Polres Pidie Panen Jagung Kuartal IV 2025, Dukung Swasembada Pangan Nasional 2026

Mapolres Sigli ( Aceh dalam berita ) Senin 16-2-2026 Dalam rangka mendukung program Swasembada Pangan Nasional Tahun 2026, Polres Pidie melaksanakan kegiatan Panen Jagung Kuartal IV Tahun 2025 di lahan milik masyarakat binaan yang berada di Gampong Jijiem, Kecamatan Keumala, Kabupaten Pidie.

Kegiatan panen tersebut dipimpin oleh Kasat Samapta Polres Pidie AKP Syafrizal, SH, bersama Kapolsek Keumala IPTU Rahmad, S.Sos., SH., M.Si., serta dihadiri unsur TNI, dan penyuluh pertanian.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut Danramil 13 Keumala yang diwakili oleh Serka Afrizal, Kepala BPP Keumala Nazariah, S.Hut., Keuchik Gampong Jijiem Zamzani, personel Satsamapta Polres Pidie, personel Polsek Keumala, para Penyuluh Pertanian Lapangan (PPL) Kecamatan Keumala, serta pemilik lahan Kamaruzzaman.

Adapun luas lahan jagung binaan Polres Pidie yang dipanen mencapai ±7.500 meter persegi.

Kapolres Pidie, AKBP Jaka Mulyana, S.I.K., M.I.K., menyampaikan bahwa Kegiatan ini merupakan bagian dari Gugus Tugas Polri dalam mendukung ketahanan pangan melalui optimalisasi lahan produktif masyarakat.

Program pemanfaatan lahan produktif ini merupakan bentuk dukungan Polri terhadap kebijakan pemerintah dalam memperkuat ketahanan pangan nasional.

“Melalui program pemanfaatan lahan produktif ini, Polres Pidie bersama jajaran terus berupaya mendorong pemberdayaan masyarakat agar lahan yang ada dapat dimanfaatkan secara maksimal.

Harapannya, selain mendukung swasembada pangan nasional, program ini juga mampu meningkatkan pertumbuhan ekonomi masyarakat,” ujar Kapolres Pidie.

Lebih lanjut disampaikan, hasil panen jagung Kuartal IV Tahun 2025 tersebut direncanakan akan dibeli oleh Perum Bulog Pidie sesuai harga yang telah ditetapkan pemerintah dan berdasarkan standar kadar air yang ditentukan.

Polres Pidie juga akan terus melakukan koordinasi dengan Dinas Pertanian Kabupaten Pidie serta BPP Kecamatan Keumala dalam rangka perencanaan musim tanam berikutnya.

Selain itu, penggalangan dan pembinaan kepada masyarakat akan terus ditingkatkan agar penanaman jagung dapat dilakukan secara berkelanjutan.

Polres Pidie Panen Jagung Kuartal IV 2025, Dukung Swasembada Pangan Nasional 2026

Mapolres Sigli ( Aceh dalam berita ) Senin 16-2-2026 Dalam rangka mendukung program Swasembada Pangan Nasional Tahun 2026, Polres Pidie melaksanakan kegiatan Panen Jagung Kuartal IV Tahun 2025 di lahan milik masyarakat binaan yang berada di Gampong Jijiem, Kecamatan Keumala, Kabupaten Pidie.

Kegiatan panen tersebut dipimpin oleh Kasat Samapta Polres Pidie AKP Syafrizal, SH, bersama Kapolsek Keumala IPTU Rahmad, S.Sos., SH., M.Si., serta dihadiri unsur TNI, dan penyuluh pertanian.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut Danramil 13 Keumala yang diwakili oleh Serka Afrizal, Kepala BPP Keumala Nazariah, S.Hut., Keuchik Gampong Jijiem Zamzani, personel Satsamapta Polres Pidie, personel Polsek Keumala, para Penyuluh Pertanian Lapangan (PPL) Kecamatan Keumala, serta pemilik lahan Kamaruzzaman.

Adapun luas lahan jagung binaan Polres Pidie yang dipanen mencapai ±7.500 meter persegi.

