Puluhan Personel Yonif 115/ML Bersihkan Kantor Kesbangpol Aceh Tamiang

Aceh Tamiang ( Aceh dalam berita ) Jum’at 9-1-2025 Dalam rangka mempercepat proses pemulihan pascabencana alam banjir bandang dan tanah longsor yang melanda Kabupaten Aceh Tamiang, Satuan Tugas (Satgas) Penanggulangan Bencana Yonif 115/Macan Leuser kembali menunjukkan aksi nyata kepedulian di lapangan. Kali ini, Satgas Yonif 115/ML mengerahkan enam unit mobil pemadam kebakaran (damkar) untuk melakukan pembersihan salah satu fasilitas umum strategis, yakni Kantor Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Kabupaten Aceh Tamiang.

Pembersihan tersebut dilakukan menyusul kondisi kantor yang masih dipenuhi lumpur tebal, endapan pasir, serta sampah material sisa banjir yang sebelumnya merendam wilayah tersebut. Kantor Kesbangpol sebagai salah satu pusat administrasi pemerintahan daerah dinilai perlu segera dipulihkan agar roda pelayanan publik dan aktivitas pemerintahan dapat kembali berjalan secara optimal.

Dengan memanfaatkan semprotan air bertekanan tinggi dari armada damkar, prajurit Yonif 115/Macan Leuser bahu-membahu membersihkan area luar dan dalam kantor. Sasaran pembersihan meliputi halaman depan, saluran air dan selokan yang tersumbat, hingga ruang-ruang kerja yang sebelumnya terendam air dan lumpur akibat banjir.

Komandan Yonif 115/Macan Leuser, Letnan Kolonel Inf Adi Nofriadi Nata, menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari komitmen TNI untuk selalu hadir membantu masyarakat dan pemerintah daerah dalam situasi darurat bencana.

“Pembersihan Kantor Kesbangpol ini merupakan wujud kepedulian dan tanggung jawab moral kami sebagai prajurit TNI. Kami ingin memastikan fasilitas pemerintahan dapat segera digunakan kembali sehingga pelayanan kepada masyarakat tidak terganggu,” ujar Danyonif 115/ML.

Beliau menambahkan, keterlibatan prajurit Yonif 115/ML dalam penanganan pascabencana tidak hanya terbatas pada evakuasi dan bantuan darurat, tetapi juga mencakup pemulihan fasilitas umum yang memiliki peran vital bagi masyarakat.

“Kami mengerahkan seluruh kemampuan yang ada, termasuk dukungan armada damkar, agar proses pembersihan dapat berjalan cepat, efektif, dan menyeluruh. Lingkungan kantor harus benar-benar bersih dan aman untuk digunakan kembali,” tambahnya.

Lebih lanjut, Letkol Inf Adi Nofriadi Nata menegaskan bahwa sinergi antara TNI, pemerintah daerah, dan masyarakat merupakan kunci utama dalam mempercepat pemulihan wilayah pascabencana.

“Kami berharap kegiatan ini dapat membantu mempercepat pemulihan Aceh Tamiang serta menjadi motivasi bagi semua pihak untuk saling bahu-membahu. TNI akan terus hadir dan siap membantu masyarakat kapan pun dibutuhkan,” tegasnya.

Aksi pembersihan ini pun mendapat apresiasi dari masyarakat serta staf Kantor Kesbangpol Aceh Tamiang. Mereka menilai kehadiran prajurit TNI yang sigap, tanggap, dan penuh semangat telah memberikan dampak positif serta mempercepat proses normalisasi aktivitas pemerintahan.

Melalui kegiatan kemanusiaan ini, Satgas Yonif 115/Macan Leuser tidak hanya menjalankan tugas negara, tetapi juga semakin mempererat hubungan emosional antara TNI, masyarakat, dan instansi pemerintahan daerah dalam membangun kembali Kabupaten Aceh Tamiang pascabencana.

