Kapolda Aceh Imbau Masyarakat Tidak Panic Buying, Stok BBM Dipastikan Aman

Banda Aceh ( Aceh dalam berita ) Jum’at 6-3-2026 Kapolda Aceh Irjen Pol Drs. Marzuki Ali Basyah, M.M. mengimbau masyarakat agar tidak melakukan pembelian bahan bakar minyak (BBM) secara berlebihan atau panic buying. Pasokan BBM di wilayah Aceh dipastikan dalam kondisi aman dan distribusinya berjalan normal.

Kapolda menjelaskan, informasi yang beredar di masyarakat terkait angka 20 hari bukan menunjukkan keterbatasan pasokan BBM, melainkan cadangan operasional yang disiapkan untuk menjaga stabilitas distribusi.

“Pertamina telah menyampaikan bahwa angka 20 hari yang dimaksud adalah cadangan operasional BBM. Bahkan secara kapasitas penyimpanan, pasokan BBM dapat menampung hingga sekitar 25 sampai 26 hari,” ujar Kapolda Aceh.

Ia menjelaskan bahwa stok BBM di Aceh dalam kondisi aman sehingga masyarakat diminta tetap tenang dan tidak mudah terpengaruh oleh informasi yang dapat menimbulkan kekhawatiran berlebihan.

“Kami mengimbau masyarakat agar tidak melakukan pembelian BBM secara berlebihan. Pasokan BBM di Aceh dalam kondisi aman dan distribusinya berjalan lancar,” ucap Kapolda Aceh.

Untuk memastikan kelancaran distribusi energi tersebut, Polda Aceh terus berkoordinasi dengan pihak terkait. Selain itu, jajaran kepolisian juga melakukan langkah-langkah preventif dengan memberikan pengamanan di sejumlah SPBU serta meningkatkan patroli guna menjaga situasi tetap aman dan kondusif.

Masyarakat diharapkan membeli BBM sesuai kebutuhan dan tidak melakukan penimbunan, sehingga distribusi energi dapat berjalan merata dan tidak menimbulkan kelangkaan di tengah masyarakat.

Kapolda juga menegaskan bahwa penjualan BBM secara eceran di atas harga normal merupakan tindakan ilegal yang dapat merugikan masyarakat.

“Penimbunan BBM merupakan pelanggaran hukum. Pelaku dapat dikenakan sanksi sesuai Pasal 55 Undang-Undang Nomor 22 Tahun 2001 tentang Minyak dan Gas Bumi, dengan ancaman pidana penjara maksimal enam tahun atau denda paling banyak Rp60 miliar,” tegas Kapolda Aceh.

Kapolda Aceh Imbau Masyarakat Tidak Panic Buying, Stok BBM Dipastikan Aman

Banda Aceh ( Aceh dalam berita ) Jum’at 6-3-2026 Kapolda Aceh Irjen Pol Drs. Marzuki Ali Basyah, M.M. mengimbau masyarakat agar tidak melakukan pembelian bahan bakar minyak (BBM) secara berlebihan atau panic buying. Pasokan BBM di wilayah Aceh dipastikan dalam kondisi aman dan distribusinya berjalan normal.

Kapolda menjelaskan, informasi yang beredar di masyarakat terkait angka 20 hari bukan menunjukkan keterbatasan pasokan BBM, melainkan cadangan operasional yang disiapkan untuk menjaga stabilitas distribusi.

“Pertamina telah menyampaikan bahwa angka 20 hari yang dimaksud adalah cadangan operasional BBM. Bahkan secara kapasitas penyimpanan, pasokan BBM dapat menampung hingga sekitar 25 sampai 26 hari,” ujar Kapolda Aceh.

Ia menjelaskan bahwa stok BBM di Aceh dalam kondisi aman sehingga masyarakat diminta tetap tenang dan tidak mudah terpengaruh oleh informasi yang dapat menimbulkan kekhawatiran berlebihan.

“Kami mengimbau masyarakat agar tidak melakukan pembelian BBM secara berlebihan. Pasokan BBM di Aceh dalam kondisi aman dan distribusinya berjalan lancar,” ucap Kapolda Aceh.

