Ratusan Prajurit Yonif 115/ML Bersihkan Sekolah terdampak Banjir di Aceh Tamiang

Aceh Tamiang  ( Aceh dalam berita ) Senin 5-1-2026 Ratusan prajurit Kodam Iskandar Muda dari Satuan Yonif 115/Macan Leuser yang tergabung dalam Satuan Tugas Penanggulangan Bencana Alam (Satgas Gulbencal) Kodam Iskandar Muda terus menunjukkan kepedulian dan pengabdian nyata kepada masyarakat. para prajurit tersebut melaksanakan kegiatan pembersihan fasilitas umum, khususnya sekolah-sekolah yang terdampak bencana alam banjir bandang dan tanah longsor di wilayah Kabupaten Aceh Tamiang.

Bencana yang melanda sebagian wilayah Provinsi Aceh, terutama Kabupaten Aceh Tamiang, mengakibatkan sejumlah fasilitas pendidikan terendam lumpur, sampah, dan material sisa banjir. Kondisi tersebut menghambat aktivitas belajar mengajar dan menimbulkan kekhawatiran bagi para guru, siswa, serta orang tua murid. Menyikapi hal tersebut, Satgas Gulbencal Kodam IM bergerak cepat untuk membantu percepatan pemulihan lingkungan sekolah.

Adapun fasilitas pendidikan yang menjadi sasaran pembersihan meliputi TK ABA Kecamatan Kuala Simpang, SD Negeri 04 Kecamatan Kuala Simpang, SMA Al-Washiliyah Kecamatan Kuala Simpang, SD Inpres Kecamatan Kuala Simpang, TK Al-Aziziyyah Kecamatan Kuala Simpang, MTs Darul Ulum Kecamatan Kuala Simpang, serta TK Al-Ikhsan Kecamatan Kuala Simpang, Kabupaten Aceh Tamiang. Di lokasi-lokasi tersebut, prajurit TNI membersihkan sisa lumpur yang menutupi ruang kelas, halaman sekolah, selokan, serta fasilitas penunjang lainnya.

Tanpa mengenal lelah, para prajurit bahu-membahu mengerjakan pembersihan sejak pagi hari dengan penuh semangat dan rasa tanggung jawab. Terlihat kekompakan dan kepedulian yang tinggi saat para prajurit bekerja bersama, memastikan lingkungan sekolah kembali bersih, aman, dan layak digunakan untuk kegiatan belajar mengajar.

Walaupun hanya menggunakan peralatan seadanya seperti cangkul, sekop, arco, serta alat bantu manual lainnya, hal tersebut tidak menyurutkan semangat para prajurit. Dengan kerja keras dan kebersamaan, lumpur dan material sisa banjir secara bertahap berhasil disingkirkan, sehingga kondisi sekolah mulai kembali normal.

Salah seorang warga setempat, Bapak Abdullah, menyampaikan rasa terima kasih dan apresiasinya kepada prajurit Kodam Iskandar Muda yang telah membantu membersihkan sekolah-sekolah di wilayahnya. Menurutnya, kehadiran TNI sangat membantu masyarakat yang selama ini kesulitan membersihkan fasilitas umum akibat keterbatasan tenaga dan peralatan.

Beliau menambahkan bahwa aksi cepat dan kepedulian prajurit TNI memberikan semangat serta harapan baru bagi warga, khususnya bagi anak-anak agar dapat segera kembali bersekolah dalam lingkungan yang bersih dan aman. Ia juga menuturkan bahwa sinergi antara TNI dan masyarakat seperti ini sangat dibutuhkan, terutama pada masa pascabencana.

Bapak Abdullah berharap kegiatan kemanusiaan yang dilakukan oleh Kodam Iskandar Muda dapat terus berlanjut dan menjadi contoh nyata kepedulian TNI terhadap rakyat. Ia juga berharap proses pemulihan di wilayah Aceh Tamiang dapat segera selesai sehingga kehidupan masyarakat dapat kembali normal seperti sediakala.

Kegiatan ini merupakan wujud nyata komitmen Kodam Iskandar Muda dalam membantu pemerintah daerah serta masyarakat dalam penanggulangan dan pemulihan dampak bencana alam, sekaligus memperkuat kemanunggalan TNI dan rakyat.

