Kodim 0119/BM Salurkan Bantuan Perlengkapan sekolah bagi Murid SDN Uning Mas Bener Meriah

Bener Meriah  ( Aceh dalam berita ) Rabu 14-1-2026 Ketua Persit Kartika Chandra Kirana Cabang XXV Dim 0119/Bener Meriah melaksanakan kegiatan sosial dengan menyalurkan bantuan pendidikan kepada anak-anak Sekolah Dasar Uning Mas, Kabupaten Bener Meriah, Kegiatan ini merupakan bentuk kepedulian Persit Kartika Chandra Kirana terhadap dunia pendidikan, khususnya bagi anak-anak yang berada di wilayah pedalaman serta terdampak bencana alam.

Dalam kegiatan tersebut, Ketua Persit KCK Cabang XXV Dim 0119/BM menyampaikan bahwa bantuan ini diberikan sebagai upaya untuk mendukung semangat belajar anak-anak agar tetap tumbuh dan terjaga meskipun mereka tengah berada dalam kondisi sulit pascabencana. Menurutnya, pendidikan tetap harus menjadi prioritas, karena merupakan fondasi utama dalam membentuk masa depan generasi penerus bangsa.

“Melalui kegiatan ini, kami ingin hadir dan berbagi kepedulian kepada anak-anak, khususnya siswa SD Uning Mas. Bantuan ini diharapkan dapat membantu kebutuhan sekolah mereka serta menumbuhkan kembali semangat dan motivasi belajar di tengah keterbatasan yang ada akibat bencana,” ungkap Ketua Persit KCK Cabang XXV Dim 0119/BM.

Bantuan yang disalurkan meliputi tas sekolah beserta buku dan alat tulis, Al-Qur’an, sarung, pakaian, boneka, serta berbagai mainan edukatif lainnya yang dibutuhkan oleh para siswa dan siswi. Seluruh bantuan tersebut bertujuan untuk meringankan beban orang tua sekaligus memberikan dorongan moral kepada anak-anak agar tetap bersemangat dalam menuntut ilmu.

Lebih lanjut disampaikan bahwa Persit KCK berharap bantuan tersebut dapat memberikan manfaat nyata bagi para siswa SD Uning Mas. Dengan adanya perhatian dan dukungan ini, anak-anak diharapkan semakin termotivasi untuk terus belajar dan meraih cita-cita mereka di masa depan. “Pendidikan adalah fondasi utama bagi generasi penerus bangsa. Oleh karena itu, dalam kondisi apa pun, anak-anak harus tetap mendapatkan haknya untuk belajar,” tambahnya.

Pada kesempatan yang sama, salah seorang orang tua siswa, Ibu Ana, menyampaikan ucapan terima kasih dan apresiasi setinggi-tingginya kepada Persit KCK Cabang XXV Dim 0119/BM atas perhatian dan kepedulian yang diberikan kepada dunia pendidikan di Desa Uning Mas. Ia mengungkapkan bahwa bantuan tersebut sangat berarti bagi keluarga dan anak-anak yang terdampak bencana.

“Bantuan ini sangat membantu kami sebagai orang tua. Anak-anak kami menjadi lebih semangat untuk kembali belajar meskipun kondisi masih serba terbatas. Kami merasa tidak sendiri dalam menghadapi situasi sulit ini,” ujarnya.

Sementara itu, Ibu Nurmi, salah satu masyarakat penerima manfaat, juga menyampaikan rasa haru dan syukurnya atas bantuan yang diberikan. Ia mengungkapkan bahwa perhatian dari Persit KCK memberikan harapan dan semangat baru bagi anak-anak di desanya. Menurutnya, bantuan tersebut bukan hanya berupa barang, tetapi juga menjadi penyemangat moral bagi para siswa dan orang tua.

Ibu Nurmi berharap kegiatan sosial seperti ini dapat terus berlanjut dan menjangkau lebih banyak anak-anak di wilayah pedalaman yang membutuhkan. Ia juga berharap anak-anak di SD Uning Mas tetap dapat bersekolah dan belajar dengan baik, sehingga kelak mampu meraih cita-cita dan membangun masa depan yang lebih baik.

