Danpas 1 Brimob Pelopor Dampingi Bupati Aceh Tamiang Lepas Taruna Latsitardanus ke-46 Tahun 2026

Aceh Tamiang ( Aceh dalam berita) Sabtu 7-2-2026 Komandan Pasukan (Danpas) 1 Brimob Pelopor Korbrimob Polri, Brigjen Pol. Anang Sumpena, S.H., mendampingi Bupati Aceh Tamiang Irjen Pol. (Purn) Drs. Armia Fahmi, M. H, pada apel pelepasan Taruna Latihan Integrasi Taruna Wreda Nusantara (Latsitardanus) ke-46 Tahun 2026. Kegiatan tersebut berlangsung di Tribun Lapangan Sepak Bola Karma Bakti, Batalyon Infanteri 111 Raider Karma Bakti, Kabupaten Aceh Tamiang, Sabtu, 7 Februari 2026.

Apel pelepasan dipimpin langsung oleh Bupati Aceh Tamiang selaku Inspektur Upacara. Kehadiran Danpas 1 Brimob Pelopor menjadi wujud sinergi dan soliditas antara TNI–Polri dan pemerintah daerah dalam mendukung pembinaan serta penguatan karakter taruna sebagai calon pemimpin bangsa.

Pada kesempatan tersebut, Brigjen Pol. Anang Sumpena menerima plakat penghargaan dari Komandan Jenderal Akademi Pendidikan yang diserahkan melalui Direktur Akademi.

Penghargaan ini diberikan sebagai bentuk apresiasi atas dukungan dan kontribusi aktif Korbrimob Polri, khususnya Pasukan Brimob Pelopor, dalam menyukseskan pelaksanaan Latsitardanus ke-46 di wilayah Aceh Tamiang.

Kegiatan apel pelepasan turut dihadiri unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Aceh Tamiang, di antaranya Dandim, Kapolres, Kajari, Direktur Perencanaan Rehabilitasi dan Rekonstruksi BNPB, jajaran Yonif 111 Raider Karma Bakti, Satgas Pemulihan Bencana Aceh Tamiang, serta para taruna dari Akademi TNI, Akademi Kepolisian, dan Universitas Pertahanan.

Bupati Aceh Tamiang dalam amanatnya menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada seluruh taruna peserta Latsitardanus yang telah berkontribusi langsung membantu masyarakat pascabencana di Aceh Tamiang.

Menurutnya, Latsitardanus tidak hanya menjadi bagian dari program pendidikan dan pelatihan, tetapi juga wujud nyata kepedulian dan pengabdian sosial kepada masyarakat.

“Latihan ini tidak hanya membentuk karakter, disiplin, dan kepemimpinan para taruna, tetapi juga menjadi aksi kemanusiaan. Para taruna terlibat langsung dalam kegiatan fisik seperti pembersihan sekolah, fasilitas kesehatan, tempat ibadah, kantor pelayanan, hingga polindes, serta kegiatan nonfisik berupa normalisasi lingkungan terdampak bencana,” ujar Bupati.

Melalui kegiatan Latsitardanus ke-46 ini, diharapkan nilai kebersamaan, empati sosial, dan semangat pengabdian yang ditanamkan dapat menjadi bekal penting bagi para taruna dalam mengemban tugas pengabdian kepada bangsa dan negara di masa mendatang, pungkas Bupati Aceh Tamiang.

Danpas 1 Brimob Pelopor Dampingi Bupati Aceh Tamiang Lepas Taruna Latsitardanus ke-46 Tahun 2026

Aceh Tamiang ( Aceh dalam berita) Sabtu 7-2-2026 Komandan Pasukan (Danpas) 1 Brimob Pelopor Korbrimob Polri, Brigjen Pol. Anang Sumpena, S.H., mendampingi Bupati Aceh Tamiang Irjen Pol. (Purn) Drs. Armia Fahmi, M. H, pada apel pelepasan Taruna Latihan Integrasi Taruna Wreda Nusantara (Latsitardanus) ke-46 Tahun 2026. Kegiatan tersebut berlangsung di Tribun Lapangan Sepak Bola Karma Bakti, Batalyon Infanteri 111 Raider Karma Bakti, Kabupaten Aceh Tamiang, Sabtu, 7 Februari 2026.

