‎Plt. Sekda Aceh Hadiri Upacara HUT ke-81 TNI di Banda Aceh


‎BANDA ACEH ( Inforakyataceh ) Pelaksana Tugas (Plt.) Sekretaris Daerah Aceh, Taufiq, ST., M.Si., menghadiri Upacara Peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Tentara Nasional Indonesia (TNI) yang digelar di Lapangan Blang Padang, Banda Aceh, Senin (5/10/2026).
‎
‎Upacara yang dipimpin langsung oleh Kepala Staf Komando Daerah Militer Iskandar Muda (Kasdam IM) Brigjen TNI Dwi Sasongko selaku inspektur upacara tersebut berlangsung khidmat dan sederhana.
‎
‎Berbeda dari tahun-tahun sebelumnya, peringatan kali ini tidak dimeriahkan dengan defile pasukan, pameran alat utama sistem persenjataan (alutsista), maupun atraksi personel.
‎
‎Kasdam IM Brigjen TNI Dwi Sasongko menjelaskan bahwa kesederhanaan prosesi upacara tahun ini merupakan bentuk penyesuaian atas instruksi pimpinan.
‎
‎Hal ini disebabkan fokus utama prajurit yang saat ini masih dialokasikan untuk misi kemanusiaan dan penanganan bencana di berbagai wilayah di Aceh.
‎
‎Kasdam mengatakan, personel gabungan dari jajaran Kodam Iskandar Muda, TNI Angkatan Laut (TNI AL), dan TNI Angkatan Udara (TNI AU) hingga kini terus dikerahkan di lapangan untuk membantu proses rehabilitasi serta rekonstruksi pascabencana di daerah-daerah terdampak.
‎
‎Kehadiran Plt. Sekda Aceh dalam agenda ini menegaskan komitmen Pemerintah Aceh untuk terus memperkuat sinergi dengan jajaran TNI, termasuk dalam mendukung upaya penanggulangan bencana dan pemulihan daerah demi kesejahteraan masyarakat Aceh. []
‎

Samsat Batoh Banda Aceh Ingatkan Warga Tertib Bayar Pajak Kendaraan

BANDA ACEH ( Inforakyataceh ) Kantor Bersama Sistem Administrasi Manunggal Satu Atap (Samsat) Banda Aceh atau Samsat Batoh terus memberikan berbagai layanan administrasi kendaraan bermotor bagi masyarakat.

Berbagai layanan tersebut meliputi pembayaran Pajak Kendaraan Bermotor (PKB), pengesahan Surat Tanda Nomor Kendaraan (STNK), perpanjangan STNK lima tahunan, pencetakan STNK, hingga penggantian Tanda Nomor Kendaraan Bermotor (TNKB) atau pelat nomor.

Selain itu, masyarakat juga dapat mengurus Bea Balik Nama Kendaraan Bermotor (BBNKB), khususnya untuk proses perubahan kepemilikan kendaraan sesuai dengan ketentuan dan persyaratan yang berlaku.

Dalam pelayanan PKB, Samsat Batoh melayani pembayaran pajak kendaraan tahunan maupun lima tahunan. Untuk pembayaran pajak lima tahunan, kendaraan wajib menjalani pemeriksaan fisik sebagai bagian dari proses penerbitan STNK dan TNKB baru.

Masyarakat juga diwajibkan membayarkan Sumbangan Wajib Dana Kecelakaan Lalu Lintas Jalan (SWDKLLJ) sesuai dengan ketentuan yang berlaku.

Kepala UPTD/Samsat Banda Aceh, Rahmat Syahreza, S.STP, mengimbau masyarakat agar tidak menunda pembayaran pajak kendaraan dan segera mengurus administrasi sebelum masa berlaku pajak maupun STNK berakhir.

“Kami mengajak masyarakat untuk memanfaatkan layanan Samsat dengan tertib dan tidak menunggu sampai jatuh tempo. Dengan membayar pajak tepat waktu dan melengkapi administrasi kendaraan, masyarakat turut mendukung tertib administrasi kendaraan bermotor,” ujarnya, 7 September 2026.

