Sekda Aceh Buka BAA Talks, Tekankan Sinergi dan Inovasi Pembangunan di Banda Aceh

BANDA ACEH ( Inforakyataceh ) Sekretaris Daerah (Sekda) Aceh, M. Nasir, secara resmi membuka kegiatan Banda Aceh Academy (BAA) Talks yang digelar di Gedung AAC Dayan Dawood, Universitas Syiah Kuala, Rabu (22/4/2026).

Kegiatan ini menjadi bagian dari rangkaian peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-821 Kota Banda Aceh. Dalam sambutannya, M. Nasir menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya forum tersebut yang dinilai mampu mempertemukan pemerintah daerah, akademisi, dan generasi muda dalam satu ruang dialog.

Menurutnya, BAA Talks menjadi wadah penting untuk bertukar gagasan, pengalaman, serta inovasi dalam menghadapi tantangan pembangunan yang semakin kompleks.

“Kepemimpinan daerah hari ini menghadapi tantangan yang semakin kompleks. Dalam konteks tersebut, forum seperti seminar ini menjadi sangat penting. Dari sinilah kita bisa saling menguatkan, saling belajar, dan mempercepat kemajuan bersama,” ujar M. Nasir.

Ia juga menegaskan bahwa kepala daerah tidak hanya dituntut menjalankan pemerintahan secara administratif, tetapi juga harus mampu menghadirkan solusi nyata, mendorong pertumbuhan ekonomi, serta memastikan pembangunan yang inklusif dan berkelanjutan.

Lebih lanjut, M. Nasir menyoroti peran strategis kota sebagai pusat pertumbuhan, inovasi, dan pelayanan publik. Karena itu, sinergi antarpemimpin daerah dinilai menjadi kunci dalam menciptakan ekosistem pembangunan yang terintegrasi dan berdampak luas.

Sementara itu, Wali Kota Banda Aceh, Illiza Sa’aduddin Djamal, menyampaikan bahwa BAA Talks dirancang sebagai dialog interaktif untuk membuka wawasan generasi muda, membangun jejaring, serta menumbuhkan semangat inovasi dan kepemimpinan.

Ia menjelaskan, kegiatan bertema “Leading Regions, Shaping Indonesia’s Future” tersebut diharapkan mampu melahirkan generasi pemimpin yang adaptif, visioner, dan berdampak.

“Melalui kegiatan ini, kita targetkan peningkatan tenaga kerja lokal, berkurangnya pengangguran generasi muda, tumbuhnya startup dan usaha kreatif, serta meningkatnya daya saing Kota Banda Aceh,” kata Illiza.

BAA Talks juga menghadirkan sejumlah tokoh sebagai pembicara utama, di antaranya Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi, Wakil Gubernur Kalimantan Timur Seno Aji, Wali Kota Medan Rico Tri Putra Bayu Waas, serta Founder ESQ Leadership Center Ary Ginanjar Agustian.

Kegiatan ini diharapkan menjadi momentum strategis dalam memperkuat kolaborasi lintas daerah serta mendorong percepatan pembangunan yang berkelanjutan di berbagai sektor. (*)

Sekda Buka Rakor Narkoba 2026, Dorong Peran Masyarakat dan Keluarga

BANDA ACEH ( Inforakyataceh ) Sekretaris Daerah (Sekda) Aceh secara resmi membuka Rapat Koordinasi (Rakor) Penanggulangan Narkoba Tahun 2026 yang diselenggarakan oleh Dinas Syariat Islam Aceh bersama Lembaga Pemerhati dan Advokasi Syariat Islam (LEPADSI), di Hotel Kyriad Muraya, Banda Aceh, Rabu (22/4/2026).

Dalam sambutan Gubernur Aceh yang dibacakan Sekda, ditegaskan bahwa Aceh saat ini berada dalam kondisi darurat narkoba. Oleh karena itu, diperlukan langkah terpadu dan berkelanjutan yang mencakup pencegahan, penindakan, hingga rehabilitasi bagi para penyalahguna narkotika.

“Permasalahan narkoba bukan hanya tanggung jawab pemerintah semata, tetapi membutuhkan keterlibatan seluruh elemen masyarakat,” ujar Sekda dalam sambutannya.

