Satlantas Polres Aceh Tamiang Salurkan Bantuan Pendidikan bagi Pelajar Terdampak Banjir

Aceh Tamiang ( Aceh dalam berita ) Rabu 28-1-2026 Satlantas Polres Aceh Tamiang menyalurkan bantuan pendidikan kepada pelajar yang terdampak banjir besar di Kabupaten Aceh Tamiang. Kegiatan tersebut berlangsung di SD Islam Terpadu Ainul Marimiah, Kampung Tupah, Kecamatan Karang Baru.

Bantuan yang disalurkan berupa tas sekolah dan perlengkapan alat tulis untuk para murid. Bantuan ini merupakan sumbangan dari Universitas Jambi yang dipercayakan penyalurannya kepada Satlantas Polres Aceh Tamiang sebagai bentuk sinergi kepedulian terhadap dunia pendidikan pascabencana.

Kasat Lantas Polres Aceh Tamiang menyampaikan bahwa kegiatan tersebut merupakan wujud kehadiran Polri di tengah masyarakat, khususnya dalam mendukung pemulihan kondisi sosial pascabanjir. Menurutnya, perhatian terhadap pendidikan anak-anak menjadi hal penting agar proses belajar mengajar tetap berjalan meski di tengah keterbatasan.

“Melalui bantuan ini, kami berharap dapat meringankan beban orang tua serta menjaga semangat belajar anak-anak yang terdampak banjir. Pendidikan harus tetap berjalan meskipun masyarakat sedang dalam masa pemulihan,” ujarnya.

Kegiatan tersebut mendapat apresiasi dari pihak sekolah dan masyarakat setempat. Kehadiran personel kepolisian tidak hanya membantu dari sisi keamanan dan lalu lintas, tetapi juga menunjukkan kepedulian sosial terhadap masa depan generasi muda.

Melalui kegiatan ini, Satlantas Polres Aceh Tamiang menegaskan komitmen Polri untuk terus hadir dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat, khususnya dalam mendukung pemulihan pascabencana dan keberlangsungan pendidikan anak-anak di wilayah terdampak.

Yonzipur 16/DA Rampungkan Pembangunan Jembatan Bailey Jangka Mesjid, Bireun

Bireuen ( Aceh dalam berita ) Rabu 28-1-2026 Komandan Kodim 0111/Bireuen, Letkol Luthfi Arh Novriadi, S.E., S.Sos., M.Han., M.Sc., meresmikan sekaligus menyerahkan Jembatan Bailey yang dibangun oleh Zeni Kodam Iskandar Muda di Desa Jangka Mesjid, Kecamatan Jangka, Kabupaten Bireuen, Peresmian jembatan tersebut menandai kembali terbukanya akses vital masyarakat yang selama ini sangat dibutuhkan untuk menunjang berbagai aktivitas kehidupan warga.

Peresmian Jembatan Bailey ini merupakan wujud nyata kepedulian dan komitmen TNI Angkatan Darat melalui Kodim 0111/Bireuen dan Zeni Kodam Iskandar Muda dalam mendukung pembangunan infrastruktur desa, khususnya di wilayah yang membutuhkan solusi cepat dan tepat guna. Keberadaan jembatan tersebut diharapkan mampu memperlancar mobilitas warga, memperpendek jarak tempuh, serta meningkatkan keselamatan pengguna jalan, baik pejalan kaki maupun kendaraan.

Dalam sambutannya, Dandim 0111/Bireuen menyampaikan bahwa pembangunan dan pemasangan Jembatan Bailey ini bukan sekadar kegiatan fisik semata, melainkan bentuk pengabdian TNI kepada rakyat. Ia menegaskan bahwa TNI akan selalu hadir di tengah masyarakat untuk membantu mengatasi kesulitan dan menjawab kebutuhan dasar warga, terutama yang berkaitan dengan akses dan kesejahteraan.

“Jembatan ini adalah milik masyarakat Desa Jangka Mesjid. Manfaatkanlah dengan sebaik-baiknya dan mari kita jaga bersama agar dapat digunakan dalam jangka panjang. Sinergi antara TNI, pemerintah desa, dan masyarakat sangat diperlukan agar fasilitas umum seperti ini tetap terawat dan memberikan manfaat maksimal,” ujar Dandim.

