BSI Berbagi: 5.000 Anak Yatim Terima Santunan Serentak di Seluruh Indonesia

Banda Aceh ( Aceh dalam berita ) Sabtu 7-32026 — Aroma bubur kanji rumbi mengepul dari dapur besar di halaman Masjid Darussalam, Aceh Tamiang, Ratusan anak duduk berbaris rapi menunggu waktu berbuka. Di tangan mereka, kantong berisi perlengkapan sekolah dan santunan Ramadan.
Di tempat itulah PT Bank Syariah Indonesia (Persero) Tbk (BSI) bersama Danantara Indonesia menggelar kegiatan berbagi dengan 5.000 anak yatim dan dhuafa di seluruh Indonesia. Kegiatan ini dilakukan secara serentak di seluruh Indonesia dengan kegiatan dipusatkan di sembilan titik Lokasi.

Aceh Tamiang dipilih sebagai pusat utama kegiatan BSI Berbagi tahun ini. Wilayah tersebut merupakan salah satu daerah yang tengah menjalani masa pemulihan setelah bencana. Bagi banyak anak di sana, kegiatan berbagi ini menjadi momen Ramadan yang menghadirkan kembali keceriaan. Lokasi kegiatan juga dekat dengan tempat hunian sementara (huntara) masyarakat yang dibangun pemerintah Indonesia bersama Danantara dan BUMN Indonesia, termasuk BSI.
Direktur Utama BSI Anggoro Eko Cahyo hadir langsung di lokasi bersama Komisaris Utama Prof Muhadjir Effendy serta Ketua Dewan Pengawas Syariah Prof KH Hasanudin dan Direktur Information Technology BSI Muharto Hadi Suprapto. Mereka ikut memasak bubur bersama warga, menu khas berbuka puasa masyarakat Aceh yang dikenal sebagai kanji rumbi.

“Pendidikan menjadi fondasi penting bagi masa depan Indonesia. Melalui kegiatan santunan ini, kami ingin menghadirkan kebahagiaan sekaligus memberi semangat bagi anak-anak agar terus belajar dan meraih cita-cita,” kata Anggoro.

Kegiatan berbagi ini juga berlangsung secara paralel di berbagai wilayah operasional BSI, mulai dari Medan, Palembang, Jakarta, Bandung, Semarang, Surabaya, hingga Makassar dan Kalimantan. Di setiap kota, jajaran direksi BSI turut hadir untuk menyerahkan santunan kepada anak-anak yatim.

Program santunan ini merupakan bagian dari BSI Berbagi, kegiatan sosial yang rutin diselenggarakan sejak bank syariah terbesar di Indonesia itu berdiri pada 2021. Tahun ini menjadi penyelenggaraan kelima sekaligus bertepatan dengan ulang tahun ke-5 BSI.

Jumlah penerima santunan tahun ini mencapai 5.000 anak, meningkat sekitar 20 persen dibandingkan tahun sebelumnya yang mencapai 4.444 anak. Selain santunan, BSI juga menyalurkan wakaf Alquran ke berbagai pesantren di seluruh Indonesia.

Bagi BSI, Ramadan bukan sekadar momentum ibadah, tetapi juga kesempatan memperkuat kepedulian sosial. Bank ini juga memfasilitasi masyarakat yang ingin berbagi melalui layanan digital di aplikasi BYOND by BSI, termasuk fitur Donasi Anak Yatim dan Berbagi THR Yatim.
Selama dua pekan pertama Ramadan 1447 Hijriah, transaksi zakat, infak, sedekah, dan wakaf melalui aplikasi tersebut tercatat meningkat sekitar 14 %.

Selain itu, BSI juga terus mendorong akses pendidikan bagi generasi muda melalui program BSI Scholarship. Hingga kini lebih dari 10.000 beasiswa telah disalurkan kepada pelajar dan mahasiswa berprestasi dari keluarga kurang mampu di berbagai daerah.

Di Aceh Tamiang sore itu, menjelang adzan magrib, anak-anak mulai membuka paket makanan mereka. Tawa kecil terdengar di antara mereka.
Ramadan, bagi mereka, menjadi sedikit lebih hangat.