TNI – AD Salurkan Bantuan Pendidikan bagi Anak-anak Korban Banjir Bireuen

Bireuen ( Aceh dalam berita ) Senin 5-1-2026 Wujud nyata kepedulian TNI terhadap masyarakat terdampak bencana kembali ditunjukkan melalui penyaluran bantuan pendidikan bagi anak-anak korban banjir di Kabupaten Bireuen. Komandan Kodim 0111/Bireuen, Letkol Arh Luthfi Novriadi, S.E., Sos., M.Han., M.Sc., bersama jajaran TNI, unsur Muspika, serta relawan kemanusiaan, menyalurkan bantuan berupa tas sekolah dan perlengkapan alat tulis kepada anak-anak yang terdampak bencana banjir. Kegiatan tersebut berlangsung .

Penyaluran bantuan dilaksanakan di salah satu lokasi pengungsian dan permukiman warga yang terdampak banjir. Kegiatan ini turut dihadiri oleh prajurit TNI, perwakilan Polri, aparat pemerintahan desa, serta para relawan yang selama ini aktif membantu proses penanganan dan pemulihan pasca bencana di wilayah Kabupaten Bireuen.

Bantuan yang diberikan merupakan bentuk kepedulian Panglima TNI terhadap keberlangsungan pendidikan anak-anak korban bencana. Meski dihadapkan pada kondisi sulit akibat banjir, anak-anak diharapkan tetap memiliki semangat dan motivasi untuk terus belajar dan meraih cita-cita mereka. Hal tersebut tampak dari raut wajah ceria dan antusiasme anak-anak saat menerima tas dan perlengkapan sekolah yang diserahkan secara langsung.

Komandan Kodim 0111/Bireuen, Letkol Arh Luthfi Novriadi, dalam keterangannya menyampaikan bahwa bantuan ini diharapkan dapat meringankan beban para orang tua yang terdampak secara ekonomi akibat bencana banjir. Selain itu, bantuan tersebut juga diharapkan mampu memotivasi anak-anak agar tidak kehilangan semangat untuk tetap bersekolah meskipun berada dalam situasi pasca bencana.
“Melalui bantuan ini, kami ingin memberikan dorongan moril kepada anak-anak agar tetap fokus belajar dan tidak patah semangat. Pendidikan merupakan investasi masa depan, sehingga harus tetap berjalan meskipun dalam kondisi yang penuh keterbatasan,” ujar Dandim.

Ia juga menegaskan bahwa kehadiran TNI tidak hanya sebatas pada penanganan darurat bencana, tetapi juga terus berkomitmen mendampingi masyarakat dalam proses pemulihan. Kepedulian terhadap aspek sosial dan pendidikan anak-anak menjadi salah satu prioritas TNI dalam membantu masyarakat bangkit dari dampak bencana alam.

Lebih lanjut, kegiatan penyaluran bantuan ini menjadi sarana mempererat silaturahmi dan sinergi antara TNI, pemerintah daerah, unsur Muspika, relawan, serta masyarakat setempat. Kolaborasi lintas sektor tersebut diharapkan mampu mempercepat proses pemulihan pasca banjir sekaligus memperkuat kebersamaan dalam menghadapi berbagai tantangan ke depan.

Melalui pesan yang terpampang pada spanduk bertuliskan “Tetap Semangat Kita Indonesia”, Komandan Kodim 0111/Bireuen menegaskan pentingnya menjaga semangat kebersamaan, kepedulian sosial, dan optimisme, khususnya di tengah situasi bencana alam yang menguji ketahanan masyarakat.

Dengan adanya bantuan dari Panglima TNI ini, diharapkan anak-anak korban banjir di Kabupaten Bireuen dapat kembali menjalani aktivitas belajar dengan penuh semangat, menatap masa depan yang lebih baik, serta tumbuh menjadi generasi penerus bangsa yang tangguh dan berdaya saing.

TNI – AD Salurkan Bantuan Pendidikan bagi Anak-anak Korban Banjir Bireuen

Bireuen ( Aceh dalam berita ) Senin 5-1-2026 Wujud nyata kepedulian TNI terhadap masyarakat terdampak bencana kembali ditunjukkan melalui penyaluran bantuan pendidikan bagi anak-anak korban banjir di Kabupaten Bireuen. Komandan Kodim 0111/Bireuen, Letkol Arh Luthfi Novriadi, S.E., Sos., M.Han., M.Sc., bersama jajaran TNI, unsur Muspika, serta relawan kemanusiaan, menyalurkan bantuan berupa tas sekolah dan perlengkapan alat tulis kepada anak-anak yang terdampak bencana banjir. Kegiatan tersebut berlangsung .

