TNI Renovasi SD Negeri 1 Tualang Cut Pascabanjir Bandang

Aceh Tamiang ( Aceh dalam berita) Kamis 5-2-2026 Kepedulian TNI terhadap dunia pendidikan kembali ditunjukkan melalui aksi nyata di lapangan. Anggota Koramil 06/Manyak Payed bersama Satgas Penanggulangan Bencana dari Yonzipur 10, Yonif TP 907, dan Yonif TP 853 bekerja siang dan malam membantu merenovasi SD Negeri 1 Tualang Cut, Kecamatan Manyak Payed, Kabupaten Aceh Tamiang, yang terdampak banjir bandang,

Renovasi tersebut dilakukan sebagai langkah percepatan pemulihan pascabencana agar kegiatan belajar mengajar di sekolah dapat segera kembali berjalan normal. Banjir bandang yang melanda wilayah Kabupaten Aceh Tamiang sebelumnya telah menyebabkan kerusakan cukup parah pada sejumlah fasilitas umum, termasuk rumah warga dan bangunan sekolah.

Babinsa Koramil 06/Manyak Payed menyampaikan bahwa keterlibatan TNI dalam kegiatan tersebut merupakan bentuk tanggung jawab moral dan kepedulian terhadap masa depan generasi muda. Menurutnya, sekolah merupakan fasilitas vital yang harus segera dipulihkan agar anak-anak tidak terlalu lama kehilangan kesempatan belajar.

“Sebagai Babinsa, kami merasa terpanggil untuk membantu. Setelah banjir bandang, banyak rumah dan sekolah yang terdampak. Sekolah sangat penting karena di sanalah masa depan anak-anak dibentuk. Karena itu, kami bersama Satgas Gulbencal berupaya semaksimal mungkin agar proses belajar mengajar bisa kembali berjalan,” ungkapnya.

Dalam proses renovasi, personel Koramil 06/Manyak Payed bersama Satgas Penanggulangan Bencana dari Yonzipur 10, Yonif TP 907, dan Yonif TP 853 melaksanakan berbagai pekerjaan fisik. Kegiatan tersebut meliputi pemasangan paving block di lingkungan sekolah, perehapan pagar sekolah, pengecatan atap bangunan, serta perbaikan plafon di sejumlah ruang kelas yang rusak akibat terjangan banjir.

Kerja sama lintas satuan ini dilakukan secara gotong royong dengan semangat kebersamaan. Para prajurit terlihat bahu-membahu menyelesaikan setiap tahapan renovasi, demi memastikan lingkungan sekolah kembali aman dan nyaman bagi guru maupun siswa.

Salah seorang warga setempat, Ahmad (45), yang juga orang tua murid SD Negeri 1 Tualang Cut, mengaku sangat terbantu dengan kehadiran TNI. Ia menyampaikan apresiasi atas kepedulian dan kerja keras para prajurit yang tanpa lelah membantu masyarakat pascabencana.

“Kami sebagai orang tua sangat berterima kasih kepada TNI. Sekolah ini sangat berarti bagi anak-anak kami. Dengan cepatnya perbaikan ini, anak-anak bisa segera kembali belajar. Semoga kebaikan bapak-bapak TNI dibalas oleh Tuhan,” ujarnya.

Aksi sigap dan responsif ini menunjukkan komitmen TNI untuk selalu hadir di tengah masyarakat, tidak hanya dalam menjaga keamanan, tetapi juga dalam membantu pemulihan pascabencana, khususnya di sektor pendidikan. Melalui kegiatan ini, TNI berharap dapat memberikan semangat baru bagi masyarakat Aceh Tamiang untuk bangkit dan menata kembali kehidupan pasca bencana.

