rohana selaku Pembina Posyandu Pidie beserta jajaran yang telahenggelar Rakor Posyandu. Pidie merupakan kabupaten pertama di Aceh yang telah menggelar Rakor Posyandu. Pidie luar biasa,” ucap Kak Na.

Dalam sambutannya, istri Gubernur Aceh itu juga mengajak para kader terus meningkatkan pemahamannya terkait Posyandu yang kini telah bertransformasi dengan 6 Standar Pelayanan Minimum.

“Para kader harus benar-benar menguasai 6 SPM serta membangun koordinasi dngan Satuan Kerja Perangkat Kabupaten terkait. Pemahaman kader terkait 6 SPM akan semakin mempermudah kerja-kerja para kader dalam memyosialisasikan tranformasi Posyandu,” kata Kak Na.

“6 SPM Posyandu yang terdiri atas Kesehatan, Pendidikan, Pekerjaan Umum, Perumahan Rakyat dan Trantibum Linmas merupakan transformasi Posyandu menjadi pusat layanan dasar terpadu. Transformasi ini tentu harus benar-benar dipahami oleh kader serta terus disosialisasikan kepada masyarakat luas,” sambung Kak Na.

Dalam sambutannya, Kak Na juga mengingatkan kader untuk selalu melakukan koordinasi intens dengan Pembina Posyandu Kabupaten agar penanganan lebih terarah.

“Dengan koordinasi yang baik, maka pendataan dan pemetaan masalah bisa lebih mudah dan terarah. Dengan demikian, upaya penanganan dan pencegahan stunting bisa lebih baik dan terukur,” kata Kak Na.

Rakor Posyandu Kabupaten Pidie tahun 2026 dibuka secara langsung oleh Bupati Pidie Sarjani Abdullah. Dalam sambutannya sebelum membuka rakor, Sarjani menyampaikan apresiasi atas kesediaan Pembina Posyandu Aceh untuk hadir dan memberikan arahan langsung kepada para kader Posyandu Pidie. []

Wagub Aceh Perkuat Silaturahmi dengan Ulama dan Dayah di Aceh Selatan

Aceh Selatan ( Inforakyataceh ) Wakil Gubernur Aceh melaksanakan rangkaian safari silaturahmi dengan para ulama melalui kunjungan ke sejumlah dayah di Kabupaten Aceh Selatan, Minggu (19/7/2026).

Kegiatan tersebut merupakan bagian dari komitmen Pemerintah Aceh untuk memperkuat sinergi dengan ulama dan lembaga pendidikan dayah sebagai mitra strategis dalam membangun Aceh yang islami, maju, bermartabat dan berkelanjutan.

Rangkaian kegiatan diawali dengan menghadiri Haul Abuya Syekh H. Adnan Mahmud (Nek Abu), Tgk. Syaikh H. Baidhawi Adnan (Abati), dan Tgk. Syaikh H. Marhaban Adnan (Waled) di Dayah Ashhabul Yamin, Keude Bakongan, Kabupaten Aceh Selatan, yang dipimpin Tgk. H. Ibnu Aqil Baidhawi (Abu Muda). Haul tersebut berlangsung khidmat dan dihadiri para ulama, santri, alumni, serta masyarakat yang mengikuti rangkaian khataman Al-Qur’an, samadiah, doa bersama, dan kenduri.

Usai menghadiri haul, Wakil Gubernur melanjutkan silaturahmi ke Dayah Himmatul ‘Amal di Gampong Pasie Kuala Ba’u, Kecamatan Kluet Utara, yang dipimpin Tgk. Muhibbut Thibri. Selanjutnya, rombongan mengunjungi Dayah Madinatuddiniyah Babussa’adah di Gampong Teupin Gajah, Kecamatan Pasie Raja, yang dipimpin Tgk. H. Erly Safriza, Lc.

Rangkaian safari silaturahmi kemudian ditutup dengan kunjungan ke Dayah Darul Ihsan Al-Waliyah di Gampong Pawoh, Kecamatan Labuhan Haji, Kabupaten Aceh Selatan, yang dipimpin Abuya Syekh H. Amran Waly Al-Khalidi.Dalam setiap kunjungan tersebut, Wakil Gubernur berdialog dengan para pimpinan dayah, para santri, tokoh masyarakat, serta warga sekitar.

