Kak Na Berbagi Seragam di Sekolah Darurat Pantan Nangka

ACEH TENGAH ( Inforakyataceh ) Ketua TP PKK Aceh Marlina Muzakir, berkunjung dan membagikan seragam sekolah kepada para siswa yang masih mengikuti proses belajar mengajar di Sekolah Darurat, di Masjid Baitul Hamdi Desa Pantan Nangka Kecamatan Linge, Rabu (22/7/2026).

Meski prihatin dengan kondisi sekolah darurat, istri Gubernur Aceh itu mengaku berbahagia bisa berkunjung dan berkumpul bersama para siswa di sekolah darurat tersebut.“Apa kabar anak-anak Bunda semua? Maaf Bunda baru bisa berkunjung sekarang, padahal sudah kami jadwalkan sejak lama untuk berkunjung ke sini. Tapi Alhamdulillah, hari ini kita bisa bersilaturrahmi,” ujar Kak Na.

Kejadian menggelitik justru terjadi di tengah suasana pertemuan, karena ternyata Kak Na tidak mengingat bahwa dirinya pernah berkunjung ke Pantan Nangka di awal masa bencana.Dirinya bahkan telah mengutus tim untuk mengantarkan genset dan Starlink, untuk mempermudah warga dalam menginformasikan daerah yang di awal bencana sempat terisolir, baik jalur transportasi maupun informasinya, karena listrik dan internet yang putus total serta jalan yang tergerus dan tertimbun material banjir.“Terima kasih Pak Reje yang sudah mengingatkan.

Saya audah sedikit bisa mengingat bahwa di awal bencana pernah ke sini, tapi via udara waktu itu saya ke sini,” ucap Kak Na.Untuk diketahui bersama, sekolah darurat diMasjid Baitul Hamdi Desa Pantan Nangka Kecamatan Linge menampung sebanyak 18 murid TK Negeri Pantan Nangka, 91 murid SD Negeri 11 Linge dan 42 murid SMP Negeri 39 Takengon.

Meski Badan Penanggulangan Bencana Aceh telah mendirikan tenda besar untuk dimanfaatkan sebagai ruang sekolah darurat, namun para guru memilih melakukan proses belajar mengajar ke dalam Masjid, karena jika siang tenda akan terasa sangat panas dan jika hujan tenda eraebut mengalami kebocoran.

Pada kesempatan tersebut Kak Na meminta para guru dan siswa serta masyarakat Desa Pantan Nangka untuk bersabar, karena saat ini pemerintah sedang dan terus mempercepat proses pembangunan kembali maupun renovasi sekolah-sekolah yang rusak di seluruh lokasi terdampak rencana di Aceh.“Sabar ya ananda semua, Insya Allah proses pembangunan dan renovasi saat ini terus dilakukan oleh Pemerintah.

Mari kita berdo’a bersama agar semua bisa segera selesai dan Insya Allah di akhir 2027 ananda semua bisa bersekolah di gedung baru dan mengikuti proses belajar mengajar seperti biasa.

Semangat ya ananda semua,” imbau Kak Na menyemangati.Usai bersilaturrahmi dengan para siswa, Kepala Sekolah, Reje dan masyarakat. Kak Na sempat meninjau lokasi sekolah yang porak poranda dihantam material bandang. []

WAGUB ACEH SILATURAHMI KE DAYAH ABU PAYA PASI, PERKUAT SINERGI PEMERINTAH DAN ULAMA

Banda Aceh ( Inforakyataceh ) Wakil Gubernur Aceh, Fadhlullah, bersilaturahmi dengan pimpinan dan keluarga besar Dayah Abu Paya Pasi, Rabu (22/7/2026).

Kunjungan tersebut berlangsung dalam suasana hangat dan penuh keakraban sebagai bagian dari upaya mempererat sinergi antara Pemerintah Aceh dan kalangan ulama.Wakil Gubernur disambut langsung oleh pimpinan Dayah Abu Paya Pasi, para dewan guru, serta santri.