Lebih lanjut, Dandim 0111/Bireuen juga menekankan pentingnya kebersamaan dan gotong royong dalam menjaga hasil pembangunan. Menurutnya, keberhasilan pembangunan tidak hanya diukur dari selesainya sarana fisik, tetapi juga dari kesadaran bersama untuk merawat dan memanfaatkannya secara bertanggung jawab.

Kegiatan peresmian dan penyerahan Jembatan Bailey tersebut turut dihadiri oleh Danramil 07/Jangka Letda Inf Vari Yanto, Keuchik Desa Jangka Mesjid Muslimun, perangkat desa, Babinsa Desa Jangka Mesjid Serka Irwanto, serta warga setempat yang tampak antusias mengikuti rangkaian acara.

Rangkaian kegiatan diawali dengan pemotongan pita sebagai tanda resmi dibukanya jembatan untuk umum, dilanjutkan dengan sambutan, doa bersama sebagai ungkapan rasa syukur, serta penutup.

Yonzipur 16/DA Rampungkan Pembangunan Jembatan Bailey Jangka Mesjid, Bireun

Bireuen ( Aceh dalam berita ) Rabu 28-1-2026 Komandan Kodim 0111/Bireuen, Letkol Luthfi Arh Novriadi, S.E., S.Sos., M.Han., M.Sc., meresmikan sekaligus menyerahkan Jembatan Bailey yang dibangun oleh Zeni Kodam Iskandar Muda di Desa Jangka Mesjid, Kecamatan Jangka, Kabupaten Bireuen, Peresmian jembatan tersebut menandai kembali terbukanya akses vital masyarakat yang selama ini sangat dibutuhkan untuk menunjang berbagai aktivitas kehidupan warga.

Peresmian Jembatan Bailey ini merupakan wujud nyata kepedulian dan komitmen TNI Angkatan Darat melalui Kodim 0111/Bireuen dan Zeni Kodam Iskandar Muda dalam mendukung pembangunan infrastruktur desa, khususnya di wilayah yang membutuhkan solusi cepat dan tepat guna. Keberadaan jembatan tersebut diharapkan mampu memperlancar mobilitas warga, memperpendek jarak tempuh, serta meningkatkan keselamatan pengguna jalan, baik pejalan kaki maupun kendaraan.

Dalam sambutannya, Dandim 0111/Bireuen menyampaikan bahwa pembangunan dan pemasangan Jembatan Bailey ini bukan sekadar kegiatan fisik semata, melainkan bentuk pengabdian TNI kepada rakyat. Ia menegaskan bahwa TNI akan selalu hadir di tengah masyarakat untuk membantu mengatasi kesulitan dan menjawab kebutuhan dasar warga, terutama yang berkaitan dengan akses dan kesejahteraan.

“Jembatan ini adalah milik masyarakat Desa Jangka Mesjid. Manfaatkanlah dengan sebaik-baiknya dan mari kita jaga bersama agar dapat digunakan dalam jangka panjang. Sinergi antara TNI, pemerintah desa, dan masyarakat sangat diperlukan agar fasilitas umum seperti ini tetap terawat dan memberikan manfaat maksimal,” ujar Dandim.

Lebih lanjut, Dandim 0111/Bireuen juga menekankan pentingnya kebersamaan dan gotong royong dalam menjaga hasil pembangunan. Menurutnya, keberhasilan pembangunan tidak hanya diukur dari selesainya sarana fisik, tetapi juga dari kesadaran bersama untuk merawat dan memanfaatkannya secara bertanggung jawab.

Kegiatan peresmian dan penyerahan Jembatan Bailey tersebut turut dihadiri oleh Danramil 07/Jangka Letda Inf Vari Yanto, Keuchik Desa Jangka Mesjid Muslimun, perangkat desa, Babinsa Desa Jangka Mesjid Serka Irwanto, serta warga setempat yang tampak antusias mengikuti rangkaian acara.

Rangkaian kegiatan diawali dengan pemotongan pita sebagai tanda resmi dibukanya jembatan untuk umum, dilanjutkan dengan sambutan, doa bersama sebagai ungkapan rasa syukur, serta penutup.

Melalui Layanan Digital Byond, 16 Juta Anggota Muhammadyah Bisa Membayar Iurannya

Jakarta ( Aceh dalam berita ) Rabu 28-1-2026. Bank Syariah Indonesia mempermudah layanan pembayaran iuran 16 juta anggota Muhammadiyah yang saat ini bisa diakses melalui superapps BYOND by BSI. Fitur anyar ini cukup mudah diakses, yakni pada menu bayar – iuran Muhammadiyah yang dilengkapi berbagai layanan digital kolaborasi Bank Syariah Indonesia dengan Muhammadiyah. Yakni, aplikasi MASA (Muhammadiyah Aisiyah SuperApp), SatuMu (platform digital terpadu satu data Muhammadiyah) dan lainnya.

