Kadivpropam Polri Anugerahkan Penghargaan Untuk Bidpropam Polda Aceh

Banda Aceh ( Aceh dalam berita ) Sabtu 14-2-3026 Kadivpropam Polri Irjen Pol. Abdul Karim, S. I. K., M. Si, menganugerahkan penghargaan untuk Bidpropam Polda Aceh. Piagam penghargaan dianugrahkan Kadivpropam Polri untuk Bidpropam Polda Aceh dalam acara Rakernis Propam Polri 2026 yang digelar pada Jum’at, 13 Februari 2026 di Ruang Serbaguna Lantai 10 Gedung Presisi III Divpropam Polri, ucap Kabid Humas Polda Aceh Kombes Pol. Joko Krisdiyanto, S. I. K.

Piagam penghargaan diserahkan Kadivpropam kepada Kabidpropam Polda Aceh Kombes Pol. Bulang Bayu Samudra, S.I.K. Bidpropam Polda Aceh meraih Piagam penghargaan Kadivpropam Polri atas kinerja Implementasi Strategi Propam Polri, ujar Kabid Humas.

Kabid Humas menjelaskan bahwa Piagam penghargaan yang diraih Bidpropam Polda Aceh sebagai berikut :

– Peringkat – 1 Zona 2, Atas kinerjanya dalam melaksanakan Peningkatan Citra Kepolisian Program 9 Implementasi Strategi Propam Polri.

– Peringkat – 2 Zona 2, Atas kinerjanya dalam melaksanakan Pendekatan Empati Program 7 Implementasi Strategi Propam Polri.

– Peringkat – 2 Zona 2, Atas kinerjanya dalam melaksanakan Bakti Sosial dan Kepedulian Masyarakat Program 3 Implementasi Strategi Propam Polri.

– Peringkat – 2 Zona 2, Atas kinerjanya dalam melaksanakan Pembinaan dan Evaluasi kerja Program 2 Implementasi Strategi Propam Polri.

– Peringkat – 2 Zona 2, Atas kinerjanya dalam melaksanakan pengawasan Etik dan Pelayanan Pengaduan Program 4 Implementasi Strategi Propam Polri.

– Peringkat – 3 Zona 2, Atas kinerjanya dalam melaksanakan Pengawasan khusus Program Prioritas Program 8 Implementasi Strategi Propam Polri, kata Kabid Humas mengakhiri keterangannya.

Kadivpropam Polri Anugerahkan Penghargaan Untuk Bidpropam Polda Aceh

Banda Aceh ( Aceh dalam berita ) Sabtu 14-2-3026 Kadivpropam Polri Irjen Pol. Abdul Karim, S. I. K., M. Si, menganugerahkan penghargaan untuk Bidpropam Polda Aceh. Piagam penghargaan dianugrahkan Kadivpropam Polri untuk Bidpropam Polda Aceh dalam acara Rakernis Propam Polri 2026 yang digelar pada Jum’at, 13 Februari 2026 di Ruang Serbaguna Lantai 10 Gedung Presisi III Divpropam Polri, ucap Kabid Humas Polda Aceh Kombes Pol. Joko Krisdiyanto, S. I. K.

Piagam penghargaan diserahkan Kadivpropam kepada Kabidpropam Polda Aceh Kombes Pol. Bulang Bayu Samudra, S.I.K. Bidpropam Polda Aceh meraih Piagam penghargaan Kadivpropam Polri atas kinerja Implementasi Strategi Propam Polri, ujar Kabid Humas.

Kabid Humas menjelaskan bahwa Piagam penghargaan yang diraih Bidpropam Polda Aceh sebagai berikut :

– Peringkat – 1 Zona 2, Atas kinerjanya dalam melaksanakan Peningkatan Citra Kepolisian Program 9 Implementasi Strategi Propam Polri.

– Peringkat – 2 Zona 2, Atas kinerjanya dalam melaksanakan Pendekatan Empati Program 7 Implementasi Strategi Propam Polri.