Pemerintah Aceh, lanjutnya, berkomitmen memberikan dukungan penuh terhadap upaya pemberantasan narkoba melalui penguatan kebijakan, peningkatan koordinasi lintas sektor, serta dukungan terhadap aparat penegak hukum dalam menjalankan tugasnya.

Selain itu, pemerintah juga mendorong penguatan peran keluarga, gampong, lembaga pendidikan, serta tokoh masyarakat sebagai garda terdepan dalam membentengi generasi muda dari ancaman narkotika.

Rakor tersebut turut dihadiri Kepala BNN Provinsi Aceh Brigjen Pol. Dr. Dedy Tabrani, tokoh nasional Azwar Abubakar, serta kalangan akademisi.

Kegiatan ini menjadi momentum penting dalam memperkuat sinergi lintas sektor guna menekan peredaran dan penyalahgunaan narkoba di Aceh.Dengan adanya Rakor ini, diharapkan lahir langkah konkret dan strategi efektif dalam penanggulangan narkoba yang lebih komprehensif di masa mendatang. (***)

FISIP USK Resmikan Laboratorium Siniar untuk Dukung Kompetensi Mahasiswa di Era Digital

BANDA ACEH (Inforakyataceh) Program Studi Ilmu Komunikasi Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Syiah Kuala (FISIP USK) resmi menghadirkan Laboratorium Siniar (podcast) sebagai sarana pembelajaran berbasis praktik di era digital.Peresmian laboratorium tersebut dilaksanakan pada Senin (20/4/2026) di lingkungan FISIP USK, Banda Aceh.

Kehadiran fasilitas ini merupakan bagian dari Program Pengembangan Masyarakat (PPM) yang didukung melalui Corporate Social Responsibility (CSR) PT Mifa Bersaudara Tahun 2025.Laboratorium siniar ini menjadi langkah strategis dalam menjawab kebutuhan kompetensi komunikasi yang terus berkembang seiring pesatnya kemajuan teknologi informasi.

Fasilitas tersebut dirancang sebagai ruang kreatif bagi mahasiswa untuk mengasah keterampilan produksi konten audio, memperkuat kemampuan komunikasi publik, serta memahami dinamika industri media digital secara langsung.

Dengan dukungan peralatan yang representatif, mahasiswa diharapkan mampu menghasilkan karya yang tidak hanya berkualitas, tetapi juga relevan dengan kebutuhan masyarakat dan perkembangan zaman.Koordinator Program Studi Ilmu Komunikasi FISIP USK, Rahmat Saleh, S.Sos., M.Comn., menegaskan bahwa keberadaan laboratorium ini merupakan bagian dari upaya peningkatan mutu lulusan.

“Laboratorium ini diharapkan menjadi wadah pembelajaran yang aplikatif, sehingga mahasiswa tidak hanya memahami teori, tetapi juga memiliki keterampilan praktis yang siap digunakan di dunia kerja,” ujarnya.

Ia juga menambahkan bahwa penguasaan media digital, termasuk siniar, menjadi salah satu kompetensi penting bagi lulusan ilmu komunikasi di era saat ini.Dengan hadirnya Laboratorium Siniar ini, FISIP USK optimistis dapat mencetak lulusan yang lebih adaptif, kreatif, dan siap bersaing di industri media dan komunikasi modern.

*Dorong Konsumen Cerdas, BSI Perkuat Literasi dan Digitalisasi Layanan yang Aman dan Inklusif*

BSI ( Inforakyataceh ) PT Bank Syariah Indonesia Tbk menegaskan komitmennya untuk memperkuat transformasi digital yang aman, mudah, dan inklusif. Langkah ini diambil guna meningkatkan pengalaman nasabah (customer experience) sekaligus mendorong keberlanjutan layanan keuangan berbasis prinsip syariah di seluruh Indonesia.

Di era digital yang serba cepat, masyarakat membutuhkan akses keuangan yang real-time namun tetap terjaga keamanannya. Untuk menjawab kebutuhan tersebut, BSI menyediakan ekosistem layanan lengkap mulai dari e-channel (BYOND, BEWIZE, BSI Net,BSI QRIS, BSI EDC), jaringan lebih dari 1.000 cabang, 126 ribu BSI Agen, layanan remitansi di 13 negara, jaringan ATM yang luas dan BSI Call 14040.

