Beko Bantuan Polri Dikerahkan untuk Pembuatan Parit di Jalan Len Pipa Aceh Utara

Aceh Utara  ( Aceh dalam berita ) Selasa 13-1-2026 Satu unit alat berat berupa beko bantuan Polri dikerahkan untuk pembuatan parit di Jalan Len Pipa, Kabupaten Aceh Utara.

Kabid Humas Polda Aceh Kombes Pol. Joko Krisdiyanto, S.I.K., mengatakan bahwa pembuatan parit tersebut dilakukan di ruas Jalan Len Pipa yang berlokasi di Gampong Lubok Pusaka, mulai dari Simpang Lima hingga menuju Dusun Bidari, Kabupaten Aceh Utara.

“Pengerahan beko ini bertujuan untuk membuat parit agar aliran air dapat mengalir dengan lancar dan tidak lagi menggenangi badan jalan maupun permukiman warga,” ujar Kabid Humas.

Ia menjelaskan, kegiatan tersebut melibatkan personel Polri serta stakeholder terkait sebagai bagian dari upaya percepatan pemulihan wilayah pascabanjir yang melanda kawasan tersebut beberapa waktu lalu.

“Langkah ini merupakan wujud kepedulian dan sinergi Polri bersama unsur terkait dalam membantu masyarakat, khususnya dalam memperlancar akses aliran air dan meminimalisir potensi banjir susulan,” tutup Kabid Humas.

Kapolda Aceh Menuju Aceh Tamiang Hadiri Doa Bersama Dalam Rangka Pematangan Lahan Huntap

Banda Aceh ( Aceh dalam berita ) Selasa 13-1-2026 Kapolda Aceh Irjen Pol. Drs. Marzuki Alibasyah, M.M., bertolak menuju Kabupaten Aceh Tamiang menggunakan Helikopter Polri AW 169.

Keberangkatan Kapolda Aceh dilakukan melalui Bandara Sultan Iskandar Muda (SIM), Blang Bintang, Kabupaten Aceh Besar. Hal tersebut disampaikan oleh Kabid Humas Polda Aceh Kombes Pol. Joko Krisdiyanto, S.I.K.

“Kapolda Aceh berangkat ke Kabupaten Aceh Tamiang untuk menghadiri kegiatan doa bersama dalam rangka pematangan lahan hunian tetap (Huntap) bagi korban bencana hidrometeorologi di Kabupaten Aceh Tamiang,” ujar Kabid Humas.

Ia menjelaskan, lokasi pematangan lahan Huntap tersebut berada di area Perkebunan PTPN I, Dusun Kelapa Sari, Desa Simpang Kanan, Kecamatan Kejuruan Muda, Kabupaten Aceh Tamiang.

Dalam keberangkatannya menuju Aceh Tamiang, Kapolda Aceh turut didampingi oleh Irwasda Polda Aceh serta sejumlah pejabat utama (PJU) Polda Aceh.

“Kegiatan ini merupakan bentuk kepedulian dan dukungan Polri terhadap masyarakat yang terdampak bencana, khususnya dalam penyediaan hunian yang layak dan aman,” tutup Kabid Humas.

Satgas Yonif 112/DJ Laksanakan Anjangsana Kedalam Honai Warga Papua

Puncak Jaya  ( Aceh dalam berita ) Selasa 13-1-2026 Prajurit Satgas Yonif 112/DJ Pos Ilu melaksanakan Anjangsana ke dalam Honai warga sebagai wujud Pembinaan Teritorial di Kampung Dolinggame Distrik Ilu Kabupaten Puncak Jaya Provinsi Papua Tengah,

Kegiatan Anjangsana ini dipimpin langsung oleh Danton Kes Ilu Letda Ckm Rivan Arbianto S.Gz sebagai bentuk kepedulian Satgas Yonif 112/DJ Pos Ilu terhadap warga Distrik Ilu supaya terjalin keakraban dan kebersamaan TNI dan Rakyat yang ada di pedalaman Papua.

