Kapolres Pidie Ikuti Tanam Raya Jagung Serentak Kuartal I 2026 Secara Virtual Bersama Kapolri

Mapolres Sigli ( Aceh dalam berita ) Sabtu 7-3-2026 Kapolres Pidie AKBP Jaka Mulyana, SIK, MIK mengikuti kegiatan Tanam Raya Jagung Serentak Kuartal I Tahun 2026 secara virtual yang dipimpin langsung oleh Kapolri Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo.

Kegiatan tersebut dilaksanakan sebagai bentuk dukungan terhadap program swasembada jagung nasional dan ketahanan pangan yang menjadi salah satu prioritas pemerintah.

Di Kabupaten Pidie, kegiatan tanam raya jagung ini yang dilaksanakan di Gampong Jijiem Kecamatan Keuamla, juga melibatkan unsur Forkopimda, para pejabat utama Polres Pidie, instansi terkait, serta masyarakat dan kelompok tani setempat.

Kapolres Pidie AKBP Jaka Mulyana, SIK, MIK menyampaikan bahwa keterlibatan Polri dalam kegiatan ini merupakan bentuk dukungan nyata terhadap program Asta Cita Presiden Republik Indonesia dalam memperkuat ketahanan pangan nasional.

Menurutnya, melalui kegiatan tanam raya jagung serentak ini diharapkan dapat meningkatkan produktivitas pertanian sekaligus membantu meningkatkan kesejahteraan para petani, khususnya di wilayah Kabupaten Pidie.

“Program tanam jagung ini merupakan upaya bersama antara Polri, pemerintah daerah dan masyarakat dalam memperkuat ketahanan pangan nasional serta mendorong terciptanya swasembada jagung,” ujar Kapolres Pidie.

Ia juga menegaskan bahwa Polres Pidie siap terus bersinergi dengan pemerintah daerah dan para pemangku kepentingan dalam mendukung sektor pertanian, mulai dari pendampingan kepada kelompok tani hingga mendorong pemanfaatan lahan produktif secara optimal.

Dalam kegiatan tersebut, Kapolres Pidie bersama unsur Forkopimda dan kelompok tani turut melakukan penanaman bibit jagung sebagai simbol dimulainya program tanam jagung serentak di wilayah Kabupaten Pidie.

Melalui kegiatan ini diharapkan kolaborasi antara Polri, pemerintah dan masyarakat dapat terus terjalin dengan baik dalam mendukung ketahanan pangan serta meningkatkan perekonomian masyarakat, khususnya para petani.

Kapolres Pidie Ikuti Tanam Raya Jagung Serentak Kuartal I 2026 Secara Virtual Bersama Kapolri

Mapolres Sigli ( Aceh dalam berita ) Sabtu 7-3-2026 Kapolres Pidie AKBP Jaka Mulyana, SIK, MIK mengikuti kegiatan Tanam Raya Jagung Serentak Kuartal I Tahun 2026 secara virtual yang dipimpin langsung oleh Kapolri Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo.

Kegiatan tersebut dilaksanakan sebagai bentuk dukungan terhadap program swasembada jagung nasional dan ketahanan pangan yang menjadi salah satu prioritas pemerintah.

Di Kabupaten Pidie, kegiatan tanam raya jagung ini yang dilaksanakan di Gampong Jijiem Kecamatan Keuamla, juga melibatkan unsur Forkopimda, para pejabat utama Polres Pidie, instansi terkait, serta masyarakat dan kelompok tani setempat.

Kapolres Pidie AKBP Jaka Mulyana, SIK, MIK menyampaikan bahwa keterlibatan Polri dalam kegiatan ini merupakan bentuk dukungan nyata terhadap program Asta Cita Presiden Republik Indonesia dalam memperkuat ketahanan pangan nasional.

Menurutnya, melalui kegiatan tanam raya jagung serentak ini diharapkan dapat meningkatkan produktivitas pertanian sekaligus membantu meningkatkan kesejahteraan para petani, khususnya di wilayah Kabupaten Pidie.