Rangkaian Milad ke-5, BSI Aceh Laksanakan Donor Darah di Banda Aceh, Lhokseumawe, dan Sabang

Banda Aceh ( Aceh dalam berita ) Kamis 05-02-2026 Dalam rangka memperingati Milad PT. Bank Syariah Indonesia (Persero) Tbk ke 5 tahun, BSI Regional Aceh melaksanakan kegiatan donor darah di Kota Banda Aceh, Lhokseumawe, dan Sabang. Kegiatan ini menjadi bagian dari rangkaian program sosial BSI sebagai wujud kepedulian terhadap kesehatan masyarakat serta komitmen perusahaan dalam mendukung aksi kemanusiaan.

Kegiatan donor darah tersebut melibatkan pegawai BSI, mitra, serta masyarakat umum. Pelaksanaan kegiatan ini bekerja sama dengan Palang Merah Indonesia (PMI) Kota Banda Aceh dan Kota Lhokseumawe guna memastikan proses donor darah berjalan aman, tertib, dan sesuai standar kesehatan.

Regional CEO BSI Aceh, Imsak Ramadhan menyampaikan bahwa donor darah ini merupakan salah satu bentuk nyata kontribusi BSI kepada Nasabah dan masyarakat. “Momentum Milad ke-5 BSI tidak hanya kami jadikan sebagai perayaan, tetapi juga sebagai ajakan untuk berbagi dan peduli terhadap sesama. Melalui kegiatan donor darah ini kami harap dapat membantu memenuhi kebutuhan stok darah serta memberikan manfaat bagi masyarakat yang membutuhkan,” ujar Imsak.

Ia menambahkan bahwa kegiatan sosial tersebut sejalan dengan nilai-nilai syariah yang menjadi landasan BSI, khususnya dalam menumbuhkan semangat solidaritas, kemaslahatan, dan kebermanfaatan. Selain berdampak bagi penerima donor, kegiatan ini juga mendorong kesadaran masyarakat akan pentingnya menjaga kesehatan melalui donor darah secara rutin.

Antusiasme peserta terlihat dari tingginya partisipasi para pendonor yang berasal dari berbagai kalangan. Kegiatan ini diharapkan dapat memberikan kontribusi positif dalam mendukung ketersediaan darah di Kota Banda Aceh, Lhokseumawe, dan Sabang. Pada kegiatan donor darah ini menghasilkan 412 kantong di Aceh dari total 5.000 kantong lebih secara nasional.

Melalui rangkaian Milad ke-5 ini, BSI Aceh berkomitmen untuk terus memperkuat peran sebagai lembaga keuangan syariah yang tidak hanya berfokus pada kinerja bisnis, tetapi juga konsisten dalam menjalankan tanggung jawab sosial dan memberikan manfaat berkelanjutan bagi masyarakat Aceh.

Rangkaian Milad ke-5, BSI Aceh Laksanakan Donor Darah di Banda Aceh, Lhokseumawe, dan Sabang

Banda Aceh ( Aceh dalam berita ) Kamis 05-02-2026 Dalam rangka memperingati Milad PT. Bank Syariah Indonesia (Persero) Tbk ke 5 tahun, BSI Regional Aceh melaksanakan kegiatan donor darah di Kota Banda Aceh, Lhokseumawe, dan Sabang. Kegiatan ini menjadi bagian dari rangkaian program sosial BSI sebagai wujud kepedulian terhadap kesehatan masyarakat serta komitmen perusahaan dalam mendukung aksi kemanusiaan.

Kegiatan donor darah tersebut melibatkan pegawai BSI, mitra, serta masyarakat umum. Pelaksanaan kegiatan ini bekerja sama dengan Palang Merah Indonesia (PMI) Kota Banda Aceh dan Kota Lhokseumawe guna memastikan proses donor darah berjalan aman, tertib, dan sesuai standar kesehatan.