Saat ini SuperApps tersebut sedang dalam pengembangan dan nantinya akan memayungi selulruh platform digital termasuk SatuMu, platform digital terpadu yang mendukung tata kelola Persyarikatan Muhammadiyah dan membangun Satu Data Muhammadiyah melalui integrasi layanan keanggotaan (KTAM), organisasi (DOM), iuran (IuranMU), Tatakelola AUM, Kesehatan dan layanan lainnya.

SatuMu memiliki total enam fitur dan saat ini telah live dua fitur, yakni Kartu Tanda Anggota Muhammadiyah yang merekam 3 juta anggota dan Direktori Organisasi Muhammadiyah (DOM) yang mencatat struktur organisasi tingkat PP hingga Ranting. Sementara masih ada 4 fitur yang masih dalam rencana development, yakni: IuranMU, JDIH (Jaringan Informasi dan Dok Hukum), Sistem Manajemen AUM, Sistem Manajemen Kesehatan (PKU).

Direktur Retail Banking BSI Kemas Erwan Husainy mengatakan “Kolaborasi ini merupakan wujud sinergi antara Muhammadiyah sebagai organisasi sosial, ekonomi, dan keagamaan kemasyarakatan terbesar di Indonesia dengan BSI dalam menghadirkan layanan keuangan syariah yang mudah, aman, dan terintegrasi secara digital. Melalui integrasi Aplikasi MASA dan BYOND by BSI, warga Muhammadiyah kini dapat melakukan pembayaran iuran anggota secara praktis. Selain itu, BSI juga menyediakan QRIS Soundbox untuk mendukung kemudahan transaksi pembayaran di lingkungan PP Muhammadiyah”, ujarnya.

“Penguatan kapasitas digital menjadi komitmen kami untuk bertransformasi menjadi bank syariah yang inklusif dan mudah diakses sehingga akan menciptakan ekosistem baru dalam mendorong pertumbuhan transaksi digital”pungkasnya.

Melalui Layanan Digital Byond, 16 Juta Anggota Muhammadyah Bisa Membayar Iurannya

Jakarta ( Aceh dalam berita ) Rabu 28-1-2026. Bank Syariah Indonesia mempermudah layanan pembayaran iuran 16 juta anggota Muhammadiyah yang saat ini bisa diakses melalui superapps BYOND by BSI. Fitur anyar ini cukup mudah diakses, yakni pada menu bayar – iuran Muhammadiyah yang dilengkapi berbagai layanan digital kolaborasi Bank Syariah Indonesia dengan Muhammadiyah. Yakni, aplikasi MASA (Muhammadiyah Aisiyah SuperApp), SatuMu (platform digital terpadu satu data Muhammadiyah) dan lainnya.

Saat ini SuperApps tersebut sedang dalam pengembangan dan nantinya akan memayungi selulruh platform digital termasuk SatuMu, platform digital terpadu yang mendukung tata kelola Persyarikatan Muhammadiyah dan membangun Satu Data Muhammadiyah melalui integrasi layanan keanggotaan (KTAM), organisasi (DOM), iuran (IuranMU), Tatakelola AUM, Kesehatan dan layanan lainnya.

SatuMu memiliki total enam fitur dan saat ini telah live dua fitur, yakni Kartu Tanda Anggota Muhammadiyah yang merekam 3 juta anggota dan Direktori Organisasi Muhammadiyah (DOM) yang mencatat struktur organisasi tingkat PP hingga Ranting. Sementara masih ada 4 fitur yang masih dalam rencana development, yakni: IuranMU, JDIH (Jaringan Informasi dan Dok Hukum), Sistem Manajemen AUM, Sistem Manajemen Kesehatan (PKU).

Direktur Retail Banking BSI Kemas Erwan Husainy mengatakan “Kolaborasi ini merupakan wujud sinergi antara Muhammadiyah sebagai organisasi sosial, ekonomi, dan keagamaan kemasyarakatan terbesar di Indonesia dengan BSI dalam menghadirkan layanan keuangan syariah yang mudah, aman, dan terintegrasi secara digital. Melalui integrasi Aplikasi MASA dan BYOND by BSI, warga Muhammadiyah kini dapat melakukan pembayaran iuran anggota secara praktis. Selain itu, BSI juga menyediakan QRIS Soundbox untuk mendukung kemudahan transaksi pembayaran di lingkungan PP Muhammadiyah”, ujarnya.