Puluhan Personel Yonif 115/ML Bersihkan Kantor Kesbangpol Aceh Tamiang

Aceh Tamiang ( Aceh dalam berita ) Jum’at 9-1-2025 Dalam rangka mempercepat proses pemulihan pascabencana alam banjir bandang dan tanah longsor yang melanda Kabupaten Aceh Tamiang, Satuan Tugas (Satgas) Penanggulangan Bencana Yonif 115/Macan Leuser kembali menunjukkan aksi nyata kepedulian di lapangan. Kali ini, Satgas Yonif 115/ML mengerahkan enam unit mobil pemadam kebakaran (damkar) untuk melakukan pembersihan salah satu fasilitas umum strategis, yakni Kantor Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Kabupaten Aceh Tamiang.

Pembersihan tersebut dilakukan menyusul kondisi kantor yang masih dipenuhi lumpur tebal, endapan pasir, serta sampah material sisa banjir yang sebelumnya merendam wilayah tersebut. Kantor Kesbangpol sebagai salah satu pusat administrasi pemerintahan daerah dinilai perlu segera dipulihkan agar roda pelayanan publik dan aktivitas pemerintahan dapat kembali berjalan secara optimal.

Dengan memanfaatkan semprotan air bertekanan tinggi dari armada damkar, prajurit Yonif 115/Macan Leuser bahu-membahu membersihkan area luar dan dalam kantor. Sasaran pembersihan meliputi halaman depan, saluran air dan selokan yang tersumbat, hingga ruang-ruang kerja yang sebelumnya terendam air dan lumpur akibat banjir.

Komandan Yonif 115/Macan Leuser, Letnan Kolonel Inf Adi Nofriadi Nata, menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari komitmen TNI untuk selalu hadir membantu masyarakat dan pemerintah daerah dalam situasi darurat bencana.

“Pembersihan Kantor Kesbangpol ini merupakan wujud kepedulian dan tanggung jawab moral kami sebagai prajurit TNI. Kami ingin memastikan fasilitas pemerintahan dapat segera digunakan kembali sehingga pelayanan kepada masyarakat tidak terganggu,” ujar Danyonif 115/ML.

Beliau menambahkan, keterlibatan prajurit Yonif 115/ML dalam penanganan pascabencana tidak hanya terbatas pada evakuasi dan bantuan darurat, tetapi juga mencakup pemulihan fasilitas umum yang memiliki peran vital bagi masyarakat.

“Kami mengerahkan seluruh kemampuan yang ada, termasuk dukungan armada damkar, agar proses pembersihan dapat berjalan cepat, efektif, dan menyeluruh. Lingkungan kantor harus benar-benar bersih dan aman untuk digunakan kembali,” tambahnya.

Lebih lanjut, Letkol Inf Adi Nofriadi Nata menegaskan bahwa sinergi antara TNI, pemerintah daerah, dan masyarakat merupakan kunci utama dalam mempercepat pemulihan wilayah pascabencana.

“Kami berharap kegiatan ini dapat membantu mempercepat pemulihan Aceh Tamiang serta menjadi motivasi bagi semua pihak untuk saling bahu-membahu. TNI akan terus hadir dan siap membantu masyarakat kapan pun dibutuhkan,” tegasnya.

Aksi pembersihan ini pun mendapat apresiasi dari masyarakat serta staf Kantor Kesbangpol Aceh Tamiang. Mereka menilai kehadiran prajurit TNI yang sigap, tanggap, dan penuh semangat telah memberikan dampak positif serta mempercepat proses normalisasi aktivitas pemerintahan.

Melalui kegiatan kemanusiaan ini, Satgas Yonif 115/Macan Leuser tidak hanya menjalankan tugas negara, tetapi juga semakin mempererat hubungan emosional antara TNI, masyarakat, dan instansi pemerintahan daerah dalam membangun kembali Kabupaten Aceh Tamiang pascabencana.

Berbagi Rasa Syukur di Awal Tahun, Satgas Yonif 112/DJ Tebar kebahagiaan di Puncak Jaya

Papua Tengah ( Aceh dalam berita ) Jum’at 9-1-2026 Dalam rangka mempererat hubungan dengan masyarakat, Satgas Yonif 112/DJ Pos

Tinggi Nambut hadir ditengah tengah masyarakat untuk berbagi rasa syukur di Distrik Tinggi Nambut Kabupaten Puncak Jaya Provinsi Papua Tengah.