– Peringkat – 2 Zona 2, Atas kinerjanya dalam melaksanakan Bakti Sosial dan Kepedulian Masyarakat Program 3 Implementasi Strategi Propam Polri.

– Peringkat – 2 Zona 2, Atas kinerjanya dalam melaksanakan Pembinaan dan Evaluasi kerja Program 2 Implementasi Strategi Propam Polri.

– Peringkat – 2 Zona 2, Atas kinerjanya dalam melaksanakan pengawasan Etik dan Pelayanan Pengaduan Program 4 Implementasi Strategi Propam Polri.

– Peringkat – 3 Zona 2, Atas kinerjanya dalam melaksanakan Pengawasan khusus Program Prioritas Program 8 Implementasi Strategi Propam Polri, kata Kabid Humas mengakhiri keterangannya.

Bermula dari Video Call dengan Kapolda Aceh, Bantuan 10 Ton Ikan Asin dari Kapolda Sulsel Tiba di Aceh Tamiang

Banda Aceh ( Aceh dalam berita ) Sabtu 14-2-2026 Berawal dari percakapan melalui video call antara Kapolda Sulawesi Selatan, Djuhandhani Raharjo Puro, S. H., M. H, dengan Kapolda Aceh Irjen Pol.Drs. Marzuki Ali Basyah, M. M, pada Rabu, 21 Januari 2026, yang menjanjikan akan mengirimkan hasil laut daerah itu, akhirnya bantuan kemanusiaan berupa 10 ton ikan asin, tiba di Posko Polri Aceh Tamiang.

Bantuan tersebut merupakan bentuk kepedulian Polda Sulawesi Selatan terhadap masyarakat yang terdampak banjir besar di Kabupaten Aceh Tamiang. Dalam komunikasi tersebut, Kapolda Sulsel berjanji akan mengirimkan hasil laut khas daerahnya untuk membantu kebutuhan pangan warga.

Kepala Bidang Humas Polda Aceh, Joko Krisdiyanto, S. I. K, dalam keterangannya menjelaskan, bahwa bantuan kemanusiaan itu mulai diberangkatkan sejak 21 Januari 2026. Proses pengiriman dikawal langsung oleh Direktur Polairud Polda Sulsel, Pitoyo Agung Yuwono, guna memastikan bantuan tiba dengan aman.

“Bantuan berupa 10 ton ikan asin ini merupakan wujud kepedulian dan empati dari Kapolda Sulsel beserta jajaran kepada masyarakat Aceh Tamiang yang terdampak banjir,” ujar Kabid Humas dalam keterangannya.

Setibanya di Aceh Tamiang, bantuan tersebut diterima secara resmi oleh Wakil Bupati Aceh Tamiang dan disaksikan Kapolres Aceh Tamiang, AKBP Muliadi, S.H., M.H., bersama jajaran pejabat utama Polres Aceh Tamiang.

Ia berharap, bantuan tersebut dapat meringankan beban masyarakat, terutama menjelang bulan suci Ramadan. Ikan asin dan ikan teri yang dikirimkan diharapkan menjadi tambahan bahan pangan bagi warga, khususnya untuk kebutuhan sahur dan berbuka puasa.

“Semoga bantuan ini dapat memberikan manfaat nyata dan membantu masyarakat bangkit pasca bencana,” pungkasnya.

Mahasiswa STIK Angkatan 83 Bangun Sumur Bor untuk Warga Aceh Utara, Kapolres: Wujud Nyata Kepedulian Polri

Aceh Utara  ( Aceh dalam berita ) Sabtu 14-2-2026 Mahasiswa Sekolah Tinggi Ilmu Kepolisian (STIK) Lemdiklat Polri Angkatan 83 membangun sumur bor bagi masyarakat Kabupaten Aceh Utara sebagai bentuk pengabdian kepada masyarakat (Dianmas) sekaligus upaya membantu pemenuhan kebutuhan air bersih pascabencana. Fasilitas tersebut diresmikan langsung oleh Kapolres Aceh Utara AKBP Trie Aprianto, S.H., M.H., didampingi perwira pendamping dan mahasiswa STIK.

