Wali Kota Banda Aceh Resmi Buka BSI Fest Ramadhan 1447 H di Masjid Raya Baiturrahman

Banda Aceh ( Aceh dalam berita ) Kamis 12-3-2026 Wali Kota Banda Aceh Illiza Saaduddin Djamal, didampingi oleh RCEO BSI Aceh, Ketua DPRK Banda Aceh, OJK dan BI Aceh serta Imam Besar Mesjid secara resmi membuka BSI Fest Ramadhan 1447 H yang diselenggarakan oleh PT Bank Syariah Indonesia Tbk (BSI) Regional Aceh di kawasan Masjid Raya Baiturrahman, Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya menyemarakkan bulan suci Ramadhan sekaligus memperkuat nilai spiritual, sosial, dan ekonomi masyarakat.

Dalam sambutannya, Regional CEO BSI Aceh Imsak Ramadhan menyampaikan bahwa penyelenggaraan BSI Fest Ramadhan merupakan bagian dari komitmen BSI untuk terus hadir memberikan manfaat bagi masyarakat, khususnya dalam momentum bulan suci Ramadhan yang penuh keberkahan.

“Melalui BSI Fest Ramadhan, kami ingin menghadirkan ruang bagi masyarakat untuk memperkuat spiritualitas, mempererat silaturahmi, sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi melalui pemberdayaan UMKM lokal,” ujar Imsak Ramadhan.

Sementara itu, Imam Besar Masjid Raya Baiturrahman dalam sambutannya menyampaikan apresiasi atas pelaksanaan kegiatan yang memadukan nilai ibadah, dakwah, dan kepedulian sosial. Menurutnya, kegiatan seperti ini sangat positif dalam menghidupkan syiar Islam serta memperkuat ukhuwah di tengah masyarakat.

Wali Kota Banda Aceh, Illiza Saaduddin Djamal dalam sambutannya juga menyampaikan dukungan terhadap kegiatan BSI Fest Ramadhan yang dinilai mampu menghadirkan aktivitas bermanfaat bagi masyarakat selama bulan suci.

“BSI Fest Ramadhan menjadi wadah yang sangat baik untuk meningkatkan pemahaman keagamaan sekaligus mendukung pengembangan ekonomi masyarakat melalui partisipasi UMKM,” Langkah ini selaras dengan program Pemerintah Kota Banda Aceh yang terus mendorong pemberdayaan ekonomi masyarakat guna menekan laju inflasi, di antaranya melalui penyelenggaraan pasar murah, serta penguatan sektor UMKM,” ujarnya.

BSI Fest Ramadhan 1447 H menghadirkan berbagai rangkaian kegiatan yang dapat dinikmati masyarakat selama bulan Ramadhan, di antaranya Kajian Ramadhan sebagai sarana menambah ilmu dan memperkuat spiritualitas, Bazar UMKM yang menghadirkan berbagai produk pelaku usaha lokal sebagai bentuk dukungan terhadap pengembangan ekonomi masyarakat, serta Kuliner Ramadhan yang menjadi momen bagi masyarakat untuk menikmati hidangan berbuka puasa.

Selain itu, kegiatan ini juga dimeriahkan dengan aneka lomba Ramadhan yang melibatkan berbagai kalangan masyarakat serta santunan kepada anak yatim sebagai bentuk kepedulian sosial di bulan yang penuh berkah.

Melalui BSI Fest Ramadhan 1447 H, BSI berharap dapat menghadirkan kegiatan yang tidak hanya menyemarakkan suasana Ramadhan, tetapi juga memberikan manfaat spiritual, sosial, dan ekonomi bagi masyarakat Aceh.

BSI Aceh Hadirkan BSI Fest Ramadhan 1447 H di Masjid Raya Baiturrahman Banda Aceh

Banda Aceh ( Aceh dalam berita ) Kamis 12-3-2026 — Dalam rangka menyemarakkan bulan suci Ramadhan 1447 Hijriah, Bank Syariah Indonesia (Persero), Tbk Regional Aceh menyelenggarakan kegiatan BSI Fest Ramadhan 1447 H yang berlangsung pada 12–15 Maret 2026 di kawasan Masjid Raya Baiturrahman.

Kegiatan ini menghadirkan berbagai agenda bernuansa religius, sosial, dan pemberdayaan ekonomi masyarakat. BSI Fest Ramadhan menjadi wadah bagi masyarakat untuk memperkuat spiritualitas, mempererat kebersamaan, sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi umat melalui dukungan terhadap pelaku usaha lokal selama bulan suci Ramadhan.