“Program tanam jagung ini merupakan upaya bersama antara Polri, pemerintah daerah dan masyarakat dalam memperkuat ketahanan pangan nasional serta mendorong terciptanya swasembada jagung,” ujar Kapolres Pidie.

Ia juga menegaskan bahwa Polres Pidie siap terus bersinergi dengan pemerintah daerah dan para pemangku kepentingan dalam mendukung sektor pertanian, mulai dari pendampingan kepada kelompok tani hingga mendorong pemanfaatan lahan produktif secara optimal.

Dalam kegiatan tersebut, Kapolres Pidie bersama unsur Forkopimda dan kelompok tani turut melakukan penanaman bibit jagung sebagai simbol dimulainya program tanam jagung serentak di wilayah Kabupaten Pidie.

Melalui kegiatan ini diharapkan kolaborasi antara Polri, pemerintah dan masyarakat dapat terus terjalin dengan baik dalam mendukung ketahanan pangan serta meningkatkan perekonomian masyarakat, khususnya para petani.

Kapolda Aceh Imbau Masyarakat Tidak Panic Buying, Stok BBM Dipastikan Aman

Banda Aceh ( Aceh dalam berita ) Jum’at 6-3-2026 Kapolda Aceh Irjen Pol Drs. Marzuki Ali Basyah, M.M. mengimbau masyarakat agar tidak melakukan pembelian bahan bakar minyak (BBM) secara berlebihan atau panic buying. Pasokan BBM di wilayah Aceh dipastikan dalam kondisi aman dan distribusinya berjalan normal.

Kapolda menjelaskan, informasi yang beredar di masyarakat terkait angka 20 hari bukan menunjukkan keterbatasan pasokan BBM, melainkan cadangan operasional yang disiapkan untuk menjaga stabilitas distribusi.

“Pertamina telah menyampaikan bahwa angka 20 hari yang dimaksud adalah cadangan operasional BBM. Bahkan secara kapasitas penyimpanan, pasokan BBM dapat menampung hingga sekitar 25 sampai 26 hari,” ujar Kapolda Aceh.

Ia menjelaskan bahwa stok BBM di Aceh dalam kondisi aman sehingga masyarakat diminta tetap tenang dan tidak mudah terpengaruh oleh informasi yang dapat menimbulkan kekhawatiran berlebihan.

“Kami mengimbau masyarakat agar tidak melakukan pembelian BBM secara berlebihan. Pasokan BBM di Aceh dalam kondisi aman dan distribusinya berjalan lancar,” ucap Kapolda Aceh.

Untuk memastikan kelancaran distribusi energi tersebut, Polda Aceh terus berkoordinasi dengan pihak terkait. Selain itu, jajaran kepolisian juga melakukan langkah-langkah preventif dengan memberikan pengamanan di sejumlah SPBU serta meningkatkan patroli guna menjaga situasi tetap aman dan kondusif.

Masyarakat diharapkan membeli BBM sesuai kebutuhan dan tidak melakukan penimbunan, sehingga distribusi energi dapat berjalan merata dan tidak menimbulkan kelangkaan di tengah masyarakat.

Kapolda juga menegaskan bahwa penjualan BBM secara eceran di atas harga normal merupakan tindakan ilegal yang dapat merugikan masyarakat.

“Penimbunan BBM merupakan pelanggaran hukum. Pelaku dapat dikenakan sanksi sesuai Pasal 55 Undang-Undang Nomor 22 Tahun 2001 tentang Minyak dan Gas Bumi, dengan ancaman pidana penjara maksimal enam tahun atau denda paling banyak Rp60 miliar,” tegas Kapolda Aceh.

Kapolda Aceh Imbau Masyarakat Tidak Panic Buying, Stok BBM Dipastikan Aman

Banda Aceh ( Aceh dalam berita ) Jum’at 6-3-2026 Kapolda Aceh Irjen Pol Drs. Marzuki Ali Basyah, M.M. mengimbau masyarakat agar tidak melakukan pembelian bahan bakar minyak (BBM) secara berlebihan atau panic buying. Pasokan BBM di wilayah Aceh dipastikan dalam kondisi aman dan distribusinya berjalan normal.

