TNI Bersama Warga Gotong Royong Perbaiki Mushola di Aceh Tamiang

Aceh Tamiang ( Aceh dalam berita ) Sabtu 7-2-2026 Sebagai wujud kepedulian terhadap masyarakat yang terdampak bencana banjir bandang, prajurit Yonif TP 902/SPG melaksanakan kegiatan renovasi Mushola Al-Ikhsan yang berlokasi di Dusun Damai, Kampung Alur Cucur, Kecamatan Rantau, Kabupaten Aceh Tamiang.

Kegiatan sosial tersebut berupa pembersihan dan pengecatan mushola, yang dipimpin langsung oleh Komandan Regu Sektor Perikanan Yonif TP 902/SPG, Serda Riza Hidayah, bersama 10 orang prajurit. Renovasi ini bertujuan untuk mengembalikan fungsi mushola sebagai sarana ibadah masyarakat yang sebelumnya terdampak banjir bandang.

Serda Riza Hidayah menjelaskan bahwa kegiatan pembersihan dan pengecatan Mushola Al-Ikhsan telah dimulai sejak 2 Februari 2026 dan akan terus dilaksanakan hingga selesai. Fokus utama renovasi adalah menciptakan kembali lingkungan mushola yang bersih, nyaman, dan layak digunakan oleh masyarakat setempat dalam menjalankan aktivitas ibadah.

“Kegiatan ini kami lakukan sebagai bentuk kepedulian dan pengabdian TNI kepada masyarakat, khususnya pasca bencana banjir bandang yang melanda wilayah Sumatera, terutama Kabupaten Aceh Tamiang. Kami berharap mushola ini dapat kembali digunakan dengan nyaman oleh warga,” ujar Serda Riza.

Dalam pelaksanaannya, kegiatan renovasi tersebut juga melibatkan partisipasi aktif masyarakat Dusun Damai. Kebersamaan dan gotong royong antara prajurit TNI dan warga setempat tampak jelas selama kegiatan berlangsung. Hal ini mencerminkan kemanunggalan TNI dengan rakyat yang terus terjaga dan semakin kuat, khususnya dalam membantu masyarakat menghadapi dampak bencana.

Masyarakat Dusun Damai menyambut baik dan mengapresiasi kegiatan sosial yang dilakukan oleh prajurit Yonif TP 902/SPG. Warga merasa terbantu dengan adanya renovasi mushola, mengingat Mushola Al-Ikhsan merupakan pusat kegiatan ibadah dan keagamaan bagi masyarakat sekitar.

Diharapkan melalui kegiatan ini, Mushola Al-Ikhsan dapat kembali berfungsi secara optimal sebagai tempat ibadah serta menjadi pusat kegiatan keagamaan masyarakat dengan kondisi yang lebih bersih, aman, dan layak, sekaligus mempererat hubungan harmonis antara TNI dan rakyat.

TNI Bersama Warga Gotong Royong Perbaiki Mushola di Aceh Tamiang

Aceh Tamiang ( Aceh dalam berita ) Sabtu 7-2-2026 Sebagai wujud kepedulian terhadap masyarakat yang terdampak bencana banjir bandang, prajurit Yonif TP 902/SPG melaksanakan kegiatan renovasi Mushola Al-Ikhsan yang berlokasi di Dusun Damai, Kampung Alur Cucur, Kecamatan Rantau, Kabupaten Aceh Tamiang.

Kegiatan sosial tersebut berupa pembersihan dan pengecatan mushola, yang dipimpin langsung oleh Komandan Regu Sektor Perikanan Yonif TP 902/SPG, Serda Riza Hidayah, bersama 10 orang prajurit. Renovasi ini bertujuan untuk mengembalikan fungsi mushola sebagai sarana ibadah masyarakat yang sebelumnya terdampak banjir bandang.

Serda Riza Hidayah menjelaskan bahwa kegiatan pembersihan dan pengecatan Mushola Al-Ikhsan telah dimulai sejak 2 Februari 2026 dan akan terus dilaksanakan hingga selesai. Fokus utama renovasi adalah menciptakan kembali lingkungan mushola yang bersih, nyaman, dan layak digunakan oleh masyarakat setempat dalam menjalankan aktivitas ibadah.

“Kegiatan ini kami lakukan sebagai bentuk kepedulian dan pengabdian TNI kepada masyarakat, khususnya pasca bencana banjir bandang yang melanda wilayah Sumatera, terutama Kabupaten Aceh Tamiang. Kami berharap mushola ini dapat kembali digunakan dengan nyaman oleh warga,” ujar Serda Riza.

Dalam pelaksanaannya, kegiatan renovasi tersebut juga melibatkan partisipasi aktif masyarakat Dusun Damai. Kebersamaan dan gotong royong antara prajurit TNI dan warga setempat tampak jelas selama kegiatan berlangsung. Hal ini mencerminkan kemanunggalan TNI dengan rakyat yang terus terjaga dan semakin kuat, khususnya dalam membantu masyarakat menghadapi dampak bencana.