Regional CEO BSI Aceh, Imsak Ramadhan menyampaikan bahwa donor darah ini merupakan salah satu bentuk nyata kontribusi BSI kepada Nasabah dan masyarakat. “Momentum Milad ke-5 BSI tidak hanya kami jadikan sebagai perayaan, tetapi juga sebagai ajakan untuk berbagi dan peduli terhadap sesama. Melalui kegiatan donor darah ini kami harap dapat membantu memenuhi kebutuhan stok darah serta memberikan manfaat bagi masyarakat yang membutuhkan,” ujar Imsak.

Ia menambahkan bahwa kegiatan sosial tersebut sejalan dengan nilai-nilai syariah yang menjadi landasan BSI, khususnya dalam menumbuhkan semangat solidaritas, kemaslahatan, dan kebermanfaatan. Selain berdampak bagi penerima donor, kegiatan ini juga mendorong kesadaran masyarakat akan pentingnya menjaga kesehatan melalui donor darah secara rutin.

Antusiasme peserta terlihat dari tingginya partisipasi para pendonor yang berasal dari berbagai kalangan. Kegiatan ini diharapkan dapat memberikan kontribusi positif dalam mendukung ketersediaan darah di Kota Banda Aceh, Lhokseumawe, dan Sabang. Pada kegiatan donor darah ini menghasilkan 412 kantong di Aceh dari total 5.000 kantong lebih secara nasional.

Melalui rangkaian Milad ke-5 ini, BSI Aceh berkomitmen untuk terus memperkuat peran sebagai lembaga keuangan syariah yang tidak hanya berfokus pada kinerja bisnis, tetapi juga konsisten dalam menjalankan tanggung jawab sosial dan memberikan manfaat berkelanjutan bagi masyarakat Aceh.

Kapolres Pidie Buka Pelatihan Peningkatan Kemampuan Fungsi Teknis Samapta Tahun 2026

Mapolres Pidie  ( Aceh dalam berita ) Rabu 4-2-20 26 Kapolres Pidie AKBP Jaka Mulyana, SIK, MIK, secara resmi membuka kegiatan Pelatihan Peningkatan Kemampuan Fungsi Teknis Samapta Polres Pidie Tahun 2026 yang berlangsung di Aula Wira Satya Polres Pidie.

Pelatihan tersebut diikuti oleh personel Satsamapta Polres Pidie dan jajaran sebagai upaya meningkatkan profesionalisme, kesiapsiagaan, serta kemampuan teknis personel dalam mendukung pelaksanaan tugas kepolisian di lapangan.

Dalam sambutannya, Kapolres Pidie AKBP Jaka Mulyana, SIK, MIK menyampaikan bahwa fungsi Samapta memiliki peran strategis sebagai garda terdepan Polri dalam menjaga stabilitas kamtibmas dan memberikan pelayanan langsung kepada masyarakat.

“Oleh karena itu, Personel Satuan Samapta dibutuhkan kemampuan teknis yang mumpuni, sikap humanis, serta kesiapan fisik dan mental dalam menghadapi dinamika tugas di lapangan,” tegas Kapolres Pidie.

Kapolres Pidie juga menekankan agar seluruh peserta mengikuti pelatihan dengan serius dan menjadikan kegiatan ini sebagai sarana peningkatan kompetensi yang berkelanjutan.

“Manfaatkan pelatihan ini dengan sebaik-baiknya dan aplikasikan dalam pelaksanaan tugas sehari-hari, sehingga kehadiran Polri benar-benar dirasakan manfaatnya oleh masyarakat,” tambahnya.

Sementara itu, Kasat Samapta Polres Pidie AKP Syafrizal, S.H., dalam penyampaian materi menekankan pentingnya penguasaan fungsi teknis Samapta sebagai dasar pelaksanaan tugas di lapangan.

Ia menjelaskan bahwa personel Samapta dituntut untuk selalu siap, sigap, dan profesional dalam menghadapi berbagai situasi kamtibmas.