Apel pelepasan dipimpin langsung oleh Bupati Aceh Tamiang selaku Inspektur Upacara. Kehadiran Danpas 1 Brimob Pelopor menjadi wujud sinergi dan soliditas antara TNI–Polri dan pemerintah daerah dalam mendukung pembinaan serta penguatan karakter taruna sebagai calon pemimpin bangsa.

Pada kesempatan tersebut, Brigjen Pol. Anang Sumpena menerima plakat penghargaan dari Komandan Jenderal Akademi Pendidikan yang diserahkan melalui Direktur Akademi.

Penghargaan ini diberikan sebagai bentuk apresiasi atas dukungan dan kontribusi aktif Korbrimob Polri, khususnya Pasukan Brimob Pelopor, dalam menyukseskan pelaksanaan Latsitardanus ke-46 di wilayah Aceh Tamiang.

Kegiatan apel pelepasan turut dihadiri unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Aceh Tamiang, di antaranya Dandim, Kapolres, Kajari, Direktur Perencanaan Rehabilitasi dan Rekonstruksi BNPB, jajaran Yonif 111 Raider Karma Bakti, Satgas Pemulihan Bencana Aceh Tamiang, serta para taruna dari Akademi TNI, Akademi Kepolisian, dan Universitas Pertahanan.

Bupati Aceh Tamiang dalam amanatnya menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada seluruh taruna peserta Latsitardanus yang telah berkontribusi langsung membantu masyarakat pascabencana di Aceh Tamiang.

Menurutnya, Latsitardanus tidak hanya menjadi bagian dari program pendidikan dan pelatihan, tetapi juga wujud nyata kepedulian dan pengabdian sosial kepada masyarakat.

“Latihan ini tidak hanya membentuk karakter, disiplin, dan kepemimpinan para taruna, tetapi juga menjadi aksi kemanusiaan. Para taruna terlibat langsung dalam kegiatan fisik seperti pembersihan sekolah, fasilitas kesehatan, tempat ibadah, kantor pelayanan, hingga polindes, serta kegiatan nonfisik berupa normalisasi lingkungan terdampak bencana,” ujar Bupati.

Melalui kegiatan Latsitardanus ke-46 ini, diharapkan nilai kebersamaan, empati sosial, dan semangat pengabdian yang ditanamkan dapat menjadi bekal penting bagi para taruna dalam mengemban tugas pengabdian kepada bangsa dan negara di masa mendatang, pungkas Bupati Aceh Tamiang.

Danpas 1 Brimob Pelopor Dampingi Bupati Aceh Tamiang Lepas Taruna Latsitardanus ke-46 Tahun 2026

Aceh Tamiang ( Aceh dalam berita) Sabtu 7-2-2026 Komandan Pasukan (Danpas) 1 Brimob Pelopor Korbrimob Polri, Brigjen Pol. Anang Sumpena, S.H., mendampingi Bupati Aceh Tamiang Irjen Pol. (Purn) Drs. Armia Fahmi, M. H, pada apel pelepasan Taruna Latihan Integrasi Taruna Wreda Nusantara (Latsitardanus) ke-46 Tahun 2026. Kegiatan tersebut berlangsung di Tribun Lapangan Sepak Bola Karma Bakti, Batalyon Infanteri 111 Raider Karma Bakti, Kabupaten Aceh Tamiang, Sabtu, 7 Februari 2026.

Apel pelepasan dipimpin langsung oleh Bupati Aceh Tamiang selaku Inspektur Upacara. Kehadiran Danpas 1 Brimob Pelopor menjadi wujud sinergi dan soliditas antara TNI–Polri dan pemerintah daerah dalam mendukung pembinaan serta penguatan karakter taruna sebagai calon pemimpin bangsa.

Pada kesempatan tersebut, Brigjen Pol. Anang Sumpena menerima plakat penghargaan dari Komandan Jenderal Akademi Pendidikan yang diserahkan melalui Direktur Akademi.

Penghargaan ini diberikan sebagai bentuk apresiasi atas dukungan dan kontribusi aktif Korbrimob Polri, khususnya Pasukan Brimob Pelopor, dalam menyukseskan pelaksanaan Latsitardanus ke-46 di wilayah Aceh Tamiang.

