Kabupaten Pertama Gelar Rakor, Kak Na Apresiasi Pembina Posyandu Pidie

PIDIE ( Inforakyataceh ) Pembina Posyandu Aceh Marlina Muzakir, mengapresiasi Pembina Posyandu Pidie Rohana Razali Sarjani, yang telah menggelar Rapat Koordinasi Posyandu di daerah yang terkenal dengan kerupuk mulieng tersebut.

Hal tersebut disampaikan oleh Marlina, dalam sambutannya pada Rapat Koordinasi Posyandu Kabupaten Pidie tahun 2026, di Pidie Convention Center, Selasa (21/7/2026).

“Apresiasi yang tinggi kami sampaikan kepada Ibu Rohana selaku Pembina Posyandu Pidie beserta jajaran yang telahenggelar Rakor Posyandu. Pidie merupakan kabupaten pertama di Aceh yang telah menggelar Rakor Posyandu. Pidie luar biasa,” ucap Kak Na.

Dalam sambutannya, istri Gubernur Aceh itu juga mengajak para kader terus meningkatkan pemahamannya terkait Posyandu yang kini telah bertransformasi dengan 6 Standar Pelayanan Minimum.

“Para kader harus benar-benar menguasai 6 SPM serta membangun koordinasi dngan Satuan Kerja Perangkat Kabupaten terkait. Pemahaman kader terkait 6 SPM akan semakin mempermudah kerja-kerja para kader dalam memyosialisasikan tranformasi Posyandu,” kata Kak Na.

“6 SPM Posyandu yang terdiri atas Kesehatan, Pendidikan, Pekerjaan Umum, Perumahan Rakyat dan Trantibum Linmas merupakan transformasi Posyandu menjadi pusat layanan dasar terpadu. Transformasi ini tentu harus benar-benar dipahami oleh kader serta terus disosialisasikan kepada masyarakat luas,” sambung Kak Na.

Dalam sambutannya, Kak Na juga mengingatkan kader untuk selalu melakukan koordinasi intens dengan Pembina Posyandu Kabupaten agar penanganan lebih terarah.

“Dengan koordinasi yang baik, maka pendataan dan pemetaan masalah bisa lebih mudah dan terarah. Dengan demikian, upaya penanganan dan pencegahan stunting bisa lebih baik dan terukur,” kata Kak Na.

Rakor Posyandu Kabupaten Pidie tahun 2026 dibuka secara langsung oleh Bupati Pidie Sarjani Abdullah. Dalam sambutannya sebelum membuka rakor, Sarjani menyampaikan apresiasi atas kesediaan Pembina Posyandu Aceh untuk hadir dan memberikan arahan langsung kepada para kader Posyandu Pidie. []

Wagub Aceh Ikuti Rapat Percepatan Pembangunan Huntap Korban Bencana

Banda Aceh ( Inforakyataceh ) Wakil Gubernur Aceh mengikuti rapat koordinasi nasional percepatan pembangunan hunian tetap (huntap) bagi masyarakat terdampak bencana banjir dan longsor secara virtual dari Kantor Gubernur Aceh, Selasa (21/7/2026).

Wakil Gubernur mengikuti rapat yang dipimpin Kepala Satuan Tugas Pemulihan dan Rehabilitasi Pascabencana (PRR) sekaligus Menteri Dalam Negeri, Muhammad Tito Karnavian, didampingi sejumlah kepala Satuan Kerja Perangkat Aceh (SKPA) terkait. Rakor tersebut turut diikuti para gubernur, bupati, dan wali kota dari daerah-daerah yang terdampak bencana di wilayah Sumatera.

Dalam rapat tersebut, para menteri dan pimpinan lembaga memaparkan perkembangan pelaksanaan program pemulihan pascabencana, termasuk progres pembangunan hunian tetap, kendala yang dihadapi di lapangan, serta kebutuhan dukungan dari pemerintah daerah untuk mempercepat pelaksanaannya.

Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP) melaporkan capaian realisasi pembangunan huntap di sejumlah wilayah terdampak, target waktu penyelesaian pembangunan, serta jumlah unit huntap yang akan dibangun di masing-masing daerah. Berbagai kendala yang menjadi hambatan dimulainya pembangunan, seperti kesiapan lahan dan dukungan infrastruktur pendukung, juga menjadi perhatian dalam rapat tersebut.