Penyaluran bantuan dilaksanakan di salah satu lokasi pengungsian dan permukiman warga yang terdampak banjir. Kegiatan ini turut dihadiri oleh prajurit TNI, perwakilan Polri, aparat pemerintahan desa, serta para relawan yang selama ini aktif membantu proses penanganan dan pemulihan pasca bencana di wilayah Kabupaten Bireuen.

Bantuan yang diberikan merupakan bentuk kepedulian Panglima TNI terhadap keberlangsungan pendidikan anak-anak korban bencana. Meski dihadapkan pada kondisi sulit akibat banjir, anak-anak diharapkan tetap memiliki semangat dan motivasi untuk terus belajar dan meraih cita-cita mereka. Hal tersebut tampak dari raut wajah ceria dan antusiasme anak-anak saat menerima tas dan perlengkapan sekolah yang diserahkan secara langsung.

Komandan Kodim 0111/Bireuen, Letkol Arh Luthfi Novriadi, dalam keterangannya menyampaikan bahwa bantuan ini diharapkan dapat meringankan beban para orang tua yang terdampak secara ekonomi akibat bencana banjir. Selain itu, bantuan tersebut juga diharapkan mampu memotivasi anak-anak agar tidak kehilangan semangat untuk tetap bersekolah meskipun berada dalam situasi pasca bencana.
“Melalui bantuan ini, kami ingin memberikan dorongan moril kepada anak-anak agar tetap fokus belajar dan tidak patah semangat. Pendidikan merupakan investasi masa depan, sehingga harus tetap berjalan meskipun dalam kondisi yang penuh keterbatasan,” ujar Dandim.

Ia juga menegaskan bahwa kehadiran TNI tidak hanya sebatas pada penanganan darurat bencana, tetapi juga terus berkomitmen mendampingi masyarakat dalam proses pemulihan. Kepedulian terhadap aspek sosial dan pendidikan anak-anak menjadi salah satu prioritas TNI dalam membantu masyarakat bangkit dari dampak bencana alam.

Lebih lanjut, kegiatan penyaluran bantuan ini menjadi sarana mempererat silaturahmi dan sinergi antara TNI, pemerintah daerah, unsur Muspika, relawan, serta masyarakat setempat. Kolaborasi lintas sektor tersebut diharapkan mampu mempercepat proses pemulihan pasca banjir sekaligus memperkuat kebersamaan dalam menghadapi berbagai tantangan ke depan.

Melalui pesan yang terpampang pada spanduk bertuliskan “Tetap Semangat Kita Indonesia”, Komandan Kodim 0111/Bireuen menegaskan pentingnya menjaga semangat kebersamaan, kepedulian sosial, dan optimisme, khususnya di tengah situasi bencana alam yang menguji ketahanan masyarakat.

Dengan adanya bantuan dari Panglima TNI ini, diharapkan anak-anak korban banjir di Kabupaten Bireuen dapat kembali menjalani aktivitas belajar dengan penuh semangat, menatap masa depan yang lebih baik, serta tumbuh menjadi generasi penerus bangsa yang tangguh dan berdaya saing.

Satgas Yonif 112/DJ Hadir Sebagai Keluarga Bagi Warga Puncak Jaya

Papua Tengah ( Aceh dalam berita ) Senin 5-1-2026 Hubungan harmonis antara Personel Pos KP 55 Satgas Yonif 112/DJ dan masyarakat terus tercipta dan diperkuat melalui pendekatan humanis di Kampung Kalian Banak, Ditrik Mulia, Kabupaten Puncak Jaya, Provinsi Papua Tengah.

Kegiatan ini bermula dari permohonan keluarga Bapak Leo Wonda yang meminta Danpos Kampung 55 Pruleme untuk memberikan nama bagi putra mereka yang baru lahir, Hal ini menunjukkan tingkat kedekatan, kepercayaan dan rasa kekeluargaan yang tinggi dari masyarakat terhadap kehadiran TNI khususnya Satgas Yonif 112/DJ yang bertugas di pedalaman Papua.

