Lantik 22 Kepala Sekolah dan Dua Pejabat Pengawas Sekolah, Illiza Dorong Penguatan Pendidikan Berkarakter

Banda Aceh ( Inforakyataceh ) Wali Kota Banda Aceh Illiza Sa’aduddin Djamal melantik dan mengambil sumpah jabatan 22 kepala sekolah serta dua pejabat pengawas sekolah di lingkungan Pemerintah Kota Banda Aceh. Prosesi pelantikan berlangsung di Aula Lantai IV Gedung Mawardy Nurdin, Balai Kota Banda Aceh, Senin (20/7/2026).

Kegiatan tersebut turut dihadiri Asisten Administrasi Umum Setda Kota Banda Aceh, Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM), serta Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kota Banda Aceh.Dalam sambutannya, wali kota mengucapkan selamat kepada seluruh kepala sekolah dan pejabat pengawas yang baru dilantik.

Ia juga menitipkan sejumlah pesan sederhana namun mendasar kepada para kepala sekolah.“Seorang pemimpin harus mampu membahagiakan dirinya terlebih dahulu agar dapat menghadirkan suasana yang nyaman dan menyenangkan bagi peserta didik maupun warga sekolah,” ucap Illiza.

Khusus kepada para kepala sekolah jenjang taman kanak-kanak, ia menekankan pentingnya membentuk karakter anak sejak usia dini. “Selama ini kita hanya sekadar menyelesaikan tugas sehingga karakter sulit terbentuk, bangunlah hubungan emosional yang baik dengan peserta didik,” tambahnya.

Kata Illiza, pendidikan karakter membutuhkan keteladanan, kepedulian, serta komitmen yang kuat dari seluruh warga sekolah. Karena itu, tanggung jawab sebagai kepala sekolah harus ditempatkan sebagai prioritas utama dalam menjalankan amanah.

Ia juga mendorong sekolah memperluas proses pembelajaran di luar ruang kelas melalui kolaborasi dengan berbagai pihak, sehingga peserta didik dapat mengembangkan kemampuan sosial dan soft skill.Di akhir sambutannya, wali kota berharap para kepala sekolah dan pejabat pengawas yang baru dilantik mampu membawa perubahan besar bagi dunia pendidikan di Banda Aceh yang mampu melahirkan generasi yang terdidik dengan baik dan berkarakter. (Zie)

Wawalko Afdhal: Pembangunan Banda Aceh Dimulai dari Pembangunan Karakter Generasi Muda

BANDA ACEH (Inforakyataceh) – Wakil Wali Kota Banda Aceh, Afdhal Khalilullah, menegaskan bahwa pembangunan Kota Banda Aceh tidak hanya berfokus pada pembangunan fisik dan pertumbuhan ekonomi, tetapi harus diawali dengan pembangunan kualitas sumber daya manusia melalui pembinaan karakter generasi muda.

Hal tersebut disampaikan Afdhal saat menjadi pembina upacara pada Perkemahan Pemusatan Latihan Kontingen Jambore Nasional XII sekaligus Pelantikan Pramuka Garuda Penggalang dan Pramuka Garuda Penegak Kwartir Cabang Gerakan Pramuka Kota Banda Aceh Tahun 2026 di SMP Negeri 6 Banda Aceh, Sabtu (18/7/2026).

Kegiatan itu turut dihadiri Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Banda Aceh Sulaiman, Ketua Harian Kwartir Cabang Gerakan Pramuka Kota Banda Aceh Khairuddin, Camat Kuta Alam, Camat Lueng Bata, para kepala sekolah, pembina Pramuka, orang tua peserta, serta tamu undangan lainnya.

Dalam amanatnya, Afdhal menyebut Gerakan Pramuka merupakan wadah penting dalam membentuk karakter, kepemimpinan, kedisiplinan, kepedulian sosial, dan semangat gotong royong. Menurutnya, kualitas generasi muda saat ini akan menentukan masa depan Kota Banda Aceh.”Kesuksesan sebuah kota tidak hanya diukur dari megahnya bangunan atau tingginya pertumbuhan ekonomi, tetapi dari kualitas manusianya. Pramuka adalah investasi terbaik dalam membangun karakter generasi muda,” ujar Afdhal.