Di awal tahun 2026 ini Pos Tinggi Nambut Satgas Yonif 112/DJ Melaksanakan Binter melalui metode berbagi sembako dan sargal berupa baju layak pakai ini menjadi sarana penting untuk menjalin hubungan dan komunikasi sosial secara langsung, para Prajurit tidak hanya berbagi sembako dan Sargal Baju Layak Pakai, tetapi juga ikut serta dalam acara Adat Bakar Batu bersama Masyarakat guna membangun hubungan lebih erat dan kebersamaan.

Wadanpos Tinggi Nambut, Letda Inf S Tanjung, menegaskan bahwa Pos berkomitmen dengan Moto “DHAMARA” Dharma Jaya Mengayomi Rakyat, TNI akan selalu Bersama Rakyat dan menjadikan Pos bukan hanya sekadar tempat ngobrol, tetapi juga tempat mendengarkan, memberi solusi, dan memastikan masyarakat merasa diperhatikan, Pos Tinggi Nambut selalu terbuka untuk warga,” ujarnya.

Masyarakat pun menyambut hangat kehadiran TNI, Bapak Moro (55 Th), salah satu Tokoh Tinggi Nambut, mengaku senang dengan kehadiran TNI, Ia merasa TNI tidak hanya menjaga keamanan, tetapi juga selalu hadir membantu ditengah tengah kami, ” ucapnya penuh syukur.

Satgas Yonif 112/DJ membuktikan bahwa Kegiatan Teritorial dan Komunikasi sosial merupakan kunci mempererat ikatan antara masyarakat dan aparat keamanan, dengan adanya kebersamaan, setiap tantangan dapat dihadapi bersama, sehingga tercipta suasana yang aman, harmonis, dan penuh keakraban di wilayah Papua.

Berbagi Rasa Syukur di Awal Tahun, Satgas Yonif 112/DJ Tebar kebahagiaan di Puncak Jaya

Papua Tengah ( Aceh dalam berita ) Jum’at 9-1-2026 Dalam rangka mempererat hubungan dengan masyarakat, Satgas Yonif 112/DJ Pos

Tinggi Nambut hadir ditengah tengah masyarakat untuk berbagi rasa syukur di Distrik Tinggi Nambut Kabupaten Puncak Jaya Provinsi Papua Tengah.

Di awal tahun 2026 ini Pos Tinggi Nambut Satgas Yonif 112/DJ Melaksanakan Binter melalui metode berbagi sembako dan sargal berupa baju layak pakai ini menjadi sarana penting untuk menjalin hubungan dan komunikasi sosial secara langsung, para Prajurit tidak hanya berbagi sembako dan Sargal Baju Layak Pakai, tetapi juga ikut serta dalam acara Adat Bakar Batu bersama Masyarakat guna membangun hubungan lebih erat dan kebersamaan.

Wadanpos Tinggi Nambut, Letda Inf S Tanjung, menegaskan bahwa Pos berkomitmen dengan Moto “DHAMARA” Dharma Jaya Mengayomi Rakyat, TNI akan selalu Bersama Rakyat dan menjadikan Pos bukan hanya sekadar tempat ngobrol, tetapi juga tempat mendengarkan, memberi solusi, dan memastikan masyarakat merasa diperhatikan, Pos Tinggi Nambut selalu terbuka untuk warga,” ujarnya.

Masyarakat pun menyambut hangat kehadiran TNI, Bapak Moro (55 Th), salah satu Tokoh Tinggi Nambut, mengaku senang dengan kehadiran TNI, Ia merasa TNI tidak hanya menjaga keamanan, tetapi juga selalu hadir membantu ditengah tengah kami, ” ucapnya penuh syukur.