Kapolres Pidie, AKBP Jaka Mulyana, S.I.K., M.I.K., menyampaikan bahwa Kegiatan ini merupakan bagian dari Gugus Tugas Polri dalam mendukung ketahanan pangan melalui optimalisasi lahan produktif masyarakat.

Program pemanfaatan lahan produktif ini merupakan bentuk dukungan Polri terhadap kebijakan pemerintah dalam memperkuat ketahanan pangan nasional.

“Melalui program pemanfaatan lahan produktif ini, Polres Pidie bersama jajaran terus berupaya mendorong pemberdayaan masyarakat agar lahan yang ada dapat dimanfaatkan secara maksimal.

Harapannya, selain mendukung swasembada pangan nasional, program ini juga mampu meningkatkan pertumbuhan ekonomi masyarakat,” ujar Kapolres Pidie.

Lebih lanjut disampaikan, hasil panen jagung Kuartal IV Tahun 2025 tersebut direncanakan akan dibeli oleh Perum Bulog Pidie sesuai harga yang telah ditetapkan pemerintah dan berdasarkan standar kadar air yang ditentukan.

Polres Pidie juga akan terus melakukan koordinasi dengan Dinas Pertanian Kabupaten Pidie serta BPP Kecamatan Keumala dalam rangka perencanaan musim tanam berikutnya.

Selain itu, penggalangan dan pembinaan kepada masyarakat akan terus ditingkatkan agar penanaman jagung dapat dilakukan secara berkelanjutan.

Bantuan Sosial untuk Warga Huntara Tangse, Wujud Empati Mahasiswa STIK Angkatan 83/WPS

Mapolres Sigli  ( Aceh dalam berita ) Jum’at 13-2-2026 Mahasiswa Sekolah Tinggi Ilmu Kepolisian (STIK) Angkatan 83/WPS melaksanakan kegiatan pengabdian masyarakat di wilayah hukum Polres Pidie, tepatnya di Hunian Sementara (Huntara) Gampong Blang Pandak, Kecamatan Tangse, Kabupaten Pidie.

Kegiatan yang dipusatkan di lokasi huntara sebagai bentuk kepedulian dan implementasi Tri Dharma Perguruan Tinggi, khususnya dalam bidang pengabdian kepada masyarakat.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut Perwira Pendamping STIK Kombes.Pol. M. Edi Purwanto, SIK, MM, Kabag SDM Polres Pidie Kompol Immarsal, SE, Kasat Samapta Polres Pidie AKP Syafrizal, Kapolsek Tangse Iptu M.Jamil, para mahasiswa STIK Angkatan 83/WPS, serta personel Polres Pidie.

Adapun rangkaian kegiatan pengabdian masyarakat yang dilaksanakan meliputi trauma healing bagi masyarakat dan anak-anak di lokasi huntara, pemberian bantuan sosial, bakti sosial, serta bakti kesehatan bagi warga setempat.

Kegiatan trauma healing difokuskan untuk memberikan dukungan psikologis dan semangat kepada masyarakat, khususnya anak-anak, agar tetap optimis dan tangguh dalam menghadapi situasi pascabencana.

Selain itu, mahasiswa STIK bersama personel Polres Pidie juga menyalurkan bantuan sosial sebagai bentuk empati dan kepedulian terhadap kebutuhan dasar warga.

Kapolres Pidie AKBP Jaka Mulyana, SIK, MIK, menyampaikan apresiasi atas pelaksanaan kegiatan tersebut.

“Kegiatan ini merupakan wujud nyata kepedulian Polri bersama mahasiswa STIK terhadap masyarakat. Kami berharap kehadiran kami dapat memberikan manfaat, semangat, dan rasa aman bagi warga di Huntara Blang Pandak, Kecamatan Tangse” ungkap Kapolres Pidie.

Bantuan Sosial untuk Warga Huntara Tangse, Wujud Empati Mahasiswa STIK Angkatan 83/WPS

Mapolres Sigli  ( Aceh dalam berita ) Jum’at 13-2-2026 Mahasiswa Sekolah Tinggi Ilmu Kepolisian (STIK) Angkatan 83/WPS melaksanakan kegiatan pengabdian masyarakat di wilayah hukum Polres Pidie, tepatnya di Hunian Sementara (Huntara) Gampong Blang Pandak, Kecamatan Tangse, Kabupaten Pidie.