Regional CEO BSI Aceh, **Imsak Ramadhan**, menyampaikan bahwa BSI Fest Ramadhan merupakan bagian dari komitmen BSI dalam menghadirkan manfaat yang lebih luas bagi masyarakat, tidak hanya melalui layanan perbankan syariah, tetapi juga melalui kegiatan sosial, edukasi keislaman, serta pemberdayaan ekonomi umat.

Menurutnya, bulan Ramadhan merupakan momentum yang tepat untuk memperkuat hubungan spiritual kepada Allah SWT sekaligus mempererat silaturahmi dan solidaritas sosial di tengah masyarakat.

“Melalui BSI Fest Ramadhan ini, kami ingin menghadirkan ruang kebersamaan bagi masyarakat Aceh untuk meningkatkan ibadah, memperluas wawasan keislaman melalui kajian Ramadhan, sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat melalui bazar UMKM. Kami berharap kegiatan ini dapat memberikan manfaat yang luas bagi masyarakat,” ujar Imsak Ramadhan.

Berbagai kegiatan akan meramaikan **BSI Fest Ramadhan 1447 H**, di antaranya:

* **Kajian Ramadhan**, sebagai sarana menambah ilmu dan memperkuat spiritualitas di bulan suci.
* **Bazar UMKM**, yang menghadirkan berbagai produk pelaku usaha lokal sebagai bentuk dukungan terhadap pengembangan ekonomi masyarakat.
* **Festival Kuliner Ramadhan**, yang menyajikan beragam makanan dan minuman khas untuk menemani momen berbuka puasa.
* **Aneka Lomba Ramadhan**, yang menghadirkan kegiatan edukatif dan inspiratif bagi masyarakat.
* **Santunan Anak Yatim**, sebagai wujud kepedulian sosial serta komitmen BSI dalam berbagi kebahagiaan di bulan penuh berkah.

Imsak menambahkan bahwa melalui kegiatan ini BSI juga ingin memperkuat perannya sebagai **sahabat finansial, sahabat sosial, dan sahabat spiritual** bagi masyarakat Aceh.

“Ramadhan adalah momentum untuk memperkuat ibadah, berbagi kebaikan, dan mempererat silaturahmi. Kami berharap BSI Fest Ramadhan dapat menjadi ruang kebersamaan yang membawa keberkahan serta memberikan dampak positif bagi masyarakat dan pelaku UMKM di Aceh,” tutupnya.

Melalui kegiatan ini, BSI mengajak seluruh masyarakat untuk turut merasakan semarak Ramadhan dalam suasana kebersamaan, keberkahan, dan kepedulian sosial.

BSI Aceh Hadirkan BSI Fest Ramadhan 1447 H di Masjid Raya Baiturrahman Banda Aceh

Banda Aceh ( Aceh dalam berita ) Kamis 12-3-2026 — Dalam rangka menyemarakkan bulan suci Ramadhan 1447 Hijriah, Bank Syariah Indonesia (Persero), Tbk Regional Aceh menyelenggarakan kegiatan BSI Fest Ramadhan 1447 H yang berlangsung pada 12–15 Maret 2026 di kawasan Masjid Raya Baiturrahman.

Kegiatan ini menghadirkan berbagai agenda bernuansa religius, sosial, dan pemberdayaan ekonomi masyarakat. BSI Fest Ramadhan menjadi wadah bagi masyarakat untuk memperkuat spiritualitas, mempererat kebersamaan, sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi umat melalui dukungan terhadap pelaku usaha lokal selama bulan suci Ramadhan.

Regional CEO BSI Aceh, **Imsak Ramadhan**, menyampaikan bahwa BSI Fest Ramadhan merupakan bagian dari komitmen BSI dalam menghadirkan manfaat yang lebih luas bagi masyarakat, tidak hanya melalui layanan perbankan syariah, tetapi juga melalui kegiatan sosial, edukasi keislaman, serta pemberdayaan ekonomi umat.

Menurutnya, bulan Ramadhan merupakan momentum yang tepat untuk memperkuat hubungan spiritual kepada Allah SWT sekaligus mempererat silaturahmi dan solidaritas sosial di tengah masyarakat.