Satgas Yonif 112/DJ membuktikan bahwa Kegiatan Teritorial dan Komunikasi sosial merupakan kunci mempererat ikatan antara masyarakat dan aparat keamanan, dengan adanya kebersamaan, setiap tantangan dapat dihadapi bersama, sehingga tercipta suasana yang aman, harmonis, dan penuh keakraban di wilayah Papua.

500 Ton Beras PMI Masuk Aceh, Wagub Pastikan Segera Disalurkan

Aceh Utara ( Aceh dalam berita ) Jum’at 9-1-2026 Wakil Gubernur Aceh, Fadhlullah, menerima bantuan kemanusiaan dari Palang Merah Indonesia (PMI) yang dikirim melalui jalur laut menggunakan kapal kemanusiaan PMI. Kapal tersebut bersandar di Pelabuhan Krueng Geukuh, Kabupaten Aceh Utara.

Bantuan kemanusiaan itu diserahkan langsung oleh Pengurus Pusat PMI Nasional, Sudirman Said, kepada Wakil Gubernur Aceh sebagai bentuk dukungan PMI terhadap upaya penanganan kondisi darurat serta percepatan pemulihan masyarakat terdampak di Aceh.

Adapun bantuan yang diterima Pemerintah Aceh mencakup beras sebanyak 500 ton sebagai bantuan utama, disertai berbagai logistik pendukung lainnya. Bantuan tersebut antara lain air mineral, mie instan, paket makanan, hygiene kit, paket pakaian, perlengkapan sekolah anak, obat-obatan, alat kebersihan, genset, mesin sedot lumpur, mini excavator, serta perlengkapan dapur dan sanitasi.

Seluruh bantuan ini selanjutnya akan didistribusikan ke sejumlah kabupaten/kota terdampak di Aceh berdasarkan kebutuhan riil di lapangan, melalui mekanisme koordinasi lintas instansi dan pemerintah daerah setempat.

Bantuan kemanusiaan tersebut merupakan hasil partisipasi berbagai perusahaan serta donasi perorangan yang dihimpun melalui Palang Merah Indonesia sebagai wujud solidaritas dan kepedulian terhadap masyarakat Aceh.

Wakil Gubernur Aceh, Fadhlullah, menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada PMI, khususnya kepada Pengurus Pusat PMI Nasional, Sudirman Said, serta seluruh pihak yang telah berkontribusi dalam penyaluran bantuan tersebut.

“Pemerintah Aceh mengucapkan terima kasih kepada PMI, perusahaan-perusahaan, serta para donatur perorangan atas kepedulian dan solidaritas yang ditunjukkan kepada masyarakat Aceh. Bantuan ini akan segera disalurkan secara terkoordinasi dan tepat sasaran,” ujar Fadhlullah.

Ia menegaskan, Pemerintah Aceh berkomitmen memastikan seluruh bantuan dikelola secara transparan, akuntabel, dan bertanggung jawab, sehingga manfaatnya dapat dirasakan secara luas oleh masyarakat yang membutuhkan.

500 Ton Beras PMI Masuk Aceh, Wagub Pastikan Segera Disalurkan

Aceh Utara ( Aceh dalam berita ) Jum’at 9-1-2026 Wakil Gubernur Aceh, Fadhlullah, menerima bantuan kemanusiaan dari Palang Merah Indonesia (PMI) yang dikirim melalui jalur laut menggunakan kapal kemanusiaan PMI. Kapal tersebut bersandar di Pelabuhan Krueng Geukuh, Kabupaten Aceh Utara.

Bantuan kemanusiaan itu diserahkan langsung oleh Pengurus Pusat PMI Nasional, Sudirman Said, kepada Wakil Gubernur Aceh sebagai bentuk dukungan PMI terhadap upaya penanganan kondisi darurat serta percepatan pemulihan masyarakat terdampak di Aceh.

Adapun bantuan yang diterima Pemerintah Aceh mencakup beras sebanyak 500 ton sebagai bantuan utama, disertai berbagai logistik pendukung lainnya. Bantuan tersebut antara lain air mineral, mie instan, paket makanan, hygiene kit, paket pakaian, perlengkapan sekolah anak, obat-obatan, alat kebersihan, genset, mesin sedot lumpur, mini excavator, serta perlengkapan dapur dan sanitasi.