Masyarakat Dusun Damai menyambut baik dan mengapresiasi kegiatan sosial yang dilakukan oleh prajurit Yonif TP 902/SPG. Warga merasa terbantu dengan adanya renovasi mushola, mengingat Mushola Al-Ikhsan merupakan pusat kegiatan ibadah dan keagamaan bagi masyarakat sekitar.

Diharapkan melalui kegiatan ini, Mushola Al-Ikhsan dapat kembali berfungsi secara optimal sebagai tempat ibadah serta menjadi pusat kegiatan keagamaan masyarakat dengan kondisi yang lebih bersih, aman, dan layak, sekaligus mempererat hubungan harmonis antara TNI dan rakyat.

Danpas 1 Brimob Pelopor Dampingi Bupati Aceh Tamiang Lepas Taruna Latsitardanus ke-46 Tahun 2026

Aceh Tamiang ( Aceh dalam berita) Sabtu 7-2-2026 Komandan Pasukan (Danpas) 1 Brimob Pelopor Korbrimob Polri, Brigjen Pol. Anang Sumpena, S.H., mendampingi Bupati Aceh Tamiang Irjen Pol. (Purn) Drs. Armia Fahmi, M. H, pada apel pelepasan Taruna Latihan Integrasi Taruna Wreda Nusantara (Latsitardanus) ke-46 Tahun 2026. Kegiatan tersebut berlangsung di Tribun Lapangan Sepak Bola Karma Bakti, Batalyon Infanteri 111 Raider Karma Bakti, Kabupaten Aceh Tamiang, Sabtu, 7 Februari 2026.

Apel pelepasan dipimpin langsung oleh Bupati Aceh Tamiang selaku Inspektur Upacara. Kehadiran Danpas 1 Brimob Pelopor menjadi wujud sinergi dan soliditas antara TNI–Polri dan pemerintah daerah dalam mendukung pembinaan serta penguatan karakter taruna sebagai calon pemimpin bangsa.

Pada kesempatan tersebut, Brigjen Pol. Anang Sumpena menerima plakat penghargaan dari Komandan Jenderal Akademi Pendidikan yang diserahkan melalui Direktur Akademi.

Penghargaan ini diberikan sebagai bentuk apresiasi atas dukungan dan kontribusi aktif Korbrimob Polri, khususnya Pasukan Brimob Pelopor, dalam menyukseskan pelaksanaan Latsitardanus ke-46 di wilayah Aceh Tamiang.

Kegiatan apel pelepasan turut dihadiri unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Aceh Tamiang, di antaranya Dandim, Kapolres, Kajari, Direktur Perencanaan Rehabilitasi dan Rekonstruksi BNPB, jajaran Yonif 111 Raider Karma Bakti, Satgas Pemulihan Bencana Aceh Tamiang, serta para taruna dari Akademi TNI, Akademi Kepolisian, dan Universitas Pertahanan.

Bupati Aceh Tamiang dalam amanatnya menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada seluruh taruna peserta Latsitardanus yang telah berkontribusi langsung membantu masyarakat pascabencana di Aceh Tamiang.

Menurutnya, Latsitardanus tidak hanya menjadi bagian dari program pendidikan dan pelatihan, tetapi juga wujud nyata kepedulian dan pengabdian sosial kepada masyarakat.

“Latihan ini tidak hanya membentuk karakter, disiplin, dan kepemimpinan para taruna, tetapi juga menjadi aksi kemanusiaan. Para taruna terlibat langsung dalam kegiatan fisik seperti pembersihan sekolah, fasilitas kesehatan, tempat ibadah, kantor pelayanan, hingga polindes, serta kegiatan nonfisik berupa normalisasi lingkungan terdampak bencana,” ujar Bupati.

Melalui kegiatan Latsitardanus ke-46 ini, diharapkan nilai kebersamaan, empati sosial, dan semangat pengabdian yang ditanamkan dapat menjadi bekal penting bagi para taruna dalam mengemban tugas pengabdian kepada bangsa dan negara di masa mendatang, pungkas Bupati Aceh Tamiang.

Danpas 1 Brimob Pelopor Dampingi Bupati Aceh Tamiang Lepas Taruna Latsitardanus ke-46 Tahun 2026

Aceh Tamiang ( Aceh dalam berita) Sabtu 7-2-2026 Komandan Pasukan (Danpas) 1 Brimob Pelopor Korbrimob Polri, Brigjen Pol. Anang Sumpena, S.H., mendampingi Bupati Aceh Tamiang Irjen Pol. (Purn) Drs. Armia Fahmi, M. H, pada apel pelepasan Taruna Latihan Integrasi Taruna Wreda Nusantara (Latsitardanus) ke-46 Tahun 2026. Kegiatan tersebut berlangsung di Tribun Lapangan Sepak Bola Karma Bakti, Batalyon Infanteri 111 Raider Karma Bakti, Kabupaten Aceh Tamiang, Sabtu, 7 Februari 2026.