Pembangunan sumur bor dilakukan setelah mahasiswa melaksanakan survei dan pendataan terhadap warga yang mengalami kesulitan mendapatkan akses air bersih. Dari hasil observasi lapangan serta wawancara dengan masyarakat, ketersediaan sumber air bersih menjadi kebutuhan prioritas dalam mendukung proses pemulihan kondisi wilayah terdampak.

Kegiatan ini dipimpin oleh Perwira Pendamping Kombes Pol Didit Bambang Wibowo, S.I.K., M.H., dan melibatkan 22 mahasiswa STIK Angkatan 83, termasuk Mahasiswa Sindikat 8 STIK-PTIK Angkatan 83 M. Rizky Ali Akbar yang juga menjabat sebagai Wakil Ketua Senat Persatuan Mahasiswa Ilmu Kepolisian (PMIK). Ia turut berperan aktif dalam koordinasi serta pelaksanaan kegiatan di lapangan.

Proses pembangunan sumur bor dikerjakan secara gotong royong bersama masyarakat setempat, mulai dari pengeboran, pemasangan instalasi pipa, hingga uji kelayakan air agar dapat segera dimanfaatkan oleh warga.

Dalam sambutannya, Kapolres Aceh Utara menyampaikan apresiasi atas kepedulian dan inisiatif para mahasiswa STIK dalam menghadirkan solusi nyata bagi masyarakat.

“Pembangunan sumur bor ini merupakan bentuk nyata kehadiran Polri di tengah masyarakat. Saya mengapresiasi dedikasi mahasiswa STIK Angkatan 83 yang telah memberikan solusi konkret terhadap kebutuhan dasar warga. Semoga fasilitas ini dapat dimanfaatkan dan dirawat bersama untuk kepentingan jangka panjang,” ujar AKBP Trie Aprianto.

Keberadaan sumur bor ini diharapkan dapat menyediakan akses air bersih bagi masyarakat terdampak, meningkatkan kualitas kesehatan dan sanitasi lingkungan, mempererat kemitraan antara Polri dan masyarakat, serta menumbuhkan kepedulian sosial mahasiswa terhadap dinamika kewilayahan.

Warga setempat pun menyambut baik bantuan tersebut dan menyampaikan terima kasih atas kepedulian yang diberikan. Mereka berharap fasilitas sumur bor dapat menjadi solusi jangka panjang untuk memenuhi kebutuhan air bersih sehari-hari.

Melalui kegiatan Dianmas ini, Mahasiswa STIK Angkatan 83 tidak hanya mengaplikasikan teori yang diperoleh selama pendidikan, tetapi juga mengasah kemampuan kepemimpinan, manajerial, serta kepekaan sosial dalam menjawab tantangan dan kebutuhan masyarakat di lapangan.

Mahasiswa STIK Angkatan 83 Bangun Sumur Bor untuk Warga Aceh Utara, Kapolres: Wujud Nyata Kepedulian Polri

Aceh Utara  ( Aceh dalam berita ) Sabtu 14-2-2026 Mahasiswa Sekolah Tinggi Ilmu Kepolisian (STIK) Lemdiklat Polri Angkatan 83 membangun sumur bor bagi masyarakat Kabupaten Aceh Utara sebagai bentuk pengabdian kepada masyarakat (Dianmas) sekaligus upaya membantu pemenuhan kebutuhan air bersih pascabencana. Fasilitas tersebut diresmikan langsung oleh Kapolres Aceh Utara AKBP Trie Aprianto, S.H., M.H., didampingi perwira pendamping dan mahasiswa STIK.