“Penguasaan materi Turjawali, Pam Obvit, serta kemampuan Dalmas bukan hanya sebatas teori, namun harus mampu diaplikasikan secara tepat dan terukur dalam setiap pelaksanaan tugas.

Disiplin, kekompakan, dan kepatuhan terhadap SOP menjadi kunci keberhasilan personel Samapta,” jelas AKP Syafrizal.

Adapun materi pelatihan meliputi bidang Turjawali (Pengaturan, Penjagaan, Pengawalan dan Patroli), Pengamanan Objek Vital (Pam Obvit), serta peningkatan kemampuan personel Dalmas dalam pengaplikasian tugas pokok fungsi Samapta Polres Pidie.

Kegiatan tersebut turut dihadiri oleh Kabag SDM Polres Pidie, Kasat Samapta Polres Pidie, KBO Satsamapta, para Kanit dan Kaurmintu Satsamapta Polres Pidie, Kanit Samapta Polsek jajaran, serta seluruh personel Satsamapta Polres Pidie.

Satgas Preemtif Operasi Keselamatan Seulawah 2026 Edukasi Masyarakat Tertib Berlalu Lintas Melalui Pembagian Brosur

Banda Aceh ( Aceh dalam berita ) Rabu 4-2-2026 Satuan Tugas (Satgas) Preemtif Operasi Keselamatan Seulawah 2026 terus menggencarkan upaya edukasi kepada masyarakat guna meningkatkan kesadaran tertib berlalu lintas. Salah satu langkah yang dilakukan yakni melalui pembagian brosur atau stiker kepada masyarakat dan para pengguna jalan.

Kegiatan tersebut dilaksanakan di Terminal Batoh dan Simpang Surabaya, Kota Banda Aceh, Selain membagikan brosur, personel Satgas Preemtif juga memberikan imbauan langsung kepada masyarakat terkait pentingnya mematuhi aturan lalu lintas demi keselamatan bersama.

Kabid Humas Polda Aceh, Kombes Pol. Joko Krisdiyanto, S.I.K., mengatakan bahwa kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman dan kesadaran masyarakat akan pentingnya keselamatan berlalu lintas, baik bagi pengendara kendaraan bermotor maupun pengguna jalan lainnya.

“Melalui pembagian brosur atau stiker ini, kami berharap pesan-pesan keselamatan lalu lintas dapat lebih mudah dipahami dan diingat oleh masyarakat, sehingga mampu menekan angka pelanggaran dan kecelakaan lalu lintas,” ujarnya.

Ia menjelaskan, edukasi yang disampaikan meliputi kewajiban menggunakan helm bagi pengendara sepeda motor, penggunaan sabuk pengaman bagi pengemudi mobil, larangan menggunakan ponsel saat berkendara, serta pentingnya mematuhi rambu-rambu lalu lintas.

Operasi Keselamatan Seulawah 2026 sendiri lebih mengedepankan pendekatan preemtif dan preventif serta humanis dengan fokus pada pembinaan serta edukasi kepada masyarakat, guna mewujudkan keamanan, keselamatan, ketertiban, dan kelancaran lalu lintas di wilayah Aceh, disamping melakukan penegakan hukum sebagai tindakan terakhir dalam operasi tersebut, sambung Kabid Humas lagi.

Polda Aceh mengimbau seluruh masyarakat agar mendukung pelaksanaan Operasi Keselamatan Seulawah 2026 dengan selalu tertib berlalu lintas dan menjadikan keselamatan sebagai kebutuhan utama dalam berkendara, tutup Kabid Humas.

Satgas Preemtif Operasi Keselamatan Seulawah 2026 Edukasi Masyarakat Tertib Berlalu Lintas Melalui Pembagian Brosur

Banda Aceh ( Aceh dalam berita ) Rabu 4-2-2026 Satuan Tugas (Satgas) Preemtif Operasi Keselamatan Seulawah 2026 terus menggencarkan upaya edukasi kepada masyarakat guna meningkatkan kesadaran tertib berlalu lintas. Salah satu langkah yang dilakukan yakni melalui pembagian brosur atau stiker kepada masyarakat dan para pengguna jalan.