Melalui kegiatan sosial ini, Persit Kartika Chandra Kirana Cabang XXV Dim 0119/Bener Meriah kembali menunjukkan peran aktif dan kepeduliannya dalam mendukung dunia pendidikan serta membantu masyarakat bangkit pascabencana, sejalan dengan semangat pengabdian kepada bangsa dan negara.

Kodim 0119/BM Salurkan Bantuan Perlengkapan sekolah bagi Murid SDN Uning Mas Bener Meriah

Bener Meriah  ( Aceh dalam berita ) Rabu 14-1-2026 Ketua Persit Kartika Chandra Kirana Cabang XXV Dim 0119/Bener Meriah melaksanakan kegiatan sosial dengan menyalurkan bantuan pendidikan kepada anak-anak Sekolah Dasar Uning Mas, Kabupaten Bener Meriah, Kegiatan ini merupakan bentuk kepedulian Persit Kartika Chandra Kirana terhadap dunia pendidikan, khususnya bagi anak-anak yang berada di wilayah pedalaman serta terdampak bencana alam.

Dalam kegiatan tersebut, Ketua Persit KCK Cabang XXV Dim 0119/BM menyampaikan bahwa bantuan ini diberikan sebagai upaya untuk mendukung semangat belajar anak-anak agar tetap tumbuh dan terjaga meskipun mereka tengah berada dalam kondisi sulit pascabencana. Menurutnya, pendidikan tetap harus menjadi prioritas, karena merupakan fondasi utama dalam membentuk masa depan generasi penerus bangsa.

“Melalui kegiatan ini, kami ingin hadir dan berbagi kepedulian kepada anak-anak, khususnya siswa SD Uning Mas. Bantuan ini diharapkan dapat membantu kebutuhan sekolah mereka serta menumbuhkan kembali semangat dan motivasi belajar di tengah keterbatasan yang ada akibat bencana,” ungkap Ketua Persit KCK Cabang XXV Dim 0119/BM.

Bantuan yang disalurkan meliputi tas sekolah beserta buku dan alat tulis, Al-Qur’an, sarung, pakaian, boneka, serta berbagai mainan edukatif lainnya yang dibutuhkan oleh para siswa dan siswi. Seluruh bantuan tersebut bertujuan untuk meringankan beban orang tua sekaligus memberikan dorongan moral kepada anak-anak agar tetap bersemangat dalam menuntut ilmu.

Lebih lanjut disampaikan bahwa Persit KCK berharap bantuan tersebut dapat memberikan manfaat nyata bagi para siswa SD Uning Mas. Dengan adanya perhatian dan dukungan ini, anak-anak diharapkan semakin termotivasi untuk terus belajar dan meraih cita-cita mereka di masa depan. “Pendidikan adalah fondasi utama bagi generasi penerus bangsa. Oleh karena itu, dalam kondisi apa pun, anak-anak harus tetap mendapatkan haknya untuk belajar,” tambahnya.

Pada kesempatan yang sama, salah seorang orang tua siswa, Ibu Ana, menyampaikan ucapan terima kasih dan apresiasi setinggi-tingginya kepada Persit KCK Cabang XXV Dim 0119/BM atas perhatian dan kepedulian yang diberikan kepada dunia pendidikan di Desa Uning Mas. Ia mengungkapkan bahwa bantuan tersebut sangat berarti bagi keluarga dan anak-anak yang terdampak bencana.

“Bantuan ini sangat membantu kami sebagai orang tua. Anak-anak kami menjadi lebih semangat untuk kembali belajar meskipun kondisi masih serba terbatas. Kami merasa tidak sendiri dalam menghadapi situasi sulit ini,” ujarnya.

Sementara itu, Ibu Nurmi, salah satu masyarakat penerima manfaat, juga menyampaikan rasa haru dan syukurnya atas bantuan yang diberikan. Ia mengungkapkan bahwa perhatian dari Persit KCK memberikan harapan dan semangat baru bagi anak-anak di desanya. Menurutnya, bantuan tersebut bukan hanya berupa barang, tetapi juga menjadi penyemangat moral bagi para siswa dan orang tua.