Apel pelepasan dipimpin langsung oleh Bupati Aceh Tamiang selaku Inspektur Upacara. Kehadiran Danpas 1 Brimob Pelopor menjadi wujud sinergi dan soliditas antara TNI–Polri dan pemerintah daerah dalam mendukung pembinaan serta penguatan karakter taruna sebagai calon pemimpin bangsa.

Pada kesempatan tersebut, Brigjen Pol. Anang Sumpena menerima plakat penghargaan dari Komandan Jenderal Akademi Pendidikan yang diserahkan melalui Direktur Akademi.

Penghargaan ini diberikan sebagai bentuk apresiasi atas dukungan dan kontribusi aktif Korbrimob Polri, khususnya Pasukan Brimob Pelopor, dalam menyukseskan pelaksanaan Latsitardanus ke-46 di wilayah Aceh Tamiang.

Kegiatan apel pelepasan turut dihadiri unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Aceh Tamiang, di antaranya Dandim, Kapolres, Kajari, Direktur Perencanaan Rehabilitasi dan Rekonstruksi BNPB, jajaran Yonif 111 Raider Karma Bakti, Satgas Pemulihan Bencana Aceh Tamiang, serta para taruna dari Akademi TNI, Akademi Kepolisian, dan Universitas Pertahanan.

Bupati Aceh Tamiang dalam amanatnya menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada seluruh taruna peserta Latsitardanus yang telah berkontribusi langsung membantu masyarakat pascabencana di Aceh Tamiang.

Menurutnya, Latsitardanus tidak hanya menjadi bagian dari program pendidikan dan pelatihan, tetapi juga wujud nyata kepedulian dan pengabdian sosial kepada masyarakat.

“Latihan ini tidak hanya membentuk karakter, disiplin, dan kepemimpinan para taruna, tetapi juga menjadi aksi kemanusiaan. Para taruna terlibat langsung dalam kegiatan fisik seperti pembersihan sekolah, fasilitas kesehatan, tempat ibadah, kantor pelayanan, hingga polindes, serta kegiatan nonfisik berupa normalisasi lingkungan terdampak bencana,” ujar Bupati.

Melalui kegiatan Latsitardanus ke-46 ini, diharapkan nilai kebersamaan, empati sosial, dan semangat pengabdian yang ditanamkan dapat menjadi bekal penting bagi para taruna dalam mengemban tugas pengabdian kepada bangsa dan negara di masa mendatang, pungkas Bupati Aceh Tamiang.

Danpas 1 Brimob Pelopor Dampingi Bupati Aceh Tamiang Lepas Taruna Latsitardanus ke-46 Tahun 2026

Aceh Tamiang ( Aceh dalam berita) Sabtu 7-2-2026 Komandan Pasukan (Danpas) 1 Brimob Pelopor Korbrimob Polri, Brigjen Pol. Anang Sumpena, S.H., mendampingi Bupati Aceh Tamiang Irjen Pol. (Purn) Drs. Armia Fahmi, M. H, pada apel pelepasan Taruna Latihan Integrasi Taruna Wreda Nusantara (Latsitardanus) ke-46 Tahun 2026. Kegiatan tersebut berlangsung di Tribun Lapangan Sepak Bola Karma Bakti, Batalyon Infanteri 111 Raider Karma Bakti, Kabupaten Aceh Tamiang, Sabtu, 7 Februari 2026.

Apel pelepasan dipimpin langsung oleh Bupati Aceh Tamiang selaku Inspektur Upacara. Kehadiran Danpas 1 Brimob Pelopor menjadi wujud sinergi dan soliditas antara TNI–Polri dan pemerintah daerah dalam mendukung pembinaan serta penguatan karakter taruna sebagai calon pemimpin bangsa.

Pada kesempatan tersebut, Brigjen Pol. Anang Sumpena menerima plakat penghargaan dari Komandan Jenderal Akademi Pendidikan yang diserahkan melalui Direktur Akademi.

Penghargaan ini diberikan sebagai bentuk apresiasi atas dukungan dan kontribusi aktif Korbrimob Polri, khususnya Pasukan Brimob Pelopor, dalam menyukseskan pelaksanaan Latsitardanus ke-46 di wilayah Aceh Tamiang.

Kegiatan apel pelepasan turut dihadiri unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Aceh Tamiang, di antaranya Dandim, Kapolres, Kajari, Direktur Perencanaan Rehabilitasi dan Rekonstruksi BNPB, jajaran Yonif 111 Raider Karma Bakti, Satgas Pemulihan Bencana Aceh Tamiang, serta para taruna dari Akademi TNI, Akademi Kepolisian, dan Universitas Pertahanan.