Kegiatan tersebut dilaksanakan di Terminal Batoh dan Simpang Surabaya, Kota Banda Aceh, Selain membagikan brosur, personel Satgas Preemtif juga memberikan imbauan langsung kepada masyarakat terkait pentingnya mematuhi aturan lalu lintas demi keselamatan bersama.

Kabid Humas Polda Aceh, Kombes Pol. Joko Krisdiyanto, S.I.K., mengatakan bahwa kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman dan kesadaran masyarakat akan pentingnya keselamatan berlalu lintas, baik bagi pengendara kendaraan bermotor maupun pengguna jalan lainnya.

“Melalui pembagian brosur atau stiker ini, kami berharap pesan-pesan keselamatan lalu lintas dapat lebih mudah dipahami dan diingat oleh masyarakat, sehingga mampu menekan angka pelanggaran dan kecelakaan lalu lintas,” ujarnya.

Ia menjelaskan, edukasi yang disampaikan meliputi kewajiban menggunakan helm bagi pengendara sepeda motor, penggunaan sabuk pengaman bagi pengemudi mobil, larangan menggunakan ponsel saat berkendara, serta pentingnya mematuhi rambu-rambu lalu lintas.

Operasi Keselamatan Seulawah 2026 sendiri lebih mengedepankan pendekatan preemtif dan preventif serta humanis dengan fokus pada pembinaan serta edukasi kepada masyarakat, guna mewujudkan keamanan, keselamatan, ketertiban, dan kelancaran lalu lintas di wilayah Aceh, disamping melakukan penegakan hukum sebagai tindakan terakhir dalam operasi tersebut, sambung Kabid Humas lagi.

Polda Aceh mengimbau seluruh masyarakat agar mendukung pelaksanaan Operasi Keselamatan Seulawah 2026 dengan selalu tertib berlalu lintas dan menjadikan keselamatan sebagai kebutuhan utama dalam berkendara, tutup Kabid Humas.

Rusak Pasca Banjir, Kasad Bantu Operasional kembali sejumlah Fasilitas Pendidikan di Aceh 

Aceh Utara ( Aceh dalam berita ) Kamis 5-2-2026 Prajurit TNI dari Yonzipur 6/Satya Digdaya, Yonzipur 17/Ananta Dharma, serta personel Koramil 14/Tanah Jambo Aye dan Kodim 0103/Aceh Utara, dengan dukungan personel Korem 011/Lilawangsa, melaksanakan kegiatan rehabilitasi Sekolah Dasar Negeri (SDN) 19 Tanah Jambo Aye (TJA) yang terdampak bencana banjir bandang. Kegiatan tersebut berlangsung di Desa Matang Serdang, Kecamatan Tanah Jambo Aye, Kabupaten Aceh Utara.

Rehabilitasi sekolah ini merupakan bagian dari program bantuan perbaikan fasilitas pendidikan yang diberikan oleh Kepala Staf Angkatan Darat (Kasad) Jenderal TNI Maruli Simanjuntak, M.Sc., sebagai bentuk kepedulian TNI Angkatan Darat terhadap dunia pendidikan, khususnya di wilayah yang terdampak bencana alam. Bantuan tersebut bertujuan untuk mempercepat pemulihan sarana dan prasarana sekolah agar proses belajar mengajar dapat kembali berjalan secara normal.

Sejak pagi hari, para prajurit TNI bersama personel kewilayahan bahu membahu melaksanakan pembersihan dan perbaikan fasilitas sekolah yang mengalami kerusakan cukup parah akibat terjangan banjir bandang. Kondisi bangunan sekolah sebelumnya dipenuhi lumpur, cat dinding mengelupas, plafon rusak, serta fasilitas sanitasi yang tidak layak digunakan, sehingga menghambat aktivitas belajar para siswa.