Seluruh bantuan ini selanjutnya akan didistribusikan ke sejumlah kabupaten/kota terdampak di Aceh berdasarkan kebutuhan riil di lapangan, melalui mekanisme koordinasi lintas instansi dan pemerintah daerah setempat.

Bantuan kemanusiaan tersebut merupakan hasil partisipasi berbagai perusahaan serta donasi perorangan yang dihimpun melalui Palang Merah Indonesia sebagai wujud solidaritas dan kepedulian terhadap masyarakat Aceh.

Wakil Gubernur Aceh, Fadhlullah, menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada PMI, khususnya kepada Pengurus Pusat PMI Nasional, Sudirman Said, serta seluruh pihak yang telah berkontribusi dalam penyaluran bantuan tersebut.

“Pemerintah Aceh mengucapkan terima kasih kepada PMI, perusahaan-perusahaan, serta para donatur perorangan atas kepedulian dan solidaritas yang ditunjukkan kepada masyarakat Aceh. Bantuan ini akan segera disalurkan secara terkoordinasi dan tepat sasaran,” ujar Fadhlullah.

Ia menegaskan, Pemerintah Aceh berkomitmen memastikan seluruh bantuan dikelola secara transparan, akuntabel, dan bertanggung jawab, sehingga manfaatnya dapat dirasakan secara luas oleh masyarakat yang membutuhkan.

Masyarakat Desa Ujung Krueng Nagan Raya Ucapkan Terima Kasih kepada Polri atas Bantuan Sumur Bor

Nagan Raya ( Aceh dalam berita ) Jum’at 9-1-2026 Masyarakat Desa Ujung Krueng, Kecamatan Tripa Makmur, Kabupaten Nagan Raya, menyampaikan apresiasi dan ucapan terima kasih kepada Polri, khususnya Polda Aceh dan Polres Nagan Raya, atas bantuan pembuatan sumur bor di desa mereka.

Ucapan terima kasih tersebut disampaikan sebagai bentuk rasa syukur atas perhatian dan kepedulian Polri terhadap kebutuhan masyarakat, terutama dalam pemenuhan akses air bersih. Bantuan sumur bor ini dinilai sangat bermanfaat bagi warga Desa Ujung Krueng yang selama ini mengalami keterbatasan air bersih untuk kebutuhan sehari-hari.

Kabid Humas Polda Aceh, Kombes Pol Joko Krisdiyanto, S.I.K., dalam keterangannya menyampaikan bahwa bantuan pembuatan sumur bor tersebut merupakan bagian dari komitmen Polri untuk hadir di tengah masyarakat dan memberikan solusi nyata terhadap permasalahan yang dihadapi warga.

“Bantuan pembuatan sumur bor ini merupakan wujud nyata kepedulian Polri dalam membantu masyarakat Desa Ujung Krueng untuk memenuhi kebutuhan air bersih sehari-hari,” ujar Kabid Humas.

Dengan adanya sumur bor tersebut, diharapkan dapat meningkatkan kualitas hidup masyarakat serta mempererat hubungan antara Polri dan masyarakat, lanjutnya.

Polri juga terus berkomitmen untuk mendukung kesejahteraan masyarakat melalui berbagai program sosial yang bermanfaat secara langsung, tutup Kabid Humas.

Masyarakat Desa Ujung Krueng Nagan Raya Ucapkan Terima Kasih kepada Polri atas Bantuan Sumur Bor

Nagan Raya ( Aceh dalam berita ) Jum’at 9-1-2026 Masyarakat Desa Ujung Krueng, Kecamatan Tripa Makmur, Kabupaten Nagan Raya, menyampaikan apresiasi dan ucapan terima kasih kepada Polri, khususnya Polda Aceh dan Polres Nagan Raya, atas bantuan pembuatan sumur bor di desa mereka.