#CahayaGenerasiBangsa
#SatuDanantara
#LangkahEmasRaihKemenangan
#MelayaniSepenuhHati

BSI Berbagi: 5.000 Anak Yatim Terima Santunan Serentak di Seluruh Indonesia

Banda Aceh ( Aceh dalam berita ) Sabtu 7-32026 — Aroma bubur kanji rumbi mengepul dari dapur besar di halaman Masjid Darussalam, Aceh Tamiang, Ratusan anak duduk berbaris rapi menunggu waktu berbuka. Di tangan mereka, kantong berisi perlengkapan sekolah dan santunan Ramadan.
Di tempat itulah PT Bank Syariah Indonesia (Persero) Tbk (BSI) bersama Danantara Indonesia menggelar kegiatan berbagi dengan 5.000 anak yatim dan dhuafa di seluruh Indonesia. Kegiatan ini dilakukan secara serentak di seluruh Indonesia dengan kegiatan dipusatkan di sembilan titik Lokasi.

Aceh Tamiang dipilih sebagai pusat utama kegiatan BSI Berbagi tahun ini. Wilayah tersebut merupakan salah satu daerah yang tengah menjalani masa pemulihan setelah bencana. Bagi banyak anak di sana, kegiatan berbagi ini menjadi momen Ramadan yang menghadirkan kembali keceriaan. Lokasi kegiatan juga dekat dengan tempat hunian sementara (huntara) masyarakat yang dibangun pemerintah Indonesia bersama Danantara dan BUMN Indonesia, termasuk BSI.
Direktur Utama BSI Anggoro Eko Cahyo hadir langsung di lokasi bersama Komisaris Utama Prof Muhadjir Effendy serta Ketua Dewan Pengawas Syariah Prof KH Hasanudin dan Direktur Information Technology BSI Muharto Hadi Suprapto. Mereka ikut memasak bubur bersama warga, menu khas berbuka puasa masyarakat Aceh yang dikenal sebagai kanji rumbi.

“Pendidikan menjadi fondasi penting bagi masa depan Indonesia. Melalui kegiatan santunan ini, kami ingin menghadirkan kebahagiaan sekaligus memberi semangat bagi anak-anak agar terus belajar dan meraih cita-cita,” kata Anggoro.

Kegiatan berbagi ini juga berlangsung secara paralel di berbagai wilayah operasional BSI, mulai dari Medan, Palembang, Jakarta, Bandung, Semarang, Surabaya, hingga Makassar dan Kalimantan. Di setiap kota, jajaran direksi BSI turut hadir untuk menyerahkan santunan kepada anak-anak yatim.

Program santunan ini merupakan bagian dari BSI Berbagi, kegiatan sosial yang rutin diselenggarakan sejak bank syariah terbesar di Indonesia itu berdiri pada 2021. Tahun ini menjadi penyelenggaraan kelima sekaligus bertepatan dengan ulang tahun ke-5 BSI.

Jumlah penerima santunan tahun ini mencapai 5.000 anak, meningkat sekitar 20 persen dibandingkan tahun sebelumnya yang mencapai 4.444 anak. Selain santunan, BSI juga menyalurkan wakaf Alquran ke berbagai pesantren di seluruh Indonesia.

Bagi BSI, Ramadan bukan sekadar momentum ibadah, tetapi juga kesempatan memperkuat kepedulian sosial. Bank ini juga memfasilitasi masyarakat yang ingin berbagi melalui layanan digital di aplikasi BYOND by BSI, termasuk fitur Donasi Anak Yatim dan Berbagi THR Yatim.
Selama dua pekan pertama Ramadan 1447 Hijriah, transaksi zakat, infak, sedekah, dan wakaf melalui aplikasi tersebut tercatat meningkat sekitar 14 %.

Selain itu, BSI juga terus mendorong akses pendidikan bagi generasi muda melalui program BSI Scholarship. Hingga kini lebih dari 10.000 beasiswa telah disalurkan kepada pelajar dan mahasiswa berprestasi dari keluarga kurang mampu di berbagai daerah.

Di Aceh Tamiang sore itu, menjelang adzan magrib, anak-anak mulai membuka paket makanan mereka. Tawa kecil terdengar di antara mereka.
Ramadan, bagi mereka, menjadi sedikit lebih hangat.

#CahayaGenerasiBangsa
#SatuDanantara
#LangkahEmasRaihKemenangan
#MelayaniSepenuhHati

Kapolres Pidie Ikuti Tanam Raya Jagung Serentak Kuartal I 2026 Secara Virtual Bersama Kapolri

Mapolres Sigli ( Aceh dalam berita ) Sabtu 7-3-2026 Kapolres Pidie AKBP Jaka Mulyana, SIK, MIK mengikuti kegiatan Tanam Raya Jagung Serentak Kuartal I Tahun 2026 secara virtual yang dipimpin langsung oleh Kapolri Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo.