Pembangunan sumur bor dilakukan setelah mahasiswa melaksanakan survei dan pendataan terhadap warga yang mengalami kesulitan mendapatkan akses air bersih. Dari hasil observasi lapangan serta wawancara dengan masyarakat, ketersediaan sumber air bersih menjadi kebutuhan prioritas dalam mendukung proses pemulihan kondisi wilayah terdampak.

Kegiatan ini dipimpin oleh Perwira Pendamping Kombes Pol Didit Bambang Wibowo, S.I.K., M.H., dan melibatkan 22 mahasiswa STIK Angkatan 83, termasuk Mahasiswa Sindikat 8 STIK-PTIK Angkatan 83 M. Rizky Ali Akbar yang juga menjabat sebagai Wakil Ketua Senat Persatuan Mahasiswa Ilmu Kepolisian (PMIK). Ia turut berperan aktif dalam koordinasi serta pelaksanaan kegiatan di lapangan.

Proses pembangunan sumur bor dikerjakan secara gotong royong bersama masyarakat setempat, mulai dari pengeboran, pemasangan instalasi pipa, hingga uji kelayakan air agar dapat segera dimanfaatkan oleh warga.

Dalam sambutannya, Kapolres Aceh Utara menyampaikan apresiasi atas kepedulian dan inisiatif para mahasiswa STIK dalam menghadirkan solusi nyata bagi masyarakat.

“Pembangunan sumur bor ini merupakan bentuk nyata kehadiran Polri di tengah masyarakat. Saya mengapresiasi dedikasi mahasiswa STIK Angkatan 83 yang telah memberikan solusi konkret terhadap kebutuhan dasar warga. Semoga fasilitas ini dapat dimanfaatkan dan dirawat bersama untuk kepentingan jangka panjang,” ujar AKBP Trie Aprianto.

Keberadaan sumur bor ini diharapkan dapat menyediakan akses air bersih bagi masyarakat terdampak, meningkatkan kualitas kesehatan dan sanitasi lingkungan, mempererat kemitraan antara Polri dan masyarakat, serta menumbuhkan kepedulian sosial mahasiswa terhadap dinamika kewilayahan.

Warga setempat pun menyambut baik bantuan tersebut dan menyampaikan terima kasih atas kepedulian yang diberikan. Mereka berharap fasilitas sumur bor dapat menjadi solusi jangka panjang untuk memenuhi kebutuhan air bersih sehari-hari.

Melalui kegiatan Dianmas ini, Mahasiswa STIK Angkatan 83 tidak hanya mengaplikasikan teori yang diperoleh selama pendidikan, tetapi juga mengasah kemampuan kepemimpinan, manajerial, serta kepekaan sosial dalam menjawab tantangan dan kebutuhan masyarakat di lapangan.

Kapolda Aceh Hadiri Pelepasan Distribusi Bantuan Kemanusiaan Polri ke Aceh, Sumut, dan Sumbar

Sumatera Utara  ( Aceh dalam berita ) Sabtu 14-2-2026 Kapolda Aceh Irjen Pol. Drs. Marzuki Ali Basyah,M.M, menghadiri kegiatan pelepasan pendistribusian bantuan kemanusiaan Polri untuk wilayah terdampak bencana di Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat.

Kabid Humas Polda Aceh, Kombes Pol.Joko Krisdiyanto, S. I. K, dalam keterangannya menyampaikan bahwa pelepasan bantuan berlangsung di Markas Polda Sumatera Utara sekitar pukul 14.00 WIB. Kegiatan tersebut dipimpin langsung oleh Ketua Komisi IV DPR RI, Kapolri, serta Gubernur Sumatera Utara.

“Bantuan kemanusiaan dari Polri untuk masyarakat terdampak bencana di wilayah Aceh, Sumut, dan Sumbar diberangkatkan menggunakan 22 kontainer truk dari Mapolda Sumut,” ujar Kabid Humas.