Rahmat juga mengingatkan masyarakat untuk memastikan seluruh dokumen persyaratan telah dipersiapkan sebelum datang ke Samsat, sesuai dengan jenis pelayanan yang dibutuhkan.

“Persyaratan yang lengkap tentu akan memudahkan dan mempercepat proses pelayanan. Kami berupaya memberikan pelayanan yang mudah, transparan dan sebaik mungkin kepada masyarakat,” katanya.

Menurut Rahmat, kepatuhan dalam membayar pajak kendaraan tidak hanya berkaitan dengan kewajiban administrasi, tetapi juga menjadi bagian dari upaya meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap pentingnya tertib berlalu lintas dan kepatuhan terhadap peraturan.

Dengan berbagai layanan yang tersedia, Samsat Batoh diharapkan dapat terus memberikan kemudahan bagi masyarakat dalam memenuhi kewajiban administrasi kendaraan bermotor.

Masyarakat juga diimbau memastikan kendaraan yang digunakan memiliki dokumen lengkap dan sah serta melakukan pembayaran pajak sesuai jadwal yang telah ditentukan.

Adapun layanan utama Samsat Batoh meliputi pembayaran PKB tahunan dan lima tahunan, pengesahan dan pencetakan STNK, penggantian pelat nomor, BBNKB, serta pembayaran SWDKLLJ.

Plt Sekda Aceh Hadiri Peringatan Maulid Nabi di Kantor PWI Aceh

BANDA ACEH ( Inforakyataceh ) Pelaksana Tugas (Plt) Sekretaris Daerah Aceh, Taufik, menghadiri peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW yang digelar Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Aceh di Kantor PWI Aceh, Sabtu (3/10/2026).

Kehadiran Taufik menjadi bagian dari silaturahmi Pemerintah Aceh bersama insan pers dalam momentum peringatan kelahiran Nabi Muhammad SAW. Kegiatan tersebut juga menjadi ruang untuk mempererat hubungan antara pemerintah dan organisasi kewartawanan di Aceh.

Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW diisi dengan tausiah dan doa bersama.

Taufik menyampaikan bahwa momentum Maulid Nabi tidak hanya menjadi kegiatan seremonial, tetapi juga kesempatan untuk memperkuat nilai-nilai keteladanan, persaudaraan, dan kepedulian dalam kehidupan bermasyarakat.

Sementara itu, Ketua PWI Aceh bersama jajaran pengurus dan anggota turut mengikuti rangkaian kegiatan hingga selesai. Peringatan tersebut berlangsung dalam suasana penuh kekeluargaan dan kebersamaan.[]

Kapolda Aceh Terima Silaturahmi Tim Kejagung RI

Banda Aceh ( Inforakyataceh ) Kapolda Aceh Irjen Pol. Ruddi Setiawan menerima kunjungan silaturahmi Tim Kejaksaan Agung (Kejagung) RI di ruang kerjanya, Mapolda Aceh, Kamis, 1 Oktober 2026.

Pertemuan tersebut menjadi bagian dari upaya memperkuat komunikasi dan sinergi antarlembaga dalam mendukung pelaksanaan tugas penegakan hukum di Aceh.

Kabid Humas Polda Aceh Kombes Pol. Joko Krisdiyanto mengatakan, silaturahmi tersebut berlangsung dalam suasana hangat dan menjadi momentum untuk mempererat hubungan kelembagaan antara Polda Aceh dan Kejaksaan Agung RI.

“Silaturahmi ini merupakan bagian dari upaya memperkuat koordinasi dan sinergi antarlembaga, khususnya dalam mendukung pelaksanaan tugas penegakan hukum,” kata Joko.

Ia menambahkan, komunikasi dan koordinasi yang baik antarlembaga penegak hukum penting untuk menjaga efektivitas pelaksanaan tugas serta memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat.

“Polda Aceh terus membuka ruang komunikasi dan kolaborasi dengan seluruh mitra penegak hukum dalam rangka mewujudkan penegakan hukum yang profesional, berkeadilan, dan humanis,” ujarnya.