Untuk memastikan kelancaran distribusi energi tersebut, Polda Aceh terus berkoordinasi dengan pihak terkait. Selain itu, jajaran kepolisian juga melakukan langkah-langkah preventif dengan memberikan pengamanan di sejumlah SPBU serta meningkatkan patroli guna menjaga situasi tetap aman dan kondusif.

Masyarakat diharapkan membeli BBM sesuai kebutuhan dan tidak melakukan penimbunan, sehingga distribusi energi dapat berjalan merata dan tidak menimbulkan kelangkaan di tengah masyarakat.

Kapolda juga menegaskan bahwa penjualan BBM secara eceran di atas harga normal merupakan tindakan ilegal yang dapat merugikan masyarakat.

“Penimbunan BBM merupakan pelanggaran hukum. Pelaku dapat dikenakan sanksi sesuai Pasal 55 Undang-Undang Nomor 22 Tahun 2001 tentang Minyak dan Gas Bumi, dengan ancaman pidana penjara maksimal enam tahun atau denda paling banyak Rp60 miliar,” tegas Kapolda Aceh.

Polda Aceh Gelar Bukber Bersama Awak Media

Banda Aceh ( Aceh dalam berita ) Kamis 5-3-2026 Polda Aceh melalui Bidhumas menggelar kegiatan buka puasa bersama ratusan awak media di MZ Coffee, Banda Aceh.

Kabid Humas Polda Aceh Kombes Pol. Joko Krisdiyanto, S. I. K yang memimpin kegiatan tersebut menyampaikan terima kasih kepada awak media yang sudah hadir dalam buka puasa bersama ini.

Kehadiran awak media dalam kegiatan ini merupakan wujud komitmen kebersamaan dan sinergi yang selama ini telah terjalin dengan baik, sambungnya.

Bulan suci ramadhan adalah momentum untuk mempererat silaturahmi, memperkuat kebersamaan, serta merefleksikan nilai-nilai pengabdian dalam setiap tugas dan tanggung jawab kita.

Ia menjelaskan, kemitraan antara Polda Aceh dan rekan-rekan media memiliki peran yang sangat penting dalam menjaga stabilitas Kamtibmas dan membangun kepercayaan publik.

” Kami menyadari sepenuhnya bahwa selama ini rekan-rekan media telah memberikan kontribusi aktif dalam mengamplifikasi rilis, menyampaikan informasi yang berimbang kepada masyarakat, serta turut menjaga ruang publik tetap kondusif, ” sebut Kabid Humas.

Saya menyadari bahwa keterbukaan informasi dan komunikasi yang konstruktif merupakan kunci dalam membangun institusi Polri yang presisi, ucapnya lagi

Media bukan hanya sebagai penyampai informasi, tetapi juga sebagai kontrol sosial yang objektif dan mitra strategis dalam menciptakan ruang publik yang sehat dan edukatif. Berbagai kritik, masukan, dan saran yang selama ini diberikan menjadi bagian penting dalam proses evaluasi dan pembenahan internal kami, kata Kabid Humas.

Kami di Bidang Humas Polda Aceh berkomitmen untuk meningkatkan kualitas pelayanan informasi publik, mempercepat respons terhadap isu-isu yang berkembang, serta menjalin koordinasi yang harmonis dengan seluruh insan pers, tuturnya.

Melalui momentum buka puasa bersama ini, kami berharap sinergi dan kolaborasi antara Polda Aceh dan awak media semakin solid, profesional dan berlandaskan semangat kebersamaan untuk menjaga kondusivitas Aceh yang kita cintai, tutup Kabid Humas

Kegiatan kemitraan yang dirangkai dengan buka puasa bersama ini dihadiri Para Kasubbid dan personel Bidhumas Polda Aceh dan ratusan insan pers dari media cetak, online dan media elektronik.

Polda Aceh Gelar Bukber Bersama Awak Media

Banda Aceh ( Aceh dalam berita ) Kamis 5-3-2026 Polda Aceh melalui Bidhumas menggelar kegiatan buka puasa bersama ratusan awak media di MZ Coffee, Banda Aceh.