Ia mengatakan, tantangan yang dihadapi generasi muda semakin kompleks seiring perkembangan teknologi dan derasnya arus informasi. Karena itu, diperlukan sinergi antara keluarga, sekolah, pemerintah, dan Gerakan Pramuka untuk memperkuat pembinaan karakter agar generasi muda tumbuh menjadi pribadi yang berakhlak, disiplin, dan peduli terhadap sesama.

Afdhal juga berharap anggota Pramuka tidak hanya aktif dalam kegiatan seremonial maupun perlombaan, tetapi mampu menjadi pelopor di tengah masyarakat melalui berbagai aksi sosial, kepedulian terhadap lingkungan, serta memberikan manfaat bagi masyarakat di tingkat gampong.

Menurutnya, pembangunan Banda Aceh harus dimulai dari manusianya dengan melahirkan generasi yang berakhlak, disiplin, peduli, dan siap menjadi pemimpin di masa depan.Pada kesempatan itu, ia mengajak seluruh peserta untuk senantiasa menghormati orang tua dan guru sebagai kunci keberhasilan dalam meraih masa depanIa

Ia meyakini doa dan ridha orang tua menjadi fondasi utama kesuksesan generasi muda.Selain itu, Afdhal mengajak seluruh elemen masyarakat untuk terus bersinergi mewujudkan Banda Aceh yang aman, nyaman, maju, dan sejahtera, termasuk melalui upaya meningkatkan kualitas sumber daya manusia dan menekan angka kemiskinan.

Dalam waktu dekat, Pemerintah Kota Banda Aceh akan memberangkatkan 32 Pramuka Penggalang terbaik hasil seleksi Kwartir Cabang Gerakan Pramuka Kota Banda Aceh untuk mengikuti Jambore Nasional XII di Bumi Perkemahan Cibubur pada 14 Agustus 2026, bertepatan dengan peringatan Hari Pramuka.

Kontingen tersebut merupakan perwakilan dari seluruh SMP di Banda Aceh yang dibagi dalam empat regu, masing-masing beranggotakan delapan peserta. Mereka akan didampingi empat pembina serta empat unsur Kwartir Cabang.

Menutup sambutannya, Afdhal berpesan agar seluruh peserta menjaga disiplin, kekompakan, kesehatan, serta nama baik Kota Banda Aceh selama mengikuti Jambore Nasional. Ia juga mengucapkan selamat kepada para Pramuka Garuda yang baru dilantik dan berharap mereka menjadi teladan bagi generasi muda di lingkungan masing-masing. (Riz)

Polres Pidie Ungkap Motif Menantu Bakar Rumah Mertua

SIGLI (Inforakyataceh) Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polres Pidie mengungkap motif pembakaran rumah milik Nuraini binti Abdul Karim (51), warga Gampong Gajah Ayee, Kecamatan Pidie, yang diduga dilakukan oleh menantunya berinisial HMD (41), Rabu (8/7/2026) siang.

Nuraini diketahui merupakan mertua dari HMD, warga Dusun Dujung Sakti, Kecamatan Kota Baru, Kota Sungai Penuh, Provinsi Jambi, yang berdomisili di Gampong Gajah Ayee.HMD berhasil ditangkap kurang dari 1×24 jam setelah kejadian. Ia diamankan oleh Unit Reaksi Cepat (URC) Satreskrim Polres Pidie yang bekerja sama dengan URC Satreskrim Polres Bireuen di Terminal Bus Bireuen, Kecamatan Kota Juang, sekitar pukul 23.00 WIB.

Kasat Reskrim Polres Pidie, Iptu Mirzan, S.H., M.Si., mewakili Kapolres Pidie AKBP Jaka Mulyana, S.I.K., M.I.K., mengatakan motif pembakaran tersebut terungkap setelah penyidik melakukan pemeriksaan terhadap tersangka pada Senin (13/7/2026) sekitar pukul 11.00 WIB.

“Setelah dilakukan pemeriksaan, kami berhasil mengungkap motif pelaku membakar rumah tersebut,” kata Iptu Mirzan kepada Serambinews.com, Kamis (16/7/2026).

Menurutnya, HMD mengaku nekat membakar rumah mertuanya karena merasa kesal setelah uang miliknya yang disimpan oleh istrinya sudah tidak ada lagi.Uang tersebut rencananya akan digunakan untuk menyewa rumah di Banda Aceh. Selain itu, HMD juga mengajak istrinya untuk bekerja di Calang, Kabupaten Aceh Jaya. Namun, ajakan tersebut ditolak oleh istrinya.