Dalam kegiatan tersebut Pos Ilu memberikan makanan ringan dan minum kopi bersama didalam Honai, kami berharap sedikit banyaknya apa yang telah kami berikan dapat membantu warga sekitaran serta dapat meringankan beban warga sekitar Distrik Ilu.

Salah satu Warga yang bernama Mono Kogoya (47) Tahun yang mempunyai Honai tempat dilaksanakan Anjangsana menggungkapkan rasa terima kasihnya atas segala kebaikan dan kepedulian dari personel TNI khususnya Pos Ilu.

“Kami berterima kasih atas segala kepedulian dan kebaikan dari bapak TNI Pos Ilu Kepada kami semoga kegiatan ini dapat berjalan hingga akhir tugas bapa TNI yang ada di Pos Ilu.,” pungkasnya.

Satgas Yonif 112/DJ Laksanakan Anjangsana Kedalam Honai Warga Papua

Puncak Jaya  ( Aceh dalam berita ) Selasa 13-1-2026 Prajurit Satgas Yonif 112/DJ Pos Ilu melaksanakan Anjangsana ke dalam Honai warga sebagai wujud Pembinaan Teritorial di Kampung Dolinggame Distrik Ilu Kabupaten Puncak Jaya Provinsi Papua Tengah,

Kegiatan Anjangsana ini dipimpin langsung oleh Danton Kes Ilu Letda Ckm Rivan Arbianto S.Gz sebagai bentuk kepedulian Satgas Yonif 112/DJ Pos Ilu terhadap warga Distrik Ilu supaya terjalin keakraban dan kebersamaan TNI dan Rakyat yang ada di pedalaman Papua.

Dalam kegiatan tersebut Pos Ilu memberikan makanan ringan dan minum kopi bersama didalam Honai, kami berharap sedikit banyaknya apa yang telah kami berikan dapat membantu warga sekitaran serta dapat meringankan beban warga sekitar Distrik Ilu.

Salah satu Warga yang bernama Mono Kogoya (47) Tahun yang mempunyai Honai tempat dilaksanakan Anjangsana menggungkapkan rasa terima kasihnya atas segala kebaikan dan kepedulian dari personel TNI khususnya Pos Ilu.

“Kami berterima kasih atas segala kepedulian dan kebaikan dari bapak TNI Pos Ilu Kepada kami semoga kegiatan ini dapat berjalan hingga akhir tugas bapa TNI yang ada di Pos Ilu.,” pungkasnya.

Prajurit Kodim 0113/Gayo Lues, Persit Dan Relawan tembus medan sulit Pining untuk antar Bantuan bagi Warga

Gayo Lues ( Aceh dalam berita ) Senin 12-1-2026 Bencana alam yang melanda Kecamatan Pining, Kabupaten Gayo Lues, menyisakan duka mendalam serta keprihatinan bagi masyarakat setempat. Kondisi sulit yang dialami warga terdampak membutuhkan perhatian dan penanganan cepat dari berbagai pihak. Di tengah keterbatasan tersebut, kehadiran negara melalui Tentara Nasional Indonesia (TNI) bersama unsur terkait menjadi secercah harapan sekaligus penguat semangat bagi masyarakat yang sedang berjuang memulihkan kehidupan pascabencana.

Sebagai wujud kepedulian dan tanggung jawab sosial, Komandan Kodim (Dandim) 0113/Gayo Lues, Letkol Arm Fran Desiafan Eka Saputra, S.H., turun langsung memimpin kegiatan penyaluran bantuan kemanusiaan serta pelayanan kesehatan bagi masyarakat Kecamatan Pining, Kehadiran Dandim di lokasi terdampak menunjukkan komitmen nyata TNI untuk selalu hadir di tengah-tengah rakyat dalam setiap situasi, khususnya saat masyarakat menghadapi musibah.

Kegiatan kemanusiaan tersebut turut didampingi oleh Pasi Pers Kodim 0113/Gayo Lues Kapten Kav Parji, Danramil Pining Lettu Inf Yusuf, Bati Tuud Koramil 05/Pining, Bati Tuud Koramil 08/Blangpegayon, serta para Babinsa yang selama ini aktif melakukan pendampingan dan membantu masyarakat di wilayah binaannya.

