Gotong Royong TNI dan Warga Pulihkan Masjid Raudlatul Huda di Langkahan

Aceh Utara ( Aceh dalam berita ) Senin 19-1-2026 Personel Batalyon Zeni Tempur (Yonzipur) 5/Arati Bhaya Wighina bersama personel Koramil 29/Langkahan, Kodim 0103/Aceh Utara, melaksanakan kegiatan pembersihan Masjid Raudlatul Huda di Desa Bantayan, Kecamatan Langkahan, Kabupaten Aceh Utara, pasca bencana alam banjir bandang dan tanah longsor yang melanda sebagian wilayah Provinsi Aceh, termasuk Aceh Utara.  dan telah mencapai progres 100 persen.

Pembersihan masjid tersebut dilakukan sebagai bentuk kepedulian TNI terhadap fasilitas ibadah yang terdampak bencana, sekaligus untuk membantu masyarakat agar dapat kembali melaksanakan aktivitas keagamaan dengan aman dan nyaman. Lumpur, sampah, serta sisa material yang terbawa arus banjir bandang sebelumnya menutupi sebagian besar area masjid, baik di dalam maupun di halaman sekitar.

Danramil 29/Langkahan, Kapten Kav Musriatman, di sela-sela kegiatan menyampaikan bahwa keterlibatan personel TNI dalam pembersihan masjid ini merupakan bagian dari tugas kemanusiaan dan wujud nyata kemanunggalan TNI dengan rakyat.

“Pembersihan Masjid Raudlatul Huda ini kami lakukan sebagai bentuk kepedulian TNI terhadap masyarakat yang terdampak bencana. Masjid merupakan pusat kegiatan ibadah dan sosial warga, sehingga sudah sepatutnya kami membantu agar masjid ini dapat segera difungsikan kembali,” ujar Kapten Kav Musriatman.

Ia mengungkapkan bahwa kondisi masjid pasca banjir bandang cukup memprihatinkan, dengan lumpur tebal yang menutupi lantai serta beberapa bagian bangunan yang kotor akibat genangan air dan material longsor.

“Sejak pagi, personel Yonzipur 5 dan Koramil 29/Langkahan bersama warga bahu-membahu membersihkan lumpur, mengangkut sampah, serta merapikan kembali lingkungan sekitar masjid. Alhamdulillah, hari ini progres pembersihan telah mencapai 100 persen dan masjid sudah bisa kembali digunakan untuk beribadah,” ungkapnya.

Beliau berharap, melalui kegiatan ini dapat meringankan beban masyarakat serta mempercepat proses pemulihan pasca bencana di wilayah Kecamatan Langkahan.

“Kami berharap kehadiran TNI di tengah masyarakat ini dapat memberikan semangat dan motivasi bagi warga untuk bangkit kembali setelah bencana. Semoga kebersamaan dan gotong royong seperti ini terus terjalin demi menjaga persatuan dan kepedulian sosial,” harapnya.

Sementara itu, salah seorang warga setempat yang turut menyaksikan kegiatan tersebut menyampaikan rasa terima kasihnya kepada seluruh personel TNI yang telah membantu membersihkan masjid.
“Kami sangat berterima kasih kepada bapak-bapak TNI dari Yonzipur 5 dan Koramil 29/Langkahan. Tanpa bantuan mereka, kami mungkin akan membutuhkan waktu lebih lama untuk membersihkan masjid ini,” ujarnya.

Ia menuturkan bahwa sejak terjadinya banjir bandang dan tanah longsor, Masjid Raudlatul Huda tidak dapat digunakan karena dipenuhi lumpur dan kotoran yang terbawa arus.

“Masjid ini sempat tidak bisa dipakai untuk salat berjamaah karena kondisinya sangat kotor. Alhamdulillah, sekarang sudah bersih kembali berkat kerja keras TNI dan warga,” tuturnya.

Ia juga berharap agar ke depan wilayah Desa Bantayan dan sekitarnya terhindar dari bencana serupa, serta memohon perhatian semua pihak untuk membantu pemulihan sarana dan prasarana lainnya yang masih terdampak.