Kabid Humas Polda Aceh Kombes Pol. Joko Krisdiyanto, S. I. K yang memimpin kegiatan tersebut menyampaikan terima kasih kepada awak media yang sudah hadir dalam buka puasa bersama ini.

Kehadiran awak media dalam kegiatan ini merupakan wujud komitmen kebersamaan dan sinergi yang selama ini telah terjalin dengan baik, sambungnya.

Bulan suci ramadhan adalah momentum untuk mempererat silaturahmi, memperkuat kebersamaan, serta merefleksikan nilai-nilai pengabdian dalam setiap tugas dan tanggung jawab kita.

Ia menjelaskan, kemitraan antara Polda Aceh dan rekan-rekan media memiliki peran yang sangat penting dalam menjaga stabilitas Kamtibmas dan membangun kepercayaan publik.

” Kami menyadari sepenuhnya bahwa selama ini rekan-rekan media telah memberikan kontribusi aktif dalam mengamplifikasi rilis, menyampaikan informasi yang berimbang kepada masyarakat, serta turut menjaga ruang publik tetap kondusif, ” sebut Kabid Humas.

Saya menyadari bahwa keterbukaan informasi dan komunikasi yang konstruktif merupakan kunci dalam membangun institusi Polri yang presisi, ucapnya lagi

Media bukan hanya sebagai penyampai informasi, tetapi juga sebagai kontrol sosial yang objektif dan mitra strategis dalam menciptakan ruang publik yang sehat dan edukatif. Berbagai kritik, masukan, dan saran yang selama ini diberikan menjadi bagian penting dalam proses evaluasi dan pembenahan internal kami, kata Kabid Humas.

Kami di Bidang Humas Polda Aceh berkomitmen untuk meningkatkan kualitas pelayanan informasi publik, mempercepat respons terhadap isu-isu yang berkembang, serta menjalin koordinasi yang harmonis dengan seluruh insan pers, tuturnya.

Melalui momentum buka puasa bersama ini, kami berharap sinergi dan kolaborasi antara Polda Aceh dan awak media semakin solid, profesional dan berlandaskan semangat kebersamaan untuk menjaga kondusivitas Aceh yang kita cintai, tutup Kabid Humas

Kegiatan kemitraan yang dirangkai dengan buka puasa bersama ini dihadiri Para Kasubbid dan personel Bidhumas Polda Aceh dan ratusan insan pers dari media cetak, online dan media elektronik.

Kapolda Aceh Berikan Arahan kepada Personel Ditpamobvit dan Ditbinmas

Banda Aceh ( Aceh dalam berita ) Rabu 4-3-2026 Kapolda Aceh Irjen Pol. Drs. Marzuki Ali Basyah, M.M., memberikan arahan kepada seluruh personel Direktorat Pengamanan Objek Vital (Ditpamobvit) dan Direktorat Pembinaan Masyarakat (Ditbinmas) Polda Aceh di Gedung Presisi Polda Aceh.

Kabid Humas Polda Aceh Kombes Pol. Joko Krisdiyanto, S.I.K., dalam keterangannya mengatakan bahwa kegiatan tersebut dihadiri langsung oleh Kapolda Aceh yang didampingi Wakapolda Aceh Brigjen Pol. Ari Wahyu Widodo, S.I.K., serta sejumlah pejabat utama Polda Aceh, di antaranya Dirpamobvit Polda Aceh, Dirbinmas Polda Aceh, dan Kabid Propam Polda Aceh.

Ia menjelaskan bahwa arahan tersebut bertujuan untuk meningkatkan profesionalisme, disiplin, serta memperkuat pelaksanaan tugas pokok dan fungsi personel Ditpamobvit dan Ditbinmas dalam mendukung terbangunnya kepercayaan masyarakat terhadap Polri.

“Jumlah personel yang hadir dalam kegiatan ini sebanyak 124 orang, terdiri dari 55 personel Ditbinmas dan 69 personel Ditpamobvit,” ujarnya.

Dalam arahannya, Kapolda Aceh menyampaikan apresiasi kepada seluruh personel Ditpamobvit dan Ditbinmas yang telah berkontribusi dalam membangun citra positif Polri melalui pelaksanaan tugas pembinaan kepada masyarakat serta pengamanan objek vital secara profesional.