Tidak hanya dari unsur TNI, kegiatan ini juga dihadiri oleh Ketua Persit Kartika Chandra Kirana Cabang XXVI Dim 0113 Gayo Lues, Ny. Dhantie Fran, beserta jajaran pengurus Persit. Di antaranya Sekretaris yang juga Ibu Danramil Blangjerango Ny. Ayu Parji, Ketua Seksi Kebudayaan yang juga Ibu Danramil 10/Pantan Cuaca Ny. Papit Andrianto, Ketua Seksi Penerangan dan Redaksi sekaligus Ketua Seksi Sosial Ny. Mia Satar, Urusan Penerangan Ny. Dewi Hasan, serta Urusan Ekonomi Ny. Mahdi. Kehadiran Persit membawa nuansa kehangatan dan sentuhan keibuan yang memberikan penguatan moril bagi warga, khususnya kaum ibu dan anak-anak korban bencana.

Kegiatan kemanusiaan ini juga melibatkan tenaga kesehatan dari Ikatan Dokter Indonesia (IDI), Ikatan Bidan Indonesia (IBI), serta Relawan BUMN Mandiri. Seluruh unsur tersebut bersinergi memberikan pelayanan terbaik bagi masyarakat, mulai dari pendirian dapur umum, makan bersama warga, penyerahan bantuan sembako, alas tidur, bantal, selimut, hingga pakaian layak pakai untuk memenuhi kebutuhan dasar warga terdampak.

Selain penyaluran bantuan logistik, pelayanan kesehatan gratis juga menjadi salah satu fokus utama kegiatan ini. Tim medis memberikan pemeriksaan kesehatan kepada masyarakat dari berbagai kalangan. Dalam pelaksanaannya, ditemukan seorang anak dengan kondisi telinga terinfeksi hingga mengalami pendarahan. Melihat kondisi tersebut, dokter anak segera merujuk pasien ke RS Ali Kasim guna mendapatkan penanganan medis lanjutan, sebagai bentuk kepedulian terhadap keselamatan dan kesehatan generasi penerus bangsa.

Untuk menambah pemenuhan kebutuhan pangan, masyarakat juga menerima bantuan bahan makanan berupa sayur-mayur dan kebutuhan dapur, seperti cabai merah, bawang merah, bawang putih, tomat, jipang, wortel, kentang, terong, jagung, serta makanan siap saji berupa risol dan donat. Bantuan tersebut diharapkan dapat meringankan beban warga sekaligus membantu memenuhi kebutuhan harian mereka.

Dalam keterangannya, Dandim 0113/Gayo Lues Letkol Arm Fran Desiafan Eka Saputra, S.H., menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan bentuk nyata kepedulian TNI bersama seluruh elemen bangsa terhadap penderitaan masyarakat akibat bencana alam.

“Kami hadir untuk membantu, mendampingi, serta memastikan masyarakat tidak merasa sendiri dalam menghadapi musibah ini. TNI akan terus berupaya memberikan yang terbaik bagi rakyat,” tegasnya.

Sementara itu, Ibu Halimah, salah seorang warga Kecamatan Pining yang menerima manfaat bantuan, mengungkapkan rasa terima kasih dan haru atas perhatian yang diberikan. Ia menuturkan bahwa bantuan tersebut sangat berarti bagi keluarganya dan masyarakat sekitar yang terdampak bencana.

“Kami sangat bersyukur dan berterima kasih kepada bapak-bapak TNI, Persit, dan semua pihak yang telah peduli kepada kami. Bantuan ini sangat membantu di saat kami sedang kesulitan,” ujarnya.

Ibu Halimah juga berharap agar kepedulian dan kebersamaan seperti ini terus terjalin. Ia berharap kondisi segera pulih dan masyarakat dapat kembali menjalani aktivitas seperti sediakala.

“Semoga kami diberi kekuatan dan bencana ini segera berlalu. Kami berharap perhatian dan kebersamaan seperti ini terus ada untuk masyarakat kecil seperti kami,” tuturnya penuh harap.