“Penguatan kapasitas digital menjadi komitmen kami untuk bertransformasi menjadi bank syariah yang inklusif dan mudah diakses sehingga akan menciptakan ekosistem baru dalam mendorong pertumbuhan transaksi digital”pungkasnya.

Melalui Layanan Digital Byond, 16 Juta Anggota Muhammadyah Bisa Membayar Iurannya

Jakarta ( Aceh dalam berita ) Rabu 28-1-2026. Bank Syariah Indonesia mempermudah layanan pembayaran iuran 16 juta anggota Muhammadiyah yang saat ini bisa diakses melalui superapps BYOND by BSI. Fitur anyar ini cukup mudah diakses, yakni pada menu bayar – iuran Muhammadiyah yang dilengkapi berbagai layanan digital kolaborasi Bank Syariah Indonesia dengan Muhammadiyah. Yakni, aplikasi MASA (Muhammadiyah Aisiyah SuperApp), SatuMu (platform digital terpadu satu data Muhammadiyah) dan lainnya.

Saat ini SuperApps tersebut sedang dalam pengembangan dan nantinya akan memayungi selulruh platform digital termasuk SatuMu, platform digital terpadu yang mendukung tata kelola Persyarikatan Muhammadiyah dan membangun Satu Data Muhammadiyah melalui integrasi layanan keanggotaan (KTAM), organisasi (DOM), iuran (IuranMU), Tatakelola AUM, Kesehatan dan layanan lainnya.

SatuMu memiliki total enam fitur dan saat ini telah live dua fitur, yakni Kartu Tanda Anggota Muhammadiyah yang merekam 3 juta anggota dan Direktori Organisasi Muhammadiyah (DOM) yang mencatat struktur organisasi tingkat PP hingga Ranting. Sementara masih ada 4 fitur yang masih dalam rencana development, yakni: IuranMU, JDIH (Jaringan Informasi dan Dok Hukum), Sistem Manajemen AUM, Sistem Manajemen Kesehatan (PKU).

Direktur Retail Banking BSI Kemas Erwan Husainy mengatakan “Kolaborasi ini merupakan wujud sinergi antara Muhammadiyah sebagai organisasi sosial, ekonomi, dan keagamaan kemasyarakatan terbesar di Indonesia dengan BSI dalam menghadirkan layanan keuangan syariah yang mudah, aman, dan terintegrasi secara digital. Melalui integrasi Aplikasi MASA dan BYOND by BSI, warga Muhammadiyah kini dapat melakukan pembayaran iuran anggota secara praktis. Selain itu, BSI juga menyediakan QRIS Soundbox untuk mendukung kemudahan transaksi pembayaran di lingkungan PP Muhammadiyah”, ujarnya.

“Penguatan kapasitas digital menjadi komitmen kami untuk bertransformasi menjadi bank syariah yang inklusif dan mudah diakses sehingga akan menciptakan ekosistem baru dalam mendorong pertumbuhan transaksi digital”pungkasnya.

TNI dan Tim Gabungan Padamkan Kebakaran Hutan di Trumon, Aceh Selatan

Aceh Selatan  ( Aceh dalam berita ) Selasa 27-1-2026 Tanpa mengenal lelah, tim gabungan TNI, Polri, BPBD, dan BKSDA terus berjibaku memadamkan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) yang menghanguskan puluhan hektare lahan milik masyarakat di Kecamatan Bakongan dan Trumon Timur, Kabupaten Aceh Selatan, Upaya pemadaman dilakukan secara terpadu dan berkelanjutan guna mencegah api meluas ke kawasan permukiman warga maupun area hutan yang lebih luas.

Penanganan karhutla tersebut dipimpin langsung oleh Komandan Kodim 0107/Aceh Selatan, Letkol Inf Andrino D.N. Lubis, S.Sos., bersama Komandan Yonif Raider 115/Macan Lauser, Letkol Inf Adi Nofriadi Nata. Puluhan personel gabungan dikerahkan ke lokasi, terdiri dari personel Kodim 0107/Aceh Selatan, Batalyon Raider 115/Macan Lauser, Polsek Trumon Timur, personel pemadam kebakaran dari BPBD Aceh Selatan, BKSDA wilayah Aceh Selatan, serta unsur lintas sektor lainnya guna mempercepat proses pemadaman di lapangan.