Bupati Aceh Tamiang dalam amanatnya menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada seluruh taruna peserta Latsitardanus yang telah berkontribusi langsung membantu masyarakat pascabencana di Aceh Tamiang.

Menurutnya, Latsitardanus tidak hanya menjadi bagian dari program pendidikan dan pelatihan, tetapi juga wujud nyata kepedulian dan pengabdian sosial kepada masyarakat.

“Latihan ini tidak hanya membentuk karakter, disiplin, dan kepemimpinan para taruna, tetapi juga menjadi aksi kemanusiaan. Para taruna terlibat langsung dalam kegiatan fisik seperti pembersihan sekolah, fasilitas kesehatan, tempat ibadah, kantor pelayanan, hingga polindes, serta kegiatan nonfisik berupa normalisasi lingkungan terdampak bencana,” ujar Bupati.

Melalui kegiatan Latsitardanus ke-46 ini, diharapkan nilai kebersamaan, empati sosial, dan semangat pengabdian yang ditanamkan dapat menjadi bekal penting bagi para taruna dalam mengemban tugas pengabdian kepada bangsa dan negara di masa mendatang, pungkas Bupati Aceh Tamiang.

Polres Gayo Lues Selesaikan Pembangunan Jembatan Gantung di Dusun Begade Empat

Gayo Lues ( Aceh dalam berita ) Sabtu 7-2-2026  Polres Gayo Lues bersama Polsek Putri Betung dibantu warga setempat telah menyelesaikan pembangunan jembatan gantung di Dusun Begade Empat, Desa Ramung Musara, Kecamatan Putri Betung, Kabupaten Gayo Lues.

Penyelesaian jembatan gantung tersebut pada Sabtu, 7 Februari 2026, sekitar pukul 09.00 WIB, tepatnya pada hari ke-5 kegiatan pengerjaannya.

Kabid Humas Polda Aceh Kombes Pol. Joko Krisdiyanto, S.I.K., dalam keteranganny, Minggu, 8 Februari 2026, menyampaikan bahwa kegiatan penyelesaian pembangunan jembatan tersebut dihadiri oleh Kasat Intelkam Polres Gayo Lues AKP Jun Andri Saputra, S.H., Kapolsek Putri Betung Ipda Novrizal, S.H., Kanit I Satintelkam Polres Gayo Lues Aiptu Lismit Utari, S.H., Kanit III Satintelkam Polres Gayo Lues Aiptu Hajiman Ali PA., S.H., personel Satintelkam Polres Gayo Lues, personel Polsek Putri Betung, Plh Kepala Desa Ramung Musara Sarifuddin, perangkat desa, serta masyarakat Desa Ramung Musara.

Pembangunan jembatan gantung tersebut dilaksanakan oleh personel Polres Gayo Lues bersama Polsek Putri Betung dibantu warga setempat sebagai bentuk kepedulian Polri dalam membantu masyarakat, khususnya untuk mempermudah akses aktivitas sehari-hari.

Jembatan ini diharapkan dapat menunjang mobilitas warga, terutama untuk menyebrangi sungai menuju area perkebunan dan keperluan lainnya, sambungnya.

“Pada hari ke-5, kegiatan difokuskan pada pengecekan kekuatan dan kelayakan konstruksi secara menyeluruh. Dengan selesainya tahapan tersebut, pembangunan jembatan gantung dinyatakan telah selesai dan siap digunakan oleh masyarakat,” ujar Kabid Humas.

Dengan berfungsinya jembatan tersebut, masyarakat Desa Ramung Musara pun memberikan respon positif serta apresiasi atas kepedulian dan keterlibatan langsung Polri dalam membantu pemulihan infrastruktur desa, kata Kabid Humas.

Lebih lanjut disampaikan, pembangunan jembatan gantung ini merupakan wujud nyata kepedulian Polri terhadap masyarakat yang terdampak bencana hidrometeorologi, khususnya kerusakan infrastruktur akibat banjir bandang.

“Keterlibatan langsung personel Polri bersama masyarakat menunjukkan sinergi yang baik dan diharapkan dapat semakin meningkatkan kepercayaan masyarakat terhadap Polri,” tutup Kabid Humas.

Polres Gayo Lues Selesaikan Pembangunan Jembatan Gantung di Dusun Begade Empat

Gayo Lues ( Aceh dalam berita ) Sabtu 7-2-2026  Polres Gayo Lues bersama Polsek Putri Betung dibantu warga setempat telah menyelesaikan pembangunan jembatan gantung di Dusun Begade Empat, Desa Ramung Musara, Kecamatan Putri Betung, Kabupaten Gayo Lues.

Penyelesaian jembatan gantung tersebut pada Sabtu, 7 Februari 2026, sekitar pukul 09.00 WIB, tepatnya pada hari ke-5 kegiatan pengerjaannya.