Melalui semangat kebersamaan, kepedulian, dan gotong royong, diharapkan masyarakat Kecamatan Pining dapat bangkit kembali serta menata kehidupan dengan optimisme baru. TNI bersama seluruh komponen bangsa akan senantiasa berada di garda terdepan dalam setiap upaya kemanusiaan demi kesejahteraan dan keselamatan rakyat.

Prajurit Kodim 0113/Gayo Lues, Persit Dan Relawan tembus medan sulit Pining untuk antar Bantuan bagi Warga

Gayo Lues ( Aceh dalam berita ) Senin 12-1-2026 Bencana alam yang melanda Kecamatan Pining, Kabupaten Gayo Lues, menyisakan duka mendalam serta keprihatinan bagi masyarakat setempat. Kondisi sulit yang dialami warga terdampak membutuhkan perhatian dan penanganan cepat dari berbagai pihak. Di tengah keterbatasan tersebut, kehadiran negara melalui Tentara Nasional Indonesia (TNI) bersama unsur terkait menjadi secercah harapan sekaligus penguat semangat bagi masyarakat yang sedang berjuang memulihkan kehidupan pascabencana.

Sebagai wujud kepedulian dan tanggung jawab sosial, Komandan Kodim (Dandim) 0113/Gayo Lues, Letkol Arm Fran Desiafan Eka Saputra, S.H., turun langsung memimpin kegiatan penyaluran bantuan kemanusiaan serta pelayanan kesehatan bagi masyarakat Kecamatan Pining, Kehadiran Dandim di lokasi terdampak menunjukkan komitmen nyata TNI untuk selalu hadir di tengah-tengah rakyat dalam setiap situasi, khususnya saat masyarakat menghadapi musibah.

Kegiatan kemanusiaan tersebut turut didampingi oleh Pasi Pers Kodim 0113/Gayo Lues Kapten Kav Parji, Danramil Pining Lettu Inf Yusuf, Bati Tuud Koramil 05/Pining, Bati Tuud Koramil 08/Blangpegayon, serta para Babinsa yang selama ini aktif melakukan pendampingan dan membantu masyarakat di wilayah binaannya.

Tidak hanya dari unsur TNI, kegiatan ini juga dihadiri oleh Ketua Persit Kartika Chandra Kirana Cabang XXVI Dim 0113 Gayo Lues, Ny. Dhantie Fran, beserta jajaran pengurus Persit. Di antaranya Sekretaris yang juga Ibu Danramil Blangjerango Ny. Ayu Parji, Ketua Seksi Kebudayaan yang juga Ibu Danramil 10/Pantan Cuaca Ny. Papit Andrianto, Ketua Seksi Penerangan dan Redaksi sekaligus Ketua Seksi Sosial Ny. Mia Satar, Urusan Penerangan Ny. Dewi Hasan, serta Urusan Ekonomi Ny. Mahdi. Kehadiran Persit membawa nuansa kehangatan dan sentuhan keibuan yang memberikan penguatan moril bagi warga, khususnya kaum ibu dan anak-anak korban bencana.

Kegiatan kemanusiaan ini juga melibatkan tenaga kesehatan dari Ikatan Dokter Indonesia (IDI), Ikatan Bidan Indonesia (IBI), serta Relawan BUMN Mandiri. Seluruh unsur tersebut bersinergi memberikan pelayanan terbaik bagi masyarakat, mulai dari pendirian dapur umum, makan bersama warga, penyerahan bantuan sembako, alas tidur, bantal, selimut, hingga pakaian layak pakai untuk memenuhi kebutuhan dasar warga terdampak.

Selain penyaluran bantuan logistik, pelayanan kesehatan gratis juga menjadi salah satu fokus utama kegiatan ini. Tim medis memberikan pemeriksaan kesehatan kepada masyarakat dari berbagai kalangan. Dalam pelaksanaannya, ditemukan seorang anak dengan kondisi telinga terinfeksi hingga mengalami pendarahan. Melihat kondisi tersebut, dokter anak segera merujuk pasien ke RS Ali Kasim guna mendapatkan penanganan medis lanjutan, sebagai bentuk kepedulian terhadap keselamatan dan kesehatan generasi penerus bangsa.