Kegiatan tersebut dilaksanakan sebagai bentuk dukungan terhadap program swasembada jagung nasional dan ketahanan pangan yang menjadi salah satu prioritas pemerintah.

Di Kabupaten Pidie, kegiatan tanam raya jagung ini yang dilaksanakan di Gampong Jijiem Kecamatan Keuamla, juga melibatkan unsur Forkopimda, para pejabat utama Polres Pidie, instansi terkait, serta masyarakat dan kelompok tani setempat.

Kapolres Pidie AKBP Jaka Mulyana, SIK, MIK menyampaikan bahwa keterlibatan Polri dalam kegiatan ini merupakan bentuk dukungan nyata terhadap program Asta Cita Presiden Republik Indonesia dalam memperkuat ketahanan pangan nasional.

Menurutnya, melalui kegiatan tanam raya jagung serentak ini diharapkan dapat meningkatkan produktivitas pertanian sekaligus membantu meningkatkan kesejahteraan para petani, khususnya di wilayah Kabupaten Pidie.

“Program tanam jagung ini merupakan upaya bersama antara Polri, pemerintah daerah dan masyarakat dalam memperkuat ketahanan pangan nasional serta mendorong terciptanya swasembada jagung,” ujar Kapolres Pidie.

Ia juga menegaskan bahwa Polres Pidie siap terus bersinergi dengan pemerintah daerah dan para pemangku kepentingan dalam mendukung sektor pertanian, mulai dari pendampingan kepada kelompok tani hingga mendorong pemanfaatan lahan produktif secara optimal.

Dalam kegiatan tersebut, Kapolres Pidie bersama unsur Forkopimda dan kelompok tani turut melakukan penanaman bibit jagung sebagai simbol dimulainya program tanam jagung serentak di wilayah Kabupaten Pidie.

Melalui kegiatan ini diharapkan kolaborasi antara Polri, pemerintah dan masyarakat dapat terus terjalin dengan baik dalam mendukung ketahanan pangan serta meningkatkan perekonomian masyarakat, khususnya para petani.

Kapolres Pidie Ikuti Tanam Raya Jagung Serentak Kuartal I 2026 Secara Virtual Bersama Kapolri

Mapolres Sigli ( Aceh dalam berita ) Sabtu 7-3-2026 Kapolres Pidie AKBP Jaka Mulyana, SIK, MIK mengikuti kegiatan Tanam Raya Jagung Serentak Kuartal I Tahun 2026 secara virtual yang dipimpin langsung oleh Kapolri Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo.

Kegiatan tersebut dilaksanakan sebagai bentuk dukungan terhadap program swasembada jagung nasional dan ketahanan pangan yang menjadi salah satu prioritas pemerintah.

Di Kabupaten Pidie, kegiatan tanam raya jagung ini yang dilaksanakan di Gampong Jijiem Kecamatan Keuamla, juga melibatkan unsur Forkopimda, para pejabat utama Polres Pidie, instansi terkait, serta masyarakat dan kelompok tani setempat.

Kapolres Pidie AKBP Jaka Mulyana, SIK, MIK menyampaikan bahwa keterlibatan Polri dalam kegiatan ini merupakan bentuk dukungan nyata terhadap program Asta Cita Presiden Republik Indonesia dalam memperkuat ketahanan pangan nasional.

Menurutnya, melalui kegiatan tanam raya jagung serentak ini diharapkan dapat meningkatkan produktivitas pertanian sekaligus membantu meningkatkan kesejahteraan para petani, khususnya di wilayah Kabupaten Pidie.

“Program tanam jagung ini merupakan upaya bersama antara Polri, pemerintah daerah dan masyarakat dalam memperkuat ketahanan pangan nasional serta mendorong terciptanya swasembada jagung,” ujar Kapolres Pidie.

Ia juga menegaskan bahwa Polres Pidie siap terus bersinergi dengan pemerintah daerah dan para pemangku kepentingan dalam mendukung sektor pertanian, mulai dari pendampingan kepada kelompok tani hingga mendorong pemanfaatan lahan produktif secara optimal.

Dalam kegiatan tersebut, Kapolres Pidie bersama unsur Forkopimda dan kelompok tani turut melakukan penanaman bibit jagung sebagai simbol dimulainya program tanam jagung serentak di wilayah Kabupaten Pidie.

Melalui kegiatan ini diharapkan kolaborasi antara Polri, pemerintah dan masyarakat dapat terus terjalin dengan baik dalam mendukung ketahanan pangan serta meningkatkan perekonomian masyarakat, khususnya para petani.