Kegiatan yang dipusatkan di lokasi huntara sebagai bentuk kepedulian dan implementasi Tri Dharma Perguruan Tinggi, khususnya dalam bidang pengabdian kepada masyarakat.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut Perwira Pendamping STIK Kombes.Pol. M. Edi Purwanto, SIK, MM, Kabag SDM Polres Pidie Kompol Immarsal, SE, Kasat Samapta Polres Pidie AKP Syafrizal, Kapolsek Tangse Iptu M.Jamil, para mahasiswa STIK Angkatan 83/WPS, serta personel Polres Pidie.

Adapun rangkaian kegiatan pengabdian masyarakat yang dilaksanakan meliputi trauma healing bagi masyarakat dan anak-anak di lokasi huntara, pemberian bantuan sosial, bakti sosial, serta bakti kesehatan bagi warga setempat.

Kegiatan trauma healing difokuskan untuk memberikan dukungan psikologis dan semangat kepada masyarakat, khususnya anak-anak, agar tetap optimis dan tangguh dalam menghadapi situasi pascabencana.

Selain itu, mahasiswa STIK bersama personel Polres Pidie juga menyalurkan bantuan sosial sebagai bentuk empati dan kepedulian terhadap kebutuhan dasar warga.

Kapolres Pidie AKBP Jaka Mulyana, SIK, MIK, menyampaikan apresiasi atas pelaksanaan kegiatan tersebut.

“Kegiatan ini merupakan wujud nyata kepedulian Polri bersama mahasiswa STIK terhadap masyarakat. Kami berharap kehadiran kami dapat memberikan manfaat, semangat, dan rasa aman bagi warga di Huntara Blang Pandak, Kecamatan Tangse” ungkap Kapolres Pidie.

Bantuan Sosial untuk Warga Huntara Tangse, Wujud Empati Mahasiswa STIK Angkatan 83/WPS

Mapolres Sigli  ( Aceh dalam berita ) Jum’at 13-2-2026 Mahasiswa Sekolah Tinggi Ilmu Kepolisian (STIK) Angkatan 83/WPS melaksanakan kegiatan pengabdian masyarakat di wilayah hukum Polres Pidie, tepatnya di Hunian Sementara (Huntara) Gampong Blang Pandak, Kecamatan Tangse, Kabupaten Pidie.

Kegiatan yang dipusatkan di lokasi huntara sebagai bentuk kepedulian dan implementasi Tri Dharma Perguruan Tinggi, khususnya dalam bidang pengabdian kepada masyarakat.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut Perwira Pendamping STIK Kombes.Pol. M. Edi Purwanto, SIK, MM, Kabag SDM Polres Pidie Kompol Immarsal, SE, Kasat Samapta Polres Pidie AKP Syafrizal, Kapolsek Tangse Iptu M.Jamil, para mahasiswa STIK Angkatan 83/WPS, serta personel Polres Pidie.

Adapun rangkaian kegiatan pengabdian masyarakat yang dilaksanakan meliputi trauma healing bagi masyarakat dan anak-anak di lokasi huntara, pemberian bantuan sosial, bakti sosial, serta bakti kesehatan bagi warga setempat.

Kegiatan trauma healing difokuskan untuk memberikan dukungan psikologis dan semangat kepada masyarakat, khususnya anak-anak, agar tetap optimis dan tangguh dalam menghadapi situasi pascabencana.

Selain itu, mahasiswa STIK bersama personel Polres Pidie juga menyalurkan bantuan sosial sebagai bentuk empati dan kepedulian terhadap kebutuhan dasar warga.

Kapolres Pidie AKBP Jaka Mulyana, SIK, MIK, menyampaikan apresiasi atas pelaksanaan kegiatan tersebut.