Ibu Nurmi berharap kegiatan sosial seperti ini dapat terus berlanjut dan menjangkau lebih banyak anak-anak di wilayah pedalaman yang membutuhkan. Ia juga berharap anak-anak di SD Uning Mas tetap dapat bersekolah dan belajar dengan baik, sehingga kelak mampu meraih cita-cita dan membangun masa depan yang lebih baik.

Melalui kegiatan sosial ini, Persit Kartika Chandra Kirana Cabang XXV Dim 0119/Bener Meriah kembali menunjukkan peran aktif dan kepeduliannya dalam mendukung dunia pendidikan serta membantu masyarakat bangkit pascabencana, sejalan dengan semangat pengabdian kepada bangsa dan negara.

MBG: Program Gizi Rakyat atau Proyek Raksasa yang Mengenyangkan Segelintir Pihak?

Abdya 14 Januari 2026 (Aceh dalam berita)Di balik jargon “mencerdaskan generasi” dan “menyelamatkan masa depan bangsa”, Program Makan Bergizi Gratis (MBG) berdiri sebagai salah satu kebijakan pemerintah paling mahal dalam sejarah anggaran negara. Triliunan rupiah uang rakyat digelontorkan, namun pertanyaan mendasarnya justru makin menggema di tengah publik: siapa sebenarnya yang paling kenyang oleh program ini?

Pemerintah menyebut MBG sebagai terobosan besar. Anak-anak sekolah diberi makanan gratis, angka stunting diklaim akan ditekan, dan ekonomi rakyat disebut akan bergerak. Namun di lapangan, narasi indah itu mulai retak. Yang terlihat bukan hanya piring makan anak sekolah, tapi juga meja-meja proyek yang dipenuhi kepentingan.

Di banyak daerah, pengadaan MBG tidak sepenuhnya melibatkan UMKM lokal. Alih-alih memberdayakan dapur rakyat dan petani kecil, proyek justru dikuasai vendor besar, perusahaan katering skala nasional, hingga jaringan logistik yang telah mapan. UMKM lokal hanya menjadi pelengkap—subkontraktor dengan margin tipis, atau sekadar pemasok bahan baku murah.

Sementara itu, rakyat miskin memang menerima makanan. Namun pertanyaannya, apakah mereka menjadi lebih sejahtera? Fakta di lapangan menunjukkan, MBG lebih bersifat konsumtif ketimbang produktif. Perut kenyang hari ini, tapi dapur rumah tetap berasap tipis esok hari. Pendapatan tidak naik, lapangan kerja baru tak signifikan, dan kemandirian ekonomi rakyat tetap jauh dari harapan.

Di sisi lain, elite kekuasaan menikmati keuntungan politik. MBG menjadi etalase pencitraan, program populis yang mudah dijual ke publik. Spanduk terpasang, seremoni digelar, kamera menyala. Namun transparansi anggaran, mekanisme pengadaan, dan siapa saja penerima keuntungan terbesar justru minim dibuka ke publik.

Tak sedikit pengamat mengingatkan, program dengan anggaran jumbo selalu menggoda praktik rente. Tanpa pengawasan ketat, MBG berpotensi berubah dari program gizi menjadi ladang basah proyek negara, tempat uang rakyat berputar di lingkaran yang sama: pejabat, rekanan, dan korporasi.

Ironisnya, kritik terhadap MBG kerap dianggap sebagai serangan politik atau sikap anti-pemerintah. Padahal, mempertanyakan ke mana uang negara mengalir adalah hak dan kewajiban warga negara. Sebab yang dipertaruhkan bukan sekadar menu makan siang anak sekolah, melainkan keadilan dalam pengelolaan anggaran publik.

Kini publik menunggu jawaban yang lebih jujur.

Apakah MBG benar-benar program untuk rakyat?

Ataukah sekadar proyek raksasa berkedok kepedulian sosial, yang lebih mengenyangkan korporasi dan elite dibanding dapur rakyat?