Ia menjelaskan, setiap kontainer memuat berbagai kebutuhan pokok dan logistik penting, yaitu, sembako, rendang siap saji, ikan teri siap saji, pakaian anak-anak dan dewasa, kebutuhan khusus perempuan, panel surya, serta obat-obatan.

Sebelum pelepasan distribusi bantuan, rangkaian kegiatan diawali dengan peresmian gedung di lingkungan Mapolda Sumatera Utara oleh Kapolri.

Menurut Kabid Humas, bantuan tersebut diharapkan dapat meringankan beban masyarakat yang terdampak bencana di tiga provinsi tersebut, terlebih menjelang bulan suci Ramadan yang akan segera tiba.

“Bantuan ini merupakan bentuk kepedulian dan kehadiran Polri di tengah masyarakat yang sedang mengalami musibah. Semoga dapat membantu memenuhi kebutuhan dasar warga serta mempercepat proses pemulihan,” tutupnya.

Kapolda Aceh Hadiri Pelepasan Distribusi Bantuan Kemanusiaan Polri ke Aceh, Sumut, dan Sumbar

Sumatera Utara  ( Aceh dalam berita ) Sabtu 14-2-2026 Kapolda Aceh Irjen Pol. Drs. Marzuki Ali Basyah,M.M, menghadiri kegiatan pelepasan pendistribusian bantuan kemanusiaan Polri untuk wilayah terdampak bencana di Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat.

Kabid Humas Polda Aceh, Kombes Pol.Joko Krisdiyanto, S. I. K, dalam keterangannya menyampaikan bahwa pelepasan bantuan berlangsung di Markas Polda Sumatera Utara sekitar pukul 14.00 WIB. Kegiatan tersebut dipimpin langsung oleh Ketua Komisi IV DPR RI, Kapolri, serta Gubernur Sumatera Utara.

“Bantuan kemanusiaan dari Polri untuk masyarakat terdampak bencana di wilayah Aceh, Sumut, dan Sumbar diberangkatkan menggunakan 22 kontainer truk dari Mapolda Sumut,” ujar Kabid Humas.

Ia menjelaskan, setiap kontainer memuat berbagai kebutuhan pokok dan logistik penting, yaitu, sembako, rendang siap saji, ikan teri siap saji, pakaian anak-anak dan dewasa, kebutuhan khusus perempuan, panel surya, serta obat-obatan.

Sebelum pelepasan distribusi bantuan, rangkaian kegiatan diawali dengan peresmian gedung di lingkungan Mapolda Sumatera Utara oleh Kapolri.

Menurut Kabid Humas, bantuan tersebut diharapkan dapat meringankan beban masyarakat yang terdampak bencana di tiga provinsi tersebut, terlebih menjelang bulan suci Ramadan yang akan segera tiba.

“Bantuan ini merupakan bentuk kepedulian dan kehadiran Polri di tengah masyarakat yang sedang mengalami musibah. Semoga dapat membantu memenuhi kebutuhan dasar warga serta mempercepat proses pemulihan,” tutupnya.

Delegasi PBB UNDSS Kunjungan Kerja ke Polda Aceh, Bahas Isu Keamanan dan Penanganan Pengungsi

Banda Aceh ( Aceh dalam berita ) Jum’at 13-2-2026 Delegasi United Nations Department of Safety and Security (UNDSS) melakukan kunjungan kerja ke Polda Aceh.

Rombongan disambut Direktur Intelijen dan Keamanan (Dirintelkam) Polda Aceh Kombes Pol. Said Anna Fauza, S.I.K., M. M., M. H, di ruang kerjanya mewakili Kapolda Aceh Irjen Pol. Drs. Marzuki Ali Basyah, M.M.

Delegasi UNDSS dipimpin oleh Security Adviser and Representative UNDSS untuk Indonesia dan Timor Leste, Allan Mendoza. Turut hadir dalam rombongan AKBP (Purn) Elsa Tarigan dan AKBP (Purn) Tri Lestari selaku Field Security Adviser (FSA) UNDSS Indonesia, serta Briptu Aditya Ashary dari Divhubinter Polri.