Adapun kegiatan karya bhakti yang dilaksanakan meliputi pengecatan ruang kelas, ventilasi, plafon, serta kursi belajar siswa, pemasangan plafon ruang kelas, mobilisasi material bangunan, plester dinding toilet dan pemasangan atap, penimbunan balai pengajian, pengecatan ulang kamar mandi lama, pemasangan tiang bendera, hingga pemasangan keramik pada toilet sekolah. Seluruh pekerjaan dilakukan secara gotong royong dengan penuh semangat dan tanggung jawab.

Komandan Koramil 14/Tanah Jambo Aye menyampaikan bahwa kegiatan rehabilitasi ini bertujuan untuk membantu mempercepat pemulihan sarana pendidikan pascabencana, sehingga para siswa dapat kembali melaksanakan kegiatan belajar mengajar dengan aman, nyaman, dan layak.

“Melalui kegiatan karya bhakti ini, kami ingin memastikan anak-anak dapat kembali belajar di lingkungan sekolah yang bersih, sehat, dan aman. Ini merupakan wujud nyata kepedulian TNI terhadap masyarakat, khususnya dunia pendidikan pascabencana,” ungkapnya.

Sementara itu, pihak sekolah dan masyarakat setempat menyampaikan ucapan terima kasih serta apresiasi atas kepedulian dan bantuan yang diberikan oleh TNI. Mereka menilai kehadiran TNI sangat membantu, tidak hanya dalam perbaikan fisik bangunan sekolah, tetapi juga dalam memberikan semangat, motivasi, dan harapan baru bagi warga pascabencana.

Masyarakat berharap sinergi dan kepedulian TNI terhadap masyarakat dapat terus terjalin dengan baik, serta kegiatan serupa dapat terus dilaksanakan di wilayah lain yang membutuhkan, demi mendukung kesejahteraan masyarakat dan masa depan generasi muda, khususnya di Kabupaten Aceh Utara.

Rusak Pasca Banjir, Kasad Bantu Operasional kembali sejumlah Fasilitas Pendidikan di Aceh 

Aceh Utara ( Aceh dalam berita ) Kamis 5-2-2026 Prajurit TNI dari Yonzipur 6/Satya Digdaya, Yonzipur 17/Ananta Dharma, serta personel Koramil 14/Tanah Jambo Aye dan Kodim 0103/Aceh Utara, dengan dukungan personel Korem 011/Lilawangsa, melaksanakan kegiatan rehabilitasi Sekolah Dasar Negeri (SDN) 19 Tanah Jambo Aye (TJA) yang terdampak bencana banjir bandang. Kegiatan tersebut berlangsung di Desa Matang Serdang, Kecamatan Tanah Jambo Aye, Kabupaten Aceh Utara.

Rehabilitasi sekolah ini merupakan bagian dari program bantuan perbaikan fasilitas pendidikan yang diberikan oleh Kepala Staf Angkatan Darat (Kasad) Jenderal TNI Maruli Simanjuntak, M.Sc., sebagai bentuk kepedulian TNI Angkatan Darat terhadap dunia pendidikan, khususnya di wilayah yang terdampak bencana alam. Bantuan tersebut bertujuan untuk mempercepat pemulihan sarana dan prasarana sekolah agar proses belajar mengajar dapat kembali berjalan secara normal.

Sejak pagi hari, para prajurit TNI bersama personel kewilayahan bahu membahu melaksanakan pembersihan dan perbaikan fasilitas sekolah yang mengalami kerusakan cukup parah akibat terjangan banjir bandang. Kondisi bangunan sekolah sebelumnya dipenuhi lumpur, cat dinding mengelupas, plafon rusak, serta fasilitas sanitasi yang tidak layak digunakan, sehingga menghambat aktivitas belajar para siswa.