Satu hal pasti: niat baik tanpa tata kelola yang adil hanya akan melahirkan ketimpangan baru, dan sejarah mencatat, program populis yang tak diawasi sering berakhir sebagai beban negara—bukan solusi bangsa.

Satgas Yonif 112/DJ Hadirkan Layanan Kesehatan Keliling Bagi Warga Papua

Puncak Jaya ( Aceh dalam berita ) Rabu 14-1-2026  Tim Kesehatan Pos Kalome Satgas Yonif 112/DJ laksanakan pelayanan keliling hadirkan harapan sehat dengan bagi warga Kampung Jigobak Distrik Tinggi Nambut Kabupaten Puncak Jaya Provinsi Papua Tengah,

Kegiatan ini disambut hangat dan antusias oleh warga yang selama ini menghadapi keterbatasan akses terhadap fasilitas kesehatan, kehadiran Tim kesehatan Pos Kalome Satgas Yonif 112/DJ bukan hanya sebagai penjaga keamanan wilayah saja, tetapi juga sebagai pelayan masyarakat yang membawa harapan sehat bagi warga pedalaman Papua.

Danpos Kalome Satgas Yonif 112/DJ, Kapten Inf Sastra Watirman menegaskan bahwa misi kami TNI di daerah penugasan tidak semata-mata berfokus kepada pengamanan, tetapi juga mengedepankan nilai-nilai kemanusiaan dan persaudaraan khususnya dibidang kesehatan masyarakat.

Dalam pelaksanaanya, Tim kesehatan Pos Kalome mendatangi langsung masyarakat untuk melakukan pemeriksaan kesehatan, memberikan obat-obatan secara gratis, serta menyampaikan edukasi sederhana mengenai tentang pentingnya menjaga kebersihan dan kesehatan supaya terhindar dari segala penyakit.

Satgas Yonif 112/DJ Hadirkan Layanan Kesehatan Keliling Bagi Warga Papua

Puncak Jaya ( Aceh dalam berita ) Rabu 14-1-2026  Tim Kesehatan Pos Kalome Satgas Yonif 112/DJ laksanakan pelayanan keliling hadirkan harapan sehat dengan bagi warga Kampung Jigobak Distrik Tinggi Nambut Kabupaten Puncak Jaya Provinsi Papua Tengah,

Kegiatan ini disambut hangat dan antusias oleh warga yang selama ini menghadapi keterbatasan akses terhadap fasilitas kesehatan, kehadiran Tim kesehatan Pos Kalome Satgas Yonif 112/DJ bukan hanya sebagai penjaga keamanan wilayah saja, tetapi juga sebagai pelayan masyarakat yang membawa harapan sehat bagi warga pedalaman Papua.

Danpos Kalome Satgas Yonif 112/DJ, Kapten Inf Sastra Watirman menegaskan bahwa misi kami TNI di daerah penugasan tidak semata-mata berfokus kepada pengamanan, tetapi juga mengedepankan nilai-nilai kemanusiaan dan persaudaraan khususnya dibidang kesehatan masyarakat.

Dalam pelaksanaanya, Tim kesehatan Pos Kalome mendatangi langsung masyarakat untuk melakukan pemeriksaan kesehatan, memberikan obat-obatan secara gratis, serta menyampaikan edukasi sederhana mengenai tentang pentingnya menjaga kebersihan dan kesehatan supaya terhindar dari segala penyakit.

Beko Polri Diintensifkan untuk Percepatan Pemulihan Gampong Lubok Pusaka Aceh Utara

Aceh Utara ( Aceh dalam berita ) Rabu 14-1-2027 Beko bantuan Polri terus diintensifkan untuk mempercepat pemulihan kondisi Gampong Lubok Pusaka, Kabupaten Aceh Utara, yang terdampak parah akibat bencana banjir.

Pengerahan alat berat ini merupakan bagian dari komitmen Polri dalam membantu masyarakat pascabencana.
Kabupaten Aceh Utara menjadi salah satu wilayah yang mengalami dampak cukup serius akibat banjir yang melanda beberapa waktu lalu. Sejumlah fasilitas umum, akses jalan, serta permukiman warga terdampak material lumpur dan sisa banjir, sehingga membutuhkan penanganan cepat dan terkoordinasi.