“Melalui BSI Fest Ramadhan ini, kami ingin menghadirkan ruang kebersamaan bagi masyarakat Aceh untuk meningkatkan ibadah, memperluas wawasan keislaman melalui kajian Ramadhan, sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat melalui bazar UMKM. Kami berharap kegiatan ini dapat memberikan manfaat yang luas bagi masyarakat,” ujar Imsak Ramadhan.

Berbagai kegiatan akan meramaikan **BSI Fest Ramadhan 1447 H**, di antaranya:

* **Kajian Ramadhan**, sebagai sarana menambah ilmu dan memperkuat spiritualitas di bulan suci.
* **Bazar UMKM**, yang menghadirkan berbagai produk pelaku usaha lokal sebagai bentuk dukungan terhadap pengembangan ekonomi masyarakat.
* **Festival Kuliner Ramadhan**, yang menyajikan beragam makanan dan minuman khas untuk menemani momen berbuka puasa.
* **Aneka Lomba Ramadhan**, yang menghadirkan kegiatan edukatif dan inspiratif bagi masyarakat.
* **Santunan Anak Yatim**, sebagai wujud kepedulian sosial serta komitmen BSI dalam berbagi kebahagiaan di bulan penuh berkah.

Imsak menambahkan bahwa melalui kegiatan ini BSI juga ingin memperkuat perannya sebagai **sahabat finansial, sahabat sosial, dan sahabat spiritual** bagi masyarakat Aceh.

“Ramadhan adalah momentum untuk memperkuat ibadah, berbagi kebaikan, dan mempererat silaturahmi. Kami berharap BSI Fest Ramadhan dapat menjadi ruang kebersamaan yang membawa keberkahan serta memberikan dampak positif bagi masyarakat dan pelaku UMKM di Aceh,” tutupnya.

Melalui kegiatan ini, BSI mengajak seluruh masyarakat untuk turut merasakan semarak Ramadhan dalam suasana kebersamaan, keberkahan, dan kepedulian sosial.

BSI Aceh Hadirkan BSI Fest Ramadhan 1447 H di Masjid Raya Baiturrahman Banda Aceh

Banda Aceh ( Aceh dalam berita ) Kamis 12-3-2026 — Dalam rangka menyemarakkan bulan suci Ramadhan 1447 Hijriah, Bank Syariah Indonesia (Persero), Tbk Regional Aceh menyelenggarakan kegiatan BSI Fest Ramadhan 1447 H yang berlangsung pada 12–15 Maret 2026 di kawasan Masjid Raya Baiturrahman.

Kegiatan ini menghadirkan berbagai agenda bernuansa religius, sosial, dan pemberdayaan ekonomi masyarakat. BSI Fest Ramadhan menjadi wadah bagi masyarakat untuk memperkuat spiritualitas, mempererat kebersamaan, sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi umat melalui dukungan terhadap pelaku usaha lokal selama bulan suci Ramadhan.

Regional CEO BSI Aceh, **Imsak Ramadhan**, menyampaikan bahwa BSI Fest Ramadhan merupakan bagian dari komitmen BSI dalam menghadirkan manfaat yang lebih luas bagi masyarakat, tidak hanya melalui layanan perbankan syariah, tetapi juga melalui kegiatan sosial, edukasi keislaman, serta pemberdayaan ekonomi umat.

Menurutnya, bulan Ramadhan merupakan momentum yang tepat untuk memperkuat hubungan spiritual kepada Allah SWT sekaligus mempererat silaturahmi dan solidaritas sosial di tengah masyarakat.

“Melalui BSI Fest Ramadhan ini, kami ingin menghadirkan ruang kebersamaan bagi masyarakat Aceh untuk meningkatkan ibadah, memperluas wawasan keislaman melalui kajian Ramadhan, sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat melalui bazar UMKM. Kami berharap kegiatan ini dapat memberikan manfaat yang luas bagi masyarakat,” ujar Imsak Ramadhan.

Berbagai kegiatan akan meramaikan **BSI Fest Ramadhan 1447 H**, di antaranya:

* **Kajian Ramadhan**, sebagai sarana menambah ilmu dan memperkuat spiritualitas di bulan suci.
* **Bazar UMKM**, yang menghadirkan berbagai produk pelaku usaha lokal sebagai bentuk dukungan terhadap pengembangan ekonomi masyarakat.
* **Festival Kuliner Ramadhan**, yang menyajikan beragam makanan dan minuman khas untuk menemani momen berbuka puasa.
* **Aneka Lomba Ramadhan**, yang menghadirkan kegiatan edukatif dan inspiratif bagi masyarakat.
* **Santunan Anak Yatim**, sebagai wujud kepedulian sosial serta komitmen BSI dalam berbagi kebahagiaan di bulan penuh berkah.