Ucapan terima kasih tersebut disampaikan sebagai bentuk rasa syukur atas perhatian dan kepedulian Polri terhadap kebutuhan masyarakat, terutama dalam pemenuhan akses air bersih. Bantuan sumur bor ini dinilai sangat bermanfaat bagi warga Desa Ujung Krueng yang selama ini mengalami keterbatasan air bersih untuk kebutuhan sehari-hari.

Kabid Humas Polda Aceh, Kombes Pol Joko Krisdiyanto, S.I.K., dalam keterangannya menyampaikan bahwa bantuan pembuatan sumur bor tersebut merupakan bagian dari komitmen Polri untuk hadir di tengah masyarakat dan memberikan solusi nyata terhadap permasalahan yang dihadapi warga.

“Bantuan pembuatan sumur bor ini merupakan wujud nyata kepedulian Polri dalam membantu masyarakat Desa Ujung Krueng untuk memenuhi kebutuhan air bersih sehari-hari,” ujar Kabid Humas.

Dengan adanya sumur bor tersebut, diharapkan dapat meningkatkan kualitas hidup masyarakat serta mempererat hubungan antara Polri dan masyarakat, lanjutnya.

Polri juga terus berkomitmen untuk mendukung kesejahteraan masyarakat melalui berbagai program sosial yang bermanfaat secara langsung, tutup Kabid Humas.

Gerak Cepat Polres Bener Meriah, Jalan Lintas Bireuen–Takengon Kembali Aman Pascabencana

LBener Meriah ( Aceh dalam berita ) Jum’at 9-1-2026 Pascabencana banjir dan tanah longsor yang sempat mengganggu arus lalu lintas, Polres Bener Meriah bersama personel Satuan Brimob Polda Aceh bergerak cepat melaksanakan bakti sosial pembersihan Jalan Lintas Bireuen–Takengon. Langkah ini dilakukan untuk memulihkan akses transportasi sekaligus menjamin keselamatan para pengguna jalan.

Kegiatan pembersihan berlangsung di wilayah Kecamatan Wih Pesam, Kabupaten Bener Meriah, Dipimpin langsung oleh Kasat Samapta Polres Bener Meriah IPTU Zulkarnel, personel gabungan bahu-membahu membersihkan material sisa bencana berupa lumpur, bebatuan, dan kayu yang menutupi badan jalan.

Dengan menggunakan peralatan manual, pembersihan dilakukan secara menyeluruh agar jalur penghubung vital antarwilayah tersebut dapat kembali dilalui dengan aman dan lancar. Jalan lintas Bireuen–Takengon merupakan akses strategis bagi mobilitas masyarakat serta distribusi logistik di wilayah tengah Aceh.

IPTU Zulkarnel mengatakan, kegiatan tersebut merupakan bentuk respons cepat Polri dalam membantu masyarakat pascabencana sekaligus mencegah risiko kecelakaan lalu lintas.

“Jalan ini merupakan akses utama masyarakat. Oleh karena itu, kami bergerak cepat membersihkan material longsor agar aktivitas warga kembali normal dan pengguna jalan merasa aman,” ujar IPTU Zulkarnel.

Selain pembersihan, personel kepolisian juga memberikan imbauan humanis kepada masyarakat dan pengguna jalan agar tetap meningkatkan kewaspadaan, mengingat kondisi cuaca yang masih berpotensi memicu bencana susulan. Di sejumlah titik rawan, petugas turut memasang police line sebagai langkah preventif guna mengantisipasi terjadinya kecelakaan.

Ia menambahkan, Polres Bener Meriah akan terus berkoordinasi dengan instansi terkait dan siap melakukan langkah lanjutan apabila terjadi gangguan kembali akibat cuaca ekstrem.

“Kami mengimbau masyarakat agar selalu berhati-hati saat melintas dan mematuhi arahan petugas di lapangan demi keselamatan bersama,” pungkasnya.

Kegiatan ini menjadi bukti nyata kehadiran Polri di tengah masyarakat, tidak hanya sebagai penjaga keamanan, tetapi juga sebagai garda terdepan dalam membantu pemulihan dan menjaga keselamatan pascabencana alam.