Kegiatan apel pelepasan turut dihadiri unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Aceh Tamiang, di antaranya Dandim, Kapolres, Kajari, Direktur Perencanaan Rehabilitasi dan Rekonstruksi BNPB, jajaran Yonif 111 Raider Karma Bakti, Satgas Pemulihan Bencana Aceh Tamiang, serta para taruna dari Akademi TNI, Akademi Kepolisian, dan Universitas Pertahanan.

Bupati Aceh Tamiang dalam amanatnya menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada seluruh taruna peserta Latsitardanus yang telah berkontribusi langsung membantu masyarakat pascabencana di Aceh Tamiang.

Menurutnya, Latsitardanus tidak hanya menjadi bagian dari program pendidikan dan pelatihan, tetapi juga wujud nyata kepedulian dan pengabdian sosial kepada masyarakat.

“Latihan ini tidak hanya membentuk karakter, disiplin, dan kepemimpinan para taruna, tetapi juga menjadi aksi kemanusiaan. Para taruna terlibat langsung dalam kegiatan fisik seperti pembersihan sekolah, fasilitas kesehatan, tempat ibadah, kantor pelayanan, hingga polindes, serta kegiatan nonfisik berupa normalisasi lingkungan terdampak bencana,” ujar Bupati.

Melalui kegiatan Latsitardanus ke-46 ini, diharapkan nilai kebersamaan, empati sosial, dan semangat pengabdian yang ditanamkan dapat menjadi bekal penting bagi para taruna dalam mengemban tugas pengabdian kepada bangsa dan negara di masa mendatang, pungkas Bupati Aceh Tamiang.

Polres Gayo Lues Selesaikan Pembangunan Jembatan Gantung di Dusun Begade Empat

Gayo Lues ( Aceh dalam berita ) Sabtu 7-2-2026  Polres Gayo Lues bersama Polsek Putri Betung dibantu warga setempat telah menyelesaikan pembangunan jembatan gantung di Dusun Begade Empat, Desa Ramung Musara, Kecamatan Putri Betung, Kabupaten Gayo Lues.

Penyelesaian jembatan gantung tersebut pada Sabtu, 7 Februari 2026, sekitar pukul 09.00 WIB, tepatnya pada hari ke-5 kegiatan pengerjaannya.

Kabid Humas Polda Aceh Kombes Pol. Joko Krisdiyanto, S.I.K., dalam keteranganny, Minggu, 8 Februari 2026, menyampaikan bahwa kegiatan penyelesaian pembangunan jembatan tersebut dihadiri oleh Kasat Intelkam Polres Gayo Lues AKP Jun Andri Saputra, S.H., Kapolsek Putri Betung Ipda Novrizal, S.H., Kanit I Satintelkam Polres Gayo Lues Aiptu Lismit Utari, S.H., Kanit III Satintelkam Polres Gayo Lues Aiptu Hajiman Ali PA., S.H., personel Satintelkam Polres Gayo Lues, personel Polsek Putri Betung, Plh Kepala Desa Ramung Musara Sarifuddin, perangkat desa, serta masyarakat Desa Ramung Musara.

Pembangunan jembatan gantung tersebut dilaksanakan oleh personel Polres Gayo Lues bersama Polsek Putri Betung dibantu warga setempat sebagai bentuk kepedulian Polri dalam membantu masyarakat, khususnya untuk mempermudah akses aktivitas sehari-hari.

Jembatan ini diharapkan dapat menunjang mobilitas warga, terutama untuk menyebrangi sungai menuju area perkebunan dan keperluan lainnya, sambungnya.

“Pada hari ke-5, kegiatan difokuskan pada pengecekan kekuatan dan kelayakan konstruksi secara menyeluruh. Dengan selesainya tahapan tersebut, pembangunan jembatan gantung dinyatakan telah selesai dan siap digunakan oleh masyarakat,” ujar Kabid Humas.

Dengan berfungsinya jembatan tersebut, masyarakat Desa Ramung Musara pun memberikan respon positif serta apresiasi atas kepedulian dan keterlibatan langsung Polri dalam membantu pemulihan infrastruktur desa, kata Kabid Humas.