“Kami berharap semoga tidak ada lagi bencana seperti ini. Kami juga berharap bantuan dan perhatian terus diberikan untuk memulihkan fasilitas umum lainnya yang rusak akibat banjir dan longsor,” pungkasnya.

Kegiatan pembersihan masjid ini menjadi bukti nyata sinergi antara TNI dan masyarakat dalam menghadapi dampak bencana alam, sekaligus memperkuat nilai-nilai gotong royong dan kepedulian sosial di tengah masyarakat Aceh Utara.

Gotong Royong TNI dan Warga Pulihkan Masjid Raudlatul Huda di Langkahan

Aceh Utara ( Aceh dalam berita ) Senin 19-1-2026 Personel Batalyon Zeni Tempur (Yonzipur) 5/Arati Bhaya Wighina bersama personel Koramil 29/Langkahan, Kodim 0103/Aceh Utara, melaksanakan kegiatan pembersihan Masjid Raudlatul Huda di Desa Bantayan, Kecamatan Langkahan, Kabupaten Aceh Utara, pasca bencana alam banjir bandang dan tanah longsor yang melanda sebagian wilayah Provinsi Aceh, termasuk Aceh Utara.  dan telah mencapai progres 100 persen.

Pembersihan masjid tersebut dilakukan sebagai bentuk kepedulian TNI terhadap fasilitas ibadah yang terdampak bencana, sekaligus untuk membantu masyarakat agar dapat kembali melaksanakan aktivitas keagamaan dengan aman dan nyaman. Lumpur, sampah, serta sisa material yang terbawa arus banjir bandang sebelumnya menutupi sebagian besar area masjid, baik di dalam maupun di halaman sekitar.

Danramil 29/Langkahan, Kapten Kav Musriatman, di sela-sela kegiatan menyampaikan bahwa keterlibatan personel TNI dalam pembersihan masjid ini merupakan bagian dari tugas kemanusiaan dan wujud nyata kemanunggalan TNI dengan rakyat.

“Pembersihan Masjid Raudlatul Huda ini kami lakukan sebagai bentuk kepedulian TNI terhadap masyarakat yang terdampak bencana. Masjid merupakan pusat kegiatan ibadah dan sosial warga, sehingga sudah sepatutnya kami membantu agar masjid ini dapat segera difungsikan kembali,” ujar Kapten Kav Musriatman.

Ia mengungkapkan bahwa kondisi masjid pasca banjir bandang cukup memprihatinkan, dengan lumpur tebal yang menutupi lantai serta beberapa bagian bangunan yang kotor akibat genangan air dan material longsor.

“Sejak pagi, personel Yonzipur 5 dan Koramil 29/Langkahan bersama warga bahu-membahu membersihkan lumpur, mengangkut sampah, serta merapikan kembali lingkungan sekitar masjid. Alhamdulillah, hari ini progres pembersihan telah mencapai 100 persen dan masjid sudah bisa kembali digunakan untuk beribadah,” ungkapnya.

Beliau berharap, melalui kegiatan ini dapat meringankan beban masyarakat serta mempercepat proses pemulihan pasca bencana di wilayah Kecamatan Langkahan.

“Kami berharap kehadiran TNI di tengah masyarakat ini dapat memberikan semangat dan motivasi bagi warga untuk bangkit kembali setelah bencana. Semoga kebersamaan dan gotong royong seperti ini terus terjalin demi menjaga persatuan dan kepedulian sosial,” harapnya.

Sementara itu, salah seorang warga setempat yang turut menyaksikan kegiatan tersebut menyampaikan rasa terima kasihnya kepada seluruh personel TNI yang telah membantu membersihkan masjid.
“Kami sangat berterima kasih kepada bapak-bapak TNI dari Yonzipur 5 dan Koramil 29/Langkahan. Tanpa bantuan mereka, kami mungkin akan membutuhkan waktu lebih lama untuk membersihkan masjid ini,” ujarnya.

Ia menuturkan bahwa sejak terjadinya banjir bandang dan tanah longsor, Masjid Raudlatul Huda tidak dapat digunakan karena dipenuhi lumpur dan kotoran yang terbawa arus.

“Masjid ini sempat tidak bisa dipakai untuk salat berjamaah karena kondisinya sangat kotor. Alhamdulillah, sekarang sudah bersih kembali berkat kerja keras TNI dan warga,” tuturnya.