Letkol Inf Andrino Lubis menegaskan bahwa fokus utama penanganan pada hari ini adalah melakukan penyekatan di sejumlah titik api agar kebakaran tidak merambat ke area lain yang berpotensi mengancam keselamatan masyarakat maupun kelestarian lingkungan.

“Fokus kami hari ini adalah melakukan penyekatan terhadap titik-titik api agar tidak merambat ke area lain. Seluruh personel bergerak cepat dengan kemampuan yang ada untuk menekan penyebaran kebakaran,” tegasnya.

Ia menambahkan bahwa tantangan di lapangan cukup berat, mulai dari medan yang sulit, akses menuju lokasi kebakaran yang terbatas, hingga keterbatasan peralatan dan sumber air. Meski demikian, semangat tim gabungan tetap tinggi demi keselamatan masyarakat dan perlindungan lingkungan.

“Walaupun dihadapkan pada medan yang sulit, akses terbatas, dan peralatan yang minim, semangat tim gabungan tidak surut. Keselamatan masyarakat dan lingkungan menjadi prioritas utama kami,” ujarnya.

Dalam upaya mempercepat penanganan karhutla, selain mengerahkan mesin pompa air, personel TNI juga melaksanakan pemadaman secara manual menggunakan ember. Langkah ini ditempuh untuk menjangkau titik-titik api di medan yang tidak dapat diakses oleh kendaraan maupun peralatan berat.

Personel gabungan dari Kodim 0107/Aceh Selatan dan Batalyon Raider 115/Macan Lauser yang diterjunkan ke lokasi kebakaran diwajibkan membawa ember sebagai perlengkapan pemadaman manual. Cara ini menjadi bentuk adaptasi di lapangan agar proses pemadaman dapat berjalan lebih cepat dan efektif.

“Pemadaman dengan ember ini bertujuan untuk mempermudah dan mempercepat penanganan titik api, terutama di lokasi yang sulit dijangkau mesin,” jelas Dandim.

Lebih lanjut, Dandim menjelaskan bahwa mengingat sebagian besar lokasi kebakaran merupakan lahan bergambut, upaya pemadaman difokuskan pada titik-titik api tertentu agar tidak kembali menyala dan meluas. Kombinasi penggunaan mesin pompa air dan pemadaman manual dinilai sebagai langkah maksimal dalam menekan laju kebakaran serta meminimalisir dampak karhutla terhadap lingkungan dan masyarakat sekitar.

Saat ini beberapa titik api telah berhasil dipadamkan. Namun, akibat cuaca panas serta karakteristik lahan gambut yang mudah terbakar kembali, asap masih terlihat di sejumlah lokasi. Oleh karena itu, tim gabungan terus melakukan pemantauan intensif dan pemadaman lanjutan untuk memastikan api benar-benar padam dan kondisi dinyatakan aman.

Dandim juga menekankan pentingnya sinergi lintas sektor dalam penanganan karhutla agar upaya pemadaman dapat berjalan secara maksimal dan berkelanjutan.

“Penanganan karhutla ini melibatkan sinergi TNI, Polri, BPBD, dan BKSDA. Dengan kebersamaan serta kerja keras di lapangan, kami optimistis api dapat segera dikendalikan,” tambahnya.

TNI bersama unsur terkait akan terus melanjutkan upaya pemadaman dan pemantauan secara berkelanjutan hingga kondisi benar-benar aman dan terkendali. Kehadiran TNI di tengah masyarakat dalam penanganan bencana ini menjadi wujud komitmen untuk selalu hadir saat rakyat membutuhkan, sekaligus menjaga kelestarian lingkungan dan keselamatan warga di wilayah Kabupaten Aceh Selatan.

TNI dan Tim Gabungan Padamkan Kebakaran Hutan di Trumon, Aceh Selatan

Aceh Selatan  ( Aceh dalam berita ) Selasa 27-1-2026 Tanpa mengenal lelah, tim gabungan TNI, Polri, BPBD, dan BKSDA terus berjibaku memadamkan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) yang menghanguskan puluhan hektare lahan milik masyarakat di Kecamatan Bakongan dan Trumon Timur, Kabupaten Aceh Selatan, Upaya pemadaman dilakukan secara terpadu dan berkelanjutan guna mencegah api meluas ke kawasan permukiman warga maupun area hutan yang lebih luas.