Dalam suasana sederhana, Fadhlullah turut menikmati jamuan makan pagi bersama sebelum meninjau pembangunan musala di lingkungan dayah.”Silaturahmi dengan ulama dan dayah memiliki arti penting bagi Pemerintah Aceh. Hubungan yang erat antara umara dan ulama menjadi modal utama dalam membangun Aceh yang religius, damai, dan bermartabat,” ujar Fadhlullah.

Menurutnya, dayah memiliki peran strategis dalam membina generasi muda serta menjaga nilai-nilai syariat Islam dan budaya Aceh. Karena itu, Pemerintah Aceh akan terus memperkuat komunikasi dan kolaborasi dengan seluruh elemen dayah.

Pada kesempatan tersebut, Wakil Gubernur juga menyerahkan bantuan perlengkapan ibadah berupa sarung, sajadah, dan mukena sebagai bentuk dukungan Pemerintah Aceh terhadap kebutuhan ibadah di lingkungan dayah.

Fadhlullah berharap silaturahmi seperti ini terus terjalin sehingga hubungan antara pemerintah dan ulama semakin erat. Menurutnya, kebersamaan tersebut menjadi kekuatan penting dalam menjaga persatuan serta mendukung pembangunan Aceh yang berlandaskan nilai-nilai keislaman.

Pertemuan yang berlangsung penuh keakraban itu juga dimanfaatkan untuk bertukar pandangan mengenai penguatan pendidikan dayah, pembinaan masyarakat, serta berbagai upaya memperkuat syiar Islam di Aceh. Pemerintah Aceh berkomitmen untuk terus bersinergi dengan ulama dan dayah dalam mewujudkan pembangunan yang memberi manfaat bagi seluruh masyarakat.

𝗦𝗘𝗞𝗗𝗔 𝗔𝗖𝗘𝗛 𝗧𝗔𝗞𝗭𝗜𝗔𝗛 𝗞𝗘 𝗥𝗨𝗠𝗔𝗛 𝗗𝗨𝗞𝗔 𝗜𝗕𝗨𝗡𝗗𝗔 𝗣𝗘𝗠𝗜𝗠𝗣𝗜𝗡 𝗥𝗘𝗗𝗔𝗞𝗦𝗜 𝗦𝗘𝗥𝗔𝗠𝗕𝗜 𝗜𝗡𝗗𝗢𝗡𝗘𝗦𝗜𝗔 𝗗𝗜 𝗦𝗜𝗚𝗟𝗜

Sigli ( Inforakyataceh ) Sekretaris Daerah Aceh, M. Nasir, menghadiri takziyah sekaligus menyampaikan ucapan bela sungkawa atas wafatnya ibunda Pemimpin Redaksi Harian Serambi Indonesia, Zainal Arifin M. Nur, yakni Hj. Nurasyiah binti Kasem, di Desa Masjid, Kampung Aree, Sigli, Kabupaten Pidie, Selasa malam (21/7/2026).

Almarhumah berpulang ke rahmatullah pada Senin (20/7/2026) pukul 06.15 WIB di kawasan Ulee Kareng, Banda Aceh, dalam usia 90 tahun. Samadiah yang digelar di kampung halaman almarhumah dan dihadiri keluarga, kerabat, serta masyarakat.

Dalam kesempatan tersebut, Sekda Aceh hadir didampingi Asisten Administrasi Umum Sekda Aceh A. Murtala, Juru Bicara Pemerintah Aceh Teuku Kamaruzzaman (Ampon Man), Nurlis Effendi, serta para Kepala SKPA dan Kepala Biro di lingkungan Pemerintah Aceh. Kehadiran rombongan merupakan bentuk empati dan dukungan moril Pemerintah Aceh kepada keluarga yang ditinggalkan.M. Nasir menyampaikan belasungkawa yang mendalam atas wafatnya almarhumah.

Atas nama Pemerintah Aceh, ia mendoakan agar seluruh amal ibadah almarhumah diterima Allah SWT, diampuni segala khilafnya, serta ditempatkan di tempat terbaik di sisi-Nya.”Atas nama Pemerintah Aceh, kami menyampaikan belasungkawa yang sedalam-dalamnya kepada Bapak Zainal Arifin M. Nur dan seluruh keluarga. Semoga almarhumah husnul khatimah dan keluarga yang ditinggalkan diberikan ketabahan serta kekuatan,” ujar M. Nasir.