Direktur Utama BSI, Anggoro Eko Cahyo, menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya atas loyalitas lebih dari 23 juta nasabah.

“Pencapaian ini memotivasi kami untuk terus mengedukasi masyarakat agar menjadi konsumen yang cerdas dan melek digital.

Kami ingin teknologi ini menjadi solusi, bukan celah kejahatan,” ujar Anggoro.Ia juga menekankan bahwa era digital ibarat dua mata pisau.

“Teknologi memudahkan aktivitas finansial, namun di sisi lain, muncul berbagai modus kejahatan perbankan. Oleh karena itu, BSI rutin menghadirkan program literasi agar nasabah lebih waspada dan bijak dalam bertransaksi,” tambahnya.

*Pertumbuhan Digital & Komitmen ESG*Transformasi digital BSI juga berdampak signifikan pada pertumbuhan bisnis yang berkelanjutan berdasarkan prinsip Environmental, Social, & Governance (ESG): Total pengguna mobile banking BSI kini mencapai 9 juta user (BYOND dan BSI Mobile).

Dalam setahun sejak peluncuran, pengguna BYOND by BSI melesat hingga 197% (YoY). Pada 2026, BSI fokus memperkuat kapabilitas digital untuk menunjang frekuensi dan nilai transaksi nasabah.Selain itu, semangat inklusivitas BSI tidak hanya menyasar nasabah individu, tetapi juga sektor mikro.

Hingga saat ini, BSI memiliki lebih dari 5.000 UMKM binaan yang difasilitasi melalui pembiayaan KUR, SME, serta dukungan empat UMKM Center di Aceh, Yogyakarta, Surabaya, dan Makassar. Program ini bertujuan membantu UMKM “Naik Kelas” melalui pelatihan dan akses pasar yang lebih luas.

Sebagai perusahaan publik, BSI konsisten menerapkan Good Corporate Governance (GCG) dan transparansi sesuai regulasi demi membangun lingkungan bisnis yang sehat, aman, dan berkelanjutan bagi seluruh pemangku kepentingan.

Sekda Aceh Dorong Kolaborasi Daerah Lewat Banda Aceh Experience

Banda Aceh ( Inforakyataceh ) Sekretaris Daerah Aceh secara resmi membuka kegiatan Banda Aceh Experience yang digelar di Banda Aceh, Selasa 21-04-2026.

Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya pemerintah dalam memperkuat kolaborasi antar daerah sekaligus mendorong hilirisasi industri berbasis potensi lokal.Dalam sambutannya, Sekda Aceh menegaskan bahwa pembangunan ekonomi daerah tidak dapat berjalan optimal tanpa adanya sinergi antara kota dan kabupaten.

Ia menyebut kolaborasi lintas wilayah sebagai kunci penting dalam menciptakan pertumbuhan ekonomi yang inklusif dan berkelanjutan.Menurutnya, masih banyak potensi daerah yang belum dimaksimalkan karena terfokus pada sektor hulu. Oleh karena itu, hilirisasi industri perlu terus didorong agar produk lokal memiliki nilai tambah, daya saing, dan mampu menembus pasar yang lebih luas.

“Kolaborasi antar kota harus diperkuat, sehingga setiap daerah dapat saling melengkapi dan mempercepat pembangunan ekonomi. Hilirisasi menjadi langkah strategis agar produk Aceh tidak hanya berhenti pada bahan mentah, tetapi berkembang menjadi produk bernilai tinggi,” ujarnya.

Kegiatan Banda Aceh Experience juga menjadi ajang promosi berbagai potensi unggulan daerah, mulai dari sektor pariwisata, ekonomi kreatif, hingga produk usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM).

Beragam produk lokal ditampilkan untuk menarik minat investor sekaligus memperluas jaringan pemasaran.Selain itu, acara ini melibatkan berbagai pihak, seperti pelaku usaha, komunitas kreatif, akademisi, serta pemangku kepentingan lainnya.

Kolaborasi multipihak tersebut diharapkan mampu menciptakan ekosistem industri yang kuat dan berdaya saing.Sekda Aceh juga menekankan pentingnya inovasi dalam menghadapi tantangan global.