Kabid Humas Polda Aceh Kombes Pol. Joko Krisdiyanto, S.I.K., dalam keterangannya menyampaikan bahwa pertemuan diawali dengan penyampaian apresiasi atas kehadiran delegasi PBB di Polda Aceh. Dalam kesempatan tersebut, Allan Mendoza memperkenalkan mandat UNDSS sebagai bagian dari sistem Perserikatan Bangsa-Bangsa yang dibentuk pada 2004 berdasarkan resolusi Majelis Umum PBB. UNDSS memiliki fungsi utama sebagai penghubung koordinasi aspek keamanan antara PBB dan pemerintah negara tuan rumah, termasuk Indonesia.

Dalam pertemuan tersebut, Allan Mendoza juga menyampaikan belasungkawa atas musibah banjir besar yang melanda Aceh pada tahun sebelumnya serta menegaskan dukungan teknis PBB terhadap upaya rehabilitasi yang dipimpin Pemerintah Indonesia. Ia turut mengapresiasi peran aktif Indonesia dalam mendukung isu-isu kemanusiaan global.

Lebih lanjut, pihak UNDSS menjelaskan bahwa PBB saat ini menghadapi tantangan keterbatasan sumber daya dan anggaran global yang berdampak pada pengurangan bantuan bagi para pengungsi, termasuk di wilayah Sumatera.

Oleh karena itu, PBB mengharapkan dukungan dan kerja sama aparat keamanan, khususnya Polri, dalam mendukung kelancaran operasional kegiatan di lapangan. UNDSS juga menegaskan bahwa focal point di wilayah Sumatera adalah Elsa Tarigan yang berkedudukan di Medan dan siap berkoordinasi dengan jajaran kepolisian apabila terdapat isu keamanan.

Menanggapi hal tersebut, Dirintelkam Polda Aceh menyampaikan komitmen untuk terus membangun komunikasi dan segera berkoordinasi apabila terjadi situasi yang berdampak pada stabilitas keamanan di Aceh. Pembahasan turut menyoroti pentingnya transparansi bantuan kepada pengungsi, khususnya keterbukaan informasi dari organisasi internasional seperti United Nations High Commissioner for Refugees (UNHCR) dan International Organization for Migration (IOM) terkait besaran serta bentuk bantuan yang diberikan, sambut Kabid Humas.

Hal tersebut dinilai penting agar aparat di lapangan memiliki pemahaman menyeluruh ketika menghadapi keluhan maupun potensi konflik sosial akibat isu keterbatasan bantuan.
Menanggapi hal itu, Allan Mendoza menjelaskan bahwa pengurangan bantuan dilakukan melalui proses penilaian kerentanan (vulnerability assessment) guna mengidentifikasi kelompok paling membutuhkan, seperti lansia, anak-anak, penyandang disabilitas, serta individu dengan kondisi kesehatan tertentu. Dirintelkam berkomitmen meneruskan masukan tersebut kepada UNHCR dan IOM serta membuka mekanisme pertukaran informasi yang lebih baik dengan aparat keamanan, jelas Kabid Humas.

Selain itu, Dirintelkam Polda Aceh juga mengangkat isu penyelundupan manusia (human trafficking), khususnya adanya indikasi pihak-pihak yang menyamar sebagai pengungsi untuk memfasilitasi jaringan penyelundupan. Polda Aceh menegaskan bahwa praktik tersebut merugikan Indonesia, PBB, maupun para pengungsi sendiri, terang Kabid Humas.