Sementara itu, Zainal Arifin M. Nur menyampaikan apresiasi dan terima kasih atas kehadiran serta doa yang dipanjatkan oleh Sekda Aceh beserta jajaran Pemerintah Aceh. Ia mengenang almarhumah sebagai sosok yang sangat peduli terhadap pendidikan agama dan pembinaan generasi melalui balai pengajian keluarga yang telah dirintis sejak tahun 1972.

Pemerintah Aceh juga menyampaikan apresiasi kepada keluarga besar Serambi Indonesia yang selama ini menjadi mitra strategis pemerintah dalam menyampaikan informasi pembangunan, kebijakan, dan pelayanan publik kepada masyarakat Aceh. Dukungan media dinilai memiliki peran penting dalam membangun komunikasi yang baik antara pemerintah dan masyarakat.

Kabupaten Pertama Gelar Rakor, Kak Na Apresiasi Pembina Posyandu Pidie

PIDIE ( Inforakyataceh ) Pembina Posyandu Aceh Marlina Muzakir, mengapresiasi Pembina Posyandu Pidie Rohana Razali Sarjani, yang telah menggelar Rapat Koordinasi Posyandu di daerah yang terkenal dengan kerupuk mulieng tersebut.

Hal tersebut disampaikan oleh Marlina, dalam sambutannya pada Rapat Koordinasi Posyandu Kabupaten Pidie tahun 2026, di Pidie Convention Center, Selasa (21/7/2026).

“Apresiasi yang tinggi kami sampaikan kepada Ibu Rohana selaku Pembina Posyandu Pidie beserta jajaran yang telahenggelar Rakor Posyandu. Pidie merupakan kabupaten pertama di Aceh yang telah menggelar Rakor Posyandu. Pidie luar biasa,” ucap Kak Na.

Dalam sambutannya, istri Gubernur Aceh itu juga mengajak para kader terus meningkatkan pemahamannya terkait Posyandu yang kini telah bertransformasi dengan 6 Standar Pelayanan Minimum.

“Para kader harus benar-benar menguasai 6 SPM serta membangun koordinasi dngan Satuan Kerja Perangkat Kabupaten terkait. Pemahaman kader terkait 6 SPM akan semakin mempermudah kerja-kerja para kader dalam memyosialisasikan tranformasi Posyandu,” kata Kak Na.

“6 SPM Posyandu yang terdiri atas Kesehatan, Pendidikan, Pekerjaan Umum, Perumahan Rakyat dan Trantibum Linmas merupakan transformasi Posyandu menjadi pusat layanan dasar terpadu. Transformasi ini tentu harus benar-benar dipahami oleh kader serta terus disosialisasikan kepada masyarakat luas,” sambung Kak Na.

Dalam sambutannya, Kak Na juga mengingatkan kader untuk selalu melakukan koordinasi intens dengan Pembina Posyandu Kabupaten agar penanganan lebih terarah.

“Dengan koordinasi yang baik, maka pendataan dan pemetaan masalah bisa lebih mudah dan terarah. Dengan demikian, upaya penanganan dan pencegahan stunting bisa lebih baik dan terukur,” kata Kak Na.

Rakor Posyandu Kabupaten Pidie tahun 2026 dibuka secara langsung oleh Bupati Pidie Sarjani Abdullah. Dalam sambutannya sebelum membuka rakor, Sarjani menyampaikan apresiasi atas kesediaan Pembina Posyandu Aceh untuk hadir dan memberikan arahan langsung kepada para kader Posyandu Pidie. []

Wagub Aceh Ikuti Rapat Percepatan Pembangunan Huntap Korban Bencana

Banda Aceh ( Inforakyataceh ) Wakil Gubernur Aceh mengikuti rapat koordinasi nasional percepatan pembangunan hunian tetap (huntap) bagi masyarakat terdampak bencana banjir dan longsor secara virtual dari Kantor Gubernur Aceh, Selasa (21/7/2026).