Ia juga berharap agar ke depan wilayah Desa Bantayan dan sekitarnya terhindar dari bencana serupa, serta memohon perhatian semua pihak untuk membantu pemulihan sarana dan prasarana lainnya yang masih terdampak.

“Kami berharap semoga tidak ada lagi bencana seperti ini. Kami juga berharap bantuan dan perhatian terus diberikan untuk memulihkan fasilitas umum lainnya yang rusak akibat banjir dan longsor,” pungkasnya.

Kegiatan pembersihan masjid ini menjadi bukti nyata sinergi antara TNI dan masyarakat dalam menghadapi dampak bencana alam, sekaligus memperkuat nilai-nilai gotong royong dan kepedulian sosial di tengah masyarakat Aceh Utara.

Bibit Sudah Tumbuh di Atas Lumpur Sisa Banjir, Kapolda Aceh Wujudkan Ketahanan Pangan Warga Aceh Tamiang

Aceh Tamiang  ( Aceh dalam berita ) Senin 19-1-2926 Lumpur sisa banjir yang sebelumnya menjadi simbol bencana kini berubah menjadi sumber harapan baru bagi masyarakat Aceh Tamiang. Melalui program ketahanan pangan yang digagas Kapolda Aceh Irjen Pol. Drs. Marzuki Alibasyah, M.M., lahan bekas genangan banjir dimanfaatkan sebagai media tanam palawija untuk mendorong pemulihan ekonomi warga terdampak.

Program ini mulai menunjukkan hasil positif. Bibit-bibit pertanian yang ditanam di atas tanah berlumpur tersebut kini telah tumbuh, menandai keberhasilan upaya pemanfaatan lahan pascabanjir secara produktif.

Sebagai tindak lanjut, Bhabinkamtibmas jajaran Polres Aceh Tamiang menyalurkan bantuan berupa karung dan bibit pertanian kepada masyarakat terdampak banjir. Bibit yang diberikan meliputi terong, gambas, tomat, cabai, timun, hingga semangka. Bantuan ini diharapkan dapat membantu warga memenuhi kebutuhan pangan sekaligus meningkatkan perekonomian keluarga.

Kabid Humas Polda Aceh Kombes Pol. Joko Krisdiyanto, S.I.K., menjelaskan bahwa kegiatan tersebut merupakan bagian dari komitmen Polri dalam mendampingi masyarakat, khususnya pascabencana alam.

“Hasil penanaman sebelumnya sudah mulai terlihat. Sejumlah bibit palawija telah tumbuh dengan baik. Lumpur yang sebelumnya menjadi sisa bencana kini berubah menjadi harapan baru bagi masyarakat,” ujarnya.

Melalui program ini, Polda Aceh tidak hanya hadir dalam menjaga keamanan, tetapi juga berperan aktif dalam mendukung ketahanan pangan dan pemulihan kehidupan sosial ekonomi masyarakat Aceh Tamiang pascabanjir, tutup Kabid Humas.

Bibit Sudah Tumbuh di Atas Lumpur Sisa Banjir, Kapolda Aceh Wujudkan Ketahanan Pangan Warga Aceh Tamiang

Aceh Tamiang  ( Aceh dalam berita ) Senin 19-1-2926 Lumpur sisa banjir yang sebelumnya menjadi simbol bencana kini berubah menjadi sumber harapan baru bagi masyarakat Aceh Tamiang. Melalui program ketahanan pangan yang digagas Kapolda Aceh Irjen Pol. Drs. Marzuki Alibasyah, M.M., lahan bekas genangan banjir dimanfaatkan sebagai media tanam palawija untuk mendorong pemulihan ekonomi warga terdampak.

Program ini mulai menunjukkan hasil positif. Bibit-bibit pertanian yang ditanam di atas tanah berlumpur tersebut kini telah tumbuh, menandai keberhasilan upaya pemanfaatan lahan pascabanjir secara produktif.