Akibat penolakan tersebut, HMD mengaku pulang ke Sigli dalam kondisi marah. Setibanya di rumah mertuanya di Gampong Gajah Ayee, tersangka masuk ke dalam rumah dan mencongkel pintu kamar menggunakan obeng bunga.Setelah pintu terbuka, HMD menuju lemari pakaian miliknya dan istrinya.

Di dalam lemari tersebut, tersangka melihat sebuah kotak bekas botol air mineral gelas yang berisi sisa barang dagangan.

Tersangka kemudian mengambil korek api dari tas selempangnya dan membakar kotak tersebut. Api yang membakar barang dagangan di dalam lemari kemudian menyambar pakaian hingga menyebabkan api membesar.

Saat kejadian berlangsung, Nuraini sedang berada di Banda Aceh.Usai melakukan aksinya, HMD keluar dari rumah dan meminta bantuan Abu Muslim untuk mengantarkannya ke Beureunuen. Tersangka kemudian melanjutkan perjalanan pulang ke kampung halamannya di Dujung Sakti, Kecamatan Kota Baru, Kota Sungai Penuh, Provinsi Jambi.

Ditangkap di Terminal Bireuen

Iptu Mirzan menjelaskan, penangkapan HMD dilakukan setelah tim melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP), memeriksa sejumlah saksi, serta melakukan penyelidikan hingga berhasil mengidentifikasi pelaku.

Setelah identitas pelaku diketahui, tim kemudian melakukan pengejaran hingga HMD berhasil diamankan di Terminal Bus Bireuen kurang dari 1×24 jam setelah kejadian.

Saat ini, tersangka telah diamankan di Mapolres Pidie untuk menjalani proses hukum lebih lanjut.

Wagub Aceh Lepas 4 Pelajar Penerima Beasiswa ke Tiongkok, Disiapkan Jadi Penggerak Hilirisasi

Banda Aceh ( Inforakyataceh ) Pemerintah Aceh terus berkomitmen menyiapkan sumber daya manusia yang unggul dan berdaya saing global. Salah satunya melalui pemberian beasiswa kepada empat pelajar Aceh untuk melanjutkan pendidikan di Sichuan Vocational College of Chemical Technology, Provinsi Sichuan, Republik Rakyat Tiongkok.

Wakil Gubernur Aceh, Fadhlullah, mengatakan keberhasilan tersebut menjadi kebanggaan bagi masyarakat Aceh sekaligus investasi jangka panjang dalam menyiapkan generasi muda yang mampu menjawab tantangan pembangunan daerah.”Keberhasilan ini bukan hanya menjadi kebanggaan bagi keluarga dan sekolah, tetapi juga bagi seluruh masyarakat Aceh. Kami berharap mereka dapat menyelesaikan pendidikan dengan baik dan kembali mengabdikan ilmunya untuk daerah,” ujar Fadhlullah.

Empat pelajar penerima beasiswa tersebut adalah Enver Maula Aufasyah Putra dari SMAN 3 Banda Aceh, Maxalmina Mughayatsyah dari MAS Jeumala Amal Lueng Putu, Kabupaten Pidie Jaya, serta Muhammad Izyan Azhar dan Muhammad Badawi Fadillah dari SMKN 2 Banda Aceh.Sebelum berangkat ke Tiongkok, mereka akan mengikuti pelatihan intensif Bahasa Mandarin selama tiga bulan di Morowali, Sulawesi Tengah. Pelatihan tersebut menjadi bekal sebelum memulai perkuliahan pada September 2026.

Menurut Fadhlullah, Aceh membutuhkan generasi muda yang memiliki kompetensi global dan siap mengambil peran dalam pengembangan industri serta hilirisasi sumber daya alam di daerah.”Putra-putri Aceh jangan hanya menjadi penonton dalam proses hilirisasi. Mereka harus menjadi pelaku utama yang mampu mengelola, mengembangkan, dan mengambil peran strategis dalam pembangunan industri di daerah sendiri,” tegasnya.

Keberangkatan para penerima beasiswa dilepas oleh Kepala Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BPSDM) Aceh, Marthunis, S.T., D.E.A., di Bandara Internasional Sultan Iskandar Muda, Aceh Besar, Minggu (19/7/2026).