Selain mempererat silaturahmi antara umara dan ulama, kunjungan tersebut juga dimanfaatkan untuk menyerap berbagai aspirasi masyarakat terkait penguatan pendidikan dayah, pembangunan infrastruktur, pemberdayaan ekonomi, serta berbagai kebutuhan masyarakat lainnya. Aspirasi yang disampaikan akan menjadi bahan masukan bagi Pemerintah Aceh dalam merumuskan kebijakan dan program pembangunan yang lebih tepat sasaran.

Dalam kesempatan tersebut, Wakil Gubernur turut menyerahkan bantuan berupa sarung, mukena, peci, sajadah, dan baju koko kepada sejumlah dayah yang dikunjungi. Bantuan tersebut diharapkan dapat mendukung kegiatan ibadah serta proses pendidikan para santri, sekaligus menjadi wujud perhatian Pemerintah Aceh terhadap pengembangan pendidikan dayah.

Safari silaturahmi ini menjadi penegasan komitmen Pemerintah Aceh untuk terus memperkuat kemitraan dengan ulama dan lembaga pendidikan dayah sebagai pilar pembangunan sumber daya manusia.

Melalui sinergi yang erat antara umara dan ulama, Pemerintah Aceh berharap nilai-nilai syariat Islam, pendidikan, serta pembinaan akhlak generasi muda dapat terus terjaga dan berkembang seiring dengan pembangunan daerah.

Turut mendampingi Wakil Gubernur dalam rangkaian safari silaturahmi tersebut Plt. Kepala Dinas Pendidikan Dayah Aceh, Muhsin, S.Pd.I., M.Pd.I., serta Kepala Biro Administrasi Pimpinan Setda Aceh, Akkar Arafat, S.STP., M.Si.

Sekda Aceh M. Nasir Syamaun Raih Anugerah Tokoh Inspiratif Nasional 2026 dari SMSI

JAKARTA (Inforakyataceh) Sekretaris Daerah (Sekda) Aceh, M. Nasir Syamaun, menerima Anugerah Serikat Media Siber Indonesia (SMSI) sebagai Tokoh Inspiratif Nasional 2026 dalam acara penganugerahan yang berlangsung di Hall Dewan Pers, Jakarta Pusat, Kamis (18/6/2026) malam.

Penghargaan tersebut diberikan berdasarkan Surat Usulan Pengurus SMSI Provinsi Aceh Nomor 048/SMSI-Aceh/VI/2026 sebagai bentuk apresiasi atas dedikasi, kepemimpinan, serta kontribusi M. Nasir dalam mendorong kemajuan pemerintahan, pembangunan daerah, olahraga, dan kemitraan dengan media.Ketua Umum SMSI Pusat, Firdaus, melalui panitia pelaksana menyebutkan bahwa M. Nasir dinilai berhasil mengawal berbagai program strategis Pemerintah Aceh bersama Gubernur Aceh Muzakir Manaf dan Wakil Gubernur Fadhlullah.

Salah satu capaian yang menjadi pertimbangan pemberian penghargaan tersebut adalah keberhasilan Pemerintah Aceh meraih predikat A- dalam evaluasi Reformasi Birokrasi oleh Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PANRB).

Hasil evaluasi tahun 2025 menunjukkan Indeks Reformasi Birokrasi Aceh mencapai 82,73, meningkat dari 79,69 pada tahun sebelumnya yang masih berada pada predikat BB.Selain itu, Aceh juga mencatat prestasi membanggakan di bidang demokrasi. Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS), Aceh memperoleh skor 83,43 poin dalam Indeks Demokrasi Indonesia (IDI) Tahun 2025, menempatkan provinsi tersebut pada peringkat pertama di Sumatera dan peringkat ketujuh secara nasional.

Dedikasi M. Nasir juga terlihat dalam bidang olahraga. Ia turut membantu Gubernur Aceh Muzakir Manaf dan Wakil Gubernur Fadhlullah mempersiapkan kontingen Aceh pada Pekan Olahraga Nasional (PON) XXI Aceh-Sumut Tahun 2024 hingga berhasil membawa Aceh masuk dalam jajaran enam besar nasional.

Atas berbagai capaian tersebut, SMSI menetapkan M. Nasir sebagai salah satu penerima Anugerah Tokoh Inspiratif Nasional 2026.Dalam sambutannya, M. Nasir menyampaikan rasa syukur dan terima kasih kepada SMSI atas penghargaan yang diberikan.“Saya mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada SMSI atas penganugerahan ini.