Sebagai tindak lanjut, Bhabinkamtibmas jajaran Polres Aceh Tamiang menyalurkan bantuan berupa karung dan bibit pertanian kepada masyarakat terdampak banjir. Bibit yang diberikan meliputi terong, gambas, tomat, cabai, timun, hingga semangka. Bantuan ini diharapkan dapat membantu warga memenuhi kebutuhan pangan sekaligus meningkatkan perekonomian keluarga.

Kabid Humas Polda Aceh Kombes Pol. Joko Krisdiyanto, S.I.K., menjelaskan bahwa kegiatan tersebut merupakan bagian dari komitmen Polri dalam mendampingi masyarakat, khususnya pascabencana alam.

“Hasil penanaman sebelumnya sudah mulai terlihat. Sejumlah bibit palawija telah tumbuh dengan baik. Lumpur yang sebelumnya menjadi sisa bencana kini berubah menjadi harapan baru bagi masyarakat,” ujarnya.

Melalui program ini, Polda Aceh tidak hanya hadir dalam menjaga keamanan, tetapi juga berperan aktif dalam mendukung ketahanan pangan dan pemulihan kehidupan sosial ekonomi masyarakat Aceh Tamiang pascabanjir, tutup Kabid Humas.

Bibit Sudah Tumbuh di Atas Lumpur Sisa Banjir, Kapolda Aceh Wujudkan Ketahanan Pangan Warga Aceh Tamiang

Aceh Tamiang  ( Aceh dalam berita ) Senin 19-1-2926 Lumpur sisa banjir yang sebelumnya menjadi simbol bencana kini berubah menjadi sumber harapan baru bagi masyarakat Aceh Tamiang. Melalui program ketahanan pangan yang digagas Kapolda Aceh Irjen Pol. Drs. Marzuki Alibasyah, M.M., lahan bekas genangan banjir dimanfaatkan sebagai media tanam palawija untuk mendorong pemulihan ekonomi warga terdampak.

Program ini mulai menunjukkan hasil positif. Bibit-bibit pertanian yang ditanam di atas tanah berlumpur tersebut kini telah tumbuh, menandai keberhasilan upaya pemanfaatan lahan pascabanjir secara produktif.

Sebagai tindak lanjut, Bhabinkamtibmas jajaran Polres Aceh Tamiang menyalurkan bantuan berupa karung dan bibit pertanian kepada masyarakat terdampak banjir. Bibit yang diberikan meliputi terong, gambas, tomat, cabai, timun, hingga semangka. Bantuan ini diharapkan dapat membantu warga memenuhi kebutuhan pangan sekaligus meningkatkan perekonomian keluarga.

Kabid Humas Polda Aceh Kombes Pol. Joko Krisdiyanto, S.I.K., menjelaskan bahwa kegiatan tersebut merupakan bagian dari komitmen Polri dalam mendampingi masyarakat, khususnya pascabencana alam.

“Hasil penanaman sebelumnya sudah mulai terlihat. Sejumlah bibit palawija telah tumbuh dengan baik. Lumpur yang sebelumnya menjadi sisa bencana kini berubah menjadi harapan baru bagi masyarakat,” ujarnya.

Melalui program ini, Polda Aceh tidak hanya hadir dalam menjaga keamanan, tetapi juga berperan aktif dalam mendukung ketahanan pangan dan pemulihan kehidupan sosial ekonomi masyarakat Aceh Tamiang pascabanjir, tutup Kabid Humas.

Wujud Kepedulian, Polres Pidie Bantu Bersihkan Rumah Warga Kecamatan Mutiara

Mapolres Sigli  ( Aceh dalam berita ) Senin 19-1-2026 Sebagai wujud kepedulian dan pengabdian kepada masyarakat, personel Polres Pidie kembali melaksanakan kegiatan pembersihan rumah warga di Lingkungan Sejahtera, Gampong Baro Yaman, Kecamatan Mutiara.

Kegiatan pembersihan tersebut dilaksanakan di rumah milik Rosnaini Binti M. Amin (54), seorang ibu rumah tangga. Personel Polres Pidie secara bergotong royong membersihkan bagian dalam maupun sekitar rumah guna menciptakan lingkungan yang bersih, sehat, dan nyaman.

Kegiatan sosial ini merupakan bentuk kehadiran Polri di tengah masyarakat untuk memberikan manfaat secara langsung serta mempererat hubungan silaturahmi antara Polri dan warga.