Untuk menambah pemenuhan kebutuhan pangan, masyarakat juga menerima bantuan bahan makanan berupa sayur-mayur dan kebutuhan dapur, seperti cabai merah, bawang merah, bawang putih, tomat, jipang, wortel, kentang, terong, jagung, serta makanan siap saji berupa risol dan donat. Bantuan tersebut diharapkan dapat meringankan beban warga sekaligus membantu memenuhi kebutuhan harian mereka.

Dalam keterangannya, Dandim 0113/Gayo Lues Letkol Arm Fran Desiafan Eka Saputra, S.H., menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan bentuk nyata kepedulian TNI bersama seluruh elemen bangsa terhadap penderitaan masyarakat akibat bencana alam.

“Kami hadir untuk membantu, mendampingi, serta memastikan masyarakat tidak merasa sendiri dalam menghadapi musibah ini. TNI akan terus berupaya memberikan yang terbaik bagi rakyat,” tegasnya.

Sementara itu, Ibu Halimah, salah seorang warga Kecamatan Pining yang menerima manfaat bantuan, mengungkapkan rasa terima kasih dan haru atas perhatian yang diberikan. Ia menuturkan bahwa bantuan tersebut sangat berarti bagi keluarganya dan masyarakat sekitar yang terdampak bencana.

“Kami sangat bersyukur dan berterima kasih kepada bapak-bapak TNI, Persit, dan semua pihak yang telah peduli kepada kami. Bantuan ini sangat membantu di saat kami sedang kesulitan,” ujarnya.

Ibu Halimah juga berharap agar kepedulian dan kebersamaan seperti ini terus terjalin. Ia berharap kondisi segera pulih dan masyarakat dapat kembali menjalani aktivitas seperti sediakala.

“Semoga kami diberi kekuatan dan bencana ini segera berlalu. Kami berharap perhatian dan kebersamaan seperti ini terus ada untuk masyarakat kecil seperti kami,” tuturnya penuh harap.

Melalui semangat kebersamaan, kepedulian, dan gotong royong, diharapkan masyarakat Kecamatan Pining dapat bangkit kembali serta menata kehidupan dengan optimisme baru. TNI bersama seluruh komponen bangsa akan senantiasa berada di garda terdepan dalam setiap upaya kemanusiaan demi kesejahteraan dan keselamatan rakyat.

Prajurit Kodim 0113/Gayo Lues, Persit Dan Relawan tembus medan sulit Pining untuk antar Bantuan bagi Warga

Gayo Lues ( Aceh dalam berita ) Senin 12-1-2026 Bencana alam yang melanda Kecamatan Pining, Kabupaten Gayo Lues, menyisakan duka mendalam serta keprihatinan bagi masyarakat setempat. Kondisi sulit yang dialami warga terdampak membutuhkan perhatian dan penanganan cepat dari berbagai pihak. Di tengah keterbatasan tersebut, kehadiran negara melalui Tentara Nasional Indonesia (TNI) bersama unsur terkait menjadi secercah harapan sekaligus penguat semangat bagi masyarakat yang sedang berjuang memulihkan kehidupan pascabencana.

Sebagai wujud kepedulian dan tanggung jawab sosial, Komandan Kodim (Dandim) 0113/Gayo Lues, Letkol Arm Fran Desiafan Eka Saputra, S.H., turun langsung memimpin kegiatan penyaluran bantuan kemanusiaan serta pelayanan kesehatan bagi masyarakat Kecamatan Pining, Kehadiran Dandim di lokasi terdampak menunjukkan komitmen nyata TNI untuk selalu hadir di tengah-tengah rakyat dalam setiap situasi, khususnya saat masyarakat menghadapi musibah.

Kegiatan kemanusiaan tersebut turut didampingi oleh Pasi Pers Kodim 0113/Gayo Lues Kapten Kav Parji, Danramil Pining Lettu Inf Yusuf, Bati Tuud Koramil 05/Pining, Bati Tuud Koramil 08/Blangpegayon, serta para Babinsa yang selama ini aktif melakukan pendampingan dan membantu masyarakat di wilayah binaannya.