Imsak menambahkan bahwa melalui kegiatan ini BSI juga ingin memperkuat perannya sebagai **sahabat finansial, sahabat sosial, dan sahabat spiritual** bagi masyarakat Aceh.

“Ramadhan adalah momentum untuk memperkuat ibadah, berbagi kebaikan, dan mempererat silaturahmi. Kami berharap BSI Fest Ramadhan dapat menjadi ruang kebersamaan yang membawa keberkahan serta memberikan dampak positif bagi masyarakat dan pelaku UMKM di Aceh,” tutupnya.

Melalui kegiatan ini, BSI mengajak seluruh masyarakat untuk turut merasakan semarak Ramadhan dalam suasana kebersamaan, keberkahan, dan kepedulian sosial.

BSI Berbagi: 5.000 Anak Yatim Terima Santunan Serentak di Seluruh Indonesia

Banda Aceh ( Aceh dalam berita ) Sabtu 7-32026 — Aroma bubur kanji rumbi mengepul dari dapur besar di halaman Masjid Darussalam, Aceh Tamiang, Ratusan anak duduk berbaris rapi menunggu waktu berbuka. Di tangan mereka, kantong berisi perlengkapan sekolah dan santunan Ramadan.
Di tempat itulah PT Bank Syariah Indonesia (Persero) Tbk (BSI) bersama Danantara Indonesia menggelar kegiatan berbagi dengan 5.000 anak yatim dan dhuafa di seluruh Indonesia. Kegiatan ini dilakukan secara serentak di seluruh Indonesia dengan kegiatan dipusatkan di sembilan titik Lokasi.

Aceh Tamiang dipilih sebagai pusat utama kegiatan BSI Berbagi tahun ini. Wilayah tersebut merupakan salah satu daerah yang tengah menjalani masa pemulihan setelah bencana. Bagi banyak anak di sana, kegiatan berbagi ini menjadi momen Ramadan yang menghadirkan kembali keceriaan. Lokasi kegiatan juga dekat dengan tempat hunian sementara (huntara) masyarakat yang dibangun pemerintah Indonesia bersama Danantara dan BUMN Indonesia, termasuk BSI.
Direktur Utama BSI Anggoro Eko Cahyo hadir langsung di lokasi bersama Komisaris Utama Prof Muhadjir Effendy serta Ketua Dewan Pengawas Syariah Prof KH Hasanudin dan Direktur Information Technology BSI Muharto Hadi Suprapto. Mereka ikut memasak bubur bersama warga, menu khas berbuka puasa masyarakat Aceh yang dikenal sebagai kanji rumbi.

“Pendidikan menjadi fondasi penting bagi masa depan Indonesia. Melalui kegiatan santunan ini, kami ingin menghadirkan kebahagiaan sekaligus memberi semangat bagi anak-anak agar terus belajar dan meraih cita-cita,” kata Anggoro.

Kegiatan berbagi ini juga berlangsung secara paralel di berbagai wilayah operasional BSI, mulai dari Medan, Palembang, Jakarta, Bandung, Semarang, Surabaya, hingga Makassar dan Kalimantan. Di setiap kota, jajaran direksi BSI turut hadir untuk menyerahkan santunan kepada anak-anak yatim.

Program santunan ini merupakan bagian dari BSI Berbagi, kegiatan sosial yang rutin diselenggarakan sejak bank syariah terbesar di Indonesia itu berdiri pada 2021. Tahun ini menjadi penyelenggaraan kelima sekaligus bertepatan dengan ulang tahun ke-5 BSI.

Jumlah penerima santunan tahun ini mencapai 5.000 anak, meningkat sekitar 20 persen dibandingkan tahun sebelumnya yang mencapai 4.444 anak. Selain santunan, BSI juga menyalurkan wakaf Alquran ke berbagai pesantren di seluruh Indonesia.

Bagi BSI, Ramadan bukan sekadar momentum ibadah, tetapi juga kesempatan memperkuat kepedulian sosial. Bank ini juga memfasilitasi masyarakat yang ingin berbagi melalui layanan digital di aplikasi BYOND by BSI, termasuk fitur Donasi Anak Yatim dan Berbagi THR Yatim.
Selama dua pekan pertama Ramadan 1447 Hijriah, transaksi zakat, infak, sedekah, dan wakaf melalui aplikasi tersebut tercatat meningkat sekitar 14 %.