Kapolres Pidie AKBP Jaka Mulyana, S.I.K., M.I.K., melalui Kasi Humas AKP Anwar, S.Ag menyampaikan bahwa kegiatan tersebut merupakan bentuk kepedulian Polri terhadap kondisi sosial masyarakat.

“Kegiatan pembersihan rumah warga ini merupakan wujud nyata kepedulian Polres Pidie kepada masyarakat. Kami ingin memastikan kehadiran Polri benar-benar dirasakan manfaatnya, khususnya bagi warga yang membutuhkan, sekaligus mempererat hubungan antara Polri dan masyarakat,” ujar Kapolres Pidie.

Sementara itu, pemilik rumah, Rosnaini Binti M. Amin, menyampaikan rasa terima kasih dan apresiasi atas bantuan yang diberikan oleh personel Polres Pidie.

“Saya mengucapkan terima kasih kepada Bapak-bapak Polisi dari Polres Pidie yang telah membantu membersihkan rumah kami. Bantuan ini sangat berarti bagi kami,” ungkapnya.

Wujud Kepedulian, Polres Pidie Bantu Bersihkan Rumah Warga Kecamatan Mutiara

Mapolres Sigli  ( Aceh dalam berita ) Senin 19-1-2026 Sebagai wujud kepedulian dan pengabdian kepada masyarakat, personel Polres Pidie kembali melaksanakan kegiatan pembersihan rumah warga di Lingkungan Sejahtera, Gampong Baro Yaman, Kecamatan Mutiara.

Kegiatan pembersihan tersebut dilaksanakan di rumah milik Rosnaini Binti M. Amin (54), seorang ibu rumah tangga. Personel Polres Pidie secara bergotong royong membersihkan bagian dalam maupun sekitar rumah guna menciptakan lingkungan yang bersih, sehat, dan nyaman.

Kegiatan sosial ini merupakan bentuk kehadiran Polri di tengah masyarakat untuk memberikan manfaat secara langsung serta mempererat hubungan silaturahmi antara Polri dan warga.

Kapolres Pidie AKBP Jaka Mulyana, S.I.K., M.I.K., melalui Kasi Humas AKP Anwar, S.Ag menyampaikan bahwa kegiatan tersebut merupakan bentuk kepedulian Polri terhadap kondisi sosial masyarakat.

“Kegiatan pembersihan rumah warga ini merupakan wujud nyata kepedulian Polres Pidie kepada masyarakat. Kami ingin memastikan kehadiran Polri benar-benar dirasakan manfaatnya, khususnya bagi warga yang membutuhkan, sekaligus mempererat hubungan antara Polri dan masyarakat,” ujar Kapolres Pidie.

Sementara itu, pemilik rumah, Rosnaini Binti M. Amin, menyampaikan rasa terima kasih dan apresiasi atas bantuan yang diberikan oleh personel Polres Pidie.

“Saya mengucapkan terima kasih kepada Bapak-bapak Polisi dari Polres Pidie yang telah membantu membersihkan rumah kami. Bantuan ini sangat berarti bagi kami,” ungkapnya.

Kapolda Aceh : Polisi Teruji Layani Masyarakat Di Masa Bencana

Banda Aceh -( Aceh dalam berita ) Seni 19-1-2026 Polisi hadir dalam tugas penangangan Bencana Alam di beberapa daerah di wilayah Provinsi Aceh, Polisi memiliki kelas dalam melayani dan membantu masyarakat yang terdampak bencana alam tersebut

Hal itu disampaikan Kapolda Aceh Irjen Pol. Drs. Marzuki Alibasyah, M. M, saat memimpin Upacara Hari Kesadaran Nasional yang dipusatkan di Lapangan Apel Mapolda Aceh.

” Polisi sudah teruji, tulus dan sabar dalam melaksanakan tugas penanganan bencana alam selama ini, di wilayah Provinsi Aceh, ” sebut Kapolda Aceh.

Lebih lanjut, Kapolda Aceh menginstruksikan jajarannya untuk taat dan setia kepada tugasnya sebagai personel Polri yang melayani, melindungi dan mengayomi masyarakat serta dalam memelihara Kamtibmas dan penegakan hukum.