Wakil Gubernur mengikuti rapat yang dipimpin Kepala Satuan Tugas Pemulihan dan Rehabilitasi Pascabencana (PRR) sekaligus Menteri Dalam Negeri, Muhammad Tito Karnavian, didampingi sejumlah kepala Satuan Kerja Perangkat Aceh (SKPA) terkait. Rakor tersebut turut diikuti para gubernur, bupati, dan wali kota dari daerah-daerah yang terdampak bencana di wilayah Sumatera.

Dalam rapat tersebut, para menteri dan pimpinan lembaga memaparkan perkembangan pelaksanaan program pemulihan pascabencana, termasuk progres pembangunan hunian tetap, kendala yang dihadapi di lapangan, serta kebutuhan dukungan dari pemerintah daerah untuk mempercepat pelaksanaannya.

Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP) melaporkan capaian realisasi pembangunan huntap di sejumlah wilayah terdampak, target waktu penyelesaian pembangunan, serta jumlah unit huntap yang akan dibangun di masing-masing daerah. Berbagai kendala yang menjadi hambatan dimulainya pembangunan, seperti kesiapan lahan dan dukungan infrastruktur pendukung, juga menjadi perhatian dalam rapat tersebut.

Selain Kementerian PKP, rapat turut diikuti Sekretaris Jenderal Kementerian Pekerjaan Umum, perwakilan PLN, Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), dan sejumlah pimpinan kementerian serta lembaga lainnya yang terlibat dalam penanganan dan pemulihan pascabencana.

Rapat koordinasi ini menjadi bagian dari upaya pemerintah pusat dan daerah untuk menyelaraskan langkah percepatan pembangunan hunian tetap bagi masyarakat terdampak bencana, sehingga proses pemulihan dapat berjalan sesuai target yang telah ditetapkan.[]

Kapolres Pidie Tegaskan Personel Jauhi Judi Online, Cek Kesiapan Senjata Api Inventaris

Sigli ( Inforakyataceh ) Kapolres Pidie AKBP Jaka Mulyana, S.I.K., M.I.K., menegaskan komitmennya dalam membangun institusi Polri yang disiplin, profesional, dan berintegritas. Selain mengingatkan seluruh personel untuk menjauhi praktik judi online (judol), Kapolres juga memimpin langsung pengecekan senjata api (senpi) inventaris Polres Pidie di Mapolres Pidie, Selasa (21/7/2026).

Kegiatan yang didampingi para Pejabat Utama (PJU) Polres Pidie tersebut bertujuan memastikan seluruh senjata api dinas tersimpan dengan aman, terdokumentasi secara administrasi, serta hanya digunakan oleh personel yang memenuhi persyaratan sesuai ketentuan.Dalam pengecekan itu, Kapolres memeriksa gudang penyimpanan senjata api inventaris serta melakukan pemeriksaan terhadap personel pemegang atau peminjam pakai senjata api genggam.

Kapolres menegaskan bahwa pengecekan senjata api merupakan agenda rutin sebagai bentuk pengawasan internal guna memastikan keamanan penyimpanan, kelengkapan administrasi, serta kesiapan personel dalam menjalankan tugas.

Ia juga kembali mengingatkan seluruh anggota agar menjaga integritas, menghindari segala bentuk pelanggaran, termasuk judi online, yang dapat merusak disiplin, citra institusi, dan kepercayaan masyarakat terhadap Polri.

Melalui kegiatan ini, Polres Pidie terus memperkuat budaya disiplin dan profesionalisme personel, sehingga pelaksanaan tugas dalam memberikan perlindungan, pengayoman, dan pelayanan kepada masyarakat dapat berjalan secara optimal, humanis, dan bertanggung jawab.

BSI Aceh Bersama OJK dan FKIJK Gelar GENCARKAN, Perkuat Literasi dan Inklusi Keuangan Syariah di Aceh

Banda Aceh** ( Inforakyataceh ) PT Bank Syariah Indonesia Tbk (BSI) Regional Aceh bersama Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Aceh dan Forum Komunikasi Industri Jasa Keuangan (FKIJK) Aceh berkolaborasi menyelenggarakan kegiatan **Literasi & Inklusi Keuangan** melalui **Gerakan Nasional Cerdas Keuangan (GENCARKAN)**. Kegiatan ini merupakan wujud komitmen bersama dalam menghadirkan edukasi keuangan yang mudah dipahami serta menjangkau seluruh lapisan masyarakat guna meningkatkan literasi dan inklusi keuangan di Aceh.