Kabid Humas Polda Aceh Kombes Pol. Joko Krisdiyanto, S.I.K., dalam keteranganny, Minggu, 8 Februari 2026, menyampaikan bahwa kegiatan penyelesaian pembangunan jembatan tersebut dihadiri oleh Kasat Intelkam Polres Gayo Lues AKP Jun Andri Saputra, S.H., Kapolsek Putri Betung Ipda Novrizal, S.H., Kanit I Satintelkam Polres Gayo Lues Aiptu Lismit Utari, S.H., Kanit III Satintelkam Polres Gayo Lues Aiptu Hajiman Ali PA., S.H., personel Satintelkam Polres Gayo Lues, personel Polsek Putri Betung, Plh Kepala Desa Ramung Musara Sarifuddin, perangkat desa, serta masyarakat Desa Ramung Musara.

Pembangunan jembatan gantung tersebut dilaksanakan oleh personel Polres Gayo Lues bersama Polsek Putri Betung dibantu warga setempat sebagai bentuk kepedulian Polri dalam membantu masyarakat, khususnya untuk mempermudah akses aktivitas sehari-hari.

Jembatan ini diharapkan dapat menunjang mobilitas warga, terutama untuk menyebrangi sungai menuju area perkebunan dan keperluan lainnya, sambungnya.

“Pada hari ke-5, kegiatan difokuskan pada pengecekan kekuatan dan kelayakan konstruksi secara menyeluruh. Dengan selesainya tahapan tersebut, pembangunan jembatan gantung dinyatakan telah selesai dan siap digunakan oleh masyarakat,” ujar Kabid Humas.

Dengan berfungsinya jembatan tersebut, masyarakat Desa Ramung Musara pun memberikan respon positif serta apresiasi atas kepedulian dan keterlibatan langsung Polri dalam membantu pemulihan infrastruktur desa, kata Kabid Humas.

Lebih lanjut disampaikan, pembangunan jembatan gantung ini merupakan wujud nyata kepedulian Polri terhadap masyarakat yang terdampak bencana hidrometeorologi, khususnya kerusakan infrastruktur akibat banjir bandang.

“Keterlibatan langsung personel Polri bersama masyarakat menunjukkan sinergi yang baik dan diharapkan dapat semakin meningkatkan kepercayaan masyarakat terhadap Polri,” tutup Kabid Humas.

Perbaikan Saluran Air Bersih Percepat Pemulihan Warga Terdampak Longsor

Bener Meriah  ( Aceh dalam berita ); Sabtu 7-2-2026  Anggota Koramil 04/Pintu Rime Gayo (PRG), Kodim 0119/Bener Meriah bersama masyarakat melaksanakan kegiatan gotong royong memperbaiki jaringan air bersih (pipanisasi) yang terdampak tanah longsor di Dusun Transad, Desa Alur Gading, Kecamatan Pintu Rime Gayo, Kabupaten Bener Meriah.

Kegiatan tersebut dilakukan sebagai bentuk kepedulian TNI terhadap kesulitan masyarakat pascabencana alam yang mengakibatkan rusaknya jaringan distribusi air bersih. Dengan semangat kebersamaan, personel TNI dan warga bahu-membahu membersihkan material longsoran tanah yang menutup jalur pipa, memperbaiki bagian pipanisasi yang mengalami kerusakan, serta memastikan aliran air dapat kembali mengalir normal ke rumah-rumah warga.

Di lokasi kegiatan, Serka Suharsoyo menyampaikan bahwa perbaikan difokuskan pada jaringan air bersih yang menjadi sumber utama kebutuhan masyarakat sehari-hari di Dusun Transad. Menurutnya, kerusakan yang terjadi akibat tanah longsor sempat mengganggu aktivitas warga karena terhambatnya akses air bersih.

“Kegiatan ini tidak hanya sebagai upaya percepatan pemulihan pascabencana, tetapi juga untuk membantu masyarakat agar kebutuhan air bersih untuk keperluan sehari-hari dapat segera terpenuhi kembali,” ungkapnya.

Selain memperbaiki pipa yang rusak, personel Koramil juga turut melakukan pengecekan jalur distribusi air secara menyeluruh guna memastikan tidak ada kebocoran yang berpotensi mengganggu aliran air di kemudian hari. Kehadiran TNI di tengah masyarakat diharapkan dapat mempercepat proses pemulihan infrastruktur dasar desa sekaligus mempererat kemanunggalan TNI dengan rakyat.

Partisipasi aktif masyarakat terlihat dari keterlibatan warga yang turut membawa peralatan kerja, membantu penggalian, hingga pemasangan kembali pipa yang terdampak. Semangat gotong royong tersebut menjadi modal penting dalam mempercepat penyelesaian perbaikan jaringan air bersih.

Salah seorang warga Dusun Transad, Rahmad (45), menyampaikan rasa terima kasih atas bantuan yang diberikan. Ia mengatakan kehadiran TNI sangat membantu masyarakat dalam mengatasi kesulitan pascabencana.