Kapolda menjelaskan, informasi yang beredar di masyarakat terkait angka 20 hari bukan menunjukkan keterbatasan pasokan BBM, melainkan cadangan operasional yang disiapkan untuk menjaga stabilitas distribusi.

“Pertamina telah menyampaikan bahwa angka 20 hari yang dimaksud adalah cadangan operasional BBM. Bahkan secara kapasitas penyimpanan, pasokan BBM dapat menampung hingga sekitar 25 sampai 26 hari,” ujar Kapolda Aceh.

Ia menjelaskan bahwa stok BBM di Aceh dalam kondisi aman sehingga masyarakat diminta tetap tenang dan tidak mudah terpengaruh oleh informasi yang dapat menimbulkan kekhawatiran berlebihan.

“Kami mengimbau masyarakat agar tidak melakukan pembelian BBM secara berlebihan. Pasokan BBM di Aceh dalam kondisi aman dan distribusinya berjalan lancar,” ucap Kapolda Aceh.

Untuk memastikan kelancaran distribusi energi tersebut, Polda Aceh terus berkoordinasi dengan pihak terkait. Selain itu, jajaran kepolisian juga melakukan langkah-langkah preventif dengan memberikan pengamanan di sejumlah SPBU serta meningkatkan patroli guna menjaga situasi tetap aman dan kondusif.

Masyarakat diharapkan membeli BBM sesuai kebutuhan dan tidak melakukan penimbunan, sehingga distribusi energi dapat berjalan merata dan tidak menimbulkan kelangkaan di tengah masyarakat.

Kapolda juga menegaskan bahwa penjualan BBM secara eceran di atas harga normal merupakan tindakan ilegal yang dapat merugikan masyarakat.

“Penimbunan BBM merupakan pelanggaran hukum. Pelaku dapat dikenakan sanksi sesuai Pasal 55 Undang-Undang Nomor 22 Tahun 2001 tentang Minyak dan Gas Bumi, dengan ancaman pidana penjara maksimal enam tahun atau denda paling banyak Rp60 miliar,” tegas Kapolda Aceh.

Kapolda Aceh Imbau Masyarakat Tidak Panic Buying, Stok BBM Dipastikan Aman

Banda Aceh ( Aceh dalam berita ) Jum’at 6-3-2026 Kapolda Aceh Irjen Pol Drs. Marzuki Ali Basyah, M.M. mengimbau masyarakat agar tidak melakukan pembelian bahan bakar minyak (BBM) secara berlebihan atau panic buying. Pasokan BBM di wilayah Aceh dipastikan dalam kondisi aman dan distribusinya berjalan normal.

Kapolda menjelaskan, informasi yang beredar di masyarakat terkait angka 20 hari bukan menunjukkan keterbatasan pasokan BBM, melainkan cadangan operasional yang disiapkan untuk menjaga stabilitas distribusi.

“Pertamina telah menyampaikan bahwa angka 20 hari yang dimaksud adalah cadangan operasional BBM. Bahkan secara kapasitas penyimpanan, pasokan BBM dapat menampung hingga sekitar 25 sampai 26 hari,” ujar Kapolda Aceh.

Ia menjelaskan bahwa stok BBM di Aceh dalam kondisi aman sehingga masyarakat diminta tetap tenang dan tidak mudah terpengaruh oleh informasi yang dapat menimbulkan kekhawatiran berlebihan.

“Kami mengimbau masyarakat agar tidak melakukan pembelian BBM secara berlebihan. Pasokan BBM di Aceh dalam kondisi aman dan distribusinya berjalan lancar,” ucap Kapolda Aceh.

Untuk memastikan kelancaran distribusi energi tersebut, Polda Aceh terus berkoordinasi dengan pihak terkait. Selain itu, jajaran kepolisian juga melakukan langkah-langkah preventif dengan memberikan pengamanan di sejumlah SPBU serta meningkatkan patroli guna menjaga situasi tetap aman dan kondusif.