Marthunis berharap para penerima beasiswa memanfaatkan kesempatan tersebut dengan sebaik-baiknya, menjaga nama baik Aceh dan Indonesia, serta kembali membawa ilmu dan pengalaman untuk mendukung pembangunan daerah.Pemerintah Aceh meyakini program beasiswa ini akan melahirkan generasi muda yang unggul, berwawasan global, dan mampu menjadi penggerak pembangunan Aceh, khususnya dalam mendukung agenda industrialisasi dan hilirisasi di masa depan.

Kinerja Pembiayaan BSI Solid, Ditopang 23% Sektor Usaha Berkelanjutan

Jakarta ( Inforakyataceh ) 17 Juli 2026. Kinerja pembiayaan PT Bank Syariah Indonesia (persero) Tbk (BSI) pada Mei 2026 masih menunjukkan kinerja solid. Hingga Mei 2026, Pembiayaan mencapai Rp335 triliun tumbuh 14,60% year on year yang didominasi segmen konsumer dan ritel.

Capaian pembiayaan yang melesat juga diiringi dengan konsistensi Perseroan dalam mengembangkan pembiayaan berkelanjutan. Hal ini menjadi bentuk keseriusan BSI dalam menyalurkan pembiayaan yang sehat,sustain dan ramah lingkungan. Hingga Mei 2026, portofolio pembiayaan berkelanjutan di BSI mencapai Rp77.06 Triliun menyumbang sekitar 23% dari pembiayaan secara keseluruhan.

Beberapa sektor usaha yang mendominasi diantaranya UMKM, pengelolaan sumber daya alam hayati dan penggunaan lahan yang berkelanjutan, produk yang dapat mengurangi penggunaan sumber daya dan ramah lingkungan (eco-efficient), energi terbarukan, kendaraan ramah lingkungan dan kegiatan usaha lainnya yang mendukung transisi energi dan pembangunan ekonomi rendah karbon di Indonesia. Pembiayaan hijau kini menjadi salah satu instrumen penting untuk mendorong investasi pada sektor-sektor yang berorientasi pada keberlanjutan.

Komitmen tersebut sejalan dengan strategi BSI dalam mengintegrasikan prinsip Environmental, Social, and Governance (ESG) ke dalam bisnis Perseroan. Pembiayaan berkelanjutan kini menjadi salah satu instrumen penting dalam mendorong investasi pada sektor-sektor yang berorientasi pada keberlanjutan, sekaligus memperkuat kontribusi sektor keuangan syariah terhadap pencapaian target pembangunan berkelanjutan nasional.

Wakil Direktur Utama BSI Bob T Ananta mengatakan “Melalui penguatan portofolio pembiayaan berkelanjutan, BSI optimistis dapat terus menciptakan pertumbuhan bisnis yang berkualitas sekaligus memberikan nilai tambah bagi perekonomian nasional, lingkungan, dan masyarakat. Dengan demikian, BSI tidak hanya berfokus pada pertumbuhan kinerja keuangan, tetapi juga pada penciptaan dampak positif yang berkelanjutan sesuai dengan prinsip syariah dan agenda pembangunan hijau Indonesia”.ujarnya.

Wagub Aceh Perkuat Silaturahmi dengan Ulama dan Dayah di Aceh Selatan

Aceh Selatan ( Inforakyataceh ) Wakil Gubernur Aceh melaksanakan rangkaian safari silaturahmi dengan para ulama melalui kunjungan ke sejumlah dayah di Kabupaten Aceh Selatan, Minggu (19/7/2026).

Kegiatan tersebut merupakan bagian dari komitmen Pemerintah Aceh untuk memperkuat sinergi dengan ulama dan lembaga pendidikan dayah sebagai mitra strategis dalam membangun Aceh yang islami, maju, bermartabat dan berkelanjutan.

Rangkaian kegiatan diawali dengan menghadiri Haul Abuya Syekh H. Adnan Mahmud (Nek Abu), Tgk. Syaikh H. Baidhawi Adnan (Abati), dan Tgk. Syaikh H. Marhaban Adnan (Waled) di Dayah Ashhabul Yamin, Keude Bakongan, Kabupaten Aceh Selatan, yang dipimpin Tgk. H. Ibnu Aqil Baidhawi (Abu Muda). Haul tersebut berlangsung khidmat dan dihadiri para ulama, santri, alumni, serta masyarakat yang mengikuti rangkaian khataman Al-Qur’an, samadiah, doa bersama, dan kenduri.