Kegiatan tersebut dihadiri oleh Regional CEO BSI Aceh Imsak Ramadhan, Kepala OJK Aceh Daddi Peryoga, Kepala Biro Perekonomian Pemerintah Aceh Zaini, S.Sos., M.M., serta Ketua FKIJK Aceh Fadhil Ilyas. Kegiatan ini diikuti oleh Peserta dari berbagai kalangan, mulai dari Aparatur Sipil Negara (ASN), pegawai BUMN, pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM), hingga mahasiswa.

Regional CEO BSI Aceh, Imsak Ramadhan, menyampaikan bahwa peningkatan literasi dan inklusi keuangan merupakan fondasi penting dalam membangun masyarakat yang lebih mandiri dan sejahtera. Sebagai bank syariah terbesar di Indonesia, BSI berkomitmen untuk terus memperluas akses masyarakat terhadap layanan keuangan syariah yang aman, mudah, dan sesuai prinsip syariah.

“Melalui kolaborasi bersama OJK, FKIJK, dan Pemerintah Aceh, kami berharap masyarakat tidak hanya memahami cara mengelola keuangan secara bijak, tetapi juga semakin mengenal berbagai produk dan layanan keuangan syariah yang dapat dimanfaatkan untuk mendukung aktivitas ekonomi dan meningkatkan kesejahteraan,” ujar Imsak.

Sementara itu, Kepala OJK Aceh, Daddi Peryoga, menegaskan bahwa Gerakan Nasional Cerdas Keuangan (GENCARKAN) merupakan upaya bersama untuk membangun masyarakat yang semakin cerdas dalam mengelola keuangan, mampu mengambil keputusan finansial yang tepat, serta terhindar dari berbagai risiko keuangan dan investasi ilegal.

Pemerintah Aceh melalui Kepala Biro Perekonomian, Zaini, S.Sos., M.M., menyampaikan apresiasi atas sinergi yang terjalin antara pemerintah, regulator, dan industri jasa keuangan dalam meningkatkan kualitas literasi keuangan masyarakat. Menurutnya, peningkatan pemahaman masyarakat terhadap layanan keuangan formal, khususnya keuangan syariah, akan memberikan kontribusi positif terhadap penguatan ekonomi daerah.

Melalui sinergi antara pemerintah, regulator, dan industri jasa keuangan, kegiatan Literasi & Inklusi Keuangan GENCARKAN diharapkan mampu meningkatkan pemahaman masyarakat mengenai pentingnya pengelolaan keuangan yang bijak, mendorong pemanfaatan layanan keuangan formal, serta memperkuat ekosistem keuangan syariah. Upaya ini diharapkan menjadi salah satu pendorong terwujudnya pertumbuhan ekonomi Aceh yang inklusif, berkelanjutan, dan memberikan manfaat bagi seluruh lapisan masyarakat.

Kapolda Aceh Terima Audiensi Kanwil Ditjen Imigrasi dan Ditjen Pemasyarakatan Aceh, Perkuat Sinergi Antarinstansi

Banda Aceh ( Inforakyataceh ) Kapolda Aceh, Irjen Pol. Ruddi Setiawan, S.I.K., S.H., M.H., menerima audiensi dari jajaran Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Imigrasi Aceh dan Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pemasyarakatan Aceh di Ruang Kerja Kapolda Aceh, Mapolda Aceh, Selasa (21/7/2026).

Dalam pertemuan tersebut, Kapolda Aceh didampingi Karoops Polda Aceh, Dirintelkam Polda Aceh, Dirreskrimum Polda Aceh, Dirreskrimsus Polda Aceh, dan Dirtahti Polda Aceh.Sementara itu, rombongan audiensi terdiri atas Kepala Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Imigrasi Aceh beserta Kepala Bagian Tata Usaha, Kepala Bidang Pengawasan dan Penindakan Keimigrasian, serta Kepala Kantor Imigrasi Kelas I TPI Banda Aceh.