Penanganan karhutla tersebut dipimpin langsung oleh Komandan Kodim 0107/Aceh Selatan, Letkol Inf Andrino D.N. Lubis, S.Sos., bersama Komandan Yonif Raider 115/Macan Lauser, Letkol Inf Adi Nofriadi Nata. Puluhan personel gabungan dikerahkan ke lokasi, terdiri dari personel Kodim 0107/Aceh Selatan, Batalyon Raider 115/Macan Lauser, Polsek Trumon Timur, personel pemadam kebakaran dari BPBD Aceh Selatan, BKSDA wilayah Aceh Selatan, serta unsur lintas sektor lainnya guna mempercepat proses pemadaman di lapangan.

Letkol Inf Andrino Lubis menegaskan bahwa fokus utama penanganan pada hari ini adalah melakukan penyekatan di sejumlah titik api agar kebakaran tidak merambat ke area lain yang berpotensi mengancam keselamatan masyarakat maupun kelestarian lingkungan.

“Fokus kami hari ini adalah melakukan penyekatan terhadap titik-titik api agar tidak merambat ke area lain. Seluruh personel bergerak cepat dengan kemampuan yang ada untuk menekan penyebaran kebakaran,” tegasnya.

Ia menambahkan bahwa tantangan di lapangan cukup berat, mulai dari medan yang sulit, akses menuju lokasi kebakaran yang terbatas, hingga keterbatasan peralatan dan sumber air. Meski demikian, semangat tim gabungan tetap tinggi demi keselamatan masyarakat dan perlindungan lingkungan.

“Walaupun dihadapkan pada medan yang sulit, akses terbatas, dan peralatan yang minim, semangat tim gabungan tidak surut. Keselamatan masyarakat dan lingkungan menjadi prioritas utama kami,” ujarnya.

Dalam upaya mempercepat penanganan karhutla, selain mengerahkan mesin pompa air, personel TNI juga melaksanakan pemadaman secara manual menggunakan ember. Langkah ini ditempuh untuk menjangkau titik-titik api di medan yang tidak dapat diakses oleh kendaraan maupun peralatan berat.

Personel gabungan dari Kodim 0107/Aceh Selatan dan Batalyon Raider 115/Macan Lauser yang diterjunkan ke lokasi kebakaran diwajibkan membawa ember sebagai perlengkapan pemadaman manual. Cara ini menjadi bentuk adaptasi di lapangan agar proses pemadaman dapat berjalan lebih cepat dan efektif.

“Pemadaman dengan ember ini bertujuan untuk mempermudah dan mempercepat penanganan titik api, terutama di lokasi yang sulit dijangkau mesin,” jelas Dandim.

Lebih lanjut, Dandim menjelaskan bahwa mengingat sebagian besar lokasi kebakaran merupakan lahan bergambut, upaya pemadaman difokuskan pada titik-titik api tertentu agar tidak kembali menyala dan meluas. Kombinasi penggunaan mesin pompa air dan pemadaman manual dinilai sebagai langkah maksimal dalam menekan laju kebakaran serta meminimalisir dampak karhutla terhadap lingkungan dan masyarakat sekitar.

Saat ini beberapa titik api telah berhasil dipadamkan. Namun, akibat cuaca panas serta karakteristik lahan gambut yang mudah terbakar kembali, asap masih terlihat di sejumlah lokasi. Oleh karena itu, tim gabungan terus melakukan pemantauan intensif dan pemadaman lanjutan untuk memastikan api benar-benar padam dan kondisi dinyatakan aman.

Dandim juga menekankan pentingnya sinergi lintas sektor dalam penanganan karhutla agar upaya pemadaman dapat berjalan secara maksimal dan berkelanjutan.

“Penanganan karhutla ini melibatkan sinergi TNI, Polri, BPBD, dan BKSDA. Dengan kebersamaan serta kerja keras di lapangan, kami optimistis api dapat segera dikendalikan,” tambahnya.

TNI bersama unsur terkait akan terus melanjutkan upaya pemadaman dan pemantauan secara berkelanjutan hingga kondisi benar-benar aman dan terkendali. Kehadiran TNI di tengah masyarakat dalam penanganan bencana ini menjadi wujud komitmen untuk selalu hadir saat rakyat membutuhkan, sekaligus menjaga kelestarian lingkungan dan keselamatan warga di wilayah Kabupaten Aceh Selatan.