Beko bantuan Polri kembali dikerahkan untuk mendukung proses pembersihan dan normalisasi wilayah. Fokus pengerahan alat berat tersebut berada di Dusun Bidari, Gampong Lubok Pusaka, yang menjadi salah satu titik terdampak paling parah.

Kabid Humas Polda Aceh, Kombes Pol. Joko Krisdiyanto, S.I.K., mengatakan bahwa intensifikasi pengerahan beko dilakukan guna mempercepat pemulihan kondisi lingkungan dan memperlancar kembali aktivitas masyarakat setempat.

“Pengerahan beko Polri di wilayah Gampong Lubok Pusaka, Aceh Utara, dilakukan untuk mempercepat pemulihan wilayah yang menjadi salah satu daerah dengan dampak banjir paling parah,” ujar Kabid Humas.

Ia menjelaskan, penggunaan alat berat sangat dibutuhkan untuk membersihkan material lumpur, memperbaiki akses jalan, serta menata kembali lingkungan yang rusak akibat terjangan banjir. Dengan demikian, proses pemulihan dapat berjalan lebih efektif dan efisien.

Selain pengerahan alat berat, Polri juga terus berkoordinasi dengan pemerintah daerah dan instansi terkait guna memastikan upaya pemulihan berjalan secara terpadu dan berkelanjutan, sesuai kebutuhan masyarakat di lapangan.

Kabid Humas berharap, dengan semakin intensifnya pengerahan beko Polri, kondisi Gampong Lubok Pusaka dapat segera kembali normal sehingga masyarakat dapat beraktivitas seperti sediakala pascabanjir

Beko Polri Diintensifkan untuk Percepatan Pemulihan Gampong Lubok Pusaka Aceh Utara

Aceh Utara ( Aceh dalam berita ) Rabu 14-1-2027 Beko bantuan Polri terus diintensifkan untuk mempercepat pemulihan kondisi Gampong Lubok Pusaka, Kabupaten Aceh Utara, yang terdampak parah akibat bencana banjir.

Pengerahan alat berat ini merupakan bagian dari komitmen Polri dalam membantu masyarakat pascabencana.
Kabupaten Aceh Utara menjadi salah satu wilayah yang mengalami dampak cukup serius akibat banjir yang melanda beberapa waktu lalu. Sejumlah fasilitas umum, akses jalan, serta permukiman warga terdampak material lumpur dan sisa banjir, sehingga membutuhkan penanganan cepat dan terkoordinasi.

Beko bantuan Polri kembali dikerahkan untuk mendukung proses pembersihan dan normalisasi wilayah. Fokus pengerahan alat berat tersebut berada di Dusun Bidari, Gampong Lubok Pusaka, yang menjadi salah satu titik terdampak paling parah.

Kabid Humas Polda Aceh, Kombes Pol. Joko Krisdiyanto, S.I.K., mengatakan bahwa intensifikasi pengerahan beko dilakukan guna mempercepat pemulihan kondisi lingkungan dan memperlancar kembali aktivitas masyarakat setempat.

“Pengerahan beko Polri di wilayah Gampong Lubok Pusaka, Aceh Utara, dilakukan untuk mempercepat pemulihan wilayah yang menjadi salah satu daerah dengan dampak banjir paling parah,” ujar Kabid Humas.

Ia menjelaskan, penggunaan alat berat sangat dibutuhkan untuk membersihkan material lumpur, memperbaiki akses jalan, serta menata kembali lingkungan yang rusak akibat terjangan banjir. Dengan demikian, proses pemulihan dapat berjalan lebih efektif dan efisien.

Selain pengerahan alat berat, Polri juga terus berkoordinasi dengan pemerintah daerah dan instansi terkait guna memastikan upaya pemulihan berjalan secara terpadu dan berkelanjutan, sesuai kebutuhan masyarakat di lapangan.