Selain itu, BSI juga terus mendorong akses pendidikan bagi generasi muda melalui program BSI Scholarship. Hingga kini lebih dari 10.000 beasiswa telah disalurkan kepada pelajar dan mahasiswa berprestasi dari keluarga kurang mampu di berbagai daerah.

Di Aceh Tamiang sore itu, menjelang adzan magrib, anak-anak mulai membuka paket makanan mereka. Tawa kecil terdengar di antara mereka.
Ramadan, bagi mereka, menjadi sedikit lebih hangat.

#CahayaGenerasiBangsa
#SatuDanantara
#LangkahEmasRaihKemenangan
#MelayaniSepenuhHati

BSI Berbagi: 5.000 Anak Yatim Terima Santunan Serentak di Seluruh Indonesia

Banda Aceh ( Aceh dalam berita ) Sabtu 7-32026 — Aroma bubur kanji rumbi mengepul dari dapur besar di halaman Masjid Darussalam, Aceh Tamiang, Ratusan anak duduk berbaris rapi menunggu waktu berbuka. Di tangan mereka, kantong berisi perlengkapan sekolah dan santunan Ramadan.
Di tempat itulah PT Bank Syariah Indonesia (Persero) Tbk (BSI) bersama Danantara Indonesia menggelar kegiatan berbagi dengan 5.000 anak yatim dan dhuafa di seluruh Indonesia. Kegiatan ini dilakukan secara serentak di seluruh Indonesia dengan kegiatan dipusatkan di sembilan titik Lokasi.

Aceh Tamiang dipilih sebagai pusat utama kegiatan BSI Berbagi tahun ini. Wilayah tersebut merupakan salah satu daerah yang tengah menjalani masa pemulihan setelah bencana. Bagi banyak anak di sana, kegiatan berbagi ini menjadi momen Ramadan yang menghadirkan kembali keceriaan. Lokasi kegiatan juga dekat dengan tempat hunian sementara (huntara) masyarakat yang dibangun pemerintah Indonesia bersama Danantara dan BUMN Indonesia, termasuk BSI.
Direktur Utama BSI Anggoro Eko Cahyo hadir langsung di lokasi bersama Komisaris Utama Prof Muhadjir Effendy serta Ketua Dewan Pengawas Syariah Prof KH Hasanudin dan Direktur Information Technology BSI Muharto Hadi Suprapto. Mereka ikut memasak bubur bersama warga, menu khas berbuka puasa masyarakat Aceh yang dikenal sebagai kanji rumbi.

“Pendidikan menjadi fondasi penting bagi masa depan Indonesia. Melalui kegiatan santunan ini, kami ingin menghadirkan kebahagiaan sekaligus memberi semangat bagi anak-anak agar terus belajar dan meraih cita-cita,” kata Anggoro.

Kegiatan berbagi ini juga berlangsung secara paralel di berbagai wilayah operasional BSI, mulai dari Medan, Palembang, Jakarta, Bandung, Semarang, Surabaya, hingga Makassar dan Kalimantan. Di setiap kota, jajaran direksi BSI turut hadir untuk menyerahkan santunan kepada anak-anak yatim.

Program santunan ini merupakan bagian dari BSI Berbagi, kegiatan sosial yang rutin diselenggarakan sejak bank syariah terbesar di Indonesia itu berdiri pada 2021. Tahun ini menjadi penyelenggaraan kelima sekaligus bertepatan dengan ulang tahun ke-5 BSI.

Jumlah penerima santunan tahun ini mencapai 5.000 anak, meningkat sekitar 20 persen dibandingkan tahun sebelumnya yang mencapai 4.444 anak. Selain santunan, BSI juga menyalurkan wakaf Alquran ke berbagai pesantren di seluruh Indonesia.

Bagi BSI, Ramadan bukan sekadar momentum ibadah, tetapi juga kesempatan memperkuat kepedulian sosial. Bank ini juga memfasilitasi masyarakat yang ingin berbagi melalui layanan digital di aplikasi BYOND by BSI, termasuk fitur Donasi Anak Yatim dan Berbagi THR Yatim.
Selama dua pekan pertama Ramadan 1447 Hijriah, transaksi zakat, infak, sedekah, dan wakaf melalui aplikasi tersebut tercatat meningkat sekitar 14 %.