Ia mengajak seluruh pihak untuk terus beradaptasi dengan perkembangan teknologi dan tren pasar agar produk lokal mampu bersaing di tingkat nasional maupun internasional.

“Pemerintah Aceh berkomitmen untuk terus mendorong inovasi, memperkuat kemitraan, serta membuka peluang investasi demi meningkatkan kesejahteraan masyarakat,” tambahnya.

Melalui kegiatan ini, Pemerintah Aceh berharap Banda Aceh Experience dapat menjadi agenda rutin yang tidak hanya mempromosikan potensi daerah, tetapi juga memperkuat kerja sama antar wilayah dalam mendorong pertumbuhan ekonomi yang berkelanjutan.

Politisi PKS Tgk. Ghufran Zainal Abidin, Apresiasi Polda Aceh Wujudkan Kamtibmas dan Mudik Aman

BANDA ACEH ( Inforakyataceh ) Politisi dan sekaligus anggota Komisi V DPR RI dari Fraksi PKS, Tgk. Ghufran Zainal Abidin, menyampaikan apresiasi tinggi kepada jajaran Polda Aceh atas keberhasilan menjaga keamanan dan ketertiban selama arus mudik dan arus balik Idulfitri 1447 Hijriah tahun 2026.Ia menilai kerja keras aparat kepolisian memberikan rasa aman dan kenyamanan bagi masyarakat Aceh yang merayakan Lebaran di kampung halaman.Dalam keterangannya kepada wartawan, Kamis (26/3/2026),

Ghufran menyebutkan bahwa kinerja Polda Aceh menunjukkan tren yang sangat positif. Hal tersebut terlihat dari menurunnya angka kecelakaan lalu lintas dibandingkan tahun sebelumnya serta meningkatnya tingkat kepuasan masyarakat terhadap pelayanan pengamanan selama masa mudik Lebaran.

Menurutnya, keberhasilan pengamanan tidak hanya tercermin dari kelancaran arus lalu lintas di berbagai jalur utama, tetapi juga dari terciptanya suasana kondusif di tengah masyarakat.

“Pengamanan arus mudik dan arus balik pada Idulfitri tahun ini berjalan sangat baik. Masyarakat merasakan langsung kenyamanan dan keamanan selama perjalanan,” ujar Ghufran.

Politisi PKS itu juga menilai keberhasilan pengamanan semakin bermakna karena Aceh sebelumnya dilanda bencana banjir dan tanah longsor di hampir seluruh kabupaten/kota.

Meski demikian, aktivitas masyarakat tetap berjalan lancar, termasuk di kawasan strategis seperti Jembatan Kutablang Bireuen dan sejumlah wilayah terdampak bencana yang tetap terpantau aman dan terkendali.

Sebagai wakil masyarakat Aceh di DPR RI daerah pemilihan Aceh I, Ghufran mengaku bangga atas dedikasi seluruh personel kepolisian di bawah kepemimpinan Kapolda Aceh yang bekerja tanpa lelah di lapangan.

Ia berharap kinerja positif tersebut terus dipertahankan agar masyarakat Aceh selalu merasakan suasana aman, nyaman, dan tertib dalam setiap momentum besar, khususnya saat perayaan Hari Raya Idulfitri.

Bangun Soliditas Pasca Ramadhan, PDAM Tirta Mountala Siap Tingkatkan Pelayanan Air Bersih

KOTA JANTHO ( Inforakyataceh ) Momentum Hari Raya Idul Fitri 1447 Hijriah dimanfaatkan Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Tirta Mountala Aceh Besar untuk memperkuat kebersamaan dan meningkatkan semangat pelayanan kepada masyarakat.

Hal tersebut diwujudkan melalui kegiatan halal bihalal yang digelar bersama seluruh karyawan dan keluarga besar PDAM Tirta Mountala, Kamis (26/3/2026).

Acara tersebut turut dihadiri Bupati Aceh Besar H. Muharram Idris (Syech Muharram), Wakil Bupati H. Syukri A Jalil, para Asisten Bupati, Staf Ahli, jajaran direksi PDAM Tirta Mountala, serta sejumlah pejabat dan tokoh masyarakat Aceh Besar.Plt Direktur Utama PDAM Tirta Mountala Aceh Besar, Ir.