Kapolda juga menyampaikan kepada seluruh personel agar melaksanakan tugas sesuai dengan tugas pokok dan fungsi (tupoksi), meningkatkan pemahaman terhadap sistem kinerja, serta menguasai standar pengamanan objek vital yang meliputi pengamanan markas komando (mako), aktivitas, arsip, dan personel.

Selain itu, personel Ditbinmas diharapkan terus meningkatkan kegiatan pembinaan dan pendekatan kepada masyarakat guna memperkuat kemitraan antara Polri dan masyarakat dalam rangka menjaga stabilitas keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas).

Di akhir arahannya, Kapolda Aceh juga mengingatkan seluruh personel untuk menjaga marwah institusi Polri, meningkatkan kemampuan serta kesiapsiagaan melalui latihan rutin seperti beladiri Polri, menembak, dan kesiapan operasional, jelas Kabid Humas lagi.

“Personel juga diharapkan bijak dalam menggunakan media sosial sehingga dapat mendukung dan menjaga citra positif Polri di tengah masyarakat,” pungkas Kabid Humas.

Kapolda Aceh Berikan Arahan kepada Personel Ditpamobvit dan Ditbinmas

Banda Aceh ( Aceh dalam berita ) Rabu 4-3-2026 Kapolda Aceh Irjen Pol. Drs. Marzuki Ali Basyah, M.M., memberikan arahan kepada seluruh personel Direktorat Pengamanan Objek Vital (Ditpamobvit) dan Direktorat Pembinaan Masyarakat (Ditbinmas) Polda Aceh di Gedung Presisi Polda Aceh.

Kabid Humas Polda Aceh Kombes Pol. Joko Krisdiyanto, S.I.K., dalam keterangannya mengatakan bahwa kegiatan tersebut dihadiri langsung oleh Kapolda Aceh yang didampingi Wakapolda Aceh Brigjen Pol. Ari Wahyu Widodo, S.I.K., serta sejumlah pejabat utama Polda Aceh, di antaranya Dirpamobvit Polda Aceh, Dirbinmas Polda Aceh, dan Kabid Propam Polda Aceh.

Ia menjelaskan bahwa arahan tersebut bertujuan untuk meningkatkan profesionalisme, disiplin, serta memperkuat pelaksanaan tugas pokok dan fungsi personel Ditpamobvit dan Ditbinmas dalam mendukung terbangunnya kepercayaan masyarakat terhadap Polri.

“Jumlah personel yang hadir dalam kegiatan ini sebanyak 124 orang, terdiri dari 55 personel Ditbinmas dan 69 personel Ditpamobvit,” ujarnya.

Dalam arahannya, Kapolda Aceh menyampaikan apresiasi kepada seluruh personel Ditpamobvit dan Ditbinmas yang telah berkontribusi dalam membangun citra positif Polri melalui pelaksanaan tugas pembinaan kepada masyarakat serta pengamanan objek vital secara profesional.

Kapolda juga menyampaikan kepada seluruh personel agar melaksanakan tugas sesuai dengan tugas pokok dan fungsi (tupoksi), meningkatkan pemahaman terhadap sistem kinerja, serta menguasai standar pengamanan objek vital yang meliputi pengamanan markas komando (mako), aktivitas, arsip, dan personel.

Selain itu, personel Ditbinmas diharapkan terus meningkatkan kegiatan pembinaan dan pendekatan kepada masyarakat guna memperkuat kemitraan antara Polri dan masyarakat dalam rangka menjaga stabilitas keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas).

Di akhir arahannya, Kapolda Aceh juga mengingatkan seluruh personel untuk menjaga marwah institusi Polri, meningkatkan kemampuan serta kesiapsiagaan melalui latihan rutin seperti beladiri Polri, menembak, dan kesiapan operasional, jelas Kabid Humas lagi.

“Personel juga diharapkan bijak dalam menggunakan media sosial sehingga dapat mendukung dan menjaga citra positif Polri di tengah masyarakat,” pungkas Kabid Humas.