Usai menghadiri haul, Wakil Gubernur melanjutkan silaturahmi ke Dayah Himmatul ‘Amal di Gampong Pasie Kuala Ba’u, Kecamatan Kluet Utara, yang dipimpin Tgk. Muhibbut Thibri. Selanjutnya, rombongan mengunjungi Dayah Madinatuddiniyah Babussa’adah di Gampong Teupin Gajah, Kecamatan Pasie Raja, yang dipimpin Tgk. H. Erly Safriza, Lc.

Rangkaian safari silaturahmi kemudian ditutup dengan kunjungan ke Dayah Darul Ihsan Al-Waliyah di Gampong Pawoh, Kecamatan Labuhan Haji, Kabupaten Aceh Selatan, yang dipimpin Abuya Syekh H. Amran Waly Al-Khalidi.Dalam setiap kunjungan tersebut, Wakil Gubernur berdialog dengan para pimpinan dayah, para santri, tokoh masyarakat, serta warga sekitar.

Selain mempererat silaturahmi antara umara dan ulama, kunjungan tersebut juga dimanfaatkan untuk menyerap berbagai aspirasi masyarakat terkait penguatan pendidikan dayah, pembangunan infrastruktur, pemberdayaan ekonomi, serta berbagai kebutuhan masyarakat lainnya. Aspirasi yang disampaikan akan menjadi bahan masukan bagi Pemerintah Aceh dalam merumuskan kebijakan dan program pembangunan yang lebih tepat sasaran.

Dalam kesempatan tersebut, Wakil Gubernur turut menyerahkan bantuan berupa sarung, mukena, peci, sajadah, dan baju koko kepada sejumlah dayah yang dikunjungi. Bantuan tersebut diharapkan dapat mendukung kegiatan ibadah serta proses pendidikan para santri, sekaligus menjadi wujud perhatian Pemerintah Aceh terhadap pengembangan pendidikan dayah.

Safari silaturahmi ini menjadi penegasan komitmen Pemerintah Aceh untuk terus memperkuat kemitraan dengan ulama dan lembaga pendidikan dayah sebagai pilar pembangunan sumber daya manusia.

Melalui sinergi yang erat antara umara dan ulama, Pemerintah Aceh berharap nilai-nilai syariat Islam, pendidikan, serta pembinaan akhlak generasi muda dapat terus terjaga dan berkembang seiring dengan pembangunan daerah.

Turut mendampingi Wakil Gubernur dalam rangkaian safari silaturahmi tersebut Plt. Kepala Dinas Pendidikan Dayah Aceh, Muhsin, S.Pd.I., M.Pd.I., serta Kepala Biro Administrasi Pimpinan Setda Aceh, Akkar Arafat, S.STP., M.Si.

Wabup Syukri Hadiri Pembukaan Danlanud Cup III 2026, Dukung Lahirnya Generasi Emas Sepak Bola Aceh

KOTA JANTHO ( Inforakyataceh ) Wakil Bupati Aceh Besar Drs. Syukri A. Jalil menghadiri pembukaan Turnamen Sepak Bola Danlanud Cup III Tahun 2026 yang berlangsung di Lanud Sultan Iskandar Muda, Aceh Besar, Kamis (16/7/2026).

Kehadiran Wakil Bupati Aceh Besar pada kesempatan tersebut menjadi wujud dukungan Pemerintah Kabupaten Aceh Besar terhadap upaya pembinaan olahraga sekaligus pengembangan potensi generasi muda melalui sepak bola.

Turnamen yang mengusung tema “Seulawah Dirgantara for Golden Generation” tersebut merupakan hasil kolaborasi Lanud Sultan Iskandar Muda bersama Dinas Pemuda dan Olahraga Kabupaten Aceh Besar dalam menghadirkan kompetisi yang sehat, kompetitif, dan edukatif bagi para atlet muda.Komandan Lanud Sultan Iskandar Muda, Kolonel Pnb Suryo Anggoro, M.Tr.(Han), mengatakan Danlanud Cup III bukan sekadar ajang kompetisi olahraga, tetapi merupakan wujud nyata sinergi antara Lanud Sultan Iskandar Muda, Pemerintah Kabupaten Aceh Besar, serta seluruh insan sepak bola dalam membangun generasi muda yang berkualitas.