Tidak hanya dari unsur TNI, kegiatan ini juga dihadiri oleh Ketua Persit Kartika Chandra Kirana Cabang XXVI Dim 0113 Gayo Lues, Ny. Dhantie Fran, beserta jajaran pengurus Persit. Di antaranya Sekretaris yang juga Ibu Danramil Blangjerango Ny. Ayu Parji, Ketua Seksi Kebudayaan yang juga Ibu Danramil 10/Pantan Cuaca Ny. Papit Andrianto, Ketua Seksi Penerangan dan Redaksi sekaligus Ketua Seksi Sosial Ny. Mia Satar, Urusan Penerangan Ny. Dewi Hasan, serta Urusan Ekonomi Ny. Mahdi. Kehadiran Persit membawa nuansa kehangatan dan sentuhan keibuan yang memberikan penguatan moril bagi warga, khususnya kaum ibu dan anak-anak korban bencana.

Kegiatan kemanusiaan ini juga melibatkan tenaga kesehatan dari Ikatan Dokter Indonesia (IDI), Ikatan Bidan Indonesia (IBI), serta Relawan BUMN Mandiri. Seluruh unsur tersebut bersinergi memberikan pelayanan terbaik bagi masyarakat, mulai dari pendirian dapur umum, makan bersama warga, penyerahan bantuan sembako, alas tidur, bantal, selimut, hingga pakaian layak pakai untuk memenuhi kebutuhan dasar warga terdampak.

Selain penyaluran bantuan logistik, pelayanan kesehatan gratis juga menjadi salah satu fokus utama kegiatan ini. Tim medis memberikan pemeriksaan kesehatan kepada masyarakat dari berbagai kalangan. Dalam pelaksanaannya, ditemukan seorang anak dengan kondisi telinga terinfeksi hingga mengalami pendarahan. Melihat kondisi tersebut, dokter anak segera merujuk pasien ke RS Ali Kasim guna mendapatkan penanganan medis lanjutan, sebagai bentuk kepedulian terhadap keselamatan dan kesehatan generasi penerus bangsa.

Untuk menambah pemenuhan kebutuhan pangan, masyarakat juga menerima bantuan bahan makanan berupa sayur-mayur dan kebutuhan dapur, seperti cabai merah, bawang merah, bawang putih, tomat, jipang, wortel, kentang, terong, jagung, serta makanan siap saji berupa risol dan donat. Bantuan tersebut diharapkan dapat meringankan beban warga sekaligus membantu memenuhi kebutuhan harian mereka.

Dalam keterangannya, Dandim 0113/Gayo Lues Letkol Arm Fran Desiafan Eka Saputra, S.H., menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan bentuk nyata kepedulian TNI bersama seluruh elemen bangsa terhadap penderitaan masyarakat akibat bencana alam.

“Kami hadir untuk membantu, mendampingi, serta memastikan masyarakat tidak merasa sendiri dalam menghadapi musibah ini. TNI akan terus berupaya memberikan yang terbaik bagi rakyat,” tegasnya.

Sementara itu, Ibu Halimah, salah seorang warga Kecamatan Pining yang menerima manfaat bantuan, mengungkapkan rasa terima kasih dan haru atas perhatian yang diberikan. Ia menuturkan bahwa bantuan tersebut sangat berarti bagi keluarganya dan masyarakat sekitar yang terdampak bencana.

“Kami sangat bersyukur dan berterima kasih kepada bapak-bapak TNI, Persit, dan semua pihak yang telah peduli kepada kami. Bantuan ini sangat membantu di saat kami sedang kesulitan,” ujarnya.

Ibu Halimah juga berharap agar kepedulian dan kebersamaan seperti ini terus terjalin. Ia berharap kondisi segera pulih dan masyarakat dapat kembali menjalani aktivitas seperti sediakala.