“Kegiatan ini merupakan wujud nyata kepedulian Polri bersama mahasiswa STIK terhadap masyarakat. Kami berharap kehadiran kami dapat memberikan manfaat, semangat, dan rasa aman bagi warga di Huntara Blang Pandak, Kecamatan Tangse” ungkap Kapolres Pidie.

Di Pidie, Mahasiswa STIK Angkatan 83/WPS Lemdiklat Polri Salurkan Bantuan Sosial di Gampong Tiba Mesjid

Mapolres Sigli ( Aceh dalam berita ) Kamis 12-2-2206 Wujud kepedulian terhadap masyarakat kembali ditunjukkan oleh Mahasiswa Sekolah Tinggi Ilmu Kepolisian (STIK) Angkatan ke-83/WPS Lemdiklat Polri melalui kegiatan bantuan sosial (bansos) kepada warga di Gampong Tiba Mesjid, Kecamatan Mutiara Timur, Kabupaten Pidie.

Kegiatan sosial tersebut dilaksanakan sebagai bentuk implementasi nilai-nilai pengabdian dan empati Mahasiswa STIK Angkatan 83 terhadap kondisi sosial masyarakat.

Bantuan yang disalurkan berupa paket kebutuhan pokok yang diharapkan dapat meringankan beban warga yang membutuhkan.

Dalam pelaksanaannya, para mahasiswa STIK Angkatan 83/WPS Lemdiklat Polri turun langsung menyerahkan bantuan kepada masyarakat, sekaligus menjalin silaturahmi dan berdialog dengan warga setempat guna menyerap aspirasi serta memahami kondisi sosial di lingkungan tersebut.

Kegiatan ini merupakan bagian dari rangkaian program pengabdian kepada masyarakat selama pelaksanaan kegiatan di wilayah hukum Polres Pidie Polda Aceh.

“Kegiatan bantuan sosial ini merupakan bentuk kepedulian kami kepada masyarakat.

Kami berharap bantuan yang diberikan dapat bermanfaat serta semakin mempererat hubungan antara Polri dan masyarakat,” ujar seorang mahasiswa STIK.

Masyarakat Gampong Tiba Mesjid menyambut baik kegiatan tersebut dan menyampaikan apresiasi atas perhatian yang diberikan. Kehadiran mahasiswa STIK tidak hanya membawa bantuan materiil, namun juga memberikan semangat serta memperkuat kedekatan emosional antara Polri dan masyarakat.
Kegiatan berlangsung penuh kehangatan.

Melalui aksi sosial ini, diharapkan semakin terbangun sinergi dan kepercayaan publik terhadap Polri sebagai pelindung, pengayom, dan pelayan masyarakat

Di Pidie, Mahasiswa STIK Angkatan 83/WPS Lemdiklat Polri Salurkan Bantuan Sosial di Gampong Tiba Mesjid

Mapolres Sigli ( Aceh dalam berita ) Kamis 12-2-2206 Wujud kepedulian terhadap masyarakat kembali ditunjukkan oleh Mahasiswa Sekolah Tinggi Ilmu Kepolisian (STIK) Angkatan ke-83/WPS Lemdiklat Polri melalui kegiatan bantuan sosial (bansos) kepada warga di Gampong Tiba Mesjid, Kecamatan Mutiara Timur, Kabupaten Pidie.

Kegiatan sosial tersebut dilaksanakan sebagai bentuk implementasi nilai-nilai pengabdian dan empati Mahasiswa STIK Angkatan 83 terhadap kondisi sosial masyarakat.

Bantuan yang disalurkan berupa paket kebutuhan pokok yang diharapkan dapat meringankan beban warga yang membutuhkan.

Dalam pelaksanaannya, para mahasiswa STIK Angkatan 83/WPS Lemdiklat Polri turun langsung menyerahkan bantuan kepada masyarakat, sekaligus menjalin silaturahmi dan berdialog dengan warga setempat guna menyerap aspirasi serta memahami kondisi sosial di lingkungan tersebut.

Kegiatan ini merupakan bagian dari rangkaian program pengabdian kepada masyarakat selama pelaksanaan kegiatan di wilayah hukum Polres Pidie Polda Aceh.