“Melalui Seulawah Dirgantara for Golden Generation, kami ingin menjadikan Lanud Sultan Iskandar Muda sebagai rumah kolaborasi, tempat lahirnya bibit-bibit atlet berbakat sekaligus ruang yang memperkuat persatuan, kebersamaan, dan semangat kebangsaan,” ujarnya.

Menurutnya, sepak bola mengajarkan banyak nilai kehidupan, mulai dari disiplin, kerja sama, sportivitas, kepemimpinan, hingga semangat pantang menyerah.

Nilai-nilai tersebut menjadi fondasi penting dalam mempersiapkan generasi muda Aceh yang unggul, berkarakter, sehat, dan kompetitif menuju Indonesia Emas 2045.

Suryo menambahkan, Lanud Sultan Iskandar Muda berkomitmen tidak hanya menjalankan tugas pertahanan negara, tetapi juga berkontribusi dalam pembangunan sumber daya manusia melalui berbagai program yang bermanfaat bagi masyarakat, khususnya generasi muda.Sementara itu, Wakil Bupati Aceh Besar Drs. Syukri A. Jalil menyampaikan apresiasi kepada Lanud Sultan Iskandar Muda beserta seluruh pihak yang telah menginisiasi penyelenggaraan Danlanud Cup III sebagai wadah pembinaan atlet muda di Aceh.

“Atas nama Pemerintah Kabupaten Aceh Besar, kami mengapresiasi terselenggaranya Danlanud Cup III. Turnamen seperti ini bukan hanya menghadirkan kompetisi, tetapi juga menjadi ruang bagi generasi muda untuk mengembangkan bakat, meningkatkan kemampuan, serta membentuk karakter yang disiplin, sportif, dan bertanggung jawab melalui olahraga,” ujar Syukri.

Menurutnya, pembinaan olahraga usia dini merupakan investasi jangka panjang dalam mencetak sumber daya manusia yang unggul. Karena itu, Pemerintah Kabupaten Aceh Besar akan terus mendukung berbagai kegiatan olahraga yang berorientasi pada pembinaan dan pengembangan prestasi.”Kami berharap dari turnamen ini lahir pemain-pemain muda berbakat yang mampu mengharumkan nama Aceh Besar dan Aceh di tingkat nasional bahkan internasional. Prestasi tidak lahir secara instan, tetapi melalui pembinaan yang berkelanjutan dan kompetisi yang berkualitas seperti Danlanud Cup ini,” katanya.

Syukri juga mengajak seluruh peserta menjadikan turnamen sebagai ajang mempererat persaudaraan antarpemain dan antarklub, serta selalu menjunjung tinggi sportivitas dalam setiap pertandingan.”Menang atau kalah adalah hal yang biasa dalam olahraga. Yang terpenting adalah bermain dengan jujur, menghormati lawan, mematuhi aturan, dan menjadikan setiap pertandingan sebagai pengalaman untuk terus berkembang menjadi atlet yang lebih baik,” pesannya.

Ia menambahkan, sinergi antara TNI AU, Pemerintah Kabupaten Aceh Besar, organisasi olahraga, dan masyarakat perlu terus diperkuat agar pembinaan olahraga di Aceh Besar semakin maju dan mampu melahirkan generasi emas yang sehat, tangguh, dan berprestasi.Pada kesempatan tersebut, Komandan Lanud Sultan Iskandar Muda secara resmi membuka Turnamen Sepak Bola Danlanud Cup III Tahun 2026 dengan mengucapkan basmalah.

Turnamen ini diharapkan menjadi salah satu agenda olahraga bergengsi di Aceh yang mampu melahirkan talenta-talenta sepak bola potensial sekaligus mempererat kolaborasi antara TNI AU, pemerintah daerah, dan masyarakat dalam memajukan dunia olahraga.Pembukaan Danlanud Cup III turut dihadiri unsur Forkopimda Aceh dan Aceh Besar, para kepala OPD, jajaran TNI-Polri, insan olahraga, panitia, sponsor, komunitas pecinta sepak bola, serta para peserta turnamen.(**)

Kapolda Aceh Kunjungi Ditlantas Polda Aceh, Tekankan Peningkatan Pelayanan kepada Masyarakat

Banda Aceh ( Inforakyataceh ) Kapolda Aceh Irjen Pol. Ruddi Setiawan, S.I.K., S.H., M.H., melaksanakan kunjungan sekaligus bersilaturahmi ke Direktorat Lalu Lintas (Ditlantas) Polda Aceh yang berlokasi di Lamteumen, Banda Aceh, Kamis (16/7/2026).