Bahas Inflasi, Penanganan Bencana dan Persiapan Nuzulul Qur’an, Kapolda Aceh Hadiri Rapat bersama Forkopimda Aceh

Banda Aceh ( Aceh dalam berita ) Rabu 4-3-2026 Kapolda Aceh Irjen Pol. Drs. Marzuki Ali Basyah, M.,menghadiri rapat koordinasi bersama Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Aceh yang membahas sejumlah isu strategis daerah, mulai dari pengendalian inflasi, penanganan bencana hidrometeorologi, hingga persiapan kegiatan Nuzulul Qur’an dan penutupan Festival Ramadhan 1447 Hijriah.

Rapat tersebut berlangsung Rapat Potda I Lantai 3 Kantor Gubernur Aceh dan dipimpin langsung oleh Wakil Gubernur Aceh, ucap Kabid Humas Polda Aceh Kombes Pol. Joko Krisdiyanto, S. I. K.

Turut hadir dalam kegiatan itu unsur Forkopimda Aceh, di antaranya Wali Nanggroe Aceh, Kapolda Aceh, perwakilan Kodam Iskandar Muda, Kajati Aceh, Ketua DPR Aceh, Sekda Aceh, Kabinda Aceh, serta pimpinan instansi vertikal dan SKPA terkait, lanjutnya.

Ia menjelaskan, dalam pertemuan tersebut, salah satu fokus pembahasan adalah kondisi inflasi Aceh menjelang bulan Ramadhan dan Idul Fitri. Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS) Aceh, inflasi pada Februari 2026 tercatat sebesar 6,94 persen, yang dipengaruhi oleh sejumlah komoditas seperti bahan pangan dan kebutuhan pokok masyarakat.

Pemerintah Aceh bersama instansi terkait telah menyiapkan berbagai langkah untuk menjaga stabilitas harga, di antaranya melalui pelaksanaan pasar murah di berbagai kabupaten/kota, penguatan distribusi bahan pokok, serta koordinasi dengan Bulog untuk memastikan ketersediaan stok pangan bagi masyarakat, katanya.

Selain isu inflasi, rapat juga membahas perkembangan penanganan bencana hidrometeorologi yang terjadi di beberapa wilayah Aceh dalam beberapa waktu terakhir. Pemerintah daerah bersama unsur TNI–Polri dan lembaga terkait terus memperkuat koordinasi dalam upaya penanganan dampak bencana serta percepatan pemulihan di daerah terdampak, tuturnya.

Pada kesempatan yang sama, pemerintah juga mematangkan persiapan kegiatan peringatan Nuzulul Qur’an yang direncanakan berlangsung pada 6 Maret 2026 di Masjid Raya Baiturrahman Banda Aceh. Kegiatan tersebut akan dirangkai dengan buka puasa bersama masyarakat serta sejumlah agenda keagamaan dalam rangka memeriahkan Festival Ramadhan di Aceh, ungkapnya lagi.

” Kehadiran Kapolda Aceh dalam rapat tersebut menunjukkan komitmen Polri untuk terus bersinergi dengan pemerintah daerah dan seluruh unsur Forkopimda dalam menjaga stabilitas daerah, baik dalam pengendalian inflasi, penanganan bencana, maupun mendukung kegiatan keagamaan dan sosial di tengah masyarakat, ” sebut Kabid Humas

Melalui koordinasi lintas sektor tersebut, diharapkan berbagai langkah strategis yang telah dirumuskan dapat memberikan dampak nyata bagi masyarakat Aceh, khususnya dalam menjaga stabilitas harga kebutuhan pokok, mempercepat penanganan bencana, serta memastikan kegiatan Ramadhan berjalan dengan aman, tertib, dan lancar, jelas Kabid Humas lagi.

Rapat koordinasi tersebut berlangsung hingga siang hari dan ditutup dengan komitmen bersama seluruh instansi untuk terus memperkuat kolaborasi dalam menghadapi berbagai tantangan pembangunan di Aceh, pungkas Kabid Humas.