Masyarakat diharapkan membeli BBM sesuai kebutuhan dan tidak melakukan penimbunan, sehingga distribusi energi dapat berjalan merata dan tidak menimbulkan kelangkaan di tengah masyarakat.

Kapolda juga menegaskan bahwa penjualan BBM secara eceran di atas harga normal merupakan tindakan ilegal yang dapat merugikan masyarakat.

“Penimbunan BBM merupakan pelanggaran hukum. Pelaku dapat dikenakan sanksi sesuai Pasal 55 Undang-Undang Nomor 22 Tahun 2001 tentang Minyak dan Gas Bumi, dengan ancaman pidana penjara maksimal enam tahun atau denda paling banyak Rp60 miliar,” tegas Kapolda Aceh.

Babinsa Koramil 02/Karang Baru Kodim 0117/Aceh Tamiang Bantu Padamkan Kebakaran Tumpukan Kayu Pasca Banjir Bandang di Desa Tanjung Karang

Aceh Tamiang ( Aceh dalam berita ) Kamis malam 6-3-2026 Babinsa Koramil 02/Karang Baru Kodim 0117/Aceh Tamiang, Kopka Mhd. Fauzi Kurniawan, turut membantu proses pemadaman kebakaran yang terjadi pada tumpukan kayu sisa material pasca banjir bandang di belakang Pondok Pesantren Al-Mucklisin, Dusun Bukit, Desa Tanjung Karang, Kecamatan Karang Baru, Kabupaten Aceh Tamiang.

Peristiwa kebakaran tersebut pertama kali terpantau sekitar pukul 19.30 WIB ketika api mulai terlihat membesar dari tumpukan kayu yang sebelumnya terbawa arus banjir bandang dan menumpuk di area tersebut. Tumpukan kayu yang cukup banyak serta kondisi material yang kering membuat api dengan cepat membesar dan berpotensi meluas ke area sekitar.

Menyadari potensi bahaya yang dapat ditimbulkan, Babinsa Kopka Mhd. Fauzi Kurniawan bersama perangkat desa dan warga setempat segera melakukan langkah cepat dengan melakukan pemantauan sekaligus berupaya melakukan penanganan awal sambil berkoordinasi dengan pihak pemadam kebakaran agar segera turun ke lokasi.

Babinsa yang berada di lokasi kejadian juga turut membantu masyarakat dalam mengamankan area sekitar serta memastikan api tidak merambat ke fasilitas lain, khususnya kawasan Pondok Pesantren Al-Mucklisin yang berada tidak jauh dari titik kebakaran. Kehadiran Babinsa di tengah masyarakat menjadi bagian dari upaya tanggap cepat aparat teritorial dalam membantu masyarakat menghadapi situasi darurat.

Sekitar pukul 20.27 WIB, dua unit mobil pemadam kebakaran dari Pos Kota Kuala Simpang tiba di lokasi untuk melakukan proses pemadaman. Petugas pemadam kebakaran bersama Babinsa serta masyarakat bahu-membahu memadamkan api yang membakar tumpukan kayu tersebut.
Upaya pemadaman terus dilakukan secara maksimal mengingat besarnya tumpukan kayu yang terbakar. Tidak lama kemudian, tepatnya pada pukul 20.40 WIB, tambahan tujuh unit mobil pemadam kebakaran kembali tiba di lokasi untuk memperkuat proses pemadaman. Tiga unit mobil pemadam kebakaran berasal dari Mabes TNI AD, sementara empat unit lainnya berasal dari Pos Kota Kuala Simpang.

Dengan demikian, total sembilan unit mobil pemadam kebakaran dikerahkan untuk menangani kebakaran tersebut. Kehadiran tambahan armada pemadam kebakaran tersebut sangat membantu mempercepat proses pemadaman serta mencegah api agar tidak meluas ke area permukiman maupun fasilitas lainnya di sekitar lokasi kejadian.

Dalam proses pemadaman tersebut, Babinsa bersama perangkat desa dan masyarakat juga terus membantu petugas pemadam kebakaran dengan melakukan pengamanan lokasi, membantu pengaturan akses di sekitar area kebakaran, serta memastikan masyarakat tetap berada pada jarak aman.