Selain itu, BSI juga terus mendorong akses pendidikan bagi generasi muda melalui program BSI Scholarship. Hingga kini lebih dari 10.000 beasiswa telah disalurkan kepada pelajar dan mahasiswa berprestasi dari keluarga kurang mampu di berbagai daerah.

Di Aceh Tamiang sore itu, menjelang adzan magrib, anak-anak mulai membuka paket makanan mereka. Tawa kecil terdengar di antara mereka.
Ramadan, bagi mereka, menjadi sedikit lebih hangat.

#CahayaGenerasiBangsa
#SatuDanantara
#LangkahEmasRaihKemenangan
#MelayaniSepenuhHati

Harga Emas Merangkak Naik, BSI Pastikan Stok Emas Aman

Jakarta ( Aceh dalam berita ) Rabu 4-3-2026. Harga emas menunjukkan tren peningkatan yang signifikan, dengan kenaikan lebih dari 50% dalam satu tahun terakhir. harga emas telah mencapai sekitar Rp3,1 juta per gram. Kenaikan ini turut mendorong minat masyarakat untuk berinvestasi pada instrumen safe haven seperti emas.

Minat nasabah BSI terhadap layanan emas melampaui ekspektasi. Selain karena instrumen emas ini unik, emas juga menjadi investasi yang aman dan mudah sesuai dengan prinsip syariah. Tren investasi emas juga mendorong pertumbuhan bisnis di BSI yang merupakan Bank Emas pertama di Indonesia.

Kenaikan jumlah nasabah bullion bank di BSI dari Januari hingga Februari 2026 (YtD) naik 44% dan penjualan selama tahun 2026 sudah mencapai 58% dari total penjualan tahun 2025. Hal ini juga dipicu dari multiplier effect kondisi global terkait ketegangan di Timur Tengah yang memberikan pengaruh terhadap permintaan emas seiring dengan kenaikan harga emas. Untuk mengantisipasi peningkatan permintaan tersebut, BSI telah memiliki inventory manajemen yang baik.

Untuk memenuhi kebutuhan emas nasabah, saat ini kami telah bekerjasama dengan beberapa supplier dan tidak menutup kemungkinan kedepannya akan menambah supplier dengan beberapa kajian dan pertimbangan penerapan manajemen risiko yang tepat.

Kemudahan pembelian emas bullion bank BSI secara realtime lewat superapps BYOND juga mendorong masyarakat membeli emas dengan aman dan mudah. Terlebih, nasabah bisa melakukan pembelian dengan harga mulai dari Rp50.000an. Nasabah juga dapat melakukan transfer saldo emas (gramase) ke sesama rekening BSI Emas. Selain itu, Nasabah yang ingin mencetak emasnya juga dapat mengajukan via aplikasi dan melakukan pengambilan dikantor cabang yang telah dipilih.

Direktur Sales and Distribution BSI Anton Sukarna mengatakan “Ke depan, kami melihat permintaan emas masih terus meningkat. Untuk itu BSI akan memastikan kesiapan dari sisi persediaan, serta edukasi nasabah agar investasi emas dilakukan secara bertahap dan berorientasi jangka panjang. Dalam kondisi apapun, BSI selalu melakukan antisipasi atas ketersediaan stok yang memadai dari para supplier serta pengelolaan inventory management yang baik”,ujarnya.

Harga Emas Merangkak Naik, BSI Pastikan Stok Emas Aman

Jakarta ( Aceh dalam berita ) Rabu 4-3-2026. Harga emas menunjukkan tren peningkatan yang signifikan, dengan kenaikan lebih dari 50% dalam satu tahun terakhir. harga emas telah mencapai sekitar Rp3,1 juta per gram. Kenaikan ini turut mendorong minat masyarakat untuk berinvestasi pada instrumen safe haven seperti emas.

Minat nasabah BSI terhadap layanan emas melampaui ekspektasi. Selain karena instrumen emas ini unik, emas juga menjadi investasi yang aman dan mudah sesuai dengan prinsip syariah. Tren investasi emas juga mendorong pertumbuhan bisnis di BSI yang merupakan Bank Emas pertama di Indonesia.

Kenaikan jumlah nasabah bullion bank di BSI dari Januari hingga Februari 2026 (YtD) naik 44% dan penjualan selama tahun 2026 sudah mencapai 58% dari total penjualan tahun 2025. Hal ini juga dipicu dari multiplier effect kondisi global terkait ketegangan di Timur Tengah yang memberikan pengaruh terhadap permintaan emas seiring dengan kenaikan harga emas. Untuk mengantisipasi peningkatan permintaan tersebut, BSI telah memiliki inventory manajemen yang baik.