Danpos Kampung 55 menyampaikan bahwa momen ini bukan sekedar pemberian nama, melainkan simbol ikatan batin yang kuat antara prajurit dengan warga setempat, “Kami merasa terhormat diminta oleh keluarga untuk memberikan nama anak ke 7 dari bapak Leo Wonda, adalah bentuk kepercayaan yang luar biasa, kami memberikan nama ‘ Christmas Emery Mulia Wonda ‘ pemberian nama ini kami ambil karena bertepatan dengan hari Natal dengan harapan anak ini kelak tumbuh menjadi pribadi yang berbakti kepada orang tua, bangsa dan menjadi berkat bagi tanah kelahirannya di Puncak Jaya,” ujar Letda Inf Emerikus Lase.

Sementara itu, Bapak Leo Wonda orang tua dari bayi tersebut, mengungkapkan rasa harunya, Ia mengaku sangat senang dan bangga karena Danpos Kampung 55 Satgas Yonif 112/DJ telah dianggap sebagai bagian dari keluarga besar mereka,
“ Terimakasih Danpos KP 55 dengan rombongan datang membawa nama anak terkasih kami yang ke 7, saya Leo Wonda mengucapkan terimakasih, Danpos dengan rombongan memberi nama: ’Chrismast Emery Mulia Wonda’ kami keluarga besar Leo Wonda menyampaikan Terimakasih sebesar-besarnya ..wa..wa..wa..,” ungkapnya dengan tulus.

Melalui kegiatan seperti ini, Satgas Yonif 112/DJ membuktikan bahwa kehadirannya di daerah penugasan, khususnya di wilayah Puncak Jaya, tidak hanya fokus pada aspek keamanan, tetapi juga aktif dalam kegiatan sosial kemasyarakatan yang menyentuh hati rakyat, Semangat “TNI Hadir Sebagai Keluarga” diharapkan terus membawa kedamaian dan kesejahteraan bagi seluruh masyarakat Papua dan TNI di Cintai Rakyat dimanapun melaksanakan Tugas.

Peka Bencana, Wagub Aceh Kawal Langsung Pemulihan Layanan Publik di Aceh Tamiang

Aceh Tamiang ( Aceh dalam berita ) Selasa 5-1-2026 Wakil Gubernur Aceh, Fadhlullah, SE, mendampingi Menteri Dalam Negeri Republik Indonesia, Tito Karnavian, memimpin Apel Pembukaan Satuan Tugas Kementerian Dalam Negeri dalam rangka percepatan pemulihan pemerintahan dan pelayanan publik pascabencana di Kabupaten Aceh Tamiang.

Apel tersebut menjadi langkah strategis untuk memastikan roda pemerintahan dan layanan dasar masyarakat di wilayah terdampak bencana dapat segera kembali berjalan. Sebanyak 1.138 Praja Institut Pemerintahan Dalam Negeri (IPDN) diterjunkan guna membantu pemulihan kantor-kantor pemerintahan, mulai dari pembersihan fasilitas, penataan arsip, hingga pengaktifan kembali pelayanan publik yang sempat terhenti akibat bencana.

Wakil Gubernur Aceh Fadhlullah menegaskan bahwa percepatan pemulihan layanan publik merupakan kebutuhan mendesak bagi masyarakat terdampak. Menurutnya, pascabencana, kehadiran negara harus benar-benar dirasakan hingga ke tingkat paling bawah.

“Masyarakat tidak boleh menunggu terlalu lama untuk mendapatkan pelayanan. Pascabencana, kehadiran negara harus nyata, pemerintahan harus aktif, dan pelayanan publik wajib segera berjalan,” tegas Fadhlullah.

Ia juga menekankan pentingnya sinergi antara pemerintah pusat, pemerintah daerah, dan seluruh unsur pendukung agar pemulihan berjalan cepat, terukur, dan tepat sasaran. Pemerintah Aceh siap mendukung penuh langkah-langkah strategis yang dilakukan melalui Satgas Kemendagri, tutup Fadhlullah.

Apel Satgas tersebut turut dihadiri Wakil Menteri Dalam Negeri Bima Arya, Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin, serta Menteri Koperasi dan UKM. Kehadiran lintas kementerian ini menunjukkan kuatnya komitmen pemerintah pusat dalam mempercepat pemulihan Aceh, khususnya di Aceh Tamiang.