Terkait saat ini masih dalam penanganan bencana alam, Polda Aceh tetap melaksanakan tugas kemanusiaan untuk terus melayani dan membantu masyarakat yang terdampak.

Terakhir, Kapolda Aceh meminta jajarannya untuk meningkatkan ketaqwaan kepada Allah SWT dan senantiasa menjaga kesehatan, sehingga dapat melaksanakan tugas dengan baik dalam mengabdi kepada nusa dan bangsa.

Upacara tersebut dihadiri Wakapolda Aceh, Irwasda, Para PJU, Pamen, Pama, Bintara, Tamtama dan ASN Polda Aceh.

Kapolda Aceh : Polisi Teruji Layani Masyarakat Di Masa Bencana

Banda Aceh -( Aceh dalam berita ) Seni 19-1-2026 Polisi hadir dalam tugas penangangan Bencana Alam di beberapa daerah di wilayah Provinsi Aceh, Polisi memiliki kelas dalam melayani dan membantu masyarakat yang terdampak bencana alam tersebut

Hal itu disampaikan Kapolda Aceh Irjen Pol. Drs. Marzuki Alibasyah, M. M, saat memimpin Upacara Hari Kesadaran Nasional yang dipusatkan di Lapangan Apel Mapolda Aceh.

” Polisi sudah teruji, tulus dan sabar dalam melaksanakan tugas penanganan bencana alam selama ini, di wilayah Provinsi Aceh, ” sebut Kapolda Aceh.

Lebih lanjut, Kapolda Aceh menginstruksikan jajarannya untuk taat dan setia kepada tugasnya sebagai personel Polri yang melayani, melindungi dan mengayomi masyarakat serta dalam memelihara Kamtibmas dan penegakan hukum.

Terkait saat ini masih dalam penanganan bencana alam, Polda Aceh tetap melaksanakan tugas kemanusiaan untuk terus melayani dan membantu masyarakat yang terdampak.

Terakhir, Kapolda Aceh meminta jajarannya untuk meningkatkan ketaqwaan kepada Allah SWT dan senantiasa menjaga kesehatan, sehingga dapat melaksanakan tugas dengan baik dalam mengabdi kepada nusa dan bangsa.

Upacara tersebut dihadiri Wakapolda Aceh, Irwasda, Para PJU, Pamen, Pama, Bintara, Tamtama dan ASN Polda Aceh.

Brigjen TNI Dwi Sasongko, S.E., M.H., Menjabat Kasdam Iskandar Muda

Banda Aceh ( Aceh dalam berita ) Senin 19-1-2026 Panglima Komando Daerah Militer Iskandar Muda (Pangdam IM), Mayor Jenderal TNI Joko Hadi Susilo, S.I.P., menghadiri sekaligus memberikan sambutan pada acara ramah tamah serah terima jabatan (sertijab) dan tradisi satuan pejabat Kodam Iskandar Muda yang berlangsung di Banda Aceh.

Acara tersebut dihadiri oleh para pejabat utama Kodam Iskandar Muda, di antaranya Kasdam IM, Irdam IM, Kapoksahli Pangdam IM, Danrindam IM, Danrem 012/Teuku Umar, para Asisten Kasdam IM, para Pamen Ahli Pangdam IM, para Dan/Kabalakdam, para Dansat jajaran Kodam IM, serta Ketua Persit Kartika Chandra Kirana Daerah Iskandar Muda beserta pengurus dan tamu undangan lainnya.

Dalam sambutannya, Pangdam IM mengawali dengan mengajak seluruh hadirin untuk memanjatkan puji dan syukur ke hadirat Allah SWT, Tuhan Yang Maha Esa, karena atas limpahan rahmat dan karunia-Nya, seluruh rangkaian kegiatan serah terima jabatan dan tradisi satuan dapat dilaksanakan dalam keadaan aman, lancar, dan penuh khidmat.