Yusmadi MM, menyampaikan, kegiatan halal bihalal ini menjadi sarana penting untuk mempererat tali silaturahmi antar pegawai dan manajemen, setelah menjalani ibadah puasa di bulan suci Ramadhan.

“Melalui momentum ini, kita saling memaafkan dan memperkuat hubungan persaudaraan antara seluruh jajaran PDAM Tirta Mountala. Ini menjadi langkah awal untuk membangun semangat baru dalam bekerja,” ujarnya.

Ia menambahkan, kebersamaan yang terjalin diharapkan mampu menjadi energi positif dalam meningkatkan kinerja serta mendorong pelayanan air bersih yang semakin optimal kepada masyarakat Aceh Besar.

“Halal bihalal ini bukan hanya ajang silaturahmi, tetapi juga momentum untuk memperkuat komitmen dalam meningkatkan kinerja dan kualitas pelayanan kepada pelanggan,” jelas Yusmadi.

Lebih lanjut, ia menekankan pentingnya integritas dan kerja sama tim dalam mendukung keberhasilan PDAM Tirta Mountala sebagai penyedia layanan air bersih yang andal dan profesional.

“Kebersamaan dan integritas adalah kunci. Dengan dukungan seluruh karyawan dan pelanggan, kita optimistis PDAM Tirta Mountala akan terus berkembang dan memberikan pelayanan terbaik bagi masyarakat,” pungkasnya.

Melalui kegiatan ini, diharapkan seluruh jajaran PDAM Tirta Mountala semakin solid, profesional, dan berkomitmen dalam memberikan layanan prima, sejalan dengan upaya Pemerintah Kabupaten Aceh Besar dalam meningkatkan kualitas pelayanan publik di berbagai sektor. (**)

Sekda Aceh Besar Tegaskan Komitmen Pengelolaan TKD Pascabencana

Sekda Aceh Besar Tegaskan Komitmen Pengelolaan TKD Pascabencana

BANDA ACEH ( Inforakyataceh ) Sekretaris Daerah (Sekda) Aceh Besar, Bahrul Jamil SSos MSi, menyatakan bahwa Pemerintah Kabupaten Aceh Besar siap menindaklanjuti arahan pemerintah pusat terkait pengelolaan tambahan Transfer Keuangan Daerah (TKD) pascabencana secara optimal dan tepat sasaran.

“Kami akan memastikan setiap rupiah dari tambahan TKD ini digunakan secara efektif, transparan, dan benar-benar menyentuh kebutuhan masyarakat, khususnya dalam percepatan pemulihan pascabencana di Aceh Besar,” ujar Bahrul Jamil, yang didampingi Kepala BPKAD Aceh Besar, Arifin SHi MSi, saat menghadiri rapat Monitoring dan Evaluasi penggunaan TKD pascabencana di Gedung Serba Guna Kantor Gubernur Aceh, Banda Aceh, Kamis (26/3/2026).

Ia menyatakan, koordinasi lintas perangkat daerah akan terus diperkuat agar perencanaan dan pelaksanaan program berjalan selaras serta mampu memberikan dampak nyata bagi masyarakat terdampak.

Sementara itu, Kepala BPKAD Aceh Besar, Arifin SHi MSi menegaskan, pihaknya akan memastikan pengelolaan anggaran dilakukan sesuai ketentuan yang berlaku, mulai dari perencanaan, penatausahaan hingga pelaporan.

“Kami akan mengawal proses pengelolaan keuangan ini secara ketat agar tetap akuntabel dan sesuai regulasi, termasuk dalam penyaluran dan pemanfaatan dana transfer yang diterima daerah,” jelasnya.

Ia juga menyebutkan bahwa BPKAD akan terus berkoordinasi dengan instansi terkait guna memastikan kelengkapan data serta kesiapan administrasi dalam mendukung kelancaran pelaksanaan program yang didanai melalui tambahan TKD tersebut.

Sebelumnya, Perwakilan Kementerian Dalam Negeri, Azwan, menyampaikan bahwa monitoring dan evaluasi (monev) dilakukan sebagai tindak lanjut penyesuaian alokasi dan penyaluran DBH, DAU, serta Dana Otonomi Khusus Tahun Anggaran 2026, termasuk kurang bayar DBH hingga 2024.