“Semoga kami diberi kekuatan dan bencana ini segera berlalu. Kami berharap perhatian dan kebersamaan seperti ini terus ada untuk masyarakat kecil seperti kami,” tuturnya penuh harap.

Melalui semangat kebersamaan, kepedulian, dan gotong royong, diharapkan masyarakat Kecamatan Pining dapat bangkit kembali serta menata kehidupan dengan optimisme baru. TNI bersama seluruh komponen bangsa akan senantiasa berada di garda terdepan dalam setiap upaya kemanusiaan demi kesejahteraan dan keselamatan rakyat.

Dinsos Aceh Gelar Dzikir dan Doa Bersama untuk Korban Bencana Hidrometeorologi Aceh–Sumatera

Banda Aceh ( Aceh dalam berita ) Senin 12-1-2026 Dinas Sosial Aceh menggelar kegiatan Dzikir dan Doa Bersama untuk korban bencana hidrometeorologi yang melanda wilayah Aceh dan sejumlah daerah di Sumatera. Kegiatan ini dilaksanakan di lingkungan Dinas Sosial Aceh, sebagai bentuk ikhtiar batin dan solidaritas kemanusiaan bagi masyarakat terdampak.

Acara yang berlangsung khidmat ini dipimpin oleh Ustadz H. Zul Arafah, Pimpinan Majelis Dzikir Arafah, serta diikuti oleh seluruh pegawai Dinas Sosial Aceh yang berjumlah 246 orang, bersama relawan sosial dan mitra kebencanaan.

Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Sosial Aceh, Chaidir, SE, MM, menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari pendekatan sosial dan spiritual dalam penanganan bencana.

“Bencana bukan hanya soal kerusakan fisik, tapi juga luka batin dan beban psikologis masyarakat. Melalui dzikir dan doa bersama ini, kita ingin menguatkan mereka secara rohani, sekaligus menguatkan diri kita agar tetap ikhlas dan tangguh dalam melayani,” ujar Chaidir.

Ia menegaskan, Dinas Sosial Aceh terus berkomitmen hadir di tengah masyarakat terdampak, baik melalui bantuan logistik, layanan psikososial, maupun pendampingan sosial.

“Sesuai dengan semangat Dinsos Hadir Melayani Aceh, kami tidak hanya bergerak dalam bantuan materi, tetapi juga memberi dukungan moral dan spiritual. Kita ingin masyarakat tahu bahwa mereka tidak sendiri,” tambahnya.

Chaidir juga mengajak seluruh elemen masyarakat untuk terus memperkuat kepedulian dan gotong royong dalam menghadapi musibah.

“Musibah ini adalah ujian bagi kita semua. Dengan kebersamaan, solidaritas, dan doa, insya Allah Aceh dan Sumatera akan bangkit lebih kuat,” tuturnya.

Kegiatan dzikir dan doa bersama ini menjadi simbol kepedulian dan empati, sekaligus pengingat bahwa dalam setiap ikhtiar kemanusiaan, doa tetap menjadi kekuatan utama untuk memohon perlindungan dan pertolongan Allah SWT bagi seluruh masyarakat terdampak bencana.

Dinsos Aceh Gelar Dzikir dan Doa Bersama untuk Korban Bencana Hidrometeorologi Aceh–Sumatera

Banda Aceh ( Aceh dalam berita ) Senin 12-1-2026 Dinas Sosial Aceh menggelar kegiatan Dzikir dan Doa Bersama untuk korban bencana hidrometeorologi yang melanda wilayah Aceh dan sejumlah daerah di Sumatera. Kegiatan ini dilaksanakan di lingkungan Dinas Sosial Aceh, sebagai bentuk ikhtiar batin dan solidaritas kemanusiaan bagi masyarakat terdampak.

Acara yang berlangsung khidmat ini dipimpin oleh Ustadz H. Zul Arafah, Pimpinan Majelis Dzikir Arafah, serta diikuti oleh seluruh pegawai Dinas Sosial Aceh yang berjumlah 246 orang, bersama relawan sosial dan mitra kebencanaan.

Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Sosial Aceh, Chaidir, SE, MM, menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari pendekatan sosial dan spiritual dalam penanganan bencana.