Untuk memenuhi kebutuhan emas nasabah, saat ini kami telah bekerjasama dengan beberapa supplier dan tidak menutup kemungkinan kedepannya akan menambah supplier dengan beberapa kajian dan pertimbangan penerapan manajemen risiko yang tepat.

Kemudahan pembelian emas bullion bank BSI secara realtime lewat superapps BYOND juga mendorong masyarakat membeli emas dengan aman dan mudah. Terlebih, nasabah bisa melakukan pembelian dengan harga mulai dari Rp50.000an. Nasabah juga dapat melakukan transfer saldo emas (gramase) ke sesama rekening BSI Emas. Selain itu, Nasabah yang ingin mencetak emasnya juga dapat mengajukan via aplikasi dan melakukan pengambilan dikantor cabang yang telah dipilih.

Direktur Sales and Distribution BSI Anton Sukarna mengatakan “Ke depan, kami melihat permintaan emas masih terus meningkat. Untuk itu BSI akan memastikan kesiapan dari sisi persediaan, serta edukasi nasabah agar investasi emas dilakukan secara bertahap dan berorientasi jangka panjang. Dalam kondisi apapun, BSI selalu melakukan antisipasi atas ketersediaan stok yang memadai dari para supplier serta pengelolaan inventory management yang baik”,ujarnya.

BSI Raih Sertifikasi ISO Global 27701:2019 Untuk Etika Digital dan Pelindungan Data Nasabah

Jakarta ( Aceh dalam berita ) PT Bank Syariah Indonesia (Persero) Tbk (BSI) memperkuat komitmennya terhadap tata kelola dan etika digital di tengah percepatan transformasi teknologi dengan meraih sertifikasi internasional ISO 27701:2019 untuk pelindungan data pribadi nasabah.

BSI mengambil langkah ini sebagai bagian dari upaya strategis Perseroan mendukung layanan keuangan modern yang aman, terpercaya, dan beretika, terutama di era di mana penggunaan data dan kecerdasan buatan (AI) makin dominan dalam pengambilan keputusan perbankan. Standar ISO 27701:2019 adalah standar internasional untuk Privacy Information Management System (PIMS) yang memastikan organisasi mampu mengelola data pribadi secara sistematis, aman, transparan, dan bertanggung jawab sesuai praktik terbaik global.

Pencapaian sertifikasi ini mencerminkan kesiapan BSI dalam menjawab tantangan transformasi digital yang semakin kompleks. BSI memastikan bahwa seluruh siklus pengelolaan data—mulai dari pengumpulan, pemrosesan, penyimpanan, hingga penghapusan—dijalankan dalam kerangka tata kelola yang kuat, terukur, dan berorientasi pada pelindungan hak nasabah. Dengan demikian, pemanfaatan data dan teknologi, termasuk sistem analitik dan pengembangan AI, tetap berada dalam koridor etika, kehati-hatian, dan akuntabilitas.

Bagi BSI, inovasi digital tidak hanya dimaknai sebagai upaya meningkatkan efisiensi dan kecepatan layanan, tetapi juga sebagai proses membangun kepercayaan jangka panjang. Sertifikasi ISO 27701:2019 menjadi landasan penting agar setiap pengembangan sistem berbasis data mampu meminimalkan risiko penyalahgunaan informasi, mencegah bias yang tidak diinginkan, serta menjaga integritas keputusan yang dihasilkan oleh teknologi.

Direktur Compliance & Human Capital BSI Arief Adhi Sanjaya menyampaikan bahwa BSI merupakan first mover dalam implementasi ISO 27701:2019 yang efektif berlaku sejak tanggal 16 Desember 2025 dan menjadi bagian dari transformasi menyeluruh yang mencakup sistem, proses, dan budaya organisasi.

“Di era pemanfaatan AI dan data analytics, kepercayaan adalah aset yang tidak dapat digantikan. ISO 27701:2019 memastikan bahwa inovasi digital yang kami kembangkan tetap berlandaskan etika, akuntabilitas, dan pelindungan hak nasabah. Karena bagi BSI, teknologi harus memperkuat amanah dan tanggung jawab, bukan sekadar kecepatan,” ujar Arief.