Kabid Humas berharap, dengan semakin intensifnya pengerahan beko Polri, kondisi Gampong Lubok Pusaka dapat segera kembali normal sehingga masyarakat dapat beraktivitas seperti sediakala pascabanjir

Beko Polri Diintensifkan untuk Percepatan Pemulihan Gampong Lubok Pusaka Aceh Utara

Aceh Utara ( Aceh dalam berita ) Rabu 14-1-2027 Beko bantuan Polri terus diintensifkan untuk mempercepat pemulihan kondisi Gampong Lubok Pusaka, Kabupaten Aceh Utara, yang terdampak parah akibat bencana banjir.

Pengerahan alat berat ini merupakan bagian dari komitmen Polri dalam membantu masyarakat pascabencana.
Kabupaten Aceh Utara menjadi salah satu wilayah yang mengalami dampak cukup serius akibat banjir yang melanda beberapa waktu lalu. Sejumlah fasilitas umum, akses jalan, serta permukiman warga terdampak material lumpur dan sisa banjir, sehingga membutuhkan penanganan cepat dan terkoordinasi.

Beko bantuan Polri kembali dikerahkan untuk mendukung proses pembersihan dan normalisasi wilayah. Fokus pengerahan alat berat tersebut berada di Dusun Bidari, Gampong Lubok Pusaka, yang menjadi salah satu titik terdampak paling parah.

Kabid Humas Polda Aceh, Kombes Pol. Joko Krisdiyanto, S.I.K., mengatakan bahwa intensifikasi pengerahan beko dilakukan guna mempercepat pemulihan kondisi lingkungan dan memperlancar kembali aktivitas masyarakat setempat.

“Pengerahan beko Polri di wilayah Gampong Lubok Pusaka, Aceh Utara, dilakukan untuk mempercepat pemulihan wilayah yang menjadi salah satu daerah dengan dampak banjir paling parah,” ujar Kabid Humas.

Ia menjelaskan, penggunaan alat berat sangat dibutuhkan untuk membersihkan material lumpur, memperbaiki akses jalan, serta menata kembali lingkungan yang rusak akibat terjangan banjir. Dengan demikian, proses pemulihan dapat berjalan lebih efektif dan efisien.

Selain pengerahan alat berat, Polri juga terus berkoordinasi dengan pemerintah daerah dan instansi terkait guna memastikan upaya pemulihan berjalan secara terpadu dan berkelanjutan, sesuai kebutuhan masyarakat di lapangan.

Kabid Humas berharap, dengan semakin intensifnya pengerahan beko Polri, kondisi Gampong Lubok Pusaka dapat segera kembali normal sehingga masyarakat dapat beraktivitas seperti sediakala pascabanjir

Kapolda Aceh Serahkan Bantuan 500 Karung dan Bibit Tanaman kepada Warga Terdampak Banjir di Kota Langsa

Langsa ( Aceh dalam berita ) Rabu 14-1-2026 Polda Aceh menunjukkan kepedulian nyata terhadap masyarakat yang terdampak banjir di Kota Langsa dengan menyalurkan bantuan bibit tanaman dan perlengkapan pendukung. Kegiatan penyerahan bantuan sekitar pukul 09.30 WIB, bertempat di Mapolres Langsa, Jalan Veteran No. 60, Gampong Teungoh, Kecamatan Langsa Kota.

Kegiatan ini dipimpin langsung oleh Kapolda Aceh Irjen Pol. Drs. Marzuki Ali Basyah, M.M., dan turut dihadiri para pejabat utama Polda Aceh, jajaran Brimob, Kapolres Langsa, Wakapolres Langsa, para Kabag, Kasat, Kapolsek, perwira, serta personel Polres Langsa.

Dalam kegiatan tersebut, Polda Aceh menyalurkan bantuan berupa 500 lembar karung serta bibit tanaman sayuran yang diperuntukkan bagi masyarakat terdampak banjir. Bantuan diserahkan secara simbolis oleh Kapolda Aceh yang diterima Kapolres Langsa AKBP Mughi Preasetyo Habrianto, S.I.K., sebagai wujud kepedulian Kapolda Aceh dan seluruh jajaran Polri terhadap warga yang sedang berupaya bangkit pascabencana.