Adapun kegiatan karya bhakti yang dilaksanakan meliputi pengecatan ruang kelas, ventilasi, plafon, serta kursi belajar siswa, pemasangan plafon ruang kelas, mobilisasi material bangunan, plester dinding toilet dan pemasangan atap, penimbunan balai pengajian, pengecatan ulang kamar mandi lama, pemasangan tiang bendera, hingga pemasangan keramik pada toilet sekolah. Seluruh pekerjaan dilakukan secara gotong royong dengan penuh semangat dan tanggung jawab.

Komandan Koramil 14/Tanah Jambo Aye menyampaikan bahwa kegiatan rehabilitasi ini bertujuan untuk membantu mempercepat pemulihan sarana pendidikan pascabencana, sehingga para siswa dapat kembali melaksanakan kegiatan belajar mengajar dengan aman, nyaman, dan layak.

“Melalui kegiatan karya bhakti ini, kami ingin memastikan anak-anak dapat kembali belajar di lingkungan sekolah yang bersih, sehat, dan aman. Ini merupakan wujud nyata kepedulian TNI terhadap masyarakat, khususnya dunia pendidikan pascabencana,” ungkapnya.

Sementara itu, pihak sekolah dan masyarakat setempat menyampaikan ucapan terima kasih serta apresiasi atas kepedulian dan bantuan yang diberikan oleh TNI. Mereka menilai kehadiran TNI sangat membantu, tidak hanya dalam perbaikan fisik bangunan sekolah, tetapi juga dalam memberikan semangat, motivasi, dan harapan baru bagi warga pascabencana.

Masyarakat berharap sinergi dan kepedulian TNI terhadap masyarakat dapat terus terjalin dengan baik, serta kegiatan serupa dapat terus dilaksanakan di wilayah lain yang membutuhkan, demi mendukung kesejahteraan masyarakat dan masa depan generasi muda, khususnya di Kabupaten Aceh Utara.

Rusak Pasca Banjir, Kasad Bantu Operasional kembali sejumlah Fasilitas Pendidikan di Aceh 

Aceh Utara ( Aceh dalam berita ) Kamis 5-2-2026 Prajurit TNI dari Yonzipur 6/Satya Digdaya, Yonzipur 17/Ananta Dharma, serta personel Koramil 14/Tanah Jambo Aye dan Kodim 0103/Aceh Utara, dengan dukungan personel Korem 011/Lilawangsa, melaksanakan kegiatan rehabilitasi Sekolah Dasar Negeri (SDN) 19 Tanah Jambo Aye (TJA) yang terdampak bencana banjir bandang. Kegiatan tersebut berlangsung di Desa Matang Serdang, Kecamatan Tanah Jambo Aye, Kabupaten Aceh Utara.

Rehabilitasi sekolah ini merupakan bagian dari program bantuan perbaikan fasilitas pendidikan yang diberikan oleh Kepala Staf Angkatan Darat (Kasad) Jenderal TNI Maruli Simanjuntak, M.Sc., sebagai bentuk kepedulian TNI Angkatan Darat terhadap dunia pendidikan, khususnya di wilayah yang terdampak bencana alam. Bantuan tersebut bertujuan untuk mempercepat pemulihan sarana dan prasarana sekolah agar proses belajar mengajar dapat kembali berjalan secara normal.

Sejak pagi hari, para prajurit TNI bersama personel kewilayahan bahu membahu melaksanakan pembersihan dan perbaikan fasilitas sekolah yang mengalami kerusakan cukup parah akibat terjangan banjir bandang. Kondisi bangunan sekolah sebelumnya dipenuhi lumpur, cat dinding mengelupas, plafon rusak, serta fasilitas sanitasi yang tidak layak digunakan, sehingga menghambat aktivitas belajar para siswa.