Bahas Inflasi, Penanganan Bencana dan Persiapan Nuzulul Qur’an, Kapolda Aceh Hadiri Rapat bersama Forkopimda Aceh

Banda Aceh ( Aceh dalam berita ) Rabu 4-3-2026 Kapolda Aceh Irjen Pol. Drs. Marzuki Ali Basyah, M.,menghadiri rapat koordinasi bersama Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Aceh yang membahas sejumlah isu strategis daerah, mulai dari pengendalian inflasi, penanganan bencana hidrometeorologi, hingga persiapan kegiatan Nuzulul Qur’an dan penutupan Festival Ramadhan 1447 Hijriah.

Rapat tersebut berlangsung Rapat Potda I Lantai 3 Kantor Gubernur Aceh dan dipimpin langsung oleh Wakil Gubernur Aceh, ucap Kabid Humas Polda Aceh Kombes Pol. Joko Krisdiyanto, S. I. K.

Turut hadir dalam kegiatan itu unsur Forkopimda Aceh, di antaranya Wali Nanggroe Aceh, Kapolda Aceh, perwakilan Kodam Iskandar Muda, Kajati Aceh, Ketua DPR Aceh, Sekda Aceh, Kabinda Aceh, serta pimpinan instansi vertikal dan SKPA terkait, lanjutnya.

Ia menjelaskan, dalam pertemuan tersebut, salah satu fokus pembahasan adalah kondisi inflasi Aceh menjelang bulan Ramadhan dan Idul Fitri. Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS) Aceh, inflasi pada Februari 2026 tercatat sebesar 6,94 persen, yang dipengaruhi oleh sejumlah komoditas seperti bahan pangan dan kebutuhan pokok masyarakat.

Pemerintah Aceh bersama instansi terkait telah menyiapkan berbagai langkah untuk menjaga stabilitas harga, di antaranya melalui pelaksanaan pasar murah di berbagai kabupaten/kota, penguatan distribusi bahan pokok, serta koordinasi dengan Bulog untuk memastikan ketersediaan stok pangan bagi masyarakat, katanya.

Selain isu inflasi, rapat juga membahas perkembangan penanganan bencana hidrometeorologi yang terjadi di beberapa wilayah Aceh dalam beberapa waktu terakhir. Pemerintah daerah bersama unsur TNI–Polri dan lembaga terkait terus memperkuat koordinasi dalam upaya penanganan dampak bencana serta percepatan pemulihan di daerah terdampak, tuturnya.

Pada kesempatan yang sama, pemerintah juga mematangkan persiapan kegiatan peringatan Nuzulul Qur’an yang direncanakan berlangsung pada 6 Maret 2026 di Masjid Raya Baiturrahman Banda Aceh. Kegiatan tersebut akan dirangkai dengan buka puasa bersama masyarakat serta sejumlah agenda keagamaan dalam rangka memeriahkan Festival Ramadhan di Aceh, ungkapnya lagi.

” Kehadiran Kapolda Aceh dalam rapat tersebut menunjukkan komitmen Polri untuk terus bersinergi dengan pemerintah daerah dan seluruh unsur Forkopimda dalam menjaga stabilitas daerah, baik dalam pengendalian inflasi, penanganan bencana, maupun mendukung kegiatan keagamaan dan sosial di tengah masyarakat, ” sebut Kabid Humas

Melalui koordinasi lintas sektor tersebut, diharapkan berbagai langkah strategis yang telah dirumuskan dapat memberikan dampak nyata bagi masyarakat Aceh, khususnya dalam menjaga stabilitas harga kebutuhan pokok, mempercepat penanganan bencana, serta memastikan kegiatan Ramadhan berjalan dengan aman, tertib, dan lancar, jelas Kabid Humas lagi.

Rapat koordinasi tersebut berlangsung hingga siang hari dan ditutup dengan komitmen bersama seluruh instansi untuk terus memperkuat kolaborasi dalam menghadapi berbagai tantangan pembangunan di Aceh, pungkas Kabid Humas.

Bahas Inflasi, Penanganan Bencana dan Persiapan Nuzulul Qur’an, Kapolda Aceh Hadiri Rapat bersama Forkopimda Aceh

Banda Aceh ( Aceh dalam berita ) Rabu 4-3-2026 Kapolda Aceh Irjen Pol. Drs. Marzuki Ali Basyah, M.,menghadiri rapat koordinasi bersama Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Aceh yang membahas sejumlah isu strategis daerah, mulai dari pengendalian inflasi, penanganan bencana hidrometeorologi, hingga persiapan kegiatan Nuzulul Qur’an dan penutupan Festival Ramadhan 1447 Hijriah.