“Kegiatan bantuan sosial ini merupakan bentuk kepedulian kami kepada masyarakat.

Kami berharap bantuan yang diberikan dapat bermanfaat serta semakin mempererat hubungan antara Polri dan masyarakat,” ujar seorang mahasiswa STIK.

Masyarakat Gampong Tiba Mesjid menyambut baik kegiatan tersebut dan menyampaikan apresiasi atas perhatian yang diberikan. Kehadiran mahasiswa STIK tidak hanya membawa bantuan materiil, namun juga memberikan semangat serta memperkuat kedekatan emosional antara Polri dan masyarakat.
Kegiatan berlangsung penuh kehangatan.

Melalui aksi sosial ini, diharapkan semakin terbangun sinergi dan kepercayaan publik terhadap Polri sebagai pelindung, pengayom, dan pelayan masyarakat

Di Pidie, Mahasiswa STIK Angkatan 83/WPS Lemdiklat Polri Salurkan Bantuan Sosial di Gampong Tiba Mesjid

Mapolres Sigli ( Aceh dalam berita ) Kamis 12-2-2206 Wujud kepedulian terhadap masyarakat kembali ditunjukkan oleh Mahasiswa Sekolah Tinggi Ilmu Kepolisian (STIK) Angkatan ke-83/WPS Lemdiklat Polri melalui kegiatan bantuan sosial (bansos) kepada warga di Gampong Tiba Mesjid, Kecamatan Mutiara Timur, Kabupaten Pidie.

Kegiatan sosial tersebut dilaksanakan sebagai bentuk implementasi nilai-nilai pengabdian dan empati Mahasiswa STIK Angkatan 83 terhadap kondisi sosial masyarakat.

Bantuan yang disalurkan berupa paket kebutuhan pokok yang diharapkan dapat meringankan beban warga yang membutuhkan.

Dalam pelaksanaannya, para mahasiswa STIK Angkatan 83/WPS Lemdiklat Polri turun langsung menyerahkan bantuan kepada masyarakat, sekaligus menjalin silaturahmi dan berdialog dengan warga setempat guna menyerap aspirasi serta memahami kondisi sosial di lingkungan tersebut.

Kegiatan ini merupakan bagian dari rangkaian program pengabdian kepada masyarakat selama pelaksanaan kegiatan di wilayah hukum Polres Pidie Polda Aceh.

“Kegiatan bantuan sosial ini merupakan bentuk kepedulian kami kepada masyarakat.

Kami berharap bantuan yang diberikan dapat bermanfaat serta semakin mempererat hubungan antara Polri dan masyarakat,” ujar seorang mahasiswa STIK.

Masyarakat Gampong Tiba Mesjid menyambut baik kegiatan tersebut dan menyampaikan apresiasi atas perhatian yang diberikan. Kehadiran mahasiswa STIK tidak hanya membawa bantuan materiil, namun juga memberikan semangat serta memperkuat kedekatan emosional antara Polri dan masyarakat.
Kegiatan berlangsung penuh kehangatan.

Melalui aksi sosial ini, diharapkan semakin terbangun sinergi dan kepercayaan publik terhadap Polri sebagai pelindung, pengayom, dan pelayan masyarakat

Mahasiswa STIK Angkatan 83 Laksanakan Pengabdian Masyarakat Pasca Banjir di Kembang Tanjung

Mapolres Sigli  ( Aceh dalam berita ) Selasa 10-2-2026 Mahasiswa Sekolah Tinggi Ilmu Kepolisian (STIK) Lemdiklat Polri Angkatan 83 melaksanakan kegiatan pengabdian kepada masyarakat pasca banjir di wilayah Kecamatan Kembang Tanjung, Kabupaten Pidie.

Kegiatan yang berlangsung sejak pukul 10.00 WIB tersebut dipusatkan di Mesjid Nurul Mukmin serta Sekolah Madrasah Ibtidaiyah Negeri (MIN) 26 Pidie, yang sebelumnya terdampak banjir.

Kehadiran mahasiswa STIK ini bertujuan untuk memberikan dukungan moril serta membantu pemulihan psikologis masyarakat, khususnya anak-anak.