Pangdam IM menegaskan bahwa serah terima jabatan di lingkungan TNI Angkatan Darat merupakan bagian dari dinamika organisasi yang bertujuan untuk meningkatkan kualitas kinerja satuan, sekaligus sebagai sarana pembinaan karier dan regenerasi kepemimpinan. Pergantian pejabat diharapkan dapat menghadirkan semangat baru serta ide-ide segar guna mendorong kemajuan organisasi, khususnya Kodam Iskandar Muda.

Pada kesempatan tersebut, Pangdam IM menyampaikan ucapan terima kasih dan penghargaan setinggi-tingginya kepada Brigadir Jenderal TNI Yudha Fitri atas pengabdian, loyalitas, serta dedikasi selama menjabat sebagai Kepala Staf Kodam Iskandar Muda. Pangdam berharap pengalaman dan pengabdian yang telah diberikan dapat menjadi bekal berharga dalam melaksanakan tugas baru sebagai Staf Khusus Kasad dalam rangka penugasan di kementerian/lembaga. Ucapan terima kasih juga disampaikan kepada Ibu Yudha Fitri yang telah setia mendampingi suami selama bertugas.

Apresiasi yang sama disampaikan kepada Brigadir Jenderal TNI Yudi Yulistyanto, M.A., yang akan melanjutkan pengabdian sebagai Pati Mabes TNI AD dalam rangka memasuki masa pensiun. Pangdam IM menilai, selama menjabat sebagai Irdam Iskandar Muda, Brigjen TNI Yudi Yulistyanto telah menunjukkan dedikasi, keteladanan, serta komitmen tinggi dalam menjaga fungsi pengawasan dan akuntabilitas di lingkungan Kodam IM. Ucapan terima kasih juga disampaikan kepada Ibu Yudi Yulistyanto atas pendampingan dan pengabdian selama ini.

Selanjutnya, Pangdam IM mengucapkan selamat datang dan selamat bertugas kepada Brigadir Jenderal TNI Dwi Sasongko, S.E., M.H., sebagai Kepala Staf Kodam Iskandar Muda yang baru. Dengan bekal pengalaman penugasan sebelumnya, Pangdam optimistis Brigjen TNI Dwi Sasongko mampu menjalankan tugas dengan baik serta menjadi motor penggerak dalam mendukung berbagai program Kodam IM guna mewujudkan prajurit yang profesional, adaptif, dan dicintai rakyat. Ucapan selamat juga disampaikan kepada Ibu Dwi Sasongko dengan harapan dapat segera menyesuaikan diri sebagai Wakil Ketua Persit KCK Daerah Iskandar Muda.

Pangdam IM juga menyampaikan selamat datang kepada Brigadir Jenderal TNI Heri Purwanto, S.E., sebagai Inspektur Kodam Iskandar Muda yang baru. Ia berharap Irdam IM yang baru dapat melanjutkan dan meningkatkan peran pengawasan internal secara objektif, profesional, dan berintegritas guna mendukung terwujudnya tata kelola organisasi Kodam Iskandar Muda yang bersih, transparan, dan akuntabel. Ucapan selamat turut disampaikan kepada Ibu Heri Purwanto.

Lebih lanjut, Pangdam IM menekankan bahwa pergantian pejabat merupakan momentum untuk menjaga kesinambungan kepemimpinan, penyegaran organisasi, serta peningkatan kualitas kinerja satuan. Ia mengajak seluruh prajurit dan PNS Kodam Iskandar Muda untuk memberikan dukungan penuh kepada pejabat yang baru, menjaga loyalitas, soliditas, dan disiplin, serta terus meningkatkan profesionalisme dalam setiap pelaksanaan tugas.

Melalui momentum ramah tamah dan tradisi satuan ini, Pangdam IM berharap dapat semakin mempererat ikatan emosional, kebersamaan, serta rasa kekeluargaan di lingkungan Kodam Iskandar Muda. Semangat kebersamaan dan rasa memiliki terhadap satuan dinilai sebagai kekuatan utama dalam mengemban setiap tugas pengabdian kepada bangsa dan negara.

Acara ramah tamah dan tradisi satuan tersebut berlangsung dengan penuh kehangatan, mencerminkan soliditas serta keharmonisan keluarga besar Kodam Iskandar Muda dalam mendukung kelanjutan kepemimpinan dan pengabdian TNI AD di wilayah Aceh.