Selain Kementerian PKP, rapat turut diikuti Sekretaris Jenderal Kementerian Pekerjaan Umum, perwakilan PLN, Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), dan sejumlah pimpinan kementerian serta lembaga lainnya yang terlibat dalam penanganan dan pemulihan pascabencana.

Rapat koordinasi ini menjadi bagian dari upaya pemerintah pusat dan daerah untuk menyelaraskan langkah percepatan pembangunan hunian tetap bagi masyarakat terdampak bencana, sehingga proses pemulihan dapat berjalan sesuai target yang telah ditetapkan.[]

Kapolres Pidie Tegaskan Personel Jauhi Judi Online, Cek Kesiapan Senjata Api Inventaris

Sigli ( Inforakyataceh ) Kapolres Pidie AKBP Jaka Mulyana, S.I.K., M.I.K., menegaskan komitmennya dalam membangun institusi Polri yang disiplin, profesional, dan berintegritas. Selain mengingatkan seluruh personel untuk menjauhi praktik judi online (judol), Kapolres juga memimpin langsung pengecekan senjata api (senpi) inventaris Polres Pidie di Mapolres Pidie, Selasa (21/7/2026).

Kegiatan yang didampingi para Pejabat Utama (PJU) Polres Pidie tersebut bertujuan memastikan seluruh senjata api dinas tersimpan dengan aman, terdokumentasi secara administrasi, serta hanya digunakan oleh personel yang memenuhi persyaratan sesuai ketentuan.Dalam pengecekan itu, Kapolres memeriksa gudang penyimpanan senjata api inventaris serta melakukan pemeriksaan terhadap personel pemegang atau peminjam pakai senjata api genggam.

Kapolres menegaskan bahwa pengecekan senjata api merupakan agenda rutin sebagai bentuk pengawasan internal guna memastikan keamanan penyimpanan, kelengkapan administrasi, serta kesiapan personel dalam menjalankan tugas.

Ia juga kembali mengingatkan seluruh anggota agar menjaga integritas, menghindari segala bentuk pelanggaran, termasuk judi online, yang dapat merusak disiplin, citra institusi, dan kepercayaan masyarakat terhadap Polri.

Melalui kegiatan ini, Polres Pidie terus memperkuat budaya disiplin dan profesionalisme personel, sehingga pelaksanaan tugas dalam memberikan perlindungan, pengayoman, dan pelayanan kepada masyarakat dapat berjalan secara optimal, humanis, dan bertanggung jawab.

BSI Aceh Bersama OJK dan FKIJK Gelar GENCARKAN, Perkuat Literasi dan Inklusi Keuangan Syariah di Aceh

Banda Aceh** ( Inforakyataceh ) PT Bank Syariah Indonesia Tbk (BSI) Regional Aceh bersama Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Aceh dan Forum Komunikasi Industri Jasa Keuangan (FKIJK) Aceh berkolaborasi menyelenggarakan kegiatan **Literasi & Inklusi Keuangan** melalui **Gerakan Nasional Cerdas Keuangan (GENCARKAN)**. Kegiatan ini merupakan wujud komitmen bersama dalam menghadirkan edukasi keuangan yang mudah dipahami serta menjangkau seluruh lapisan masyarakat guna meningkatkan literasi dan inklusi keuangan di Aceh.

Kegiatan tersebut dihadiri oleh Regional CEO BSI Aceh Imsak Ramadhan, Kepala OJK Aceh Daddi Peryoga, Kepala Biro Perekonomian Pemerintah Aceh Zaini, S.Sos., M.M., serta Ketua FKIJK Aceh Fadhil Ilyas. Kegiatan ini diikuti oleh Peserta dari berbagai kalangan, mulai dari Aparatur Sipil Negara (ASN), pegawai BUMN, pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM), hingga mahasiswa.

Regional CEO BSI Aceh, Imsak Ramadhan, menyampaikan bahwa peningkatan literasi dan inklusi keuangan merupakan fondasi penting dalam membangun masyarakat yang lebih mandiri dan sejahtera. Sebagai bank syariah terbesar di Indonesia, BSI berkomitmen untuk terus memperluas akses masyarakat terhadap layanan keuangan syariah yang aman, mudah, dan sesuai prinsip syariah.