TNI dan Tim Gabungan Padamkan Kebakaran Hutan di Trumon, Aceh Selatan

Aceh Selatan  ( Aceh dalam berita ) Selasa 27-1-2026 Tanpa mengenal lelah, tim gabungan TNI, Polri, BPBD, dan BKSDA terus berjibaku memadamkan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) yang menghanguskan puluhan hektare lahan milik masyarakat di Kecamatan Bakongan dan Trumon Timur, Kabupaten Aceh Selatan, Upaya pemadaman dilakukan secara terpadu dan berkelanjutan guna mencegah api meluas ke kawasan permukiman warga maupun area hutan yang lebih luas.

Penanganan karhutla tersebut dipimpin langsung oleh Komandan Kodim 0107/Aceh Selatan, Letkol Inf Andrino D.N. Lubis, S.Sos., bersama Komandan Yonif Raider 115/Macan Lauser, Letkol Inf Adi Nofriadi Nata. Puluhan personel gabungan dikerahkan ke lokasi, terdiri dari personel Kodim 0107/Aceh Selatan, Batalyon Raider 115/Macan Lauser, Polsek Trumon Timur, personel pemadam kebakaran dari BPBD Aceh Selatan, BKSDA wilayah Aceh Selatan, serta unsur lintas sektor lainnya guna mempercepat proses pemadaman di lapangan.

Letkol Inf Andrino Lubis menegaskan bahwa fokus utama penanganan pada hari ini adalah melakukan penyekatan di sejumlah titik api agar kebakaran tidak merambat ke area lain yang berpotensi mengancam keselamatan masyarakat maupun kelestarian lingkungan.

“Fokus kami hari ini adalah melakukan penyekatan terhadap titik-titik api agar tidak merambat ke area lain. Seluruh personel bergerak cepat dengan kemampuan yang ada untuk menekan penyebaran kebakaran,” tegasnya.

Ia menambahkan bahwa tantangan di lapangan cukup berat, mulai dari medan yang sulit, akses menuju lokasi kebakaran yang terbatas, hingga keterbatasan peralatan dan sumber air. Meski demikian, semangat tim gabungan tetap tinggi demi keselamatan masyarakat dan perlindungan lingkungan.

“Walaupun dihadapkan pada medan yang sulit, akses terbatas, dan peralatan yang minim, semangat tim gabungan tidak surut. Keselamatan masyarakat dan lingkungan menjadi prioritas utama kami,” ujarnya.

Dalam upaya mempercepat penanganan karhutla, selain mengerahkan mesin pompa air, personel TNI juga melaksanakan pemadaman secara manual menggunakan ember. Langkah ini ditempuh untuk menjangkau titik-titik api di medan yang tidak dapat diakses oleh kendaraan maupun peralatan berat.

Personel gabungan dari Kodim 0107/Aceh Selatan dan Batalyon Raider 115/Macan Lauser yang diterjunkan ke lokasi kebakaran diwajibkan membawa ember sebagai perlengkapan pemadaman manual. Cara ini menjadi bentuk adaptasi di lapangan agar proses pemadaman dapat berjalan lebih cepat dan efektif.

“Pemadaman dengan ember ini bertujuan untuk mempermudah dan mempercepat penanganan titik api, terutama di lokasi yang sulit dijangkau mesin,” jelas Dandim.

Lebih lanjut, Dandim menjelaskan bahwa mengingat sebagian besar lokasi kebakaran merupakan lahan bergambut, upaya pemadaman difokuskan pada titik-titik api tertentu agar tidak kembali menyala dan meluas. Kombinasi penggunaan mesin pompa air dan pemadaman manual dinilai sebagai langkah maksimal dalam menekan laju kebakaran serta meminimalisir dampak karhutla terhadap lingkungan dan masyarakat sekitar.

Saat ini beberapa titik api telah berhasil dipadamkan. Namun, akibat cuaca panas serta karakteristik lahan gambut yang mudah terbakar kembali, asap masih terlihat di sejumlah lokasi. Oleh karena itu, tim gabungan terus melakukan pemantauan intensif dan pemadaman lanjutan untuk memastikan api benar-benar padam dan kondisi dinyatakan aman.

Dandim juga menekankan pentingnya sinergi lintas sektor dalam penanganan karhutla agar upaya pemadaman dapat berjalan secara maksimal dan berkelanjutan.