Adapun kegiatan karya bhakti yang dilaksanakan meliputi pengecatan ruang kelas, ventilasi, plafon, serta kursi belajar siswa, pemasangan plafon ruang kelas, mobilisasi material bangunan, plester dinding toilet dan pemasangan atap, penimbunan balai pengajian, pengecatan ulang kamar mandi lama, pemasangan tiang bendera, hingga pemasangan keramik pada toilet sekolah. Seluruh pekerjaan dilakukan secara gotong royong dengan penuh semangat dan tanggung jawab.

Komandan Koramil 14/Tanah Jambo Aye menyampaikan bahwa kegiatan rehabilitasi ini bertujuan untuk membantu mempercepat pemulihan sarana pendidikan pascabencana, sehingga para siswa dapat kembali melaksanakan kegiatan belajar mengajar dengan aman, nyaman, dan layak.

“Melalui kegiatan karya bhakti ini, kami ingin memastikan anak-anak dapat kembali belajar di lingkungan sekolah yang bersih, sehat, dan aman. Ini merupakan wujud nyata kepedulian TNI terhadap masyarakat, khususnya dunia pendidikan pascabencana,” ungkapnya.

Sementara itu, pihak sekolah dan masyarakat setempat menyampaikan ucapan terima kasih serta apresiasi atas kepedulian dan bantuan yang diberikan oleh TNI. Mereka menilai kehadiran TNI sangat membantu, tidak hanya dalam perbaikan fisik bangunan sekolah, tetapi juga dalam memberikan semangat, motivasi, dan harapan baru bagi warga pascabencana.

Masyarakat berharap sinergi dan kepedulian TNI terhadap masyarakat dapat terus terjalin dengan baik, serta kegiatan serupa dapat terus dilaksanakan di wilayah lain yang membutuhkan, demi mendukung kesejahteraan masyarakat dan masa depan generasi muda, khususnya di Kabupaten Aceh Utara.

Di Forum Konsultasi, Sekda Aceh Bahas Rencana Aksi Rehabilitasi Dan Rekonstruksi

Banda Aceh ( Aceh dalam berita ) Rabu 4-2-2026 Sekretaris Daerah (Sekda) Aceh, M. Nasir, didampingi Asisten II Sekda Aceh Bidang Perekonomian dan Pembangunan, Zulkifli, menghadiri Forum Konsultasi Publik Rencana Induk Percepatan Rehabilitasi dan Rekonstruksi Pascabencana (Renduk PRRP) Provinsi Aceh, yang digelar di Gedung Serbaguna Sekretariat Daerah Aceh.

‎Dalam sambutannya, Sekda Aceh menyampaikan apresiasi kepada Kementerian PPN/Bappenas atas inisiasi dan koordinasi penyusunan Renduk PRRP Provinsi Aceh.

‎Ia menilai, kehadiran Renduk PRRP ini sangat penting untuk memastikan pembangunan kembali tidak hanya memulihkan kondisi sebelum bencana, tetapi juga meningkatkan ketahanan wilayah.

‎M. Nasir menjelaskan bahwa Aceh merupakan wilayah dengan tingkat kerawanan bencana yang tinggi, sehingga proses pemulihan pascabencana perlu dilakukan secara terukur dan berkelanjutan.

‎Pemerintah Aceh menyambut baik upaya konfirmasi dan penyelarasan rencana aksi rehabilitasi dan rekonstruksi, termasuk verifikasi Jitupasna (Pengkajian Kebutuhan Pascabencana) dan penetapan Zona Rawan Bencana (ZRB), sekaligus mendorong penyempurnaan analisis melalui dialog konstruktif yang mempertimbangkan kondisi geografis, sosial, dan budaya Aceh.

‎“Kami menyatakan kesiapan untuk mendukung proses validasi Jitupasna dan ZRB, serta mendampingi pemerintah kabupaten/ kota agar rencana aksi yang disepakati dapat diimplementasikan secara efektif dan tepat sasaran,” ujarnya.