Lebih lanjut disampaikan, pembangunan jembatan gantung ini merupakan wujud nyata kepedulian Polri terhadap masyarakat yang terdampak bencana hidrometeorologi, khususnya kerusakan infrastruktur akibat banjir bandang.

“Keterlibatan langsung personel Polri bersama masyarakat menunjukkan sinergi yang baik dan diharapkan dapat semakin meningkatkan kepercayaan masyarakat terhadap Polri,” tutup Kabid Humas.

Polres Gayo Lues Selesaikan Pembangunan Jembatan Gantung di Dusun Begade Empat

Gayo Lues ( Aceh dalam berita ) Sabtu 7-2-2026  Polres Gayo Lues bersama Polsek Putri Betung dibantu warga setempat telah menyelesaikan pembangunan jembatan gantung di Dusun Begade Empat, Desa Ramung Musara, Kecamatan Putri Betung, Kabupaten Gayo Lues.

Penyelesaian jembatan gantung tersebut pada Sabtu, 7 Februari 2026, sekitar pukul 09.00 WIB, tepatnya pada hari ke-5 kegiatan pengerjaannya.

Kabid Humas Polda Aceh Kombes Pol. Joko Krisdiyanto, S.I.K., dalam keteranganny, Minggu, 8 Februari 2026, menyampaikan bahwa kegiatan penyelesaian pembangunan jembatan tersebut dihadiri oleh Kasat Intelkam Polres Gayo Lues AKP Jun Andri Saputra, S.H., Kapolsek Putri Betung Ipda Novrizal, S.H., Kanit I Satintelkam Polres Gayo Lues Aiptu Lismit Utari, S.H., Kanit III Satintelkam Polres Gayo Lues Aiptu Hajiman Ali PA., S.H., personel Satintelkam Polres Gayo Lues, personel Polsek Putri Betung, Plh Kepala Desa Ramung Musara Sarifuddin, perangkat desa, serta masyarakat Desa Ramung Musara.

Pembangunan jembatan gantung tersebut dilaksanakan oleh personel Polres Gayo Lues bersama Polsek Putri Betung dibantu warga setempat sebagai bentuk kepedulian Polri dalam membantu masyarakat, khususnya untuk mempermudah akses aktivitas sehari-hari.

Jembatan ini diharapkan dapat menunjang mobilitas warga, terutama untuk menyebrangi sungai menuju area perkebunan dan keperluan lainnya, sambungnya.

“Pada hari ke-5, kegiatan difokuskan pada pengecekan kekuatan dan kelayakan konstruksi secara menyeluruh. Dengan selesainya tahapan tersebut, pembangunan jembatan gantung dinyatakan telah selesai dan siap digunakan oleh masyarakat,” ujar Kabid Humas.

Dengan berfungsinya jembatan tersebut, masyarakat Desa Ramung Musara pun memberikan respon positif serta apresiasi atas kepedulian dan keterlibatan langsung Polri dalam membantu pemulihan infrastruktur desa, kata Kabid Humas.

Lebih lanjut disampaikan, pembangunan jembatan gantung ini merupakan wujud nyata kepedulian Polri terhadap masyarakat yang terdampak bencana hidrometeorologi, khususnya kerusakan infrastruktur akibat banjir bandang.

“Keterlibatan langsung personel Polri bersama masyarakat menunjukkan sinergi yang baik dan diharapkan dapat semakin meningkatkan kepercayaan masyarakat terhadap Polri,” tutup Kabid Humas.

Kapolda Aceh Kenalkan Inovasi Sawah Portabel Manfaatkan Lumpur Pascabanjir

Aceh Tamiang ( Aceh dalam berita ) Jum’at 6-2-2026 Kapolda Aceh Irjen Pol. Drs. Marzuki Ali Basyah, M.M., memperkenalkan inovasi pertanian sederhana berupa penyemaian bibit padi menggunakan ember atau konsep sawah portabel dengan memanfaatkan lumpur sisa banjir. Inovasi ini dihadirkan sebagai solusi bagi masyarakat terdampak bencana agar tetap produktif sekaligus mendukung pembersihan lingkungan pascabanjir.