Turut hadir pula Kepala Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pemasyarakatan Aceh bersama Kepala Balai Pemasyarakatan Kelas I Banda Aceh, Kepala Lembaga Pemasyarakatan Kelas IIA Banda Aceh, Kepala Lembaga Pemasyarakatan Perempuan Kelas IIB Sigli, Kepala Rumah Tahanan Negara Kelas IIB Jantho, Kepala Lembaga Pemasyarakatan Kelas IIB Lhoknga, dan Kepala Rumah Tahanan Negara Kelas IIB Banda Aceh.

Kabid Humas Polda Aceh, Kombes Pol. Joko Krisdiyanto, S.I.K., mengatakan bahwa audiensi tersebut merupakan bagian dari upaya mempererat hubungan kelembagaan sekaligus meningkatkan koordinasi dan kolaborasi antara Polda Aceh dengan Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Imigrasi Aceh serta Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pemasyarakatan Aceh.”Kegiatan ini bertujuan untuk memperkuat sinergi antarinstansi dalam mendukung pelaksanaan tugas pemerintahan, penegakan hukum, serta peningkatan pelayanan kepada masyarakat,” ujar Joko.

Ia menjelaskan, melalui audiensi tersebut diharapkan koordinasi antarinstansi semakin solid, mekanisme kerja sama menjadi lebih efektif, serta sinergi yang telah terjalin dapat terus ditingkatkan, khususnya dalam mendukung penegakan hukum, pengawasan keimigrasian, pembinaan pemasyarakatan, dan pelayanan publik di Provinsi Aceh.”Dengan terbangunnya komunikasi dan koordinasi yang baik, diharapkan setiap pelaksanaan tugas dapat berjalan lebih optimal demi terciptanya keamanan, ketertiban, dan pelayanan publik yang semakin berkualitas bagi masyarakat Aceh,” pungkasnya.

Wagub Aceh Puji Kinerja Tim PPHD dalam Melayani Jamaah Haji di Tanah Suci

Banda Aceh ( Inforakyataceh ) Wakil Gubernur Aceh, Fadhlullah, menerima silaturahmi Tim Panitia Penyelenggara Haji Daerah (PPHD) Aceh di Meuligoe Wakil Gubernur Aceh, Selasa (21/7/2026).

Pertemuan tersebut menjadi momentum mempererat silaturahmi sekaligus bentuk apresiasi Pemerintah Aceh kepada para petugas yang telah melayani jamaah haji Aceh selama berada di Tanah Suci.Wakil Gubernur menyampaikan terima kasih kepada seluruh Tim PPHD Aceh yang telah mengemban amanah dengan penuh dedikasi dan tanggung jawab.

Menurutnya, kerja keras dan kekompakan para petugas menjadi salah satu faktor penting sehingga jamaah haji Aceh dapat menunaikan seluruh rangkaian ibadah dengan baik dan lancar. “Atas nama Pemerintah Aceh, saya mengucapkan terima kasih kepada seluruh Tim PPHD Aceh yang telah memberikan pelayanan terbaik kepada jamaah haji selama berada di Tanah Suci.

Alhamdulillah, jamaah haji Aceh dapat menjalankan seluruh rangkaian ibadah haji dengan baik. Terima kasih juga atas kehadiran Bapak dan Ibu pada pagi ini untuk kembali mempererat silaturahmi,” ujar Fadhlullah.Wakil Gubernur berharap semangat pengabdian dan kebersamaan yang telah ditunjukkan Tim PPHD Aceh terus dipertahankan.

Pemerintah Aceh akan terus mendukung peningkatan kualitas pelayanan agar jamaah haji Aceh memperoleh layanan yang semakin baik pada musim haji mendatang.Mewakili Tim PPHD Aceh, Tgk. H. Muhammad Yunus, S.H. (Abon Yunus), menyampaikan terima kasih kepada Wakil Gubernur dan Pemerintah Aceh atas dukungan yang diberikan sejak proses seleksi petugas, pembekalan, pelaksanaan tugas di Tanah Suci, hingga seluruh tim kembali ke Aceh.