“Monev ini dilakukan untuk memastikan penyaluran dan pemanfaatan dana berjalan sesuai ketentuan,” paparnya, seraya menambahkan bahwa kegiatan akan dilanjutkan dengan peninjauan lapangan oleh empat tim didukung data SKPA.

Sementara itu, Direktur Fasilitasi Transfer dan Pembiayaan Utang Daerah Kemendagri, Sumule Tumbo, menegaskan pentingnya pengelolaan dana transfer yang tertib dan akuntabel. “Pengelolaan dana transfer harus transparan, akuntabel, serta bebas dari praktik korupsi, kolusi, dan nepotisme,” tegasnya.

Di sisi lain, Sekda Aceh M Nasir menekankan, bahwa pemanfaatan tambahan TKD pascabencana harus tepat sasaran dan berdampak langsung bagi masyarakat.

“Yang utama adalah memastikan anggaran ini benar-benar dirasakan manfaatnya oleh masyarakat,” imbuhnya.(*)

Dukung Program Pemerintah, Kinerja BSI Solid Awal 2026

Jakarta ( Inforakyataceh ) 26 Maret 2026 Kinerja PT Bank Syariah Indonesia (Persero) Tbk (BSI) menunjukkan kinerja solid pada awal 2026. Langkah Perseroan mengakselerasi digital, memperluas layanan bisnis emas, memperkuat segmen konsumer serta fokus pada dukungan terhadap program Pemerintah pada sektor produktif dan UMKM terbukti efektif dalam menjaga tren pertumbuhan kinerja Perseroan yang positif dan berkelanjutan.

BSI terus memperkuat komitmen dukungan terhadap program Astacita Pemerintah terutama penyaluran pembiayaan segmen ritel untuk mengakserasi pertumbuhan ekonomi nasional.

Melalui dukungan pembiayaan ekosistem MBG melalui penyediaan SPPG, penyaluran pembiayaan mikro, SME maupun KUR Syariah. Langkah ini terbukti efektif, tercermin dari rasio keuangan BSI solid serta fungsi intermediasi yang baik antara dana pihak ketiga dan pembiayaan.

Secara umum, kinerja BSI (unaudited) per Februari 2026 menunjukkan pertumbuhan yang solid di berbagai indikator utama. Pembiayaan tumbuh 14,32% menjadi Rp323 triliun secara YoY, dengan kontribusi terbesar berasal dari segmen konsumer, khususnya bisnis emas.

Selain itu, pertumbuhan pembiayaan juga diperkuat melalui kontribusi pembiayaan ritel termasuk UMKM mencapai Rp52,43 triliun naik 6,10% (YoY).

Perseroan berkomitmen kuat mendukung UMKM naik kelas mulai dari pendampingan, pelatihan, pembiayaan, business matching hingga penyediaan layanan BSI UMKM Center.Pertumbuhan pembiayaan juga ditopang dari strategi Perseroan dalam memperkuat diferensiasi melalui bisnis bulion bank yang menjadi salah satu keunggulan BSI.

Sejak memperoleh izin bulion bank, bisnis emas BSI menunjukkan pertumbuhan signifikan dan menjadi salah satu pendorong utama kinerja Perseroan.

Kinerja ini turut diperkuat oleh peningkatan kelolaan emas yang telah mencapai sekitar 22,5 ton serta basis nasabah yang terus berkembang hingga 23 juta dalam empat tahun terakhir.

Dari sisi profitabilitas, BSI juga mencatat laba sebesar Rp1,36 triliun, tumbuh sekitar 17% (YoY), melanjutkan tren pertumbuhan berkelanjutan dalam beberapa tahun terakhir.  

Di sisi lain, pendapatan berbasis komisi (fee based income) meningkat menjadi Rp1,47 triliun, atau tumbuh 30% (YoY). Kontributor utama pertumbuhan FBI berasal dari layanan bank emas yang mencatat lonjakan tertinggi sebesar 136,55% menjadi Rp463 miliar.

Selain itu, kinerja FBI juga didukung oleh bisnis treasury dan layanan e-channel, mencerminkan efektivitas strategi digitalisasi dan diversifikasi layanan BSI. Hingga Februari 2026, jumlah pengguna superapps BYOND by BSI mencapai 6,3 juta dengan jumlah transaksi mencapai 125,4 juta transaksi.  Dari sisi intermediasi, Dana Pihak Ketiga (DPK) tumbuh 14,76% (YoY) menjadi Rp366 triliun.