Babinsa Koramil 02/Karang Baru Kodim 0117/Aceh Tamiang terus melakukan pemantauan perkembangan situasi di lapangan guna memastikan api benar-benar dapat dikendalikan dan tidak kembali menyala. Koordinasi antara aparat TNI, petugas pemadam kebakaran, pemerintah desa, serta masyarakat terus dilakukan demi mempercepat penanganan kejadian tersebut.

Selain itu, masyarakat juga diimbau untuk tetap waspada serta segera melaporkan kepada aparat setempat apabila melihat adanya potensi kebakaran atau kondisi yang dapat membahayakan lingkungan sekitar, terutama di area yang masih terdapat tumpukan material sisa banjir bandang.

Hingga saat ini, situasi di lokasi kebakaran masih terus dipantau oleh aparat terkait guna memastikan kondisi benar-benar aman dan terkendali. Informasi perkembangan lebih lanjut akan terus dimonitor dan dilaporkan sesuai dengan kondisi di lapangan.

Polda Aceh Gelar Bukber Bersama Awak Media

Banda Aceh ( Aceh dalam berita ) Kamis 5-3-2026 Polda Aceh melalui Bidhumas menggelar kegiatan buka puasa bersama ratusan awak media di MZ Coffee, Banda Aceh.

Kabid Humas Polda Aceh Kombes Pol. Joko Krisdiyanto, S. I. K yang memimpin kegiatan tersebut menyampaikan terima kasih kepada awak media yang sudah hadir dalam buka puasa bersama ini.

Kehadiran awak media dalam kegiatan ini merupakan wujud komitmen kebersamaan dan sinergi yang selama ini telah terjalin dengan baik, sambungnya.

Bulan suci ramadhan adalah momentum untuk mempererat silaturahmi, memperkuat kebersamaan, serta merefleksikan nilai-nilai pengabdian dalam setiap tugas dan tanggung jawab kita.

Ia menjelaskan, kemitraan antara Polda Aceh dan rekan-rekan media memiliki peran yang sangat penting dalam menjaga stabilitas Kamtibmas dan membangun kepercayaan publik.

” Kami menyadari sepenuhnya bahwa selama ini rekan-rekan media telah memberikan kontribusi aktif dalam mengamplifikasi rilis, menyampaikan informasi yang berimbang kepada masyarakat, serta turut menjaga ruang publik tetap kondusif, ” sebut Kabid Humas.

Saya menyadari bahwa keterbukaan informasi dan komunikasi yang konstruktif merupakan kunci dalam membangun institusi Polri yang presisi, ucapnya lagi

Media bukan hanya sebagai penyampai informasi, tetapi juga sebagai kontrol sosial yang objektif dan mitra strategis dalam menciptakan ruang publik yang sehat dan edukatif. Berbagai kritik, masukan, dan saran yang selama ini diberikan menjadi bagian penting dalam proses evaluasi dan pembenahan internal kami, kata Kabid Humas.

Kami di Bidang Humas Polda Aceh berkomitmen untuk meningkatkan kualitas pelayanan informasi publik, mempercepat respons terhadap isu-isu yang berkembang, serta menjalin koordinasi yang harmonis dengan seluruh insan pers, tuturnya.

Melalui momentum buka puasa bersama ini, kami berharap sinergi dan kolaborasi antara Polda Aceh dan awak media semakin solid, profesional dan berlandaskan semangat kebersamaan untuk menjaga kondusivitas Aceh yang kita cintai, tutup Kabid Humas

Kegiatan kemitraan yang dirangkai dengan buka puasa bersama ini dihadiri Para Kasubbid dan personel Bidhumas Polda Aceh dan ratusan insan pers dari media cetak, online dan media elektronik.

Polda Aceh Gelar Bukber Bersama Awak Media

Banda Aceh ( Aceh dalam berita ) Kamis 5-3-2026 Polda Aceh melalui Bidhumas menggelar kegiatan buka puasa bersama ratusan awak media di MZ Coffee, Banda Aceh.