“Kami sangat terbantu dengan kehadiran bapak-bapak TNI. Dengan adanya gotong royong ini, air bersih bisa kembali mengalir dan kami jadi lebih semangat untuk memperbaiki kondisi kampung,” ujarnya.

Melalui kegiatan tersebut, diharapkan fasilitas air bersih di Desa Alur Gading dapat kembali berfungsi optimal sehingga aktivitas masyarakat dapat berjalan normal kembali, sekaligus menjadi wujud nyata sinergi antara TNI dan masyarakat dalam menghadapi dampak bencana alam.

Naik Kelas Jadi BUMN dengan Kinerja Solid, BSI Mengubah Peta Perbankan Indonesia

Jakarta, ( Aceh dalam berita ) Jum’at 6-2-2026 — Ditopang ekonomi makro yang kuat pada tahun 2025 dan dukungan kebijakan pemerintah terutama izin khusus sebagai bullion bank, PT Bank Syariah Indonesia (Persero) Tbk (BSI) mencatatkan kinerja yang solid pada tahun 2025. Hampir semua indikator kinerja tumbuh dobel digit jauh di atas industri.

Per posisi Desember 2025 perseroan menyalurkan pembiayaan sebesar Rp318,84 triliun, naik 14,49% (YoY), dengan distribusi mayoritas ke segmen pro-rakyat yakni SME, mikro, konsumer, komersial di bidang pendidikan dan kesehatan, ASN dan BUMN dengan total outstanding Rp285,70 triliun atau 90% dari total outstanding pembiayaan.

Direktur Utama BSI Anggoro Eko Cahyo pada pemaparan kinerja perusahaan Tahun 2025 mengatakan penyaluran pembiayaan kepada segmen ritel, UMKM, BUMN dan ASN serta komersial di bidang kesehatan dan pendidikan adalah komitmen perseroan untuk berkontribusi pada akselerasi pertumbuhan ekonomi nasional.

“Kinerja solid BSI pada tahun 2025 ditopang berbagai faktor dan berjalannya fungsi intermediasi yang didukung pendanaan yang ample serta penyaluran pembiayaan yang sehat, tepat sasaran, dan juga kontribusi dukungan pembiayaan program yang sejalan dengan Astacita Pemerintah,” ujarnya.

Dari sisi kualitas pembiayaan yang disalurkan juga terjaga dengan indikasi NPF gross di level 1,81%, lebih baik dari tahun lalu dan NPF Nett 0,47%. Perbaikan kualitas adalah hasil dari strategi pengelolaan manajemen risiko yang tepat sesuai segmentasi bisnis dan nasabah serta disiplin memonitor perkembangan industri.

Dana Pihak Ketiga (DPK) BSI juga tumbuh jauh di atas industri mencapai 16,20% (YoY) menjadi Rp380 triliun, didominasi dana murah (CASA) sebesar 61,62% atau Rp234 triliun, dengan Tabungan sebagai engine growth yang tumbuh 15,72% (YoY) mencapai Rp162,63 triliun. Pertumbuhan DPK mendorong total aset BSI naik 11,64% (YoY) menjadi Rp456 triliun.

Direktur Finance and Strategy BSI Ade Cahyo Nugroho menegaskan bahwa kinerja BSI yang solid juga hasil dari optimalisasi dual license yang dimiliki Perseroan. BSI memperoleh license sebagai bank syariah dengan unique selling proposition Islamic ecosystem di antaranya ekosistem haji dan juga izin sebagai bullion bank. ‘’Tahun ini kami melakukan sosialisasi Tabungan Haji kepada pegawai negeri di daerah dan hasilnya signifikan untuk peningkatan DPK terutama dari Tabungan Haji yang tumbuh lebih dari 10%.’’ Dari sisi jumlah rekening Tabungan Haji telah mencapai di atas 6 juta. Selain itu terdapat penambahan jumlah nasabah prioritas sebesar 17,30% (YoY).

BSI juga dipercaya mendistribusikan dana Saldo Anggaran Lebih (SAL) sebesar Rp10 triliun yang telah tersalurkan seluruhnya ke pembiayaan.

License sebagai bullion tahun ini berdampak signifikan terhadap kinerja Perseroan dan peningkatan customer base. Dalam kurun waktu kurang dari satu tahun sejak diresmikan sebagai Bank Emas, bisnis emas BSI menembus sekitar 1 juta nasabah ekosistem emas yang terdiri dari Bullion Bank, Cicil emas dan Gadai Emas.

Pembiayaan yang sehat dan sustain mendorong pertumbuhan laba perseroan mencapai Rp7,57 Triliun naik 8,02% (YoY).