Lebih dari sekadar pemenuhan kepatuhan regulasi, sertifikasi ini memperkuat tata kelola perusahaan yang berkelanjutan dan berorientasi masa depan. Di tengah meningkatnya ekspektasi publik terhadap transparansi dan etika digital, BSI menempatkan pelindungan data sebagai bagian integral dari reputasi, kredibilitas, dan kepercayaan pemangku kepentingan—baik nasabah, regulator, investor, maupun mitra global.

Saat ini, BSI telah dipercaya oleh lebih dari 23 juta nasabah dari berbagai segmen. Dengan diraihnya sertifikasi ISO 27701:2019, BSI semakin mantap memperluas jangkauan layanan dan meningkatkan pertumbuhan nasabah secara berkelanjutan, sejalan dengan penguatan kepercayaan publik terhadap sistem, tata kelola, dan integritas perusahaan.

BSI Raih Sertifikasi ISO Global 27701:2019 Untuk Etika Digital dan Pelindungan Data Nasabah

Jakarta ( Aceh dalam berita ) PT Bank Syariah Indonesia (Persero) Tbk (BSI) memperkuat komitmennya terhadap tata kelola dan etika digital di tengah percepatan transformasi teknologi dengan meraih sertifikasi internasional ISO 27701:2019 untuk pelindungan data pribadi nasabah.

BSI mengambil langkah ini sebagai bagian dari upaya strategis Perseroan mendukung layanan keuangan modern yang aman, terpercaya, dan beretika, terutama di era di mana penggunaan data dan kecerdasan buatan (AI) makin dominan dalam pengambilan keputusan perbankan. Standar ISO 27701:2019 adalah standar internasional untuk Privacy Information Management System (PIMS) yang memastikan organisasi mampu mengelola data pribadi secara sistematis, aman, transparan, dan bertanggung jawab sesuai praktik terbaik global.

Pencapaian sertifikasi ini mencerminkan kesiapan BSI dalam menjawab tantangan transformasi digital yang semakin kompleks. BSI memastikan bahwa seluruh siklus pengelolaan data—mulai dari pengumpulan, pemrosesan, penyimpanan, hingga penghapusan—dijalankan dalam kerangka tata kelola yang kuat, terukur, dan berorientasi pada pelindungan hak nasabah. Dengan demikian, pemanfaatan data dan teknologi, termasuk sistem analitik dan pengembangan AI, tetap berada dalam koridor etika, kehati-hatian, dan akuntabilitas.

Bagi BSI, inovasi digital tidak hanya dimaknai sebagai upaya meningkatkan efisiensi dan kecepatan layanan, tetapi juga sebagai proses membangun kepercayaan jangka panjang. Sertifikasi ISO 27701:2019 menjadi landasan penting agar setiap pengembangan sistem berbasis data mampu meminimalkan risiko penyalahgunaan informasi, mencegah bias yang tidak diinginkan, serta menjaga integritas keputusan yang dihasilkan oleh teknologi.

Direktur Compliance & Human Capital BSI Arief Adhi Sanjaya menyampaikan bahwa BSI merupakan first mover dalam implementasi ISO 27701:2019 yang efektif berlaku sejak tanggal 16 Desember 2025 dan menjadi bagian dari transformasi menyeluruh yang mencakup sistem, proses, dan budaya organisasi.

“Di era pemanfaatan AI dan data analytics, kepercayaan adalah aset yang tidak dapat digantikan. ISO 27701:2019 memastikan bahwa inovasi digital yang kami kembangkan tetap berlandaskan etika, akuntabilitas, dan pelindungan hak nasabah. Karena bagi BSI, teknologi harus memperkuat amanah dan tanggung jawab, bukan sekadar kecepatan,” ujar Arief.

Lebih dari sekadar pemenuhan kepatuhan regulasi, sertifikasi ini memperkuat tata kelola perusahaan yang berkelanjutan dan berorientasi masa depan. Di tengah meningkatnya ekspektasi publik terhadap transparansi dan etika digital, BSI menempatkan pelindungan data sebagai bagian integral dari reputasi, kredibilitas, dan kepercayaan pemangku kepentingan—baik nasabah, regulator, investor, maupun mitra global.

Saat ini, BSI telah dipercaya oleh lebih dari 23 juta nasabah dari berbagai segmen. Dengan diraihnya sertifikasi ISO 27701:2019, BSI semakin mantap memperluas jangkauan layanan dan meningkatkan pertumbuhan nasabah secara berkelanjutan, sejalan dengan penguatan kepercayaan publik terhadap sistem, tata kelola, dan integritas perusahaan.