“Melalui kolaborasi bersama OJK, FKIJK, dan Pemerintah Aceh, kami berharap masyarakat tidak hanya memahami cara mengelola keuangan secara bijak, tetapi juga semakin mengenal berbagai produk dan layanan keuangan syariah yang dapat dimanfaatkan untuk mendukung aktivitas ekonomi dan meningkatkan kesejahteraan,” ujar Imsak.

Sementara itu, Kepala OJK Aceh, Daddi Peryoga, menegaskan bahwa Gerakan Nasional Cerdas Keuangan (GENCARKAN) merupakan upaya bersama untuk membangun masyarakat yang semakin cerdas dalam mengelola keuangan, mampu mengambil keputusan finansial yang tepat, serta terhindar dari berbagai risiko keuangan dan investasi ilegal.

Pemerintah Aceh melalui Kepala Biro Perekonomian, Zaini, S.Sos., M.M., menyampaikan apresiasi atas sinergi yang terjalin antara pemerintah, regulator, dan industri jasa keuangan dalam meningkatkan kualitas literasi keuangan masyarakat. Menurutnya, peningkatan pemahaman masyarakat terhadap layanan keuangan formal, khususnya keuangan syariah, akan memberikan kontribusi positif terhadap penguatan ekonomi daerah.

Melalui sinergi antara pemerintah, regulator, dan industri jasa keuangan, kegiatan Literasi & Inklusi Keuangan GENCARKAN diharapkan mampu meningkatkan pemahaman masyarakat mengenai pentingnya pengelolaan keuangan yang bijak, mendorong pemanfaatan layanan keuangan formal, serta memperkuat ekosistem keuangan syariah. Upaya ini diharapkan menjadi salah satu pendorong terwujudnya pertumbuhan ekonomi Aceh yang inklusif, berkelanjutan, dan memberikan manfaat bagi seluruh lapisan masyarakat.

Kapolda Aceh Terima Audiensi Kanwil Ditjen Imigrasi dan Ditjen Pemasyarakatan Aceh, Perkuat Sinergi Antarinstansi

Banda Aceh ( Inforakyataceh ) Kapolda Aceh, Irjen Pol. Ruddi Setiawan, S.I.K., S.H., M.H., menerima audiensi dari jajaran Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Imigrasi Aceh dan Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pemasyarakatan Aceh di Ruang Kerja Kapolda Aceh, Mapolda Aceh, Selasa (21/7/2026).

Dalam pertemuan tersebut, Kapolda Aceh didampingi Karoops Polda Aceh, Dirintelkam Polda Aceh, Dirreskrimum Polda Aceh, Dirreskrimsus Polda Aceh, dan Dirtahti Polda Aceh.Sementara itu, rombongan audiensi terdiri atas Kepala Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Imigrasi Aceh beserta Kepala Bagian Tata Usaha, Kepala Bidang Pengawasan dan Penindakan Keimigrasian, serta Kepala Kantor Imigrasi Kelas I TPI Banda Aceh.

Turut hadir pula Kepala Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pemasyarakatan Aceh bersama Kepala Balai Pemasyarakatan Kelas I Banda Aceh, Kepala Lembaga Pemasyarakatan Kelas IIA Banda Aceh, Kepala Lembaga Pemasyarakatan Perempuan Kelas IIB Sigli, Kepala Rumah Tahanan Negara Kelas IIB Jantho, Kepala Lembaga Pemasyarakatan Kelas IIB Lhoknga, dan Kepala Rumah Tahanan Negara Kelas IIB Banda Aceh.

Kabid Humas Polda Aceh, Kombes Pol. Joko Krisdiyanto, S.I.K., mengatakan bahwa audiensi tersebut merupakan bagian dari upaya mempererat hubungan kelembagaan sekaligus meningkatkan koordinasi dan kolaborasi antara Polda Aceh dengan Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Imigrasi Aceh serta Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pemasyarakatan Aceh.”Kegiatan ini bertujuan untuk memperkuat sinergi antarinstansi dalam mendukung pelaksanaan tugas pemerintahan, penegakan hukum, serta peningkatan pelayanan kepada masyarakat,” ujar Joko.