Rapat tersebut berlangsung Rapat Potda I Lantai 3 Kantor Gubernur Aceh dan dipimpin langsung oleh Wakil Gubernur Aceh, ucap Kabid Humas Polda Aceh Kombes Pol. Joko Krisdiyanto, S. I. K.

Turut hadir dalam kegiatan itu unsur Forkopimda Aceh, di antaranya Wali Nanggroe Aceh, Kapolda Aceh, perwakilan Kodam Iskandar Muda, Kajati Aceh, Ketua DPR Aceh, Sekda Aceh, Kabinda Aceh, serta pimpinan instansi vertikal dan SKPA terkait, lanjutnya.

Ia menjelaskan, dalam pertemuan tersebut, salah satu fokus pembahasan adalah kondisi inflasi Aceh menjelang bulan Ramadhan dan Idul Fitri. Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS) Aceh, inflasi pada Februari 2026 tercatat sebesar 6,94 persen, yang dipengaruhi oleh sejumlah komoditas seperti bahan pangan dan kebutuhan pokok masyarakat.

Pemerintah Aceh bersama instansi terkait telah menyiapkan berbagai langkah untuk menjaga stabilitas harga, di antaranya melalui pelaksanaan pasar murah di berbagai kabupaten/kota, penguatan distribusi bahan pokok, serta koordinasi dengan Bulog untuk memastikan ketersediaan stok pangan bagi masyarakat, katanya.

Selain isu inflasi, rapat juga membahas perkembangan penanganan bencana hidrometeorologi yang terjadi di beberapa wilayah Aceh dalam beberapa waktu terakhir. Pemerintah daerah bersama unsur TNI–Polri dan lembaga terkait terus memperkuat koordinasi dalam upaya penanganan dampak bencana serta percepatan pemulihan di daerah terdampak, tuturnya.

Pada kesempatan yang sama, pemerintah juga mematangkan persiapan kegiatan peringatan Nuzulul Qur’an yang direncanakan berlangsung pada 6 Maret 2026 di Masjid Raya Baiturrahman Banda Aceh. Kegiatan tersebut akan dirangkai dengan buka puasa bersama masyarakat serta sejumlah agenda keagamaan dalam rangka memeriahkan Festival Ramadhan di Aceh, ungkapnya lagi.

” Kehadiran Kapolda Aceh dalam rapat tersebut menunjukkan komitmen Polri untuk terus bersinergi dengan pemerintah daerah dan seluruh unsur Forkopimda dalam menjaga stabilitas daerah, baik dalam pengendalian inflasi, penanganan bencana, maupun mendukung kegiatan keagamaan dan sosial di tengah masyarakat, ” sebut Kabid Humas

Melalui koordinasi lintas sektor tersebut, diharapkan berbagai langkah strategis yang telah dirumuskan dapat memberikan dampak nyata bagi masyarakat Aceh, khususnya dalam menjaga stabilitas harga kebutuhan pokok, mempercepat penanganan bencana, serta memastikan kegiatan Ramadhan berjalan dengan aman, tertib, dan lancar, jelas Kabid Humas lagi.

Rapat koordinasi tersebut berlangsung hingga siang hari dan ditutup dengan komitmen bersama seluruh instansi untuk terus memperkuat kolaborasi dalam menghadapi berbagai tantangan pembangunan di Aceh, pungkas Kabid Humas.

249 Mahasiswa STIK Selesai Pengabdian Masyarakat di Aceh, Wakapolda Pimpin Apel Pelepasan

Banda Aceh ( Aceh dalam berita ) Minggu 1-3-2026 Wakapolda Aceh, Brigjen Pol. Ari Wahyu Widodo, S.I.K., memimpin apel pelepasan 249 mahasiswa Sekolah Tinggi Ilmu Kepolisian (STIK) Lemdiklat Polri Angkatan ke-83/WPS yang telah menuntaskan tugas Pengabdian Masyarakat (Dianmas) di sejumlah daerah terdampak bencana di Provinsi Aceh.