“Bencana bukan hanya soal kerusakan fisik, tapi juga luka batin dan beban psikologis masyarakat. Melalui dzikir dan doa bersama ini, kita ingin menguatkan mereka secara rohani, sekaligus menguatkan diri kita agar tetap ikhlas dan tangguh dalam melayani,” ujar Chaidir.

Ia menegaskan, Dinas Sosial Aceh terus berkomitmen hadir di tengah masyarakat terdampak, baik melalui bantuan logistik, layanan psikososial, maupun pendampingan sosial.

“Sesuai dengan semangat Dinsos Hadir Melayani Aceh, kami tidak hanya bergerak dalam bantuan materi, tetapi juga memberi dukungan moral dan spiritual. Kita ingin masyarakat tahu bahwa mereka tidak sendiri,” tambahnya.

Chaidir juga mengajak seluruh elemen masyarakat untuk terus memperkuat kepedulian dan gotong royong dalam menghadapi musibah.

“Musibah ini adalah ujian bagi kita semua. Dengan kebersamaan, solidaritas, dan doa, insya Allah Aceh dan Sumatera akan bangkit lebih kuat,” tuturnya.

Kegiatan dzikir dan doa bersama ini menjadi simbol kepedulian dan empati, sekaligus pengingat bahwa dalam setiap ikhtiar kemanusiaan, doa tetap menjadi kekuatan utama untuk memohon perlindungan dan pertolongan Allah SWT bagi seluruh masyarakat terdampak bencana.

Dinsos Aceh Gelar Dzikir dan Doa Bersama untuk Korban Bencana Hidrometeorologi Aceh–Sumatera

Banda Aceh ( Aceh dalam berita ) Senin 12-1-2026 Dinas Sosial Aceh menggelar kegiatan Dzikir dan Doa Bersama untuk korban bencana hidrometeorologi yang melanda wilayah Aceh dan sejumlah daerah di Sumatera. Kegiatan ini dilaksanakan di lingkungan Dinas Sosial Aceh, sebagai bentuk ikhtiar batin dan solidaritas kemanusiaan bagi masyarakat terdampak.

Acara yang berlangsung khidmat ini dipimpin oleh Ustadz H. Zul Arafah, Pimpinan Majelis Dzikir Arafah, serta diikuti oleh seluruh pegawai Dinas Sosial Aceh yang berjumlah 246 orang, bersama relawan sosial dan mitra kebencanaan.

Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Sosial Aceh, Chaidir, SE, MM, menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari pendekatan sosial dan spiritual dalam penanganan bencana.

“Bencana bukan hanya soal kerusakan fisik, tapi juga luka batin dan beban psikologis masyarakat. Melalui dzikir dan doa bersama ini, kita ingin menguatkan mereka secara rohani, sekaligus menguatkan diri kita agar tetap ikhlas dan tangguh dalam melayani,” ujar Chaidir.

Ia menegaskan, Dinas Sosial Aceh terus berkomitmen hadir di tengah masyarakat terdampak, baik melalui bantuan logistik, layanan psikososial, maupun pendampingan sosial.

“Sesuai dengan semangat Dinsos Hadir Melayani Aceh, kami tidak hanya bergerak dalam bantuan materi, tetapi juga memberi dukungan moral dan spiritual. Kita ingin masyarakat tahu bahwa mereka tidak sendiri,” tambahnya.

Chaidir juga mengajak seluruh elemen masyarakat untuk terus memperkuat kepedulian dan gotong royong dalam menghadapi musibah.

“Musibah ini adalah ujian bagi kita semua. Dengan kebersamaan, solidaritas, dan doa, insya Allah Aceh dan Sumatera akan bangkit lebih kuat,” tuturnya.

Kegiatan dzikir dan doa bersama ini menjadi simbol kepedulian dan empati, sekaligus pengingat bahwa dalam setiap ikhtiar kemanusiaan, doa tetap menjadi kekuatan utama untuk memohon perlindungan dan pertolongan Allah SWT bagi seluruh masyarakat terdampak bencana.