Kegiatan tersebut dilaksanakan di Kabupaten Aceh Tamiang, Turut hadir dalam kegiatan itu Danpas Brimob Korbrimob Polri Brigjen Pol. Anang Sumpena, S.H., Karo SDM Polda Aceh, Kabid Humas Polda Aceh, Kapolres Aceh Tamiang, serta personel Polres Aceh Tamiang.

Kapolda Aceh menjelaskan, metode penanaman padi ini memanfaatkan lumpur sisa banjir yang dimasukkan ke dalam ember sebagai media tanam. Cara tersebut dinilai mudah diterapkan oleh masyarakat serta efektif menjaga produktivitas warga meskipun lahan persawahan belum dapat difungsikan secara optimal akibat bencana alam.

“Metode ini memanfaatkan lumpur sisa banjir sebagai media tanam. Selain sederhana dan mudah diterapkan, cara ini menjadi solusi agar masyarakat tetap produktif meski lahan sawah terdampak bencana,” ujar Kapolda Aceh.

Ia menambahkan, bibit padi yang digunakan merupakan jenis Inbrida, yaitu galur murni yang mampu melakukan penyerbukan sendiri, mudah beradaptasi dengan lingkungan baru, serta relatif tahan terhadap perubahan iklim ekstrem.

“Bibit Inbrida dapat ditanam di lahan kering maupun basah. Masa panennya berkisar antara 87 hingga 125 hari, dan pascapanen bibitnya masih dapat dimanfaatkan kembali,” jelasnya.

Melalui inovasi sawah portabel tersebut, Kapolda Aceh berharap masyarakat dapat memanfaatkan sumber daya pascabencana secara berkelanjutan sekaligus memperkuat ketahanan pangan di wilayah rawan banjir.

Kapolda Aceh Tinjau Pembangunan Huntap Polri di Aceh Tamiang, Dorong Percepatan 150 Unit Rumah

Aceh Tamiang ( Aceh dalam berita ) Jum’at 6-2-2026- Kapolda Aceh Irjen Pol. Drs. Marzuki Ali Basyah meninjau langsung progres pembangunan hunian tetap (huntap) Polri di Kabupaten Aceh Tamiang,  Pembangunan huntap tersebut merupakan bagian dari upaya percepatan pemulihan dan pemenuhan kebutuhan tempat tinggal bagi masyarakat terdampak bencana.

Huntap Polri ini direncanakan akan diresmikan oleh Kapolri dan dibangun di atas lahan seluas sekitar 6,5 hektare. Pada tahap awal, pembangunan mencakup 150 unit rumah. Hingga saat ini, progres pembangunan fisik telah mencapai lebih dari 30 persen, sementara kesiapan lahan berada di angka sekitar 70 persen.

Dalam peninjauan tersebut, Kapolda Aceh menekankan pentingnya percepatan pembangunan agar huntap dapat segera dimanfaatkan oleh masyarakat yang membutuhkan. Ia meminta seluruh pihak terkait untuk terus menjaga komitmen, kualitas pekerjaan, serta ketepatan waktu sesuai dengan rencana yang telah ditetapkan.

“Pembangunan huntap ini membawa harapan besar bagi masyarakat. Karena itu, saya meminta agar progres terus dipercepat tanpa mengabaikan mutu bangunan,” ujar Kapolda Aceh di sela-sela peninjauan.

Sementara itu, pengawas pembangunan huntap dari PT Prayoga Mandiri Sukses, Anton, menjelaskan bahwa pembangunan huntap tipe 36 dilakukan secara cepat dan bertahap. Untuk satu unit rumah, pihaknya menargetkan waktu pengerjaan sekitar dua hari.

“Saat ini sudah terbangun 16 unit atau delapan kopel yang telah memasuki tahap pondasi. Kami menargetkan seluruh pembangunan huntap dapat diselesaikan dalam waktu sekitar tiga bulan,” jelas Anton.

Apresiasi atas pembangunan huntap tersebut juga disampaikan oleh tokoh masyarakat Desa Simpang Kanan, Kecamatan Kejuruan Muda, Kabupaten Aceh Tamiang, Karimuddin. Ia mengucapkan terima kasih kepada Polri atas perhatian dan bantuan yang diberikan kepada masyarakat.