Ia menjelaskan, melalui audiensi tersebut diharapkan koordinasi antarinstansi semakin solid, mekanisme kerja sama menjadi lebih efektif, serta sinergi yang telah terjalin dapat terus ditingkatkan, khususnya dalam mendukung penegakan hukum, pengawasan keimigrasian, pembinaan pemasyarakatan, dan pelayanan publik di Provinsi Aceh.”Dengan terbangunnya komunikasi dan koordinasi yang baik, diharapkan setiap pelaksanaan tugas dapat berjalan lebih optimal demi terciptanya keamanan, ketertiban, dan pelayanan publik yang semakin berkualitas bagi masyarakat Aceh,” pungkasnya.

Wagub Aceh Puji Kinerja Tim PPHD dalam Melayani Jamaah Haji di Tanah Suci

Banda Aceh ( Inforakyataceh ) Wakil Gubernur Aceh, Fadhlullah, menerima silaturahmi Tim Panitia Penyelenggara Haji Daerah (PPHD) Aceh di Meuligoe Wakil Gubernur Aceh, Selasa (21/7/2026).

Pertemuan tersebut menjadi momentum mempererat silaturahmi sekaligus bentuk apresiasi Pemerintah Aceh kepada para petugas yang telah melayani jamaah haji Aceh selama berada di Tanah Suci.Wakil Gubernur menyampaikan terima kasih kepada seluruh Tim PPHD Aceh yang telah mengemban amanah dengan penuh dedikasi dan tanggung jawab.

Menurutnya, kerja keras dan kekompakan para petugas menjadi salah satu faktor penting sehingga jamaah haji Aceh dapat menunaikan seluruh rangkaian ibadah dengan baik dan lancar. “Atas nama Pemerintah Aceh, saya mengucapkan terima kasih kepada seluruh Tim PPHD Aceh yang telah memberikan pelayanan terbaik kepada jamaah haji selama berada di Tanah Suci.

Alhamdulillah, jamaah haji Aceh dapat menjalankan seluruh rangkaian ibadah haji dengan baik. Terima kasih juga atas kehadiran Bapak dan Ibu pada pagi ini untuk kembali mempererat silaturahmi,” ujar Fadhlullah.Wakil Gubernur berharap semangat pengabdian dan kebersamaan yang telah ditunjukkan Tim PPHD Aceh terus dipertahankan.

Pemerintah Aceh akan terus mendukung peningkatan kualitas pelayanan agar jamaah haji Aceh memperoleh layanan yang semakin baik pada musim haji mendatang.Mewakili Tim PPHD Aceh, Tgk. H. Muhammad Yunus, S.H. (Abon Yunus), menyampaikan terima kasih kepada Wakil Gubernur dan Pemerintah Aceh atas dukungan yang diberikan sejak proses seleksi petugas, pembekalan, pelaksanaan tugas di Tanah Suci, hingga seluruh tim kembali ke Aceh.

Menurut Abon Yunus, dukungan tersebut menjadi motivasi bagi seluruh petugas untuk memberikan pelayanan terbaik kepada para tamu Allah.

Ia berharap sinergi antara Pemerintah Aceh dan Tim PPHD terus diperkuat sehingga pelayanan kepada jamaah haji Aceh pada musim-musim haji berikutnya semakin profesional dan maksimal.Silaturahmi tersebut juga dihadiri Drs. Tgk. H. M. Daud Hasbi, M.Ag. (Abi Daud Hasbi) serta Tgk. H. Yazid Al-Yusufi (Abon Yazid), Pimpinan Dayah Madinatuddiniyah Darul Ulumuddin (MADU) Babah Lhung, Kecamatan Blangpidie, Kabupaten Aceh Barat Daya.

Dalam kesempatan tersebut, Abon Yazid memimpin doa sebagai penutup rangkaian silaturahmi.Turut hadir dalam kegiatan tersebut Wakil Wali Kota Banda Aceh, Afdhal Khalilullah, yang juga merupakan jamaah haji Kloter Banda Aceh, Kepala Biro Keistimewaan dan Kesejahteraan Rakyat (Isra) Setda Aceh, Dr. Yusrizal, Kepala Biro Administrasi Pimpinan Setda Aceh, Akkar Arafat, S.STP., M.Si., serta seluruh anggota Tim PPHD Aceh.

Silaturahmi tersebut menjadi wujud komitmen Pemerintah Aceh dalam memperkuat sinergi dengan seluruh unsur penyelenggara haji. Dengan kolaborasi yang semakin baik, Pemerintah Aceh berharap kualitas pelayanan kepada jamaah haji Aceh terus meningkat sehingga para tamu Allah dapat menunaikan ibadah dengan aman, nyaman, khusyuk, dan memperoleh pelayanan terbaik pada setiap musim haji.