Menanggapi hal tersebut, Allan Mendoza menyatakan bahwa penyelundupan manusia merupakan tindak pidana yang menjadi kewenangan penegakan hukum oleh Polri. Dari perspektif PBB, praktik itu juga merusak reputasi pengungsi dan organisasi internasional. Ia menyarankan penguatan kampanye informasi, pembentukan mekanisme pengawasan komunitas di antara pengungsi, serta peningkatan kerja sama lintas negara untuk mencegah praktik tersebut sejak dari negara asal, ucap Kabid Humas.

Dalam pembahasan selanjutnya, Dirintelkam Polda Aceh meminta agar setiap rencana pembukaan kantor atau pos PBB di Aceh terlebih dahulu diinformasikan kepada kepolisian guna memastikan legalitas serta mencegah penyalahgunaan nama PBB oleh pihak yang tidak bertanggung jawab. Pihak UNDSS menegaskan bahwa setiap pembukaan maupun penutupan kantor selalu melalui proses penilaian keamanan serta koordinasi resmi dengan pemerintah dan aparat keamanan, tutur Kabid Humas.

Pertemuan ditutup dengan komitmen bersama untuk memperkuat koordinasi dan komunikasi berkelanjutan. UNDSS menyatakan rencana tindak lanjut berupa kunjungan lanjutan serta kemungkinan pelaksanaan pelatihan bersama yang dapat melibatkan personel kepolisian, jelas Kabid Humas lagi.

Secara keseluruhan, pertemuan berlangsung konstruktif dan mencerminkan komitmen kedua belah pihak dalam menjaga stabilitas keamanan di Aceh, khususnya terkait penanganan pengungsi dan pencegahan tindak pidana penyelundupan manusia melalui kerja sama yang transparan dan terkoordinasi, tutup Kabid Humas.

Irwasda Polda Aceh Hadiri Peresmian SPPG dan Gudang Ketahanan Pangan Polri oleh Presiden Prabowo Secara Virtual

Aceh Besar ( Aceh dalam berita ) Jum’at 13-2-2026 Irwasda Polda Aceh Kombes Pol. Djoko Susilo, S.I.K., S.H., menghadiri secara virtual peresmian Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) dan Gudang Ketahanan Pangan Polri yang diresmikan oleh Presiden RI Prabowo Subianto di Jakarta,.

Kabid Humas Polda Aceh Kombes Pol. Joko Krisdiyanto, S.I.K., dalam keterangannya menyampaikan bahwa Presiden Prabowo meresmikan sebanyak 1.072 SPPG dan 18 gudang ketahanan pangan Polri, serta memulai pembangunan 107 SPPG Polri di seluruh Indonesia.

Peresmian tersebut dipusatkan secara daring dari Palmerah, Polres Jakarta Barat, lanjut Kabid Humas.

Dalam rangkaian kegiatan itu, Presiden juga meninjau langsung dapur Makan Bergizi Gratis (MBG) yang berada di SPPG Palmerah serta gudang ketahanan pangan Polri. Saat peninjauan, Presiden didampingi oleh Kapolri Listyo Sigit Prabowo dan Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) Dadan Hindayana.

Menurut Kabid Humas, salah satu gudang ketahanan pangan yang turut diresmikan adalah milik Polda Aceh yang berlokasi di SPN Polda Aceh.

Peresmian ini menjadi bagian dari komitmen Polri dalam mendukung program ketahanan pangan nasional serta penyediaan makanan bergizi bagi masyarakat, lanjut Kabid Humas.

Ia menambahkan, kegiatan peresmian gedung ketahanan pangan di SPN Polda Aceh turut dihadiri oleh para Pejabat Utama (PJU) Polda Aceh, di antaranya Karo Ops, Karolog, Karo SDM, Dirlantas, Dirresnarkoba, Kabid Humas, Kabid TIK, Ka SPN Polda Aceh, serta sejumlah pejabat lainnya.

Selain itu, acara tersebut juga dihadiri tamu dan undangan dari berbagai instansi, antara lain Kepala Kantor KPKNL Banda Aceh, perwakilan Bulog Aceh, konsultan perencana, serta perwakilan pihak pelaksana pembangunan, jelas Kabid Humas lagi.