Kabid Humas Polda Aceh Kombes Pol. Joko Krisdiyanto, S.I.K., mengatakan, Kapolda Aceh tiba di kantor Ditlantas Polda Aceh sekitar pukul 17.20 WIB. Kedatangannya disambut langsung oleh Dirlantas Polda Aceh Kombes Pol. Deden Supriyatna Imhar, S.I.K., M.H., di ruang kerjanya, didampingi Wadirlantas Polda Aceh AKBP Sabri, S.E., M.M., serta para pejabat utama (PJU) Ditlantas Polda Aceh.Dalam suasana penuh keakraban, Kapolda Aceh berdialog dengan Dirlantas, Wadirlantas, dan para pejabat utama Ditlantas Polda Aceh.

Pada kesempatan tersebut, Kapolda memberikan arahan agar seluruh personel terus meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat, khususnya dalam memberikan pelayanan lalu lintas yang profesional, humanis, dan berorientasi pada kepentingan publik.

Selain itu, Kapolda juga menekankan pentingnya menjaga soliditas, disiplin, dan integritas dalam pelaksanaan tugas, sehingga kehadiran Polri semakin dirasakan manfaatnya oleh masyarakat.”Kunjungan ini merupakan bagian dari silaturahmi sekaligus mempererat komunikasi antara pimpinan dan jajaran Ditlantas Polda Aceh, serta memberikan motivasi kepada personel agar terus memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat,” pungkas Kabid Humas.

Plt. Dirut PDAM Tirta Mountala Aceh Besar Tinjau Reservoir Neuheun

KOTA JANTHO ( Inforakyataceh ) Semangat usaha pemenuhan kebutuhan air bersih bagi masyarakat menjadi target utama PDAM Tirta Mountala Aceh Besar. Melalui langkah strategis yang telah dilaksanakan untuk meningkatkan kualitas pelayanan air bersih, distribusi dan pengawasan kualitas air.Selain itu, pemeliharaan sarana prasarana yang ada, juga menjadi program atau target utama pihak Perumda Aceh Besar ini.

Guna mengimplementasikan program tersebut, Direktur Utama PDAM Tirta Mountala Aceh Besar Ir. Yusmadi, MM bersama Direktur Umum Devid Zainal, SE dan Kabag. Umum Sunawar, ST melakukan peninjauan ke Reservoir yang terletak di Komplek Perumahan Jacke Chan, gampong Neuhen, kecamatan Mesjid Raya, Aceh Besar, Rabu, (15/7/2026).

Dalam kunjungan tersebut Yusmadi menyampaikan keberadaan Resevoir tersebut dibangun pasca tsunami untuk memenuhi kebutuhan air bersih warga korban tsunami yang tinggal di kawasan gampong Neuhen, namun sejak dibangun, hingga saat ini tidak pernah difungsikan.

“Reservoir PDAM adalah bak penampungan air bersih sementara yang sudah diolah dan siap didistribusikan ke pelanggan. Bangunan ini dibangun pasca tsunami untuk penampungan air bersih yang akan didistribusikan kepada warga di kawasan ini, namun sayang bangunan ini tidak pernah difungsikan,” sebut Yusmadi.

Ia juga menyampaikan, sesuai instruksi Bupati Aceh Besar H. Muharram Idris untuk memfungsikan Reservoir ini, sehingga masyarakat disini dapat memperoleh air bersih yang layak dikonsumsi.”Bangunan ini sangat bagus dan standar, maka atas instruksi Bupati Aceh Besar, fasilitas air bersih ini dapat difungsikan dengan baik, guna memenuhi kebutuhan air bersih warga,” ujarnya.

Menurut Yusmadi, nantinya akan menurunkan tim melakukan kajian teknis dari objek ini.”Reservoir ini berkapasitas seribu kubik dan nantinya sumber air dari WTP Siron, Ingin Jaya, dengan lokasi yang cukup jauh dan bereda di ketinggian, maka perlu melakukan kajian dari tim teknis kita,” tambah mantan Kepala Dinas PUPR Aceh Besar.