Plt Sekda Aceh Pimpin Upacara Hari Kesaktian Pancasila

BANDA ACEH ( Inforakyataceh ) Pelaksana Tugas (Plt) Sekretaris Daerah Aceh, Taufik, bertindak sebagai Inspektur Upacara (Irup) Peringatan Hari Kesaktian Pancasila Tahun 2026 di Halaman Kantor Gubernur Aceh, Kamis (1/10/2026).

Rangkaian upacara diawali penghormatan umum kepada inspektur upacara, laporan komandan upacara, mengheningkan cipta, pembacaan Teks Pancasila, serta Pembukaan Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945.

Selanjutnya, dilakukan pembacaan Naskah Ikrar dan Naskah Doa sebelum rangkaian upacara ditutup dengan laporan komandan upacara dan penghormatan umum kepada inspektur upacara.

Peringatan Hari Kesaktian Pancasila 2026 mengusung tema “Pancasila Pemersatu Bangsa Menuju Indonesia Berdaulat, Adil, dan Makmur.”

Dalam kesempatan tersebut, Taufik mengingatkan jajaran Pemerintah Aceh agar nilai-nilai Pancasila tidak berhenti pada seremoni, tetapi diterapkan dalam pelaksanaan tugas pemerintahan dan pelayanan kepada masyarakat.

“Pancasila harus menjadi landasan dalam menjalankan tugas dan memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat,” ujar Taufik.

Peringatan ini menjadi momentum bagi jajaran pemerintah untuk kembali meneguhkan komitmen terhadap Pancasila sebagai dasar negara sekaligus memperkuat persatuan dalam menjalankan pemerintahan dan pembangunan di Aceh.[]

Plt Sekda Aceh Terima Audiensi Terkait Pengembangan KEK Arun

BANDA ACEH ( Inforakyataceh ) Pelaksana Tugas (Plt) Sekretaris Daerah Aceh Taufik menerima audiensi Kepala Administrator Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Arun Lhokseumawe, Direktur PT Patriot Nusantara Aceh, dan Direktur Utama PT Pembangunan Aceh (PEMA), di Ruang Rapat Sekda Aceh, Selasa (29/9/2026).

Pertemuan tersebut menjadi bagian dari koordinasi Pemerintah Aceh bersama pihak-pihak terkait dalam membahas perkembangan dan pemanfaatan lahan di dalam kawasan pengembangan KEK Arun Lhokseumawe.

Dalam audiensi itu, sejumlah hal yang berkaitan dengan pemanfaatan lahan di kawasan KEK Arun turut dibahas, termasuk beberapa kendala yang selama ini masih dihadapi dalam mendukung pengembangan kawasan tersebut.

Taufik mengatakan, Pemerintah Aceh akan terus melakukan koordinasi dengan pihak-pihak terkait agar berbagai persoalan yang berkaitan dengan pengembangan kawasan dapat dibahas sesuai dengan kewenangan masing-masing.

“Hal-hal yang berkaitan dengan pemanfaatan lahan dan pengembangan KEK Arun perlu kita koordinasikan bersama, termasuk dengan pemerintah pusat, sehingga setiap persoalan dapat dibahas dan ditindaklanjuti sesuai ketentuan yang berlaku,” ujar Taufik.

Pembahasan juga diarahkan pada perlunya koordinasi lebih lanjut antara Pemerintah Aceh dengan pemerintah pusat, khususnya kementerian dan lembaga terkait di Jakarta, untuk membahas aspek pemanfaatan lahan yang tersedia di kawasan KEK Arun.

Koordinasi tersebut dinilai penting agar berbagai persoalan yang berkaitan dengan pemanfaatan lahan dapat dibahas bersama sesuai dengan kewenangan masing-masing pihak.

Plt Sekda Aceh Taufik dalam pertemuan tersebut didampingi Asisten II Sekda Aceh serta sejumlah kepala Satuan Kerja Perangkat Aceh (SKPA) dan kepala biro terkait.