“Kami sangat bersyukur dan berterima kasih atas bantuan pembangunan 150 unit huntap ini. Insya Allah, kebaikan Bapak Kapolri dan Bapak Kapolda Aceh akan dibalas oleh Allah SWT,” ungkapnya.

Pembangunan huntap Polri di Aceh Tamiang diharapkan menjadi solusi jangka panjang bagi masyarakat terdampak bencana sekaligus wujud nyata kehadiran Polri yang humanis dan peduli terhadap kebutuhan masyarakat.

Kapolda Aceh Beri Penghargaan Taruna Akpol dan Personel Polda Aceh atas Aksi Kemanusiaan Pascabencana Aceh Tamiang

Aceh Tamiang  ( Aceh dalam berita ) Jum’at 6-2-2026  Kapolda Aceh Irjen Pol. Drs. Marzuki Ali Basyah menyerahkan piagam penghargaan kepada Taruna Akademi Kepolisian (Akpol) peserta Latihan Integrasi Taruna Wreda Nusantara (Latsitardanus) serta personel Polda Aceh yang terlibat langsung dalam aksi kemanusiaan pascabencana hidrometeorologi di Kabupaten Aceh Tamiang.

Penyerahan penghargaan berlangsung di Gedung Wira Satya Pradana, Mapolres Aceh Tamiang, Jumat (6/2/2026). Penghargaan tersebut diberikan sebagai bentuk apresiasi institusi Polri atas dedikasi, keberanian, dan kepedulian para taruna serta personel dalam membantu masyarakat pada masa tanggap darurat.

Kapolda Aceh menyampaikan, para penerima penghargaan telah menunjukkan respons cepat dan tanggung jawab tinggi dalam berbagai kegiatan kemanusiaan. Aksi yang dilakukan meliputi trauma healing bagi warga terdampak bencana, pemulihan lahan ketahanan pangan, evakuasi dan penyelamatan korban tenggelam di Sungai Tamiang, hingga pemberian pertolongan pertama serta pelayanan kesehatan.

“Penghargaan ini merupakan bentuk pengakuan institusi atas keteladanan, keberanian, dan kepedulian dalam pelaksanaan tugas kemanusiaan. Ini mencerminkan nilai pengabdian Polri yang hadir untuk masyarakat,” ujar Kapolda Aceh.

Pada kesempatan tersebut, Kapolda Aceh juga menegaskan pentingnya peningkatan kualitas pelayanan kepada masyarakat dengan mengedepankan sikap humanis, profesional, dan bertanggung jawab. Ia mengingatkan agar setiap personel Polri senantiasa menjaga sikap, tutur kata, dan tindakan agar kehadiran Polri benar-benar dirasakan memberi rasa aman dan empati.

“Kepercayaan dan kehormatan Polri bersumber dari rakyat. Oleh karena itu, sudah menjadi kewajiban kita untuk membalasnya dengan pengabdian terbaik dan selalu hadir di tengah masyarakat dalam setiap situasi,” tegasnya.

Kegiatan penyerahan penghargaan turut dihadiri Danpas Brimob Korbrimob Polri Brigjen Pol. Anang Sumpena, S.H., Karo SDM Polda Aceh, Kabid Humas Polda Aceh, Danyon Taruna Tk. III beserta Danki dan Danton Taruna Akpol, pejabat utama Polres Aceh Tamiang, keluarga korban, serta seluruh Taruna Akpol peserta Latsitardanus di Kabupaten Aceh Tamiang.

Kapolda Aceh Beri Penghargaan Taruna Akpol dan Personel Polda Aceh atas Aksi Kemanusiaan Pascabencana Aceh Tamiang

Aceh Tamiang  ( Aceh dalam berita ) Jum’at 6-2-2026  Kapolda Aceh Irjen Pol. Drs. Marzuki Ali Basyah menyerahkan piagam penghargaan kepada Taruna Akademi Kepolisian (Akpol) peserta Latihan Integrasi Taruna Wreda Nusantara (Latsitardanus) serta personel Polda Aceh yang terlibat langsung dalam aksi kemanusiaan pascabencana hidrometeorologi di Kabupaten Aceh Tamiang.