Kapolda Aceh Terima Audiensi Pengurus Daerah PP Polri Aceh, Perkuat Sinergi dan Silaturahmi

Banda Aceh ( Inforakyataceh ) Kapolda Aceh, Irjen Pol. Ruddi Setiawan, S.I.K., S.H., M.K., menerima audiensi Pengurus Daerah Persatuan Purnawirawan (PP) Polri Aceh di Ruang Kerja Kapolda Aceh, Mapolda Aceh, Senin (20/7/2026).

Dalam pertemuan tersebut, Kapolda Aceh didampingi Wakapolda Aceh Brigjen Pol. Ari Wahyu Widodo, S.I.K., Karo SDM Polda Aceh, serta Kabid Humas Polda Aceh Sementara itu, rombongan Pengurus Daerah PP Polri Aceh dipimpin oleh Kombes Pol. (Purn.) Ridwan Usman bersama para pengurus, yakni AKBP (Purn.) Nazaruddin, AKBP (Purn.) Masik, AKBP (Purn.) Muliyadi, dan AKBP (Purn.) Sulaiman.

Kabid Humas Polda Aceh Kombes Pol. Joko Krisdiyanto, S. I. K, menjelaskan bahwa audiensi tersebut dilaksanakan dalam rangka mempererat silaturahmi sekaligus memperkuat hubungan kelembagaan antara Polda Aceh dengan Pengurus Daerah PP Polri Aceh.”Pertemuan ini menjadi momentum untuk memperkuat sinergi dan komunikasi antara Polda Aceh dengan para purnawirawan Polri yang telah memberikan pengabdian terbaiknya kepada institusi. Dukungan dan pengalaman para purnawirawan sangat bernilai dalam mendukung pelaksanaan tugas-tugas kepolisian,” ujar Joko.

Ia menambahkan, melalui audiensi tersebut kedua belah pihak berkomitmen untuk terus membangun kerja sama yang harmonis dalam mendukung terwujudnya situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) yang aman, damai, dan kondusif di seluruh wilayah Aceh.”Sinergi yang terjalin antara Polda Aceh dan PP Polri Daerah Aceh diharapkan semakin kuat, sehingga dapat memberikan kontribusi positif dalam menjaga stabilitas keamanan serta mendukung pelaksanaan tugas-tugas Kepolisian di Aceh,” pungkasnya.

Lantik 22 Kepala Sekolah dan Dua Pejabat Pengawas Sekolah, Illiza Dorong Penguatan Pendidikan Berkarakter

Banda Aceh ( Inforakyataceh ) Wali Kota Banda Aceh Illiza Sa’aduddin Djamal melantik dan mengambil sumpah jabatan 22 kepala sekolah serta dua pejabat pengawas sekolah di lingkungan Pemerintah Kota Banda Aceh. Prosesi pelantikan berlangsung di Aula Lantai IV Gedung Mawardy Nurdin, Balai Kota Banda Aceh, Senin (20/7/2026).

Kegiatan tersebut turut dihadiri Asisten Administrasi Umum Setda Kota Banda Aceh, Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM), serta Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kota Banda Aceh.Dalam sambutannya, wali kota mengucapkan selamat kepada seluruh kepala sekolah dan pejabat pengawas yang baru dilantik.

Ia juga menitipkan sejumlah pesan sederhana namun mendasar kepada para kepala sekolah.“Seorang pemimpin harus mampu membahagiakan dirinya terlebih dahulu agar dapat menghadirkan suasana yang nyaman dan menyenangkan bagi peserta didik maupun warga sekolah,” ucap Illiza.

Khusus kepada para kepala sekolah jenjang taman kanak-kanak, ia menekankan pentingnya membentuk karakter anak sejak usia dini. “Selama ini kita hanya sekadar menyelesaikan tugas sehingga karakter sulit terbentuk, bangunlah hubungan emosional yang baik dengan peserta didik,” tambahnya.

Kata Illiza, pendidikan karakter membutuhkan keteladanan, kepedulian, serta komitmen yang kuat dari seluruh warga sekolah. Karena itu, tanggung jawab sebagai kepala sekolah harus ditempatkan sebagai prioritas utama dalam menjalankan amanah.