Plt. Sekda Aceh Perkuat Sinergi dengan BMKG untuk Kesiapsiagaan Bencana

Banda Aceh ( Inforakyataceh ) Plt. Sekretaris Daerah (Sekda) Aceh, Taufik, S.T., M.Si., menerima audiensi jajaran Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) di Ruang Kerja Sekda Aceh, Senin (28/9).

Pertemuan tersebut membahas penguatan sinergi dalam penyediaan informasi cuaca, iklim, dan kebencanaan guna mendukung kesiapsiagaan Pemerintah Aceh dan masyarakat.

Dalam arahannya, Taufik mengatakan kolaborasi dengan BMKG perlu terus diperkuat agar informasi terkait perkembangan cuaca dan potensi bencana dapat menjadi dasar dalam melakukan langkah antisipasi. Ia menyebutkan, informasi tersebut sangat dibutuhkan masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap berbagai kemungkinan bencana, khususnya bencana hidrometeorologi.

“Informasi seperti ini sangat penting, terutama bagi masyarakat. Kami juga terus memberikan informasi kesiapsiagaan kepada kabupaten/kota karena ini merupakan bagian dari tugas kita. Untuk itu, kami membutuhkan saran dan masukan dari pihak-pihak terkait,” ujar Taufik.

Dalam kesempatan tersebut, Kepala Stasiun Meteorologi Kelas I Sultan Iskandar Muda sekaligus Koordinator UPT BMKG Provinsi Aceh, Cucu Kusmanyancu, menyampaikan perkembangan kondisi cuaca Aceh ke depan, termasuk potensi memasuki musim hujan. Ia juga mengapresiasi langkah Pemerintah Aceh yang telah mengeluarkan surat kesiapsiagaan untuk tiga bulan ke depan sebagai bagian dari upaya mengantisipasi potensi bencana hidrometeorologi.

Selain perkembangan cuaca, BMKG turut menyampaikan sejumlah program penguatan sistem pengamatan dan kesiapsiagaan kebencanaan di Aceh. Di antaranya peresmian High Frequency (HF) Radar untuk mengamati tinggi gelombang, arus, angin, dan potensi tsunami di Selat Sabang, serta pembangunan radar cuaca dan peralatan pendukung lainnya yang menjadi bagian dari program prioritas nasional dalam percepatan rehabilitasi dan rekonstruksi pascabencana tahun 2025.

BMKG juga merencanakan pelaksanaan Sekolah Lapang Gabungan di lima lokasi yang meliputi Sekolah Lapang Cuaca Nelayan (SLCN), Sekolah Lapang Iklim (SLI), serta Sekolah Lapang Gempabumi dan Tsunami (SLG). Program tersebut diharapkan turut memperkuat pemahaman dan kesiapsiagaan masyarakat dalam menghadapi risiko bencana yang berkaitan dengan cuaca, iklim, gempabumi, dan tsunami. []

Kadispora Aceh Silaturahmi dan Koordinasi ke BNNP Aceh, Perkuat Sinergi Pembinaan Pemuda dan Olahraga

BANDA ACEH ( Inforakyataceh ) Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga Aceh, T. Banta Nuzullah, bersama jajaran melakukan kunjungan silaturahmi dan koordinasi ke Badan Narkotika Nasional Provinsi (BNNP) Aceh, Senin, 31 Agustus 2026.

Dalam kunjungan tersebut, Kadispora Aceh didampingi Sekretaris Dispora Aceh, para Kepala Bidang, Kasubbag Hukum, Kepegawaian dan Umum (HKU), Kepala UPTD GPOHB, serta fungsional keuangan.Rombongan Dispora Aceh disambut langsung oleh Kepala BNNP Aceh, Brigjen Pol. Dedy Tabrani, di ruang Kepala BNNP Aceh.

Pertemuan berlangsung dalam suasana hangat dan penuh keakraban sebagai bagian dari upaya memperkuat hubungan kelembagaan serta koordinasi antarlembaga.Kunjungan tersebut menjadi momentum untuk membangun komunikasi dan sinergi dalam mendukung program-program yang berkaitan dengan kepemudaan, olahraga, serta upaya menciptakan generasi muda Aceh yang sehat, produktif, dan terbebas dari penyalahgunaan narkotika.