Kapolda Aceh dalam kesempatan itu menyampaikan bahwa bantuan bibit tanaman ini diharapkan dapat membantu meringankan beban ekonomi masyarakat, sekaligus menjadi langkah awal dalam mendukung pemulihan kehidupan warga dan peningkatan ketahanan pangan keluarga pascabanjir.

“Polri tidak hanya hadir dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat, tetapi juga berkomitmen memberikan dukungan kemanusiaan, terutama bagi masyarakat yang tertimpa musibah,” ujar Kapolda Aceh.

Melalui kegiatan ini, Polda Aceh berharap masyarakat terdampak banjir di Kota Langsa dapat segera bangkit, pulih, dan kembali menjalankan aktivitas sehari-hari dengan semangat kebersamaan dan gotong royong, tutup Kapolda Aceh.

Metode penanaman bahwa, untuk 500 lembar karung tersebut diisikan tanah lumpur sisa banjir kemudian ditanami bibit tanaman seperti cabe dan jenis lainnya.

Nanti karung-karung itu berfungsi menjadi polibag dan setelah ditanami tanaman akan dibagikan kepada masyarakat terdampak bencana yang diletakkan di pekarangan -pekarangan rumah mereka dan bisa menghasilkan panen untuk kebutuhan sehari-hari.

Kapolda Aceh Serahkan Bantuan 500 Karung dan Bibit Tanaman kepada Warga Terdampak Banjir di Kota Langsa

Langsa ( Aceh dalam berita ) Rabu 14-1-2026 Polda Aceh menunjukkan kepedulian nyata terhadap masyarakat yang terdampak banjir di Kota Langsa dengan menyalurkan bantuan bibit tanaman dan perlengkapan pendukung. Kegiatan penyerahan bantuan sekitar pukul 09.30 WIB, bertempat di Mapolres Langsa, Jalan Veteran No. 60, Gampong Teungoh, Kecamatan Langsa Kota.

Kegiatan ini dipimpin langsung oleh Kapolda Aceh Irjen Pol. Drs. Marzuki Ali Basyah, M.M., dan turut dihadiri para pejabat utama Polda Aceh, jajaran Brimob, Kapolres Langsa, Wakapolres Langsa, para Kabag, Kasat, Kapolsek, perwira, serta personel Polres Langsa.

Dalam kegiatan tersebut, Polda Aceh menyalurkan bantuan berupa 500 lembar karung serta bibit tanaman sayuran yang diperuntukkan bagi masyarakat terdampak banjir. Bantuan diserahkan secara simbolis oleh Kapolda Aceh yang diterima Kapolres Langsa AKBP Mughi Preasetyo Habrianto, S.I.K., sebagai wujud kepedulian Kapolda Aceh dan seluruh jajaran Polri terhadap warga yang sedang berupaya bangkit pascabencana.

Kapolda Aceh dalam kesempatan itu menyampaikan bahwa bantuan bibit tanaman ini diharapkan dapat membantu meringankan beban ekonomi masyarakat, sekaligus menjadi langkah awal dalam mendukung pemulihan kehidupan warga dan peningkatan ketahanan pangan keluarga pascabanjir.

“Polri tidak hanya hadir dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat, tetapi juga berkomitmen memberikan dukungan kemanusiaan, terutama bagi masyarakat yang tertimpa musibah,” ujar Kapolda Aceh.

Melalui kegiatan ini, Polda Aceh berharap masyarakat terdampak banjir di Kota Langsa dapat segera bangkit, pulih, dan kembali menjalankan aktivitas sehari-hari dengan semangat kebersamaan dan gotong royong, tutup Kapolda Aceh.

Metode penanaman bahwa, untuk 500 lembar karung tersebut diisikan tanah lumpur sisa banjir kemudian ditanami bibit tanaman seperti cabe dan jenis lainnya.

Nanti karung-karung itu berfungsi menjadi polibag dan setelah ditanami tanaman akan dibagikan kepada masyarakat terdampak bencana yang diletakkan di pekarangan -pekarangan rumah mereka dan bisa menghasilkan panen untuk kebutuhan sehari-hari.