*BSI Dukung Program Perekonomian Pemerintah*

Selain bullion bank dan penempatan dana SAL, BSI juga berkontribusi pada program Makan Bergizi Gratis (MBG) melalui penyediaan layanan 1350 virtual account Mitra BGN. BSI juga turut mendukung aspirasi pemerintah mewujudkan sekitar 80.000 koperasi KDMP. Selain itu, BSI telah melakukan penyaluran pembiayaan KUR sebesar Rp12,2 Triliun kepada 90 ribu nasabah. BSI juga mendukung Program 3 Juta Rumah FLPP (rumah subsidi), dimana sejak merger, BSI telah menyalurkan FLPP sebesar Rp3,5 Triliun dengan jumlah rumah 23 ribu unit.

Direktur Distribution and Sales BSI Anton Sukarna mengungkap BSI terus meningkatkan layanan kepada nasabah yang saat ini berjumlah 23,1 juta nasabah naik 2,03 juta nasabah dibandingkan tahun sebelumnya yang mana pertambahan customer base antara lain dari sosialisasi produk haji, emas, nasabah prioritas dan payroll. ‘’Ini pertumbuhan nasabah tertinggi bagi BSI. Kami harus terus melakukan perluasan akses baik melalui organik penambahan layanan operasional di wilayah strategis termasuk pasar, dan juga melalui BSI Agen.’’

BSI juga terus memperkuat transformasi IT dan digital transaction termasuk meningkatkan performance IT untuk menghasilkan layanan yang cepat, aman dan reliable dalam rangka menjangkau masyarakat lebih luas hingga pelosok negeri.

BSI memiliki 1.049 kantor cabang, 6 ribu unit ATM/CRM, 126 ribu layanan laku pandai (BSI Agen), kerjasama mesin EDC sebanyak 21 ribu merchant dan QRIS sebanyak 563 ribu merchant. BSI mencatat pengguna mobile banking BYOND by BSI sebanyak 5,9 juta dan aplikasi BEWIZE mencapai 43 ribu user.

Sepanjang 2025, BSI juga secara konsisten terus memberikan kontribusi untuk masyarakat melalui penyaluran zakat melalui program beasiswa pendidikan siswa berprestasi, program kemanusiaan, pemberdayaan masyarakat, pendidikan, ekonomi, kesehatan dengan lebih dari 10 ribu penerima beasiswa, 4.900 UMKM binaan, pengelolaan 77 Desa BSI (Bangun Sejahtera Indonesia) dan bantuan kebencanaan khusus Aceh diantaranya bantuan Huntara, logistik mencapai lebih dari 200 ton, alat komunikasi starlink dan HP satelit, pendirian dapur umum, posko trauma healing dan posko kesehatan dan dukungan restrukturisasi pembiayaan bagi nasabah terdampak.

*PT BANK SYARIAH INDONESIA (PERSERO) TBK*
*CORPORATE SECRETARY GROUP*

Naik Kelas Jadi BUMN dengan Kinerja Solid, BSI Mengubah Peta Perbankan Indonesia

Jakarta, ( Aceh dalam berita ) Jum’at 6-2-2026 — Ditopang ekonomi makro yang kuat pada tahun 2025 dan dukungan kebijakan pemerintah terutama izin khusus sebagai bullion bank, PT Bank Syariah Indonesia (Persero) Tbk (BSI) mencatatkan kinerja yang solid pada tahun 2025. Hampir semua indikator kinerja tumbuh dobel digit jauh di atas industri.

Per posisi Desember 2025 perseroan menyalurkan pembiayaan sebesar Rp318,84 triliun, naik 14,49% (YoY), dengan distribusi mayoritas ke segmen pro-rakyat yakni SME, mikro, konsumer, komersial di bidang pendidikan dan kesehatan, ASN dan BUMN dengan total outstanding Rp285,70 triliun atau 90% dari total outstanding pembiayaan.

Direktur Utama BSI Anggoro Eko Cahyo pada pemaparan kinerja perusahaan Tahun 2025 mengatakan penyaluran pembiayaan kepada segmen ritel, UMKM, BUMN dan ASN serta komersial di bidang kesehatan dan pendidikan adalah komitmen perseroan untuk berkontribusi pada akselerasi pertumbuhan ekonomi nasional.

“Kinerja solid BSI pada tahun 2025 ditopang berbagai faktor dan berjalannya fungsi intermediasi yang didukung pendanaan yang ample serta penyaluran pembiayaan yang sehat, tepat sasaran, dan juga kontribusi dukungan pembiayaan program yang sejalan dengan Astacita Pemerintah,” ujarnya.

Dari sisi kualitas pembiayaan yang disalurkan juga terjaga dengan indikasi NPF gross di level 1,81%, lebih baik dari tahun lalu dan NPF Nett 0,47%. Perbaikan kualitas adalah hasil dari strategi pengelolaan manajemen risiko yang tepat sesuai segmentasi bisnis dan nasabah serta disiplin memonitor perkembangan industri.