Kadispora Aceh, T. Banta Nuzullah, mengatakan kunjungan tersebut merupakan bagian dari upaya mempererat silaturahmi sekaligus memperkuat koordinasi dan sinergi antara Dispora Aceh dengan BNNP Aceh.“Pemuda dan olahraga memiliki peran penting dalam membentuk generasi yang sehat, produktif dan memiliki kegiatan positif. Karena itu, sinergi dengan BNNP Aceh sangat penting untuk bersama-sama mendorong generasi muda Aceh agar menjauhi penyalahgunaan narkotika dan mengisi waktu dengan berbagai aktivitas yang positif, termasuk melalui olahraga,” ujar T. Banta Nuzullah.

Ia berharap komunikasi dan koordinasi yang telah terjalin dapat terus ditingkatkan serta membuka ruang kolaborasi dalam berbagai program kepemudaan dan olahraga di Aceh.Pada kesempatan itu, Kadispora Aceh T. Banta Nuzullah menyerahkan cendera mata serta bantuan alat olahraga kepada BNNP Aceh.

Penyerahan tersebut menjadi simbol silaturahmi sekaligus dukungan terhadap penguatan aktivitas olahraga di lingkungan BNNP Aceh.Melalui silaturahmi dan koordinasi tersebut, diharapkan hubungan kerja sama antara Dispora Aceh dan BNNP Aceh semakin baik serta dapat melahirkan kolaborasi positif dalam pembinaan generasi muda Aceh ke depan.

Wali Kota Banda Aceh Serahkan Santunan kepada Santri Dayah Al-Fathani

BANDA ACEH ( Inforakyataceh ) Wali Kota Banda Aceh Illiza Sa’aduddin Djamal menyerahkan santunan kepada para santri Dayah Al-Fathani, Banda Aceh. Kegiatan tersebut menjadi bentuk perhatian dan kepedulian Pemerintah Kota Banda Aceh terhadap pendidikan keagamaan sekaligus kesejahteraan para santri.

Penyerahan santunan turut dihadiri pihak Baitul Mal Kota Banda Aceh, Ketua Koordinator Dr. Tgk. Yusuf Al-Qardhawy, MH, serta Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Banda Aceh.Dalam kesempatan tersebut, Wali Kota Banda Aceh menyampaikan bahwa perhatian terhadap santri dan lembaga pendidikan dayah merupakan bagian penting dalam mendukung pembangunan sumber daya manusia yang berlandaskan nilai-nilai agama.

Menurutnya, dayah memiliki peran strategis dalam membentuk generasi muda yang tidak hanya memiliki ilmu pengetahuan, tetapi juga akhlak dan kepedulian terhadap masyarakat.“Pemerintah Kota Banda Aceh akan terus memberikan perhatian terhadap pendidikan keagamaan dan keberadaan dayah, termasuk para santri yang sedang menuntut ilmu,” ujar Illiza.

Sementara itu, kehadiran Baitul Mal Kota Banda Aceh dalam kegiatan tersebut merupakan bagian dari upaya membantu masyarakat yang membutuhkan melalui berbagai program santunan dan bantuan sosial.Ketua Koordinator Dr. Tgk. Yusuf Al-Qardhawy, MH, mengapresiasi perhatian Pemerintah Kota Banda Aceh dan Baitul Mal Kota Banda Aceh terhadap para santri Dayah Al-Fathani.

Ia berharap bantuan tersebut dapat memberikan manfaat sekaligus menjadi motivasi bagi para santri untuk terus menuntut ilmu dan meningkatkan prestasi.“Kami mengucapkan terima kasih atas perhatian dan kepedulian Pemerintah Kota Banda Aceh serta Baitul Mal Kota Banda Aceh kepada para santri,” katanya.Kegiatan penyerahan santunan berlangsung dalam suasana penuh kekeluargaan.