Pada kesempatan tersebut, Plt. Durut PDAM Tirta Mountala Aceh Besar mengakui pihaknya terus meningkatkan kapasitas sumber daya manusia dan tata kelola perusahaan melalui pembinaan teknis secara berkelanjutan, penguatan manajemen operasional, serta penerapan prinsip profesionalitas, akuntabilitas.Sesuai data yang diperoleh, saat ini PDAM Tirta Mountala memiliki 53.433 pelanggan dengan cakupan layanan mencapai 39,81 persen dari total 143.213 kepala keluarga di Aceh Besar.

Proses penyambungan baru terus dilakukan, sesuai dengan permohonan, sehingga nantinya PDAM Tirta Mountala Aceh Besar dapat memenuhi kebutuhan akan air bersih bagi semua warga Aceh Besar.(**)

Kapolda Aceh Paparkan Commander Wish sebagai Pedoman Penguatan Kinerja dan Pelayanan Kepolisian

Banda Aceh ( Inforakyataceh ) Kapolda Aceh Irjen Pol. Ruddi Setiawan, S.I.K., S.H., M.H. memaparkan Commander Wish yang akan menjadi pedoman arah kebijakan dan pelaksanaan tugas bagi seluruh personel Polda Aceh dan jajaran Polres. Penyampaian pedoman tersebut dilakukan dalam kegiatan yang berlangsung di Gedung Presisi Polda Aceh, Banda Aceh, Kamis (16/7/2026).Kegiatan diikuti oleh Wakapolda Aceh, Irwasda Polda Aceh, para pejabat utama, Kapolres/ta jajaran, serta perwakilan satuan kerja. Sementara personel Polda Aceh dan Polres di seluruh wilayah mengikuti kegiatan secara virtual.

Dalam arahannya, Kapolda Aceh menegaskan bahwa Commander Wish disusun sebagai pedoman untuk menyatukan visi, meningkatkan profesionalisme, serta memperkuat kualitas pelayanan kepolisian kepada masyarakat di seluruh wilayah Aceh.Kapolda memperkenalkan visi Polda Aceh, yaitu “Mewujudkan Kepolisian yang Presisi, Humanis, dan Berintegritas guna membangun Aceh yang Aman, Damai, dan Bermartabat untuk mendukung Indonesia Maju dalam rangka memperkuat Ketahanan Nasional.”Menurutnya, visi tersebut dibangun di atas tiga nilai utama, yakni Presisi, Humanis, dan Integritas.

Ketiga nilai tersebut diharapkan menjadi landasan setiap personel dalam memberikan perlindungan, pengayoman, pelayanan kepada masyarakat, serta penegakan hukum yang profesional dan berkeadilan.

Untuk mewujudkan visi tersebut, Kapolda menetapkan 10 Commander Wish yang menjadi fokus pelaksanaan tugas seluruh jajaran, meliputi pembentukan karakter personel yang religius, penegakan hukum yang profesional dan berkeadilan, pemberantasan narkoba, penguatan toleransi dan kebhinekaan, peningkatan kemampuan menghadapi berbagai bentuk kejahatan, penguatan kemitraan dengan masyarakat, peningkatan kualitas pelayanan publik, penguatan komunikasi publik, reformasi internal, serta peningkatan kesiapsiagaan menghadapi bencana alam dan kebakaran hutan dan lahan.Kapolda juga menekankan pentingnya kehadiran anggota Polri di tengah masyarakat sebagai wujud pelayanan yang nyata.

Menurutnya, kehadiran personel di lapangan akan semakin memperkuat rasa aman, mempererat hubungan dengan masyarakat, sekaligus meningkatkan kepercayaan publik terhadap Polri.Selain itu, Kapolda mengajak seluruh personel untuk terus meningkatkan kompetensi dan kualitas diri agar mampu menjawab tantangan tugas yang semakin kompleks serta memberikan pelayanan yang semakin profesional kepada masyarakat.

Mengakhiri arahannya, Kapolda mengajak seluruh jajaran menjadikan Commander Wish sebagai komitmen bersama dalam pelaksanaan tugas sehari-hari.”Dengan semangat kebersamaan, integritas, dan profesionalisme, saya yakin Polda Aceh akan semakin mampu memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat serta mewujudkan Polri yang Presisi, tegas, adil, dan bermartabat,” ujar Kapolda.