Harapan saya, penghargaan ini menjadi motivasi bagi seluruh penerima anugerah untuk terus berkontribusi bagi kebaikan di masa depan. Masyarakat menanti kinerja nyata dari kita. Karena itu, tanggung jawab kita adalah menjaga kepercayaan ini dan menjadikannya pemacu semangat untuk terus menebar manfaat bagi masyarakat luas,” ujar Nasir.

Pada kesempatan tersebut, Sekda Aceh juga menyampaikan bahwa Pemerintah Aceh saat ini tengah mengawal proses revisi Undang-Undang Nomor 11 Tahun 2006 tentang Pemerintahan Aceh.

Karena itu, ia mengharapkan dukungan seluruh insan pers untuk bersama-sama mengawal berbagai agenda strategis pembangunan daerah.“Terima kasih kepada rekan-rekan media, khususnya SMSI Aceh, yang selama ini secara konsisten membantu Pemerintah Aceh dalam mendorong perbaikan tata kelola pemerintahan, percepatan pembangunan, pengentasan kemiskinan, peningkatan pertumbuhan ekonomi, hingga peningkatan kualitas pendidikan di Aceh,” katanya.

Nasir menegaskan bahwa penghargaan tersebut bukanlah tujuan akhir, melainkan amanah yang harus dijaga dengan kerja nyata dan pengabdian yang lebih baik kepada masyarakat.“Kami berkomitmen untuk menjaga amanah ini dengan terus meningkatkan kinerja demi mewujudkan masa depan Aceh yang lebih maju, sejahtera, dan gemilang,” tutupnya.

Ketua PSI Aceh Temui Kapolda, Bahas Ekonomi Rakyat hingga Kolaborasi Bangun Aceh

Banda Aceh – Ketua DPW Partai Solidaritas Indonesia (PSI) Aceh, T Rival Amiruddin, melakukan kunjungan silaturahmi dengan Kapolda Aceh, Marzuki Ali Basyah, di Polda Aceh pada Selasa (2/6/2026)kemarin.

Pertemuan tersebut berlangsung hangat dan membahas berbagai isu strategis, termasuk perekonomian masyarakat serta sinergi membangun Aceh yang lebih maju.

Dalam pertemuan itu, T Rival Amiruddin menegaskan bahwa PSI memiliki perhatian besar terhadap kondisi ekonomi masyarakat Aceh.

Menurut Rival, peningkatan kesejahteraan rakyat harus menjadi fokus bersama seluruh elemen di daerah.

“PSI sangat peduli terhadap perekonomian rakyat Aceh. Kami ingin hadir dan berkontribusi untuk mendorong kesejahteraan masyarakat melalui berbagai program dan kolaborasi yang konstruktif,” ujar Amiruddin.

Amiruddin juga menyampaikan komitmennya setelah dipercaya memimpin DPW PSI Aceh. Ia menegaskan akan merangkul seluruh elemen masyarakat tanpa membedakan latar belakang maupun pilihan politik.

“Dengan terpilihnya saya sebagai Ketua DPW PSI Aceh, saya ingin merangkul seluruh elemen masyarakat.

Tidak perlu ada kekhawatiran, saya bukan ancaman bagi siapa pun. Kita semua memiliki tujuan yang sama, yaitu membangun Aceh menjadi lebih baik,” kata Rival

Sementara itu, Kapolda Aceh, Marzuki Ali Basyah, menyampaikan ucapan selamat kepada Amiruddin atas amanah barunya sebagai Ketua DPW PSI Aceh.

Kapolda berharap kepemimpinan baru tersebut dapat membawa energi positif bagi pembangunan daerah.

Kapolda juga mengajak PSI Aceh untuk menjalin kolaborasi dan komunikasi yang baik dalam mendukung berbagai program pembangunan serta menjaga situasi yang kondusif di Aceh.

“Selamat atas terpilihnya Saudara T Rival Amiruddin sebagai Ketua DPW PSI Aceh. Mari kita berkolaborasi dan bersinergi demi kemajuan Aceh serta kesejahteraan masyarakat,” ujar Marzuki.

Pertemuan tersebut menjadi momentum awal untuk memperkuat sinergi antara unsur kepolisian dan partai politik dalam mendukung pembangunan daerah, menjaga stabilitas, serta mendorong pertumbuhan ekonomi yang berdampak langsung bagi masyarakat Aceh.