Ia juga mendorong sekolah memperluas proses pembelajaran di luar ruang kelas melalui kolaborasi dengan berbagai pihak, sehingga peserta didik dapat mengembangkan kemampuan sosial dan soft skill.Di akhir sambutannya, wali kota berharap para kepala sekolah dan pejabat pengawas yang baru dilantik mampu membawa perubahan besar bagi dunia pendidikan di Banda Aceh yang mampu melahirkan generasi yang terdidik dengan baik dan berkarakter. (Zie)

Wawalko Afdhal: Pembangunan Banda Aceh Dimulai dari Pembangunan Karakter Generasi Muda

BANDA ACEH (Inforakyataceh) – Wakil Wali Kota Banda Aceh, Afdhal Khalilullah, menegaskan bahwa pembangunan Kota Banda Aceh tidak hanya berfokus pada pembangunan fisik dan pertumbuhan ekonomi, tetapi harus diawali dengan pembangunan kualitas sumber daya manusia melalui pembinaan karakter generasi muda.

Hal tersebut disampaikan Afdhal saat menjadi pembina upacara pada Perkemahan Pemusatan Latihan Kontingen Jambore Nasional XII sekaligus Pelantikan Pramuka Garuda Penggalang dan Pramuka Garuda Penegak Kwartir Cabang Gerakan Pramuka Kota Banda Aceh Tahun 2026 di SMP Negeri 6 Banda Aceh, Sabtu (18/7/2026).

Kegiatan itu turut dihadiri Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Banda Aceh Sulaiman, Ketua Harian Kwartir Cabang Gerakan Pramuka Kota Banda Aceh Khairuddin, Camat Kuta Alam, Camat Lueng Bata, para kepala sekolah, pembina Pramuka, orang tua peserta, serta tamu undangan lainnya.

Dalam amanatnya, Afdhal menyebut Gerakan Pramuka merupakan wadah penting dalam membentuk karakter, kepemimpinan, kedisiplinan, kepedulian sosial, dan semangat gotong royong. Menurutnya, kualitas generasi muda saat ini akan menentukan masa depan Kota Banda Aceh.”Kesuksesan sebuah kota tidak hanya diukur dari megahnya bangunan atau tingginya pertumbuhan ekonomi, tetapi dari kualitas manusianya. Pramuka adalah investasi terbaik dalam membangun karakter generasi muda,” ujar Afdhal.

Ia mengatakan, tantangan yang dihadapi generasi muda semakin kompleks seiring perkembangan teknologi dan derasnya arus informasi. Karena itu, diperlukan sinergi antara keluarga, sekolah, pemerintah, dan Gerakan Pramuka untuk memperkuat pembinaan karakter agar generasi muda tumbuh menjadi pribadi yang berakhlak, disiplin, dan peduli terhadap sesama.

Afdhal juga berharap anggota Pramuka tidak hanya aktif dalam kegiatan seremonial maupun perlombaan, tetapi mampu menjadi pelopor di tengah masyarakat melalui berbagai aksi sosial, kepedulian terhadap lingkungan, serta memberikan manfaat bagi masyarakat di tingkat gampong.

Menurutnya, pembangunan Banda Aceh harus dimulai dari manusianya dengan melahirkan generasi yang berakhlak, disiplin, peduli, dan siap menjadi pemimpin di masa depan.Pada kesempatan itu, ia mengajak seluruh peserta untuk senantiasa menghormati orang tua dan guru sebagai kunci keberhasilan dalam meraih masa depanIa

Ia meyakini doa dan ridha orang tua menjadi fondasi utama kesuksesan generasi muda.Selain itu, Afdhal mengajak seluruh elemen masyarakat untuk terus bersinergi mewujudkan Banda Aceh yang aman, nyaman, maju, dan sejahtera, termasuk melalui upaya meningkatkan kualitas sumber daya manusia dan menekan angka kemiskinan.

Dalam waktu dekat, Pemerintah Kota Banda Aceh akan memberangkatkan 32 Pramuka Penggalang terbaik hasil seleksi Kwartir Cabang Gerakan Pramuka Kota Banda Aceh untuk mengikuti Jambore Nasional XII di Bumi Perkemahan Cibubur pada 14 Agustus 2026, bertepatan dengan peringatan Hari Pramuka.