Kabid Humas Polda Aceh Kombes Pol. Joko Krisdiyanto, S. I. K yang memimpin kegiatan tersebut menyampaikan terima kasih kepada awak media yang sudah hadir dalam buka puasa bersama ini.

Kehadiran awak media dalam kegiatan ini merupakan wujud komitmen kebersamaan dan sinergi yang selama ini telah terjalin dengan baik, sambungnya.

Bulan suci ramadhan adalah momentum untuk mempererat silaturahmi, memperkuat kebersamaan, serta merefleksikan nilai-nilai pengabdian dalam setiap tugas dan tanggung jawab kita.

Ia menjelaskan, kemitraan antara Polda Aceh dan rekan-rekan media memiliki peran yang sangat penting dalam menjaga stabilitas Kamtibmas dan membangun kepercayaan publik.

” Kami menyadari sepenuhnya bahwa selama ini rekan-rekan media telah memberikan kontribusi aktif dalam mengamplifikasi rilis, menyampaikan informasi yang berimbang kepada masyarakat, serta turut menjaga ruang publik tetap kondusif, ” sebut Kabid Humas.

Saya menyadari bahwa keterbukaan informasi dan komunikasi yang konstruktif merupakan kunci dalam membangun institusi Polri yang presisi, ucapnya lagi

Media bukan hanya sebagai penyampai informasi, tetapi juga sebagai kontrol sosial yang objektif dan mitra strategis dalam menciptakan ruang publik yang sehat dan edukatif. Berbagai kritik, masukan, dan saran yang selama ini diberikan menjadi bagian penting dalam proses evaluasi dan pembenahan internal kami, kata Kabid Humas.

Kami di Bidang Humas Polda Aceh berkomitmen untuk meningkatkan kualitas pelayanan informasi publik, mempercepat respons terhadap isu-isu yang berkembang, serta menjalin koordinasi yang harmonis dengan seluruh insan pers, tuturnya.

Melalui momentum buka puasa bersama ini, kami berharap sinergi dan kolaborasi antara Polda Aceh dan awak media semakin solid, profesional dan berlandaskan semangat kebersamaan untuk menjaga kondusivitas Aceh yang kita cintai, tutup Kabid Humas

Kegiatan kemitraan yang dirangkai dengan buka puasa bersama ini dihadiri Para Kasubbid dan personel Bidhumas Polda Aceh dan ratusan insan pers dari media cetak, online dan media elektronik.

Polres Aceh Timur Salurkan Bantuan untuk Dayah Terdampak Banjir

Idi Rayeuk ( Aceh dalam berita ) Kamis 5-3-2026 Menjelang waktu berbuka puasa, jajaran Polres Aceh Timur mendatangi Dayah Istiqamatuddin Hidayatul Mu’arrif di Desa Meunasah Pu’uk, Kecamatan Idi Rayeuk, Kabupaten Aceh Timur,  Kedatangan mereka bukan untuk kegiatan seremonial semata, melainkan membawa bantuan bagi para santri yang sebelumnya terdampak banjir.

Kapolres Aceh Timur AKBP Irwan Kurniadi, S.I.K. memimpin langsung penyerahan bantuan sosial tersebut. Turut mendampingi Wakapolres Kompol Abdul Muin, S.H.,M.M. beserta sejumlah pejabat utama Polres Aceh Timur dan Kapolsek Idi Rayeuk AKP Rahmadsyah.

Bantuan diserahkan langsung oleh Kapolres Aceh Timur kepada pimpinan dayah, Tgk. Budi Hidayat, di halaman kompleks dayah. Kegiatan kemudian dilanjutkan dengan doa bersama yang dipimpin oleh pimpinan dayah Istiqamatuddin Hidayatul Mu’arrif.

Bantuan yang disalurkan berupa perlengkapan ibadah dan kebutuhan pokok untuk para santri. Di antaranya 50 sarung, 50 mukena, 50 baju koko, 50 sajadah, 20 kilogram kurma, serta 10 karung beras kemasan masing-masing 5 kilogram.