Kegiatan tersebut dihadiri oleh Kasubagdalpers Bag SDM Polres Pidie Iptu T. Iskandar, Kapolsek Kembang Tanjung AKP Azwar Effendi, serta personel Polres Pidie dan Polsek Kembang Tanjung.

Dalam kegiatan pengabdian masyarakat tersebut, mahasiswa STIK melaksanakan silaturahmi dengan panitia Mesjid Nurul Mukmin serta melakukan kunjungan ke MIN 26 Pidie. Di sekolah tersebut, mahasiswa STIK memberikan kegiatan trauma healing kepada para siswa-siswi pasca banjir sebagai upaya mengembalikan rasa aman dan semangat belajar anak-anak.

Sementara Kapolres Pidie AKBP Jaka Mulyana, SIK, MIK menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan bentuk kehadiran Polri dalam membantu masyarakat bangkit pasca bencana.

“Pasca banjir, masyarakat membutuhkan dukungan tidak hanya secara fisik tetapi juga moril.

Kehadiran Mahasiswa STIK di tengah masyarakat, khususnya kepada anak-anak melalui kegiatan trauma healing, diharapkan dapat membantu memulihkan kondisi psikologis dan menumbuhkan kembali semangat,” ujar AKBP Jaka Mulyana, SIK, MIK.

Ia menegaskan, Polres Pidie bersama mahasiswa STIK Lemdiklat Polri akan terus mendukung kegiatan kemanusiaan dan sosial sebagai bagian dari pengabdian Polri kepada masyarakat, terutama dalam situasi pasca bencana.

Mahasiswa STIK Angkatan 83 Laksanakan Pengabdian Masyarakat Pasca Banjir di Kembang Tanjung

Mapolres Sigli  ( Aceh dalam berita ) Selasa 10-2-2026 Mahasiswa Sekolah Tinggi Ilmu Kepolisian (STIK) Lemdiklat Polri Angkatan 83 melaksanakan kegiatan pengabdian kepada masyarakat pasca banjir di wilayah Kecamatan Kembang Tanjung, Kabupaten Pidie.

Kegiatan yang berlangsung sejak pukul 10.00 WIB tersebut dipusatkan di Mesjid Nurul Mukmin serta Sekolah Madrasah Ibtidaiyah Negeri (MIN) 26 Pidie, yang sebelumnya terdampak banjir.

Kehadiran mahasiswa STIK ini bertujuan untuk memberikan dukungan moril serta membantu pemulihan psikologis masyarakat, khususnya anak-anak.

Kegiatan tersebut dihadiri oleh Kasubagdalpers Bag SDM Polres Pidie Iptu T. Iskandar, Kapolsek Kembang Tanjung AKP Azwar Effendi, serta personel Polres Pidie dan Polsek Kembang Tanjung.

Dalam kegiatan pengabdian masyarakat tersebut, mahasiswa STIK melaksanakan silaturahmi dengan panitia Mesjid Nurul Mukmin serta melakukan kunjungan ke MIN 26 Pidie. Di sekolah tersebut, mahasiswa STIK memberikan kegiatan trauma healing kepada para siswa-siswi pasca banjir sebagai upaya mengembalikan rasa aman dan semangat belajar anak-anak.

Sementara Kapolres Pidie AKBP Jaka Mulyana, SIK, MIK menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan bentuk kehadiran Polri dalam membantu masyarakat bangkit pasca bencana.

“Pasca banjir, masyarakat membutuhkan dukungan tidak hanya secara fisik tetapi juga moril.

Kehadiran Mahasiswa STIK di tengah masyarakat, khususnya kepada anak-anak melalui kegiatan trauma healing, diharapkan dapat membantu memulihkan kondisi psikologis dan menumbuhkan kembali semangat,” ujar AKBP Jaka Mulyana, SIK, MIK.

Ia menegaskan, Polres Pidie bersama mahasiswa STIK Lemdiklat Polri akan terus mendukung kegiatan kemanusiaan dan sosial sebagai bagian dari pengabdian Polri kepada masyarakat, terutama dalam situasi pasca bencana.