Kontingen tersebut merupakan perwakilan dari seluruh SMP di Banda Aceh yang dibagi dalam empat regu, masing-masing beranggotakan delapan peserta. Mereka akan didampingi empat pembina serta empat unsur Kwartir Cabang.

Menutup sambutannya, Afdhal berpesan agar seluruh peserta menjaga disiplin, kekompakan, kesehatan, serta nama baik Kota Banda Aceh selama mengikuti Jambore Nasional. Ia juga mengucapkan selamat kepada para Pramuka Garuda yang baru dilantik dan berharap mereka menjadi teladan bagi generasi muda di lingkungan masing-masing. (Riz)

Polres Pidie Ungkap Motif Menantu Bakar Rumah Mertua

SIGLI (Inforakyataceh) Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polres Pidie mengungkap motif pembakaran rumah milik Nuraini binti Abdul Karim (51), warga Gampong Gajah Ayee, Kecamatan Pidie, yang diduga dilakukan oleh menantunya berinisial HMD (41), Rabu (8/7/2026) siang.

Nuraini diketahui merupakan mertua dari HMD, warga Dusun Dujung Sakti, Kecamatan Kota Baru, Kota Sungai Penuh, Provinsi Jambi, yang berdomisili di Gampong Gajah Ayee.HMD berhasil ditangkap kurang dari 1×24 jam setelah kejadian. Ia diamankan oleh Unit Reaksi Cepat (URC) Satreskrim Polres Pidie yang bekerja sama dengan URC Satreskrim Polres Bireuen di Terminal Bus Bireuen, Kecamatan Kota Juang, sekitar pukul 23.00 WIB.

Kasat Reskrim Polres Pidie, Iptu Mirzan, S.H., M.Si., mewakili Kapolres Pidie AKBP Jaka Mulyana, S.I.K., M.I.K., mengatakan motif pembakaran tersebut terungkap setelah penyidik melakukan pemeriksaan terhadap tersangka pada Senin (13/7/2026) sekitar pukul 11.00 WIB.

“Setelah dilakukan pemeriksaan, kami berhasil mengungkap motif pelaku membakar rumah tersebut,” kata Iptu Mirzan kepada Serambinews.com, Kamis (16/7/2026).

Menurutnya, HMD mengaku nekat membakar rumah mertuanya karena merasa kesal setelah uang miliknya yang disimpan oleh istrinya sudah tidak ada lagi.Uang tersebut rencananya akan digunakan untuk menyewa rumah di Banda Aceh. Selain itu, HMD juga mengajak istrinya untuk bekerja di Calang, Kabupaten Aceh Jaya. Namun, ajakan tersebut ditolak oleh istrinya.

Akibat penolakan tersebut, HMD mengaku pulang ke Sigli dalam kondisi marah. Setibanya di rumah mertuanya di Gampong Gajah Ayee, tersangka masuk ke dalam rumah dan mencongkel pintu kamar menggunakan obeng bunga.Setelah pintu terbuka, HMD menuju lemari pakaian miliknya dan istrinya.

Di dalam lemari tersebut, tersangka melihat sebuah kotak bekas botol air mineral gelas yang berisi sisa barang dagangan.

Tersangka kemudian mengambil korek api dari tas selempangnya dan membakar kotak tersebut. Api yang membakar barang dagangan di dalam lemari kemudian menyambar pakaian hingga menyebabkan api membesar.

Saat kejadian berlangsung, Nuraini sedang berada di Banda Aceh.Usai melakukan aksinya, HMD keluar dari rumah dan meminta bantuan Abu Muslim untuk mengantarkannya ke Beureunuen. Tersangka kemudian melanjutkan perjalanan pulang ke kampung halamannya di Dujung Sakti, Kecamatan Kota Baru, Kota Sungai Penuh, Provinsi Jambi.

Ditangkap di Terminal Bireuen

Iptu Mirzan menjelaskan, penangkapan HMD dilakukan setelah tim melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP), memeriksa sejumlah saksi, serta melakukan penyelidikan hingga berhasil mengidentifikasi pelaku.

Setelah identitas pelaku diketahui, tim kemudian melakukan pengejaran hingga HMD berhasil diamankan di Terminal Bus Bireuen kurang dari 1×24 jam setelah kejadian.

Saat ini, tersangka telah diamankan di Mapolres Pidie untuk menjalani proses hukum lebih lanjut.