Kapolres Aceh Timur mengatakan kegiatan tersebut merupakan bentuk kepedulian kepolisian terhadap masyarakat, khususnya lembaga pendidikan keagamaan yang sempat terdampak bencana.

“Semoga bantuan ini dapat bermanfaat bagi para santri dan membantu kebutuhan mereka selama menjalani aktivitas belajar dan beribadah.” Ungkap Kapolres Aceh Timur AKBP Irwan Kurniadi, S.I.K.

Sementara itu Tgk. Budi Hidayat, menyampakan terima kasih kepada Kapolres Aceh Timur yang mana bantuan tersebut menjadi yang pertama diterima dayahnya setelah musibah banjir besar yang melanda wilayah tersebut pada November tahun lalu.

“Dayah kami sempat terendam banjir hingga mencapai dua meter. dan baru kali ini ada bantuan yang datang setelah musibah itu. Terima kasih kepada Bapak Kapolres Aceh Timur atas bantuannya semoga menjadi ladang amal bagi Bapak Kapolres Aceh Timur beserta jajarannya,” ungkap Tgk. Budi.

Ia berharap bantuan tersebut dapat meringankan kebutuhan para santri, terlebih di bulan Ramadan yang sedang dijalani.

Polres Aceh Timur Salurkan Bantuan untuk Dayah Terdampak Banjir

Idi Rayeuk ( Aceh dalam berita ) Kamis 5-3-2026 Menjelang waktu berbuka puasa, jajaran Polres Aceh Timur mendatangi Dayah Istiqamatuddin Hidayatul Mu’arrif di Desa Meunasah Pu’uk, Kecamatan Idi Rayeuk, Kabupaten Aceh Timur,  Kedatangan mereka bukan untuk kegiatan seremonial semata, melainkan membawa bantuan bagi para santri yang sebelumnya terdampak banjir.

Kapolres Aceh Timur AKBP Irwan Kurniadi, S.I.K. memimpin langsung penyerahan bantuan sosial tersebut. Turut mendampingi Wakapolres Kompol Abdul Muin, S.H.,M.M. beserta sejumlah pejabat utama Polres Aceh Timur dan Kapolsek Idi Rayeuk AKP Rahmadsyah.

Bantuan diserahkan langsung oleh Kapolres Aceh Timur kepada pimpinan dayah, Tgk. Budi Hidayat, di halaman kompleks dayah. Kegiatan kemudian dilanjutkan dengan doa bersama yang dipimpin oleh pimpinan dayah Istiqamatuddin Hidayatul Mu’arrif.

Bantuan yang disalurkan berupa perlengkapan ibadah dan kebutuhan pokok untuk para santri. Di antaranya 50 sarung, 50 mukena, 50 baju koko, 50 sajadah, 20 kilogram kurma, serta 10 karung beras kemasan masing-masing 5 kilogram.

Kapolres Aceh Timur mengatakan kegiatan tersebut merupakan bentuk kepedulian kepolisian terhadap masyarakat, khususnya lembaga pendidikan keagamaan yang sempat terdampak bencana.

“Semoga bantuan ini dapat bermanfaat bagi para santri dan membantu kebutuhan mereka selama menjalani aktivitas belajar dan beribadah.” Ungkap Kapolres Aceh Timur AKBP Irwan Kurniadi, S.I.K.

Sementara itu Tgk. Budi Hidayat, menyampakan terima kasih kepada Kapolres Aceh Timur yang mana bantuan tersebut menjadi yang pertama diterima dayahnya setelah musibah banjir besar yang melanda wilayah tersebut pada November tahun lalu.

“Dayah kami sempat terendam banjir hingga mencapai dua meter. dan baru kali ini ada bantuan yang datang setelah musibah itu. Terima kasih kepada Bapak Kapolres Aceh Timur atas bantuannya semoga menjadi ladang amal bagi Bapak Kapolres Aceh Timur beserta jajarannya,” ungkap Tgk. Budi.

Ia berharap bantuan tersebut dapat meringankan kebutuhan para santri, terlebih di bulan Ramadan yang sedang dijalani.