Dana Pihak Ketiga (DPK) BSI juga tumbuh jauh di atas industri mencapai 16,20% (YoY) menjadi Rp380 triliun, didominasi dana murah (CASA) sebesar 61,62% atau Rp234 triliun, dengan Tabungan sebagai engine growth yang tumbuh 15,72% (YoY) mencapai Rp162,63 triliun. Pertumbuhan DPK mendorong total aset BSI naik 11,64% (YoY) menjadi Rp456 triliun.

Direktur Finance and Strategy BSI Ade Cahyo Nugroho menegaskan bahwa kinerja BSI yang solid juga hasil dari optimalisasi dual license yang dimiliki Perseroan. BSI memperoleh license sebagai bank syariah dengan unique selling proposition Islamic ecosystem di antaranya ekosistem haji dan juga izin sebagai bullion bank. ‘’Tahun ini kami melakukan sosialisasi Tabungan Haji kepada pegawai negeri di daerah dan hasilnya signifikan untuk peningkatan DPK terutama dari Tabungan Haji yang tumbuh lebih dari 10%.’’ Dari sisi jumlah rekening Tabungan Haji telah mencapai di atas 6 juta. Selain itu terdapat penambahan jumlah nasabah prioritas sebesar 17,30% (YoY).

BSI juga dipercaya mendistribusikan dana Saldo Anggaran Lebih (SAL) sebesar Rp10 triliun yang telah tersalurkan seluruhnya ke pembiayaan.

License sebagai bullion tahun ini berdampak signifikan terhadap kinerja Perseroan dan peningkatan customer base. Dalam kurun waktu kurang dari satu tahun sejak diresmikan sebagai Bank Emas, bisnis emas BSI menembus sekitar 1 juta nasabah ekosistem emas yang terdiri dari Bullion Bank, Cicil emas dan Gadai Emas.

Pembiayaan yang sehat dan sustain mendorong pertumbuhan laba perseroan mencapai Rp7,57 Triliun naik 8,02% (YoY).

*BSI Dukung Program Perekonomian Pemerintah*

Selain bullion bank dan penempatan dana SAL, BSI juga berkontribusi pada program Makan Bergizi Gratis (MBG) melalui penyediaan layanan 1350 virtual account Mitra BGN. BSI juga turut mendukung aspirasi pemerintah mewujudkan sekitar 80.000 koperasi KDMP. Selain itu, BSI telah melakukan penyaluran pembiayaan KUR sebesar Rp12,2 Triliun kepada 90 ribu nasabah. BSI juga mendukung Program 3 Juta Rumah FLPP (rumah subsidi), dimana sejak merger, BSI telah menyalurkan FLPP sebesar Rp3,5 Triliun dengan jumlah rumah 23 ribu unit.

Direktur Distribution and Sales BSI Anton Sukarna mengungkap BSI terus meningkatkan layanan kepada nasabah yang saat ini berjumlah 23,1 juta nasabah naik 2,03 juta nasabah dibandingkan tahun sebelumnya yang mana pertambahan customer base antara lain dari sosialisasi produk haji, emas, nasabah prioritas dan payroll. ‘’Ini pertumbuhan nasabah tertinggi bagi BSI. Kami harus terus melakukan perluasan akses baik melalui organik penambahan layanan operasional di wilayah strategis termasuk pasar, dan juga melalui BSI Agen.’’

BSI juga terus memperkuat transformasi IT dan digital transaction termasuk meningkatkan performance IT untuk menghasilkan layanan yang cepat, aman dan reliable dalam rangka menjangkau masyarakat lebih luas hingga pelosok negeri.

BSI memiliki 1.049 kantor cabang, 6 ribu unit ATM/CRM, 126 ribu layanan laku pandai (BSI Agen), kerjasama mesin EDC sebanyak 21 ribu merchant dan QRIS sebanyak 563 ribu merchant. BSI mencatat pengguna mobile banking BYOND by BSI sebanyak 5,9 juta dan aplikasi BEWIZE mencapai 43 ribu user.

Sepanjang 2025, BSI juga secara konsisten terus memberikan kontribusi untuk masyarakat melalui penyaluran zakat melalui program beasiswa pendidikan siswa berprestasi, program kemanusiaan, pemberdayaan masyarakat, pendidikan, ekonomi, kesehatan dengan lebih dari 10 ribu penerima beasiswa, 4.900 UMKM binaan, pengelolaan 77 Desa BSI (Bangun Sejahtera Indonesia) dan bantuan kebencanaan khusus Aceh diantaranya bantuan Huntara, logistik mencapai lebih dari 200 ton, alat komunikasi starlink dan HP satelit, pendirian dapur umum, posko trauma healing dan posko kesehatan dan dukungan restrukturisasi pembiayaan bagi nasabah terdampak.

*PT BANK SYARIAH INDONESIA (PERSERO) TBK*
*CORPORATE SECRETARY GROUP*