Menurut Abon Yunus, dukungan tersebut menjadi motivasi bagi seluruh petugas untuk memberikan pelayanan terbaik kepada para tamu Allah.

Ia berharap sinergi antara Pemerintah Aceh dan Tim PPHD terus diperkuat sehingga pelayanan kepada jamaah haji Aceh pada musim-musim haji berikutnya semakin profesional dan maksimal.Silaturahmi tersebut juga dihadiri Drs. Tgk. H. M. Daud Hasbi, M.Ag. (Abi Daud Hasbi) serta Tgk. H. Yazid Al-Yusufi (Abon Yazid), Pimpinan Dayah Madinatuddiniyah Darul Ulumuddin (MADU) Babah Lhung, Kecamatan Blangpidie, Kabupaten Aceh Barat Daya.

Dalam kesempatan tersebut, Abon Yazid memimpin doa sebagai penutup rangkaian silaturahmi.Turut hadir dalam kegiatan tersebut Wakil Wali Kota Banda Aceh, Afdhal Khalilullah, yang juga merupakan jamaah haji Kloter Banda Aceh, Kepala Biro Keistimewaan dan Kesejahteraan Rakyat (Isra) Setda Aceh, Dr. Yusrizal, Kepala Biro Administrasi Pimpinan Setda Aceh, Akkar Arafat, S.STP., M.Si., serta seluruh anggota Tim PPHD Aceh.

Silaturahmi tersebut menjadi wujud komitmen Pemerintah Aceh dalam memperkuat sinergi dengan seluruh unsur penyelenggara haji. Dengan kolaborasi yang semakin baik, Pemerintah Aceh berharap kualitas pelayanan kepada jamaah haji Aceh terus meningkat sehingga para tamu Allah dapat menunaikan ibadah dengan aman, nyaman, khusyuk, dan memperoleh pelayanan terbaik pada setiap musim haji.

Kapolda Aceh Terima Audiensi Pengurus Daerah PP Polri Aceh, Perkuat Sinergi dan Silaturahmi

Banda Aceh ( Inforakyataceh ) Kapolda Aceh, Irjen Pol. Ruddi Setiawan, S.I.K., S.H., M.K., menerima audiensi Pengurus Daerah Persatuan Purnawirawan (PP) Polri Aceh di Ruang Kerja Kapolda Aceh, Mapolda Aceh, Senin (20/7/2026).

Dalam pertemuan tersebut, Kapolda Aceh didampingi Wakapolda Aceh Brigjen Pol. Ari Wahyu Widodo, S.I.K., Karo SDM Polda Aceh, serta Kabid Humas Polda Aceh Sementara itu, rombongan Pengurus Daerah PP Polri Aceh dipimpin oleh Kombes Pol. (Purn.) Ridwan Usman bersama para pengurus, yakni AKBP (Purn.) Nazaruddin, AKBP (Purn.) Masik, AKBP (Purn.) Muliyadi, dan AKBP (Purn.) Sulaiman.

Kabid Humas Polda Aceh Kombes Pol. Joko Krisdiyanto, S. I. K, menjelaskan bahwa audiensi tersebut dilaksanakan dalam rangka mempererat silaturahmi sekaligus memperkuat hubungan kelembagaan antara Polda Aceh dengan Pengurus Daerah PP Polri Aceh.”Pertemuan ini menjadi momentum untuk memperkuat sinergi dan komunikasi antara Polda Aceh dengan para purnawirawan Polri yang telah memberikan pengabdian terbaiknya kepada institusi. Dukungan dan pengalaman para purnawirawan sangat bernilai dalam mendukung pelaksanaan tugas-tugas kepolisian,” ujar Joko.

Ia menambahkan, melalui audiensi tersebut kedua belah pihak berkomitmen untuk terus membangun kerja sama yang harmonis dalam mendukung terwujudnya situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) yang aman, damai, dan kondusif di seluruh wilayah Aceh.”Sinergi yang terjalin antara Polda Aceh dan PP Polri Daerah Aceh diharapkan semakin kuat, sehingga dapat memberikan kontribusi positif dalam menjaga stabilitas keamanan serta mendukung pelaksanaan tugas-tugas Kepolisian di Aceh,” pungkasnya.