Pertumbuhan ini didorong oleh peningkatan tabungan sebesar 16,06% (YoY) menjadi Rp154 triliun, yang mencerminkan semakin tingginya kepercayaan masyarakat terhadap layanan perbankan syariah.

Likuiditas Perseroan tetap terjaga dengan Financing to Deposit Ratio (FDR) di level 88,20%. Sementara itu, kontribusi fee based income terhadap total pendapatan juga semakin meningkat, tercermin dari kenaikan fee based ratio menjadi 24,59% secara tahunan. 

Kinerja ini menegaskan keberhasilan strategi BSI dalam memperkuat struktur pendapatan yang lebih seimbang antara margin dan fee based, sekaligus meningkatkan ketahanan bisnis di tengah dinamika industri keuangan.

Sejalan dengan itu, Perseroan optimistis dapat menjaga pertumbuhan yang sehat dan berkelanjutan sepanjang 2026, didukung oleh penguatan ekosistem syariah, transformasi digital, serta pengembangan bisnis emas sebagai salah satu pilar utama pertumbuhan.

*BSI Dukung Program Astacita Pemerintah*Selain bullion bank dan penempatan dana SAL, BSI juga berkontribusi pada program Makan Bergizi Gratis (MBG) melalui penyediaan layanan 1520 virtual account Mitra BGN dan pembiayaan pembangunan Dapur SPPG MBG mencapai Rp194,50 Miliar untuk 145 dapur.

BSI juga turut mendukung aspirasi pemerintah mewujudkan sekitar 80.000 koperasi KDMP. Selain itu YtD Februari 2026, BSI telah melakukan penyaluran pembiayaan KUR sebesar Rp1,65 Triliun. BSI juga mendukung Program 3 Juta Rumah FLPP (rumah subsidi) secara YtD Februari 2026 sebesar Rp94,82 Miliar dengan jumlah 582 unit rumah dan penyaluran KPP secara YtD Februari 2026 sebesar Rp259 Miliar.

Apresiasi Kinerja Polda Aceh, Dek Gam: Pengamanan Mudik hingga Penanganan Bencana Berjalan Optimal

Banda Aceh ( Inforakyataceh ) Ketua Mahkamah Kehormatan Dewan sekaligus Anggota Komisi III DPR RI, H. Nazarudin atau yang dikenal Dek Gam menyampaikan apresiasi tinggi kepada Polda Aceh beserta seluruh jajaran atas kinerja mereka dalam menjaga keamanan dan ketertiban di Aceh.Menurut Dek Gam, pengamanan arus mudik tahun ini berjalan dengan sangat baik.

Hal tersebut terlihat dari menurunnya angka kecelakaan lalu lintas serta meningkatnya tingkat kepuasan masyarakat. Ia menilai keberhasilan ini sangat berarti, mengingat Aceh sebelumnya sempat dilanda bencana.

“Alhamdulillah, secara umum situasi tetap aman dan kondusif. Arus lalu lintas, termasuk di kawasan Jembatan Kutablang dan wilayah terdampak banjir, terpantau lancar. Masyarakat dapat menjalankan aktivitas mudik serta merayakan Lebaran dengan aman dan nyaman,” ujar Dek Gam, Selasa, 24 Maret 2026.Sebagai perwakilan masyarakat Aceh di DPR RI, Dek Gam mengaku bangga atas dedikasi seluruh personel di lapangan.

Ia menegaskan bahwa kerja keras aparat kepolisian telah memberikan rasa aman dan kebahagiaan bagi masyarakat dalam merayakan Hari Raya.

“Berkat upaya tersebut, suasana Lebaran di Aceh benar-benar dapat dirasakan oleh seluruh lapisan masyarakat dengan penuh rasa aman,” tambahnya.

Di akhir pernyataannya, Dek Gam kembali menyampaikan penghargaan kepada Kapolda Aceh dan seluruh jajaran atas kinerja yang dinilai luar biasa dalam menangani berbagai situasi, mulai dari bencana hingga pengamanan arus mudik.