Penyerahan penghargaan berlangsung di Gedung Wira Satya Pradana, Mapolres Aceh Tamiang, Jumat (6/2/2026). Penghargaan tersebut diberikan sebagai bentuk apresiasi institusi Polri atas dedikasi, keberanian, dan kepedulian para taruna serta personel dalam membantu masyarakat pada masa tanggap darurat.

Kapolda Aceh menyampaikan, para penerima penghargaan telah menunjukkan respons cepat dan tanggung jawab tinggi dalam berbagai kegiatan kemanusiaan. Aksi yang dilakukan meliputi trauma healing bagi warga terdampak bencana, pemulihan lahan ketahanan pangan, evakuasi dan penyelamatan korban tenggelam di Sungai Tamiang, hingga pemberian pertolongan pertama serta pelayanan kesehatan.

“Penghargaan ini merupakan bentuk pengakuan institusi atas keteladanan, keberanian, dan kepedulian dalam pelaksanaan tugas kemanusiaan. Ini mencerminkan nilai pengabdian Polri yang hadir untuk masyarakat,” ujar Kapolda Aceh.

Pada kesempatan tersebut, Kapolda Aceh juga menegaskan pentingnya peningkatan kualitas pelayanan kepada masyarakat dengan mengedepankan sikap humanis, profesional, dan bertanggung jawab. Ia mengingatkan agar setiap personel Polri senantiasa menjaga sikap, tutur kata, dan tindakan agar kehadiran Polri benar-benar dirasakan memberi rasa aman dan empati.

“Kepercayaan dan kehormatan Polri bersumber dari rakyat. Oleh karena itu, sudah menjadi kewajiban kita untuk membalasnya dengan pengabdian terbaik dan selalu hadir di tengah masyarakat dalam setiap situasi,” tegasnya.

Kegiatan penyerahan penghargaan turut dihadiri Danpas Brimob Korbrimob Polri Brigjen Pol. Anang Sumpena, S.H., Karo SDM Polda Aceh, Kabid Humas Polda Aceh, Danyon Taruna Tk. III beserta Danki dan Danton Taruna Akpol, pejabat utama Polres Aceh Tamiang, keluarga korban, serta seluruh Taruna Akpol peserta Latsitardanus di Kabupaten Aceh Tamiang.

Polda Aceh Sosialisasikan E-Learning Polri Gratis Ke Kalangan Sekolah

Banda Aceh  ( Aceh dalam berita )  Jum’at 6-2-2026 Polda Aceh melalui Ditbinmas Polda Aceh melakukan sosialisasi program e-learning Polri gratis sebagai bentuk kepedulian Polda Aceh terhadap keberlanjutan pendidikan anak-anak di wilayah terdampak bencana, khususnya di Kabupaten Aceh Tamiang dan seluruh wilayah Aceh pada umumnya.

Kabid Humas Polda Aceh Kombes Pol. Joko Krisdiyanto, S. I. K, dalam keterangannya, Jum’at, 6 Februari 2026, mengatakan, Program e-learning ini merupakan sumbangsih ILMCI Group melalui STIK Lemdiklat Polri yang diterima langsung Kapolda Aceh sebanyak 1,2 juta pin pada tanggal 27 Januari 2026, di Jakarta.

Kegiatan ini dilaksanakan oleh tim Ditbinmas Polda Aceh, didampingi Sat Binmas Polres Pidie dan diikuti oleh 60 pelajar, terdiri dari 20 pelajar SD, 20 pelajar SMP, dan 20 pelajar SMA, yang masing-masing didampingi oleh dewan guru dari sekolah terkait, sambung Kabid Humas.

” Sosialisasi ini bertujuan untuk memperkenalkan serta memberikan pemahaman mengenai cara mengakses dan memanfaatkan Website E-Learning Polri sebagai sarana pembelajaran yang dapat diakses kapan saja dan di mana saja, ” sebut Kabid Humas.

Melalui kegiatan sosialisasi ini, diharapkan E-Learning Polri dapat menjadi solusi pembelajaran digital yang mendukung keberlangsungan pendidikan, khususnya bagi pelajar di wilayah Provinsi Aceh, serta memperkuat sinergi antara Polri, sekolah, dan orang tua dalam mencerdaskan kehidupan bangsa, tutup Kabid Humas.