Apel pelepasan berlangsung di Meuligoe Polda Aceh yang dihadiri para Paping mahasiswa STIK, seluruh mahasiswa peserta Dianmas, Irwasda Polda Aceh, Karo SDM Polda Aceh, Kabidpropam Polda Aceh, Kabidhumas Polda Aceh, serta tamu undangan lainnya.

Dalam amanat Kapolda Aceh Irjen Pol. Drs. Marzuki Ali Basyah, M. M, yang dibacakan Wakapolda Aceh, mengatakan bahwa sejak 9 Februari 2026, sebanyak 249 mahasiswa STIK Angkatan ke-83/WPS telah tiba di Aceh untuk melaksanakan Dianmas di 12 kabupaten/kota terdampak bencana alam.

Disebutkan, kehadiran para mahasiswa bukan sekadar bagian dari kurikulum pendidikan, melainkan wujud komitmen Polri dalam menyiapkan pemimpin masa depan yang tidak hanya cakap secara konseptual, tetapi juga teruji secara moral, emosional, dan sosial di tengah masyarakat.

“Penugasan tersebut menuntut kepekaan, kemampuan adaptasi, serta kepemimpinan lapangan yang nyata. Dalam situasi pascabencana, masyarakat tidak hanya membutuhkan bantuan material, tetapi juga kehadiran negara yang menenangkan, menguatkan, dan memberikan harapan. Di sinilah saudara hadir sebagai wajah Polri yang humanis dan solutif,” demikian amanat Kapolda Aceh.

Selama pelaksanaan Dianmas, para mahasiswa terlibat dalam berbagai kegiatan kemanusiaan, antara lain penyaluran bantuan, pembersihan fasilitas umum, pemberian trauma healing, pelayanan kesehatan, serta kegiatan sosial lainnya. Kegiatan tersebut dinilai tidak hanya mempercepat pemulihan fisik pascabencana, tetapi juga membangun kembali optimisme masyarakat.

Kapolda Aceh juga menyampaikan bahwa pada Rapim Polda Aceh tanggal 24 Februari 2026 lalu, telah diberikan penghargaan kepada para Paping dan perwakilan mahasiswa STIK Angkatan ke-83 sebagai bentuk apresiasi atas dedikasi dan kontribusi nyata yang telah diberikan.

“Penghargaan tersebut merupakan refleksi bahwa kerja keras, loyalitas, dan keikhlasan tidak pernah luput dari perhatian,” ujarnya.

Lebih lanjut disampaikan, pengalaman selama melaksanakan Dianmas di Aceh hendaknya menjadi laboratorium kepemimpinan yang sangat berharga. Para mahasiswa belajar bahwa memimpin bukan sekadar memberi perintah, tetapi juga mendengar; bukan hanya mengatur, tetapi merasakan; serta tidak sekadar hadir secara fisik, melainkan hadir dengan empati.
Ke depan, para mahasiswa akan mengemban amanah yang lebih besar sebagai perwira Polri dengan tantangan tugas yang semakin kompleks. Karena itu, mereka diharapkan menanamkan nilai integritas, profesionalisme, dan kemanusiaan dalam setiap pelaksanaan tugas.

Menutup amanatnya, Kapolda Aceh menyampaikan terima kasih dan penghargaan setinggi-tingginya kepada para Paping dan seluruh mahasiswa STIK Angkatan ke-83/WPS atas dedikasi, disiplin, serta semangat pengabdian selama pelaksanaan Dianmas di wilayah hukum Polda Aceh.

“Saudara telah bekerja dengan penuh tanggung jawab, menjaga nama baik institusi, serta memastikan seluruh rangkaian kegiatan berjalan tertib, aman, dan selaras dengan tujuan pendidikan. Semoga seluruh pengorbanan waktu, tenaga, dan pikiran yang telah dicurahkan menjadi amal pengabdian yang bernilai dan membanggakan, baik bagi institusi maupun bagi diri pribadi,” pungkas Kapolda Aceh dalam amanatnya.