“Penanganan karhutla ini melibatkan sinergi TNI, Polri, BPBD, dan BKSDA. Dengan kebersamaan serta kerja keras di lapangan, kami optimistis api dapat segera dikendalikan,” tambahnya.

TNI bersama unsur terkait akan terus melanjutkan upaya pemadaman dan pemantauan secara berkelanjutan hingga kondisi benar-benar aman dan terkendali. Kehadiran TNI di tengah masyarakat dalam penanganan bencana ini menjadi wujud komitmen untuk selalu hadir saat rakyat membutuhkan, sekaligus menjaga kelestarian lingkungan dan keselamatan warga di wilayah Kabupaten Aceh Selatan.

Kapolda Aceh Terima 1,2 Juta PIN E-Learning untuk Pembelajaran Mandiri Siswa Korban Bencana

Jakarta ( Aceh dalam berita ) Selasa 27-1-2026 Kapolda Aceh Irjen Pol. Drs. Marzuki Ali Basyah menerima program bantuan sebanyak 1,2 juta PIN e-learning dari Sekolah Tinggi Ilmu Kepolisian (STIK) Lemdiklat Polri untuk mendukung pembelajaran mandiri siswa korban bencana di Aceh.

Program e-learning ini merupakan sumbangsih ILMCI Group melalui STIK Lemdiklat Polri sebagai bentuk kepedulian terhadap keberlanjutan pendidikan anak-anak di wilayah terdampak bencana, khususnya di Kabupaten Aceh Tamiang. Serah terima tersebut berlangsung di Jakarta.

Penyerahan bantuan turut dihadiri Ketua STIK Lemdiklat Polri Irjen Pol. Dr. Eko Rudi Sudarto serta CEO Yayasan Anak Bangsa Indonesia–ILMCI Group Dr. Sofian Tjandra, Ph.D.

Irjen Pol. Drs. Marzuki Ali Basyah mengatakan bahwa program bantuan ini dirancang untuk menjangkau siswa korban bencana mulai dari jenjang sekolah dasar (SD), sekolah menengah pertama (SMP), hingga sekolah menengah atas (SMA).

Sebanyak 1,2 juta PIN e-learning tersebut memungkinkan siswa mengakses pembelajaran elektronik secara mandiri dengan dukungan jaringan internet. Melalui sistem ini, siswa dapat belajar tidak hanya di ruang kelas, tetapi juga di mana saja sesuai kondisi dan kebutuhan masing-masing.

“Program e-learning ini menjadi solusi strategis untuk memastikan anak-anak Aceh, khususnya yang terdampak bencana, tetap mendapatkan akses pendidikan yang layak. Dengan sistem pembelajaran mandiri berbasis digital, siswa dapat terus belajar meski dalam kondisi keterbatasan,” ujar Irjen Pol. Drs. Marzuki Ali Basyah.

Abituren Akabri 1991 itu berharap kerja sama tersebut dapat menjadi bagian dari upaya peningkatan metode pembelajaran mandiri yang adaptif, terutama bagi siswa di daerah terdampak bencana yang mengalami keterbatasan sarana pendidikan konvensional.

Ia juga menyampaikan apresiasi atas dukungan STIK Polri dan para mitra yang terlibat dalam program tersebut. Menurutnya, sinergi lintas sektor menjadi kunci dalam mempercepat pemulihan pascabencana, khususnya di bidang pendidikan.

“Kami mengapresiasi dukungan STIK Polri dan seluruh mitra, termasuk ILMCI Group, yang telah berkolaborasi dalam program ini. Sinergi lintas sektor seperti ini sangat dibutuhkan untuk mempercepat pemulihan pendidikan dan meningkatkan kualitas sumber daya manusia di Aceh,” katanya.

Dalam kesempatan itu, jenderal bintang dua asal Tangse tersebut turut memaparkan berbagai capaian penanganan hingga pemulihan bencana yang telah dilakukan Polda Aceh di wilayah terdampak. Upaya tersebut meliputi penyediaan air bersih melalui treatment water, pembersihan fasilitas sekolah, hingga pembangunan sumur bor bagi masyarakat.

“Selain penanganan darurat, Polda Aceh juga fokus pada pemulihan jangka menengah dan panjang, mulai dari penyediaan air bersih, pembersihan sekolah, hingga pembangunan sumur bor. Semua kami lakukan agar aktivitas masyarakat dapat kembali berjalan normal,” pungkas Marzuki.