Para santri dan pengurus Dayah Al-Fathani menyambut baik bantuan yang diberikan.Pemerintah Kota Banda Aceh berharap dukungan terhadap dayah dan para santri dapat terus diperkuat. Dengan demikian, lembaga pendidikan Islam tersebut diharapkan semakin berperan dalam mencetak generasi penerus yang berilmu, berakhlak mulia, dan memiliki kepedulian terhadap masyarakat.

Pemerintah Aceh Percepat Pelayaran Ro-Ro Krueng Geukuh-Penang, PT PEMA Disiapkan Jadi Operator

BANDA ACEH ( Inforakyataceh ) Pemerintah Aceh mempercepat realisasi pembukaan jalur pelayaran kapal Roll-on/Roll-off (Ro-Ro) Krueng Geukuh, Aceh Utara–Penang, Malaysia, yang menjadi salah satu program prioritas Gubernur Aceh Muzakir Manaf (Mualem) dan Wakil Gubernur Fadhlullah (Dek Fadh).Upaya percepatan tersebut dibahas dalam rapat di Ruang Sekretaris Daerah (Sekda) Aceh, Kantor Gubernur Aceh, Jumat (28/8/2026).

Rapat dipimpin Plt Sekda Aceh Taufik dan diikuti Asisten Sekda Aceh Bidang Perekonomian dan Pembangunan T Robby Irza, Kepala Dinas Perhubungan Aceh T Faisal, Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan Aceh Adi Darma, Kepala Biro Hukum Amrizal J Prang serta sejumlah pihak terkait.

Dalam rapat itu, Kepala Dinas Perhubungan Aceh T Faisal memaparkan perkembangan persiapan pembukaan rute Ro-Ro Krueng Geukuh-Penang, termasuk langkah yang harus segera dituntaskan pemerintah daerah.”Salah satu agenda utama adalah mempercepat proses penyusunan rancangan peraturan gubernur (Ranpergub) terkait penugasan PT Pembangunan Aceh (PEMA) sebagai pelaksana layanan Ro-Ro tersebut,” kata Faisal.

Faisal menilai, penugasan kepada PT PEMA dinilai dapat membuat pelaksanaan program lebih fleksibel karena BUMD dapat bekerja sama dengan pengusaha maupun investor menggunakan skema bisnis business to business.Di sisi lain, Pemerintah Aceh tetap memegang kendali terhadap sejumlah aspek strategis, seperti tarif, jadwal pelayaran dan prioritas muatan.”Dishub akan menyediakan pendanaan berupa hibah maupun penyertaan modal untuk mendukung penugasan PT PEMA,” kata Faisal.

Faisal mengatakan, saat ini pihaknya menunggu PT PEMA untuk menyampaikan proposal kepada Pemerintah Aceh terkait pengadaan kapal, baik melalui skema sewa maupun pembelian. Proposal tersebut ditargetkan masuk paling lambat 31 Agustus 2026.Selanjutnya, pada 2-3 September 2026 direncanakan konsultasi dengan Kementerian Perhubungan dan Kementerian Dalam Negeri melalui unit terkait keuangan daerah, khususnya mengenai penugasan PT PEMA.

“Koordinasi dengan Kementerian Perhubungan RI juga kami lakukan untuk mendorong dimulainya perundingan bilateral Indonesia-Malaysia terkait konektivitas Ro-Ro Aceh-Penang,” ujar Faisal.

Sementara itu, Plt. Sekda Aceh Taufik menegaskan bahwa program tersebut merupakan program prioritas gubernur sehingga proses penyusunan regulasi dan persiapannya harus dikawal secara langsung.

“Bangun komunikasi segera dengan Kementerian Perhubungan dan pihak terkait di Kementerian Dalam Negeri mengenai mekanisme hibah, subsidi atau penyertaan modal serta lakukan konsultasi untuk memperoleh rekomendasi penetapan pergub,” kata Taufik.Dengan berbagai langkah tersebut, Pemerintah Aceh menargetkan seluruh aspek regulasi, kapal, pelabuhan, layanan kepabeanan-imigrasi-karantina hingga kesiapan muatan dapat berjalan beriringan sehingga jalur Ro-Ro Krueng Geukuh-Penang dapat segera direalisasikan. []