Kehadiran para pejabat dan undangan dalam kegiatan tersebut menunjukkan dukungan penuh terhadap program strategis Polri dalam memperkuat ketahanan pangan dan peningkatan gizi masyarakat, khususnya di wilayah Aceh, pungkas Kabid Humas.

Sambut Ramadhan 1447 H, Kapolda Aceh Salurkan 50 Ton Kurma untuk Personel Polri dan Masyarakat

Banda Aceh ( Aceh dalam berita ) Jum’at 13-2-2026 Menyambut bulan suci Ramadhan 1447 Hijriah, Kapolda Aceh Irjen Pol. Drs. Marzuki Ali Basyah, M.M. menyalurkan bantuan kurma sebanyak 50 ton kepada personel Polri dan masyarakat di wilayah hukum Polda Aceh.

Pendistribusian kurma tersebut dilakukan kepada seluruh Satuan Kerja (Satker) di lingkungan Polda Aceh dan 23 Polres/Polresta jajaran, sekaligus dibagikan kepada masyarakat melalui masing-masing Polres.

Pelepasan pendistribusian secara simbolis dilaksanakan di depan Lobby Utama Polda Aceh, siang oleh Irwasda Polda Aceh Kombes Pol. Djoko Susilo, S.I.K., S.H., dan Karo Ops Polda Aceh Kombes Pol. Heri Heriyandi, S.I.K.

Kabid Humas Polda Aceh Kombes Pol. Joko Krisdiyanto, S.I.K., dalam keterangannya menyampaikan bahwa Irwasda secara resmi melepas keberangkatan distribusi serta menyerahkan bantuan kurma secara simbolis kepada perwakilan Polres jajaran untuk selanjutnya dibagikan kepada masyarakat dan personel di wilayah masing-masing.

Selanjutnya, Karo Ops Polda Aceh juga menyerahkan secara simbolis bantuan kurma kepada perwakilan Satker di lingkungan Polda Aceh untuk didistribusikan kepada seluruh personel.

“Bantuan kurma ini merupakan bentuk kepedulian dan perhatian Kapolda Aceh dalam menyambut bulan suci Ramadhan, baik kepada personel Polri maupun masyarakat,” ujar Kabid Humas.

*Rincian Pendistribusian*

Kabid Humas menjelaskan, total stok kurma yang tersedia di gudang Rolog Polda Aceh sebanyak 50 ton, dengan rincian sebagai berikut:

Distribusi kepada masyarakat Aceh melalui 23 Polres/Polresta jajaran sebesar 23 ton, dengan pembagian merata 1 ton untuk setiap wilayah.

Distribusi untuk personel Satwil Polres/Polresta jajaran sebesar 11,7 ton, disesuaikan dengan jumlah riil personel di masing-masing Polres.

Distribusi untuk personel Satker Polda Aceh sebesar 4,6 ton yang dialokasikan kepada 28 Satker di lingkungan Polda Aceh.

Dengan demikian, total kurma yang telah didistribusikan mencapai 39,3 ton, sementara sisa cadangan yang masih tersimpan di gudang Rolog Polda Aceh sebanyak 10,6 ton, kata Kabid Humas.

Turut hadir dalam kegiatan pelepasan tersebut sejumlah Pejabat Utama Polda Aceh, antara lain Karolog, Karo SDM, Dirlantas, Dirresnarkoba, Dirsamapta, Kabidkum, Dirreskrimum, serta para pejabat lainnya, jelas Kabid Humas.

Kabid Humas berharap bantuan kurma tersebut dapat bermanfaat sebagai menu sahur maupun berbuka puasa bagi personel dan masyarakat.

“Semoga bantuan ini membawa keberkahan, serta mendukung kelancaran ibadah puasa Ramadhan sehingga dapat meningkatkan keimanan dan ketakwaan,” tutupnya.